Thanks to Luca Marvell, kawaihana, akbar123, Arum Junnie, CCloveRuki, hanazawa kay, Runa Gami untuk reviewnya.
Chapter IV: Tim 7
Sandaime menulikan telinganya dari semua protes yang datang.
"Sandaime, anda akan meletakkan Uchiha dan kyuubi dalam satu kelompok?"
"Aku tak peduli apa pendapat kalian. Ini sudah keputusan finalku."
##
"Aku mempercayakan hal ini padamu, Kakashi."
"Baiklah, Sandaime-sama." Seorang laki-laki dengan rambut keperakan dan sebelah matanya ditutupi oleh hitai-ate nya berlutut dihadapan Sandaime.
"Mungkin ini adalah tugas yang berat, tapi hanya kaulah satu-satunya yang kupercayai dan memiliki kemampuan untuk ini."
"Terima kasih atas kepercayaan anda, Sandaime-sama."
##
"Sebutkan nama kalian, hal-hal yang kalian sukai dan tak kalian sukai, hobi, dan impian kalian." Kakashi menatap tiga orang anak yang duduk dihadapannya. Yang berambut pink tak henti-hentinya melirik pada yang berambut hitam, yang berambut hitam tak terlihat peduli, dan yang berambut pirang terlihat kesal. "Dimulai dari kau, yang berambut pink."
Gadis itu menatap Kakashi dengan kesal. "Bagaimana jika dimulai darimu, sensei? Lagipula ini idemu dan kau terlambat datang."
Kakashi menghela napas. "Namaku Hatake Kakashi. Hal yang kusukai dan tak kusukai bukan urusan kalian. Hobi dan impianku masih belum kupastikan."
Ketiganya menatap Kakashi dengan tak percaya.
"Jadi, bisa kalian mulai perkenalannya sekarang?"
"Aku Haruno Sakura. Hal yang kusukai.." ia terhenti dan melirik sekilas kearah Uchiha dengan malu-malu sebelum melanjutkan perkataannya, "Yang tidak kusukai adalah buta-Ino dan Naruto. Hobiku adalah membaca, dan.." ia kembali melirik dan merona. "Impianku adalah…" ia lagi-lagi melirik Uchiha disampingnya sebelum wajahnya memerah dan berteriak 'kyaa'.
"Oke, kau selanjutnya." Kakashi menunjuk bocah Uchiha.
"Aku Uchiha Sasuke. Tidak banyak yang kusukai ataupun yang tidak kusukai. Aku menghabiskan waktu luangku dengan berlatih. Impianku…" ia terhenti sesaat. "Bukan, ini bukan impian. Ambisiku adalah menjadi kuat agar aku bisa membunuh seorang laki-laki yang kukenal."
"Sudah kuduga." Batin Kakashi. Ia menatap Sakura yang berteriak 'Sasuke, kau sangat keren!' dan mengalihkan pandangannya pada si rambut pirang. Diluar dugaannya, gadis itu menatap kearah Sasuke dengan tatapan sedih. Mungkin bahkan lebih dari kesedihan. Kakashi tak habis pikir. Ia yakin gadis ini tak tertarik pada Sasuke, jadi apa arti tatapan itu?
Seakan menyadari tatapan Kakashi padanya, gadis itu segera mengalihkan pandangannya dan memasang wajah senyum saat menatap Kakashi.
"Aku Uzumaki Naruto. Yang kusukai adalah ramen dan berlatih. Yang tak kusukai adalah sayur, menunggu tiga menit saat membuat ramen dan gadis-gadis berisik, terutama jika rambutnya pink. Impianku adalah menjadi kuat agar orang-orang mengakuiku dan juga agar aku bisa melindungi orang-orang yang berarti bagiku."
"Baiklah kalau begitu. Saatnya aku memberi tahu kalian tentang ujian genin yang sesungguhnya." Kakashi menatap wajah-wajah dihadapannya dengan ekspresi malas.
"Hah? Ujian yang sesungguhnya?"
##
"Kalian harus berhasil merebut bel ini dariku atau kalian tak akan mendapatkan makan siang. Dan harus kuperingatkan, kalian harus menyerangku dengan niat membunuh atau kalian akan gagal." Kakashi menggantungkan dua bel dipinggangnya dan mengeluarkan buku favoritnya dari sakunya.
Sasuke menatapnya dengan penuh perhitungan. Sakura berdiri dengan ragu-ragu. Sementara Naruto menatapnya dengan marah.
"Sensei, apa kemarin aku lupa mengatakan kalau aku juga tidak menyukai laki-laki berotak mesum?"
"Uh-oh." Batin Kakashi saat melihat Naruto mengeluarkan kunainya.
"Jangan khawatir sensei. Aku akan menyerangmu dengan niat membunuh, karena menurutku pria mesum memang tak pantas hidup!"
Gomene telat minna, Cha mengalami suatu masalah yang disebut dengan kehabisan kuota internet.. T.T
Ah, pairnya masih belum ditentukan. mungkin ada yang mau request? silahkan request nanti pair yang diinginkan.. ^^
