CHAPTER 4

.

Donghae POV

Apa ini yang namanya Hyukkie? Dia manis. Kurasa tidak sulit jika harus belajar menyukai namja semanis dia. Ah bukan, bahkan aku tak perlu belajar menyukainya.

Kuperhatikan namja yang –kata mereka- bernama Hyukkie ini. Dari bawah, CHECK! Mulus. Ke atas dikit, eumm..membuatku merinding. Bagian atas, CHECK! Kurus, ramping, putih, dan...menggairahkan. ku perhatikan bagian lehernya. DAMN! sangat menggoda imanku. Ke atas lagi, ku temukan bibir mungil berwarna merah. Glek! Entah kenapa tiba-tiba aku menelan ludahku sendiri dengan susah payah. Aissshh! Tan Donghae! Kenapa sifat mesummu kambuh lagi di saat begini? Hilangkan! Hilangkan! Hilangkaaaan! #Donge ngebentur-benturin kepalanya ke tembok ampe bocor, HanChul cengo ngeliat anaknya tiba-tiba moncrotin darah layaknya aer mancur yang begitu indah, KangTeuk diem, Unyuk gelantungan di pohon sambil ngemu pisang *kyaaaaa! Saya mohon abaikan saja readers*

Masih asik dengan pikiranku, tiba-tiba kurasakan hantaman yang sangat keras mendarat dengan mulus di pahaku. Aku shock dan saat menoleh yang kudapati adalah eommaku sedang mendelikkan matanya ganas kepadaku.

Cepat-cepat aku berdiri dan segera mengulurkan tanganku seraya tersenyum pada Hyukkie.

"Tan Donghae imnida..."

Hyukkie menjabat tanganku dan tersenyum lebar.

"Kim Hyukjae imnida..."

Hihi...kalau dilihat-lihat ternyata namja manis ini mirip monyet peliharaanku saja. #dor! Nah loo readers sweetdrop gegara tau ternyata Donghae Super Junior selama ini memelihara monyet di dorm -.-

Donghae POV end

.

Author POV

[skip time] besok KangTeuk berencara untuk liburan ke Cina dengan Hanchul. KyuHyukHae dibawa enggak? Jawabannya : NGGAK! Kenapa? Alesannya sih urusan bisnis, padahal mereka berempat pengen double date tuh! Plus NC-an bareng di kamar hotel yang sama. #ehh...nggak ding yang ini cuman becanda :D

Di ruang keluarga...

"Yeobo~" desah Kangin.

Leeteuk merinding langsung bangkit dari duduknya dan bersiap pergi. Namun malang tak dapat ditolak, Untung suaminya Fenita Ari. Kangin buru-buru menangkap tangan Leeteuk, menariknya, dan mendudukkannya di pangkuannya.

"y-ya! Kangin-ah kenapa tarik-tarik sih? dan apa-apaan posisi ini! Bahaya tau kalo Kyu dan Hyukkie melihat kita!" Leeteuk mulai panik.

Kangin hanya tersenyum evil. #bener-bener deh ya ini anak sama bapak -.-

Tak lama Kangin mulai mendekatkan wajahnya ke arah Leeteuk dan hal itu refleks membuat Leeteuk menutup matanya. CUP~ bibir malaikat itu sukses dikunci oleh sang suami.

WARNING NC! NC! NC READERS! #author tarik napas dalem-dalem

Kangin mengangkat tubuh Leeteuk dan menggendong Leeteuk ala Bridal Style. Kangin segera berjalan kearah kamar mereka berdua, sesekali dia mengecup bibir tipis milik Leeteuk. Sesampainya ke kamar mereka, Kangin menutup pintu kamar mereka dengan menggunakan sebelah kakinya (tanpa berniat untuk mengunci pintu kamar). Kangin segera meletakkan tubuh Leeteuk ke ranjang lalu menindihnya, mencium Leeteuk dengan intens, melumat bibir atas maupun bawah namja 'cantik' yang ada di dekapannya kini.

"Enggg… Emmmphhh…. Kangin… ah…" Leeteuk sudah terlanjur terbawa suasana nikmat. 'Junior' Leeteukpun sudah menegang tegak dan bergesekan dengan 'milik' Kangin. Intinya, Leeteuk dalam keadaan horny sekarang. Kangin melepaskan ciuman mereka untuk mengambil pasokan oksigen.

"Hah… kog berhenti? Kangin-ah… Lakukan sekarang!" perintah Leeteuk sambil mencoba membuka paksa kaos Kangin.

"Chagi~ ternyata kau sudah tidak tahan ya? Tenang dulu, kita lakukan secara perlahan…"

Kangin kembali mencium Leeteuk dalam, lembut lalu penuh dengan nafsu. Ciuman Kangin semakin turun ke bawah, ke leher putih Teuk. Di kecupnya leher putih milik Leeteuk itu dan sesekali menggigitnya, meninggalkan bekas merah kebiruan di leher indah namja 'cantik' ini. Hal itu membuat Leeteuk mendesah dan menggeliat tertahan. Kali ini ciuman Kangin turun kebawah dada bidang milik Leeteuk yang masih dibalut oleh kaos.

"Enggg… Lepaskan… kaosku kangin emmmmm…" ujar Leeteuk menyuruh kangin untuk melepas pakaiannya. Kangin menurut. Diangkatnya kaos Leeteuk sampai terlepas dari tubuh Leeteuk dan menampilkan dada bidang Leeteuk yang menggoda Kangin maupun 'Junior'nya. Kangin memainkan nipple Leeteuk dengan jari-jarinya. Sesekali dipelintir dan di hisap nipple milik Leeteuk yang sudah berkedut dan mengeras itu.

"Ssshhhh… Emphhh… a-a-ahhhh…" Leeteuk menggeliat tidak karuan mendapat perilaku ini.

"Gantian dong… chagi~" Kangin menghentikan aksinya lalu membalikkan posisi. Sehingga posisi mereka berdua kini adalah Leeteuk berada di atas tubuh Kangin.

Leeteuk yang memang sudah tak tahan cepat-cepat membuka kaos dan celana yang Kangin pakai dengan penuh nafsu, menciumi tubuh Kangin dan meninggalkan beberapa kiss mark di dada Kangin. Leeteuk mulai menggoda 'junior' Kangin yang sedari tadi sudah tegak sempurna. Dikulumnya 'junior' Kangin dengan gerakan maju mundur, Kangin mendesah nikmat.

"A-ahhh-ahhhhhhhh… Chagihhh…F-faster…" perintah Kangin dituruti oleh Leeteuk. Leeteuk mempercepat tempo gerakannya mengulum 'junior' Kangin yang bisa di bilang cukup besar itu.

"Ah…Ah… Teuki… I'm cumiiiiiingggggg…" CROOOOOOT!-_-

Kangin mengeluarkan cairannya di mulut Teuki, Leeteuk langsung menelan habis cairan milik Kangin. Sekarang Kangin kembali menindih tubuh Leeteuk. Kangin memasukan satu jarinya ke dalam 'hole' hangat Leeteuk dan membuat Leeteuk mengerang kesakitan.

"Akh! Kangin-ah… sakit…!"Bentak Leeteuk, namun bentakan Leeteuk justru membuat Kangin semakin bernafsu untuk bercinta dengan Leeteuk. Kangin memasukan dua jarinya lagi ke 'hole' Leeteuk, yang tentu saja membuat Leeteuk kesakitan karena bagian bawah tubuhnya seperti dirobek.

"Chagi… aku masukan sekarang ya?" Tanya Kangin, Leeteuk mengangguk.

Kanginpun memasukan 'junior'nya ke dalam 'hole' hangat milik Leeteuk secara perlahan.

"Enggghhh… Chagihhh… sempit... sekali.." ucap Kangin sambil terus berusaha memasukan 'junior'nya ke 'hole' Leeteuk yang tergolong masih sempit. Maklum Leeteuk NC-annya baru satu kali sama Siwon dan Ini kedua kalinya NC-an sama Kangin ._.v

"Akh… aw.,.. aw… aw…" Leeteuk mengerang menahan rasa sakit sekaligus nikmat saat 'junior' Kangin berhasil masuk sepenuhnya di 'hole' Leeteuk. Kangin lalu menggerakkan juniornya 'in and out' di 'hole' Leeteuk dengan tempo yang semakin cepat.

"Ah… aw… ah… akh… ahhh… fasterrrrr.. kangin ahhhhhhhh"

"ah… ha… ah… hahhh" desah mereka berdua yang mengisi kamar nista tersebut.

"Kangin ah.. ah… akhuuu.. mau… emmm.. Ke… lu ahhhh" ucap Leeteuk merasakan kedutan di 'junior'nya.

"Eng… aku juga chagi!" dan CROT!

Kanngin mengeluarkan spermanya di 'hole' Leeteuk sedangkan sperma Leeteuk keluar mengenai perut Kangin.

.

.

.

.

.

.

Kyuhyun keluar dari kamarnya bermaksud mau buang air. Dia melewati kamar KangTeuk dan melihat pintunya sedikit terbuka. Dia mendengar suara desahan halus dari kamar Appa dan Eommanya tersebut, namun tak dipedulikannya dan buru-buru berlari ke kamar mandi karena saking kebeletnya.

"Hhhh...leganya. Aah gara-gara terkena air aku jadi tidak mengantuk lagi! setelah ini ngapain yah? Mana baru jam 11 lebih lagi.." gumam Kyuhyun.

Dia kembali melewati kamar KangTeuk dan lagi-lagi suara aneh itu keluar.

"Ah… aw… ah… akh… ahhh… fasterrrrr.. kangin ahhhhhhhh"

DEG!

Sekarang telinga Kyuhyun geli mendengar suara itu. Sifat evil Kyuhyun-pun muncul. Dengan perlahan dia mulai mendekati daun pintu nista(?) itu, dan terkejut saat mengetahui ternyata pintunya tidak tertutup sempurna. Perlahan sambil menjinjitkan sedikit kakinya, dia mulai mendorong daun pintu itu hingga menampakkan suatu 'scary action' di dalamnya. Kyuhyun kaget setengah mati. Terpampang di hadapannya dua orang namja sedang main adu gulat *plakplakplak!* di atas ranjang putih berukuran big size tersebut. Pakaian terlihat berserakan dimana-mana.

Well, sekarang wajah Kyuhyun sangat merah. Cepat-cepat dia menutup hidungnya menggunakan telapak tangannya sendiri. Kyuhyun buru-buru ngacir ke dapur dengan nafas terengah-engah dan langsung menjatuhkan dirinya dengan lemas ke kursi di meja makan tersebut. . Dengan berulang-ulang kegiatan appa dan eommanya barusan berputar-putar dalam ingatannya. Kyuhyun menggeleng kepalanya berulang-ulang seraya mengacak-acak rambutnya sendiri.

Dasar sial, Eunhyuk tiba-tiba keluar dari kamar mandi yang terletak tak jauh dari tempat Kyuhyun berada. Dia sedikit bingung melihat hyungnya seperti orang gila.

"Hyung? Hyung kenapa?" tanya Eunyuk khawatir, hingga tak menyadari kalau sebenarnya sampai sekarangpun mereka masih marahan.

"Mwo? A-aniya Hyukkie..." Kyuhyun sedikit tergagap karena tiba-tiba Eunyuk mengajaknya berbicara.

"Hyung yakin? Tadi kau mengacak-acak rambutmu seperti orang gila..." kali ini Eunyuk berjalan mendekati Kyuhyun dan berjongkok di hadapannya.

"Ani...aniya Hyukkie. Aku...ah aku hanya kegatelan karena rambutku belum sempat ku cuci. Iya benar hhheeheh..."

"Aissshh! Kau ini jorok sekali sih hyung!"

"Eheheheh...mian~ eh? Kenapa kau belum tidur Hyukkie?"

"Ah...aku...aku tidak bisa tidur dari tadi, hyung."

"Ohh begitu..." Kyuhyun tak berniat bicara lagi.

Hening.

5 menit...10 menit berlalu...namun tetap hening melanda dapur itu.

Tak ada yang berinisiatif untuk membuka suara duluan.

Sesekali Eunhyuk melirik Kyuhyun takut-takut.

"Eemm...hyung~..." akhirnya Eunhyuk memberanikan diri membuka suaranya, meskipun saat ini wajahnya ditekuk dalam-dalam dan suaranya bergetar hebat.

"Ne?"

"Emm...anu...itu...aku..."

"Ne? Kenapa Hyukkie?" tanya Kyuhyun dengan sabar.

"Anu...soal yang waktu itu..."

Kyuhyun tersenyum lalu megusap lembut kepala Eunhyuk.

"Hyukkie, kau kenapa sih? kalau memang ada yang ingin kau katakan, katakan saja. Arraseo?" tanya Kyuhyun dengan suara yang begitu lembut sambil meraih dagu dongsaengnya itu untuk menatap ke arahnya.

Tatapan Kyuhyun berubah hangat saat bertatapan langsung dengan Eunhyuk. Kyuhyun mulai menundukkan wajahnya agar sejajar dengan wajah Eunhyuk. Eunhyuk-pun semakin menundukkan wajahnya karena malu.

"A-aku..." jawab Eunhyuk masih gugup.

"Ne Hyukkie chagi?"

DEG!

Dada Eunhyuk kini berdebar hebat mendengar kata 'chagi' dari mulut Kyuhyun. Sekarang Eunhyuk benar-benar tak berani mendongakkan kepalanya apalagi untuk menatap mata Kyuhyun.

=TO BE CONTINUED=

Utyahyukkie : masih kurang panjang? T^T padahal itu udah panjang banget Utya-sshi yasudahlah lain kali Anchovy bikin yang panjangan lagi deh ya gomawo ripiunya^^

Max Hyera : heheh gimana NC-nya? Seru nggak? #ngejulurin lidah barengan Unyuk XD. Mian yah belom saatnya mereka NC-an kkeekek~ mau KyuHae saingan? Bolehhh kok^^ gomawo ripiunya yah Max-sshi :*

HaeRie : heheh mian yah Dongeknya belom saatnya muncul~ jadi cuman author sempilin dikit gituu #dikulitin ELFish :D gomawo ripiunya HaeRie-sshi^^

EndahhyukiELF : iyaa bener banget. Di setiap chapter pasti bakalan ada konflik baru lagi yang gak tau bakal kapan selesenya author juga bingung nulisnya =,= gomawo Endah-sshi^^

Kangkyumi : tenang Yu-ssi Kyuhyun oppa pasti bakalan mencak2 kok (?) gomawo ripiunya^^

Cloudcindy : ngapain bawa2 semangka neng =.=? ummm...ntar author pikirin lagi deh yaa jalan ceritanya buat Siwon oppa tapi pasti ada kok gomawo Cindy-sshi^^

Cha cha : ini udah apdet~ mian yah lama update-nya T^T gomawo udah ripiu^^

: annyeong KhaHee-sshi gitu yah? Mian Anchovy emang suka banyak omong gimana chapter ini udah agak ilang belom ocehan gak mutu Ancovy? #H2C

Ryu : cheonman Ryu-sshi ne~ author bakal lebih hati2 ngetiknya gomawo ripiunya^^

Nyukkunyuk : kkkeke~ saingannya langsung ditunangin loh itu XD gomawo Nyuk-sshi^^

SimbaRella : hwaaa mian Simba-sshi tapi author pengen banget nampang2 dikit di FF inii~ #plakplakplak T^T tapi dikit demi dikit saya bakal ngurangin jatah saya kok XP gomawo ripiunya^^

Yang terakhir, author masih butuh Review nih untuk melanjutkan Fanfict ini. Review kalian sangat berarti untuk kelanjutan fic ini. Kritik dan saran juga saya terima hehehe :D

Tunggu next chapternya ya!