CATCH MIN I KYU CAN / PART 4-?
FF bulukan yooowwww
Cast : - Cho Kyuhyun
- Lee Sungmin
- Other SUJU member
Genre : Romance
Rated : T
Summary : Aku mencintai mu, aku sungguh mencintai mu *buruk amat nie summary ==V
WARNING : BL/ BOY X BOY/ YAOI
TYPO(S) bertebaran…. ==v
.
.
.
.
Saat hati dan pikiran berjalan tak sejalan, maka disitulah saat dimana seseorang mengalami hal paling sulit, ingin mengikuti apa yang dikatakan hati namun pikiran mu tak memperbolehkan, namun jika menuruti pikiran maka hati yang akan merasa sakit, terasa begitu sesak, membuat tak dapat memikirkan apapun, dan hal itu dialami oleh Cho ? Apa salah ia mencintai Lee Sungmin? Namja yang notabene adalah hyung nya di SUPER JUNIOR. Cinta tak pernah salah, jangan pernah mengkambing hitam kan cinta, karena rasa cinta itu sendiri tumbuh tanpa dipaksa kapan dan pada siapa ia akan menghampiri nya, tapi kenapa begitu sulit? Apa karena ia namja? Atau karena ia hyung nya? Atau karena perasaan seperti ini adalah TABU? Sebenarnya siapa yang mengatakan cinta seperti itu adalah tabu? Tuhan kah? Atau manusia itu sendiri?. Tuhan menciptakan manusia dengan menyebut manusia adalah ciptaannya paling sempurna, dan itu tidak hanya meliputi fisik tapi juga perasaan yang dirasakan oleh manusia itu sendiri. Sedih, senang, kecewa, takut, dan CINTA, adalah segala rasa yang diberikan Tuhan untuk dirasakan oleh manusia, namun ketika manusia itu merasakan apa yang nama nya cinta, kenapa justru manusia yang lainnya mengatakan hal itu adalah tidak layak?.
Kyuhyun bukan nya ingin menyalahkan kodrat atau apapun itu nama nya, ia juga tidak serta merta menerima perasaan yang dia rasakan sendiri meski ia sadar bahwa memang CINTA yang ia rasakan saat ini, dan ia merasakan perasaan tulus itu kepada satu nama, satu orang, dan satu titik yang tak akan pernah Kyuhyun bisa lepaskan dari pandangannya, LEE SUNGMIN. Kenyataan begitu berat yang harus dilalui oleh Kyuhyun, ia terus saja berusaha menyangkal perasaannya sendiri, berusaha membuang perasaan jauh-jauh karena dia sadar perasaannya adalah salah meski ia sendiri merasa tak ada yang salah saat ia merasakan perasaan itu, hanya saja keadaan tak memungkin kan dia untuk terus mempertahankan perasaan yang sedang meliputi dirinya, dan ketakutannya terbesar adalah saat ia memikirkan jika Sungmin mengetahui perasaannya, takut jika Sungmin jijik padanya dan yang lebih buruh adalah takut jika membayangkan jika Sungmin akan membencinya dan menjauhi Kyuhyun, Kyuhyun tidak ingin mengalami itu, dia sangat nyaman berada didekat Sungmin, ia tidak akan membiarkan perasaan bodohnya itu membuatnya ditinggalkan oleh Sungmin.
SUPER JUNIOR…ya…SUPER JUNIOR adalah hal utama yang dipikirkan oleh Kyuhyun, ia tidak ingin keluarga barunya yang bernama SUPER JUNIOR hancur karena keegoisan perasaannya sendiri, namun haruskah Kyuhyun membuang perasaan yang ia rasakan begitu saja? Ayolah…Kyuhyun bukan namja brengsek yang bisa saja menyukai setiap yeoja yang ia lihat atau temui, ia akan mencintai setulus hati pada seseorang yang memang akan ia cintai dan Kyuhyun tidak mudah mencintai seseorang begitu saja jika ia sendiri benar-benar tidak yakin pada perasaannya, dan saat ia sadar ia jatuh cinta pada seorang Sungmin, maka Kyuhyun sendiri juga sadar bahwa itu bukan perasaan yang biasa saja, perasaan yang begitu mudah ia rasakan, perasaan yang mudah datang lalu pergi begitu saja saat ia merasa bosan. Kyuhyun benar-benar merasakan yang artinya jatuh cinta tanpa alasan, bukan karena Sungmin baik, bukan karena Sungmin manis, atau karena Sungmin memiliki kelebihan, namun Kyuhyun jatuh cinta karena dia adalah Lee Sungmin. Membenci, menyukai bahkan mencintai sesuatu tidak harus selalu ada alasannya bukan? Maka dari itu Kyuhyun pun enggan mencari tahu kenapa ia bisa mencintai Sungmin, yang pasti Kyuhyun menyadari perasaannya bahwa ia jatuh cinta pada Sungmin.
"Cih…..brengsek…." Kyuhyun membanting botol Soju yang tadi ia genggam ke arah depannya, tubuhnya merosot hingga ia terduduk, Kyuhyun benar-benar butuh ketenangan saat ini, dan atap gedung apartemen mungkin menjadi tempat paling tepat.
"Kenapa aku seperti ini?" rutuk Kyuhyun pada diri nya sendiri
Tak lama kemudian Kyuhyun merasakan handpone di dalam saku nya bergetar, satu pesan masuk ia terima.
Kyuhyun-ah…eodiseo? Sudah larut, Eunhyuk bilang padaku kau ingin keluar sebentar, tapi sampai sekarang kau belum kembali ke dorm?
from : Sungmin hyung
Setelah membaca pesan itu, Kyuhyun segera berdiri lalu mencoba berjalan menuju pintu keluar, bermaksud untuk kembali ke dorm, untung saja ia tidak terlalu mabuk. Seharian ini Kyuhyun mencoba menjernihkan pikirannya dari segala hal yang berhubungan dengan Sungmin, Wajah Sungmin tidak pernah sedetik pun hilang dari pikiran Kyuhyun, membuat Kyuhyun semakin merasa sesak, mengingat dia dan Sungmin sudah sangat dekat, apalagi Sungmin sangat perhatian pada Kyuhyun, Sungmin bahkan diberikan julukan sebagai pawang Kyuhyun, karena apapun yang dikatakan oleh Sungmin maka Kyuhyun akan menurut.
Dengan langkah gontai karena kepala terasa sangat berat, Kyuhyun berjalan dari lift menuju dorm dilantai 11, saat ia sudah berada tepat di depan pintu, Kyuhyun mencoba meraih knop pintu namun membatalkannya, ia berjalan kembali menuju lift dan menekan angka 12.
"Kyuhyun-ah" Sapa Kangin kaget saat ia membuka pintu dan melihat magnaenya dalam keadaan sedikit berantakan. Tanpa berkata apapun Kyuhyun langsung masuk ke dorm lantai 12, Kangin hanya melihat bingung lalu kembali menutup pintu, dihampirinya Kyuhyun yang merebahkan tubuhnya di sofa.
"Darimana kau?" Tanya Kangin, Kyuhyun hanya mengacungkan jari nya menunjuk ke atas, Kangin mendongakkan kepala nya, lalu mengertilah ia, magnae nya baru saja dari atap gedung.
"Kenapa tidak kembali ke lantai 11?" lanjut Kangin, Kyuhyun langsung membuka mata nya.
"Biarkan aku tidur disini dulu hyung, tolong katakan pada Teukie hyung aku ketiduran disini minta dia juga memberitahu pada Sungmin hyung, agar ia tidak mencari ku" ucap Kyuhyun, dan saat Kyuhyun mengucapkan kata-kata terakhirnya, pintu dorm terbuka, Kyuhyun membelalakan matanya saat dilihatnya orang yang masuk ke situ adalah Sungmin.
"Yah…Kyuhyun-ah, aku tadi mengirim pesan padamu , kenapa tak membalas? Dan kenapa kau tak kembali ke lantai 11" ucap Sungmin tiba-tiba saat mendapati Kyuhyun tertidur disini, Kyuhyun mematung tak menjawab, Kangin menatap wajah Kyuhyun sebentar lalu mengalihkan pandangannya ke arah Sungmin.
"Kyuhyun dari tadi disini, dia tertidur dan baru saja terbangun maka nya dia memasang wajah bodohnya sekarang…sudah, ajak dia kembali ke lantai 11" Kangin menarik tangan Kyuhyun hingga Kyuhyun terduduk, Kyuhyun segera saja berdiri dan memandang wajah Kangin dengan raut wajah seakan mengatakan 'gomawo hyung' , Sungmin hanya mengangkat bahu nya lalu segera kembali membuka pintu dan melupakan tujuannya masuk tadi yakni untuk bertemu Shindong, Kyuhyun mengikuti di belakang Sungmin, saat sampai di ujung pintu, Kangin menarik tangan Kyuhyun.
"Kau berhutang cerita pada ku" bisik Kangin, tanpa menatap Kangin, Kyuhyun hanya menganggukan kepala nya, lalu berjalan mengikuti Sungmin.
Sesampai nya di dorm lantai 11, Kyuhyun langsung masuk kedalam kamarnya, tanpa memperdulikan Eunhyuk yang duduk sambil menonton TV.
"Dia kenapa hyung?" Tanya Eunhyuk pada Sungmin yang duduk disampingnya setelah masuk ke dalam dorm bersama dengan Kyuhyun.
"Mungkin terlalu lelah, dia tadi tertidur di lantai atas" jawab Sungmin sambil memakan kue beras yang di bawa oleh Eunhyuk, lalu menyusul Kyuhyun masuk ke dalam kamar mereka, dilihatnya Kyuhyun yang sudah merebahkan tubuhnya di atas kasur empuk nya dengan posisi tengkurap, Sungmin menghampiri Kyuhyun karena yakin Kyuhyun belum tertidur.
"Apa kau kau begitu lelah?" Kyuhyun langsung membalikan badannya menjadi terlentang, Sungmin sudah berdiri di hadapannya.
"Hanya sedikit pusing, tadi aku sempat membeli soju dan meminum nya sendiri, sekarang malah seperti ini" Kyuhyun mengucapkan nya sambil tersenyum getir, entahlah, semenjak ia menyadari perasaannya sendiri, Kyuhyun merasa seperti orang bodoh saja.
"Yah Cho Kyuhyun,kenapa tak mengajak ku minum soju?" protes Sungmin
"Akan ku belikan wine untuk mu sebagai permintaan maaf" Sungmin langsung tersenyum puas, namun sedetik kemudian ia duduk di samping Kyuhyun yang tertidur lalu menatap Kyuhyun.
"Tapi harga wine dan soju kan sangat berbeda? Kenapa kau malah ingin membelikan ku wine?"
"Aishh… kau ini banyak bertanya Lee Sungmin, anggap saja wine itu sebagai ucapan terima kasih ku karena berkat mu aku masih bertahan di SUPER JUNIOR, kau adalah salah satu alasan kenapa aku masih disini, kau tahu aku cukup berat berada disini, namun saat mendengar ucapan mu dulu dan melihat wajah mu, aku jadi berpikir ulang untuk meninggalkan hyung-deul hehehehe" Kyuhyun merubah posisi tidurnya menjadi duduk lalu berhadapan dengan Sungmin.
"Apa sedang terjadi sesuatu pada mu Kyu?" Tanya Sungmin tiba-tiba, membuat Kyuhyun menatap nya sedikit ragu, lalu mencoba untu tersenyum dan menjawab.
"Aniya, hyung…boleh aku meminta sesuatu pada mu sekarang?" Sungmin menatap Kyuhyun heran, tatapan Kyuhyun membuatnya seakan tak bisa menolak permintaan Kyuhyun.
"Peluk aku"
"M…mwoya?peluk?" Tanya Sungmin kaget
"Nde….waeyo? biasanya kau memeluk ku biasa saja"
"Bukan itu maksud ku, jika hanya memeluk mu saja memang sudah biasa, hanya saja aku heran kenapa kau minta di peluk, tapi baiklah"
Sungmin mendekatkan tubuhnya pada Kyuhyun, lalu merentangkan tangannya mencoba meraih tubuh Kyuhyun lalu memeluknya, Kyuhyun memejamkan matanya, mencoba meresapi semua perasaan pada Sungmin, Kyuhyun sadar ia tak berhak meminta Sungmin merasakan perasaan yang sama pada nya, namun biarkan sekali ini saja Kyuhyun ingin benar-benar menikmati pelukan hangat Sungmin.
"Aku ini dongsaeng mu kan?" pertanyaan Kyuhyun membuat Sungmin bingung, tak ada jawaban keluar dari bibir Sungmin, mereka masih berpelukan.
"Hyung….."
"Ahh….nd..nde…kau dongsaeng ku" ucap Sungmin terbata
"Sama seperti Sungjin?" Kyuhyun menghirup aroma vanilla dari Sungmin.
"Tentu tidak, Sungjin adalah Sungjin dan kau Cho Kyuhyun tetap Cho Kyuhyun, tapi aku menyayangi kalian"
Ucapan Sungmin terakhir juga mengakhiri pelukan mereka berdua saat kyuhyun mencoba mengendorkan pelukannya dan menjauhkan tubuhnya dari tubuh Sungmin, di tatap nya Sungmin sebentar.
"Tidurlah hyung, besok kita ada schedule pagi" Sungmin mengangguk lalu berjalan menuju kasurnya, masih sedikit bingung dengan tingkah Kyuhyun hari ini, Sungmi langsung merebahkan diri nya dan langsung menutup mata nya mencoba untuk segera tidur tanpa memperdulikan Kyuhyun yang masih menatapnya.
Kyuhyun terus menatap Sungmin, 'dia tak memiliki perasaan yang sama padaku, aku benar-benar menyedihkan, harusnya aku tau itu, ini percuma saja' batin Kyuhyun.
.
.
.
.
"Kalian ingin menyidang ku?" Kyuhyun menatap Kangin dan Leeteuk yang tengah duduk berdua di sebuah café, Kyuhyun memang sudah janjian pada 2 hyung nya itu karena jadwal mereka bertiga kebetulan hampir sama, maka dari itu sekarang mereka berada di sebuah café, dan Kyuhyun tahu pasti Kangin ingin menanyakan masalahnya kemarin. Kyuhyun duduk di di depan Kangin dan Leeteuk, seorang pelayan menghampiri mereka lalu mereka memesan capucino hangat.
"Ku lihat akhir-akhir ini kau sedikit berubah, sifat evil mu sedikit memudar, itu bagus sih, tapi aku seperti tidak sedang berhadapan dengan seorang Cho Kyuhyun" Ucap Leeteuk , sedikit menyindir menurut Kyuhyun.
"Kau ada masalah dengan Sungmin?" Tanya Kangin langsung.
"Ani"jawab Kyuhyun enteng, tersenyum kepada pelayan yang membawakan pesanan mereka.
"Kyuhyun-ah, aku tahu hubungan mu dengan Sungmin sangat baik, kau bahkan lebih mau mendengarkan ucapannya dari pada ucapan ku, ku dengar dari Kangin kemarin kau sempat membohongi Sungmin, dan aku memang merasa kau desikit berbeda" Mendengar ucapan Leeteuk Kyuhyun langsung memberi tatapan mematikan pada Kangin, ditanggapi Kangin dengan tersenyum manis, Kyuhyun merasa bodoh karena lupa bahwa Hyung nya yang selalu merasa diri nya paling tampab itu adalah member paling tidak bisa menjaga rahasia, terlebih hal itu memang bukan rahasia, jadi tidak heran jika Leeteuk yang memang sangat dekat dengan Kangin tau hal ini.
"Aniya hyung, aku hanya merasa sedikit lelah akhir-akhir ini" jawab Kyuhyun seadanya, ia juga tidak mungkin menceritakan tentang perasaannya pada Sungmin ke Kangin dan Leeteuk, Kyuhyun sudah memutuskan hatinya sendiri untuk mengabaikan perasaannya pada Sungmin, meski ia sendiri ragu apa ia bisa benar-benar menghilangkan perasaannya, ia juga menyadari hal ini akan menjadi suatu masalah bagi SUPER JUNIOR, ia tidak ingin hal itu terjadi.
"Benarkah? Baiklah kalo memang seperti itu, tapi jika memang ada masalah segera selesaikan, aku tidak mau diantara kita ada masalah, meski aku sendiri juga melihat hubungan mu dengan Sungmin sama saja seperti sebelumnya tetap baik-baik saja meski harus ku akui kau sedikit berubah, tidak seperti biasanya" Leeteuk menatap Kyuhyun lekat, entah kenapa ia juga merasa memang ada yang aneh dengan Kyuhyun meski itu hanya sebatas perasaannya saja, meski belum ada setahun ia mengenal Kyuhyun tapi Leeteuk seakan mengenal Kyuhyun lebih dekat, da sikap Kyuhyun akhir-akhir ini memang sedikit berbeda, meski tetap saja maganae nya itu tetap usil dan suka mengerjai hyung-deul nya.
"Lalu kenapa kau harus berbohong pada Sungmin mengatakan bahwa kau tertidur di dorm lantai 12?" pertanyaan itu keluar dari mulut Kangin dan sungguh Kyuhyun bingung untuk menjawab apa.
"Aku sedang pusing, kau sendiri tahu hyung, Sungmin hyung suka panik jika aku mengalami sesuatu, aku hanya tidak ingin merepotkan dia, aku tidak mau dia selalu mengkhawatirkan ku" Kyuhyun menghela nafas panjang saat mendapatkan jawaban yang cocok, agar terkesan benar dan tidak di buat-buat karena memang begitu adanya, Sungmin selalu saja khawatir pada Kyuhyun, dan sebenarnya Kyuhyun sangat senang di perlakukan seperti itu oleh Sungmin, tapi mengingat Kyuhyun sadar bahwa Sungmin melakukan itu sebatas menganggap Kyuhyun sebagai dongsaengnya, Kyuhyun jadi merasa tidak ingin lagi diperlakukan seperti itu, Kyuhyun tidak ingin dianggap oleh Sungmin sebagai dongsaeng nya, tapi sebagai seseorang yang di anggap penting, yang dicintai nya.
"Heyo….ternyata sudah berkumpul disini" Sebuah suara membuat Kangin, Leeteuk dan Kyuhyun mengalihkan pandangannya ke arah pintu masuk café, ada Hankyung dan Heechul berjalan menuju arah mereka, lalu mereka langsung duduk di bangku yang tersisa.
"Kalian memang sengaja janjian disini?" Tanya Kyuhyun pada hyung-deul nya yang termasuk angkatan tua *Sungmin kebawah itu hyung angkatan muda hehehehe ^^v, Heechul mengangguk sedangkan Hankyung langsung memesan minuman favoritnya.
"Kalian berdua dari mana? Bukan kah seharian ini tidak ada jadwal?"
"Jalan-jalan, nikmatnya bisa menikmati liburan, jarang-jarang bukan, ku sarankan pada kalian agar sekali-kali meliburkan diri" ucap Heechul riang, member yang lain hanya menatap nya dengan tatapan aneh, tentu saja, jadwal mereka di urus oleh manager, kapan libur dan bekerja bukan mereka yang menentukan sendiri.
Seperti nya Café itu menjadi tempat langganan mereka, terlihat member Super Junior menikmati mengobrol di tempat itu, tak ada fans yang mengerubungi mereka, hingga mereka merasa sangat nyaman.
"Aku harus kembali ke dorm lebih dulu, manager sudah menelephone ku, aku duluan hyung-deul" Kyuhyun beranjak dari kursinya, melambaikan tangan kepada hyung-deul nya lalu berlalu dari tempat itu.
"Apa sesuatu terjadi pada Kyuhyun?" Hankyung mengeluarkan suara saat Kyuhyun sudah benar-benar pergi.
"Seperti nya iya, tapi aku juga tidak tahu, dia sendiri bilang baik-baik saja" Ucap Kangin diteruskan anggukan dari leader mereka.
"Aku curiga dengan Kyuhyun" Heechul mengelus-elus dagu nya, Kangin, Leeteuk, dan Hankyung menghela nafas panjang melihat tingkah Heechul.
"Yack…kalian ini, lihat saja, aku pasti akan mencari tahu apa yang sedang terjadi pada nya"
"Dasar mata-mata" kata Hankyung, yang langsung disambut death glare dari Heechul, Kangin dan Leeteuk hanya tertawa, meski sudah mengenal satu sama lain bertahun-tahun tapi tetap saja jika melihat tingkah sesama member, mereka masih merasa heran, karena memang kebanyakan dari member SUJU suka bertingkah aneh *==a
.
.
.
.
Kyuhyun merasa seakan kini ia benar-benar terpuruk, menghilangkan perasaannya pada Sungmin ternyata lebih sulit dari yang ia bayangkan, bukan nya hilang, perasaan itu seakan malah semakin menguat setiap hari nya. Kini Kyuhyun benar-benar merasa tak bisa mengalihkan pandangannya dari Sungmin, ia juga mencoba untuk bersikap biasa pada Sungmin saat ia sadar hyung-deul nya sedikit menaruh curiga pada nya. Ini benar-benar menyiksa Kyuhyun, merasakan perasaan cinta yang dianggap TERLARANG, ingin mencoba melupakan namun malah semakin menguat, dan yang paling membuat tersiksa adalah dia harus terus menahan perasaannya disaat dia setiap harinya harus selalu berhadapan dengan Sungmin, bersikap seolah semua nya baik-baik saja.
Sungmin sendiri semakin hari juga semakin bersikap lebih baik pada Kyuhyun, dan hal itu tentu saja membuat Kyuhyun semakin frustasi, ia sadar Sungmin begitu menyayangi nya sebagai DONGSAENG, bahkan MAGNAE, ya…Kyuhyun tidak akan pernah melupakan gelar terhormat itu karena hal itu dia terkadang mendapat perlakuan istimewa dari hyung-deul nya, begitu juga sikap Sungmin pada Kyuhyun.
Sekamar bersama, meski keuntungan bagi Kyuhyun hingga bisa memandang wajah damai Sungmin yang sedang tertidur, tapi itu juga yang kadang membuat Kyuhyun seakan merasa pertahanannya akan runtuh, perasaannya seakan terus mengajak Kyuhyun untuk jujur pada Sungmin.
"Kau terus saja sibuk dengan PSP dan Laptop jika di kamar, apa tidak ada hal menarik lainnya yang bisa kau kerjakan?" Tanya Sungmin saat ia masuk kedalam kamar dan mendapati Kyuhyun duduk asik di kasur dan di depannya sebuah Laptop menyala dan pasti nya game sedang dimainkan oleh Kyuhyun.
"Main game adalah cara terbaik untuk ku mengalihkan pikiran ku dari hal lainnya" jawab Kyuhyun acuh tanpa memandang Sungmin, Sungmin berjalan lalu duduk diatas kasurnya tepat di hadapan Kyuhyun.
"Kalo begitu, kenapa kau tak memikirkan hal lain selain game? Apa tidak terlalu menarik?" Tanya Sungmin lagi dan sukses membuat Kyuhyun menatap nya dengan tatapan yang sungguh sulit Sungmin artikan, Kyuhyun lalu menutup laptop nya tanpa mematikannya terlebih dahulu.
"Tentu ada….Kau…" Kyuhyun meletakan laptop nya di atas meja pembatas antara ranjangnya dan ranjang Sungmin, Sungmin mengerjapkan mata nya tidak mengerti.
"Kau menyamakan ku dengan semua game mu? Yah Kyuhyun…aku ini bukan game" seru Sungmin, Kyuhyun segera menyamakan duduk nya untuk benar-benar berhadapan dengan Sungmin.
"Kau lebih menarik dari semua game yang pernah ku mainkan, Saranghae hyung" ucap Kyuhyun pelan, Sungmin tersenyum senang.
"Naddo saranghae kyuhyun-ah" jawab Sungmin, Kyuhyun langsung menggelengkan kepala nya, tidak setuju dengan jawaban Sungmin.
"Aku mencintai mu, aku benar-benar mencintai mu, bukan sekedar menyayangi mu, bukan juga sekedar mengatakan Saranghae, lalu kau balas dengan ucapan seperti tadi hyung, bisakah kau kali ini melihat ku bukan sebagai dongsaeng mu" lanjut Kyuhyun, Sungmin menatap tidak mengerti, ia benar-benar tidak mengerti dengan ucapan Kyuhyun, saat ia mencoba menelaah setiap kata-kata yang keluar dari mulut Kyuhyun, Sungmin tersenyum paksa.
"A..apa maksud mu Kyu? Jangan membuat aku bingung seperti ini, tentu saja kau dongsaeng ku, dan tentu saja aku mencintai mu dan menyayangi mu"
Kyuhyun menggigit bibir bawahnya ragu, kepala nya seakan terasa ingin pecah, tubuhnya menjadi sangat panas, dan jantungnya berdebar begitu cepat, Kyuhyun seperti tidak mampu bertahan lagi.
"Aku mencintai mu hyung, tulus, aku mencintai mu bukan sebagai hyung ku juga teman ku, tapi aku mencintai mu karena kau Lee Sungmin"
Sungmin benar-benar kaget, ia benar-benar tak menyangka dongsaengnya berkata seperti itu, lalu Sungmin menggeleng kepala lagi.
"Kau mungkin sedang tidak enak badan Kyuhyun, hingga kau mengatakan hal seperti itu" ucap Sungmin mencoba meredam emosi nya.
"Aniya…aku mengatakan apa yang aku rasakan" Kyuhyun menjaga sikap nya untuk tetap tenang, Sungmin menghela nafas.
"Kau hanya merasa nyaman dengan ku…ini salah kyuhyun..kau pasti salah mengartikan perasaan mu sendiri" ucap Sungmin semakin gusar.
"Tapi aku benar-benar mencintai mu LEE SUNGMIN" teriak Kyuhyun , sampai ia berdiri dari posisi duduk nya, Sungmin pun ikut berdiri dan kini ia berhadapan dengan Kyuhyun.
"Cinta?kau bilang cinta? Kau gila Kyuhyun"
"Aku memang gila dan itu karena aku terlalu mencintai mu..tidak bisakah kau melihat bahwa aku tulus dan sungguh-sungguh dengan ucapan ku hyung?" Sungmin memandang Kyuhyun semakin tidak percaya.
"Kau dan aku itu namja….apa kau lupa Cho Kyuhyun? Apa kau tidak merasa jijik dengan perasaan mu sendiri? Dan apa kau pikir aku merasakan hal yang sama?jawabannya … TIDAK" Sungmin berteriak, benar-benar muak dengan semua perkataan Kyuhyun, Kyuhyun sendiri kaget, tidak akan menyangka Sungmin akan membalas semua ucapannya dengan seperti itu.
"Sudah…lupakan saja, aku akan menganggap pembicaraan kita ini tidak pernah terjadi, aku akan pindah ke kamar lain, ku harap itu membuat mu dapat memikirkan kembali semua ucapan mu tadi" Sungmin hendak melangkahkan kaki nya keluar dari kamar tapi tangannya di genggam erat oleh Kyuhyun.
"Kau ingin melarikan diri? Atau kau sendiri yang merasa jijik dengan ucapan dan perasaan ku?" Sungmin membeku saat Kyuhyun menatapnya begitu menakutkan, dengan cepat ia langsung mengalihkan pandangannya.
"Kau…..kita sudahi saja pembicaraan ini Kyu, aku lelah, jika tetap disini kita sama-sama sedang emosi, aku akan ke kamar lain agar kita bisa beristirahat" jawab Sungmin tanpa menatap Kyuhyun, Kyuhyun tersenyum miris, lalu perlahan melepaskan tangan Sungmin.
"Keluarlah"ucap Kyuhyun yang langsung merebahkan tubuhnya lagi di atas kasurnya, Sungmin terdiam sebentar, tanpa menoleh lagi ke arah Kyuhyun, lalu keluar dari kamar mereka.
.
.
.
.
"Aku akan tidur disini" ucap Sungmin yang langsung masuk ke dalam kamar Shindong, tanpa meminta persetujuan dari pemilik kamar ia langsung merebahkan tubuhnya dan menarik selimut, Shindong melihat Sungmin bingung, tidak menanggapi sama sekali, lalu keluar dari kamarnya.
"Ku lihat Sungmin masuk kedalam kamar mu?" Tanya Leeteuk pada Shindong yang keluar dari kamar
"Nde..dia bilang akan tidur di kamar ku, ah aku laparrrrrrr" Shindong langsung menuju dapur, dan matanya berbinar saat melihat ramen instan di hadapannya, Leeteuk masih terdiam di depan tv, tak lama kemudian Heechul menghampiri nya duduk di sebelah Leeteuk.
"Sepertinya benar ada masalah di antara mereka" ucapa Leeteuk, Heechul memandang Leeteuk sebentar, lalu mengangguk mengerti.
"Apa yang diperbuat magnae itu?" Heechul mengacak-acak rambutnya frustasi, seminggu ini karena terlalu sering dekat dengan sang Leader, Heechul jadi sasaran curhatan Leeteuk, dan sebenarnya ia tidak ingin peduli, tapi tetap saja Heechul kepikiran, dan dua orang tertua di SUPER JUNIOR memikirkan apa yang tengah di buat oleh magnae mereka, dan sepertinya ini bukan masalah kecil.
TBC….
huuaaaaaaahhhh,,,up-date part 4…*cipok Sungmin
Gimana dengan chapter ini? Semakin cepat alurnya? Yahh memang begitulah keadaannya..hahahahaha *tertawa nista bareng Heebum
Yang minta diapdet cepet…ni udah di apdet lageee
Dan…iya…ini FF chapter pertama yang saya buat..jadi emang agak aneh tata bahasanya..penjelasannya kurang dalam…dan….tolong dimaklumi hehehe
FF yg lain apdet menyusul *tebar janji XD
OKHAE
GOMAWO sudah mau membaca
