Happiness in Our Live : Season 1 Chapter 4

Hai~! Ketemu lagi di FF ini! Nyihahahahahah! Sudahlah! Tanpa basa – basi, Mari kita baca FF ini!

Selamat menikmati~!

Happiness in Our Live : Season 1 Chapter 4

'Fagem'

Siang ini, Gempa sudah selesai dengan kegiatan berkebunnya bersama Fang.

Sekarang Gempa memutuskan untuk ke kamarnya lalu ganti baju di sana.

Di saat Gempa ingin ke kamarnya, ia melihat Trio Fujoshi sedang saling Bluetooth - Bluetoothan di depan pintu kamar Halilintar dan Taufan.

Gempa mendekati Trio tersebut.

"Kalian sedang apa?" Tanya Gempa pada Trio Fujoshi tersebut.

"Hey! Hey! Gempa! Mau lihat ini tidak?" Tanya Ying memperlihatkan layar HPnya.

"Ying! Ying! Jangan! Gempa terlalu polos! Dia saja hampir di rape sama Kakakku, untung ada aku di situ." Ujar Xiang Qi pada Ying sembari menarik lengan Ying yang sedang memegang HPnya.

Di kamar Fang…

Huachi!

Fang bersin di karenakan ada yang membicarakannya.

"Cih! Siapa sih orang 'Biiiiip!' bin 'Biiiiip!' yang bicarain gua sampe gua bersin!" Omel Fang di kamarnya sendiri. ( Ok! Lanjut ke Trio Fujoshi! )

Di tempat Trio Fujoshi berada…

"Tapi kamu menghajarnya sampai hampir koma tau. Tangannya patah, tapi akhirnya kamu sendiri yang obatin. Nyesel sendiri kan?" Ying berucap sembari menampilkan muka facepalmnya kepada Xiang Qi. Xiang Qi hanya cengar – cengir saja.

Yaya masih sibuk memotret adegan langka ini, lalu membluetoothnya ke ke2 teman Fujoshinya.

Tak lama kemudian Fang datang. Ia juga melewati kamar Halilintar dan Taufan. Matanya tertuju pada Gempa yang bajunya agak kotor, lalu mendekatinya.

"Gempa? Tidak jadi ganti baju?" Tanya Fang.

"Eh? Jadi kok! Cuma numpang lewat saja. Ehehehehe…" Ucap Gempa sembari menggaruk pipi chubbynya yang tidak gatal.

"Aku mau bicara." Fang kelihatan serius mengatakannya.

"Eh? Oh, Ok! Di kamar ya~!" Jawab Gempa sembari berlari kecil ke kamarnya.

Gempa saat ini sedang berganti baju di kamarnya. Tak lama kemudian Fang datang… Di saat Gempa masih menggunakan baju daster putih manisnya saja , tanpa celana.

Hening melanda seketika. Gempa dan Fang merona.

"Maaf, Aku salah kamar…" Ucap Fang sembari membungkuk lalu melangkah mundur keluar kamar Gempa masih dengan posisi yang sama.

Gempa masih merona dan membeku di tempat.

"Fang Mesuuuuuuum~!" Teriaknya lalu dengan cepat memakai celana balonnya.

Setelah Gempa selesai memakai celananya, ia membuka pintu kamarnya sembari mengembungkan pipinya yang masih merona.

"Ayo, Masuk! Mau bicara apa?" Ucapnya di saat ada di hadapan Fang.

"Ok. Um… Kan Halilintar, Taufan, Air, dan Api sudah… Sudah… Sudah..." Lidah Fang kram ( ? ) hanya untuk mengatakan kata 'Menikah' saja.

"Sudah… Menikah?" Tanya Gempa.

"I – Iya! Menikah!"

"Lalu?"

"Lalu… Maukah kau… Me – Menikah denganku?" Fang ternyata mau menikahinya.

Gempa membeku di tempat beberapa detik.

"Huuuwaaa~! Ya! Ya! Aku mau! Aku mau~!" Teriak Gempa senang sembari lompat lalu memeluk leher Fang.

Fang tersenyum sembari memeluk pinggang ramping nan cekcih ( Seksi ) Gempa, lalu menciumnya.

Gempa awalnya terkejut, tapi pada akhirnya Gempa membalas ciumannya sembari menutup matanya.

Jepret!

Fang melepaskan ciumannya. Melihat sekeliling untuk mencari tau siapa yang mengganggunya.

Fang tidak melihat siapa – siapa, jadi ia lanjutkan kegiatannya.

Jepret!

Jepret!

Jepret!

Jepret!

Jepret!

Fang dan Gempa di foto lagi layaknya ada artis berjalan di atas karpet merah.

Fang lagi – lagi melepaskan ciumannya.

"Sudah, Fang. Biarkan saja…" Ucap Gempa lembut.

"Baiklah, kapan kita menikah?".

"Biasanya 1 minggu lagi kan?".

"Bajunya?".

"Trio Fujoshi yang akan membuat baju kita…"

Gempa menarik lengannya agar wajah Fang mendekatinya.

Lalu di saat Gempa ingin berciuman lagi…

"Gempa… Tidak mau cincinnya?" Fang mengingatkan Gempa.

"Eh?" Baru Gempa ingat. Gempa melepaskan lengannya, Fang juga begitu.

Lalu Fang mengambil kotak cincinnya dari saku celananya lalu memberikannya pada Gempa.

Gempa menerimanya lalu ia buka kotak itu, menampilkan cincin berpengikat silver dan berlian di tengahnya.

Fang mengambil cincin itu lalu memakaikannya pada jari manis Gempa.

Fang mencium punggung tangan Gempa yang bercincin di jarinya sembari berlutut.

"Wanna sleep with me this night?"

"Why not?"

"Haiya… Mereka malah sok – sokan pakai bahasa inggris." Seketika Xiang Qi di lempari kotak cincin yang kosong oleh Fang.

Duk!

"Adoy! Zǎo qián tā mā?!" Xiang Qi meringis kesakitan.

"Yúchǔn de dìdì!"

"Bèn jiějiě!"

"Yúchǔn de dìdì!

"Bèn jiějiě!"

Dan… Begitulah akhirnya. Si adik dan kakak saling mengatai.

Setelah pernikahan…

"Akak Fang! Kan Kakak sudah menikah, jadi malam ini kita mau merayakannya! Mau ikut?" Tanya Xiang Qi dengan puppy eyes no jutsunya.

"Um… Kalau bisa."

"Eh? Memangnya Kakak mau ngapain?" Tiba – tiba seringai terdampar ( ? ) di bibir Xiang Qi.

"Oh… Kakak mau berbulan madu sama Kak Gempa malam ini ya?" Goda Xiang Qi.

"Kakak telah melihat masa depan kalau malam bakal ada naga bersayap mini yang merangkak masuk ke dalam rumah kita ( ? )."

"Oy! Jangan berusaha ganti – ganti topik!" Xiang Qi kesal karnanya.

"Lalu naga itu memakan semua makananmu sampai tidak ada yang tersisa." Jahil Fang balas dendam.

"Tidaaaaaak! Jangan makananku!" ( Xiang Qi kayak author, suka makan, tapi nggak pernah ndut – ndut. ).

"Dan naga itu menyebutmu sebagai mainan catur china." ( Xiang Qi itu catur china. Entah kenapa author di namain begitu. ).

"Dasar naga 'Biiiiip!' bin 'Biiiiip!', aku akan hancurkan naga 'Biiiiip!' itu!" Seketika aura hitam mengelilingi tubuh Xiang Qi. Xiang Qi kesal di sebut mainan catur china.

"Hey! Hey! Bahasamu kotor sekali!" Fang

"Diam!" Fang tidak mau tangannya patah lagi karna mengatai adik OP ( Over Power ) nya itu lagi. Bisa – bisa kali ini dia mati, padahal baru selesai menikah.

"Ada apa ribut – rebut?" Gempa datang membawa makanan kesukaan Xiang Qi. Seketika aura hitam Xiang berubah menjadi cahaya yang bling – bilng.

"Waaaah~! Tiramisu~!" Fang melihatnya hanya sweatdrop di tempat, 'Untung saja ada Gempa… Kalau tidak, habislah…' batin Fang.

"Fang, Ayo kita makan. Ada donat lobak merah loh…" Seketika mata Fang bling – bling.

"Hah?! Donatku~!" Fang berlari secepat kilat menuju ruang tamu.

"Xiang Qi, kamu juga. Ini tiramisunya." Ucap Gempa sembari memberikan tiramisu yang sedari tadi hanya di tatap oleh Xiang Qi.

"Um!" Ucapnya sembari mengagguk dan tersenyum, dan tak lupa aura dan mata bling – blingnya.

Diruang makan…

"Ohok! Ohok! Ohok!" Fang tersedak donatnya.

"Fang… Berapa kali aku sudah bilang, makannya pelan – pelan." Gempa mengingatkan Fang sembari meminumkan air putih ke Fang.

Jepret!

"Momento~!" Ucap Trio Fujoshi.

Lalu mereka melanjutkan makan besarnya.

Taufan dan Api sedang bermain di ruang tamu, bermain PS lebih tepatnya.

Halilintar sedang memakan makanan pedas, seperti biasanya.

Air sedang… Tidur.

"Oh! Ya ampun! Aku lupa!" Xiang Qi mengambil makanan manis seperti Pudding, Es krim, Milkshake lalu menaruhnya di nampan.

Setelah makanan manis sudah ada di atas nampan, Xiang Qi dengan cepat berlari ke ruangan yang di huni 2 pemuda yang manis bin cantik.

"Kak Taufan! Kak Api! Maaf~!" Teriaknya membuat Air yang tidur di sofa ruang tamu tebangun.

"Permintaan Maaf di terima! Taruh saja makanannya di meja dekar Air." Ucap Api.

"Baik bos!" Ucap Xiang Qi.

Setelah selesai melakukan tugasnya, ia berlari lagi sembari mengucapkan kata 'Tiramisuku~! Tunggu Mamah~!', Dan itu di lihat oleh Taufan dan Api yang sedang sweatdrop.

Air menatap Api sembari tersenyum.

"Adopsi anak yuk!" Ucapnya kecil.

TBC

Spoiler!

Chapter selanjutnya bakal ada Elli! Chapter 5 akan menjadi akhir dari Season 1! Yeeeeeey!

Terima Kasih kepada :

DesyNAP ( Baiklah! Pingsan sajah! Muahahahahaha! Terima Kasih sudah menyemangati author! Terima Kasih sudah review! )

IMAgineAG sweet88 ( Halifan ke-2 dari yang The Best 'menurut author'! Yang The best adalah… Faniboy! Nyihahahahaha! Kak Hali memang mesum! Huahuahuahuahuahua! 'di hujanin Halilintar' Terima Kasih sudah mau review! )

Charllotte-chan ( Uhuhuhu~! Sesuai janji kan? Nyihahahaha! Sekali lagi sama – sama~! Terima Kasih sudah beri author review~! )

Ranifk ( Oh~ Ada… Tapi di FF yang lain, sabar ya? Akan author usahakan update secepat mungkin! Terima Kasih sudah review~! )

Sampai jumpa di chapter selanjutnya~! Author saaaaayang para readers~!

Give me review~! Add me and my FF's to your favorite list and follow us Please~!