He….he sorry kelamaan nunggu. Langsung intinya saja ya, aku mau ucapin makasih pada kalian yang sudah review.
Chapter 4: Snow White
Beberapa hari kemudian di depan gerbang sekolah SMU KoGakure. Sai sedang bersandar di tembok sepertinya dia sedang memikirkan sesuatu, anggota tim basket cowok yang lain belum ada yang datang.
Dari kejauhan tampak Ino, Sakura, dan Hinata sedang menuju ke Sekolah…….
"Pagi Sai! seru Sakura bersemangat menyapa Sai yang berada di depan Sekolah
"Pagi Sai-kun! Hinata juga menyapa Sai
"Pagi!" kata Ino sambil memaksakan tersenyum pada Sai
"…." Sai hanya diam
Saat Ino melewati Sai dan melangkah masuk ke dalam sekolah Sai mencegah Ino, dia menggenggam tangan Ino.
"Eh!" Ino kaget melihat tindakan Sai
"Sai?" Sakura dan Hinata juga terlihat kaget
"Ino aku mau bicara denganmu" kata Sai dengan wajah serius
Kenapa dia? Aku nggak pernah lihat dia seserius ini Gumam Ino
"Kalau begitu kami pergi dulu ya, biar kalian bisa bicara berdua" kata Sakura sambil melangkah pergi bersama Hinata
"Eh tunggu aku ikut. Maaf Sai tapi sepertinya tidak ada yang perlu kita bicarakan lagi. Semuanya sudah jelas aku nggak akan mengejarmu lagi" kata Ino sambil melangkah pergi menyusul Sakura dan Hinata
Naruto, Neji, Sasuke, dan Tenten sudah berada di depan gerbang sekolah tapi agak jauh dari Sai dan yang lain.
"Aku menyukaimu Ino! Sejak dulu hanya kamulah cewek yang selalu kuperhatikan!" seru Sai tiba-tiba yang menghentikan langkah Ino
"Sai nembak Ino?" tanya Tenten tak percaya
"Kau menyukaiku? Ha….ha jangan bercanda deh. Trus kenapa waktu itu kamu ninggalin aku sendirian di kuburan!" kata Ino emosi
"Ino maafkan aku tapi aku nggak bisa lagi membohongi perasaanku. Saat itu aku takut kau akan menderita jika bersama dengan orang sepertiku" jelas Sai dengan wajah yang masih terlihat serius
"Sai……" Ino menatap mata Sai dalam-dalam seakan tak percaya apa yang didengarnya
"Ino apa kau mau menerima cowok tak berperasaan seperti aku ini?" tanya Sai
"Aku mau, seperti apapun kamu aku mau menerimamu karena aku itu suka sekali sama kamu" kata Ino
"Ino…" mereka kemudian berpelukan dengan mesra di depan gerbang sekolah sehingga jadi tontonan orang-orang yang ada disitu
"Aku masih nggak percaya Sai melakukan hal itu" kata Naruto dengan mata nggak percaya
"Akhirnya Sai bisa tersenyum dengan tulus" kata Neji sambil terus menatap Sai dan Ino
"Tapi aku nggak menduga diantara kita semua ternyata Sai yang duluan punya pacar" kata Sasuke mengeluh
"Loh trus Sakura gimana?" tanya Naruto
"Ini dan itukan lain ceritanya" kata Sasuke cuek
"Ino….." kata Tenten sambil tersenyum ke arah Ino
"Kau iri ya? Kalau kau iri ayo kita lakukan hal yang sama" goda Neji sambil merangkul Tenten
"Apaan sih aku nggak iri kok. Lagian aku nggak mau melakukannya dengan kamu" keluh Tenten sambil menepis rangkulan Neji
Kembali ke Sai dan Ino
"Eh Sai" kata Ino pada Sai yang masih terus memeluknya
"Apa?"
"Sepertinya kita sedang diperhatiin deh" bisik Ino
Pas mereka menoleh ternyata semua mata sedang memandang mereka.
"Hah!" wajah mereka jadi merah banget karena malu
Sai langsung berlari sambil terus menggenggam tangan Ino
"Aku nggak nyangka Sai dengan Ino berpelukan di depan gerbang sekolah" kata Temari yang baru datang
"Aku juga. Ah pagi Temari!" sapa Shikamaru
"Pagi!"
Beberapa saat kemudian pada jam Istirahat siang……………
"Ino selamat ya kau sudah jadian dengan Sai" kata Sakura
"Aku kaget loh kalian pelukkan di depan gerbang sekolah" kata Tenten
"Aku juga nggak menduga bisa seperti itu, tapi aku senang banget ternyata Sai mempunyai perasaan yang sama denganku" kata Ino malu-malu
Selesai kegiatan klub Ino pulang dengan Sai yang sudah jadi pacarnya, tapi mereka nggak pegangan tangan karena malu atas kejadian tadi pagi. Disisi lain Sasuke dan Sakura yang sedang pacaran bohongan juga pulang bareng sambil pegangan tangan agar fans girl Sasuke nggak curiga.
"Kok sepertinya Sasuke dan Sakura masih lebih mesra dari Sai dan Ino ya" kata Naruto memperhatikan kedua pasangan itu
"Kalau seperti ini sih mana yang pacaran bohongan dan mana yang pacaran beneran" kata Temari heran
"Aku rasa Sai dan Ino masih malu karena kejadian tadi pagi jadi nggak pegangan tangan. Mereka cukup mesra kok lagian inikan hari pertama mereka jadian" bela Neji
"Oh ya Hinata aku punya dua kupon gratis di restoran ramen nih, temani aku makan sepulang dari sini ya" ajak Naruto
"Naruto-kun anu...a..aku" jawab Hinata malu-malu
"Naruto berani sekali kau menggoda sepupuku!" potong Neji
"Aku mau" jawab Hinata tiba-tiba
"Eh? Hinata……" Neji dan yang lain jadi bengong
"Asyik! Ayo kita pergi Hinata" kata Naruto sambil menarik tangan Hinata, mereka berlari kecil menuju restoran ramen
"Wah Sai dengan Ino, Sasuke dengan Sakura, Naruto dengan Hinata sepertinya semua sudah punya pasangan ya. Tinggal…………" kata Temari sambil melirik Shikamaru, Neji dan Tenten
"Tinggal kita berempat kan?" tambah Shikamaru cuek
"He..he benar juga ya. Eh gimana kalau kita jadian aja. Shikamaru dengan Temari dan aku dengan Tenten" kata Neji sambil tertawa jahil
"Nggak aku nggak mau" kata Tenten menolak, walaupun dalam hati mau
"Oh ya Temari sepertinya waktu itu………….." kata Shikamaru sambil menatap mata Temari
"Ah aku pulang dulu ya. Bye bye" kata Temari dengan wajah merah
"Eh Temari tunggu aku" Tenten berlari mengejar Temari
"Memangnya ada apa dengan kamu dan Temari?" Tanya Neji penasaran
"Ada aja aku nggak mau bilang sama kamu" kata Shikamaru cuek
"Huh pelit amat sih" keluh Neji
Sementara itu Tenten dan Temari…………
"Eh Tenten sebenarnya kamu senang kan dengan yang dikatakan Neji tadi?" tanya Temari sambil memperhatikan Tenten
"Ah nggak juga kok, mana mungkin aku mau pacaran dengan dia yang selalu bertengkar denganku" kata Tenten dengan wajah mulai merah
"Emangnya kenapa kalau bertengkar? Sasuke dan Sakura saja yang dulu sering bertengkar, sekarang jadi begitu akrab" tambah Temari
"Huf seandainya aku punya keberanian seperti Ino" keluh Tenten
"Iya aku juga iri pada Ino karena dia berani mengungkapkan perasaannya" kata Temari
Sebenarnya aku senang sekali waktu Neji bilang kami jadian saja, tapi dia mengatakannya sambil bercanda sepertinya dia hanya mau main-main denganku Gumam Tenten
Kembali ke Neji dan Shikamaru…………
"Neji tadi itu kamu nembak Tenten secara nggak langsung kan?" tanya Shikamaru
"Wah ketahuan ya. Huf tapi gagal ya, sepertinya dia memang membenciku" keluh Neji
Sementara itu Naruto dan Hinata……….
"Hinata habis dari sini kita jalan-jalan ya" ajak Naruto
"I….iya OK" jawab Hinata dengan wajah mulai merah
"Hm kemana dulu ya…… Oh ya aku dengar sebentar lagi ada pertandingan basket di dekat sini. Kita nonton pertandingan dulu ya" ajak Naruto
"I…iya ba….baiklah"
"Hinata kamu nggak perlu malu padaku anggap saja sekarang aku adalah pacarmu dan kamu sedang kencan denganku he…he" kata Naruto sambil tertawa kecil
"Eh?" wajah Hinata jadi sangat merah
"OK ayo kita pergi ke sana" seru Naruto sambil menggandeng tas sekolahnya
Mereka lalu nonton bersama pertandingan basket di lapangan dekat restoran ramen
Setelah puas jalan-jalan Naruto mengantar Hinata pulang……
"Sampai sini saja ya. Makasih sudah menemani aku seharian ini bye-bye" kata Naruto sambil melangkah pergi
"Ah Naruto-kun" panggil Hinata tiba-tiba
"Kenapa?" tanya Naruto sambil tersenyum pada Hinata
"Terima kasih ya hari ini aku senang sekali" kata Hinata pelan
"Iya sama-sama aku juga senang bisa jalan dengan kamu. Sudah ya sampai besok di sekolah" kata Naruto sambil melambaikan tangan ke arah Hinata
Keesokkan harinya di sekolah saat tim basket cowok dan cewek latihan bersama di lapangan basket sekolah…………
"KYAAA Sasuke keren!" seru fans girl Sasuke yang menyaksikan latihan
Huh kalau gini sih nggak ada artinya aku pacaran bohongan dengan Sakura, sepertinya mereka belum menyerah juga Gumam Sasuke sambil memperhatikan Sakura
Sementara itu Sakura sedang latihan shoot dari berbagai posisi, sepertinya dia kesulitan melakukan lemparan 3 angka.
Aku harus membuat mereka menyerah Gumam Sasuke sambil mendekati Sakura
Sasuke memegang bola yang sedang di pegang Sakura dari belakang punggung gadis berambut pink itu sehingga membuat mereka seperti pelukkan
"Eh?" Sakura sangat kaget dengan tindakan Sasuke
"Ayo aku ajarkan cara melakukan lemparan 3 angka" kata Sasuke sambil tersenyum manis pada Sakura
"Sasuke kau kenapa sih?" bisik Sakura
"Sudah senyum aja. Coba kau lihat di belakang" kata Sasuke masih sambil berbisik
"Wah fans girl kamu ya. OK aku mengerti kita akan bersandiwara seperti biasa" bisik Sakura
"Kyaaaa tidak Sasuke ku hiks-hiks……." keluh para fans girl Sasuke sambil berlari meninggalkan lapangan itu
Nggak sadar fans girlnya sudah pergi, Sasuke masih saja mengajari Sakura lemparan 3 angka dengan sangat mesra
"Kok mesra sekali sih apa benar mereka cuma pacaran bohongan?" tanya Neji jadi penasaran
"Mereka lebih mesra dari kalian tuh" goda Naruto sambil melirik Sai dan Ino yang membuat wajah keduanya jadi merah banget
"Huf sepertinya sudah aman" kata Sasuke lega
"Ah aku ke toilet dulu" kata Sakura sambil berlari kecil dengan wajah yang sudah sangat merah karena deg-degan
"Neji kau dipanggil Azuma sensei tuh" kata Shikamaru yang baru kembali dari ruang guru
"Ah iya aku segera kesana. Kalau begitu kalian latihan dulu sampai aku kembali ya. Jangan pulang dulu karena kita harus membicarakan strategi untuk pertandingan final nanti" kata Neji sambil berlari kecil
Sementara itu Sakura………
"Loh itu kan…………" Sakura melihat seorang cowok yang sedang latihan baseball dengan tekun
"Lee!" panggil Sakura
"Eh Sakura-san. Kau belum pulang?" tanya Lee
"Belum, kami juga sedang latihan"
Kembali ke lapangan basket…………….
"Aku keluar sebentar ya, kalau Neji sudah kembali panggil aku" kata Sasuke
"Huh bilang saja kamu cemas karena Sakura nggak balik-balik kan" goda Ino
"Apaan sih, sudah ah aku keluar dulu"
Kembali ke Sakura dan Lee……………
"Sakura-san aku dengar tim basket cewek berhasil masuk final untuk pertama kalinya, selamat ya" kata Lee sambil tersenyum pada Sakura
"He….he makasih ya. Tim baseballmu juga hebat masuk final 3 tahun berturut-turut, semoga tahun ini kalian juara lagi ya" kata Sakura membalas senyuman Lee
Sementara itu Sasuke…………..
"Loh itukan Sakura, ngapain dia dengan si Lee?" kata Sasuke sedikit kesal
Rasanya kesal sekali melihat dia berduaan dengan cowok lain. Apa aku memang menyukai Sakura ya? Gumam Sasuke
"Sasuke! Ngapain kamu bengong disana? Ayo kemari!" ajak Sakura melihat Sasuke yang sedang bengong memperhatikan mereka
"Lee ternyata kau disini ya" kata seorang cowok yang membawa anjing di kepalanya
"Kiba"
Akhirnya mereka sudah lupa kalau sedang latihan, mereka malah keasyikkan ngobrol dengan Kiba dan Lee dari tim baseball.
Kembali ke lapangan basket…………
"Neji kok lama sih emangnya dia diapain sama si Azuma" keluh Naruto
"Dimakan kali" kata Sai cuek
"Hi…..hi" Ino tertawa kecil mendengar ucapan pacarnya itu
"Sakura juga belum balik dari tadi, dia ke toilet sudah sekitar 1 jam yang lalu" keluh Temari
"Sudahlah aku cari Sakura dulu" kata Tenten
"Sasuke juga kemana sih?" tanya Shikamaru penasaran
Sementara Neji yang baru keluar dari ruang guru………
"Sial! Ceramahnya panjang banget sampai satu jam lebih" keluh Neji
"Gawat nih kalau begini bisa-bisa mereka sudah pulang. Huf mudah-mudahan aja mereka masih ada, kan harus atur strategi nih" kata Neji sambil berlari kecil
Sementara itu Tenten…………
"Shino!" panggil Tenten
"Ada apa?" tanya Shino
"Kamu lihat Sakura nggak?"
"Oh kalau Sakura sih ada di dekat lapangan baseball dengan Sasuke, Lee, dan Kiba"
"Makasih ya kalau begitu aku susul dia dulu" kata Tenten sambil berlari menuju lapangan baseball
Kembali ke Sasuke dan Sakura
"Eh kita kan masih ada latihan, bisa dimarahi yang lain nih" kata Sakura baru sadar kalau sedang latihan
"OK ayo kembali" ajak Sasuke
Sementara itu Neji yang sudah terlambat ke lapangan basket segera berlari menuju lapangan basket, dari arah berlawanan Tenten juga sedang berlari menuju lapangan baseball untuk mencari Sakura.
Tiba-tiba……
BRUUUUUK
"Eh apa ini kok sepertinya bibirku menyentuh benda yang lembut" Gumam Tenten
"Aduh apa ini kok sepertinya tubuhku ditindih sesuatu. Dan Sepertinya ada sesuatu dibibirku" Gumam Neji
Sementara itu Sakura dan Sasuke……
"Loh itukan Neji dan Tenten. Sedang apa mereka?" Sasuke dan Sakura yang penasaran mendekati Neji dan Tenten
Kembali ke Neji dan Tenten……..
Ternyata mereka secara tidak sengaja sudah berciuman dengan posisi Tenten yang berada di atas tubuh Neji karena bertabrakan tadi.
"Hah Neji!!! Ngapain kamu!" seru Tenten kaget. Saking paniknya dia sampai lupa kalau dia selalu deg-degan saat memanggil nama Neji
"Kamu yang ngapain?! Kenapa kamu ada di atas tubuhku? Cepat pindah berat nih!" keluh Neji
"Ah i…iya" wajah mereka jadi merah banget
"Wah kalian nekat juga. Ini masih siang loh, tapi kalian sudah ciuman di koridor sekolah. Untung saja nggak ada orang" goda Sasuke tiba-tiba
"Tenten ternyata jarak antara benci dan cinta itu memang sangat tipis ya" goda Sakura sambil melirik Tenten dan Neji
"Apa-apaan sih kalian. Tadi itu kecelakaan tahu, huh mana mau aku ciuman sama dia" kata Tenten kesal
"Loh tapi aku mau kok he…he" kata Neji sambil tertawa nakal
"NEJI!!!" bentak Tenten yang wajahnya sudah sangat merah, detak jantungnya jadi cepat banget. Dia bersiap-siap menghajar Neji
"Wah gawat…" Neji langsung kabur, Tenten terus mengejar Neji
"Neji!!! Tunggu awas kau ya!" seru Tenten
"Wah asyik kau nggak memanggil aku Cinderella lagi!" seru Neji sambil terus berlari
"NEJI AKU BILANG TUNGGU !!!" Tenten dan Neji masih kejar-kejaran
"Eh Sakura" kata Sasuke
"Apa?"
"Kita seperti melihat putri salju sedang mengejar pangerannya yang jahil ya ha…ha…ha" kata Sasuke sambil tertawa
"Iya juga ya he…he" Sakura juga ikut tertawa
Sementara itu di lapangan basket…………….
"Huh Neji kok lama sih. Padahal katanya hari ini mau atur strategi" keluh Naruto
"Tenten juga nggak balik-balik. Emangnya dia mencari Sakura sampai di planet MARS?" keluh Ino
"Sudahlah lebih baik kita pulang saja" ajak Temari
Beberapa saat kemudian setelah Neji dan Tenten berhenti kejar-kejaran……
"Ah aku lupa! Mereka sedang menunggu kita di lapangan" seru Neji tiba-tiba
"Benar juga, gawat nih" Tenten langsung berlari menuju lapangan diikuti oleh Neji
"Huf tidak perlu kami sudah mau pulang nih" seru Naruto tiba-tiba
"Eh kenapa? Kitakan belum atur strategi" tanya Neji
"Huh kamu pikir nunggu 2 jam itu enak?" keluh Shikamaru
"Tenten kamu kemana saja? Trus kenapa kamu keringatan gitu?" tanya Ino
"A…aku lagi pemanasan sama Neji he…he ya lari keliling sekolah gitu. Hei Neji iya kan?" kata Tenten gugup sambil melirik Neji
"I..iya ha…ha" jawab Neji sama gugupnya dengan Tenten
"Eh sejak kapan kamu panggil Neji dengan namanya? Jangan-jangan kamu….." goda Temari
"E…Emangnya kenapa aku nggak bisa panggil namanya? Kita kan sama-sama dari klub basket" jawab Tenten dengan wajah yang kembali merah
"Sepertinya kamu sudah mulai menunjukkan perasaanmu nih" goda Ino
"Apa sih yang kalian bicarakan?" tanya Neji penasaran
"Ah nggak, ini rahasia aku nggak bisa mengatakannya pada kamu" jawab Temari
"Huh dasar pakai rahasia segala lagi. Eh Tenten……" kata Neji
"Ya?"
"Makasih ya kamu sudah memanggilku dengan namaku. Aku senang sekali loh he…he" kata Neji sambil tertawa senang yang membuat wajah Tenten semakin merah
"Kalau Sakura-chan dari mana?" tanya Hinata
"Kalau aku sih lagi lihat tontonan gratis putri salju" kata Sakura sambil melirik Neji dan Tenten yang membuat wajah keduanya jadi lebih merah dari buah tomat
"Putri Salju? Emangnya sekolah kita sedang mengadakan drama?" tanya Ino penasaran
"Wah bukan drama sih tapi……………...ah ada aja"
"Apa sih bikin penasaran saja" keluh Temari
"Ino ayo pulang, kita kan mau ke makam kakakku" kata Sai sambil menarik tangan Ino
"Ah iya, Tenten aku pulang dulu ya bye-bye" kata Ino
"Eh? Lalu latihannya?" tanya Tenten
"Kamu latihan sendiri saja sama Neji, kami mau pulang dulu" kata Temari
"Hah? Kenapa aku harus latihan sendiri sama dia?" tanya Tenten penasaran
"Karena tadi kami sudah latihan selama menunggu kalian, jadi sekarang kalian latihan sendiri saja. Sudah ya bye-bye" kata Naruto sambil melangkah pergi yang diikuti oleh yang lain
"Sakura ayo kita juga pulang" ajak Sasuke
"Ah iya Tenten, Neji bye-bye" kata Sakura
"Eh tunggu dulu, siapa bilang kamu sudah boleh pulang" kata Tenten sambil melirik Sakura
"Eh?"
"Karena tadi kamu nggak latihan, jadi kamu juga harus latihan denganku"
"Ya kok gitu sih padahal aku pikir ada lanjutan adegan Putri Salju tadi" keluh Sakura
"Putri Salju apaan hah!" bentak Tenten dengan wajah makin merah
"Adegan ciuman kalian tadi mirip putri salju loh"goda Sasuke
"Sasuke jangan pikir kau sudah lolos. Aku tahu kamu juga bolos latihan kan. Sekarang juga lari keliling lapangan 10 kali!" perintah Neji selaku kapten tim basket cowok
"Hah! 10 kali!" keluh Sasuke
"Sakura kamu juga lari keliling lapangan 5 kali!" perintah Tenten selaku kapten tim basket cewek
"Kok gitu sih! Lalu kamu ngapain dong, kamu kan bolos juga!" keluh Sakura
"Loh aku nggak bolos kok, aku kan sedang mencari kamu"
"Neji nggak adil dong kalau kamu nggak ikut lari. Kamu kan nggak ikut latihan" protes Sasuke
"Ya sudah aku ikut deh" kata Neji lalu mulai pemanasan
"Aku juga deh" Tenten juga mulai pemanasan
"Ha…..ha Putri Salju berlanjut nih" goda Sakura
2 Hari kemudian saat pertandingan final tim basket cowok………...
"SMU KoGakure MULAI MENGUSAI BOLA, MEREKA TERUS MENYERANG!!! LAGI-LAGI NEJI MELAKUKAN LEMPARAN TIGA ANGKA YANG MEMBUAT MEREKA MAKIN UNGGUL!!!"
Sementara itu tim basket cewek sedang menyaksikan pertandingan dari tempat penonton……..
"Eh aku nggak menyangka kita akan menyaksikan pertandingan mereka loh" kata Tenten
"Iya aku juga. Dulu kan kita musuhan banget dengan mereka" kata Temari menambahkan
"Dulu aku benci banget sama Sasuke, tapi setelah kami mulai pacaran bohongan aku mulai menemukan sisi baiknya" kata Sakura
"NARUTO MELAKUKAN REBOUND !!!"
"Na…Naruto-kun" kata Hinata pelan
"He….he jadi Hinata suka Naruto ya?" tanya Ino penasaran
"A….anu i..itu…." jawab Hinata malu-malu
"Itu apa?" Ino makin penasaran
"Trus gimana dengan kamu dan Sai?" tanya Sakura
"He….he kalau itu sih………….."
"SAI MELAKUKAN SHOOT….DAN………MASUK………SMU KoGakure MAKIN DEKAT MERAIH JUARA"
"Sai! Berjuanglah kalian harus menang ya!" seru Ino tiba-tiba
"Wah mesranya nih" goda Tenten
Priiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit
"PERTANDINGAN SELESAI! SMU KoGakure KEMBALI MENJADI JUARA SETELAH MENUNGGU HAMPIR SELAMA 10 TAHUN!!!"
Tim basket cewek langsung masuk ke lapangan dan memberi selamat pada tim baket cowok
"Selamat ya kalian sudah berhasil!" kata Sakura menyelamati tim cowok
"He….he besok kalian juga harus berhasil ya!" kata Sasuke
"Aku ke toilet sebentar ya" kata Temari
"Na…..Naruto-kun selamat ya" kata Hinata pelan
"He…he makasih ya"
"Tenten kok kamu nggak kasih selamat ke aku sih" keluh Neji
"Huh selamat ya" kata Tenten cuek
"Sambil senyum dong" pinta Neji
"Selamat ya kalian sudah berhasil menjadi juara" kata Tenten sambil senyum pada Neji
"He…..he gitu dong" kata Neji sambil tertawa kecil
"Shikamaru kenapa kamu bengong terus?" tanya Sai
"Ah nggak…….aku ke belakang dulu ya" kata Shikamaru
"Si Shikamaru kenapa?" tanya Ino
"Entahlah………eh Ino……ng……." kata Sai pelan
"Kenapa?"
"Pulang dari sini kita kencan ya" ajak Sai
"OK ayo" kata Ino girang
Sementara itu Shikamaru sedang duduk di depan toilet...
"Loh Shikamaru ngapain kamu disini?" tanya Temari heran
"Lagi nunggu kamu" jawab Shikamaru singkat
"Nunggu aku? Kenapa?" tanya Temari heran
"Soal kejadian di bawah pohon beberapa hari yang lalu itu. Ng...itu bukan mimpi kan, apa benar kamu……….
Gimana nih? Kok dia tiba-tiba bertanya seperti itu. Apa aku katakan saja perasaanku ya? Gumam Temari
"Temari…..Temari!" panggil Shikamaru
"Eh?"
"Kok bengong sih. Apa benar kamu menyukaiku?" tanya Shikamaru serius
"Aku…..itu….sebenarnya….ng…………..Ah OK deh aku ngaku yang waktu itu bukan mimpi"
"Jadi kamu menyukai aku ya?"
"Iya aku suka kamu Shikamaru"
"Asyik akhirnya kamu mengatakannya juga ya. Aku senang sekali mendengarnya he…he" Shikamaru tertawa senang
"Shikamaru……." Shikamaru langsung memeluk Temari dengan mesra
Sementara itu di lapangan basket…………
"Shikamaru kemana sih? Kok lama amat" keluh Neji
"Temari-chan juga belum balik dari toilet" kata Hinata pelan
Kembali ke ShikaTema
"Shikamaru ayo kembali kamu kan harus mengikuti perayaan kemenangan"
"Sudahlah ayo pulang aku malas ikut yang begituan" kata Shikamaru sambil menarik tangan Temari
"Tidak bisa gitu dong, kalian kan bisa juara lagi setelah menunggu cukup lama"
"OK deh ayo keluar"
Mereka berdua akhirnya kembali ke lapangan
"Temari kok kamu lama sekali sih ke toiletnya?" tanya Ino
"Aku ada urusan sebentar" jawab Temari riang
"Kenapa kamu kelihatan senang sekali, apa terjadi sesuatu yang menyenangkan di toilet?" tanya Tenten
"Sebenarnya aku dengan Shikamaru…………" Temari tidak dapat melanjutkan kata-katanya
"Ada apa dengan kamu dan Shikamaru?" tanya Sakura penasaran
"Shikamaru apa yang kamu lakukan dengan Temari di toilet? Kalian nggak berbuat macam-macam kan?" tanya Naruto
"Nggak kok, siapa juga yang mau berbuat macam-macam di toilet. Kami hanya jadian di depan toilet aja kok" kata Shikamaru jujur
"Hah! Kamu sudah jadian dengan Temari!" kata Naruto kaget
"Kamu dengan Shikamaru?!" Ino dan yang lain juga terlihat kaget
"I…iya begitulah" jawab Temari malu-malu
"He…he selamat ya untuk kalian berdua. Oh ya, untuk merayakan kemenangan bagaimana kalau kita makan enak" ajak Neji
"Nanti sekalian besok saja supaya bisa ngerayain dengan kemenangan tim cewek juga" usul Naruto
"Loh tapi kan belum tentu mereka menang" kata Sasuke cuek
"Apa maksudmu Sasuke!" Sakura mulai emosi
"Sakura tenanglah, kamu kan sedang pacaran bohongan dengan Sasuke" Ino menenangkan Sakura
"Tapi ucapan dia itu bikin emosi tahu!" kata Sakura masih terdengar kesal
"Sakura maafkan kata-kataku tadi ya. Aku ingin kalian menang kok" kata Sasuke sambil tersenyum
"Sudahlah ini juga salahku karena terlalu emosi" kata Sakura tenang
"Tapi kangen juga bertengkar denganmu. Kita kan sudah lama nggak bertengkar" tambah Sasuke
"Iya juga ya he….he" kata Sakura sambil tertawa kecil
"Jadi kita nggak jadi makan nih?" tanya Neji
"Besok saja bareng kami. Kita tetap makan bareng, baik menang ataupun kalah" kata Tenten
"OK deh. Kalau begitu ayo pulang"
Diperjalanan pulang mereka jalan sendiri-sendiri, Shikamaru dengan Temari, Sai dengan Ino, Tenten-Sakura-Hinata, dan Neji-Sasuke-Naruto.
"Sakura kok kamu nggak pulang bareng Sasuke sih?" tanya Tenten
"Dia masih harus membeli bola baru dengan Neji dan Naruto yang akan dipakai untuk latihan nanti" jawab Sakura singkat
"Ta..tapi bola basket di sekolah kita kan banyak sekali" kata Hinata pelan
"Iya juga ya. Apa dia berbohong sama aku ya?"
"Huf……valentine tinggal sebentar lagi... Ino, Temari, dan Sakura sudah punya pacar. Sepertinya hanya kita yang nggak punya pasangan di hari valentine ya Hinata"
"Ten…Tenten-chan……" kata Hinata pelan
"Aku kan juga nggak punya pasangan pada hari valentine" kata Sakura
"Kamu kan sudah punya Sasuke, Sakura" Tenten mengingatkan
"Tapi aku dan dia kan hanya pacaran bohongan sampai hari valentine saja"
"Jadi Sakura-chan akan putus dengan Sasuke-kun tepat pada hari valentine?" tanya Hinata
"Iya begitulah" jawab Sakura singkat
"Tapi bagaimana dengan perasaanmu pada Sasuke? Apa kamu mau berpisah dengan dia?"
"Sepertinya aku sudah menyukai dia, tapi apa yang akan terjadi nanti kita lihat saja pada hari valentine nanti. Lagian aku masih belum bertemu dengan cinta pertamaku"
Sementara itu Sasuke, Naruto, dan Neji……………….
"Sasuke kenapa kamu berbohong pada Sakura sih? Bola basket kita kan sudah sangat banyak, jadi nggak perlu membeli yang baru" tanya Neji
"Sepertinya aku harus mulai terbiasa untuk tidak bersamanya karena kami akan putus pada hari valentine nanti" jawab Sasuke
"Tapi kamu menyukai Sakura kan?" tanya Naruto
"Hm….sepertinya begitu"
"Lalu kenapa kalian harus putus segala dong?" tanya Neji heran
"Ya karena itu perjanjianku dengannya, bahwa kami akan putus tepat pada hari valentine nanti"
"Tidak peduli apapun perjanjian yang telah kalian lakukan, kalau kamu memang suka dia kamu nggak boleh melepaskannya" kata Naruto
"Aku tahu itu. Tapi dia punya seseorang yang menunggunya, begitu juga denganku"
"Cinta pertama ya?...eh Sasuke bagaimana kalau ternyata Sakura itu cinta pertamamu?" tanya Naruto
"Aku harap juga begitu. Tapi apa yang akan terjadi nanti semoga saja nggak ada yang terluka" kata Sasuke singkat
"Lalu bagaimana denganmu dan Hinata, Naruto?" tanya Neji
"Gimana……….ya….hm…..aku nggak bisa bilang soalnya kamu kan sepupunya"
"Huh kamu ini. Aku serius nih, kamu suka Hinata kan?"
"He….he iya begitulah"
"Huf kalian enak sekali ya, cewek yang kalian suka sepertinya juga suka sama kalian" keluh Neji
"Loh lalu bagaimana dengan Tenten? Kamu suka dia kan?" tanya Sasuke
"Iya. Huf…….tapi sepertinya dia benci banget sama aku" kata Neji sedih
"Tapi kamu tahu nggak kata orang jarak antara benci dan cinta itu sangat tipis loh. Lihat saja aku dan Sakura yang dulu selalu bertengkar dan saling benci, sekarang aku malah suka sama dia" jelas Sasuke
"Iya Neji jangan sedih dong karena mungkin Tenten juga punya perasaan yang sama denganmu" hibur Naruto
"Hm mudah-mudahan saja begitu tapi kalau dia memang membencikum, sepertinya aku harus jaga jarak dengan dia" kata Neji
"Valentine nanti, apa yang bakal terjadi ya?" kata Naruto sambil menatap ke atas
End of chapter 4
Akhirnya sampai chapter 4 juga he…he. Rencananya sih fic ini akan berakhir di chapter 5 atau 6.
Oh iya sekedar informasi bagi kalian yang suka cerita romantic/drama seperti ini jangan lupa baca juga fic gue yang lain. Judulnya I Love My Best Friend tentang cinta segitiga Sasuke-Sakura-Naruto semuanya ada 7 chapter dan sudah tamat. Dan yang penting REVIEW nya ya!
Ayo REVIEW REVIEW REVIEW REVIEW REVIEW REVIEW REVIEW
He…he sekarang aku jadi gila review nih
