Up! Amnesia ka? Chapter 4!
Summary: Karena kesalahan fatal dari Yuuko, Takamina mengalami AMNESIA! Ditambah lagi, konser member penerus tinggal 12 jam? Waduh, gimana nih?
Disclaimer: AKB0048 itu punya Akimoto-sensei!
Warning! Kegajean jalan cerita, typo, dan lain-lain, pokoknya yang gak beres! Author kan gak beres :v
Author's Note: Oc~ Bales repiew dulu :v
Shironyan: Yey~ WmidgetShippers xD Tos dulu yok~ *PLAK* Saya gak bisa bikin Lemon. Selain gak profesional, komputer gak memadai (di tempat yang amat sangat gak aman)
SweetTran: Tembok Cina? :v Gak ada tembok Cina di Akibastar(?) Idemu telah kumasukkan xD
TwinTail: Yuuko must crazy to the MAX! xD Harus mirip sama original donks~ Kisu adalah salah satunya~ Idemu udah saya masukkan ke chapter 3~ Dan~~
TIADA YANG BOLEH MENCIUM TAKAMINA KECUALI YUUKO DAN KANATA! #PLAK
Momoka-chan: Arigatou nee~ Saya juga suka ceritamu nak :v
Ayame Yumesaki Present
Amnesia ka?
Chapter 4, Apa yang terjadi?
Yukirin terduduk di ruang latihan. Ia tidak percaya apa yang ia lakukan. Membuat semuanya kacau! Seharusnya ia tidak mengumbar soal 'itu'. Ya masalah Takamina hilang ingatanlah, masa' masalah dia sekamar sama Mayuyu? Tidak, Yukirin tidak akan pernah menceritakan urusannya sendiri dengan Mayuyu. Dan Mayuyu sendiri facepalm. Kenapa mamanya bisa sepolos itu?
Memberitahukan hal yang tidak boleh diberitahukan pada siapa pun!
"Ano.. Jadi.. TAKAMINA-SAN GIMANA!?" Kanata mulai lagi lebay-nya. Kalau udah bicara soal Takamina, dialah yang terlebay. Jangan pernah mengajak bicara Kanata soal Takamina atau lebaynya kambuh(?)
This is warning, you know?
"Kurasa, harusnya, Takamina gak apa-apa.." ucap Yukirin lemas.
Mari kita mundur ke belakang. Di chapter 2, Yuuko bilang mereka akan mengadakan Gladi Resik kan? Nah, Kanata ikutan Gladi Resik ini demi kehidupan per-Idol-an Idol tercintanya (yo dawg), Takahashi Minami ke-5.
Biar jelas, Author kasih flashback aja deh.
~ Flashback
"Kemana Takamina?" tanya Tsubasa-san to the point.
"Err—Lagi.. Keramas.." jawab Sayaka kemakan iklan. Iklan sampo itu lho, yang ada artis ganteng mejeng di depan pintu rumah sambil bilang "lagi keramas"
Reader: ITU BEDA FANDOM!
Oh, beda ya.. Hehe~ Maaph masih terbawa~
"Keramas? Sayaka, aku serius!" ucap Tsubasa-san sambil melotot. Sayaka pun sembunyi dibalik Nyan-Nyan. Karena Tsubasa udah kayak malaikat kematian yang bersiap menarik nyawanya kapan saja.
"Takamina lagi ke—toilet! Iya, toilet!" jawab Sae buru-buru. Sebelum Sayaka dimakan.
"Oh, kapan dia balik?" tanya Tsubasa tajam. Mampus. Ampe abad jebol juga gak akan balik itu si Takamina. Yang ngurus aja salah orang, gimana mau balik? Yang ngurus Yuuko, elo ngarapin dia balik selamat. Ada juga, di 'makan' duluan sama tuh mbak.
"Err—Sebentar lagi, mungkin.." ucap Sae pelan pada kata 'mungkin'.
17 menit kemudian..
"SAE! KAGAK BALIK-BALIK ITU!" bentak Sayaka esmosi. Hidupnya di tengah jalan neh - ucap Sayaka sendiri.
"Mana gue tau! Kan Yuuko-san itu yang ngejar dia!" ucap Sae polos tapi tumben bener. Tsubasa-san menggerutu saja menunggu calon pasangannya yang kagak balik-balik. Karena diculik sama Yuuko.
Yukirin dan Mayuyu masuk ke TKP dengan tampang gak niat, kalau Mayuyu emank gitu sih tampangnya. Namun Yukirin? Kayaknya ada yang salah dengan mama AKB yang merangkap jadi dokter ini. Ia jarang melakukan hal seperti ini. Mungkin kali ini karena Yuuko?
"Yukirin, kau kenapa?" tanya Tsubasa-san kebingungan. Tumben.
"Sudah terlalu lama aku menunggu.." ucap Yukirin menunduk. Mayuyu tidak berkata apa pun.
Tsubasa, Sae dan Sayaka pun terdiam. Apa maksud Yukirin? Jelas mereka gak ngerti, apalagi perubahan si Yukirin terlalu tiba-tiba. Dan.. Kayaknya ada yang mencurigakan.. Tsubasa pun mendekati Yukirin, melihat apa yang sebenarnya terjadi pada gadis-wakil-komandan-Flying-Get ini.
"Yukirin?"
"Tapi Yuuko-san tidak pulang juga.."
Matte, Elo pikir Yuuko itu bang toyib? Tsubasa langsung ingin menabok Yukirin karena telah menghina musuh beratnya itu. Lho? Kok musuh dibela?
"Emanknya Yuuko kemana?" tanya Tsubasa bingung. Bener juga sih, daritadi dirinya tidak melihat Yuuko.
Apa jangan-jangan..
"Sama Takamina-san, Nagisa dan Chieri di dorm.."
Eh buset? Di Dorm!? JAUH BANGET!
"Ngapain mereka disana?" tanya Tsubasa bingung.
Udah Center, kabur LAGI!
"Balikin ingatan Takamina-san.." ucap Yukirin yang entah bener apa salah.
Tanpa sadar, Tsubasa sudah menghilang dari sana.
~ End of Flashback
"Mending.. Kita balik ke dorm aja yuk" kata Sae penasaran pada ayangnya emak Yukirin. Yukirin pun langsung meluk Sae.
Kanata berbinar. Sudah 100 tahun (baca: 100 menit) semenjak ia bertemu dengan ayangnya tercinta, papa Takamina. Walau hanya 1 menit, namun itu terasa seperti 1 tahun. Maka ia pun segera berlari dari ruang latihan dan menuju ruang ganti.
Berhubung karakter utama di chapter ini Kanata, kita ikutin yuk :v
~AKB0048~
Di tempat Kanata berada, ada 3 manusia yang juga sedang mengganti pakaiannya. At_kojiharunyan, At_tomo_coco73 dan At_mariko_dayo. Silahkan di follow kalau mau(?). Ok, mereka yang gue maksud adalah Kojippa, Tomochin dan Mariko-sama a.k.a Mimori. Kita semua tau kan Mimori dan Kanata itu tidak akan pernah terpisahkan sampai akhir hayat nanti?
"Kira-kira, Takamina-san bisa perform besok gak ya?" tanya Mariko menduga-duga.
Kasus 1, yang menangani itu Yuuko. Kasus 2, kita semua tau Yuuko itu rada-rada pedo gimana gitu. Kasus 3, teman kerja Yuuko, Chieri dan Nagisa, sulit dipercaya. Kenapa juga harus NagiChie sih, Yuuko -_-? Kayaknya ada yang salah sama otak Yuuko nih. Kasus 4, Tsubasa udah ngamuk nih pasti gak pake kagak :v
"Aku ingin melihat Takamina-san-ku bernyanyi lagi di atas stage T^T" ucap Kanata galau. Secara dia tidak diizinkan untuk melihat sang mini-captain.
Jelas, Yuuko gak mau kehilangan korban makanannya.. Maksudnya ya.. Pada tahu kan?
"Berharap saja supaya Taka-nyan pulang selamat~" ucap Kojippa sambil mandang-mandang badan Tomochin gituh.
*DUAAAKKKK!*
Ada yang menghancurkan pintu(?). Kelihatannya suara itu dari AKB dorm.
Tunggu, ledakan dari AKB dorm bisa sampai ke AKB Theater? Luar binasa!
"Siapa tuh?" tanya Tomochin.
"Wah, jangan-jangan Tsubasa-san lagi~" jawab Mariko-sama dengan facepalm. Mungkin saja itu beneran Tsubasa-san.
Kanata –dengan tekad tinggi- langsung berlari keluar ruang ganti (tentu saja udah ganti baju -") dan berlari menuju dorm. Gua rasa Kanata juga udah stress. Dan kita semua tahu untuk apa. Melihat nasib dorm tersebut.. Dan juga calon pacarnya dan senpainya itu.
AKB0048
"Ya ampun, ini dorm kenapa?" ucap Kanata.
Yang dapat terlihat di depan mata Kanata hanyalah sebuah dorm yang berantakan. Kelihatannya hasil ledakan emosi dari seorang gadis kurang dari 150 cm. Hanya dari tingginya kita semua udah tau kan? Kelihatannya.. Dia benar-benar menghancurkan dorm tersebut.
"Ada..apa ini..?" tanya Kanata bersweatdrop-ria.
"Kanaaataaaaa~~! HOEEEEE~~" Takamina langsung mewek sambil meluk-meluk Kanata gimana gitu. Yang dipeluk cuma terbawa ke La-La Land*.
Yuuko, yang muncul dari balik puing-puing itu pun langsung membara. Calon pacar a.k.a istrinya malah selingkuh. Tidak hanya Yuuko, Tsubasa-san juga. Calon-makanan-nya diembat oleh seorang kenkyuusei! INGAT! KENKYUUSEI! Tiba-tiba, Akibastar mati lampu dan seluruh penduduk + penunggu Theater ketakutan amat tinggi!
"Takamina-san, ada apa?"
"Tadi aku dicium Yuuko! Di mulut lagi T^T" Ucap sang mini-kapten sambil mewek gak jelas. Baginya, dicium Yuuko bagaikan dicium singa ganas dan dapat membuat dirinya tewas seketika.
"APUAH!?" Kanata menyemburkan air kuah(?) ke muka Takamina. Yang disembur hanya mencoba menampar sang penyembur.
"Gak usah pake kuah!"
"Maaph, replek"
Dan Kanata alay mode on pun dimulai kembali.
Yak pemirsa, didekat saya, ada pertarungan antar dua kubu yaitu kubu Eyang Subur dan kubu Adi—Maaf, kebanyakan nonton inpoteimen jadinya begono. Maksud Author, di dekat saya, ada pertarungan antar dua kubu yaitu kubu Yuuko-Tsubasa dan Kanata-Takamina. Disaat tiga anak disana membara, Takamina senyam-senyum gak jelas sambil nangis buaya.
"Kanata! Kembalikan pacarku!" ucap Yuuko sebagai penantang.
"Tidak, aku tidak mau menyerahkan Takamina-san kepada kalian berdua yang mencoba melukainya" balas Kanata sambil memegang erat sang mini-kapten.
"Shinonome Kanata! Jangan bicara yang macam-macam, lagipula, jangan menggenggamnya terlalu erat!" kata Tsubasa.
"Aku bilang tidak mau YA TIDAK MAU!" Kanata pun melempar segala benda yang berada di dekatnya(?) dan Yuuko dengan cantiknya menghindarinya,
Demi calon-pacar tercinta(?)
"Kanata~ Aku ada di sebelahmu :')" ucap Takamina menyemangati (atau memprovokasi?) keadaan ini.
Pertarungan berlanjut untuk 40 menit ke depan, dan Tsubasa baru nyadar. Takamina kok senyam-senyum gak jelas gimana gitu mulu sih?
"Matte, Takamina, kenapa elo ketawa?" tanya Tsubasa.
"Ahahaahaha! Gue gak nyangka! Ternyata elo pada gampang banget di tipu!" ucapnya sambil menahan ketawa.
Yuuko sama Kanata terdiam. Di tipu?
"Jadi sebenarnya.. Elo kagak hilang ingatan?" Yuuko pun berfacepalm ria.
"Ya iyalah, kalau nggak, kenapa gua marah habis loe cium gue?" tanya Takamina setengah-polos.
Mimpi buruk Yuuko pun dimulai..
.
.
.
.
To be next stage!
Owatta desu! TvT
Akhirnya! Akhirnya! Akhirnya saya update juga!
Saya hiatus lama banget.. T_T
Chapter terakhir ada di chapter 5! Sabar tunggu ya~ 3
Hai~ Matta nee ^0^
