Chap 4 : The Ruined Frontline

Disclaimer : LS punya Gemscool

Chap 4 is up Readers, klo ada yg mau tanya kenapa Vero mesti jadi yg protes ke Author sebenarnya itu biar menceritakan kesialannya

"Vero" : Hey! Jgn ceritain itu dong

"Author" : Urusan ku lho kan fanfict ku

Well enjoy this one

5

4

3

2

1

Start

Di front line sedang terjadi peperangan yg menegangkan

"Bagus" :We need air support

"Readers" :Kok Jadi inggris?

"Author " :Biar aneh aja

"Bagus,Bagas,Agus,Budi":Woi ini perang woi

Diulang

"Bagus" : Kita butuh bantuan udara!

"Bagas" : Pangilen lho.

"Bagus" : Acc ku ilang.

"Bagas" : Owalah.

"Budi" : Yiiiihaaaa! pergi kalian semua muahahahaha!

"Bagas" : Retreaaat!

"Agus" :Kalian tidak bisa kabur hahaha!

"Prajurit 1,2,3" : kami hadang dia! komandan cepat kabur!

"Bagas" : terima kasih, aku tak akan melupakan kalian semua.

2 hari kemudian mereka sampai di sebuah Perdesaan.

"Bagus" : Akhirnya sampai di kota, ke bar ah.

"Bagas" : Jgn lama-lama kita akan berangkat bila kita punya suplai yg cukup,

Dan carilah pasukan sukarela klo bisa.

"Bagus" : Ok Boss.

Di bar kota

"Bagus" : (nah disini biasanya banyak pasukan bayaran) bang Sampange 1 ama pasukan bayaran 1.

"penjaga bar" :Lu pikir bakso apa disini jarang banget ada pasukan bayaran.

"Bagus" : Sekarang ada berapa *hiks*.

"penjaga bar" : Ada 2 yg satu seorang musketeer yg satu pro westler Cuma boleh ngajak 1.

"Bagus" : 1 berapa*hiks*an.

"penjaga bar" : 31.500 peso untuk musketeer, 37.200 peso untuk pro westler.

"Bagus" : Mahal amat gak jadi deh.

"Bagas" : Woy gus! dah mau berangkat nih.

"Bagus" : Ok.

5 hari kemudian mereka samapai di base camp legiun

"Vero" :Lho kalian kok disini? gimana Frontline nya?

"Bagas" :Musuh terlalu kuat, kita terpaksa kabur.

"Vero" :Berarti perasaan ku bener

"Rani" : Ada apa nih? masih jam 1 pagi kok ribut-ribut?

"Vero" :Frontline dah diambil musuh.

"Rani" :Oh gitu.

"Vero" :Kok oh gitu, klo frontline diambil kita bisa kalah

Seamentara itu di frontline.

"Budi" :hahaha dengan begini musuh pasti lebih lemah

"Agus" : Iya dan tumben Author gak manggil aku Agustus

"Author" : Lho katanya ngak mau klo gitu dibawah ini diganti jadi Agustus semua

"Agustus" : Sapa bilang mau kan Cuma heran Author sialan

"Budi" : Udah-udah gak usah tengkar

SFX: Bum

"Budi" :Gawat musuh menyerang

"Prajurit 4" :Bukan komanadan tadi masih banyak ranjau terpasang disini

"Budi" :Oooh.

Berita telah sampai di base camp orde.

"Andi" :Seeeep mereka berhasil.

"Rudi" :Hebat, tak kusangka 2 orang bodoh itu berhasil

"Andi" : Iya padahal mereka orang yg menjadi gila bila bertarung

"Rudi" :Sepertinya mereka sungguh sungguh kali ini

To

Be

Continued

"Agus" : Ini kemenangan yg harus di rayakan.

"Author" : serah kamu Agustus.

"Agus" :Lagi mangil aku gitu

Klo ada yg kurang jelas mohon maaf karena kehabisan untuk bagus

"Bagus" :Apa mangil manggil

"Author" :Ih sapa yg manggil GR

Well better say than sorry