Annyeong haseyo! Ucchan balik ngebawa chapter 3! Mian… lama banget ya updatenya? Eekekke, Ucchan punya berita bagus nih! Nanti tanggal 4 atau 5, Ucchan udah pasang modem yang terjamin kecepatannya! Nyahahahah! Tentu saja setelah menjilat umma Ucchan~!

Hiks... ini masih minjem modem sepupu Ucchan! Nyebeliiiin~! XC

Mana empu modemnya cerewet banget!X( Terpaksa beberapa Ucchan edit ulang... = ="

Hem, hem, jadi tolong chingudeul bersabar ne. Ucchan akan berusaha lebih baik lagi!

Nah, silahkan di baca deh! Review ya~! Flame juga boleh deh. Ucchan butuh masukan!

RnR~ please?


:::

UCCHAN MEMPERSEMBAHKAN:

HOUSE LOVE

Chapter 3: Loveless


RATED: T~


MAIN PAIR: KyuSung


OtherPair: Akan muncul seiring jalannya cerita~!


Genre: Humor(kayaknya), Romance (picisan), Hurt/Comfort (seiprit)


Disclaimer: God, Parents, SM, ELF. Except Yesungie! HIS MINE! #PLAK


Warn!: Gaje, OOC, Humor garing, tidak mengikuti EYD dengan baik, Bahasa Korea yang amburadul, Typo, bahasa ribet, dlsb.


DLDR!

:::

SELAMAT MEMBACA, CHINGUU~! SIAPKAN OBAT TETES MATA, NE!


SOMEONE'S POV: ON


"Hei, apa kamu yakin akan melakukannya…?" tanya namja jangkung di sampingku. Aku menyeringai evil sambil mengangguk.

"Ne, aku yakin!" jawabku. "Sudah! Sana pergi sebelum dia keburu keluar kampus!" usirku sadis. Temanku itu kemudian berlalu sambil menggerutu.

"Chagi… lihat saja. Aku akan membuatmu berpaling lagi padaku!"


SOMEONE'S POV: OFF


YESUNG POV: ON


Aku berjalan gontai keluar kampus. Hari sudah menjelang malam…

Aku jamin, keadaanku pasti sangat menyedihkan sekarang! Aku menghela napas dengan berat. Aiiish… berkurang lagi kebahagiaanku…

Bagaimana caranya aku menemukan si Sung- Sung siapa tadi? Sungkem? Ahhh! Salah, si Sungmin! Eh? Namanya itu 'kan? Aku mengerutkan alisku. Ah, masa bodolah… yang terpenting sekarang bagaimana caranya aku menemukan namja manis itu. Hhh… kenal saja tidak… bagaimana aku mau tahu tempat dia biasa nongkrong?!

Dasar memang Mr. Seenaknya! Devil! Namja bermuka dua! Iblis! Setan! Anak umma! Tukang narsis! (Author di bakar SparKyu)

Ommona… bagaimana ini, Tuhan…?

Aku melangkahkan kakiku ke tempat parkir. Tiba-tiba aku mendengar suara seseorang…

"Tolooong! Seseoraaang~ tolong akuu~!" aku mengerutkan alisku. Suara cempreng milik siapa tadi? Namja? Aku mengedarkan obsidianku dengan susah payah. Gelap. Sialan, aku lapar! Ah, bukan saatnya memikirkan itu! Aku celingukkan. Aiish, di mana?!

Aku melanjutkan usahaku dengan memanggil-manggil orang itu, "Miaan! Anda ada di mana?"

"Di sini! Aaa~hhhh, syukurlah ada orang!" dan yang ku lihat selanjutnya adalah… namja setinggi tiang listrik, dengan wajah imut nan memelas, tengah berlutut di samping sebuah mobil. SIAPA DIA?!

"Tolong bantu aku! Anakku terjebak di dalam mobil! Huwee~! Dia bisa mati! Jebal! Tolong aku!" ujarnya memelas sambil menunjuk sebuah mobil sedan berwarna hitam di sampingnya. Aku melongo. Anak? Namja ini…

"Apakah anda… kawin muda…?" tanyaku dengan wajah cengo.

"H-hah?! Eh, i-iya…" jawab namja itu gugup.

"Dengan siapa?" tanyaku lagi. Sungguh! Aku penasaran!

"U-um… itu… dia, dia sudah meninggal! Huweee~" namja itu dengan gaje menangis histeris. Dia jatuh terduduk sambil memegangi wajahnya.*Hiperbolis sekali~* Waaa! Aku harus minta maaf!

"Mi-mianhamnida… saya tidak tahu…" ujarku panik sambil menunduk.

Namja itu melirikku dengan ekor matanya sambil berucap, "Gwenchana Yesungsshi…"

Hah? Darimana dia tahu namaku? "Mi-an? Bagaimana anda tahu nama saya?"

Namja itu dengan panik langsung mendorongku mendekati mobilnya. "I-ituuu! Anakku mau matii! Tolong bantu aku membuka pintunya~!" pinta namja itu memelas. Aku menatapnya. Dia langsung membuang muka. Hng… apa dia sedang PMS ya? (Auth+Reader: Yeppa pabbo!)

Akhirnya karena kasihan, aku memutuskan untuk membantu namja imut itu. "Arraseochakkaman, saya mau lihat keadaan anak anda dulu," aku mengintip kedalam mobil.

Gelaap! Kenapa sih, mobil-mobil zaman sekarang pakai kaca gelap?! Bikin susah saja! Rutukku dalam hati. Hhng… oke, memang ada bayangan anak kecil di dalam mobil itu. Hajiman… tidak jelaa~s! Aku merogoh sakuku.

Beberapa saat kemudian aku mengeluarkan jepitan rambut dari sakuku. Jangan tatap aku dengan pandangan begitu! Yang jelas aku ini bukan namja seperti itu! Oh ya, jepitan ini aku dapat tadi di jalan. (Hah?)

Aku dengan lincah, mengorek-ngorek(?) lubang kunci itu. Aku tidak menyadari namja jangkung di belakangku sudah menyeringai penuh ke evilan.

Berhasil! Aku membuka pintu mobil itu dengan tergesa-gesa. Aku mengkhawatirkan keadaan bocah itu.

Dan saat pintu terbuka, yang ku lihat adalah… boneka? Ne, boneka beruang seukuran anak umur 5 tahun! Aku cengo. Apa-ap-

SREREEET (?)

YAAK! Siapa yang membekapku?! Aku merasakan ada tangan yang membekapku dengan sehelai sapu tangan merah. Namja tadi?! Uugh! Bau! WOI! Kapan terakhir kali kamu mencuci sapu tanganmu, heh?! Aku ingin teriak begitu~! Tapi, tapi, tidak bisa bicara!

"Hmmph!" aku berusaha berontak. Tapi, siaaal! Tenaganya lebih besar!

BRUGH!

"Auuh!" aku meringis saat namja jangkung itu mendorongku ke kursi depan tempat boneka tadi berada.

Enak saja main dorong-dorong! Apa sih maumu! Ku kirimkan deathglare terbaikku pada namja jangkung itu. Aku hendak berdiri, tapi tangannya sudah terlebih dahulu mengunciku! "U-uh…"

Sialan! Kesadaranku mulai menipis! Uuh… kok pandanganku mulai kabur ya…?

"U-umma… appa… Ddangkomma(?)…" panggilku lemah sebelum benar-benar pingsan.


YESUNG POV: OFF


Namja jangkung itu menatap Yesung dengan seringai evil.

'I gotcha!' batinnya senang. Dia berbalik dan masuk kedalam mobil sedan hitam itu. Di tatapnya Yesung sebentar, lalu mulai mengikatnya dengan tali tambang yang teronggok manis di kursi belakang.

Menyeringai evil, lalu mulai menjalankan mobilnya.

Mobil sedan itu meninggalkan area parkiran, dan melaju menuju suatu tempat yang telah di rencanakan sang namja jangkung dengan temannya.


'Hng…' Yesung mengerjapkan matanya. Dia merasa sakit di kepalanya. 'Di mana ini…?'

'Mobil…?' Yesung berusaha mencerna keadaan. 'Apa sedang ada study tour? Hng…'

Seketika mata Yesung membelalak setelah selesai mencerna keadaan. Kenapa dia terikat?!

"W-WAA! Di mana in-"

JEDUG!(?)

"Auhhh…" uri little turtle entah terlalu bersemangat atau apa, malah buru-buru berdiri dan membuat kepala besarnya terantuk atap mobil. Namja imut di sampingnya tengah berupaya menahan tawa.

"Sudah sadar, Yesungsshi?" tanyanya sambil masih fokus di jalan. Yesung melirik namja itu dengan kesal.

"Le-pas-kan a-ku!" desis Yesung dengan sorot menakutkan. Namja itu tersenyum meremehkan.

"Ani, Yesungsshi. Aku tidak bisa. Ada teman yang memintaku untuk membawamu," terang namja itu. Yesung mendelik kesal.

"Mwo?! Wae?" tanya Yesung tidak terima. Dia berusaha berontak. 'Sialan! Ikatannya kencang sekali!' Yesung menggeram. Ggrrr! Awas saja kalau ikatan ini terbuka! Yesung akan menghajar wajah imut namja di sampingnya ini!

Dan siapa tadi? Temannya yang menyuruhnya? Ooh! Tunggu saja! Yesung sangat menakutkan kalau dia marah! Camkan itu baik-baik! Raaawr~! #PLAK

"Hm~ hm~! Mian Yesungsshi. Tapi kau tidak akan bisa melepaskan diri lagi~," namja itu menyeringai sadis. "Soal kenapa… haha, aku tidak tahu. Kau boleh bertanya pada temanku itu jika kita sudah sampai!" jelasnya singkat.

"Mwo?! Kalian penculik! Mau apa kalian?! Membunuhku?! Memperkosaku?! SHIRREOOO~!" pekik Yesung kesal. Namja itu tetap tersenyum simpul.

"Maybe?" kata namja itu dengan seringai evil. Wajah Yesung berubah pucat. Maybe?! Gampang sekali namja ini bicara! Apa dia tidak tahu, Yesung langsung panas dingin mendengar kata-kata sadisnya?!

"Tolooong! Siapa saja! Tolooong!" pekik Yesung takut pada orang-orang yang berlalu lalang dengan ramai di luar mobil. Dia takut sekarang! Tapi sekeras apapun dia berteriak, tetap tidak ada yang menyadari keberadaannya. "Aiiish! Kenapa tidak ada yang mendengarku?!"

"Karena, Yesungsshi~… kaca ini kedap suara. Sudah. Pasrah saja~…" balas namja itu sambil bersenandung senang.

'Shit!' akhirnya mau tak mau, Yesung menutup mulutnya rapat-rapat. Menyiapkan tenaganya untuk mengomeli siapa saja yang berada di belakang 'penculikkan' ini. Di acuhkannya namja jangkung di sampingnya yang sedari tadi mengajaknya bicara. Biarin! Biar namja jangkung itu bicara sendiri saja! Yesung tidak mau tahu!

'… Apa Kyu akan khawatir ne…?' batin Yesung. Yesung menggeleng keras. 'Tidak mungkin… hajiman… apa dia akan khawatir karena aku tidak pulang-pulang ya…?'


Yesung mendengkur halus. Perjalanan yang terlampau jauh dan perutnya yang berbunyi terus-menerus, benar-benar menguras tenaganya!

Dalam mimpinya, Yesung bermimpi tentang Kyuhyun sang iblis kejam yang menjadikan Yesung babunya. Kyuhyun mau makan, Yesung harus jadi mejanya(?). Kyuhyun mau tidur, Yesung harus jadi gulingnya. Kyuhyun mau mandi, ya Yesung tunggu di luar! Enak saja!

Ciii~t

Mobil berhenti dengan perlahan. Kini mobil sedan hitam itu tengah terparkir di area parkir sebuah mall ternama di Seoul. Namja jangkung itu menatap wajah Yesung yang tampak seperti malaikat. Begitu tenang… akan indah sekali andai saja tidak ada iler yang menetes di sudut bibir kissablenya.

'Manis…' oke, namja jangkung itu harus mengakui pesona seorang Kim Jongwoon! Namja itu menggeleng pelan, lalu menghela napas berat.

"Yesungsshi…" dengan lembut, di tepuknya pipi chubby Yesung. "Yesungsshi… ireona. Kita sudah sampai…"

Yesung mengerjap-erjapkan sarang obsidiannya dengan imut. Berusaha membiasakan bias cahaya di retinanya.(Author baru belajar Biologi) Setelah selesai beradaptasi Yesung menatap namja itu dengan sorot menakutkan. Namja jangkung tadi hanya memandang bosan sorot mata Yesung.

Yesung menatap tali yang masih mengikat tubuh mungilnya, seakan mengisyaratkan namja jangkung itu untuk melepasnya.

"Oh iya, hehehe, mianhae. Aku lupa~" dengan senyum tidak berdosa, namja jangkung itu turun dari mobil, dan melangkah memutar ke tempat Yesung.

Di bukanya pintu mobil, dan menampakkan sosok Yesung yang tengah tidak berdaya. Dammit! Posisinya terlalu menguntungkan! Ingin sekali namja jangkung itu menerkam Yesung, jika tidak mengingat bahwa dia masih di bawah pengawasan teman evilnya itu.

"Mianhae ne, Yesungsshi~" ucapnya sambil melepaskan ikatan Yesung.

Merasa ikatannya lepas, Yesung tanpa basa basi langsung melompat menerkam sang namja jangkung. "HIAAAT!" teriaknya gaje.

Namja jangkung yang belum ada persiapan itu, langsung jatuh terduduk dengan posisi Yesung bertahta(?) di atas perutnya. Yesung menyeringai sadis. Bukankah sudah dia bilang untuk tidak meremehkannya?! Namjachingu author ini sangat menakutkan ketika marah! Hahaha! #di rajam readerdeul

Baru saja tangan Yesung hendak menghias wajah namja di depannya ini dengan luka lebam, sebuah suara yang sangat di kenal Yesung terdengar, "Pabbo, kau mau membunuhnya, huh? Lakukan saja. Kkkk… Mian. Bercanda~!"

'Suara menyebalkan nan merendahkan ini!' Yesung berbalik dengan wajah garang. Masih dalam posisi menduduki namja tadi.

Choi Kyuhyun! Namja tampan –yang menempati nomor satu urutan orang yang paling terakhir ingin Yesung lihat– itu tengah bersandar di dinding beton sambil memasukkan tangannya dalam saku. Senyum evil tersungging jelas di bibir seksinya~ #Slaped

"Choi Kyuhyun…" desis Yesung sinis. "BISA KAU JELASKAN INI…?" sambil tersenyum (baca: menyeringai) manis, Yesung menunjuk namja jangkung di bawahnya dengan telunjuk mungilnya.

Kyuhyun terkekeh sedikit lalu berkata, "Dia temanku, pabboya! Woi! Perkenalkan dirimu!"

Namja yang tengah di duduki Yesung mendengus sedikit pada Kyuhyun. Dark chocolatenya lalu menatap Yesung dengan lembut. "Mianhae terlambat memperkenalkan diri, Yesungsshi~! Max Changmin imnida. Kamu bisa memanggilku EvilMin!" seringai namja yang bernama Changmin itu.

"EvilMin…?" ulang Yesung heran.

"Nde, kami berdua tergabung dalam duo evil. Nama panggilanku EvilKyu~…" jelas Kyuhyun sambil tetap memamerkan senyum evilnya.

Yesung mengacak rambutnya frustasi. Ommonaa! Yesung telah memasuki rumah yang salah! Sangat salah! Tuhan, Tuhan… tolong beri Yesung kesempatan satuuu kali saja untuk kembali ke masa lalu! Sungguh, Yesung tidak pernah berharap untuk terlibat dengan orang-orang seperti ini!

"Oh ya, kerja bagus Changmin ah!" ujar Kyuhyun. Changmin mengangguk dengan seringai evil. Yesung menatap dua namja itu bergantian. Oh iya! Yesung harus mengomeli Kyuhyun! Dasar Mr. Seenaknya!

Yesung bangkit dari posisi duduknya. Changmin bersungut-sungut saat Yesung bangkit. Padahal tadi posisinya sudah nyaman. Dasar magnae mesum! #PLAK

Yesung menghampiri Kyuhyun dengan latar belakang api.

"NOE! Apa maksudmu menculikku hah!?" bentak Yesung pada Kyuhyun.

Kyuhyun mendelik, "Untuk melaksanakan misi, pabbo!"

"Misi?! Misi apa?!"

"Misi menguntit Sungmin! Biasanya dia sering berkeliaran di sekitar sini!"

"Mwo?! Apa kamu tidak punya cara yang lebih baik, hahhh!?" sembur Yesung.

"Jangan bikin hujan lokal dong, pabbo! Memang kamu akan mau dengan sukarela begitu?!" balas Kyuhyun tidak mau kalah.

"Aiish! Tapi tadi itu aku sampai sport jantung, pabbo! Pabbo! Pabbo! Namaku KIM YESUUUUUNG! Dasar Mr. Seenaknyaa~!" jerit Yesung histeris.

"Aku tidak tanyaa ituuuu! Masa bodo dengan namamu! Dan jangan panggil aku Mr. Seenaknya! Namaku itu CHOI KYUHYUUUUN!" balas Kyuhyun ikut-ikutan histeris.

"Bla, bla, bla, bla-"

Akhirnya pertengkaran mulut itu tidak terelakkan. Changmin menatap dua namja itu dengan bosan. Aiish, jangan bilang dia harus turun tangan di pertengkaran anak kecil begini?! Changmin menghela napas. Dia mendekati dua namja itu dengan senyum evil.

PTAK!

Changmin mempertemukan dahi Yesung dengan dahi Kyuhyun dengan romantis.(?)

"Auuuuh!" ringis dua namja itu sambil memegangi dahinya yang memerah. "YA! Apa yang kau lakukan, heeh!?" bentak mereka kompak pada Changmin.

"Menenangkan kalian." jawab Changmin enteng. Yesung dan Kyuhyun kini sibuk menjedotkan kepalanya di dinding.

"Hhh… aku mengerti sekarang dengan nama panggilanmu Changminsshi…" Yesung menghela napas berat. Obsidiannya lalu menatap Kyuhyun dan Changmin bergantian dengan sorot penuh selidik. "Aku tidak yakin tujuan kalian menculikku hanya itu…"

Kedua namja itu langsung melempar pandangan panik satu sama lain. Yesung menyeringai.

"Aku, menunggu~" ucapnya santai.

"B-benar kok… hanya itu…" ucap Changmin pelan. Kyuhyun mengangguk membenarkan ucapan Changmin. Yesung mengerutkan dahinya.

"Oh-ya…?" Yesung melempar tatapan penuh intimidasi pada dua namja di depannya ini.

"…" mereka berdua diam dengan keringat dingin bercucuran. Yesung menyeringai semakin lebar.

"Kalian tidak mau memberitahuku, huh?" tanya Yesung. Mereka berdua masih membisu. "Oh ya, apa kau tahu Changmin ah? Kyuhyun kemarin malam itu-"

"WAAA! Iya iya! Oke, oke, tujuan utama kami… adalah mengisi game PSP kami…" Kyuhyun dengan panik, berusaha menghentikkan mulut 'nakal' Yesung. Changmin melongo tidak mengerti.

"Hanya itu? Lalu kenapa menculikku segala?" Yesung menaikkan sebelah alisnya dengan heran. Kyuhyun mengacak rambutnya frustasi.

"Aiiish! Pabboya! Jeongmal pabbolika Yesung! Bukankah aku sudah bilang?! Kita punya misi membuat Sungmin cemburu!" pekik Kyuhyun penuh emosi.

"Oooh, ya sudah. Tidak perlu emosi, Kyu. Nanti cepat tua loh." kata Yesung dengan sorot mata dan senyum tidak berdosa.

Ommona… tolong berikan Kyu kesabaran dalam menghadapi namja manis di hadapannya ini… tolong jangan biarkan Kyu masuk rumah sakit jiwa hanya karena mendengar celoteh-celoteh yang keluar dari bibir cherry namja manis ini! Aiiish

:

:

Oke, kini posisinya, Yesung, Changmin, dan Kyuhyun tengah berada di depan sebuah game center untuk PSP. Ah, lebih tepatnya Yesung hanya memandang bosan hal-hal di hadapannya. Sementara Kyuhyun dan Changmin dengan heboh memilih-milih game apa saja yang akan mereka isi. Benar-benar childish!

Yesung akhirnya lebih memilih menunggu di luar game center itu. Namja manis itu duduk di sebuah kursi panjang yang terletak persis di samping game center itu sambil bertopang dagu. Di pandanginya mahluk-mahluk yang berlalu lalang di depannya dengan bosan.

Changmin melirik Yesung. Tiba-tiba dia dapat ide bagus. "Woi, Kyu!" bisik Changmin.

Kyuhyun mencondongkan badannya sedikit ke arah Changmin. "Mwo?"

"Aku punya ide bagus~!" bisik Changmin sambil melirik Yesung. Kyuhyun mengerutkan alisnya. "Begini…" Changmin mulai membisikkan ide 'brilian'nya pada Kyuhyun.

Kyuhyun menyeringai evil tanda setuju. "Heehehe, menarik! Ah. Mianhae, dunnim. Kami akan kembali ne. Tolong isi game-game ini!" ucap Kyuhyun sambil tersenyum manis. Dunna penghuni center itu mengangguk dengan wajah merona.

Kyuhyun dan Changmin lalu menghampiri Yesung yang tampak sangat bosan. Dengan seringai evil milik masing-masing tentu saja~

"Hei, pabbo! Ayo ku belikan baju untukmu!" seru Kyuhyun. Yesung menoleh dengan mulut membentuk kata 'hah?'.

"Mwo? Kenapa tiba-tiba?!" tanya Yesung. "S-shirreo! Aku yakin kalian punya maksud tersembunyi!" tolak Yesung dengan wajah curiga.

"Mwo~? Kami sungguh-sungguh kok Yesungsshi~… habis kata Kyu bajumu robek sana sini dan sudah belel…" ucap Changmin memelas. Yesung melempar deathglarenya pada Kyuhyun. Kyuhyun hanya memasang wajah stoic. Padahal dalam hati, EvilKyu mengamuk hebat. Enak saja si Changmin menjadikannya tumbal!

"… Jinjja…? Kalian tidak punya maksud lain?" tanya Yesung ragu.

Changmin menyeringai samar. "Ne, kami berdua sungguh-sungguh ingin membelikanmu baju~!" ucapnya sambil menaruh tangan di dada.(?) Kyuhyun melakukan hal yang sama.

"… Hng, arraseo kalau begitu! Gomawo~!" senyum Yesung. Wajah Changmin merona merah, sementara Kyuhyun membuang muka. "Tapi satu saja! Aku merasa tidak enak memakai uang kalian! Arra!?"

"Arraseo~"

Oooh, sungguh Yesung yang polos. Apa dia lupa dengan nama panggilan mereka berdua…?

Duo Evil~


YESUNG POV: ON


Hhh~… aku merasa menjadi seorang babysitter dua anak nakal!

Aku di tarik ke kiri, di tarik ke kanan, hanya untuk belanja satu baju?! Aiiish! Kenapa ada banyak sekali toko baju di mall ini?! Bikin susah saja!

"Yesungsshi! Ayo kita masuk ke situ! Sepertinya baju-bajunya bagus~!" seru Changmin dengan nada manja. Aku memutar obsidianku dengan bosan. Aku pun hanya mengangguk pasrah.

Dan kedua namja itu dengan kurang ajarnya, menyeretku masuk ke toko yang baunya membuatku mual.


"Sungie ah! Coba pakai ini~!" waah, namja ini langsung memanggilku dengan sapaan akrab? Dimana sshi-nya tadi? Aku mendengus sambil menyambar baju di tangan Changmin, teman seperevilan Kyu.

Aku melangkah ke kamar ganti dengan wajah masam. Menyebalkan! Aku paling tidak suka berbelanja seperti ini! Kecuali… belanja pernak-pernik untuk Ddangkomma! Hehehe.

Sreeet!

Aku menyibak tirai ruang ganti itu. Ku pandangi baju yang di pilih Changmin tadi. Kemeja kotak-kotak ungu? Boleh juga. Aku mulai menanggalkan bajuku dengan santai.

Saat aku hendak memakai kemeja itu, terdengar suara serigala berbulu domba(?) milik Kyuhyun, "Pabbooo~! Coba yang ini dulu!" aku menggeram kesal. Sialan!

Terpaksa aku mengulurkan tanganku untuk meraih kemeja itu –karena aku sedang bertelanjang dada sekarang, aku tidak mau membuat seisi mall mimisan karena melihat tubuhku!- #Yeppa narsis sekali~. Setelah kurasa tanganku menyentuh sesuatu berbahan kain, aku menarik kembali tanganku untuk melihat baju pilihan Kyuhyun.

Seketika mataku membulat. Aku berteriak histeris, "Dasar namja eviiil! Ini baju yeoja, pabbo!" dan aku lantas mendepak 'baju' jadi-jadian itu keluar tempat ganti. Bagaimana aku tidak marah?! Seenaknya saja menyuruhku memakai baju renda berwarna pink begitu?! Belahan dadanya rendah lagi! Dia pikir aku namja apaan?!(?)

Yang kudengar selanjutnya adalah gelak tawa milik duo evil menyebalkan itu. Shit!


YESUNG POV: OFF


Kyuhyun dan Changmin sibuk menertawakan Yesung dan baju renda yang masih teronggok tidak berdaya di lantai toko. Beberapa karyawan toko hanya bisa diam melihat tingkah tiga namja aneh itu. Takut ketularan gilanya kali. #Slaped

"Kkkkk! Jenius! Kau jenius Kyu! Baju itu memang daebaaak~~! Bwahahahah!" tawa Changmin semakin keras.

"Hahahah! Tentu saja! Aku 'kan namja manis, tampan, baik hati, dan tidak sombong! Haha-"

PLETAK!

"Auuh! Kenapa memukulku!?" ringis Kyuhyun sambil mengusap kepalanya yang dipukul Changmin. Changmin memutar bola matanya.

"Hhh~… aku heran Kyu. Kenapa penyakit narsismu itu tidak sembuh-sembuh, sih?" desah Changmin putus asa. Kyuhyun mendengus kesal sambil membuang pandangannya keluar toko.

"Hah…?" mata Kyuhyun membulat. Changmin mengerutkan alisnya.

"Gwenchanayo, Kyu?" tanya Changmin khawatir. Dia takut asma Kyuhyun kambuh lagi. Namja tampan itu memang mengidap penyakit asma sedari kecil.

"I-itu si Sungmin!" seru Kyuhyun. Changmin mengikuti arah pandang Kyuhyun. Benar saja, tidak jauh dari toko itu, sesosok namja manis yang mengenakan sweater pink sedang berjalan santai di tengah keramaian.

"P-pabbo! Cepat keluaar!" dengan panik, Kyuhyun menyibak kain gorden itu. Ooo~h… EvilKyu memang pintar memanfaatkan keadaan~!

Oke, mari kita reka ulang. Kyuhyun dengan 'pintar'nya menyibak kain gorden tersebut, dan yang pertama kali Kyuhyun lihat adalah tubuh polos Yesung. Yesung yang tadinya hendak memakai baju lamanya lagi, langsung tersentak kaget melihat Kyuhyun masuk seenak jidatnya begitu.

'… Mulus…' batin Kyuhyun sambil tetap memperhatikan pantulan tubuh Yesung di kaca. Dasar Evil mesum!

"YAK! CHOI KYUHYUN! APA YANG KAU LAKUKAN, PABBOYA! KELUAAAAR~~!" jerit Yesung histeris.

PLAK!

"Auch!" ringis Kyuhyun sambil menyentuh pipi kiri nya yang di tampar Yesung.

PLAK!

"Auuu!" kini giliran pipi kanannya yang kena. Tapi Kyuhyun belum beranjak. Matanya masih terpaku pada tubuh mulus Yesung. Wajah Yesung berubah merah padam.

"KELUAR!"

PLAK PLAK PLAK!

BTAAAK!

Dan dengan tragisnya, Kyuhyun di tendang keluar dari ruang ganti setelah sebelumnya mendapat tamparan bertubi-tubi di wajah tampannya. Yesung mencak-mencak kesal di dalam.

"Auuuh…" ringis Kyuhyun meratapi pantat sexy-nya yang harus mencium lantai keramik yang keras. Changmin geleng-geleng padahal dalam hati sudah ngamuk-ngamuk, 'Kenapa tidak ngajak-ngajak sih, kalau mau ngintip?!'

DuoEvil mesum!

:

:

"MWO?!" desis Yesung setelah keluar dari ruang ganti tadi. Dia masih marah pada Kyuhyun.

"Um, itu…" Kyuhyun berusaha mengingat-ingat lagi. "OH YA! SUNGMIN! DI MANA SUNGMIN! AIIISH! Ini gara-gara kamu, pabbo! Ayo!"

Kyuhyun dengan panik, menyeret Yesung berkeliling mall. Yesung pasrah saja di tarik-tarik begitu. Memang dia bisa apa, huh?!


Caramel Kyuhyun menangkap sosok Sungmin di tengah keramaian.

"Itu dia!"


KYUHYUN POV: ON


Aku melihat sosoknya yang tengah makan es krim strawberry dengan santai di depan stand es krim. Auuh… Sweet Pumpkinku tampak sangat imut hari ini…

Oke, Choi Kyuhyun! Kau pasti bisa! Segera ku gandeng tangan namja babbo di sampingku, lalu dengan sengaja lewat di hadapan Sungmin.

Sungmin menatapku dengan tatapan tidak suka. Ayoo~! Cemburulah, chagiyaa! Aku menyeringai evil. Apa ini kurang?

"Sungie chagi, ayo kutraktir es krim!" tanpa menunggu persetujuan Yesung, aku langsung menghampiri penjaga stand untuk memesan es krim. Tidak lama kemudian, sudah ada es krim vanilla di tanganku. "Ini chagiya~! Habiskan, ne~!"

Yesung mengangguk dengan gugup. Dia mulai memakan es krim pemberianku. Auh… harus ku akui dia tampak seperti anak tk sekarang! Aegyoo~!

Yak! Ini dia kesempatanku. Ku lirik Sungmin. Mantan namjachinguku itu masih memandangi kami dengan intens. Aku menyeringai semakin lebar.

"Sungie chagi… nempel tuh…" dengan lembut, kuusap krim di sudut bibir cherrynya dengan ibu jariku. Yesung terkejut. Aku melirik Sungmin lagi. Lho?

Aku celingukkan. Aah… Minnie sudah pergi ke pintu keluar. Aiish, sayang sekali… aku menghela napas berat.

"Yahhh… dia pulang…" Yesung melirikku, kemudian kembali fokus pada es krimnya. "Ya sudah. Ayo pabbo! Kita beli baju tadi untukmu. Kita belum sempat beli, ne?" ucapku lembut. Yesung menoleh. Obsidian itu menatapku tidak percaya.

"… Kau mau membelikannya untukku…?" tanyanya pelan. Aku mengerutkan alisku, tapi langsung tertawa kecil.

"Hahah, kamu kira aku bohong?" Yesung mengangguk. Aku tersenyum manis.

"Sudah sini. Kita cari Changmin dulu! Mungkin dia masih di toko baju tadi." Ujarku sambil menggenggam tangannya. Tangannya mungil dan sangat hangat! Aku suka… ?! Apa yang ku pikirkan? Haha, tampaknya aku mulai stress dengan masalah Sungmin…

:

:

Dan dugaanku benar. Changmin tengah menopang dagunya dengan wajah bosan di toko baju tadi. Aku nyengir.

"Mianhae, Changmin ah! Keke, kami lama ya?" sapaku kikuk.

"Ya. Kalian laamaaaa~ sekali…" jawabnya dengan sorot mata laser. "Kalian tahu, aku menunggu berapa lama?! SATU JAAAM! Kalian meninggalkanku satu jam! Hiks, kejam sekali!" rengeknya.

"H-habis, tadi pabbo ingin makan! Jadi ya kutemani… kamu tidak kasihan dia kelaparan, huh?" tanyaku. Benar kok. Tadi Yesung memintaku mengantarnya ke stand makanan terdekat. Aku jujur saja kasihan mendengar suara perutnya yang seperti sedang menggelar konser musik rock itu.

"Jinjja? Oh, gwenchana kalau begitu. Apa kau sudah merasa lebih enak, Yesungie?" dengan lancang, Changmin merangkul Yesung, dan membawa namja babbo itu menjauhiku. Aku berdecih.

"Ne. Gomawo Changminsshi, bisakah kau em… melepaskan aku?" ucapnya tidak nyaman. Dengan kesal, Changmin melepas rangkulannya. Aku tersenyum penuh kemenangan.

Eh? Apa itu? Si food monster itu meleletkan lidahnya padaku? Di kiranya aku tidak bisa apa?! Ya, dan beberapa saat itu kami habiskan dengan saling meleletkan lidah…


KYUHYUN POV: OFF


'Ommona… kenapa aku harus di kelilingi orang-orang childish begini sih…?' ratap Yesung putus asa.

"Sudah ah! Pabbo! Cepat pakai baju yang tadi!" perintah Kyuhyun setelah selesai dengan acara lelet-melelet(?)nya. Yesung hanya bisa menurut.


Tidak berapa lama kemudian, Yesung keluar dengan kemeja baru itu. Kyuhyun dan Changmin terpana.

"Uwaa, Sungiee~! Kamu kelihatan sangat imut! Coba tadi kamu pakai baju renda itu juga…"

PLETAK!

Dengan cinta kasih, Yesung menabok kepala Changmin. Changmin meringis kecil.

"Sudah. Sana kamu bayar. Pakai ini," ujar Kyuhyun sambil menyodorkan kartu kreditnya. Tumben, Evil berbaik hati begitu?

Ooo~h, rupanya karena harga kemeja itu sedang diskon… cerdik sekali dia…

Yesung menghampiri kasir yang terletak cukup jauh dari Changmin dan Kyuhyun.

Changmin mencondongkan badannya kearah Kyuhyun.

"Dia tampak sangat manis jika di dandani sedikit..." goda Changmin. "Right?"

Kyuhyun menatap punggung Yesung dengan tatapan sayu. Oke, dia akui Yesung memang tampak manis!

Kyuhyun menggeleng keras. "Cih… apa yang kupikirkan…?" dengan wajah datar dia berucap, "Ani. Dia biasa saja, menurutku."

"Kau yakin tidak menyukainya, Kyu?" interogasi Changmin lagi. Kyuhyun mendelik.

"Mwo? Aku tidak akan pernah menyukainya! Kami punya urusan masing-masing. Catat itu!" geram Kyuhyun kesal.

"Hng… arraseo…" Changmin manggut-manggut. Di liriknya Yesung. Namja itu tampak kolot menghadapi kasir. 'Ahaha, kyeoptaa~…' batin Changmin. Tanpa sadar dia tersenyum. Kyuhyun heran.

"Woi, apa kamu sudah gila? Senyum-senyum sendiri begit-"

"Mianhae, bukankah kamu Kim Yesung?" sesosok namja mendekati Yesung. Yesung menoleh dan langsung kaget.

"Lho…? Kau? Apa yang kau lakukan disini…?" sapa Yesung ramah. Kyuhyun dan Changmin mengerutkan alisnya. Yesung mengenali namja itu? "Ah! Apa kabar, Eunhyuksshi?" sapa Yesung lagi pada namja manis yang tengah menatapnya dengan pandangan yang sulit di artikan.

"Waaaa~! Ternyata benar-benar Yesung hyuung~! Kangeen~!" namja itu dengan brutal memeluk Yesung. Yesung tersenyum kecil sambil berkata, "Nado," namja yang di panggil Eunhyuk itu terbelalak.

"Kyu…" Changmin bergumam sambil masih memandangi kedua namja yang tengah berpelukkan mesra itu.

Kyuhyun dengan kesal menghampiri mereka –meninggalkan Changmin sendirian. Dengan kasar, di tariknya Yesung secara paksa dari pelukkan namja itu. "Pabbo… siapa namja ini? Dan kenapa dia MEMELUKMU…?" desis Kyuhyun dengan sorot mata laser.

Yesung melirik Kyuhyun dengan heran. Tumben, si Evil marah-marah begini? Sungguh namja imut yang kelewat polos…

"Yah… Hae ah! Perkenalkan dirimu!" ucap Yesung dengan wajah datar.

"Heehee, mianhaee~! Annyeong~, Lee Donghae imnida! Aku adalah hoobae Yesung hyung di lomba menyanyi dulu!" namja bernama Donghae itu membungkuk sedikit. Kyuhyun mengerutkan dahinya. Lee Donghae? Kok sepertinya dia pernah dengar nama itu?

"Ah iya… dan ini Lee Eunhyuk. Dia… asisten pribadiku." kata Donghae berubah dingin sambil melirik namja manis di sampingnya. Namja itu menunduk sedikit menggigit bibir bawahnya.

"U-um… annyeong haseyo. Lee Eunhyuk imnida," 'asisten' Donghae itu membungkuk memberi hormat.

"Asisten?" tanya Kyuhyun dengan wajah heran.

"Ah? Mr. Seenaknya ini belum tahu rupanya. Kemana saja kamu, hah?" ledek Yesung sambil menyeringai mengejek. Kyuhyun mendelik. "Donghae ini penyanyi terkenal tahu. Tadi di kelas aku menyanyikan lagunya. Kau ingat?" lanjut Yesung lagi.

'Ahh! Benar! Lagu andante tadi! Jadi rupanya namja ini yang menyanyikannya…' pikir Kyuhyun sambil menatap Donghae dari ujung rambut sampai ujung kaki.

"Yesung hyunglah yang memotivasiku untuk bernyanyi! Suaranya sangat merdu! Tapi anehnya… dia masuk ke jurusan hukum… padahal suaranya sangat indah! Untunglah sepertinya sekarang hyung sudah sadar! Aku dengar hyung masuk jurusan seni musik 'kan? Aku jamin guru-guru di sana kagum dengan suara hyung~!" celoteh Donghae riang. Yesung merona malu, sementara Kyuhyun memutar caramelnya bosan.

"Oh ya. Kamu siapa?" tanya Donghae pada Kyuhyun dengan wajah polos.

"Dia-" Yesung hendak menjawab, tapi kata-katanya di potong Kyuhyun.

"Aku? Namaku Choi Kyuhyun! Aku adalah namjachingu Yesungie!" seringai Kyuhyun. Yesung melempar deathglarenya pada Kyuhyun. Tapi tidak mempan! "Ah, dan kalau kamu tidak keberatan, kami ada kencan hari ini. Jadi kami permisi dulu! Ayo, Sungie chagiya!"

Tanpa menunggu sepertujuan Yesung, Kyuhyun menyeret namja manis itu untuk menjauh dari tempat itu, meninggalkan Donghae dan Eunhyuk yang terkejut.

:

:

"Yak… mereka melupakanku…" ringis Changmin sambil memandangi dua namja yang mulai menjauh itu. Sungguh tragis kisah hidupnya…

"Mianhae, oppa. Tapi baju tadi belum di bayar teman anda…"

Ommona… Choi Kyuhyun? Kau berutang pada seorang Max Changmin!

:

:

Yesung menunduk sambil masih terus berlari. Teringat lagi kejadian tadi…


FLASHBACK: ON


Kyuhyun dan Yesung kini tengah duduk di sebuah restoran mahal. Sebenarnya tadi Yesung cuma meminta ke stand makanan sederhana, tapi Kyuhyun dengan keras kepalanya malah membawanya kesini.

Kyuhyun memandangi Yesung yang tengah memakan omelette ricenya dengan sedikit terburu-buru.

"Makannya pelan-pelan saja, pabbo," ucap Kyuhyun cemas. Bukan apa-apa. Kalau Yesung sampai tersedak di sini, dia lah yang akan susah!

"Nyamm, hajiman, nyamm, Changminsshi menunggu kita! Ini, nyamm, salahku! Nyamm…"

"Saat makan, jangan bersuara!" tegur Kyuhyun kesal. Yesung cuek bebek.

"Jangan belepotan begitu pabbo…" Kyuhyun menyeka saus tomat yang nempel di pipi chubby Yesung, dan menjilatnya.

"Hu-uh! Tidak sopan!" Yesung membuang muka sambil tetap memakan makanannya.

"…" mereka berdua tenggelam dalam kecanggungan.

'… Aku…' mereka berdua sibuk dengan batin masing-masing.

'Aku bersama dia karena aku memang membutuhkannya…'

'Aku membutuhkannya untuk membuat Sungmin kembali lagi padaku…'

'Aku membutuhkan rumahnya untuk ku tinggali…'

'Kalau Sungmin telah kembali lagi padaku…'

'Kalau aku sudah dapat mengontrak rumah baru lagi…'

'Maka urusan kami… akan selesai!'


FLASHBACK: OFF


SOMEONE'S POV: ON


'…'

'Tuhan… kenapa Hae harus bertemu lagi dengannya…?'

'Apa dia belum puas menyakiti Hae…?'

'Apa aku… akan semakin di benci olehnya…?'

'… Shirreo… aku…'

'Akan membantu sebisanya…'

'Meski akulah… yang harus menderita…'

'…'


SOMEONE'S POV: OFF


Ooh~… jinjja~? Mari kita lihat, bagaimana Tuhan telah mengatur segalanya…


TBC


Next Chapt:

"… Apa cuma perasaanku saja, atau…?"

"Kyu! Apa yang kau lakukan, hah?!"

"Mereka lagi…"

"… Donghaesshi… sarapanlah…"

"… Shirreo."

'Haruskah kau sedingin itu padaku… Hae ah…?'


Yakh! TBC~! Hm, hm, bagaimana? Apakah gaje, un? Ucchan yakin sangat gaje~! Karena ini Ucchan bikin dengan kepala blank…

Bagaimana tidak blank, heuuh?! Selama seminggu lalu Ucchan sekolah, latihan upacara, bikin pr, belajar, nonton tv, ngetik fic, sama bantu-bantu umma Ucchan beres-beres! UGYAAA~! Ucchan udah kayak robot yang di program…

Eh, eh, syukurlah Ucchan sebagai pembaca tata Upacara melakukan tugas dengan em… so-so…#PLAK!

Asyik banget! Ucchan suka senyum-senyum sendiri pas lihat pemimpin upacaranya. Cakeep~! Teman Ucchan di kelas yang paling cakeplah! Yang lain mukanya di bawa standar… #Ucchan dihajar teman-teman cowok sekelas

Nah, silahkan review ne. Ucchan nantikan deh, reviewnya! Khekhehkeh! Udah, Ucchan mau bales review dulu~!


Annyeong! *bow* Ketemu lagi dengan Ucchan~! Ucchan mau ngebales review readerdeul! Kehkehke, Ucchan paling suka bagian ini~! Ucchan sering senyum-senyum evil(?) sendiri pas baca review! Ucchan sampai di juluki Devil sama teman-teman Ucchan! Ooh~ berarti Ucchan jodoh sama Kyunnie dong?XD #PLAK

Yoshout!(?) hana, dul, set, YAAAK!

Hyunlypa: "Kekekke, gitu deh! (Apanya?) ah, ne! Ucchan usahakan deh~! Gomawo reviewnya, Ly chaan~!"

rinny . agustya: "Kekek, Kyu memang pelit!#PLAK Ne~ Gomawo reviewnya, Rinny chaan~!"

ajib4ff: "Gomawo pijatannya! Iya, ehhh~ tapi Insya Allah tanggal 4-5 ini Ucchan pasang modem baru! Ooh~ oke deh, Ucchan terima usulnya! Ucchan usahain deh UPLATnya~! Hng… Ucchan tidak terlalu memperhatikan EXO. Tapi Ucchan punya bias disana!#PLAK Itu looh~ si Kris! Cakep bangeeet! *drool* Apa Aji chan tidak mau bikin akun? Supaya bikin ff gitu deh. Kalau mau, Ucchan dukung 100% lho! Kekek, gomawo reviewnya Aji chan! Dan nado sehat-sehat selalu~!"

cloudlovekyusung: "*nangis* hiks, nee~! Wa?! Jinjja?! Okeeey~! Ucchan akan berusaha keras! Gomawo reviewnya Yu chan~!"

Daevict024: "YOSSSH~! Silahkan dibaca Dae chan! Yo yo~! Gomawo reviewnya nee~!"

lee minji elf: "Waay~! Gomawo reviewnya Minji chan!"

libra love clouds: "Ne~! Nekat banget! Ooh~ oke, Ucchan usahain pake 'kamu' aja! Mian kalau masih ada yang pake 'kau' ne! Ucchan cuma ngedit sekilas! Gomawo reviewnya Libra chaan~!"

sisil . li24: "Dia cuma bimbang sama cinta Kyu! Soalnya Kyu lebih merhatiin PSPnya sih~! Kekeke, Kyu memang imut! #PLAK *Ucchan jadi pengen baca fic WonKyu~* uwa… GPL?! Gas Elpiji?#PLAK! Ucchan becanda! Jangan pandangi Ucchan seperti itu! Emmm… ga pake lama…? Ucchan usahain ne~… kekek, gomawo reviewnya Sil chan~!"

Asha lightyagamikun: "Uwaaa~! Jinjja? Ucchan jadi malu~! Whatsapp? Yang chattingan itu? Mian, Ucchan gak punya! Kkeke, Ucchan tidak terlalu suka mengikuti mode! Cukup FB sajalah~! Yosh! Gomawo reviewnya Asha chaan~!"

sjflywin: "Uwaa~! Ucchan lega! Gomawo reviewnya Win chan~!"

cloud3024: "Kekek? Penasaran? Makanya baca!#PLAK! Ucchan becanda~! Untuk lebih lengkapnya silahkan dibaca~! Gomawo reviewnya Cloud chan~!"

ranimaharsi: "Keekek! Co cweet~! Boleh! Silahkan panggil Ucchan sesuka hati! Mau Ucchan manis, Ucchan imut, Ucchan cant- #Slaped gomawo reviewnya Har chaaan~!"

Hyukkie'sJewel: "Kekek, jinjja~? Ucchan usahakan deh! Gomawo reviewnya Hyu chaan~!"

yesunghyunggue: "Hahhah~! Silahkan menebak sampai mampus! #PLAK haha, Ucchan usahain deh! Gomawo reviewnya Gue chaan~!"

TrinCloudSparkyu: "Ne~! Silahkan baca jika penasaran!*promosi*#Slaped gwenchanaa~! Gomawo reviewnya Tri chaaaan!"

sri: "Gomawo reviewnya Sri chaa~n! Moga-moga Sri chan masih mau baca karya Ucchan deh! Ekekke!"

Magieapril: "Uwaaa~! Mianne! Akan Ucchan usahakan lagi! Em, em… *takut-takut* itu… Wonppa udah Ucchan bikin jadi appanya Kyuhyun… pasangannya Kibum… umm, umm… jadinya castnya Donghae deh… *nyengir* #slaped gomawo reviewnya ne,Gie chaan~!"

hera3424: "Ua~! Ucchan jadi malu~! Okee! Akan Ucchan usahain deh! Keke, gomawo reviewnya Hera chaaan~!"

kim kyusung: "Uwaa! Gomawo udah mau repot-repot review dari chapt 1 ne! Ucchan senang sekali~! Hm~ boleh juga usulnya! Ucchan terima~! Gomawo reviewnya Kim chan!"

Won: "Gomawooo~! Kekek, nih udah Ucchan lanjut! Moga-moga suka deh! Gomawo reviewnya On chan~!"

tiaa: "Anda penasaran, saya kegirangan!(?) kekek, Ucchan usahain UPLATNYA ne… miaaan banget kalau lama! Gomawo reviewnya Tiaa chaaan~!"

sungrin123: "Ne~! Gomawo reviewnya Rin chan!"


Yup~! Selesaai! Namanya Ucchan bold supaya lebih enak dibaca! Yoosh, ulangan Bahasa Inggris Ucchan dapat 93! XD

Ucchan sampai teriak-teriak kegirangan pas tahu nilai Ucchan! Hasilnya? Haha, hormat bendera sampai jam istirahat! *nyengir*

Umm… tapi Fisika Ucchan dapet 0… GYAAAH! FISIKA ITU LEBIH BIKIN STRESS DIBANDINGKAN MTK! Ommona… selamatkan otak Ucchan… lagipula apa itu?! Gaung?! Apa pula itu bunyi merambat selama 2 sekon, dan cepat rambat bunyi 1400 m/s?! Apa pula itu frekuensi nada?! Kenapa harus di singkat f aja sih?! Ucchan kan jadi nginget ff! Ucchan ngerasa berdosa karena nggak update-updatee!#PLAK

Bla bla blaaa! : V *abaikan*

Neee! Silahkan di review ne! Ucchan sangat hargai! Atau mau flame? Boleh, asal yang mendidik! Saran-saran juga Ucchan terima!

Singkat kata,

Review/Flame please~?