BoBoiBoy Elemental Split!
Disclaimer:
BoBoiBoy © Animonsta Studios
Warning:
Typo, supergaje, EYD-nya campuran, powerup, alien.
Chapter 4: Kerja Kelompok 2
"Kenapa kau, Gopal?" tanya Yaya kemudian. Gopal yang tidak menyadari Yaya sedari tadi melihatnya, langsung menjawab dengan perasaan gugup.
"Nggak ada apa-apa pun."
"Iyanya?" selidik Yaya. Temannya yang lain hanya menatap Gopal dengan tatapan aneh.
"Iya. Gak ada apa-apa."
"Ciyus nih, Gopal?" tiba-tiba Boboiboy bertanya.
"Ciyus." jawab Gopal singkat.
"Enelan?" sambung Boboiboy lagi.
"Enelan.." jawab Gopal sambil mendengus. 'Kalau kau bertanya lagi Boboiboy, aku sudah pasrah… aku ikhlas… .' pikir Gopal sambil tetap mempertahankan ekspresinya tadi. (murung + sedih)
"Mi apa?"Boboiboy yang melihat ekspresi Gopal, hampir tertawa kalau tidak berpikir jika dia menertawakan Gopal, nyawanya tidak akan bertahan lama. Gopal yang sudah bosan dengan pertanyaan Boboiboy yang bertubi-tubi (?) menjawab dengan kesal.
Kalian mau tau jawaban Gopal? Selepas iklan berikut ini.
Dong-dong kembali lagi! Kini dengan kemasan baru! Buruan beli! Jangan sampai ketinggal-
"Woy… Author, sudah lah tu! Jangan asik sendiri lah!"
Krik krik
Krik krik
(Maaf, kesalahan lagi… Mohon maaf ye? Nanti dikeroyok para readers entar..)
Back to the story
"MI BAKAR!" jawab Gopal dengan amarah yang memuncak.
"HA?!" sontak semua teman Gopal kaget melihat jawabannya dan reaksinya.
Bagaimana keadaan Gopal? Biar saya deskripsikan.
Wajahnya merah padam seperti makan saus cabe kebanyakan
Wajahnya berubah jadi serem
Kulitnya yang semula hitam berubah menjadi merah
"Lha… ada rupanya mi bakar? Setahu aku, mi hanya bisa digoreng, direbus, dan diberi kuah." tanya Boboiboy dengan polosnya. Gopal yang sudah marah langsung saja menjawab.
"TERSERAH!" jawab Gopal dengan ketus. Dia langsung pergi keluar kelas seraya meninggalkan keempat temannya -Boboiboy, Ying, Yaya, dan Fang- yang melihatnya dengan ekspresi bengong.
"Haiya, kenapa Gopal itu? Tiba-tiba lari keluar saja, ma..." gadis keturunan Cina yang dikenal sebagai Ying, menjawab setelah pemuda berbadan gembul itu melarikan diri dari kelas.
"Entah, biasanya dia tidak seperti itu." jawab Fang sambil menatap kearah Boboiboy. Yang ditatap hanya cengengesan tak menentu.
"Tidak terjadi apa-apa, kok. Tenang aja" Yaya berkata sambil menenangkan Ying dan Fang.
"Itulah. Jangan gangguin orang. Selalu usil" sambung Yaya kemudian. Boboiboy yang merasa dirinyalah yang disebut, menjawab.
"Iya. Gak bakal gitu lagi. Janji deh." ujar Boboiboy sambil mengangkat kedua jarinya membentuk huruf V.
"Yelah" jawab Ying, Yaya, dan Fang dengan wajah malas. Tiba-tiba, datang Gopal -yang sudah berubah menjadi sedia kala- ke kelas. Melihat Gopal tidak marah lagi dan wajahnya tidak merah lagi, Boboiboy langsung meminta maaf kepada Gopal.
"Gopal. Maafkan aku, ya? Aku dah buat salah padamu?" tanya Boboiboy sambil menatap Gopal dengan hati-hati.
"Gak papa. Lagian aku tau kau main-main tadi"ucap Gopal santai sambil kembali tersenyum kearah Boboiboy.
Tiba-tiba, seorang pemuda datang kekelas.
"Guru datang! Jangan ribut" serunya. Kontan semua anak terdiansambil menunggu guru mereka datang. Akhirnya guru mereka datang. Pelajaran pun segera dimulai.
TBC
Dalam satu hari dah siap fanfict ini? Wahhh... Gile cool! #ala Probe
Maaf ya kalau sedikit..
Kasih ide yang menarik buat Author ya? Boleh lah? *puppy eyes
Lagi ngilang idenya dibawa angin... T^T
Biar lanjut fanfict ini...
Akhir kata, REVIEW PLEASE!
#boleh lah *puppy eyes
