Disclaimer : Kuroko no Basuke belong to Fujimaki Tadatoshi-sensei !

Warning : GAJE, OOC, Absurd, Hancur, etc.

Enjoy!

.

.

.

.

.

.

.

.

C~U~P~!

.

.

.

.

.

Eh . . . . ?

.

.

.

.

.

Lho . . . . ?

.

.

.

.

.

"Kurokocchi hidoii-ssu!"

"Kenapa Kise-kun?"

"Kok ciumnya di dahi sih? Harusnya kan di bibir-ssu!"

"Tapi di kertasnya tidak tertulis 'harus di bibir' Kise-kun."

"Tapi . . .tapi . . .", rengek Kise.

CKRISSSS

'Nah lho? Lha? Lho kok? Kok ada benda tajam warna merah numpang lewat sih? Oh . . . Gunting toh . . . EH?! Gunting Merah?!', batin Kise.

Sekarang Kise menoleh ke arah si iblis me- ehem – maksud saya si PEYANG (si Pendek Yang aguNG #plakkk / Maksud saya si emPEror Yang aguNG).

Ternyata pemilik mata hetero sudah megeluarkan aura-aura hitam plus tatapan membunuh. Eitsss . . . . kalau dilihat secara luas- (Aomine : Sok wibawa lu Author gaje! #Ditendang Author) anggota GoM yang lain plus Kagami juga punya tatapan yang sama. Membuat Kise merinding sendiri. (Kasihan kau, nak. :v )

"Oi Kuroko, putar botolnya.", kata Kagami.

Kuroko pun memutar botol tersebut.

Botolnya mulai berputar

.

.

.

.

Berputar

.

.

.

.

Terus berputar

.

.

.

.

Dan

.

.

.

.

.

.

Berhenti di Kagami!

"Dare . . . desu."

"Keluar dari ruangan ini dan katakan 'I love you' kepada orang pertama yang kau temui, tidak peduli itu laki-laki atau perempuan."

"HAH?!", teriak Kagami.

"Hahahahaha malang sekali nasibmu Bakagami!", ejek Aomine.

"Diam kau, Ahomine!", balas Kagami.

Maka, keluarlah Kagami dari kamar Akashi.


= With Kagami =

Setelah keluar dari kamar, Kagami mulai lihat kiri-kanan. Kosong. Mulailah Kagami berpetualang di rumah Akashi yang maha luas itu. Dapur? Kosong. Ruang makan? Kosong. Ruang tamu? Kosong. Perpustakaan? Kos- uhuk uhuk – eh ternyata ada orang. Oke, sekarang Kagami mulai gugup. Perlahan dia mendekati orang itu. Karena perpustakaan itu gelap, Kagami hanya bisa melihat bayangan orang tersebut. Tinggi, kurus, rambutnya juga panjang.

'Pasti itu perempuan!', pikir Kagami.

"Ano . . . . I love you!", akhirnya Kagami mengucapkan kalimat tersebut.

Entah kenapa lampu di perpustakaan tiba-tiba menyala semua. Orang yang ada di hadapan Kagami pun menoleh (Dengan perlahan. Kayak yang di sinetron-sinetron itu lho.)

Membuat Kagami membelalakkan matanya. Mau tau kenapa?

Ternyata orang yang berdiri di hadapannya itu adalah seorang banci!

Orang –ehem- maksud saya 'pria' tersebut memakai baju kaos tak berlengan berwarna pink dengan celana panjang ketat berwarna kuning. Tak lupa wig berwarna coklat yang dipakai oleh 'pria' tersebut. Serta make up yang digunakan. 'Pria' tersebut memakai eye-liner, blush-on yang membuat pipinya berwarna merah, (Seperti orang yang habis ditampar. Lol) juga lipstik berwarna merah maron. (Readers bisa ngebayangin sendiri kan~ :D)

Langsung saja Kagami lari terbirit-birit kembali ke kamarnya Akashi.


= Di Kamarnya Akashi =

Anggota GoM masih menunggu Kagami untuk menyelesaikan 'misi'-nya. Tiba-tiba mereka mendengar suara langkah kaki.

Tap . . . tap . . . tap . . . tap . . . tap . . .

Semakin keras dan juga cepat. Tiba-tiba . . . . .

BRAKKKKK!

Pintu kamar Akashi terbuka dengan keras membuat pintunya hampir lepas dari kerangkanya. Di sana berdiri Kagami yang berkeringatan dan juga pucat. Kagami menutup pintunya lalu duduk di depan pintu tersebut untuk mengatur nafasnya. GoM menatap Kagami bingung. Setelah merasa tenang, Kagami pun bertanya kepada Akashi.

"Hei Akashi, kenapa di rumahmu ada banci?"

Anggota GoM minus Akashi menatap Kagami dengan tatapan apakah-kau-sudah-gila.

"Oh . . . Itu penata rambut yang bekerja di sini.", jawab Akashi datar.

"Memangnya kenapa Kagami-kun?", tanya Kuroko.

"Oi oi jangan bilang . . . lu bilang 'I love you' ke banci itu . . .?", duga Aomine.

"Kaga-chin bilang 'I love you' ke orang itu?", tanya Murasakibara.

Midorima dan Kise hanya saling pandang lalu menatap Kagami.

Yang ditanya hanya mengangguk. Tiba-tiba mereka mendengar suara langkah kaki lagi.

Tap . . . tap . . . tap . . . tap . . . tap . . .

Langkah itu berhenti.

TOK! TOK! TOK! TOK! TOK!

Pintu kamar Akashi diketuk secara brutal. Lalu . . . .

"Mas ganteng! Mas ganteng! Bukain pintunya donk! Eike pengen ketemu mas ganteng! Eike mau ngebalas perasaan mas ganteng!", teriak suara dari balik pintu itu.

Yang ada di kamar malah tutup telinga semua. Masalahnya, suaranya itu lho. Cempreng abis! Mirip-mirip Kise tapi yang ini sih kelewatan cempreng! (Kise : Hidoii-ssu! Suaraku kan gak se-cempreng itu-ssu!)

.

.

.

.

Hening

.

.

.

Eh? Udah gak ada suara lagi?

.

.

.

.

"MAS GANTEEEEEEEEEEEEEEEEEENNNGGGGGGGGGGGG !", teriak 'pria' itu melewati batas ke-cemprengan rata-rata dengan volume luar binasa – ehem – maksud saya luar biasa. Hal ini menyebabkan gempa bumi berintesitas tinggi di rumah Akashi dan sekitarnya.

Semua kaca pecah. Barang-barang antik mulai dari vas sampai pigura-pigura mahal yang tergantung rapi di dinding rumah, sekarang menjadi pecahan-pecahan tak berarti di lantai. Sedangkan seluruh penghuni rumah tersebut menderita tuli dadakan. Untungnya anggota GoM plus Kagami sudah menutup telinga mereka rapat-rapat tadi. Jadi, mereka tidak tuli dadakan.

Nah setelah sedikit –banyak- terjadi kekacauan tadi, Akashi keluar dari kamarnya lalu menutup pintu. Dari dalam GoM minus Akashi plus Kagami (Emangnya ini matematika, pake plus minus #plakk) bisa mendengar suara benda tertancap di dinding berulang kali.

Setelah itu, pintu kembali terbuka. Akashi masuk dengan santainya lalu duduk di tempatnya semula. Setelah Akashi duduk, 'pria' tersebut masuk dengan pakaian yang sudah robek di sana sini. Lalu orang itu menghampiri Kagami. Tiba-tiba . . .

.

.

.

Chu~

.

.

.

.

Nah lho? Lha? Lho? Lha kok? EHHHHH?!

Orang itu mencium Kagami di pipi kirinya! Karena pakai lipstik merah, ciumannya masih berbekas di pipi Kagami. (Aduhh kasian banget nasibmu nak. Lipstiknya lipstik merah lagi . . . /geleng-geleng kepala/)

Kagami langsung pingsan di tempat. Oke, mari kita lupakan Kagami. #Plakk

"Tetsuya, putar botolnya."

"Baiklah Akashi-kun."

Botolnya berputar deh . . .

.

.

.

.

Masih berputar

.

.

.

.

.

.

Berhenti di Aomine!

"Truth aja deh."

"Aominecchi takut ya...?"

"Sejak kapan Aomine berani nanodayo."

"Diam kau Kise! Kau juga four-eyes!"

"Aominecchi hidoii-ssu!"

"Dasar ganguro."

"Pertanyaannya, Berapa lama kau bisa bertahan tanpa mandi, sikat gigi, tidur dan makan?"

"Hmm . . . Kalo mandi, sikat gigi, dan tidur sih aku bisa tahan sampe seminggu. Tapi kalo makan gak mungkin!", jawab Aomine.

"Aominecchi jorok-ssu!"

"Pantas saja kau dakian begitu nanodayo."

"Heh~ Mine-chin bau~"

"Aku tidak tau bahwa kau sejorok itu, Daiki."

"Aomine-kun, mulai hari ini menjauhlah dariku. Aku tidak ingin dekat-dekat denganmu."

"O-oi Tetsu!"

"Siapa suruh kau jorok begitu-ssu!"

"Benar nanodayo."

"Mine-chin dengar nih . . . Roses are red Violets are blue. Cockroaches are disgusting and so are you." (Duh Mukkun tega banget sih sama Aomine. Tapi ngeliat ini kalimat jdi ingat gombalannya Aomine deh . . . . Hahaha #Plakk #Digebukin fansnya Aomine)

"Hahahahaha Nice Murasakibaracchi!"

"Tega amat sih lu, Murasakibara!"

"Biarin~"

"Sekarang kita lanjut saja nanodayo."

Aomine memutar botol itu dengan jengkel.

.

.

.

.

B

E

R

P

U

T

A

R

.

.

.

.

.

M

A

S

I

H

.

.

B

E

R

P

U

T

A

R

.

.

.

.

.

"Hei Author usek! Jangan lama-lama donk"

"Diam kau DAKI !"

.

.

.

.

.

.

"Berhentilah dengan titik-enter-titik-enter itu nanodayo!"

"Diam kau Shin-ting!" (baca: sinting)

.

.

.

.

.

.

"Hentikan-ssu!"

"Diam kau Ryousak!" (baca: rusak)

"Hidoii-ssu!"

.

.

.

.

.

.

STOP


Semua mata melihat ke arah pemuda bersurai merah dengan mata hetero yang menawan. #Plakk

"Dare.", jawab sang kapten singkat.

"Errr . . . . . P-pakai baju renang k-khusus cewek y-yang s-seksi. Dan bilang 'I am sexy and I know it' dengan pose ala Mai-chan", kata Aomine terbata-bata dengan muka semerah tomat. Lalu si Ahomine pingsan plus mimisan. (Dasar otak mesum! Dari dare-nya aja udah keliatan!)

"HAH?!" teriak GoM minus Kuroko. (Yup minus Kuroko. Akashi juga ikut teriak lho~)

"WHAT?! OH MY PINKY SWEAR KITTY SWEAR BANANA CHERRY STRAWBERRY SWEAR! OH MY GOD! OH MY NO! OH MY WOW!", teriak Akashi histeris. (Gila . . . Nih betulan Akashi?! #Plakk #Digebukin fansnya Akashi)


~ {} ~

Anggota GoM minus Kuroko bengong ngeliat Akashi. Eh? Ngomong-ngomong Kuroko mana? Nah lho? Lha kok? Kok Kuroko ada di pojok ruangan sih?! Eh? Kuroko megang hp?

"Iya Author-san. Aku mau merekam moment yang sangat langka ini.", kata Kuroko sambil senyum.

"Bagus Kuroko! Ntar kirim ke hp-ku juga ya!", kata Author sambil taburin bunga di kamarnya Akashi(?)

"Baiklah Author-san.", jawab Kuroko.

"YEY! VIDEONYA SEI-CHAN YANG OOC!" Author pesta cutter(?)

Nah lho? Kok ceritanya jadi gini sih?! O.O

Oke. Kita balik ke cerita awal.

~ {} ~


Kise sudah menyiapkan kamera untuk memotret Akashi memakai baju renang.

Midorima sudah memegang hp untuk merekam Akashi yang akan berpose ala Mai-chan.

Kalau Murasakibara sudah menyiapkan popcorn di sampingnya. #Plakk

Sedangkan Aomine dan Kagami masih pingsan. (Ahomine dan Bakagami bakalan rugi nih. Gak bisa ngeliat Akashi. Cmcmcm #Digebukin)

Akashi kemudian mengganti pakaiannya menjadi pakaian renang. Akashi sekarang sudah memakai –ehem- bhdancelanadalam –ehem- berwarna merah. Lalu ia berpose layaknya Mai-chan. Akashi duduk menyamping dengan pose yang –ehem- cukupseksi –ehem- . Tangan kanan menopang tubuhnya sedangkan tangan kirinya mengangkat poni-nya ke atas.

"I am sexy and I know it.", kata Akashi agak datar dan malu-malu. (SEJAK KAPAN AKASHI MALU?! #Plakk #Digebukin Akashi dan fansnya)

"HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA"

Kise, Midorima, dan Murasakibara ketawa sambil guling-guling di lantai. Membuat Aomine dan Kagami bangun dari tidur panjangnya(?). Sesudah mereka bangun dan melihat Akashi, mereka juga ikut tertawa. Ralat ketawa nista maksud saya. #Jdukk Sedangkan Kuroko hanya senyum-senyum sendiri.

"Kalian akan menemui neraka setelah ini. Tentu saja kecuali Tetsuya.", kata Akashi yang sudah berubah menjadi power ranger merah –ehem- maksud saya iblis merah yang pendek –ehem- ralat, yang sudah marah. #Digebukin fansnya Akashi yang ganas #Plakk

Tiba-tiba . . .

DUARRRRR!

Ternyata sudah jam 12 malam. Berarti saatnya perayaan tahun baru!

Semua anggota GoM ke balkon untuk melihat kembang api. Mereka menatap takjub akan keindahannya.

'Besok saja aku akan menghukum mereka. Akan kubiarkan mereka menikmati malam terakhir ini. Fufufu~', batin Akashi.

.

.

.

.

.

.

T B C

Author minta maap karena udah update telat yak! /sujud di depannya Readers/

Maap juga kalo yang ini gak begitu lucu.

Namanya juga HG, humor gagal. =w="

Maap juga kalo ada beberapa review dari Readers yang gak Author balas. /sujud minta ampun/

Soalnya tahun baru ini Author agak sibuk #Dipukul pake palu

Nah sekarang biarkan Author yang gaje ini tidur di pangkuan Readers tercinta. #ditendang jauh-jauh

Buat Reader yang request supaya Sei-chan paling dinistain, itu Author udah berusaha nge-nistain senista-nistanya deh. Walaupun Author gak rela kalo Sei-chan –nya Author di gituin #Plakk

Kise : Yey! Udah tahun baru-ssu!

Midorima : Kau berisik nanodayo. –naikin kacamata-

Aomine : Met tahun baru Readers-tachi –baca majalah Mai-chan-

Kagami : Happy New Year Readers!

Murasakibara : Selamat Tahun Baru Readers-chin. –makan maiubo-

Kuroko : Selamat Tahun Baru minna-san. –membungkuk 90 derajat-

Akashi : Happy New Year budak-budakku! #Ditendang Author

Author : Sei-chan! Itu kan Readers kita! #Keluarin cutter

Akashi : So? #Keluarin gunting

= Perang Dunia ke 5 =

Kagami : RnR . . . .please?

Aomine dan Kuroko : Suki desu, Readers-tachi! /make love sign together/