Ada reader yang bertanya denganku di sela-sela komentarnya:
.
Cumn ak rada binggun wkt bca Bio kmu, kmu blng klu Zhoumi itu"menjaga"KyuMin, mksdnya? Pdhl mnrtku Zhoumi itu"orang 3"di hub. KyuMin loh.
.
Ku jawab lebih dulu ya review kaka ini ^^
.
Sebenernya peran Zhoumi sebagai pihak ketiga hubungan KyuMin itu hanya berlaku dalam dunia Fanfic saja, menurutku.
Yah~ Dulu aku memang sempat kesal, sebel, sampe nyaris mendekati benci pada Zhoumi pas aku melihat orang-orang banyak membicarakan ZhouKyu itu Real di dunia nyata.
.
Tapi, semua perasaan itu hilang, pas aku berkunjung ke blog seseorang. Dia bilang kalo dia suka sama Zhoumi, dan dia percaya kalo Zhoumi itu tidak punya niatan mengambil Kyuhyun dari Sungmin!
Dia selama itu memperhatikan Zhoumi, dan semakin yakin, kalau kehadiran Zhoumi bukan untuk mengganggu hubungan KyuMin( yang KMS yakinkan REAL ), dia malah menjaga hubungan sakral tersebut!
.
Aku pun terpengaruh dengan perkataannya.
.
HEI! HEI! Jangan kalian pikir aku seorang gadis berumur 14 tahun yang gampang terpengaruh!
ANDWAEYO! Kalian jahat sekali kalau berpikiran negative seperti itu T-T
.
Kalian pun pasti akan merasakannya ketika melihat Reality Show SJM tahun ini( 2011 ) di bulan yang telah berlalu ( Masa SJM Perfection ). Kalo perlu kalian mendownload-nya! Dan perhatikan baik-baik MiKyuMin!
.
Zhoumi, pada saat Kyuhyun mengatakan bahwa Sungmin-lah lelaki Tai Wan Mei yang cocok dijadikan pacar. Dia malah ikut cengar-cengir ga jelas di samping Kyuhyun.
Bukan hanya itu! Saat Kyuhyun menyanyikan lagu 'Three Bears' dengan Sungmin yang menarikannya, Zhoumi malah sempat melirik ( dengan senyuman ) ke arah Kyuhyun yang menutup matanya ketika melihat Sungmin memutar tubuhnya layaknya bayi.
Ada lagi! Saat fan meeting( betul kan? ) SJM, Sungmin yang saat itu tengah melakukan fanservice dengan Siwon… Zhoumi pun terlihat waspada ketika ia menengokkan wajahnya ke arah Kyuhyun.
.
Ketiga contoh itu semua hanya pemikiran jernihku, Entah apa menurut para KMS lainnya^^
.
Asalkan kita percaya saja dengan KyuMin, pasti kita tidak peduli dengan pendapat bahagia orang tentang SeoKyu, KyuToria, KyuMi, MinKyu, WonKyu, HanKyu, KyuWook, dsb—anggap saja itu cuma angin lalu.
.
Kalau disuruh membuktikan...
Memang mereka punya pic Kyuhyun yang mencuri pandang ke arah Seo/Vic/dsb?
Mungkin punya, tapi tidak sebanyak yang KMS temukan ketika mata Kyuhyun mencuri pandang ke arah Sungmin—maupun sebaliknya—dengan tatapan lembut.
Punyakah mereka pic Kyuhyun dengan Changmin yang bergandengan tangan secara DIAM-DIAM, seperti KyuMin saat Kangin pamit wamil pada ELFs?
.
Ahaha~ Apa aku berlebihan? Atau keluar jalur pembicaraan?
Sebodo lah… Yang penting pendapat orang mengenai sesuatu itu pasti berbeda-beda.
HOI! NO BASH!
.
Nah sekarang… Silahkan menikmati ff yang aku persembahkan pada orang yang rela berkomentar!
#LoveIsSweat#
Empty Ears 4
Title : Empty Ears
( Because Of You! )
_oOo_
By : Aiko Okinawa
( Lusi130797 )
_oOo_
Genre : Romantic, Family, and Friendship
_oOo_
Cast : Lee Sungmin, Cho Kyuhyun, Kim Jungmo, Choi Sooyoung.
_oOo_
Rate : T
_oOo_
Length : Chapter
_oOo_
Warning : OOC, Yaoi (BOYxBOY), Typo(s).
_oOo_
Disclaimer : all players in this story is not mine, but the story is entirely the product of my thinking
_oOo_
Hell! For readers who don't wanna review… please go out from my Fic. Thanks !
_oOo_
Pairing disini tidak akan ku beritahukan karena aku sendiri juga bingung -_-
.
#LoveIsSweat#
.
SRET!
'Sungmin hyung! Kau sudah makan?'
.
SRET!
'Sudah.'
.
SRET!
'Pendek sekali balasannya! Sungmin hyung marah sama Kyu ya?'
.
SRET!
'Kenapa Kyu ga bilang kalau sebelumnya sudah jam sitirahat?'
.
SRET!
'Kau marah karena itu, hyung?'
.
SRET!
'Tidak marah! Hanya kesal!'
.
SRET!
'Maaf… K-Kyu… lupa…'
.
SRET!
'Menyebalkan! Kyuhyun menyebalkan!'
.
SRET!
'Maaf… Seusai pelajaran ini, kita membolos saja!'
.
SRET!
'MWO? Kenapa? Tidak mau! Nanti aku bisa bodoh!'
.
SRET!
'Tapi, Min hyung kelaparan! Sia-sia saja pelajaran yang Min hyung terima!'
.
SRET!
'Tidak! Aku sudah makan ko!'
.
SRET!
'HAH! Sama siapa?'
.
SRET!
'Aku punya teman baru disini :P'
.
Kyuhyun tersentak ketika membaca balasan Sungmin yang terlempar ke mejanya barusan. Ia mengerutkan keningnya dan meremas pensil mekanik yang ada dalam genggamannya.
Raut mukanya yang sarat akan ketidaksukaan atas balasan dari Sungmin itu, membuatnya kembali menulis balasan surat tersebut sangat cepat dan terburu-buru, tidak peduli semakin hancurnya tulisan hangul miliknya yang sudah memenuhi satu kolom kertas.
.
SRET!
'Andwae! Hyung tidak boleh punya teman selain aku! Tidak boleh dan hyung wajib menuruti perkataan Kyu!'
.
"MWO?"
Sungmin membulatkan matanya kaget.
Ia tidak begitu terima dengan isi surat yang Kyuhyun balaskan padanya!
Begini-begini, Sungmin itu jelas lebih tua darinya! Seharusnya bocah itu yang patuh dan hormat padanya, bukan malah sebaliknya!
.
SRET!
'Apa yang kau katakan, Kyu! Seolah-olah aku ini milikmu!'
.
SRET!
'Kalau begitu, biar Kyu yang menjadikan Min hyung milikku!'
.
SRET!
'NDE?'
.
SRET!
'Ayo kita menikah, hyung!'
.
"OMONA!"
Pekikkan suara tenor Sungmin, membuat seluruh kelas—yang tengah memperhatikan guru bicara—mengalihkan perhatian mereka ke arah Sungmin.
Sangat bingung karena bocah tunarungu itu tiba-tiba berteriak, padahal tak satupun di antara mereka yang mengajak Sungmin untuk bicara.
"Sungmin-ssi! Kenapa kau berteriak keras seperti tadi?"
Sungmin mendongakkan kepalanya, menatap innocent ke arah wanita cantik yang kini tengah berjalan ke arahnya.
"Apa—yang—membuatmu—berteriak—seperti—tadi—Sungmin-ssi?'
Sambil mengeja, guru yang mengajar di bidang kebudayaan itu menggerakkan tangannya dengan pelan dan mudah dimengerti pada Sungmin.
Sungmin memiringkan kepalanya, sebelum akhirnya ia merespon perkataan gurunya itu dengan gelengan kepala, "Memang tadi aku berteriak, Park songsaengnim?" Tanyanya balik.
Park songsaengnim—nama guru kebudayaan itu—tersenyum lembut sambil mengacak-acak dengan gemas rambut pirang Sungmin, "Ne, kau melakukannya tadi, Min-ssi… Apa jangan-jangan kau tidak mendengarkan apa yang songsaengnim bicarakan di depan kelas tadi, hm?"
Sungmin mengangkat sebelah alisnya tanda tak mengerti apa yang wanita cantik ini bicarakan.
Tapi, alih-alih tidak ingin memperpanjang masalah, Sungmin pun hanya mampu menundukkan kepalanya dalam-dalam sebagai tanda minta maaf, "Mianhae… songsaengnim."
Park songsaengnim menggelengkan kepalanya.
Ia tidak mungkin terpengaruh dengan raut muka bersalah Sungmin sekarang.
Sedaritadi ia memang memperhatikan kelakuan Kyuhyun dan Sungmin yang sangat mencurigakan.
Melempar kertas yang tergulung rapih, lalu membalas apa yang sebelumnya si pengirim tuliskan, dan melemparnya kembali ke si pengirim.
Park songsaengnim diam-diam mengeluarkan smirk-nya, ketika ujung matanya yang sipit mendapati secarik kertas yang ditaruh secara tergesa-gesa oleh Sungmin di dalam loker mejanya, "Sungmin-ssi, boleh songsaengnim mengambil kertas yang ada di dalam lokermu itu?"
Sungmin mengerucutkan bibirnya, ia menelusuri baik-baik kemana arah tangan dan telunjuk Park songsaengnim tunjukkan.
"MWO? Andwaeyo, songsaengnim!"
Sungmin buru-buru memeluk mejanya yang besar berukuran kotak itu—seakan ada seseorang yang mau mengambil kelinci peliharaannya, Miiko, "Ini rahasia sekali, songsaengnim! I-ini… Resep dokter Choi yang ia berikan padaku tadi pagi!" Protesnya sedikit berbohong.
Sedikit?
Ya, tentu saja! Sungmin tidak bohong sepenuhnya!
Surat itu memang rahasia, sangat rahasia!
Mana mau ia membiarkan Park songsaengnim membaca isi surat yang dipaling akhir ada tulisan seseorang bocah yang secara gila mengajaknya untuk menikah?
"Sungmin-ssi!"
Guru kebudayaan itu berdecak ke arah Sungmin, "Sebentar lagi kalian akan menghadapi ujian kelulusan, dan songsaengnim tidak mau jika ada salah satu dari kalian mendapat nilai kebudayaan di bawah 8!" Ucapnya bijak.
Sungmin terdiam, tidak usah mendengar, ia sendiri juga tau, guru yang ada di hadapannya ini tengah menasihatinya—entah apa.
"Hahh…" Sungmin menghela napasnya, yah~ Daripada di cap sebagai anak yang tidak berbakti di sekolah, lebih baik Sungmin menyerahkan kertasnya—dan Kyuhyun—kepada Park songsaengnim.
Guru itu tersenyum manis, "Anak pintar!" Pujinya bangga, "Sepulang—sekolah—nanti—ambil—kertas—ini—di—meja—songsaengnim—arraseo?"
Sungmin menganggukkan kepalanya cepat.
Sungguh, ia berharap gurunya tidak akan membuka apalagi membaca suratnya dengan Kyuhyun setelah ia mendapatkan kertas tersebut.
.
#LoveIsSweat#
.
'Sungmin hyung payah! Gara-gara hyung berteriak tadi, songsaengnim mengambil kertas kita, kan?'
Kyuhyun tersenyum lebar, raut wajahnya saat ini berbeda sekali dengan apa yang ia tulis di selembar kertas miliknya yang baru.
Hei! Hei! Dia sungguh sangat senang melihat tindakan Park songsaengnim yang berjalan mencurigakan ke arah Sungmin, menatap tegas lelaki manis tersebut, lalu menyuruh lelaki itu agar menyerahkan kertas miliknya ke arah sang guru.
Magnae di kelas 6D itu malah berdo'a dalam hati, agar Park songsaengnim mau membuka kertas yang masih tergulung rapih dan membaca tiap tulisan-demi-tulisan yang Sungmin dan dirinya buat di dalamnya.
Hahaha~ Dengan begitu, guru kebudayaannya pun tau, jika Sungmin itu miliknya!
Capslock dan tolong di pertebal, pada kata SUNGMINMILIKNYA.
.
SRET!
Kertas pun dilempar ke meja Sungmin yang berada di sampingnya—meja mereka itu single, bukan double.
Cengiran mengerikan yang terpampang di wajah imut Kyuhyun—berumur 10 tahun itu—semakin melebar, melihat Sungmin yang balas memandangnya dengan raut wajah menahan marah.
.
SRET!
'Aku? Salah kau, magnae! Kalau kau tidak membalasnya dengan kata 'Ayo kita menikah, hyung!' Tentu aku tidak akan teriak seperti tadi!'
.
"Hehehe~" Kyuhyun tersipu malu membaca balasan dari Sungmin, rupanya lelaki manis itu masih ingat apa yang di tulisnya di kertas tadi.
.
SRET!
'Kau milikku, hyung! '
.
SRET!
'Sepulang sekolah nanti, aku akan memukul bokongmu, Kyuhyun-ah!'
.
SRET!
'Jangan begitu, hyung! Membuat Kyu tersipu malu saja '
.
SRET!
'YAH!'
.
Sungmin menengokkan kepalanya ke samping kanannya dan melempar tatapan death glare—yang gagal—ke arah Kyuhyun.
Ugh! Rasanya pipi tembem-nya itu mulai merona merah, ketika bocah kecil sebangkunya itu selalu meng-klaim kalau dirinya itu miliknya!
.
#LoveIsSweat#
.
Sungmin mempout-kan bibirnya ketika lelaki mungil itu keluar dari ruang guru.
Rupanya benar firasat buruknya bisikkan, guru kebudayaannya itu membuka serta membaca apa yang dirinya dan Kyuhyun tuliskan pada surat itu.
.
"Kyuhyunnie sudah dewasa rupanya, ia bahkan mengajak Sungminnie untuk menikah… Hahaha~"
.
Kira-kira itulah yang diucapkan Park songsaengnim.
Tidak jelas sih gerakkan bibirnya, tapi Sungmin yakin, guru itu sedang menggoda dirinya tadi di dalam, membuat guru-guru lain yang mendengarnya langsung ikut tertawa.
'Huwah! Awas kau besok, Cho Kyuhyun!'
Sungmin menendang emosi, botol air minum yang kebetulan ada di depan kakinya.
Ia sangat sebal! Kenapa bukan Kyuhyun saja yang mengambil kertasnya, begini-begini, magnae itulah yang menjadi sumber awal permasalahannya.
.
BUUK!
.
Sungmin tersentak, mata kelincinya membulat sempurna, bibir mungilnya terbuka, ketika menyadari botol minuman yang ia tendang tadi mengenai kepala seorang gadis yang lebih tinggi darinya.
"YAH!"
Gadis itu menengokkan kepalanya ke belakang.
Hanya ada Sungmin sendiri disana.
Tentu saja! Jam pulang sekolah sudah lewat 30 menit yang lalu, dan tak mungkin anak-anak SD masih keluyuran di lapangan luar basket—kecuali gadis itu dan Sungmin tentunya—di tengah teriknya matahari.
"Kau bocah pendek! Kemarilah!"
Sungmin mendesah panjang, terlihat dari raut muka gadis yang sangar tersebut, tampaknya dia sedang marah padanya.
Lelaki kelinci itu sedikit takut dengan gadis tersebut, rasa-rasanya ia ingin segera kabur dari lapangan ini.
Tapi, bukankah tindakan itu namanya pengecut?
Dan Sungmin tidak suka disamakan dengan sifat itu!
.
"Eh? Kau Lee Sungmin, sunbae kelas 6D itu, kah?"
Gadis yang sebelumnya tampak sangar, kini malah tersenyum melihat Sungmin yang berjalan mendekat ke arahnya, "Astaga!" Tiba-tiba ia tersentak, buru-buru ia meraih kertas dan pensil yang berada di dalam ransel-nya.
.
'Lee Sungmin, kah? Sunbae kelas 6D?'
.
Sungmin mengernyitkan keningnya.
Oh, ayolah~ Ia sedang malas untuk menulis sekarang!
"Ne, waeyo?"
.
'Namaku Choi Sooyoung! Hoobae kelas 4A.'
.
Sungmin menganggukkan kepalanya mengerti setelah membaca kertas yang gadis cantik bernama Sooyoung itu berikan padanya, "Lalu kenapa?" Tanyanya terkesan… Err… Dingin?
.
'Aku tetangga sebelah apartemen, sunbae ^^ Aku juga sekelas dengan Lee Changmin. Namdongsaeng Sungmin sunbae bukan?'
.
Sungmin tersenyum manis mendengar nama adiknya ditulis secara rapih oleh Sooyoung, "Ne, tentu saja! Magnae evil itu namdongsaeng kebanggaan keluarga kami!" Sahutnya riang.
Baiklah… Sungmin pikir, gadis cantik bernama Sooyoung ini tidak terlalu jahat.
Gadis di hadapannya ini malah sopan dan… Mungkin asik untuk diajak berbincang bersama.
.
'Sungmin sunbae! Bolehkah aku pulang bersama?'
.
Sungmin terdiam. Ia berpikir sedikit lama, sebelum akhirnya mengangguk imut, "Ne! Tapi, aku ingin kembali ke kelas dulu, tas-ku ada di dalam sana!" Katanya sambil mendorong tubuh Sooyoung untuk duduk di bangku penonton yang di sediakan di dekat lapangan basket.
.
#LoveIsSweat#
.
Sungmin menghela napasnya panjang.
Pulang sekolah hari ini, ditemani oleh hoobae barunya yang bernama Sooyoung.
Bukannya risih, sejak dulu Sungmin memang lebih gampang untuk berteman dengan para kaum Hawa dibandingkan kaum Adam.
Tapi, ia hanya sedikit kesepian. Mengingat Kyuhyun yang sudah pulang duluan, lantaran umma Jungmo—wali kelas-nya sendiri—yang mengantar mereka kembali pulang ke rumah, serta Changmin yang ada ekstrakulikuler setelah pulang sekolah di sekolahnya.
Biasanya kedua bocah itu akan menggodanya, atau kadang perhatian padanya di sepanjang jalan.
"Eh?"
Langkah Sungmin terhenti ketika ia melihat selembar kertas yang ada di meja Kyuhyun.
"Ini bukannya PR matematika yang harus dikumpulkan besok ya? Kenapa Kyuhyun mening—"
Sungmin menghentikkan perkataannya ketika melihat nama yang tertera di kertas itu bukan nama Cho Kyuhyun, "Kim Jungmo, eh?"
Sungmin mengerutkan alisnya.
Jungmo itu siapa?
.
To Be Continue~
#LoveIsSweat#
SANENGIL CHUKKAE HAMNIDA LEE SUNGMIN KAKA—ntar malem! SEMOGA DIUMUR 27 NANTI, MAKIN IMUT, MAKIN SEKSI, MAKIN BOHAI, MAKIN MONTOK, MAKIN BANYAK BERBUAT NC DENGAN KYUHYUUUUUN !
HUWAAA! LANGGENG AMA KYU, AKUR AMA SUNGJIN, PATUH DAN BAKTI PADA UMMA APPA!
*Aku ga yakin Min mau berumur 27 tahun -_- Bo'ong kali! Mukanya beda banget*
.
1545 Words ( tidak termasuk kalimat pembuka maupun penutup )
Ada perkembangan kan? #JDUAGH!
Gimana? KyuMin moment-nya ga manis ya?
Huwah! Saya sebenarnya mau mempergampang kalian menebak kalau sebenarnya ini KyuMin fanfic, tapi, karena kehadiran Jungmo yang sifatnya seperti itu, bisa mengundang JungMin fanfic juga T_T
Maaf yah~ Aku ga bisa kasih tau pair utamanya siapa disini… Soalnya…
SOALNYA AKU JUGA BINGUNG READERS!
Yah, tergantung komentar lah~ Semakin banyak SiDers di ff aku… Semakin kuat kemungkinan kalo ini MinYoung couple! #ehh
Engga… engga… Maksudku, besar kemungkinan ending ff ini JungMin couple…
Makanya, beri aku review yang banyak dong!
Terutama KMS! Biar semakin mantap kalau ending ff ini—Insya ALLOH—KyuMin couple!
Ngerti?
YOSH! Waktunya balas Review!
sun young : Ini udah kilat belum? Eh? Cinta segitiga itu, Kyu suka Min, min suka Mo, mo suka Kyu gitu? #Slapped
lee haerien : Wah, kalau gitu, selamat datang ke dunia fanfic ku yaaa~ Iya, banyak yang salah ketik, soalnya, mataku min, dan aku ga pake kacamata pas ngetik #ganyambung Min di chap kemarin lugu? Kalo chap ini?
Cuneh : Ho'oh… Sibuk nonton Reality Show SJM daripada ngetik, makanya kurang panjang ff chap kemaren… Kalo ini gimana, ka?
minnie beliebers : Aku juga senang karena telah membuat kaka senang :D Min tunarungu sih, jadi agak ribet bikin KyuMin moment-nya kaya gimana. Wahh~ Chap ini pendekkah? Mianhae~ Saya ga konsen…
MiEunMinWook : Hehehe… Iya, aku juga bingung -_- ini kenapa jadi berantakan gini sih, pairing-nya! Jungmo itu, kaka bisa cari di Youtube, ketik aja "Oppa Band" Atau Jungmo Sungmin, atau Jungmo Sungmin oppa band… Yah pokonya gitulah! Dia anak SME, bukan boyband tapi band, berdua ama Jay ^^
Xxx : Thankyou :*
widiwMin : Kaka cassie-kah? Sebaiknya di ending atau mendekati ending cerita jangan baca ff ini deh *kecuali kalo bias kaka di DBSK bukan Changmin* Benci jadi cinta? Udah dibilang ko ama Kyu-nya #diakorbansinetron
960120 : Aku juga gatau mau nambahin KyuMin moment akya apa lagi? #frustasi Ini gara-gara Min tunarungu sih!
KyuHyunJiYoon : Jangan panggil aku author, ka Ga pantes aku dipanggil kaya gitu T-T Sampe berapa chap ya? Gatau deh, puluhan kali ka -_- MUehuehuehue~
Cho Kyuri : Tau yak! Aku bingung sih KyuMin moment-nya mau kaya gimana… T-T Maaf masih belum bisa panjangin ceritanya T_T
Park Ha Rin : Konflik-nya diperkental? Itu nanti ka… Kasian, mereka masih anak SD XD
YukiLoveSungmin : Aku nunggu pertanyaan itu keluar, dan kaka lah yang bertanya ^^ Terimakasih ya~ Jadi udah tau kan, alas an kenapa aku nulis di bio kaya gitu? Kalo gitu kaka harus nunggu ff ini sampe di beberapa chap lagi ^^ Terlalu terburu-buru kalau mereka langsung SMA…
Liu HeeHee : Boro-boro, ka. 2000 words aja belum nyampe -_- Eh? KyuChul O akan saya pikirkan lagi yah… Nyahahaha~
Chikyumin : Ahahaha~ Heechul berhati malaikat -_- Kayanya itu factor umur deh… mereka masih 11 tahun… Liat aja nanti pas 14+ tahun, sikap kejamnya pasti udah muncul!
Park Hyena Jungsooholic : Yang bikin ff ini aja bingung… Apalagi readers… T_T, maunya KM atau JM couple, hayoo?
Ezaza : Thankyou :*
Hyorin : Aku jadi semakin nyesel deh udah buat ff pendek dan miskin akan KM moment T_T
Review Plissssss?
