Third Year
A/n : Hermione Granger x Cedric Diggory or Harmione Granger x Blaise Zabini?
Harry James Potter AKA Hadrian Orion Black baru saja menyelesaikan pendidikannya di Mahoutokoro. Sekarang ini ia sama dengan siswa Horwarts tahun ke tujuh. Ia menguasai non-verbal spell,mantra pertahanan dan ramuan yang tidak begitu bagus namun juga tidak begitu buruk.
Ia dan Cassiopeia baru saja sampai di Manor Black di London. Bibinya itu meminta ia beristirahat di kamarnya. Regulus sudah menyediakan ramuan penyembuh, ramuan penahan sakit, Skele grow dan sekantong drah untuknya. Ya malam ini adalah malam ia akan menerima warisan darah penuh. Mengikuti permintaan bibinya, Hadrian berdiam dikamarnya.
Selama dua tahun ini, ia mendapat surat dari Lavender yang mendapat gelar ratu gosip di Hogwarts. Sebenarnya gelar ratu gosip hanyalah kedok semata. Dibalik itu semua Lavender memiliki jaringan intel yang cepat dan akurat. Semua itu Lavender lakukan intu mendukungnya. Biasanya, Lavender mengirim kabar mengenai Hermione lebih tepatnya tentang siapa yang berani merundung gadis itu. Tentu saja dengan permintaan dari Harry, Lavender balas mengerjai mereka. Lavender juga memberitahu kabar mengenai Princess Slytherin. Lavender juga memberitahu bahwa keluarga Weasley selain Ronald dan Ginny adalah baik untuk dijadikan teman bersekutu.
Selain dari Lavender, Harry juga menerima surat dari Draconica. Mereka biasanya berbicara panjang mengenai diri mereka masing. Harry juga mengirimkan jepit rambut dari giok untuk pewaris keluarga Malfoy tersebut.
Hermione juga mengirimikan surat. Biasanya surat dari adik angkatnya itu berkisar tentang pelajaran dan kabar bagaimana Hogwarts.
Tubuh Harry bergidik sedikit. Ia merasakan jantungnya berdetak kencang. Menahan teriakan, ia juga menahan sakit di seluruh tubuhnya.
Malfoy Manor,
Diwaktu yang sama, Draconica pun sedang mengalami hal yang sama dengan Harry. Ia tengah mengalami penerimaan warisan darah. Draconica memeluk tubuhnya sendiri ketika sepasang sayap keluar dari punggungnya. Nafasnya terengah - engah. Ia sangat lelah dan menutup matanya.
Dream
Harry terbangun di sebuah padang rumput hijau dibawah sebuah pohon. Ia menarik nafas dan berdiri memandang jauh. Sepertinya penerimaan warisan darahnya berhasil. Ia berada di alam mimpi. Harry membalikan tubuhnya ketika ia merasa seseorang berada di belakangnya.
Satu pelukan kuat yang diterimanya. "Aku tahu, itu pasti kau Hadrian, Kau belahan Jiwaku"kata Gadis itu sambil memeluk Hadrian dengan erat. Hadrian hanya tersenyum dan membelai gadis itu. "Selamat kau berhasil menjadi full Veela dan aku menyukai sayapmu"kata Hadrian membuat Draconica tersenyum bangga.
Hadrian pun duduk dengan Draconica berada di pangkuannya. "Kau Vampire Ian?"tanya Draconica. Hadrian mengangguk. "Ian?"kata Hadrian sambil tersenyum miring.
"Hanya panggilan"kata Draconica."Kau harus menghisap darah"
"Vampire memang penghisap darah. Jangan khawatirkan makananku. Aku bukan Vampire yang dipenuhi nafsu darah. Aku bisa mengontrolnya. Hanya butuh satu atau dua darah manusia sebelum aku Hogwarts"jelas Hadrian. Mendengar kata - kata Hogwarts membuat kedua mata Draconica melebar.
"Ya My Lady aku akan bergabung dengan Hogwarts tahun ini"kata Hadrian membuatnya mendapatkan pelukan lagi. Hadrian merasakan padang rumput disekitar mereka memudar.
"Dengar kau akan mendapatkan surat permintaan pernikahan dari keluarga Black hari ini dan juga surat pribadiku. Beristirahatlah Little Dragon"kata Hadrian mencium kening gadis yang ada dipangkuannya sebelum kembali ke dunia nyata.
End Dream
Hadrian terbangun. Ia bisa merasakan taring dimulutnya. "Hadrian kau sudah bangun? Mau berburu?"ajak Regulus. Hadrian tersenyum miring. "Baiklah ayah"kata Hadrian.
"Kalian ini. Kalian boleh berburu bila Hadrian memberitahuku siapa Belahan jiwamu nak"kata Cassiopeia tegas.
"Malfoy bibi"jawab Hadrian.
"Good. Bibi akan mengurus semuanya"kata Cassiopeia yang segera meninggalkan kedua pria bermarga Black tersebut.
Ditempat lain, Draconica yang terbangun segera di berikan ramuan penyembuh oleh ibunya. Lucius berdiri dihadapan putrinya. "Hadrian Black AKA Harry Potter adalah belahan jiwaku"kata Draconica. Lucius tersenyum tipis.
"Ayahmu dan Regulus sudah mengatur semuanya. Sekarang kau tinggal menunggu Courting gift dari Black"jelas Narcissa.
