"Give Me A Second Chance" Chapt. 4
*Sebelumnya*
"Horeee" sorak Haru kegirangan.
Kyuhyun tersenyum bahagia karena keceriaan Haru, hingga membuat rasa sakit yang di tahannya tidak terasa setelah bersama Haru.
"Jika suatu hari Eomma mu datang untuk menjemputmu. Apa yang harus Appa lakukan?" Batinnya.
*Selanjutnya*
Kyuhyun mengajak Haru pergi ke sebuah Cafe yang menjual beragam rasa Es Krim. Kyuhyun sudah menyiapkan uang untuk merayakan hari ulang tahun berdua dengan Haru.
Sambil menggendong Haru, Kyuhyun banyak bertanya pada Haru mengenai hari pertama di Sekolahnya.
"Haru~ah, bagaimana Sekolah hari ini?"
"Haru gak suka di Sekolah, bosan!" sahut Haru dan merebahkan kepalanya di pundak Kyuhyun, saat Kyuhyun menggendongnya.
"Kenapa bosan? ,bukankah di Sekolah, Haru punya banyak teman?"
" Ani…, Haru gak suka semua teman-teman Haru. Semuanya punya Eomma, Haru gak punya" sahut Haru polos.
Kyuhyun terdiam mendengar ucapannya, " Sonsaengnim tidak membolehkan Haru main ayunan"
"Kenapa? , apa Haru mainnya kencang-kencang?"
"Nde, tapi Haru suka" sahutnya polos, Kyuhyun tersenyum mendengar celotehan polos Haru.
"Mm… bagaimana jika setelah makan es krim, kita pergi ke Taman Hiburan?" ajak Kyuhyun.
"Haru gak mau" tolaknya
"Kenapa tidak mau?"
"Main di sana mahal. Appa uangnya sedikit, nanti gak cukup untuk bayarnya"
"Appa ada uang kok. Pasti cukup" "Haru gak mau, Haru cuma mau es krim aja" sahutnya tetap menolak.
"Tapi hari ini kan Haru ulang tahun. Appa ingin mengajak Haru bermain sepuasnya"
Haru menggelengkan kepalanya,"Haru cuma mau Appa dan es krim. Haru gak mau main di sana. Nanti uang Appa habis" tolaknya lagi.
Huft, Kyuhyun menghela napas beratnya. Haru sangat keras kepala jika ia sudah mengatakan tidak. Tapi Kyuhyun mulai mengingat-ingat semua kesukaan dan sifat Haru yang mengingatkannya pada seseorang.
" Kenapa sifat dan kesukaan Haru sangat mirip dengan Donghae hyeong?, apa jangan-jangan Haru adalah anak kandung Donghae hyeong?" Pikirnya.
"Ah…tapi tidak mungkin Donghae hyeong melakukan itu padaku. Donghae hyeong bukan orang yang meninggalkan tanggung jawabnya. Pasti bukan…" pikiran itu ia buang jauh-jauh.
Sepanjang jalan menuju Cafe yang pernah ia kunjungi semasa SMA bersama Changmin. Kini Kyuhyun pergi ke sana bersama Haru.
Kyuhyun dan Haru tiba di Halte. Mereka menempuh perjalanan menuju Cafe tersebut yang cukup jauh jaraknya dari Sekolah Haru juga rumah mereka.
Cafe yang di tuju Kyuhyun letaknya tidak jauh dari SMA Kyuhyun dulu. Tidak berapa lama menunggu di Halte, Bus datang, lalu Kyuhyun masuk bersama Haru.
Mereka duduk di kursi paling belakang, karena Haru suka melihat pemandangan sekitar yang mereka lalui. Haru duduk dekat jendela, ia berdiri dan menatap kearah belakang sambil bernyanyi lagu Electrik Shock dari Girl Band F(x) dan menggoyangkan pinggulnya. Kyuhyun tertawa gemas melihat tingkah Haru yang suka bernyanyi dengan suara pas-pasannya.
—–GMASC—-
Di dalam Mobil , Hana memeluk erat boneka Gajah pemberian Changmin sambil bernyanyi lagu "Bingo" , Changmin mengelus kepala Hana lembut, karena Changmin sangat menyayangi keponakan kecilnya.
"Hana~ah, siapa nama teman Hana tadi?" tanyanya sembari tak melepaskan pandangannya fokus ke jalan.
"Namanya Haru, tapi Haru sangat galak" sahut Hana yang manyun
"Galak kenapa?"
"Tadi, Hana mau ajak Haru main sama-sama, tapi Haru dorong Hana sampai jatuh"
"Mwo?, kenapa Haru dorong Hana? , apa Hana yang ganggu Haru duluan?"
"Aniyo, Hana gak ganggu Haru, samchon. Tapi Haru memang galak. Haru suka marah-marah, Haru suka main sendiri, dan Haru juga sering duduk di atas meja" sahut Hana.
Changmin tercengang mendengar perkataan Hana, Changmin tak habis pikir bagaimana bisa seorang anak perempuan kecil seperti Haru tingkahnya terdengar seperti anak laki-laki.
"Aigoo-aigoo…, bagaimana bisa ada anak seperti dia?" ucapnya.
"Tapi Haru kasian, samchon"
"Kasihan kenapa?"
"Haru bilang pada Sonsaengnim, Haru gak punya eomma, dan Haru sangat benci eomma nya"
Changmin menatap Hana yang agak murung saat membicarakan Haru, "Samchon, Hana suka main dengan Haru, tapi Haru gak pernah mau ,Hana ajak main" ucapnya sedih.
"Hm…, Hana jangan sedih. Suatu saat, Haru pasti mau di ajak main oleh Hana"
"Nde" sahut Hana.
" O iya, bagaimana jika kita makan es krim, Hana mau?" ajak Changmin.
"Hana mau, tapi kata eomma, Hana gak boleh makan es krim, nanti Hana batuk" ucapnya polos. "Mm…, ya sudah, kalau begitu lain kali saja kita makan es krim nya ya"
"Eoh" sahutnya.
Karena Hana menolak ajakan Changmin, kini Changmin hanya bisa mengantar Hana pulang ke rumah.
—–GMASC—-
Hari ini Hyorin pergi ke sebuah Mall besar yang ada di Jepang. Ia berjalan-jalan mengitari beberapa toko pakaian, dan melihat-lihat beberapa pakaian yang ingin di belinya. Hyorin membeli beberapa helai gaun untuk dirinya. Setelah menemukan gaun incarannya, kini Hyorin mampir ke sebuah toko pakaian khusus laki-laki. Ia berencana membeli pakaian untuk keluarganya. Satu-persatu ia melihat jenis kain juga model pakaiannya. Hingga ia terdiam di depan sebuah pakaian Basket berwarna hitam bernomor 13.
Hyorin menyentuh pakaian itu, dan matanya berkaca-kaca saat pakaian itu mengingatkannya pada Kyuhyun.
"Kyuhyun~ah, mianhe…eomma saat itu mengusirmu. Apakah kau benar-benar marah pada eomma?" batinnya.
"Pakaian ini…adalah pakaian yang dulu sangat kau inginkan,Kyu "
Flashback
Kyuhyun menemani Hyorin pergi ke Hyundai Mall. Ia menenteng barang belanjaan Hyorin. Sedangkan Hyorin masih fokus mencari beberapa pakaian yang lain. Langkah kaki Kyuhyun terhenti di depan deretan pakaian olahraga. Kyuhyun berseru memanggil Hyorin.
"Eommaaa" seru Kyuhyun pada Hyorin yang sudah berjalan agak jauh di depannya.
Hyorin berhenti , lalu menoleh ke belakang, "Eommaaa" panggil Kyuhyun lagi.
Hyorin kemudian menghampiri Kyuhyun yang masih terdiam di depan pakaian tersebut.
"Ada apa, Kyu?"
"Aku mau baju Basket ini, boleh ya eomma?" Pintanya
"Aish! ,Kau ini, baju Basketmu sudah banyak di lemari. Memangnya mau kau kemanakan semua baju-baju Basket itu?"
"Kali iniii aja, ya eomma. Please…" mohon Kyu
"Eomma tidak mau, jika kau mau membeli baju Basket itu, kau harus kerja seperti Donghae. Baru kau bisa membeli baju itu" tolak Hyorin.
"Tapi eomma, aku kan masih SMA. Aku belum bisa bekerja seperti Donghae hyeong" ucap Kyuhyun sedikit kesal.
"Maka dari itu, kamu harus rajin belajar, jangan membuat onar terus di Sekolah. Jadi suatu saat kamu bisa seperti Donghae"
"Tapi eomma, sekali iniiii saja. Ku mohon. Aku sangat menyukai warnanya" mohon Kyuhyun lagi.
"Eomma tidak akan mau membelikanmu baju itu, sekalipun kau terus memohonnya. Tapi keputusan eomma tidak bisa di ganggu gugat" sahutnya tegas.
"Eomma…,ku mohonnn, aku janji tidak akan membuat onar lagi di Sekolah" Kyuhyun mengatup kedua tangannya seraya memohon pada Hyorin.
"Sekali tidak tetap tidak. Kau mengerti!" tegasnya.
Flashback End
Hyorin meneteskan air matanya, ia menatap lekat baju Basket yang masih tergantung rapi dideretan baju Basket lainnya. Salah seorang pegawai toko itu berjalan menghampiri Hyorin,"Ada yang bisa saya bantu?" tawarnya
"Saya ambil baju ini" sahut Hyorin
"Hai" sahutnya, lalu mengambil baju Basket itu untuk diberi nota. Hyorin lupa niatnya semula untuk membeli pakaian buat Teukie juga Donghae. Ia berjalan mengikuti pegawai tersebut. Sambil menunggu antrian, seorang wanita yang tak lain adalah teman Hyorin semasa Kuliah ,menghampiri Hyorin yang berdiri di depan kasir.
"Hyorin?" ucapnya dan memegang pundak Hyorin hingga ia terkejut.
" Han Bora?" sahutnya
"Nde, wah…banyak sekali barang belanjaanmu"
"Hahaha, kau bisa saja. O iya, apa kau sendirian?" tanya Hyorin
"Aniyo, aku bersama anakku. Tapi dia sedang ke butik langganannya" sahut Bora.
"Oh…"
"Bagaimana kabarmu?"
"Aku baik"
"Syukurlah. O iya, bagaimana kabar Donghae juga Kyuhyun?"
"Mereka baik-baik saja" sahut Hyorin berbohong
"Hyorin, kebetulan kita bertemu disini. Ada yang ingin ku tanyakan padamu"
"Ini bajunya…" pegawai toko itu memberikan pakaian yang Hyorin beli, setelah Hyorin membayarnya.
"Arigato" sahut Hyorin
" Hai"
Hyorin mengajak Bora untuk mampir ke Cafe yang berada di depan toko pakaian yang dikunjunginya. "Bagaimana jika kita pergi ke Cafe itu?" ajak Hyorin
"Boleh juga" sahut Bora.
Kemudian mereka pergi ke Cafe Chocolate dan mengobrol di sana.
"Tadi kau mengatakan ada yang ingin kau tanyakan padaku" ucapan Hyorin
" Nde, sebenarnya aku ingin bertanya tentang Kyuhyun" sahut Bora
"Kyuhyun?"
"Nde. Apa Kyuhyun memiliki anak?, apa Kyuhyun sudah bekerja?" tanya Bora.
"Anak?, kerja?" Hyorin terlihat bingung dengan pertanyaan Bora mengenai Kyuhyun.
"Mm…, sekitar 2 minggu yang lalu. Aku melihat Kyuhyun bekerja menjadi kuli bangunan, saat aku menemui keponakanku. Tapi aku penasaran apakah yang ku lihat itu benar-benar Kyuhyun atau bukan. Karena saat itu ada seorang gadis kecil yang memanggilnya dengan sebutan Appa"
Deg…Hyorin terhenyak. Ia tidak menyangka bahwa hidup Kyuhyun sangat menderita karena perbuatannya.
"Hyorin…" panggil Bora saat melihat ekspresi Hyorin yang tampak shock.
"Ah…nde?"
"Apa kau mendengar apa yang ku katakan?"
"Mian, tadi aku sedikit terkejut dengan ucapanmu barusan. Aku pikir kamu salah orang. Kyuhyun masih kuliah di Universitas Harvard mengambil jurusan Hukum" sahut Hyorin menyembunyikan kenyataan yang sebenarnya dari Bora.
"Oh, kau mungkin benar. Aku pasti salah orang, lagipula tidak mungkin Kyuhyun bekerja seperti itu." Pikir Bora
—-GMASC—–
"Haru~ah, ini adalah surga es krim" Kyuhyun dan Haru kini tiba di depan Cafe tersebut.
"Jadi di sini banyak sekali es krim, Appa?" tanya Haru polos.
"Eoh, Haru pasti suka. Ayo kita masuk" ajak Kyuhyun sambil, menggandeng tangan mungil Haru.
"Horeeee" sahut Haru riang ketika melangkahkan kaki mungilnya dan masuk ke dalam Cafe.
Saat berada di dalam, Haru berlari dan duduk di kursi paling pojok dekat lemari buku. Karena Cafe ini bukan hanya Cafe biasa, melainkan tersedianya berbagai ragam buku dari buku cerita anak sampai buku-buku pelajaran. Kyuhyun tersenyum melihat tingkah lucu Haru.
Kyuhyun menghampiri pelayan Cafe untuk memesan es krim yang di inginkannya. Kyuhyun memanggil Haru untuk menanyakan es krim pilihannya, "Haru~ah, mau es krim rasa apa?, green tea, chocolate, banana, strawbery atau bluebery?" tanya Kyuhyun
"Strawbery"sahutnya semangat.
"Ok" sahut Kyuhyun.
"Es krim Strawbery 2″
"Ne"
Kemudian Kyuhyun melangkahkan kakinya mendekati Haru, lalu duduk bersamanya. Saat Kyuhyun memesan es krim, Haru mengambil buku yang berhubungan dengan binatang.
"Appa, aku mau lumba-lumba"
"Haru ingin pergi melihat lumba-lumba?"
"Mm…" sahut Haru sambil menganggukkan kepalanya.
"Appa, aku mau Anjing kecil" pintanya.
"Anjing?, tapi rumah kita kecil, bagaimana merawatnya?"
"Nanti Anjingnya tidur sama Haru" sahutnya polos sambil menatap Kyuhyun dengan mata bulatnya.
"Begini Haru, jika kita membeli Anjing, suara gonggongannya akan mengganggu Shindong ajussi , Jang halmoni juga tetangga yang lain. Haru mau, jika Appa di marahi oleh mereka?"
Haru diam sejenak dan tampak sedang berpikir, lalu dengan suara lembutnya Haru mau menerima apa yang dikatakan oleh Kyuhyun.
"Aniyo, Haru gak mau Anjing. Nanti Haru nangis, Appa dimarahi Jang Halmoni" sahutnya agak memanyunkan bibir mungilnya. Kyuhyun tersenyum sambil mengelus kepala Haru lembut, lalu mencium keningnya.
Tidak berapa lama pesanan es krim Kyuhyun datang, lalu di letakan pelayan Cafe di atas mejanya.
"Haru~ah, katakan padanya gumawo" Kyuhyun mengajarkan Haru untuk berterima kasih pada orang lain.
"Gumawo" ucap Haru
"Ne"sahut pelayan itu tersenyum gemas saat Haru mengucapkan terima kasih padanya.
Tangan mungil Haru memegang sendok lalu ia mulai ingin menyantap es krimnya, tapi Kyuhyun mengingatkan Haru atas apa yang sudah diajarkan padanya.
"Haru~ah, ingat sebelum makan, apa yang harus di ucapkan?" Tanya Kyuhyun mengingatkannya. Haru tersenyum lebar hingga memperlihatkan sederetan gigi putihnya, "Selamat makan!" ucap mereka bersamaan.
Saat ingin menyantap es krim, Kyuhyun kembali memegangi pinggangnya, karena rasa sakit itu mulai menyerangnya lagi. Ia menatap lekat Haru yang asik memakan es krim sambil melihat jenis-jenis binatang dari buku yang di ambilnya dari rak.
"Haru~ah, tunggu di sini . Jangan kemana-mana, Appa ingin ke Toilet sebentar"
"Ne" sahut Haru yanv fokus pada bukunya.
Kyuhyun segera beranjak dari kursi, lalu ia berlari menuju kamar mandi. Kyuhyun bergegas masuk ke dalam, lalu mengunci pintu kamar mandi dari dalam. Kyuhyun menyandarkan tubuhnya di pintu, tangan kanannya memegang erat bagian pinggangnya. Keringat dingin bercucuran membasahi tubuhnya, kepalanya terasa pusing, Kyuhyun ingin mengerang kesakitan, tapi ia tahan. Di kamar mandi itu hanya ada Kyuhyun. Air mata Kyuhyun mengalir saat ia kesakitan dan menahannya seorang diri. Kyuhyun sengaja sembunyi, agar Haru tidak menangis saat melihatnya sakit.
"Haru~ah…, Appa…sakit" batinnya sambil menggigit bibir bawahnya.
—-GMASC—-
Donghae memarkirkan Mobil di depan sebuah Cafe langganannya. Jika sedang kesal, biasanya Donghae pergi ke Cafe itu untuk memakan es krim. Ia melanglahkan kakinya masuk ke dalam. Sambil memandangi sekitar, Donghae duduk di sudut kanan dekat jendela. Pelayan yang sangat paham dengan pesanannya, datang menghampirinya, "Seperti biasa?" tanyanya
"Nde" sahutnya singkat, lalu pelayan itu pergi.
Donghae merasa kesal pada kejadian di kantornya hari ini. Sebenarnya itu semua terjadi atas sikap senonohnya pada orang lain, hanya saja Donghae terlalu egois untuk mengakui kesalahannya.
Donghae memainkan jari telunjuknya dan mengedarkan pandangannya, hingga tertuju pada seorang gadis kecil yang sedang asik menikmati es krim seorang diri.
"Gadis kecil itu lucu juga" gumamnya hingga tanpa sadar Donghae tersenyum saat melihat Haru.
TBC
Apakah Kyuhyun akan bertemu dengan Donghae?. Tunggu aja lanjutannya ya.
