The Most Beautiful

Part 2 END

Author : Nyanil

Rate: T ( aman )

Genre : romance, drama, twoshoot, sekuel Prince girl

Pairing : Wonkyu

Cast:

Cho –Choi- Kyuhyun ( yeoja )

Choi siwon ( namja )

And The Other

Disclaimer : semua member milik Tuhan, Orang tua dan management nya masing-masing

Warning : GS, , alur cerita ngaje. Ini ff buatan aku sekuel dari PRINCE GIRL . Hehehehe Typo bertebaran di mana-mana udah pasti, penulisannya sedikit ancur gegara ngebut, DON'T LIKE DON'T READ.

SUMMARY :"terima kasih karena telah menjadi seorang yang sempurna hanya untukku"

Happy Reading ^^

Part sebelumnya :

" ku mohon jangan pergi lagi !" lirik siwon semakin mengeratkan pelukannya.

" ye?"

Tanpa siwon dan yeoja itu sadari, di sudut lorong tersebut ada sepasang mata indah yang tengah menatap mereka dengan pandangan sedih. Butir-butir Kristal bening mengalir di kedua belah pipi tembamnya. Terus terisak melihat kejadian yang baru saja di lihatnya.

~Wonkyu~

Siang yang cerah di musim semi nampak sangat indah dengan bunga-bunga yang mulai bermekaran, angin sejuk yang terus-menerus menghembus mengalun indah membuat siapa saja yang menghirupnya merasa nyaman. Damai dan tentram itulah yang seharusnya selalu terjadi di saat musim semi seperti ini, namun sepertinya itu tidak berlaku untuk Seoul Univercity. Suasana kantin yang memang ramai kini bertambah ramai, hampir seluruh mahasiswa/i yang sedang berada di kantin tengah berbisik-bisik membicarakan seseorang yang kini tengah tersenyum bahagia. Bagaimana tidak berbisik-bisik jika kini mereka tengah melihat sang Idola kampus mereka tengah duduk dengan nyaman bersama dengan seorang yeoja –atau bisa disebut namja- urakan sambil terus menatap dengan senyuman pangerannya. Sang 'yeoja' yang tengah dibicarakan itu nampak risih dengan tatapan seluruh penghuni kantin dan juga sikap namja yang beberapa waktu lalu memeluknya.

" bisa tidak kau tidak dekat-dekat denganku" bentak sang 'yeoja' dengan wajah kesalnya, dengan menggebrak meja dia pun berdiri dan mulai melangkah pergi dari seorang namja dengan dimple smile nya. Sementara namja yang kita ketahui bernama choi siwon itu malah tersenyum dan mulai ikut berlari menyusulnya.

" kyunniee,, tunggu aku!" mendengar terikakkan manja siwon, sang 'yeoja' itu pun memutar bola matanya malas. Dia pun berbalik kembali dan menatap siwon dengan kedua tangan menyilang di dadanya.

"sudah ku katakkan berulang kali kalau aku itu bukan kyunnie mu, siwon~ssi" tatapnya tajam, 'yeoja' itu pun berbalik dan kemudian melanjutkan langkahnya untuk pergi dari manusia aneh yang terus saja menempel padanya.

"tapi kyu,,"

"siwon ~oppa.." langkan siwon untuk menyusul 'yeoja' yang dia akui sebagai kyuhyun pun terhenti mendengar seseorang memanggilnya dari sudut koridor dekat kantin. Siwon pun berbalik dan melihat siapa yang memanggil namanya.

Deg…

Jatuh siwon berdetak cepat, nafasnya seolah berhenti. Dilihatnya seorang yeoja dengan rambut panjang ikal bergelombang berwarna coklat yang tergerai dengan indahnya di tambah hiasan pita pink yang tengah bertengger di sela-sela rambutnya, bibir indah yang di balut lipgloss pink cerah, kulit putih pucat dan oh,, jangan lupa mata onix indah yang tengah menatap siwon dengan lembut dengan seutas senyum menambah kesan cantik pada yeoja asing tersebut. 'oh god neomu yeoppo ' pikir siwon sesaat sebelum semenit berikutnya menggelengkan kepalanya 'tidak, kyuhyunku jauh lebih cantik' pikirnya.

" ne, ada yang bisa ku bantu" jawab siwon ramah.

"oppa, bisa kah kau menemaniku berkeliling kampus ini?" Tanya yeoja asing tersebut dengan senyum indahnya.

"hmm.. bisa saja sih. Tapi kau tahu dari mana jika namaku siwon? Dan siapa nama mu nona?" Tanya siwon menyelidik sambil menatap heran yeoja cantik di hadapannya tersebut. Bukan nya siwon bermaksud bersikap dingin terhadap yeoja tersebut, hanya saja siwon tidak begitu mengenal yeoja itu dan dengan beraninya wanita yang sempat membuat jantung siwon berdetak lebih cepat itu memanggil nama.

"siwon oppa kan terkenal seantero kampus, so tidak mungkin aku tidak tahu siapa oppa meski aku murid baru sekali pun" mendengar penjelasan tersebut siwon hanya mengangguk mengiyakan. " perkenalkan oppa, nama ku.."

" SIWON~AH" ucapan yeoja itu terpotong dengan suara kencang yang menggema di sudut lorong kampus tak jauh dari yeoja asing dan siwon berada. " akhirnya ku temukan juga kau.. hosh.. hosh" lanjut donghae tersebut dengan nafas yang memburu.

" ada apa hae~ah?"

" itu.. emm.. anu.." ucapan donghae terpotong-potong seolah ragu untuk memberitahukan sesuatu karena di liriknya seorang yeoja yang tengah berdiri di hadapannya yang tengah senyuman indah menatap dirinya. Donghae pun hanya mampu menggaruk-garukkan tengkuknya yang sebenarnya tidak gatal.

" kalau kau ingin bicara yang jelas pabbo!"

" nanti saja…. Hehehehe" tanpa melanjutkan kata-katanya donghae segera berlalu pergi meninggalkan siwon dengan sang yeoja asing itu. Siwon hanya bisa berdecak kesal melihat kelakuan sang teman karibnya itu.

Setelah kepergian donghae, siwon pun kembali bercakap-cakap dengan yeoja tersebut sambil mengantarnya berkeliling kampus. Setelah beberapa kali bertanya dan berbincang-bincang dengan sang yeoja, bukan kedekatan yang mereka alami justru malah sebaliknya. Siwon merasa jika yeoja tersebut terlalu kaku dan canggung untuk di ajak bicara, yeoja itu juga hanya membalas ucapan siwon dengan kata-kata yang singkat dan hanya tersenyum menatap siwon jika siwon sedang bercerita tentang sesuatu. Tingkah yeoja tersebut mengingatkan siwon dengan seseorang yang siwon rindukan, hanya wajah dan sifatnya jauh berbeda dengan orang tersebut.

~Wonkyu~

Seminggu berlalu, terlihat seorang namja tengan termenung di meja ruang kelas kampus sambil menopangkan dagu dengan kedua tangannya. Sudah satu minggu ini siwon merasa diganggu dengan kehadiran yeoja asing yang terus menerus menempel dengannya, bahkan untuk bertemu dengan 'kyunnie'nya jadi terhalang akibat kehadian yeoja itu. Sebenarnya bukan salah yeoja yang mengaku namnya kyuhyun itu, tapi karena 'kyunni' nya terus saja menghindar. Siwon meresa bimbang dan bingung, di satu sisi ada sosok yang begitu mirip dengan kyuhyunnya yang menghilang beberapa tahunlalu tapi dia tak mengakui jika dia itu kyuhyun, sementara di sisi lain ada seorang gadis cantik bak bidadari yang mengaku bernama kyuhyun yang terus menerus menempel kepadanya.

Setelah menghela nafas beberapa kali, siwon –sang namja tersebut- segera berdiri dan melangkah pergi menuju kesuatu tempat. Sambil merogoh saku depannya dan mengambil benda persegi panjang kemudian mengetikkan sesuatu disana, siwon pun langsung melangkah menuju parkiran dan beranjak mendekati mobil yang di bawanya kemudian pergi dari area kampus menuju tempat yang sudah di janjikannya dengan seseorang.

" kenapa kau mengajakku kesini? Jangan bilang kau ingin mengajakku kencan!?" ucap donghae sebal karena tiba-tiba saja di suruh datang ketempat romantic padahal ia sedang asik pacaran di kantin dengan hyukkie yeojachingunya.

" Dasar ikan gila!? Tentu saja aku masih normal pabbo"

" Lalu kenapa kau mengajakku ke sungai han yang terkenal romantis ini, jika kau ingin bicara kenapa tidak di tempat lain saja eoh?"

Siwon kembali termenung mendengar ucapan donghae, ia kembali menatap aliran air sungai han yang begitu tenang sore itu.

" Sebenarnya ada apa dengan mu eoh?" Tanya donghae dengan wajah sedikit sebal melihat sang sahabat karib yang terus saja terdiam sejak dua puluh menit mereka bertemu.

" siapa yang sebenarnya kyuhyun yang asli.."

"Ye? Maksudmu?"

" Disatu sisi aku ingin menjaga hati ini hanya untuk kyunnie... Kyuhyun ku... Tapi di sisi lain ada seorang yeoja mulai menggoyahkan hati ku yang terus saja menempel padaku dan mengaku bernama kyuhyun.."

Donghae terdiam mendengar ucapan siwon. " Apa dia si anak baru yang menjadi princess kampus kita akhir-akhir ini sering kau temui"

" Ya,, tapi bukan aku yang menemuinya. Dia yang terus saja meminta bantuan ku, aku tak enak jadi ku bantu sebisa mungkin hingga aku tak sadar jika sekarang aku mulai merasakan perasaan lain terhadapnya" siwon hanya bisa menghela nafas menjelaskan perkara yang terjadi seminggu ini. Donghae tersenyum serius mendengar penuturan dari siwon.

" Cari tau kebenarannya, maka kau akan tau yang sebenarnya. Jangan sampai kau salah, dan malah menyakiti hati seseorang yang seharusnya tidak boleh tersakiti" ucap donghae sambil menyerahkan sebuah catatan kecil berwarna baby blue ke pada siwon membuat siwon menautkan alisnya tak mengerti.

Betapa terkejutnya siwon begitu membaca isi dari lembar demi lembar catatan tersebut. Hatinya bedetak kencang, dan dadanya mulai bergemuruh. Siwon melirik kearah donghae dengan tatapan penuh Tanya

" sebenarnya aku ingin memberikan catatan itu kepadamu sebelum mengembalikan kepada pemiliknya seminggu yang lalu. Tapi melihat kau tengah asik berbicara dengan sang pemilik catatan jadi ku urungkan niat itu apalagi hampir seminggu penuh dia terus saja menempel padamu" jelas donghae yang mengerti arti tatapan sang sahabat.

"Tidak... Ini tidak boleh terjadi... Aku harus melakukan sesuatu" ucap siwon dan langsung berangkat pergi dari tempatnya berdiri meninggalkan donghae yang hanya menautkan alis nya tak mengerti.

"Yaa. Choi Siwon kenapa kau meninggalkan ku "

~Wonkyu~

"Apa mau mu? " Bentak seorang dengan keras di belakang halaman kampus. " Sudah ku katakan berulang kali bahwa aku ini bukan kyuhyun PABBO" lanjutnya.

Sementaran siwon hanya bisa diam memandang orang yang tengah berteriak di depannya. Setelah pergi meninggalkan donghae di sungai han, siwon memutuskan untuk mencari tau yang sebenarnya terjadi.

" Kalau kau bukan kyuhyun, lalu namamu siapa?" Tanyanya dengan wajah penasaran. Bukan hanya fisik yang menyerupai kyuhyun, tapi suara beratnya pun mirip membuat siwon sedikit tidak percaya jika orang yang di hadapannya kini bukan lah kyuhyun, sang prince girl.

" Kenapa seunbae tidak dari dulu saja bertanya seperti itu, biar tidak ada yang salah paham pabbo" ucap orang yang begitu mirip kyuhyun tersebut sambil memukul pelan puncak kepala siwon. " Namaku Kim Jun Myeon, panggil saja aku suho, dan aku ingin meluruskan satu hal pado mu seunbae pabbo, kalo aku ini namja..'NAMJA' " lanjutnya sambil menekankan kata namja.

Begitu mendengar ucapan yeoha~ah bukan tetapi namja yang bernama suho tersebut membuat siwon membelalakkan kedua matanya. Siwon terkejut bukan main, tapi bukan kah murid baru yang masuk itu namanya kyuhyun, cho kyunhyun.

" Kau salah mengenali orang seunbae, kyuhyun yang kau maksud itu mungkin adalah yeoja cantik yang setiap hari bergelayut manja denganmu. Dia bernama lengkap cho kyuhyun. Lagi pula aku ini satu tahun di bawahmu" jelas suho. Siwon semakin terdiam terpaku mendengar penuturan suho. Ada perasaan sakit di hati siwon bila mengingat perlakuannya kepada yeoja yang selama ini di cintainya tersebut. Siwon yang memang terfokus dengan 'kyuhyun' malah mengabaikan kyuhyun asli yang tengah tersiksa melihat 'kemesraannya'. Dengan langkah seribu, siwon pun berlari mencari jejak-jejak seseorang yang selama ini di carinya. Berlari dari lorong-kelorong, membuat gadus kampus di sore hari yang nampak sepi itu.

Sementara di lain tempat di bagian kampus itu terlihat sepi, hanya ada beberapa mahasiswa yang masih setia karena ada kelas tambahan dan kegiatan luar kampus. Termasuk seorang yeoja cantik yang masih sibuk dengan buku-buku yang baru saja dia pinjam dari perpustakaan. Bibir ranumnya terus bersenandung kecil dengan indah, dengan jari-jari yang sibuk membolak balikkan halaman demi halaman dengan penuh ketertarikan.

Brakk

Terdengar suara dentuman pintu yang di buka paksa oleh seseorang dengan kasar. Yeoja cantik bermata onix itu pun menoleh ke arah suara tersebut. Dan betapa terkejutnya saat matanya menangkap sesosok yang selama ini diam-diam di cintainya tengah sedikit berbungkuk mengatur nafas.

Siwon memandang lurus kedepan menatap yeoja cantik berambut panjang bergelombang yang tengah terkejut, di langkah kan kakinya ke arah yeoja tersebut dan langsung mendekap yeoja tersebut dengan pelukan hangatnya.

"Kyunnie... Kyuhyunku... My babykyu.." Lirih siwon sambil terus mendekap yeoja itu. Sang yeoja yang di peluk erat itupun tak kuasa menahan air matanya, berbalik memeluk siwon.

" op…oppa..,, "

"Mianhae oppa baru sadar sekarang" ucap siwon lembut sambil melepas pelukkannya kemudian menatap kyuhyun lembut dengan telapak tangan yang sibuk menghapus jejak-jejak air mata di kedua buah pipi kyuhyun. " Maafkan oppa, oppa minta maaf, maafkan oppa yang tidak mengenalimu" lirihnya ikut mengeluarkan air mata.

" Bukan salah oppa jika tak mengenaliku " ucap kyuhyun sambil tersenyum " bukan kah oppa bilang akan menjemputku jika sudah menjadi pangeran yang sesungguhnya. Saat oppa berjanji seperti itu, aku sudah berjanji pada diriku sendiri jika aku harus menjadi putri yang sempurna untuk mu oppa " kyuhyun menghapus air mata siwon dari kedua belah tangannya. Terus tersenyum lembut sambil menatap siwon yang juga menatap balik kyuhyun. Keduanya tersenyum dan mulai mendekatkan wajahnya masing-masing, menempelkan kedua bibir dan saling menyalurkan perasaan lewat ciuman tersebut.

"terima kasih karena telah menjadi seorang yang sempurna hanya untukku, saranghae kyu" bisik siwon di sela-sela ciumannya.

~5 years later~

~Siwon PV On~

Yah kira-kira seperti itulah cerita singkat tentang pertemuanku kembali dengan cho kyuhyun yang kini telah resmi menjadi choi kyuhyun, my babykyu.

Kupandangi lekat-lekat bunga pemberian istriku tercinta, kubaca satu persatu bait dari surat babyblue yang terselip di dalam buket bunga tersebut.

Brakk

Terdengan dentuman pintu yang cukup keras di ruangan presdir Choi's group membuat sang penghuni di dalamnya terkejut bukan main dan langsung melihat ke arah pintu ruangannya. Begitu melihatnya siwon langsung tersenyum cerah menimbulkan sedua bingkahan lesung pipit di kedua pipnya.

" SIWONNIEE….. KENAPA KAU TAK MEMBALAS PESANKU?" teriakan manja seorang yeoja dengan baju kebesaran dan perut yang terlihat sedikit..ehem.. buncit…

" mianhae baby, aku tidak mendengar dering tanda pesan karena sedang asik memandangi bunga indah pemberian istriku tercinta dan juga catatan kecil dangan kata-kata indah yang dibuatnya." Ucap siwon sambil melangkahkan kaki mendekati yeoja yang ternyata kyuhyun, sang istri tercinta. Dituntunnya sang istri yang tengah hamil 5 bulan tersebut kearah sofa dekat meja kerjanya dan mendudukkannya di atas pangkuannya sambil merangkul mesra pinggang yang tak ramping lagi dan kubisikan sebuah kata " I love you my princess my wife" hingga membuat semburat merah di kedua belah pipinya yang caby.

END

Kyaaa,,,,,

Mianhae ceritanya sedikit ngebut…..mian juga kalo banyak typo.. niatnya mw di pos beberapa waktu lalu tp engg jadi karena akunya kecelakaan beberapa waktu yang lalu, ampe membuat tanganku engg bisa gerak jadi engg bisa ngetik buat ngelanjut ceritanya…..

Mungkin ceritanya kurang seru karena aku buatnya ngebut, soalnya engg enak sama kalian reader… T-T

Tapi terima kasih yah yang udah sedia membaca n menunggu kelanjutan cerita ini…

Kali ini bener-bener END.. :p

Gomawo ,,,,, selamat berjumpa di ff selanjtnya… ^^