Maaf semuanya karena kemarin chapter 3 bahasa inggris ( karena unsure tidak kesengajaan ) padahal ruchy sudah ketik sendiri memakai bahasa Indonesia lhoo.. #nangis

Yang belum baca CHAPTER 3 silahkan baca nee~~~ karena sudah ruchy perbaiki.. ^^

Terima kasih yang sudah review nya …

CHAPTER 4

Si Tsunder Jatuh cinta

Pairing : Midorima x Kuroko Sligh GOMxMidoKuro

Rate : K-T

Disclaimer: fujimaku tadatoshi

'sepertinya hari ini akan menjadi hari buruk'batin kuroko,entah apa yang harus ia lakukan karena kelima orang tersebut seperti hewan yang merebutkan makanan kesukaan mereka.

-TROPICAL LAND-

Karena para pelangi kecuali-midorima-yang lainnya memperebutkan siapa yang ingin jalan dengan kuroko,namun dilain pihak midorima menyumpahi mereka yang mengganggu jalannya rencana yang sudah dipersiapkan untuk kencan kali ini lebih tepatnya ingin menyatakan cinta kepada kuroko.

'Tapi apa rencana ini akan tetap berhasil….' Batin midorima

"dari pada kalian memperebutkan ku, lebih baik kita berjalan bersama-sama. Semakin ramai semakin menyenangkan bukan? " Tanya kuroko pada kelima orang yang lainnya.

"TIDAK,MANA MUNGKIN KAMI BERJALAN BERSAMA-SAMA!" jawab mereka serempak dengan nada yang bergema sampai bumi tergoncang-abaikan kata author terakhir-

Kuroko langsung kicep dan bersembunyi dipunggung midorima yang kebetulan tepat disampingnya. Sampai yang lainnya cengo.

"huuft, baiklah lebih baik kita undi siapa yang pertama jalan dengan kau tetsuya. Namun sisa nya tidak ada yang boleh mengikuti" Akashi member saran dan lainnya setuju kecuali midorima tentunya.

"itu tidak adil Akashi! Aku yang pertama mengajaknya kemari, harusnya aku dulu yang bersamanya,nodayo!"

Tangan kecil kuroko mengusap pundak midorima dengan berkata "tenang midorima-kun, aku akan menjaga diriku kok" senyum kuroko yang ditujukan oleh midorima,wajah midorima pun memerah karena ini pertama kali kuroko tersenyum seperti itu.

Sampai yang lainnya menyumpahi midorima membabibuta.

'sialan midorima'-hati aomine

'mido-chin..akan kuhancurkan kau'-hati mukkun

'midorimachi,hidoi!'-hati kise

'awas kau shintaro'-hati Akashi sambil asah gunting.

"baiklah,karena kuroko tidak keberatan aku juga bisa tenang" jawab midorima yang didalam hatinya 'aku akan percaya kau , tetsuya' dengan senyum simpulnya.

Dengan hati yang menggebu-gebu maka undian pun dimulai.

"batu,kertas,gunting" dan yang mendapatkan pertama adalah Murasakibara,dan yang lainnya pundung.

"ye~~aku yang pertama,kuro-chin ayo kita jalan-jalan" murasakibara pun langsung menggandeng tangan kuroko dan langsung pergi begitu saja. tanpa mempedulikan yang lainnya.

MuraKuro

Dilihat dari pasangan ini seperti seorang ibu dengan anaknya, tentu saja ibu untuk kuroko dan anaknya adalah murasakibara, kenapa author bilang seperti itu? Salahkanlah Mukkun yang bersifat manja. Contohnya : saat jalan murasakibara tidak berhenti makan kuroko pun menegurnya " murasakibara-kun, tidak boleh makan samba jalan tidak baik."

"murasakibara-kun, berhentilah makanan manis dari tadi kau makan yang manis-manis tidak baik untuk gigi."

" ne~~kuro-chin kau sangat cerewet ya seperti ibuku disini seme,kenapa diperlakukan seperti anak-anak"mata murasakibara pun sudah ingin keluar air mata,karena ia merasa tidak berguna.

"murasakibara-kun bukan maksud ku seperti itu. Maaf, aku hanya tidak ingin kau sakit sakit gigi itu tidak mengertikan?" kuroko berusaha menenangkan murasakibara yang sedang tertunduk.

Dan murasakibara pun di diskualifikasi ( karena waktu selesai )

Yang lainnya pun hanya menahan tawa karena diam-diam mereka mengikutinya dari belakang.#yaAmpun kenapa kalian mengingkari kesepakatan kalian naaak.

Yang kedua KixKuro

Pasangan ini sama dengan pasangan yang pertama , dan sikapnya lebih lebih dan lebih alay. Kenapa author bilang seperti itu? Coba kita lihat sama-sama.

"kurokochiii…kau ingin apa nanti aku belikan-ssu!"

"tidak kise-kun aku tidak ingin apa-apa"

"kurokochii~~coba pakai telinga kucing ini,pasti sangat manis~~"

"tidak , kise-kun nanti image ku jatuh"

Dan ini bukan membuat kuroko damai dan tenang namun…..

Membuat kuroko sakit kepala apa lagi seenak jidat sendiri kise memeluk pinggangnya.

Kise pun di diskualifikasi.

Dan yang lainnya sama seperti tadi,mengikuti mangsa mereka. #ckckck

Yang ketiga ada AoxKuro

Pasangan ini author tak bisa ungkap dengan kata-kata karena kuroko sangat malu karena mereka sekarang dikolam renang entah kenapa kuroko berada disini salahkan lah aomine.

Mari kita lihat sama-sama :

" tetsu…kau tau ukuran wanita yang memakai bikini putih itu"

"maaf aomine-kun aku tidak tau"

"kau ini bodoh tetsu.. baiklah ukurannya adalah cup D,tuh kan ' tawa aomine yang membuat orang sekitar bertanya-tanya "kenapa ada ganguro disini".

Aomine pun didiskualifikasi karena membuat kuroko malu setengah matang-ups-mati

Yang lainnya pun hanya "dasar AHOMINE", aomine pun bersin.

Yang keempat Akaxkuro

Entah kenapa pasangan ini sama-sama berwajah datar terutama Akashi,namun orang-orang hanya menatapnya dengan horror-takut- karena….

"ada apa kau lihat-lihat tetsuya-Ku,mau ku hajar"

"berani sekali tangan mu memegang pantat tetsuya"

Bla blab la

Membuat kuroko takut juga karena Akashi menodongkan guntingnya di wajah orang-orang pedopil-overprotektif-, ini saja belum jadian sudah seperti itu apa lagi jika jadian dengannya. Bisa-bisa tidak ada teman untuk kuroko.

Seperti biasa para teman-budak-hanya memandangnya horror dan swetdrop.

Dan yang terakhir pemeran utama dalam cerita ini adalah MidoxKuro

Melihat kise,murasakibara,Akashi dan aomine, di tolak oleh kuroko bagaimana dengan midorima. Entahlah mari kita intip mereka yang sekarang ada ditaman dekat danau dengan matahari hampir terbenam.

"kuroko.."

"ya,midorima-kun"

"bagaiman tadi berjalan dengan mereka"

"sangat menyenangkan midorima-kun."

"begitu.."

Hening sejenak hanya burung-burung bertebangan kesana kemari dengan sayap yang dibentangkan. Pemandangan sangat indah dan tepat untuk menyatakan cinta.

"ano..kuroko"

"ya midorima-kun"

Mereka kini bertemu pandang dengan masing-masing seperti membaca pikiran kedua belah pihak.

"anoo…emm..bagaimana ya?"

"sudahlah tidak ingin berbicara jangan dipaksa"

Kuroko beranjak dari tempat duduk untuk pergi dari sana, namun..

"tunggu dulu,aku belum selesai berbicara" tangan kuroko ditarik oleh midorima.

Entah kenapa kali ini midorima sangat tidak ingin melepaskan kuroko begitu saja.

Kuroko terkejut atas tindakan midorima itu,namun kuroko mengerti bagaimana perasaan midorima terhadapnya. Ini adalah sikap midorima yang tanpa tsunder itu, sifat midorima yang alami. Kuroko mengerti bagaimana midorima berjuang keras untuk menghilangkan sifat tsunder nya tersebut hanya untuk dirinya, karena midorima pun sadar jika sikap ia seperti it uterus ia tidak akan dapat mendapatkan apa yang ia ingin miliki dan ingin dilindungi.

"aku hanya ingin mengatakan ini satu kali,maka tolong dengarkan" jawab midorima yang semakin erat mengenggam tangan kuroko.

"baik,midorima-kun"

Entah kenapa kali ini midorima sangat tenang dan serius, tanpa ada rasa gugup sama sekali.

"aku menyukai mu,tidak..lebih tepatnya aku mencintaimu,aku tidak seperti yang mereka yang berbagai cara untuk mendapatkan mu,aku bukan kise yang sangat memperhatikan mu, aku bukan aomine dan Akashi yang sangat menjagamu,dan aku bukan murasakibara yang benar-benar serius. Tapi … aku benar-benar sangat mencintaimu dengan cara-ku sendiri..aku.."

"midorima-kun,sudah cukup. Aku mengerti,sangat mengerti bagaimana perasaanmu,bagaimana kau bersabar menghadapi semuanya,bagaimana kau berusaha menghilangkan tsunder mu itu. Karena aku juga sama memiliki perasaan yang sama dengan midorima-kun, aku tau bahwa midorima-kun selalu memperhatikan ku,dimana pun selalu menemukan ku. Aku hanya diam karena aku ingin midorima-kun jujur atas perasaan yang sebenarnya. Tapi aku sangat senang,ternyata perjuangan mu dan kesabaran mu tidak sia-sia. Karena aku sudah menunggu midorima-kun, terima kasih banyak shintaro-kun" senyum dan air mata yang jatuh dipipi kuroko membuat midorima tau bagaiman perasaan kuroko selama ini. Selama ini kuroko menunggunya agar midorima belajar berjuang menahan kesabaran,menahan amarah,dan lainnya.

Sore itu pun langit sore sangat begitu indah dengan warna matahari berwarna orange, dan burung-burung pulang kerumah masing-masing, dan dua insane yang berciuman dengan dalam meluapkan perasaan mereka yang telah tersampaikan.

"ne~~shin-kun ayo kita pulang,hari sudah mulai malam" ajak kuroko yang kini memanggil midorima dengan sebuttan 'shin-kun'.

"baiklah,ayo kita bagaimana dengan keempat orang itu" Tanya midorima yang kini sudah mulai sadar bahwa mereka berdua melupakan temannya yang lain.

"apa sebaiknya kita mencari mereka" usul kuroko langsung ditolak oleh midorima,karena midorima tahu bahwa merek beempat mendengarkan pembicaraan dirinya dengan kuroko.

"pasti mereka sudah pulang , nodayo"

"hemmm..begitu,baiklah nanti kita kirim email saja meminta maaf bahwa mereka merasa kita acuhkan"

"aku setuju, baiklah kita pulang"

Midorima dan kuroko pun pulang tanpa mereka sadari bahwa ke-empat manusia itu berjalan dengan lunglai tanpa seperti tulang dengan play mp3 sebuah grup asia tenggara

Aku pulang…

Tanpa dendam…

Ku terima kekalah'an ku…

Kau ajarkan aku bahagia, kau ajarkan aku derita..

Kau tunjukan aku bahagia, kau tunjukan aku derita…

END

OMAKE

Midorima dan kuroko pasangan baru jadian pun bersama kemana pun mereka pergi, entah itu latihan basket bersama, makan bersama, jalan bersama,tertawa bersama.

"ne~tet-chan kau akan lanjutkan ke SMA mana?" Tanya midorima pada kuroko-coret-tet chan- kesayangannya.

" ke SMA Seirin shin-kun, dan kau sendiri"

"aku ke SMA Shutoku,kenapa kau tidak bersekolah dengan ku saja-nodayo?"

" tidak shin-kun nanti main basket ku tidak berkembang dengan baik,kita akan bersaing ne~?"

"hmm..baiklah tapi aku tidak akan kalah maupun mengalah dengan mu tet-chan-nodayo"

"hmm.. baiklah shin-kun,kau harus setia ne~~"

"tentu saja!memang aku pria apaan"

"baik,baik aku percaya dengan shin-kun"

Dan keempat yang lainnya hanya menatap mereka dengan tajam dalam hati mereka iblis pun berkata

"rebut kuroko dari midorima,suatu saat nanti".

Ternyata mereka tidak menyerah begitu saja, entah sampai mana mereka akan menyerah author tidak tahu.

Sekian semuanya chapter 4 dah happy ending..

Kali ini author kurang kerjaan makanya author tamatkan saja sekaligus..

Baikalah berikan review dan saran atau reques nya ya.

Maaf jika banyak OOC,dll. ^^