Saranghae Sunbae

Genre : Romance, Friendship (sisanya tentukan sendiri kkk^^)

Rate : T sewaktu – waktu bisa berubah

Pairing : KyuMin, EunHae, dll

Part : 4/?

Warning : Genderswitch, GJ, Tidak sesuai EYD, TYPO kapan pun di mana pun.

Disclaimer : KyuMin belong to each other.


Dia mematung setelah melihat penerima di surat itu. Lee Donghae oppa.

"Berarti surat yang aku kumpulkan itu, surat yang untuk Kyuhyun sunbae. Aaaa.. Kenapa aku bisa ceroboh. Lee Sungmin babo. Aduh bagaimana ini. Aku maluuuu." Sungmin menangkupkan kedua telapak tangannya di wajahnya.

"Baboyaaa .. Lee Sungmin babo." Ucapnya pada diri sendiri.

"Haaaaah... Mau bagaimana lagi. Sudah terlanjur. Fiuhhhhhhhh." Sungmin menghembuskan nafas panjangnya. Setelah menenangkan diri di sana akhirnya Sungmin memutuskan untuk keluar.

"Kau kenapa Min? Apakah aku mengatakan hal yang salah?" Tanya Kyuhyun saat melihat ada yang aneh dengan gelagat Sungmin.

"Aniii oppa, hanya saja tiba - tiba aku merasa sedikit pusing." Sungmin bohong.

"Mwo? Kenapa kau tidak bilang dari tadi. Mungkin kau terlalu lelah karena kegiatan MOS. Kalau begitu kita pulang sekarang. Kajja." Kyuhyun mengambil buku yang tadi belum sempat dimasukkan ke tas oleh Sungmin, memegang dengan tangan kirinya. Sedangkan tangan kanannya dia gunakan untuk menggandeng tangan Sungmin tanpa sadar.

Setelah membayar, Kyuhyun dan Sungmin segera masuk ke dalam mobil Kyuhyun.

"Ming, kau benar tidak apa – apa?" Tanya Kyuhyun khawatir.

"Gwaenchanayo oppa. Mungkin aku hanya sedikit kelelahan."

Kyuhyun mengangguk paham. "Baiklah. Nanti setelah sampai di apartmen, kau harus segera beristirahat. "

"Ne oppa." Jawab Sungmin lirih. Jujur saja pikirannya masih penuh dengan surat, surat dan surat.

.

.

"Sudah sampai Min." seru Kyuhyun setelah mobil itu berhenti tepat di depan apartmen Sungmin.

"Ahh, ne oppa. Aku masuk dulu ne? Annyeong oppa."

"Min, apa perlu aku antar ke atas?" Tanya Kyuhyun saatv Sungmin akan membuka pintu mobilnya.

"Ah, tidak perlu oppa, aku baik – baik saja." Sungmin terseyum lembut.

'Min, senyummu benar – benar manis.' Batin Kyuhyun.

"Benarkah? Yasudah kalau begitu. Ingat, kau harus istirahat." Seru Kyuhyun lagi.

"Arraseo oppa. Annyeong." Sungmin keluar dari mobil Kyuhyun. Seperti kemarin, mobil Kyuhyun tidak segera berjalan saat Sungmin sudah keluar dari sana.

"Oppa?" Sungmin bertanya saat lagi – lagi Kyuhyun malah membuka kaca mobilnya.

"Masuklah dulu Min. Aku akan pulang setelah kau masuk."

"Tidak perlu seperti itu oppa, aku baik – baik saja. Sungguh."

"Kau ini. Sudah cepat masuk."

"Aku selalu kalah bila berdebat denganmu. Ck." Kyuhyun tersenyum sumringah mendengar pernyataan Sungmin baru saja. "Yasudah aku masuk dulu ne? Oppa hati – hati di jalan. Selamat siang oppa."

"Siang Min."

Kyuhyun memandangi tubuh Sungmin yang lambat laun menjauhinya. Dia tidak segera pergi setelah Sungmin benar – benar sudah masuk ke apartmennya. Dia malah sibuk senyum – senyum sendiri sambil menggeleng – gelengkan kepalanya.

"Aku rasa aku benar – benar menyukaimu Min." dia bermonolog ria.

Kyuhyun membatalkan niatnya untuk menghidupkan mesin mobilnya saat matanya tertuju pada sesuatu yang ada di pangkuannya. Buku Sungmin. Dia segera mengambil ponselnya dan menelpon Sungmin.

"Yeoboseo."

"Yeoboseo, Min. Apartmenmu nomor berapa?"

"137 oppa, kenapa?" Tanya Sungmin heran.

"Aku akan ke sana sebentar lagi. Bukumu tertinggal di mobilku." Terang Kyuhyun.

"Ahhhh, ne, gidarilke oppa."

"Eumm."

Klik. Kyuhun mematikan sambungan teleponnya. Dia mengambil buku tulis milik Sungmin itu dan iseng membukanya.

"Tulisanmu rapih Ming. Kkkk." Kyuhyun membuka lembar demi lembar buku tulis itu.

Sreeeet.

"Eh?" Kyuhyun mengambil sesuatu yang terjatuh dari buku Sungmin itu.

'Surat? Apakah Sungmin membuat duplikat untuk surat yang dia tulis untukku.' tebaknya dalam hati.

Karena penasaran dengan isi surat itu, setelah menimbang – nimbang, akhirnya Kyuhyun memutuskan untuk membacanya meskipun tanpa seijin Sungmin.

.

.

Kyuhyun terdiam setelah membaca surat itu. Ada sedikit rasa cemburu dan kecewa di hatinya. Bagaimana tidak, surat itu surat yang sama persis dengan yang dia baca tadi pagi, namun, yang ia baru saja baca adalah untuk Lee Donghae. Bukan Cho Kyuhyun.

"Kau terlalu GR Cho Kyuhyun." Dia bermonolog sambil tersenyum miris. "Bagaimana kau bisa begitu yakin kalau Sungmin juga suka padamu. Hahhaaa, apa kau menyukai Donghae min?" Kekecewaan Kyuhyun sangat kentara, suara tawa yang dia buat benar – benar terlihat dipaksakan.

Kyuhyun patah hati? Ya, bisa dibilang begitu.

Setelah menenangkan pikirannya sebentar akhirnya Kyuhyun keluar dari mobilnya dan berjalan menuju apartmen Sungmin. Setelah sampai di tepat di depan pintu dengan tulisan '137' Kyuhyun menarik nafasnya panjang, lalu memencet bel apartmen Sungmin.

Ting tong ting tong...

Mendengar bel apartmennya berbunyi Sungmin segera menuju pintu dan membukanya.

"Oppa. Masuk dulu oppa." Ajak Sungmin setelah mengetahui bahwa tamunya adalah Kyuhyun.

"Tidak perlu." Jawab Kyuhyun dengan sangat dingin. Bahkan lebih dingin dari pertama Sungmin berbicara dengannya.

"Aku hanya mau mengembalikan bukumu. Ini." Kyuhyun menyodorkan buku milik Sungmin. Sedangkan Sungmin, dia sedikit terkejut mendapati sikap Kyuhyun yang seperti itu.

"Aku pulang dulu." Kyuhyun melangkahkan kakinya. Namun berbalik lagi. "Ah, iya, lain kali jangan letakkan barang pribadimu sembarangan. Mungkin saja itu bisa melukai seseorang." Setelah itu Kyuhyun benar – benar pergi meninggalkan Sungmin

Berjuta pertanyaan bersarang di kepala Sungmin. Sungmin masuk ke dalam kamarnya dan mendudukkan dirinya di atas kasurnya.

"Kau kenapa oppa?" Sungmin masih tetap bertanya – tanya. Setelah cukup lama memikirkan kata – kata Kyuhyun tadi. Sepertinya sekarang Sungmin sudah paham dengan apa yang dimaksud oleh Kyuhyun. Sungmin segera bangkit dari duduknya dan mengambil buku yang tadi tertinggal di mobil Kyuhyun.

Dia membuka buku itu dengan tergesa dan BINGO ! Dia mengambil surat itu.

"Lee Sungmiiiiiiin, kau ceroboh sekaliiiiiii." Dia histeris sendiri di dalam kamarnya.

"Huwaaaa, bagaiamna ini, apa gara – gara ini Kyuhyun oppa bersikap dingin padaku? Lee Sungmin, bagaimana bisa kau membuat kesalahan fatal dua kali sehari. Aaaaaaa, babooooo, huhuuu, hiks." Air mata Sungmin keluar begitu saja. Bagaimana tidak, dia sudah merasa hubungannya dengan Kyuhyun tidak kaku lagi, namun sekarang? Dia merusak semuanya. Kyuhyun bersikap dingin lagi padanya.

"Hikkssss, hikssss… aku harus bagaimana? Babo, baoooo.. hiks" Sungmin merutuki dirinya sendiri. Lalu dia mengambil ponselnya dan segera menghubungi nomer Hyukie.

"Yeobose~ eh, Ming? Kau kenapa?" tanya Hyukie kaget setelah mendengar isakan yang dikeluarkan oleh Sungmin.

"Hyukie~ahhhh huhuuu, hikssss." Sungmin hanya bisa menangis saat ini.

"Ming, tenang, sudah sudah jangan menangis lagi. Ceritakan padaku ada apa Ming."

"Hiks hikssss huweeee." Lagi – lagi hanya tangisan yang didengar oleh Hyukjae.

"Arraseo arraseo. Tunggu aku ne? aku ke apartmenmu sekarang. Sudah kau jangan menangis lagi. Mungkin 30 menitan aku sampai di sana."

"Gidarilke Hyukie. Hiksss."

"Ne Ming."

Setelah itu Hyukjae segera menuju apartmen Sungmin. Jujur dia sangat khawatir dengan sahabat barunya itu.

***************KyuMin******************


"sssst, sudah sudah Ming, jangan menangis terus, sebenarnya ada apa?" Hyukjae memeluk sahabatnya itu dan mengelus punggung Sungmin dengan sayang.

"Berhenti dulu menangisnya Ming, ceritakan padaku. Kalau kau menangis terus begini kan aku jadi bingung." Hyukjae masih terus berusaha menenangkan Sungmin.

"Hiks.." Sungmin melepas pelukannya dengan Hyukjae pelan sambil mengusap air matanya.

"Aku babo Hyukieee." Sesekali Sungmin terisak di saat berbicara.

"Kenapa bisa begitu Ming? Tidak boleh mengatai diri sendiri seperti itu. Ada apa sebenarnya?" Hyukjae mengulangi pertanyaanya lagi.

"Aku akan cerita dari awal tapi kau jangan marah ya?"

Hyukjae mengernyitkan dahinya mendengar pertanyaan Sungmin barusan. "Memangnya marah kenapa Ming?"

"Pokoknya kau tidak boleh marah ya?" Sungmin takut Hyukjae marah karena dia mencoba mengirim surat untuk Donghae.

"Ne ne, aku janji tidak akan marah padamu Min, sekarang ceritakan." Hyukjae mengalah berdebat dengan Sungmin.

"Jadi, semalam itu aku bingung Hyukie, mau menulis surat cinta untuk siapa, setelah itu aku memutuskan untuk mengirim surat kepada Kyuhyun oppa. Aku sudah menulis surat untuknya, sudah selesai malah. bla blaa blaaa blaaa..." Sungmin melanjutkan ceritanya sampai selesai.

"Ahhh, jadi begitu ceritanya." ucap Hyukjae saat Sungmin sudah menceritakan semuanya.

"Euuum.. Kau tidak marah padaku kan Hyukie karena aku mengirim surat cinta untuk Donghae sunbae? kau mengerti maksudku bukan seperti itu kan?" Sungmin bertanya cemas.

Hyukjae mengangguk paham. "Aku mengerti Ming, kau tidak perlu merasa tidak enak padaku. Aku tahu kau malu mengirim surat untuk Kyuhyun sunbae, karena sudah jelas alasannya. Aku kira kau mulai menyukainya."

Sungmin ingin menyanggah pernyataan Hyukjae tapi entah kenapa dia merasa apa yang dikatakan Hyukjae itu benar. Akhirnya dia memilih untuk diam dan mendengarkan perkataan Hyukjae selanjutnya.

"Kau tidak perlu membohongi hatimu lagi Min, buktinya kau merasa sakit kan saat dia bersikap dingin lagi padamu. Iya kan?"

"Eumm, aku rasa kau benar Hyukie." Sungmin menjawab dengan suara pelan.

"Kkkkkk, akhirnya Lee Sungmin mengakui perasaannya. Ciyeeeee." Hyukjae mencoba menghibur Sungmin dengan menggodanya.

"Jangan menggodaku Hyukieee~~" ujar Sungmin malu - malu.

"kkk, sudah kau tidak perlu cemas mengenai hal ini. Aku akan membantumu menyelesaikannya."
ujar Hyukjae.

"Jeongmal?"

"Neeee, apa pun akan kulakukan untuk membuat sahabatku bahagia Min." Hyukjae tersenyum.

"Gomawoyoooo Hyuki~ah." Sungmin memeluk Hyukjae dengan erat.

"Cheonman Min. Memeluknya jangan terlalu erat Min, aku bisa mati, kkkk."

"Ah mianhae Hyukie." jawab Sungmin sambil melepas pelukannya.

"Gwaenchana. Jangan menangis lagi ne?"

"Eummm." Sungmin mengangguk sambil tersenyum kepada sahabatnya itu.

*************KyuMin*************


Pagi itu murid – murid sudah ramai berkumpul di depan laboratorium biologi untuk melihat pengumuman penentuan kelas untuk murid baru.

Setelah mencari namanya berulang kali di kertas – kertas yang terpasang di mading itu, Sungmin menemukan namanya tertulis di daftar nama murid kelas sepuluh satu. Dan betapa senangnya Sungmin ketika mendapati nama Lee Hyukjae juga berada di sana.

"Hyukieeee, kita sekelas lagi, yeayyy." Sungmin memeluk Eunhyuk girang.

"Kebetulan sekali ya Ming. Wah aku senang begitu ayo kita lihat kelas baru kita Min." Ajak Hyukjae.

"Neee.. Kajja." Seru Sungmin semangat. Dia sedikit melupakan soal Kyuhyun saat itu.

.
.

.
"Sekarang cari tempat duduk Min, kau mau di depan apa tengah? Atau belakang?" Hyukjae bertanya saat mereka sudah memasuki kelas sepuluh satu.

Di sana sudah ada beberapa siswa yang masuk juga, namun belum banyak.

"Eumm. Aku ikut kau saja Hyukie."

"Kalau begitu di bangku nomor dua dari depan itu saja." HyukJae menunjuk bangku dekat jendela itu.

"Baik, aku setuju." Sungmin mengangguk dan mengikuti Hyukjae duduk di bangku yang ditunjuk Hyukjae tadi.

"Min, hari ini belum mulai pelajaran kan?" Tanya Hyukjae saat mereka sudah duduk di kursinya masing - masing.

"Eum, setauku sih begitu."

"Baguslah. Berarti masih ada waktu untuk bersantai. Kkkk." Ujar Hyukjae senang.

"Kau benar hehehee."

"Min, aku mau ke kamar kecil dulu ne?" Ujar Hyukjae sambil berdiri.

"Apa perlu ku temani?" Tawar Sungmin.

"Tidak perlu. Kau tunggu saja di sini."

"Baiklah." Sungmin mengangguk sambil tersenyum.

Setelah itu Hyukjae segera keluar dari kelas itu. Namun, ternyata Hyukjae tidak berjalan menuju kamar kecil, melainkan menuju kelas Kyuhyun. Hyukjae melirik ke dalam sekilas setelah sampai di depan kelas sebelas IPA satu. Dan beruntung, ternyata kelas sebelas juga sedang tidak ada pelajaran.

Hyukjae memberanikan diri mengetuk pintu kelas yang memang sudah terbuka itu.

tok tok
Hyukjae mengtuk pintu itu dan tersenyum sambil membungkukkan badannya saat sebagian orang yang ada di kelas itu menoleh padanya.

"Ada apa? Apa ada yang bisa dibantu."

DEG!
Hyukjae terkejut melihat orang yang sedang menghampirinya itu.

'Oh Tuhan, ternyata Donghae oppa juga sekelas dengan Kyuhyun sunbae' Hyukjae membatin dalam hati.

Hyukjae semakin mematung saat sosok Donghae semakin mendekat ke arahnya. Jantungnya berpacu sangat cepat.

"Hallo, aku ketua kelas di sini, ada yang bisa dibantu?" Donghae mengulangi pertanyaannya sambil menggoyangkan telapak tangannya tepat di depan wajah Hyukjae.

"Ah maaf sunbae. Aku ingin bertemu dengan Kyuhyun Sunbae. Apakah dia ada?" Jujur Hyukjae merasa sangat gugup saat itu.

"Ohh. Ada kok. Kyuuu ada yang mencarimu." Donghae sedikit berteriak memanggil Kyuhyun. Dan mendengar namanya dipanggil, Kyuhyun segera menuju asal suara.

"Eh? Ada apa?" Tanya Kyuhyun saat sudah berdiri di depan Hyukjae. Sedangkan Donghae sudah kembali membaur dengan teman - teman sekelasnya lagi.

"Ah, itu, emm, sunbae ada yang ingin aku bicarakan denganmu." Terang Hyukjae. Pada saat itu, Hyukjae sedikit melirik ke dalam kelas. Dan mencuri pandang ke arah Donghae.

"Lama atau sebentar?" Tanya Kyuhyun lagi.

"Lumayan lama." Jawab Hyukjae.

"Kalau begitu ayo duduk di sana." Kyuhyun mengajak Hyukjae duduk di bangku taman di depan kelas Kyuhyun.

"Ada apa? Emm sepertinya aku pernah melihatmu." Ujar Kyuhyun saat mereka sudah duduk di sana.

"Eum. Aku Lee Hyukjae, teman Sungmin. Aku ingin menjelaskan sesuatu padamu."

"Ne? Aku rasa tidak ada yang perlu dijelaskan. Sungminkah yang menyuruhmu melakukan hal ini?" Kyuhyun curiga dengan Hyukjae.

"Sunbae jangan bicara sembarangan. Bahkan Sungmin tidak tahu kalau aku menemuimu sekarang." Jelas Hyukjae.

"Lalu? Apa yang ingin kau bicarakan?" Tanya Kyuhyun lagi. Sebenarnya dia juga penasaran dengan apa yang akan dibicarakan oleh Hyukjae.

"Begini, maaf kalau aku mengganggu waktumu dan maaf jika aku terkesan tidak sopan. Aku kurang suka berbelit - belit dan aku akan langsung pada pokok masalahnya. Apa sunbae cemburu karena Sungmin akan mengirim surat cinta ke Donghae sunbae?" Tanya Hyukjae secara terang - terangan.

"Hah? Bagaimana bisa kau bertanya hal seperti itu. Bahkan ini kali pertama aku berbicara denganmu." Ujar Kyuhyun sinis.

"Sudahlah sunbae tidak perlu bersikap sedingin dan sesinis itu. Bukannya sudah aku bilang dari tadi. Aku tidak suka berbelit - belit. Dan aku juga tidak suka melihat sahabatku menangis. Makanya aku langsung menemuimu." Lagi - lagi Hyukjae berbicara dengan gamblang.

'Sungmin menangis?' Batin Kyuhyun.

"Sungmin? Menangis?" Kali ini Kyuhyun bertanya pada Hyukjae.

"Iya. Dan aku sangat tidak suka melihat sahabatku menangis. Sunbae,, sunbae tidak perlu cemburu. Karena aku rasa Sungmin juga menyukaimu. Bukannya menyukai Donghae sunbae. Malam itu Sungmin bingung akan menulis surat pada siapa. Dan dari awal pun dia sudah memutuskan untuk mengirimkan surat itu untukmu. Bukan untuk Donghae sunbae." Hyukjae menjelaskan dengan sedikit menggebu - gebu.

"Eh? Maksudmu?" Tanya Kyuhyun yang semakin penasaran.

"Iya sunbae. Jadi pada saat itu Sungmin sudah mantab menulis surat cinta itu untukmu. Tapi, dia malu. Karena itu aku menyimpulkan dia suka padamu. Masuk akal kan? Kenapa dia bisa malu mengirim surat itu padamu dan tidak malu jika mengirim ke Donghae sunbae? Itu karena kaulah yang disukainya. Bukan Donghae Sunbae." Kyuhyun merasa ada rasa bahagia di hatinya saat mendengar penuturan Hyukjae itu.

"Kau benar juga." Seru Kyuhyun. "Lalu? Kenapa dia jadi mengirimkan surat itu padaku? Bukannya pada Donghae?"

"Itu karena dia memasukkan suratmu dan surat yang akan diberikan untuk Donghae sunbae ke amplop yang mirip, jadi dia salah ambil saat itu." Jawab Hyukjae.

"Ah, apa benar seperti itu?"

"Sunbae ini, aku sudah menjelaskan panjang lebar dan sunbae masih tidak percaya? Yasudahlah. Kalau sunbae ingin kehilangan Sungmin, terus saja sunbae bersikap dingin padanya. Aku rasa gampang mencari penggantimu. Di sekolah ini kan banyak yang tampan." Ujar Hyukjae dengan mantab.

"Kau ini cepat sekali marah dan tidak sopan, aku ini sunbaemu. Ck. Dasar."

"Habisnya sunbae meragukan ceritaku sih. Hffff." Hyukjae mendengus.

"Iya iya, aku percaya padamu." Kyuhyun mengangguk. "Kalau begitu, apa kau mau membantuku?"

"Eh? Apa yang bisa kubantu?" Tanya Hyuk pensaran.

"Bantu aku mendapatkan hati Sungmin seutuhnya." Kyuhyun tersenyum atau mungkin lebih tepatnya 'menyeringai' ke arah Hyukjae.

Sedangkan Hyukjae tentu saja merasa bahagia saat itu. Bagaimana tidak. Usahanya untuk membantu Sungmin berhasil. Namun, Hyukjae dan Kyuhyun tidak sadar sedari tadi ada yang memperhatikan mereka dari kejauhan.

.
.

THE END~~~~ *ditimpukin readers pake labu kkkk

TBC~^^

Huweeee~~~ mianhae raeders kalo ceritanya makin GJ ;_;
Semoga readers suka ya sama imajinasinya author. Mian kalo ada yang kurang sesuai. Tapi author selalu berusaha bikin cerita ini jadi semenarik mungkin kok (meskipun akhirnya gagal kkkk)

Untuk yang tanya Victoria dan EunHae sabar ya, mereka akan diperjelas (?) di chapter - chapter berikutnya. Hehehehe

Doain bisa update cepet terus yaaaa ^^~

SPECIAL THANKS AND WARM HUGS TO :

kyunny, nannaa, Hyugi Lee, jewElfishy, Siti azzahra muayanah, JoBel13ve, FiungAsmara, Hyo Bin KyuminShipperShawol, Choi Hyo Joon, Hyukfa, rositakyuhyun, Princess kyumin, Sparkyu-Min, ImSFS, AIDASUNGJIN, GaemAziKyu, SSungMine, KuyuPuyuh137, Tania3424, desi2121, is0live89, IfaGaemKyuKyungie369, Super Girl, cha, MINGswife, BbuingBbuing137, Super Girl, RenaYeppeo, Gst Irma Yhantye, amal, ibchoco, iinxartie1, cherrizka980826, kyumin forever, Day KyuMin's Fujoshi, wenyjung, aeyraaKMS, ANAKNYADONGHAE, bunyming, aey raa KMS, Anami Hime, Just Fullmoon, Cho Kyuri Mappanyukki, adindasungmin, namikazeuzumakikushina, hyuknie, Annie Pumpkin, Ary MinMin, MinnieGalz, Chubymin, ELLE HANA, sitara1083, KMS kyuminshiper, kyurin minnie, Han Ji Kyo, rositakyuhyun, Chikyumin, indahpus96, jiwoo park, Guest, nhaELF, MINGswife, Shofiy Nurlatief, leeminad, vicsparkyu4ever, Fariny, rainy hearT, kyuminalways89, indahpus96, Riyu, takarahoshi, kyuminalways89, sha, HeeYeon, kyurin minnie, Iam ELF and JOYer, didotming, AngeLseLf1323, chabluebilubilu, FiungAsmara, Yuara Tirania, Cho Miku, triple3r.

and

SILENT READERS kkk^^

KEEP REVIEEEEWWWWW :p

Regards,

pinkvirga

twitter : pinkvirga101

tumblr : pinkvirgaelf. tumblr. com