Chapter.4
"Baiklah aku akan bertanggung jawab..."
.
.
.
.
-Tanggung Jawab-
.
.
.
.
"ehmm..." squalo membuka mata nya dan rasa sakit yang ada di kepalanya masih menjalar sampai ke ubun-ubun dan juga rasa mual yang masih 'lumayan' bisa di tahan.
"Aku ada di mana?" itulah yang ditnyakan ketika ia melihat sesosok teman-teman sesama guardiannya.
"Tenang saja squ-chan kamu tetap di kamar mu kok tadi kamu pingsan" jawab lussuria.
"Eh? Memangnya apa yang terjadi'-,.."jawab squalo singkat. Kalimat squalo pun terpotong karena xanxus..
"Hei,scum jawab dengan jujur..!" tanya xanxus.
"Ha?"
.
.
"Kamu ini laki-laki ato perempuan, he?" tanya xanxus langsung (to the point) tanpa menjelaskannya terlebih dahulu.
"Memangnya aku pernah bilang kalau aku ini laki-laki ha?" jawab squalo yang agak bingung dengan pertanyaan xanxus
"J-jadi,k-kamu perem-p-puan he?" tanya xanxus lagi yang masih ragu akan apa yg di dengarnya.
.
.
.
"squalo perempuan?" tanya semuanya sweatdrop.
.
.
.
.
.
.
-Xanxus POv'S-
"Dia perempuan?"
Hello~! Apakah aku tidak salah dengar. Pantesan saja dia bisa-"...
-END Xanxus POV'S-
.
.
.
Semuanya masih terdiam dan tidak percaya bahwa squalo itu 'CEWEK'.
"VOI,kenapa kalian semua bengong ha? Sebenarnya apa yang terjadi?"
"Squ-chan-.." jawab lussuria.
"Voi..! Jangan panggil namaku dengan sebutan menjijikan itu..!"
"Ehm,ushishishi.. Squalo,tadi dokter memeriksamu dan dokter mengatakan bahwa kamu lagi.. (dan
kemudian Bel mendekat kearah squalo dan membisikan sebuah kalimat dengan nada yang sangat rendah) kamu 'hamil' dan umurnya sudah 3 minggu, selamat ya~ ushishishi"
JEDEEEAAARRRR...
Bunyi petir yang menyambar dengan kuat bagaikan petir milk Levi dan lengkap dengan suara gemuru hujan.
.
.
.
"Apa,aku h-hamil..?" tanya squalo masih tidak percaya.
"iya,squ-chan" jawab lussuria.
"Ini tidak mungkin.." sambil memeluk perutnya yang sudah terdapat janin bayi.
.
.
.
"Memangnya siapakah ayah dari bayi ini kah,squalo?" tanya Fran masih dengan nada monotonnya.
.
.
.
PESSSHH~!.
Wajah squalo merah padam bagaikan apel dan kemudian melihat kearah 'Xanxus'.
"ha? Aku ayah dari bayi itu..!" tanya xanxus.
.
.
.
"Jadi ayah dari bayi di kandung squalo adalah boss.." jawab yang lain(Bel,fran,lussuria,levi)
"Iya..." jawab squalo yang wajah na masih memerah bagaikan apel.
.
.
.
.
"Kenapa aku..? Sedangkan aku saja belum pernah melakukan hal 'itu' dengan mu" tanya xanxus yang masihh belum yakin.
.
"kita sudah pernah melakukan na,xanxus.." jawab squalo.
"Kapan..?"tanya xanxus yang juga massiiihhh tak yakkkiiinnnnn.
"Sekita 3 minggu yang lalu saat tu kamu lagi keadaan mabuk dan kamu bilang kalau kamu sangat mencintai aku dan kemudian kamu mendorongku ke tempat tidur,kemudian kamu menciumku,membuka,bajuku,dan menyentuh dadaku dan-.."
"SUDAH-SUDAH CUKUP!" teriak xanxus dengan semburat berwarna merah di wajahnya. (author: sorry,takut nnti ceritanya melenceng ampe rate-M pula)
"ushishishi,sebentar lagi akan ada bayi di dalam mansion Varia ini.."
"Ara-chan~ pasti bayinya cantik nan jelita sama seperti mu squ-chan"
"BOSS,SELAMAT..! AKU BERJANJI JIKA BAYI INI LAHIR AKU AKAN MENLINDUNGINYA SAMA SEPERTI MELINDUNGI BOSS DARI PARA MUSUH" teriak Levi dengan semangat 45'
.
.
.
Akhirnya para guardian itu masih ribut tentang bayi yang akan lahir la atau tentang ini itu na ni tu..
Tapi ada seseorang yang tahan dengan suara guardiannya sendiri..
.
.
.
.
'CLICK!'
Bunyi senjata X-gun..
Senjata X-gun di tujukan kepada mereka dan memberikan deathglare yang memiliki arti 'jangan-banyak-bicara-atau-kalian-hanya-tinggal-abu-kremasi'.
"GLUP!"
Bel,Fran,lussuria dan levi hanya menelan ludah dan melangkah mundur daripada di bunuh dengan secara tragis.
"Hiks.. Hiks.. tapi.. apa yg harus aku lakukan dengan kandunganku ini,,.. Aku yakin kamu tidak menyukainya... Namun,aku sudah terlanjur mengandung.." kata squalo dengan air mata yang sudah mengalir dari matanya
"Squ-chan.." jawab squalo dengan lirih dan sangat mengasihani squalo.
"Hiks.. Hiks.. Aku tidak tau harus gimana.. Xanxus,tolong aku.. Aku tidak mau bayi ini tidak ada ayahnya.. Hiks.. apa yg terjadi jika bayi nii udah dewasa dan bertnya tentang ayahnya..? Hiks.. Hiks.." tangis squalo.
Xanxus hanya bisa diam serta menutup matanya dan berpikir apa yg harus ia lakukan.. Dan dia hanya tau 1 hal yang harus ia lakukan..
.
.
.
.
[...]
.
.
.
.
.
"Baiklah,aku akan bertanggung jawab" Xanxus mengatakannya dengan tegas.
"Boss.. apakah kamu sudah siap untuk menikahkah? Bukannya boss pernah bilang pada kami kalo boss tidak ingin menikah kah..?" tanya ke-4 guardiannya.
"Aku harus bertanggung jawab atas bayi ini.. Akulah yang membuat di akan lahir aku tidak ingin dia sedih ketika baru lahir, lagi pula pun aku mencintai ibu dari bayi ini.." kata Xanxus.
"Eh?" itulah yang keluar dari mulut squalo ketika mendengar kata-kata dari 'calon' suaminya,terukirlah senyuman di wajah squalo karena Xanxus menyukai bayi yang ia kandung sekarang ini.
"Baiklah!" sambil menggendong squalo dengan gaya pengantin dan keluar dari kamar squalo menuju ke kamar Xanxus.
-sesampai di kamar Xanxus-
Xanxus pun mendorong squalo hingga merapat kedinding jarak wajah mereka hanya berapa centi saja.
"Ayo,istriku.. LET'S MARRIED" ujar xanxus sambil menyengir lebar.
~to be continued...
Akhirnya udah selesai
jika ada yang kurang dan ada yang berlebihan dan bagiannya yang menarik..
please 'REVIEW' ^,~
