Janji Untuk Elyssia


Secara berkala, Roy mengunjungi kediaman sahabat sekaligus subordinat setianya, Maes Hughes. Tidak ada salahnya meluangkan waktu demi janda prajurit dan putri tunggalnya yang selalu dibangga-banggakan sang ayah.

Ini menjadi kedatangan pertamanya ke rumah almarhum setelah menikah dengan letnan Riza Hawkeye.

"Selamat datang, Roy." Gracia menyapa dengan senyuman yang selalu siap untuk menyambut tamu dadakan. "Riza juga, ayo masuk!"

Mereka bertiga berjalan ke ruang tamu, di mana Elyssia sedang mengerjakan tugas menggambarnya di lantai yang dilanjutkan dengan kenakalan manis…mencoret-coret lantai sebagai salah satu bentuk kreativitas seni dengan perspektif melenceng.

Riza menemani Gracia sibuk di dapur, menyiapkan makan malam. Sementara Roy terlibat pembicaraan seru dengan subordinat barunya.

"Elyssia-chan."

"Hm?"

"Apa kau kesepian? Kau ingin punya adik?"

Elyssia menanggapi dengan mata berbinar-binar,"Mau! Apa aku akan punya adik?"

Pria itu tersenyum seraya mengusap-usap kepala Elyssia,"Tentu saja. Kau akan punya adik dari Paman Roy dan Bibi Riza."

"Benarkah!?" wajah mungilnya sumringah mendengar janji yang menjanjikan. "Aku ingin punya tiga adik! Dua adik perempuan, satu adik laki-laki!"

"Tenang saja! Paman akan memberikan sepuluh adik untukmu! Ditambah dengan Elyssia-chan jumlahnya pas untuk membentuk satu tim sepak bola!"

Elyssia bersorak-sorak kegirangan. "Benar ya? Janji ya, Paman?"

------------------

"Riza, tenanglah! Dia cuma bercanda!" Gracia menahan istri Kolonel sekuat tenaga. "Kau tahu kan selera humornya?"

Setelah kepergian suaminya, dia tidak ingin orang yang sangat disokong oleh suaminya merelakan impian selamanya akibat tusukan pisau dapur dari istrinya yang kehilangan akal sehat karena emosi.

--- ---