Chapter 4: True Love for Gaara
"Nah, Kankurou kan udah jadian sama Sakura-chan…" kata Temari. "Masa kamu nggak mau nembak Ecchan??"
"Aduuh, aku udah terlalu sibuk sama urusan Kazekage, Temari…" jawab Gaara.
"Lho, kan kalo kamu jadian sama Ecchan, bisa refreshing??"
"Tapi nanti dia terlantar…"
"Nggaklah. Dia pasti mau ngerti."
"Bukan cuma itu…"
"Apa dong? Kankurou? Dia sih udah ke laut! Nggak bakal ganggu lagi!!"
"Aku nggak mau… kalo aku nembak dia…" kata Gaara pelan. "…aku kehilangan hubungan yang selama ini udah ada…"
"Maksudmu Ecchan ngejauh dari kamu?"
Gaara nggak menjawab, tapi Temari mengartikannya sebagai 'ya'.
"Aduuh, sejak kapan adikku yang satu ini jadi mikirin seseorang sampe segitunya??" Temari mengacak rambut Gaara. Hal yang udah lama pengen dia lakukan, tapi dia nggak pernah berani.
"Aaah, apaan sih?" Gaara mengangkat tangan Temari dari kepalanya.
Temari tertawa.
--------------------
Di tempat latihan Ecchan…
"Kankurou-sensei udah punya pacar ya??" tanya Ecchan. "Siapa sih??"
"Hah? Emang kenapa?" Kakurou baik bertanya.
"Beberapa hari yang lalu, waktu aku nggak latihan, kata Temari-san, Kankurou-sensei lagi jalan sama pacarnya."
"Hah? Oh, itu…"
"Orang luar Suna ya?"
Kankurou tersenyum.
"Mm, coba kutebak ya!!" Ecchan berpikir. "Orang… Konoha?"
"Yup. Terus?"
"Mm… Ah!! Cewek yang waktu itu ngeluarin racun dari tubuh Kankurou-sensei waktu kena racunnya Sasori kan??" seru Ecchan. "Cieeeee, Kankurou-sensei…"
"Kok tau?"
"Soalnya Temari-san bilang, nggak ada cewek yang deket sama Kankurou-sensei selain aku, Temari-san, dan cewek itu…"
"Iya ya?"
Ecchan mengangguk. "Namanya siapa, Kankurou-sensei?"
"Sakura… Haruno Sakura…"
"Dia itu yang se-tim sama cowok rambut kuning yang namanya… siapa ya? Gaara pernah cerita…"
"Naruto…"
"Ah, iya!"
Kankurou tersenyum lagi.
"Ecchan sendiri, gimana?" pancingnya, berharap Ecchan mau bilang perasaannya.
"Hah?"
"Ecchan suka Gaara kan?"
"Haah??" wajah Ecchan memerah. "A-apaan sih, Kankurou-sensei? Ng-nggak kok…"
"Aaah, ngaku aja deh…" Kankurou tersenyum. "Ecchan suka Gaara kan??"
Ecchan diam sebentar, "Iya… Tapi jangan bilang Gaara…"
"Hehe, bingo!!" Kankurou tertawa. "Ngomong juga akhirnya…"
"Sensei jahaaaat!!"
Kankurou masih tertawa, melihat wajah Ecchan yang tambah merah.
--------------------
"Tuh kan, Ecchan tuh suka kamu…" kata Kankurou, setelah menceritakan kejadian itu.
"Terus kenapa?" tanya Gaara.
"Ayo dong, tembak dia!!" kata Temari. "Ntar dia keburu diambil orang lain…"
"Iya! Ayo tembak dia!!" tambah Kankurou.
"Aduh, kalian ini berisik banget…"
"Tau nggak sih, Ecchan itu suka banget sama kamu sebelum dia ketemu kamu…" kata Kankurou, bikin Gaara kaget.
"Hah?"
"Ecchan suka kamu sebelum kalian ketemu."
"Iya, aku denger… Tapi kamu tau darimana?"
"Kan dia suka cerita, katanya Kazekage yang baru cakep… Terus keren banget…" Kankurou tersenyum. "Dan dia bilang, dia pengen ketemu dan jadi temannya…"
"Jadi kamu patah hati udah lama dong?" tanya Temari.
Kankurou tersenyum, "Nggak juga. Kan waktu itu Gaara belum suka sama dia."
"Eh, kata siapa?? Gaara itu udah suka sama dia sejak kamu sering cerita tentang dia…" kata Temari, bikin wajah Gaara – tentu aja – jadi merah. "Iya kan, Gaara??"
"Ehh, kok aku nggak tau yaa??" tanya Kankurou.
"Kamunya aja yang tolol…"
"Masa??"
"Gaara itu ternyata gampang ditebak lho…"
"O ya?? Ecchan tau dong, kalo Gaara suka dia??"
"Mungkin. Tapi kayaknya nggak deh. Ecchan kan polos banget…"
"Yaah, sayang dong…"
"AAAAH, DIAAAM!!!!" seru Gaara sebal. "Mau ngobrol atau mau nyindir aku sih??"
Temari tersenyum, "Makanya, tembak dia…"
"Nggak berani."
"Ya udah, gini…" Temari berbisik ke telinga Gaara.
--------------------
Suatu hari di kantor Kazekage…
"Sore, Gaara!!" sapa Ecchan, masuk ke kantor Kazekage. "Tumben nggak ada Temari-san sama Kankurou-sensei…"
"Sore juga, Ecchan," balas Gaara. "Mereka lagi pada ada urusan tuh…"
"Gitu ya? Kasian dong, Gaara harus kerja sendiri…"
Wajah Gaara memerah.
"Aku bantuin ya??"
"Nggak usah deh…" jawab Gaara. "Kalo mau bantuin, mendingan kamu ajak aku ngobrol aja. Gimana?"
"Refreshing?" Ecchan tersenyum.
"Yup."
"Hmm, Kankurou-sensei sama Sakura-san gimana tuh, kalo mau ngobrol?"
"Kalo nggak salah sih, kirim-kiriman surat…" jawab Gaara. "Seru juga kali ya…"
"Iya sih…"
"Tapi bisa gitu ya, Kankurou punya cewek yang kayak gitu…"
"Bisalah!"
"Kalo aku… mungkin nggak ya??"
Ecchan terdiam, "Mungkin… aja…"
"Bener nih??"
Ecchan tersenyum.
"Tapi aku nggak tau nih, gimana cara ngomong ke orangnya…"
"Emangnya… siapa sih?"
Gaara tersenyum, "Ada aja."
"Siapaaa??"
"Tapi kamu jawab dulu pertanyaanku."
"Apa?"
"Siapa yang kamu suka?"
"Mmm, ada deh…"
"Aku juga ada deh kalo gitu."
"Aah, kasih tau dong…!"
"Yee, curang dong. Kamu kasih tau dulu…"
Gaara tertawa.
"Kok ketawa sih??"
"Abis kamu lucu sih. Mukamu nekuk gitu."
"Ok, aku jawab setelah kamu jawab!"
"Janji?"
"Janji!"
"Ok…" Gara menarik nafas. "Yang aku suka… cewek…"
"Ya iyalah!"
"Jangan motong dulu! Terus dia… lucu banget…"
Ecchan diam, menggigit bibirnya.
"Dia manis banget. Dia bisa nge-refresh aku dari kerjaanku…"
Ecchan masih diam.
Gaara menatapnya, sebagai jawaban. "Kamu."
"Hahaha, jangan bohongin orang kayak gitu deh…" Ecchan tertawa pelan. "Serius, siapa sih??"
"Kamu."
"Aah, serius dong, Gaara!!"
"Yee, dibilangin nggak percaya!" kata Gaara. "Sekarang kamu, siapa?"
Ecchan mendekati Gaara dan memeluknya dari samping, "Kamu…"
