Chapter 3! Eh Salah, Chapter 4 Updated!
Dan juga Happy Birthday kepada Ketrin'Shirouki! Sebagai hadiah Henna aku masukin ke Chapter ini! ^ ^
HAPPY READING~
NOTE: Italic=dalam pikiran,jurus Bold= SMS
Disclaimer: Saint Seiya itu milik Kurumada-sensei! tapi Mitsuki, Kaoru, Ayame, Nagisa, Teru, para Akumu dan OC lainnya itu milik saya...
Suasana di Mansion Kido, semua Bronzies -minus Seiya- resah menunggu matahari terbenam. Mereka ingin teman-teman mereka kembali sebelum matahari terbenam tapi di sisi lain mereka ingin matahari cepat terbenam agar mereka dapat mencari tahu keadaan teman-teman mereka. Beruntung bagi mereka, keresahan mereka berhenti saat dua sosok membuka pintu Mansion, mereka adalah Mitsuki -yang masih mengenakan Cloth Pegasus- dan Seiya
"Seiya! Mitsuki!" seru mereka sambil mendekati kedua pasangan(#$!?) itu
"Eh? Mitsuki-chan kenapa kamu mengenakan Cloth Pegasus?" tanya Shun
"Oh ini? Ceritanya panjang..." jawabnya "Lebih penting lagi, Saori-san ada di mana?" lanjutnya
"Saya ada di sini..." jawab Saori dari atas tangga
"Saori-san! Aku-"
"Saya tahu, ayo semua. Ikut saya ke ruang kerja..." ucapnya sambil berjalan perlahan ke arah ruang kerja. Para Bronzies dan Mitsukipun langsung mengikutinya
Sesampainya mereka di ruang kerja, Mitsuki langsung meminta penjelasan dari Saori "Saori-san, seperti yang anda janjikan, aku meminta penjelasan yang sejelas-jelasnya!"
Saori sedikit tersenyum sebelum menjawab "Harus mulai dari mana ya?"
Mitsuki berpikir sebentar lalu "Mulai dari, sebenarnya anda siapa dan sebenarnya Saint itu apa..."
Saori menarik napas sejenak, lalu ia mulai berbicara "Saint adalah-"
"Sekelompok pemuda-pemudi yang melindungi dewi kebijaksanaan dan perang, Athena. Sejak dari zaman mitologi..." potong seorang gadis yang tiba-tiba muncul membuka pintu ruang kerja Saori
Semua orang yang ada di situ langsung cengo dan yang pertama bereaksi adalah Mitsuki "He, Henna-chan!?"
"Henna kamu ngapain ke sini?" tanya Seiya
"Eh!? Kalian saling kenal?"
"Iya, soalnya Henna itu kan Saint sama dengan kita..."
"APA!?"
"Maaf aku merahasiakannya darimu selama ini... Soalnya Saori nyuruh kita untuk diem soal Saint dan Hades" ucapnya sambil tersenyum
"Henna-chan memberitahuku soal kepribadian gandanya tapi tidak soal Saint... Gak kebalik ya?" pikir Mitsuki
Sesaat kemudian ia kembali normal, "Kalau soal itu sih aku tahu, tapi maksudku itu..." ucap Mitsuki "Kenapa Saint yang ada di mitologi itu bisa ada di dunia ini?"
"Saint sebenaranya memang ada sejak dulu, tapi keberadaan mereka tersembunyi. Hanya sedikit yang mengetahui soal mereka..." jelas Saori
"... dan juga, inkarnasi Athena yang di jaga oleh para Saint itu adalah, dia, Saori Kido" jelas Henna lagi sambil menunjuk sang dewi
"Saori-san, inkarnasi Athena?" gumam Mitsuki sedikit tidak percaya
"Benar..." balas Henna sambil berjalan mendekati Saori, setelah cukup dekat ia membisikkan sesuatu "Hei, kamu sudah beritahu Mitsuki-chan soal itu?"
"Belum, lagipula dia tidak akan percaya kalau diberitahu begitu saja..." jawab Saori masih berbisik
"Kalian membisikkan apa?" tanya Mitsuki dengan nada tajam
"Oh bukan apa-apa" jawab mereka berdua bersamaan
.
.
Setelah itu mereka pun menjelaskan semuanya kepada Mitsuki mulai dari penjelasan soal Saint dan Cosmo sampai dengan rapat para dewa, lengkap semua "...Lalu monster-monster itu menyerang kita kemaren malam..." ucap Seiya mengakhiri penjelasan
"Nah sekarang giliran kita yang nanya, kamu ada dapat informasi baru soal monster-monster itu gak?" tanya Hyoga
Mitsuki mengangguk "Mereka memanggil diri mereka Akumu, dan Medusa adalah pemimpin mereka..."
"Akumu? Rasanya aku pernah dengar dari Niisan..." balas Henna "Kalau tidak salah 1 abad yang lalu, para monster yang di penjarakan di Tartarus berhasil kabur dan mau membalas dendam kepada para dewa karena mengurung mereka..."
"Lalu, lalu?"
"Mereka bersatu dan memanggil diri mereka Akumu, hampir terjadi perang. Tapi seorang Shrine Maiden Artemis berhasil mengurung mereka lagi entah kemana..."
"Iya! Succubus Mirage juga bilang itu, dia juga mengatakan Cosmoku sama persis dengan Cosmo sang Shrine Maiden..."
"APA!?" jerit Henna dan Saori, membuat para Bronzies+Bronzies menutup telinga mereka sekencang-kencangnya
"Kalau Shrine Maiden itu memiliki Cosmo yang sama dengan Mitsuki, itu berarti..."
"Kemungkinan besar mereka adalah..."
"Henna-chan, Saori-san. Tolong jangan teriak kayak gitu dong... Untung gak jadi budeg" timpal Mitsuki "Loh, wajah kalian kok serius gitu?"
Keduanya segera menutupi kecurigaan mereka dengan senyuman "Ah, tidak kok..."
"Hmm... Ya sudah kalau begitu, aku permisi pulang dulu ya... Matahari sudah mau terbenam" ucap Mitsuki sambil membungkuk lalu berjalan ke arah pintu
"Ah, tunggu Mitsuki! Aku juga ikut..." balas Seiya
.
.
~Di perjalanan pulang~
Ada kesunyian yang canggung di antara mereka, "Apa sebaiknya aku tanyakan saja ya?" pikir mereka, mereka lalu memalingkan wajah mereka secara bersamaan, dan karena ada kontak mata. Muka mereka menjadi merah dan mereka pun memalingkan wajahnya sekali lagi "Ayolah tanyakan saja!" pikir mereka bersamaan lagi
"Nee, Seiya-kun/Mitsuki... Boleh aku tanya sesuatu?" tanya mereka bersamaan
"Ah!" masih bersamaan...
"Silahkan kamu duluan aja..." bersamaan lagi...
"Ya sudah kalau begitu, barengan aja ya" usul mereka bersamaan
Mereka menarik napas dalam-dalam bersamaan (bersamaan terus...), lalu...
"Kenapa kamu muncul di mimpiku sih!?" tanya mereka bersamaan
"Eh!?"
"Seiya-kun juga?"
"Mitsuki kamu juga?"
Mereka kedua kembali diam lalu berbicara bersamaan lagi "Udah gitu sama-sama gak tau kenapa muncul di mimpi masing-masing ya?"
Mereka tertawa "Loh setelah tahu sosok itu Seiya, kok aku gak deg-degan lagi kalo mikirannya ya?" pikir Mitsuki
Tapi tiba-tiba ia sadar dan berteriak "AAHH!"
"Kenapa Mitsuki!?"
"Shiro masih di Mansion Kido!"
Mereka berdua pun segera melesat kembali ke Mansion Kido
~Di Mansion Kido~
Shun: Loh ini anjing siapa?
Shiro: GUK!
~Di tempat rahasia...~
"Cih! Sampai Succubus Mirage juga gagal!" keluh Medusa
"Kami benar-benar minta maaf, Medusa-sama!"
"Lalu? Kalian ada kabar baik kan?" ucapnya setengah mengancam
"A, ada. Saat bertarung dengan Mirage, sosok misterius kita membakar Cosmonya cukup kuat sampai kita bisa merasakannya..."
"Lalu?"
"Kita dapat kecocokan!" ucapnya, ia lalu memunculkan sebuah hologram bergambar Mitsuki "Namanya Kamishiro Mitsuki..."
"Hm? Gadis ini ya? Memang benar sih, hanya melihatnya membuatku kesal..." ucapnya sambil melempar pisau ke arah anteknya, tapi di sengajakan melewati kepalanya dan meleset "...sama seperti dia"
Anteknya itu kembali lari tunggang langgang, setelah dia keluar Medusa bangun dari takhtanya dan berjalan ke belakangnya, ia membuka tirai penutupnya. Memperlihatkan semacam layar besar penuh dengan biodata Akumu-Akumu
"Nah, sekarang..." ucapnya sambil menelusuri daftar biodata itu "...selanjutnya siapa yang ku kirim ya?". Ia lalu tertawa ala antagonis
~Kembali ke Mansion Kido~
Shun: Loh Mitsuki-chan? Kok balik?
Mitsuki: Eeh, mo ngambil Shiro
Shun: Shiro?
Mitsuki: *nunjuk Shiro*Anjing itu
~Sementara itu di ruang kerja Saori~
Saori sedang berdiri di depan jendela dan memperhatikan Mitsuki, Shun dan Seiya. Tiba-tiba, ia mengatakan sesuatu "Henna, kenapa kamu datang ke Jepang?"
"Sebenarnya aku mau memperingatkan kalian soal para Akumu, tapi sepertinya terlambat ya?"
Saori hanya tersenyum
"Sesuai surat Pope Shion, ada Cosmo aneh dari Kuil Artemis yang ada di dekat Sanctuary. Aku pun pergi mengeceknya, saat itulah aku melihat segel yang terdapat di lantai kuil itu. Hancur..." jelas Henna "Aku pun segera melaporkannya kepada Pope. Begitu aku kasih tahu, mukanya berubah menjadi muka horror. Ia memberitahuku segel itu adalah segel para monster..."
"Dan karena segel itu hancur berarti para monster berhasil keluar ke dunia ini..." potong Saori, di balas oleh anggukan Henna
"... dan lagi sepertinya target mereka, sepertinya adalah Mitsuki..." lanjutnya
"Sepertinya akan ada perang yang baru..." balas Henna sambil mendekati Saori dan memperhatikan Mitsuki yang baru berjalan pulang bersama Shiro
「つづく。。。」
SELESAI!
Wina: Gyaa! Ada SeiyaXMitsukinya! *baru nyadar*
Teru: Buruan ganti!
Wina: Udah terlanjur!
Mitsuki: *sweatdrop* Diemin ajalah, toh aku udah pasti GAK di Pair sama Seiya-kun...
#Gianti-Faith
Wina: Hehehe, soalnya habis update langsung nulis chapter barunya sih
Mitsuki: Wah makasih ya... *bisik2* tapi tolong jangan kenceng-kenceng pas bilang ada yang suka sama aku
Teru: Heh, kalau berani deketin Mitsuki, deketin aja kalau bisa! *ngeluarin hawa pembunuh*
Mitsuki: Tuh kan...
Wina: Teru sister complex ya? Mirip Ikki...
#ScorpioNoKuga
Wina: Gomen Gomen, abis idenya segitu doang sih... Dan maaf ada SeiyaXMitsuki, gak nyadar!
Mitsuki: Kuga-san tahu dari mana Niisan lebih tua?
Teru: Aku kasih tau dia aku 15 tahun
Wina, Mitsuki: Masa? Kapan?
Teru: Hehehe ada deh...
#Ketrin'Shirouki
Wina: Yah sekalian ngerayain ultah Senpai
Mitsuki: Ini nggak Spoiler? Nggak lebih baik di PM aja?
Teru: Diemin aja adikku tersayang
Wina: WUEKKK!
Mitsuki: Tapi sayang interaksiku dengan Henna-chan sedikit
Wina: Lain kali aku panjangin deh
Mitsuki: Asyik! Eh, ada SMS masuk...
Wina: *sweatdrop* OK, karena Mitsuki mau shopping sama Henna. Chapternya sampai di sini dulu!
Mitsuki: *buru2* Maaf atas segala typo, OOC keterlaluan, kegajean, ato ficnya aja yang terlalu jelek *langsung kabur*
Wina, Teru: *sweatdrop 2x*
Teru: Maaf karena ada pairing SeiyaXMitsuki!
Wina: Sampai jumpa di Chapter depan...
