Yoo minna, rikudou kembali lagi, ini dia capter 4

Terima kasih banyak untuk para reviewer, moga kalia suka capter ini

Langsung aja cekidot

Naruto the ashikabi

By rikudou aziez sama

Declaimer : naruto dan sekirei bukan milik rikudou

Warn : crossover, gaje, typo bertebaran, DLDR, mind to review

Naruto x harem

Minato x harem

.0000….

Sebelumnya : " halo, akitsu, aku mempunyai tugas untukmu, habisi orang yang bernama sahashi naruto". Kata mikogami kemudian menutup teleponnya.

"apa yang kau lakukan?". Kata mutsu. Mikogami hanya menyeringai.

Capter 4

2 hari kemudian…

"tadaima". Ucap mainato beserta sekireinya. "selamat datang kembali sahashi-san". Sambut miya. "yo, minato-chan, kau sudah sehat". Kata naruto di belakang miya. *tuiing*.nadi di kening minato muncul. " aku ini laki-laki naruto baka". Marah minato sambil nunjuk-nunjuk naruto.

"onii-chan". Kata kusano sambil menarik baju minato. "hm, apa kuu-chan?". Kata minato sambil berjongkok,. "onii-chan, jangan tinggalkan kuu lagi". Kata kusano. " hahaha, tentu saja, kuu-chan". Kata minato sambil tersenyum. Kusano tersenyum " kuu sayang onii-chan". Kata kusano dan memeluk minato.

" PEDO". Celetuk naruto. *tuiiing-tuiing-tuiing*. Nadi minato bermunculan. "APA KAU BILANG TEME,". Marah minato. "P.E.D.O". kata naruto dengan penekanan. Minato langsung naruto langsung bersembunyi di belakang miya. "aku bukan pedo baka, dan kenapa kau bersembunyi di belakang oya-sama". Kata minato sambil nunjuk-nunjuk naruto yang di belakang miya. Semua sekirei minato, termasuk kagari sweatdrop melihat tingah laku adik kakak, tersebut kecuali musubi yang terlihat bingung. "apa arti pedo?". Tanyanya.

"haah, bukankah mereka sangat kekanak-kanakan". Kata kagari. Miya tersenyum dan mengangguk. " dan tumben sifat keibuanmu tidak muncul". Kata kagari lagi. Tiba-tiba topeng *hannya* muncul di belakang miya. " kau bilang apa kagari-san". Kata miya. "e-eh, maksudku nee-san, ya nee-san". Kata kagari tegagap. Topeng tersebut menghilang. " nah, ayo kita ke ruang makan, aku sudah menyiapkan pesta untuk kepulangan minato". Kata miya sambil berbalik menuju ruang makan.

Time skip

Minato dan sekireinya sedang menikmati pesta kecil-kecilan mereka, termasuk kagari dan uzume, sedangkan naruto lebih memilih tiduran di atap sambil melihat bintang. Pikirannya jauh ke masa lalunya, dimana ia ketika bayi ditemukan oleh takami dan diadopsi, kemudian masa kanak-kanak bersama minato dan yukari, mengingat yukari naruto langsung mengambil ponselya dan menelpon seseorang.

" halo, yukari". Kata naruto

" onii-chan,". Kata orang yang ditelpon naruto

" bagaimana kabarmu yukari?". Tanya naruto

" aku baik-baik saja onii-chan, tumben onii-chan menelpon". Kata yukari

" tidak, tiba-tiba aku kangen sama kamu". Kata naruto

"onii-chan, bgaimana kabar minato onii-chan". Tanya yukari

" haah, dia baik-bak saja, dia sedang pesta sekarang". Kata naruto

" aaaaah, pesta nggak ngajak yukari". Kata yukari marah

" hahaha, lain kali, aku akan mengajakmu makan diluar bersama minato". Kata naruto

" serius, aku sayang onii-chan" kata yukari

" hm, jaa". Kata naruto. kemudian naruto menutup telponnya.

" siapa yang kau telpon". Tanya seseorang. " eeeeeh, Mi-chan, sejak kapan kaau disini". Tanya naruto. miya tersenyum dan menjawab " baru saja". " oh". Kata naruto kemudian menyuruh miya duduk disampingnya. " kau tidak ikut pesta?". Tanya miya. " itu tidak perlu". Jawab naruto.

Beberapa saat kemudian

Minato dan para sekireinya tengah tertidur di ruang makan, mereka habis pesta minum sake, kemudian naruto dan miya datang. " sepertinya mereka habis bersenang-senang". Kata naruto. miya mengangguk. "aku kekamar dulu ya, maaf aku tidak bisa membantumu, besok ada kuliah". Kata naruto. " tidak apa-apa, dan malam ini aku ingin tidur bersamamu". Kata miya sambil merona. Naruto tersenyum kemudian mencium kening miya " tentu, oyasumi Mi-chan". Kata naruto kemudian pergi.

Time skip

Miya dan para penghuni izumo inn kini sedang berada di ruang makan kecuali naruto. " tumben naruto-belum bangun". Kata minato.
" Huaaaaaaa, aku telat bangun, kenapa tidak ada yang membangunkan ku". Teriak naruto di kamarnya

" itu, dia sudah bangun". Kata uzume.

Lima menit kemudian,

Naruto turun dengan tergesa-gesa, " Mi-chan, aku berangkat, aku sudah telat, kelas mulai 10 menit lagi kata naruto.

" naruto, ini kan masih jam 7, kelas mulai jam 8." Kata miya, tapi naruto sudah meninggalkan izumo inn. Tentu saja, itu membuat semuanya sweatdrop.

"tapi, kenapa naruto merasa dirinya bangun kesiangan". Tanya uzume ke miya. Miya tersenyum " itu karna naruto biasanya bangun pagi sekali untuk melihat matahari terbit, bersamaku". Kata miya merona karna mengingat kebiasaan dia dan naruto. "ooh". Semuanya ber oh ria. "jadi itu yang menyebabkan setiap pagi terjadi lonjakan listrik". Kata matsu tiba-tiba. Miya mengangguk. "apaan?" Tanya minato bingung. Miya langsung berdiri " nah, aku akan menyiapkan sarapan". Kata miya. " musubi akan membantu". Kata musubi. " terima kasih". Balas miya.

With naruto

"hah-hah-hah, syukurlah kelas belum mulai". Kata naruto terengah-engah. " woi , sahashi-san, kau rajin sekali, inikan masih jam 7, kelas mulai jam 8". Kata satpan di posnya. mata naruto langsung melebar dan menatap horror jam tangannyam 07 : 55. " APAA". Teriak naruto. kemudian memegang perutnya. " aku belum sarapan". Lalu meraba saku celananya " aku lupa membawa uang, dan ponsel ku ketingalan". Naruto langsung lemas, dan berjalan lunglai ke kelasnya. Satpam tersebut langsung sweatdrop. " dia bodoh, atau terlalu semangat". Batinnya.

Beberapa jam kemudian

Izumo inn

"nah, uzume-chan, tolong jaga rumah, aku akan pergi mengantarkan makan siang untuk naruto sekalian mau berbelanja". Kata miya. " haii, oya-sama". Balas uzume. Miya pun berangkat.

With naruto

"haah, sial, aku lapar sekali, untung ada sisa air kemarin, kebih baik aku ke taman saja, supaya aku tidak melihat orang makan". Batin naruto. kemudian pergi ke taman membawa buku.

With miya

Miya sampai di universitas Tokyo / shintou teito, " maaf, bisa tunjukan aku dimana sahashi naruto". kata miya sopan ke satpam. " Hah, tentu silahkan ikut aku, kebetulan aku melihatnya tadi". Kata satpam tersebut. " terima kasih, dan apa kau mengenal sahashi naruto?" Tanya miya. " haha, tentu saja, semua kenal sama sahashi-san, mahasiswa semester empat, dan merupakan tangan kanan dosen serta mahasiswa yang jenius". Jawab satpam tersebut. Miya hanya ber oh ria. " nah itu dia". Kata satpam sambil menunjuk naruto yang sedang tiduran di rumput sambil membaca buku. "terima kasih". Kata miya.

With naruto.

Naruto sedang tiduran di atas rumput, sambil membaca bukunya ditemani dengan air putih yang yang tinggal sedikit.

*tap-tap-tap…". Naruto mendengar suara langkah kaki mendekatinya. "sudah kubilang, hari ini aku tidak membawa uang, jadi aku tidak ke kantin, kamu pergi saja". Kata naruto tanpa mengalihkan pandangannya, mengira itu adalah salah satu teman dekatnya. "kau mengusirku naru-kun". Naruto mendengar suara yang sangat familiar, tiba-tiba topeng *hannya* muncul di depannya. Mata naruto langsung melebar, dan langsung melihat kebelakang, disana aa miya yang tersenyum . "eeeeeh, m-miya-chan, b-bukan , m-maksukdu m- mengusirmu, aku mengira kau adalah temanku". Kata naruto dengan penuh ketakutan. Miya tersenyum " aku hanya bercanda". Kata miya kemudian duduk di samping naruto. " ne miya-chan, mengapa kau kesini?" Tanya naruto. "untuk ini". Kata miya sambil menyerahkan kotak makanan, "kau laparkan". Lanjut miya. Naruto mengangguk dan langsung membuka kotak makanan tersebut dan mulai memakannya.

Beberapa menit kemudian

Naruto sudah selesai memakan bekal yang dibawa miya. " wah, enak sekali, terima kasih Mi-chan". Kata naruto.

" ano, maaf mengganggu kalian, tapi naruto-san kau dicari oleh dosen". Kata teman naruto yang baru saja datang. " tidak apa-apa, lagipula aku sudah mau pergi, nah naruto, aku pergi ke pasar dulu". Kata miya kemudian pergi.

Time skip

Miya sudah selesai berbelanja, kemudian melangkah kembali ke izumo inn, tapi ditengah jalan ia bertemu karasuba, mata miya menyipit. " hai miya, lama tak jumpa" Kata karasuba.

"karasuba, kau akhir-akhir ini selalu mengawasi naruto kan, aku berasumsi bahwa kau bereaksi ke naruto kan, apa aku benar". Kata miya sedikit sinis. "yaah, bisa dibilang begitu, tapi aku ngin menguji nya, apakah dia layak". Kata karasuba. Mata miya menyipit. "aku tidak akan membiarkan kau menyakiti naruto". kata miya. Kemudian melangkah pergi. Ketika ia dan karasuba berpapasan, ia mendengar karasuba berbicara, " aku harap , dia dapat menghilangkan kagalapan dihatiku ini".

Time skip

Naruto berjalan pulang sambil menggerutu, " aah, dosen tidak masuk, kok aku yang repot". Kata naruto. "resiko tangan kanan dosen". Lanjutnya.

Naruto sampai di jalan yan cukup sepi, "apa kau sahashi naruto". Tanya seseorang di belakang naruto. naruto berbalik. " ya aku sahasi naruto, dan siapa kau?". Jawab dan Tanya naruto. "aku akitsu,dan aku akan membunuhmu, karna, tuanku menginginkan kau mati". Kata akitsu kemudian membat tombak es dan langsung menyerang naruto. beruntung naruto mengikuti eskul beladiri ketika SMA, jadi dia dapat menghindari tombak es tersebut. Akitsu sedikit terkejut, karna ada manusia biasa yang dapa menghindari serangannya. Akitsu kemudian membuat tombak es yang banyak, tapi tiba-tiba selendang langsung menyerangnnya, membuat tombak es situ hancur. "memalukan, kau menyerang manusia biasa". Kata seseorang yaitu, sekirei selendang, Yang berada di depan naruto. "aku sekirei no 10, sekirei selendang akan melawanmu". Lanjut sekirei selendang. Kemudian maju menyerang akitsu.

Sementara itu, naruto masih shock. "aaaa, hari ini adalah hari tersialku, tadi pagi aku tidak sarapan membuat aku kelaparan di kampus, meskipun Mi-chan membawakanku bekal, kedua, aku lupa bawa uang, ketiga ponsel ku ketinggalan, ketiga, dosen nggak masuk dan aku repot, dan sekarang, aku ingin dibunuh, tidaaaak, sial sekali aku, beruntung ada yang menolongku". Batin naruto .

Beberaoa saat kemudian

Naruto melihat kedua sekirei tersebut terengah-engah, terutama yang menggunakan selendang, kemudian jatuh tertunduk. Mata naruto melebar, karna akitsu membuat, lima es berbentuk pisau.

"aku harus melakukan sesuatu, aku tidak mau orang terluka demi aku, tidak akan, tapi apa?". Batin naruto bertanya-tanya. Tiba-tiba, diingatannya terlintas mimpinya.

With sekirei selendang (uzume)

"hah-hah-hah, siaal, kekuatanku belum sempurna karna aku belum memiliki ashikabi". Batin uzume. "sepertinya, kekuatanmu belum sempurna,". Kata akitsu. "kalau begitu, aku akan membunuhmu dulu". Lanjut akitsu kemudian melesatkan pisau esnya. Uzume sudah pasrah, tapi tiba-tiba naruto muncul disertai kilat kuning didepannya dan mendorongya, sehingga ia selamat, tapi tidak untuk naruto, dua dari pisau es itu menancap di lengan dan bahunya. Sementara itu, akitsu tengah dilangda shock, meskipun ia tetap kelihatan tenang. "apa yang terjadi, tidak mungkin manusia bergerak secepat itu, jarak antara dia dan skirei itu cukup jauh, tapi, aku melihat kilat". Batin akitsu. Kemudian pergi.

Uzume masih shock, "naruto". katanya. "aku, tidak akan membiarkan orang lain terluka karna aku, tidak akan". Kata naruto. uzume langsung membawa naruto ke gendongannya, ia hendak membawanya, tapi mobil berhenti didepannya, dan dari dalam mobil tersebut kalua takami. " narutooo,". Teriak takami. "cepat bawa dia ke mobil, kita harus membawanya ke rumah sakit". Lanjutnya.

Izumo inn

Miya sedang menikmati teh dengan kazehana, dan kagari. Tiba-tiba ia merasa sakit di dadanya, dan langsung memegang dadanya. "kau baik-baik saja, miya". Tanya kagari. Miya mengangguk, tapi di benaknya ia bertanya-tanya, apa yangterjadi dengan naruto.

Kanto MBI

"haaaahaaahaaa, ini sangat menarik,". Kata minaka seperti orang gila, "naruto,naruto sahashi, kau sungguh menarik". Lanjutnya.

Ya, minaka telah melihat apa yang terjadi dengan naruto lewat satelitnya, kemudian ia merekamnya. "khu-khu-khu, takami-chan pasti sangat terkejut". Katanya.

Izumo inn

"miya-tan, miya-tan, miya-tan,". Teriak matsu. "ada apa?"Tanya miya. "ini". Kata matsu sambil menyerahkan ponselnya. Miya mengambilnya. "moshi-moshi". Kata miya. Tiba-tiba mata miya melebar, dan langsung berdiri kemudian pergi dengan cepat. Sementara itu, kagari dan kazehana bingung, "apa yang terjadi, matsu". Tanya kazehana. "sebaikanya kalian mengikutinya". Jawab matsu. Kazehana dan kagari pun mengikuti miya.

With miya

Miya terus melompat-lompat dari gedung yang satu ke gedung yang lain, tujuannya adalah rumah sakit MBI. Dibelakangnya, kagari dan kazehana mengikutinya. "dia sangat cepat, aku tidak bisa menusulnya". Kata kagari. "pasti ada sesuatu terjadi". Kata kazehana.

Beberapa menit kemudian

Miya sampai di rumah sakit, dan langsung mencari kamar naruto.

Sementar itu, di kamar naruto dirawat, uzume masih terisak, dan terus menyalahkan dirinya, karna dirinyanya naruto terluka, meskipun takami sudah mengatakan itu bukan kesalahannya.

*braak*. Pintu terbuka dan menampilkan miya yang sedikit terengah-engah. Tak lama, kagari dan kazehana datang.

Miya kemudian melangkah ke samping naruto yang terbaring, dan menggenggam tangan naruto. air mata bercucuran di wajah miya, membuat semua yang ada di sana termasuk takami terkejut, karna baru kali ini mereka melihat miya menangis, bahkan ketika takehito meninggal, miya tidak seperti ini.

Beberapa menit kemudian

Miya sudah tenang, meskipun air mataya masih keluar. "apa yang terjadi uzume?". Tanya miya. Uzume menunduk, "maafkan aku,". kata uzume. "tadi, naruto diserang oleh mantan nomor 7, dan aku datang menolong naruto, tapi, hiks-hiks, kekuatan ku belum sempurna, huks-hiks, dan dia hendak membunuhku, tapi naruto melindungiku, dan baginilah jadinya, maafkan aku miya-sama, karna aku, naruto terluka, hiks-hiks.". Kata uzume sambil menangis. Miya mendekap uzume, "ini bukan salahmu uzume, ini adalah takdir". Kata miya. " tapi..". miya langsung memotong ucapan uzume. "shhhh, tidak ada tapi-tapian". Uzume mengangguk.

Dua hari kemudian

Naruto masih belum sadar, meskipun keadaannya sudah baik,

dan uzume masih terus menjaga naruto meskipun, miya menyuruhnya pulang, bahkan miya pernah menggunakan topeng *hannya*nya agar uzume mau pulang, tapi uzume tetap bersikeras mau menjaga naruto dengan alasan , ini adalah kesalahannya. Miya akhirnya membiarkannya menjaga naruto, kana ia tau bahwa uzume bereaksi kepada naruto

naruto, mind

naruto berdiri di ruangan putih, tidak ada apa-apa hanya ia dan seeorang disana. "selamat naruto, kau bisa menggunakan keistimewaanmu, tapi ingat, saat ini kau hanya bisa menggunakannya dua kali sehari, jika lebih maka kau akan mati kehibisan tenaga dan nafas, dan jarak maksimalnya adalah 30 meter". Kata orang misterius tersebut dan menghilang.

Dunia nyata

Nauto perlahan-lahan membuka matanya, pertama kali ia lihat adalah warna putih, ia langsung berasumsi bahwa ia berada di rumah sakit. Naruto melihat ke sebelah kanannya, disana ada uzume. "u-zume-chan". Kata naruto. uzume langsung terbangun. Dan menemukan naruto tengah menatapnya." Syukurlah". Kata uzume dan langsung memeluk naruto. "maafkan aku". kata uzume. Naruto mengangkat alisnya. " untuk apa". Tanya naruto. " karna aku kau jadi begini". Kata uzume terisak. "kau tidak seharusnya menolongku". Lanjut uzume. " makusud mu?", Tanya naruto bingung. "apa kau lupa, dua hari yang lalu". Kata uzume. Naruto mengigat-ingat kejadian dua hari yang lalu. Naruto tersentak, "jadi sekirei selendang itu adalah". Kata naruto. uzume mengangguk" itu aku, dan terima kasih unatuk menyelamatkanku, dan juga aku menginginkanmu". Kata uzume. Naruto tersentak " menginginkanku?" Tanya naruto. uzume melepaskan pelukannya. " menjadi ashikabikku". Kata uzume dan langsung mencium naruto. sayap putih muncul di punggung uzume. "sekirei no 10, uzume, sekirei selendang menjadi milikmu sekarang dan selamanya ashikabi-sama. Kata uzume. Uzume kembali memluk naruto.

*ceklek*. Pintu terbuka dan menampilkan miya berjalan mendekati naruto dan uzume sambil menunduk. Naruto melepaskan pelukannya ke uzume. "M-mi-chan, aku bisa jelaskan apa..". naruto langsung terdiam karna miya langsung memeluknya. "kau membuat ku hawatir, baka, hiks-hiks". Kata miya terisak di pelukan naruto. "maafkan aku Mi-chan, dan kau tidak marahkan?". Kata naruto takut-takut. "marah untuk apa?" Tanya miya. "karna aku juga sekireinya". Kata uzume. "tentu saja, aku tidak keberatan". Kata miya.

Miya melepaskan pelukannya, ekspresinya berubah serius. "uzume, kau bilang yang menyerang naru-kun adlah mantan no 7". Uzume mengangguk. " sepertinya aku tau siapa dalangnya". Kata miya. " uzume, tolong jaga naruto". lanjut miya. Kemudian berbalik hendak pergi, tapi ia ditahan oleh naruto. miya melihat kea rah naruto. naruto menggeleng. Miya hendak protes. Tapi dipotong naruto. "aku tidak mau kau mengotori tangannmu dengan darah". Miya mendesah, " baik, aku hanya ingin berbicara dengannya saja". Naruto mengangguk dan melepaskan tangan miya. Miya langsung pergi.

Beberapa saat kemudian takami datang ke kamar naruto. "syukurlah kau sudah sadar naruto". kata takami. " kaa-san". Kata naruto. "nah, naruto, besok kau boleh pulang, dan sepertinya aku harus kembali ke kantor". kata takami kemudian pergi.

Tempat mikogami

Miya sampai di tempat mikogami tinggal. Dan mengetok pintu. Beberapa saat kemudian pintu dibuka, menampilkan mikogami. "oooo, miya, aku sudah menunggumu, silahkan masuk". Kata mikogami, miya masuk ke dalam. Sesampainya didalam mikogami langsung mendekati miya. "kita langsung saja miya". Kata mikogami. " aku kesini untuk menyampaikan sesuatu". Kata miya.

"dan apa itu?". Kata mikogami. Tiba-tiba aura sangat gelap muncul dari miya, tiga topeng *hannya* muncul sekaligus, seluruh sekirei mikogami menggigil ketakutan, kecuali mutsu yang hanya shock. Sementara itu, mikogami membeku di depan miya. "kau beruntung karna ashikabiku melarang aku untuk membunuhmu, tapi jika kau melakukannya lagi, bahkan 107 sekirei yang bersatu tidak akan mampu menghentikan ku untuk membunuhmu". Kata miya, kemudian berbalik pergi meninggalkan mikogami yang masih menjadi patung walau topeng *hannya*, miya sudah tidak ada.

Kantor MBI

Takami sampai di kantor MBI, setelah memasuki kantor, ia langsung dipanggil oleh minaka.

"ada apa kau memanggilku?". Kata takami. " akun ingin menunjukan ini kepadamu". Kata minaka sambil memperlihatkan rekaman di tangannya. Mata takami melebar, karna melihat rekaman dimana naruto bergerak seperti kilat. "jika dia bisa melakukannya lagi, maka aku akan member gelar kepadanya. *senkou no ashikabi. (ashikabi kilat). Kata minaka. Kemudian pergi ke ruangannya meninggalkan takami yang berfikir keras. "bagaimana mungkin". Batinnya bertanya-tanya.

To be continued

Naaa gmana reader-san, moga kalian suka.

Mind to RnR

jaa