Runa : Heyhoo readers! Kembali lagi masih dengan fic yang sama Hate at first, Love at last!

Miku : Hoam, memangnya masih ada yang mau membaca fict gaje ini?

Runa : Jahatnyaaaaa!

Meiko : /sweatdrops

Luka : Nah akhirnya update juga! Disini ada bagianku menyiksa si Bakamui kan?

Runa : Ah tentu saja ada Luka-chan!

Gakupo : LUKA-SAMA TEGANYA!

Runa : /sweatdrops

Luka : Nih Runa-chan gue bacain disclaimernya biar cepet!

Disclaimer : Runa tidak memiliki Vocaloid, Author gaje kaya Runa mana mungkin bisa memiliki Vocaloid?

(Runa : Ughh, Luka-chan memang tega!)

Warning : Full of typones, gajenes, alur kecepetan, dan full of ooc-ness

"Hate at First, Love at Last"

Summary : Apa jadinya jika kau harus tinggal serumah dengan musuh abadimu? /APAAA?/ Berisik gadis negi / DIAM KAU! / Hn, dia gadis yang menarik. / KAU MENYEBALKAN MANIAC ES KRIM! Author ga pinter bikin summary

ENJOYYY

Luka dan Meiko melongo tidak percaya. Ah bukan mereka benar benar kaget mengapa bisa Miku mengizinkan mereka duduk disini. Tapi Rin yang tampak tidak peduli dengan keadaan sekitar. Dia masih dalam dunia fantasi gilanya itu.

Dan ini benar benar tampak semakin gila saat

"Hn, dan gadis negi penampilanmu benar benar mengerikan"

Miku segera mengalihkan pandangannya dari luar jendela, dan kini di hadapannya sudah duduk lelaki yang benar benar tidak ingin dilihatnya sekarang. Ya, Kaito Shion dengan 'Sarkasme bersahabat' miliknya itu. Ingin rasanya ia segera merobek mulut yang selalu mengeluarkan kata kata yang selalu membuat panas telinganya

"KAU? BAGAIMANA BISA BERADA DISINI?"

"Ck, ini bukan meja milik nenek moyangmu Hatsune" Lelaki bersurai biru itu menjawab dengan nada datar khasnya

"KAU!" Miku benar benar kesal dengan pria satu ini. Bagaimana bisa ia tampak tenang seperti tidak terjadi apa apa sedangkan mengingat mereka akan tinggal bersama siang nanti? Hah dia benar benar akan segera menjadi gila.

"Ah, kami sudah meminta izin untuk duduk disini, Dan Miku-chan, bukannya kau sudah mengizinkannya?" Ujar lelaki yang mirip dengan Kaito Shion, bedanya lelaki ini bersurai merah

"Iya Miku-chan! Tadi kan aku sudah memberitahukanmu! Lagipula mereka duduk disini bukan untuk mengajak berperang kan?" Rin menjawab sambil tertawa senang

"Kenapa aku harus duduk berhadapan dengan lelaki mesum ini?" Ujar Meiko sambil menatap sengit lelaki dihadapannya ini

"Ah Meiko Kenapa galak sih?" Ujar Akaito menggoda Meiko

"LUKA-SAMA! HAMBA MERINDUKANMU!" Lelaki dengan surai ungu tiba tiba memeluk Luka namun Luka segera memukul kepala lelaki itu

"BAKAMUI! Apa-apaan ini! Aku tidak sudi duduk dengan lelaki ini!" Ujar Luka sambil menunjuk ke arah Gakupo yang kini sedang mengaduh kesakitan namun terdapat senyuman yang berbunga bunga di wajahnya/?

"Ah aku baru mendapatkan pukulan cinta dari Luka-sama"

Semua yang mendengarnya hanya sweatdrop ditempat kecuali Miku yang sedang menatap sengit lelaki di depannya dan yang ditatap hanya bersantai sambil memakan es krim miliknya

"Apa lihat lihat?" Ujar Kaito dingin

"TCH! LEBIH BAIK KAU PERGI DARI SINI ATAU-"

Miku tak bisa melanjutkan kata katanya, karena dimulutnya terdapat es krim yang tadi dimakan oleh Kaito, entah mengapa Miku menjadi blushing sendiri. Teman temannya memandangi mereka dengan tatapan tidak percaya

"Itu lebih baik" Ujar Kaito datar

Miku P.O.V

Ah apa ini artinya?

CIUMAN TIDAK LANGSUNG?

Makhluk itu grrrr...

"APA YANG KAU LAKUKAN HAH?"

Tunggu dulu kenapa wajahku memanas, ugghh lelaki itu benar benar...

"Hanya membuatmu diam" Ujar lelaki itu santai

Mengapa lelaki ini selalu membuatku kesal? Dan lagi kami akan tinggal serumah? Sepertinya ini memang akhir dari hidupku

"A-ah iya ayo habiskan makanan nya, karena sebentar lagi kita akan masuk" Ujar Rin sambil melirik takut kearahku, sepertinya dia tau kalau aku sedang benar benar kesal

"Aku sudah selesai, ayo kita pergi dari sini dan Hatsune jangan lupa siang ini, kau tidak amnesia bukan?" Lelaki serba biru itu menatapku sejenak dengan smirk di wajahnya, tampan? Eh lagi lagi kau berpikir yang aneh aneh Miku! Kulihat teman temannya menatap kami dengan tatapan tidak percaya! Oh benar lelaki itu jarang tersenyum bahkan tidak pernah sama sekali! Dan apa ini? Dia tersenyum padaku? Walaupun itu hanya smirk, Ugh, kenapa dadaku berdebar debar tch!

"Aku tidak lupa!" Oh ayolah Miku! Kenapa wajahmu terlihat bodoh seperti ini! Hatsune Miku Jangan mempermalukan dirimu!

"Luka -Sama hamba harus pergi! Jangan merindukanku!" Ujar Gakupo sambil memberikan wink kepada Luka yang dibalas dengan death glare milik Luka

"Meiko bersikap manislah sedikit kalau begitu terus, mana ada lelaki yang akan mendekatimu" Ujar Akaito menggoda Meiko, sepertinya Akaito memang senang menggoda Meiko

"Aku tidak butuh nasehatmu!"

"Ah iya terimakasih Miku-chan sudah mengizinkan kami duduk disini! Dan Rin jangan lupa nanti siang kita pulang bersama" Ujar Len sambil tersenyum ke arahku

"Ah iya sama sama Len-chan! lain kali duduk disini lagi ya!" Ujar Rin sambil tersenyum. Aku, Luka dan Meiko mendeathglare Rin

Kemudian keempat lelaki itu pergi meninggalkan meja kami diikuti oleh teriakan gadis gadis seisi sekolah, aku masih tidak percaya bahwa aku akan tinggal satu rumah dengan salah satu dari mereka

"Rin apa apaan sikapmu itu!" Ujar Luka

"Ehehe gomen, tapi Luka-chan mereka itu Devil Boys! Lelaki idaman semua wanita!" Ujar Rin berlebihan

Semua yang mendengarnya pun sweatdrop di tempat

"Kau berlebihan Rin, dan Miku apa benar kau dan Kaito akan tinggal satu rumah? Dan errr, kau sudah berciuman secara tidak langsung dengannya! Dan dia juga tersenyum padamu!" Ujar Meiko kembali mengingatkan ku dengan kejadian tadi. Kurasakan pipiku kembali memanas

"Miku-chan wajahmu memerah! Apa jangan jangan kau suka padanya?" Ujar Luka menggodaku sambil menatap wajahku yang sepertinya sudah tampak seperti kepiting rebus

"Uggghh, aku tidak suka dengannya! kalian ini benar benar! Sudahlah ayo cepat habiskan makanannya!"

Devil Boys Side

Kaito P.O.V

Huh, apa yang barusan ku lakukan? Itu artinya kami sudah berciuman secara tidak langsung? Tapi harus kuakui gadis itu memang menarik

"Apa yang kau pikirkan hm? Memikirkan ciuman secara tidak langsungmu itu?"

Ck, si kepala merah itu benar benar

"Tch, dia sangat berisik aku tidak tahan"

"Tapi menurutmu dia menarik kan? Hm? Apalagi mengingat kau akan tinggal bersama dengannya?" Ujar Len sambil menatapku dengan evil smile miliknya

Ck, sepertinya ini akan menarik.

Runa : Akhirnya selesai juga chapter 4nya:3 gomen kalo kelamaan dan kayanya pendek

Miku : Dasar BakAuthor!

Len : Kenapa bagian ku sedikit sekali!

Kaito : Tch, kenapa aku harus berciuman dengan gadis negi itu?

Runa : Itu baru ciuman tidak langsung, apa kau menginnginkan lebih BaKaito? /Evil Smile

Miku : TIDAK!

Runa : Mukamu merah Miku-chan! Yosh Langsung saja kita bacakan reviewnya!

Miku : Huh!

To YamiRei28

Arigatou sudah mau mampir lagi!:3

Runa sudah mempersiapkan rencana untuk membuat Miku menjadi lebih dari itu GYAHAHA /evil laugh

( Miku : Awas kau! )

Gomen kalo di chapter ini kurang memuaskan dan kelamaan:(

Sudah update ya! Jangan lupa mampir lagixD

To : Yami Nova

Arigatou sudah mereview!:3

Di tempat Runa juga ga ada /tampang polos #plak

Umm, boleh juga tuh /smirk

( KaiMik : Hey! )

Wah Nova-san juga suka bunga sakura? Miku pun begitu xD

Sudah update ya! Jangan lupa review lagi'-'

To : Akanee-chan

Arigatou sudah mereview!:3 Kukira tidak ada yang mau membaca fict gaje ini hiks

( Miku : BakAuthor! )

Sudah update yah xD ! Jangan lupa mampir lagi:3