Title : The Wrong Daddy
Pairing : Kai D.O [Kaisoo OTP]
Genre : Drama, Family
Rating : M
Disclaimer : Kaisoo is belong to each other & SM Entertaintment, but THE STORY IS BELONG TO ME! No plagiat!
Summary : D.O hamil. EXO heboh. Namun sayangnya, hubungannya dengan Kai malah berakhir. Apa alasannya? [CHANKAISOO] [KAISOO], [CHANSOO], YAOI! MPREG! CANON! DLDR!
WARNING! TYPOS BERTEBARAN, GAJE, OOC.
GET AWAY IF U DON'T LIKE IT! YOU'VE BEEN WARNED!
NO BASH! NO FLAME!
ALL POV IS AUTHOR POV!
.
.
.
.
.
HERE WE GO!
[CHAPTER 3]
ENJOY!
.
.
.
.
"CK! Kenapa aku harus menonton sampah seperti ini? Na galkke!" ucap Kai cukup nyaring
BRAK! Kai pergi setelah selesai memasang jaketnya dan membanting pintu cukup keras.
"YA! Jongin-ah! Eodikayo?" seru manajernya berusaha menghentikan kepergian Kai, namun nihil karena tak ada jawaban setelahnya
"Hah? Kenapa mereka seperti? Aigoo.. Michigetda!" Suho memijit pelan kepalanya yang mendadak pusing melihat tingkah ChanKaiSoo
"Suho-ya!" panggil manajer
"Ne hyung?" jawab Suho dengan wajah lesunya
"Katakan kepada Chanyeol dan Kyungsoo untuk bersiap-siap jam 10 pagi. Aku akan menjemput mereka."
"Ne? Memangnya besok mereka harus kemana, hyung?" Suho penasaran
"Mereka harus menemui Youngmin sajangnim besok pagi." Ucap sang manajer final
"Ne." wajah Suho seketika memucat
.
.
.
.
.
.
[NEXT DAY]
"Kau hanya punya 2 pilihan, Kyungsoo-ssi. Hiatus dari EXO atau keluar dari manajemen ini? Hiatus yang kumaksudkan disini adalah hukuman dengan tidak mengikuti seluruh aktifitas yang dilakukan oleh EXO hingga batas waktu yang tidak ditentukan." Ucapan bernada dingin itu keluar dengan mulusnya dari bibir si CEO bertangan besi, Kim Youngmin. Entah sudah berapa keberhasilan dan kehancuran ekstrim yang dilakukan olehnya di SM Entertainment, mantan manajemen nomor 1 di Korea Selatan ini.
"Hajiman sajangnim, hal itu tidak ada di kontrak. Di kontrak ini tidak ada yang menyatakan bahwa menikah harus keluar atau melakukan seperti yang tadi anda katakan. Tidak ada pula yang mengatur tentang kehamilan, jadi anda tidak boleh melakukan hal itu, sajangnim." Protes Chanyeol
"Ne, arasseo. Maka dari itu aku pun memberi opsi diluar dari kontrak itu karena kejadian ini juga tidak dibahas disana. Ini benar-benar mustahil, tapi kalau memang benar terjadi, ya aku hanya akan memberi 2 pilihan untuk Kyungsoo. Eotthae?"
Nada bicara Youngmin yang santai dan wajah yang memuakkan yang ia tampilkan saat ini membuat Chanyeol ingin sekali melayangkan tinjunya. Sayangnya hal itu hanya akan menimbulkan permasalahan baru. Bisa-bisa Chanyeol dipenjara karena menganiaya Youngmin dan Chanyeol sungguh tidak sudi hal itu terjadi kepadanya karena ia masih punya tanggung jawab yang sangat penting, yaitu D.O dan juga bayi mereka.
"Aku memilih untuk hiatus saja." Akhirnya Kyungsoo ikut bersuara
Chanyeol jelas tidak mampu berkutik, sedangkan Youngmin hanya menyeringai sambil menatap D.O.
"Bagus. Besok akan ada konferensi pers menyangkut masa hiatusmu." Ucap Youngmin dengan nada final
Sesungguhnya D.O sangat sedih karena harus hiatus dari EXO. Ia benar-benar tidak menyangka bahwa hal ini akan terjadi padanya dan menimbulkan begitu banyak hal diluar ekspektasinya. Perselingkuhannya dengan Chanyeol yang terbongkar, putusnya ia dengan Kai hingga ia terpaksa hiatus dari EXO. Kenyataan tersebut benar-benar menyakitkan untuknya. Tak ada lagi yang mampu ia lakukan selain membiarkan semuanya terjadi.
.
.
.
#FLASHBACK
[June 17, 2014 in the Morning]
[CHANSOO'S ROOM]
Chanyeol terlihat begitu bahagia pagi itu. Sebagai roommate, D.O bahkan sampai terheran-heran dengan tingkah Chanyeol.
"Chanyeol-ah, wae geuraeyo?" tanya D.O
"Ahhh.. Kyungsoo-yaaaa!" Chanyeol langsung memeluk erat tubuh mungil D.O dan memutar-mutarnya
"Chanyeol-ah! Ireojima!" seru D.O dengan nada ketakutan saat diputar-putar oleh Chanyeol seperti itu
"Kyung! Kau tahu? Baekhyun akhirnya bersedia kencan denganku!" ucap Chanyeol dengan wajah berbinar-binar setelah menurunkan D.O
"Ne? Jadi sekarang kalian berkencan? Chukhahamnida!" D.O tersenyum menanggapi pengakuan Chanyeol
"Ani! Bukan kencan seperti itu! Tapi kencan ke Han-gang bersama. Berdua. Mungkin akan seperti itu, tapi untuk saat ini kami belum berpacaran. Neomu haengbokhago, Soo-ya! Aku pikir Baekhyun memang straight dan tidak akan pernah menyukaiku. Tapi akhirnya dia mau berkencan denganku!" tingkah Chanyeol saat ini sudah seperti seorang gadis SMA yang diajak kencan oleh sunbaenimnya.
"Ah.. Araseo…" D.O mengangguk-anggukan kepalanya, lalu tersenyum
"Aigo! Kenapa kau sangat imut saat tersenyum, Soo-ya? Omo… Neomu kyeoptda!" Chanyeol kini malah mencubiti pipi gembul Kyungsoo. Wajah Kyungsoo yang tadinya cerah merengut kesal karena tingkah Chanyeol.
Chanyeol langsung tertawa terbahak-bahak saat menyadari perubahan ekspresi D.O. Plak! D.O langsung melayangkan pukulannya ke tangan Chanyeol. Chanyeol sendiri malah tertawa makin keras ketika berhasil membuat D.O kesal. Benar-benar persahabatan yang lucu. ㅋㅋㅋㅋ
.
.
.
.
.
[한강]
Hati Chanyeol berbunga-bunga karena di pagi yang cerah seperti ini, ia bisa berjalan-jalan berduaan dengan pujaan hatinya tanpa terganggu oleh fans maupun jadwal menggila dari manajemen. Keduanya kini hanya berjalan dalam diam dengan wajah masing-masing menunduk menatap jalan yang mereka pijak. Keduanya tengah memakai kacamata hitam dengan scarf yang menutupi setengah wajah mereka sehingga keberadaan mereka tidak dikenali.
"Baekhyun-ah… Apa kau senang?" tanya Chanyeol dengan pipi bersemu merah
"Ne..?" Baekhyun tidak mendengar dengan jelas apa yang Chanyeol katakana
"Apa kau senang jalan-jalan denganku?" tanya Chanyeol malu-malu
"Geuraeyo! Aku senang karena kita bisa bebas berjalan-jalan tanpa ada fans yang menguntit kita." Ucap Baekhyun dengan nada excited
Wajah Chanyeol langsung merengut. Ia berharap Baekhyun mengatakan bahwa ia bahagia bisa berjalan bersamanya, namun ternyata Baekhyun senang karena tidak ada fans yang sadar akan kehadiran mereka. Chanyeol kecewa.
"Tapi aku juga senang karena bisa berjalan-jalan denganmu." Perubahan ekspresi di wajah Baekhyun memperlihatkan bahwa ia sedang tersenyum lebar
Chanyeol benar-benar senang. Hatinya seperti akan meledak-ledak karena terlalu senang. Baekhyun ternyata mengerti apa yang ia inginkan.
"Baekhyun-ah… Ayo duduk di sana!" Chanyeol menunjuk sebuah bangku yang muat diduduki oleh 3 orang dewasa
Keduanya langsung melangkah cepat kesana. Keduanya hanya duduk diam setelah itu. Tak lama kemudian, Chanyeol mengeluarkan sebuah kotak kecil berisi cincin dari sakunya dan membukanya di hadapan Baekhyun secara sembunyi-sembunyi agar perbuatannya tidak dilihat oleh orang lain selain mereka berdua.
"Chanyeolie?" tanya Baekhyun dengan nada bergetar yang berhasil ia tutupi dengan baik
"Baekhyunie… Apa kau mau jadi namjachinguku?" Chanyeol akhirnya berhasil mengungkapkan apa yang telah ia pendam sejak mereka debut. Ya, Chanyeol memang sudah menyukai Baekhyun sejak trainee.
Baekhyun terdiam sejenak. Entah apa yang ia pikirkan, namun dari gurat wajahnya, terlihat bahwa Baekhyun sedang berpikir keras.
"Ada apa Baek? Apa kau tidak mau? Aku bisa menerimanya kalau begitu."
Chanyeol sebenarnya kecewa, namun ia sama sekali tidak ingin menampilkannya di hadapan Baekhyun. Namun sebelum Chanyeol menutup kotak cincin itu, Baekhyun tiba-tiba menahan pergerakan Chanyeol.
"Jamkkan! Aku… Aku mau jadi namjachingu Chanyeolie…" ucap Baekhyun dengan wajah mengarah pada Chanyeol. Meski ditutupi dengan kacamata, Baekhyun jelas sedang memandang Chanyeol dengan mata sabitnya.
"Jeongmal? Kau serius Baek?" wajah Chanyeol berubah cerah kembali, seperti baru mendapatkan full energy.
"Ne. Johayo!" ucap Baekhyun lagi
"Aaahhh! Neomu gomawoyo jagiyaaaa!" Chanyeol langsung memeluk Baekhyun erat-erat karena terlalu bahagia
Baekhyun tertawa. Ia membalas pelukan Chanyeol sama eratnya. Chanyeol segera melepas pelukan mereka lalu memasangkan cincin yang sudah ia persiapkan sejak kemarin. Tepat setelah Baekhyun berkata ya untuk kencan mereka, Chanyeol langsung pergi membeli cincin untuk Baekhyun. Memang bukan couple ring, karena Chanyeol tidak membeli untuk dirinya sendiri, namun cincin itu khusus ia siapkan untuk menembak Baekhyun. Mungkin ini bukan pertama kalinya mereka jalan-jalan berdua, namun ini adalah kali pertama Baekhyun bersedia menganggap bahwa jalan-jalan hari ini adalah sebuah kencan.
Keduanya tertawa riang. Beberapa kali Chanyeol mencuri-curi untuk mengecup bagian samping rambut Baekhyun. Wangi mint khas Baekhyun langsung menguar di hidung Chanyeol. Chanyeol yakin bahwa Baekhyun selalu menggunakan parfumnya di belakang telinga. Chanyeol tersenyum. Diam-diam keduanya berpegangan tangan dengan erat sambil menikmati angin segar kota Seoul yang mulai beranjak siang. Sepertinya mereka harus segera kembali ke dorm.
.
.
.
.
[EXO'S DORM]
Sementara itu, dorm terlihat sepi. ChanBaek berkencan, lalu Suho, Tao, Sehun serta Luhan sedang pergi ke Myungdong-gu untuk belanja, entah apa yang mereka belanjakan. Chen sibuk menonton TV bersama Lay dan Xiumin. Tak banyak percakapan yang terjadi di antara mereka bertiga.
Di sisi lain, sepasang love bird kini sedang bermesraan di atas tempat tidur.
"Jagiya… Kenapa kau sangat mungil, eoh? Aigo… Nyaman sekali memelukmu seperti ini…"
Kai terlihat berbaring di atas ranjang dengan sangat nyaman. Jangan lupakan posisinya yang begitu bahagia memeluk tubuh mungil yang tak lain adalah D.O.
"…" D.O tidak memberi balasan berupa kata-kata, namun malah memberi cubitan halus di perut Kai.
"Ah! Jagiya… Kenapa mencubitku? Apo!" Kai mengaduh
"Jangan mengungkit-ungkit kekuranganku." Ucap D.O dengan wajah garang yang dibuat-buat. Justru Kai malah jadi semakin gemas melihat ekspresi D.O.
"Mwoya? Kau memang namjachinguku yang mungil dan imut. Neomu gwiyeoneunde…" Kai menghadiahi kecupan-kecupan ringan di wajah D.O, membuat namja bermata besar itu langsung terkekeh geli.
Tiba-tiba saja D.O menangkup rahang tegas milik Kai dan langsung memberikan kecupan mesra untuk Kai. Karena merasa 'terpanggil', Kai langsung membalas kecupan mesra D.O dengan ciuman yang lebih menggairahkan. Lama kelamaan, keduanya hanyut dalam ciuman panas yang begitu menggoda birahi kelelakian mereka.
Kai kini telah berpindah posisi menindih tubuh mungil D.O tanpa melepaskan ciuman mereka. Sesekali bibir keduanya terlepas, namun salah satunya pasti akan segera menyatukan ciuman mereka lagi. Tangan Kai mulai bergerak nakal dengan menyingkap kaos hitam yang digunakan D.O, lalu mengelus perut mulus D.O. Sesekali jari Kai menusuk-nusuk pelan pusar D.O yang terjangkau di jemarinya.
"Nnngghh…"
"Ckmppchkk.."
Lenguhan serta bunyi kecipak bibir yang saling menghisap menghiasi kamar milik Chanyeol dan D.O. Tangan D.O ternyata tak kalah nakal. Jemarinya itu kini malah sudah menyusup ke dalam kaos putih yang digunakan Kai dan menggoda nipples Kai dengan gerakan pelan yang membuat Kai hampir lepas kendali.
"Arrgghh! Aku tak tahan lagi!"
Kai sudah tak tahan lagi. Celanya sudah menggembung, begitu pula D.O. Kai segera melepaskan ciuman keduanya dan langsung membuka kaosnya, memperlihatkan ABSnya yang sexy pada kekasih mungilnya itu. D.O hanya mampu menatap lapar tubuh Kai yang begitu sexy.
Kai langsung menindih D.O dan menciumnya ganas. D.O mencoba mengimbangi ciuman panas Kai sambil meremas surai keperakan milik Kai.
CKLEK!
"Kyungsoo-ya….! OMO! APA YANG KALIAN LAKUKAN?" seru Suho
Kai dan D.O segera menghentikan ciuman mereka, lalu mencoba merapikan diri mereka yang acak-acakan setelah bergumul cukup panas tadi. Suho mengelus dadanya.
"Aku baru saja mengajakmu untuk makan jajanan yang kami beli di Myongdong-gu, tapi aku malah melihat adegan 19 tahun ke atas yang kalian lakukan. Omo! Kai-ya! Hormon! Tolong jaga hormonmu baik-baik! Jangan terlalu sering melakukannya!" nasihat Suho.
Kedua love bird yang baru saja dipergoki tadi hanya berlutut dan menundukan kepalanya. Mereka mengangguk tanda mengerti.
"Cepat bereskan tempat ini. Aku menunggu kalian di ruang santai." Suho menutup pintu dengan cukup kencang
"Aigo! Ck! Aku sudah tegang begini… Sial sekali…" Kai segera beranjak untuk membereskan kamar yang sempat kacau akibat ulah mereka tadi.
"Aku juga… Eotteohkkae?" ujar D.O sambil menatap tonjolannya dan tonjolan Kai.
"Nanti aku akan menyelesaikannya di kamar mandi. Lebih baik kita bersihkan dulu tempat ini." Ucap Kai
"Aku akan membantu Kai menyelesaikannya."
Setelah selesai membereskan kamar, keduanya segera keluar kamar menuju kamar mandi.
"YA! Kenapa kalian masuk bersama-sama ke dalam kamar mandi?" seru Suho geram
"Aku hanya membantu Kai menyelesaikannya." Seru D.O polos dari dalam kamar mandi.
Member lain langsung tertawa mendengar jawaban polos D.O.
"Lalu kalian akan melakukan 'itu' di sana, matchi? Andwae! Kau harus keluar, D.O! Kalian bisa bergantian menggunakannya." Seru Luhan sambil menahan tawa
"…" tak ada jawaban, namun tiba-tiba D.O keluar dari kamar mandi dengan kepala tertunduk sambil menutupi bagian bawahnya yang sedikit menggembung dengan kedua tangannya
Member lain terlihat mati-matian menahan tawanya. Kyungsoo sangat malu saat ini. Ia berharap Kai cepat selesai sehingga ia juga bisa menyelesaikan miliknya. #PoorD.O
.
.
.
.
[NIGHT DAY]
Chanyeol begitu menikmati status barunya sebagai pacar Baekhyun. Tak henti-hentinya ia mengajak Baekhyun untuk berfoto bersama dan menghabiskan waktu berduaan bersama Baekhyun di dorm. Mereka memutuskan untuk menggunakan kamar Baekhyun dan Luhan sebagai tempat bermesraan.
"Baekhyun-ah… Kau dipanggil manajer hyung!" tiba-tiba Chen datang merusak suasana romantis mereka berdua.
"Aiisshh! Dasar Kim Jongdae babo! Kau merusak suasana!" gerutu Chanyeol saat Baekhyun segera melepas pelukannya dengan terburu-buru
"YA! Kenapa menyalahkanku? Aku hanya membantu manajer hyung memanggil Baekhyun! Kau yang babo! YA, Baek! Palli!" seru Chen
"Arasseo, Jongdae-ya… Aku akan segera menemuinya." Baekhyun terlihat sangat terburu-buru
Chen sudah pergi. Baekhyun kini mulai bersiap dengan mengeluarkan baju dan jaket dengan buru-buru. Chanyeol merasa heran dengan sikap aneh Baekhyun.
"Jagiya, memangnya kau punya janji apa dengan manajer hyung? Kenapa malam-malam dan mendadak seperti ini?" tanya Chanyeol sambil membantu Baekhyun memakai jaketnya
"Ne. Aku harus pergi, Yeollie… Kau tidurlah duluan." Ucap Baekhyun sambil tersenyum
"Arasseo. Jangan pulang terlalu malam dan kancing rapat-rapat jaketmu agar kau tidak sakit. Hati-hati, ne?" Chanyeol mengecup dahi Baekhyun dengan penuh kasih sayang
"Ne. Annyeong!" Baekhyun terkekeh pelan, lalu memberi kecupan manis di pipi kiri Chanyeol
Baekhyun segera meninggalkan Chanyeol di dalam kamar. Dan Chanyeol hanya tersenyum cerah. Hari ini adalah hari yang sangat menyenangkan untuknya. Ia telah berhasil memenangkan hati pujaannya yang sudah ia pendam selama hampir 2 tahun ini. Ia rasa, ia tidak akan bisa tidur tanpa tersenyum malam ini.
.
.
.
.
Lain ChanBaek, lain pula KaiSoo. Sepasang love bird ini terlihat sedang menikmati film yang di nyalakan D.O di tablet miliknya di kamarnya dan Chanyeol. Keduanya menonton film romantis 'A Moment to Remember'. A Moment to Remember adalah sebuah film yang menceritakan tentang gangguan mental Alzheimer yang diderita oleh tokohnya, sehingga penderitanya harus mengalami hilang ingatan.
Film ini begitu sedih, bahkan Kai dan D.O sama-sama tak mampu menahan airmata mereka. Diam-diam mereka mengambil tissue untuk menghapus airmata yang keluar dari matanya. Keduanya menonton film ini dengan posisi tablet yang diletakkan di atas meja, lalu Kai duduk berselonjor di lantai sambil bersandar di tempat tidur Chanyeol. Sedangkan D.O membaringkan kepalanya di paha Kai yang sesungguhnya terasa keras. Namun karena itu paha milik kekasihnya sendiri, D.O tetap merasa nyaman. Keduanya tak lupa mempersiapkan makanan ringan serta minuman. Dengan suasana kamar yang gelap, keduanya hanyut dalam suasana haru yang dibawa oleh film ini.
"Hiks… Jongin-ah… Kau tidak boleh sakit seperti itu. Rasanya sangat menyakitkan." Komentar D.O tanpa mampu menahan kesedihannya. Ia menatap Kai yang juga tengah berkaca-kaca.
"Kau juga, jagiya… Kalau kau sakit seperti itu, kau akan menyakitiku dan aku bisa hancur karenanya. Aratjji?" Kai langsung mencoba merunduk untuk mencium D.O
Namun..
"Ah! Pinggangku!" Kai langsung memegangi pinggangnya yang nyeri
"YA! Wae?" D.O panik
"Mianhae… Ternyata aku tidak mampu merunduk untuk menciummu. Ireonna. Ja! Aku akan menciummu!" ucap Jongin sambil menahan tawa
"Ck!" dengan malas-malasan, D.O bangun dan duduk menghadap Kai
Kai tersenyum cerah, lalu mengecup dahi D.O lembut cukup lama. Setelah itu, bibir Kai mulai turun untuk mengecup hidung bangir D.O dan terakhir, berhenti di heart-lips favoritnya. Di lumatnya dua belah bibir favoritnya itu dengan rakus. Tangan Kai mulai naik ke tengkuk D.O untuk memperdalam penyatuan bibir mereka. Tangan D.O pun kini telah melingkar manis di leher Kai, tanda bahwa D.O menyukai ciuman ini.
CKLEK! Tiba-tiba seseorang masuk dan menyalakan lampu kamar.
"OMONA! YA! Tidak bisakah kalian berhenti berbuat mesum di dorm? Jinjja!" Suho mengelus tengkuknya yang terasa berat karena sudah dua kali memergoki adegan dewasa kedua membernya itu dalam satu hari.
Sedangkan 2 love bird tersangka adegan mesum itu hanya terkikik diam-diam sambil menundukan kepalanya.
.
.
.
.
.
[NEXT DAY, June 18, 2014]
"Mwoya?! Baekhyun pacaran!"
"Kenapa tidak pernah bilang pada member yang lain?"
"Manajemen membuat konferensi pers untuk ini!"
"Ah! Bagaimana perasaan fans mengetahui hal ini?"
Keributan pagi hari di dorm EXO membangunkan Chanyeol. Ia mendengar bahwa Baekhyun telah diketahui berpacaran. Ia langsung pucat. Ia tak menyangka akan ketahuan secepat ini bahwa ia pacaran dengan Baekhyun.
"Aku bisa menjelaskan tentang itu. Kami memang berpacaran." Ucap Chanyeol dengan suara parau khas orang baru bangun tidur
"Mwo? Apa maksudmu dengan 'kami', Chanyeol-ah?" tanya Chen dengan wajah bodohnya
"Kami berdua. Aku dan Baekhyun berpacaran. Baru kemarin kami jadian." Ucap Chanyeol dengan wajah setengah mengantuk.
Baekhyun yang sedang duduk terintimidasi oleh member lainnya kini bergetar. Keringat dingin mengalir di pelipisnya.
"Apa kau mabuk semalam, hyung? Ini bukan antara hyung dan Baekhyun hyung tapi antara Baekhyun hyung dan Taeyeon noona." Seru Sehun menggebu
"Media menangkap basah Baekhyun dan Taeyeon noona sedang kencan tengah malam. Dan manajemen bilang, mereka sudah pacaran selama 4 bulan! Bahkan aku tidak pernah tahu sama sekali!" tambah Luhan
"Chanyeol-ah, lebih baik kau segera makan sup ginseng agar mabukmu hilang. Kyungsoo-ya… Tolong buatkan Chanyeol sup, sekarang." Titah Suho
"Ne." baru saja D.O akan melangkah ke dapur, Chanyeol berteriak nyaring
"AKU TIDAK MABUK, SIAL!" ucapnya penuh emosi
Atmosfer ruangan itu langsung memburuk seketika. Semua langsung terdiam. Mereka sadar bahwa Chanyeol sesungguhnya adalah orang yang emosional dan akan sangat mengerikan saat sedang marah. Dan saat ini. Chanyeol memang sedang marah.
"Baekhyun-ah, ireona! Ikut aku!" perintah Chanyeol
Baekhyun tak punya pilihan apapun selain menuruti perintah menakutkan dari Chanyeol. Ia mengekori Chanyeol menuju kamar milik ChanSoo.
"Sepertinya Chanyeol hyung memang mabuk. Hihihi…" bisik Sehun sambil terkekeh
Sembilan member lain langsung menahan mati-matian tawa mereka agar tidak lepas. Mereka masih sayang nyawa agar tidak dibantai Chanyeol di usia belia seperti ini.
.
.
.
.
"Kau! Apa berita itu benar? Kau dan Taeyeon sunbaenim?" Chanyeol menatap tajam Baekhyun dan mengintimidasinya di sudut dinding
"Ch.. Chanyeolie…" lidah Baekhyun terasa sangat kelu bahkan untuk menyebut kata selain nama namja yang sedang menatapnya dengan tatapan buasnya ini
"Jawab aku!" lagi-lagi Baekhyun di bentak oleh Chanyeol
"…"
Baekhyun tak mampu mengatakan apapun. Tubuhnya bergetar hebat. Matanya memanas dan perlahan-lahan tetes demi tetes airmatanya mengalir. Chanyeol tak peduli dengan airmata Baekhyun. Yang ia butuhkan hanya penjelasan dari kekasih atau mungkin calon mantan kekasihnya?. Entahlah…
Mata tajam Chanyeol menangkap satu hal di tubuh Baekhyun yang benar-benar membuat hatinya sakit.
"Kau membuangnya, eoh?" mata Chanyeol kini berkaca-kaca menatap Baekhyun yang juga terisak tanpa suara
"A—ani!" jawab Baekhyun cepat, namun PLAK!
"YA! KAU MEMBUANGNYA!" tamparan Chanyeol di pipi Baekhyun membuat hatinya semakin perih
"Aku tidak membuangnya Yeol! Kumohon percaya padaku!" Baekhyun berlutut sambil memegangi kaki Chanyeol dengan berlinangan air mata.
"Aku… Aku menyesal pernah menyukai orang sepertimu..! Kau menyakitiku. Di sini." ucap Chanyeol dengan nada lemah, sambil meletakkan kepalan tangannya di dadanya.
Setelah itu Chanyeol mendorong tubuh Baekhyun dengan sangat kuat hingga pegangan Baekhyun di kakinya terlepas begitu saja. Chanyeol langsung pergi begitu saja dari dorm tanpa berkata apapun, apalagi sampai pamit dengan member yang lain.
Tangisan pilu Baekhyun langsung terdengar dari kamar yang baru saja ditinggalkan oleh Chanyeol. Member lain segera menghampiri Baekhyun dan menghibur namja bersuara emas itu.
.
.
.
.
.
To Be Continue~~
Hai-hai! Readerdeul…
Maaf updatenya baru sekarang…
Yang review di chapter kemarin dikit banget. Tapi gak apa-apa sih.
Aku sadar ff ini absurd dan cukup tidak layak untuk dibaca. *bow*
Di Chapter ini, aku ngejelasin tentang hubungan Chanbaek & Kaisoo yang sebenarnya.
Maaf kalo makin gaje & aneh.
Buat NC, mungkin chap depan bakal ada NC. Pairingnya rahasia :P
Nah, Mind to review, again?
THANKS FOR THE ALL REVIEWERS :
exindira, , IbnaNurulBaiti1, miszshanty05, Shallow Lin, , KyungKyung Kim, Park Shita, kyungdoky13, Kim Leera, uffiejung, Maple fujoshi2309, devrina, Desta Soo, taufikunn9, bubblejoshie, Guest, bubbleLu, kaiso shiper, .16, t.a, rossadilla17, Kaisooship, BabyBuby, Roxanne Jung, Guest, littlepororodo, dokydo91, jung hyun mi, ling ling pandabear, Guest, kyungielove, Guest, Safira Blue Shappire, Guest, ia, Retnoelf, Guest, Guest, chsno, KaiSoo JongSoo, Song Je Ra, beng beng max, fatmawativivi4, ErikaGalaxyPark, dyahclloelfblue, KyungYeolSHY, chansoo love, chansoo ship, kim leera, chansooie.
Maaf kalau ada salah nama. Btw, itu Guest banyak juga yaa… Lain kali buat readerdeul yang blm punya akun, seenggaknya kasih satu nama pas review. Biar ditulisnya enak. Kalo gak dikasih nama kan bingung sendiri mana reviewer yang sebenernya adalah kita.
Semoga suka Chapter ini…
XOXO
Saranghaeyo!
