Title : Chasing You, And Your Love.
Genre: Advanture/romance.
Warning : Female Naruto, Typo(s), OOC, etc.
Disclaimer : Masashi Kishimoto.
Pairing : SasuFemNaru.
Author's note : gomenasai, minna. Ane lama updatenya karena banyak tugas, ulangan harian, dan
UTS, dua bulan ini T.T). yap, happy reading!
.
.
.
Balasan Review:
Kabuto
Maaf, baru update. Ane banyak tugas dan ulangan soalnya.
Hontou ni gomenasai sudah menunggu, ane bener-bener minta maaf *bows*
.
Rey ai3rin
Sou ka? Gomen ya kalo belum seru. Di chap ini, ane udah berusaha semaximal mungkin ^^)
Arigatou atas reviewnya *smile*
.
Earl Louisia vi Duivel
Hahahha... sudah takdirnya nak, untuk kebagian antagonis mulu *plak*
Oh, tentu ane tidak rela jika Itachi ane buat mati di fic ane, hohoho...
.
Misyel
Aaaaa...dan ketika Angst itu terjadi, maka ane akan bunuh diri. #plak *ngaco*
.
Jamcomaria
Salam kenal juga! :D
Emmm...kita liat aja, jika ketemu lagi, saling membunuh atau enggak #loh?
.
Scythe no Shinigami
Ini udah update sayang :* #ditabok
.
NamikazeNoah
Wah, terima kasih jika makin seru. Gomen, updatenya lama *cries*
.
Ciel-Kky30
Di chap ini memang ada hint nya kok. Tapi belom yang wah...gitu, hehhehe...
.
Riyuki18
ini sudah ane perbaiki, entah sudah rapih atau belum, minta sarannya ya :D
Boldnya juga udah ane kurangin : )
.
Dwidobechan
Hontou? Arigatou atas pujiannya, Dwi-chan. Gomen sudah menunggu lama ^^)b
.
Anami Hime
Ini udah keluar kok. Tapi secara gak langsung ya, biar plotnya lancar. Arigatou udah review!
.
Namikaze Hikatsu
Gomen atas kesalahannya ya. Kalo soal sennin mode, memang ane buat begitu, tapi masih di perbolehkan kok.
Arigatou atas reviewnya ^0^)/
.
.
.
Normal POV
Hening...
Hanya hening yang terjadi ketika mereka bertemu. Hanya hening yang terjadi ketika Sasuke dan Naruto bertemu. Naruto masih di kurung dalam sebuah tabung yang sepertinya Naruto akan di jadikan bahan percobaan Orochimaru.
Tatap...
Sasuke menatap Naruto penuh dengan ambisi. Naruto menatap Sasuke dengan tatapan sendu.
" Teme, apa kabarmu? " tanya Naruto pada Sasuke. " Bukan urusanmu Dobe. " jawab Sasuke pedas.
Jleb...
Kata-kata Sasuke begitu dingin dan tidak berperasaan. ' Apa memang benar, dirinya sudah tidak berarti lagi bagi Sasuke? Apa tidak ada sedikitpun kepedulian Sasuke untuknya? Apa dia harus melawan Sasuke dan membunuhnya pada akhirnya nanti? ' itulah pikiran yang berputar-putar di pikiran Naruto saat ini.
" Aku tau aku tak berhak, aku tau aku bukan yang berarti bagimu, aku tau kau hanya menganggap ku sebagai simbiosismu dengan orochimaru, aku tau kau menggunakanku untuk kekuatanmu. Tapi perlu kau tau Sasuke, kau adalah sahabatku, orang yang perlu ku lindungi, dan aku senang menjadi sahabatmu dan bertemu denganmu. " ucap Naruto dengan senyum lembut nan tatapan sendu.
" Simpan omong kosongmu setelah jadi pecundang yang kubunuh, atau jadi pahlawan yang membunuhku! " hanya balasan itu yang di berikan Sasuke sebagai pahlawan desa dan penjahat desa.
" Tidak keduanya..." balas Naruto dan membuat Sasuke mengernyitkan dahinya. " Kau dan aku tidak akan menjadi ke dua hal itu. Bila kau penjahat dan aku pahlawan desa, maka sebaiknya aku yang akan membawamu kembali ke desa dan membuatmu di sambut rakyat desa. bila aku harus membunuhmu, maka aku akan mati bersamamu untuk kebaikan semuanya. Kita tidak akan berakhir sebagai Jinchuuriki ataupun Uchiha. "
Inilah dunia shinobi. Ada kebencian, tapi ada cinta dan kasih sayang yang mengiringinya. Ada penjahat, ada pula pahlawan dalam hidup kita.
Sasuke memiliki kebencian yang kuat, maka Naruto memiliki cinta yang kuat untuk sahabat sekaligus Rivalnya itu. Sasuke juga seorang penjahat dan gila kekuatan, maka Naruto adalah pahlawan yang akan menjaga dan menyelamatkan Sasuke sampai kapanpun.
" Sebaiknya kau siapkan chakra terbaikmu, karna Orochimaru akan mengambil chakramu dan chakra Kyuubimu. "
Ucap Sasuke pada Naruto dengan suara baritone yang dingin.
" Hahahha...aku anggap itu sebagai peringatan sebagai bentuk perhatianmu kepadaku, teme! " kata Naruto sambil tertawa kecil, menganggap kata-kata Sasuke adalah suatu peringatann dan bentuk tanda perhatian Sasuke padanya.
.
.
.
# Orochimaru's Room #
.
.
.
" Percobaan akan dimulai, khu...khu...khu..." ucap Orochimaru dengan senyum licik yang selalu terukir di wajahnya.
Sasuke hanya diam dan bersandar di dinding, tidak menanggapi omongan Orochimaru. Kabuto ikut tersenyum licik mendengar perkataan sang tuannya.
" Selanjutnya, kita akan menggabungkan sel Uchiha Sasuke, chakra Naruto, dan sel Yondaime Minato, di tambah dengan chakra Kyuubi untuk menciptakan makhluk kloningan. Waktu dulu tuan Orochimaru mengambil secara diam-diam sel yondaime hokage minato di kuburannya. Satu-satunya resiko dalam percobaan ini adalah, perasaan terdalam Sasuke akan tumbuh dalam makhluk ini, sedangkan perasaan terdalam Naruto tidak, karna kita hanya membutuhkan chakra Naruto, bukan selnya, sedangkan kita menggunakan sel Sasuke. perasaan yondaime juga tidak akan terbawa, karena yondaime sudah mati. Sedangkan chakra Kyuubi dan chakra Naruto berfungsi untuk menciptakan kloningan Kyuubi, namun lebih lemah dari Kyuubi yang asli. Jutsu rasengan Minato, Naruto dan mata Sasuke akan tercopy secara otomatis. Mungkin jutsu rasengan akan berkembang, karena tercampur dengan kegelapan hati Sasuke, khu...khu...khu..." kata Kabuto menjelaskan.
" Penjelasan yang bagus kabuto. Makhluk ini bisa menambah daya tempur kita, apalagi dengan kloningan Kyuubi, hahahah... " Orochimaru tertawa keras dengan percobaannya kali ini.
" Jika kau memanfaatkan sel ku terlalu banyak, maka tubuhmu akan kujadikan benda prasejarah di masa kegelapan shinobi, Orochimaru. " ancam Sasuke pada Orochimaru dengan gaya datar sambil bersandar dinding.
" Hey, jaga kesopananmu di depan tuan Orochimaru, sasuke! " ucap Kabuto memperingatkan, namun di maklumi Orochimaru, karena Orochimaru sangat menyukai Sasuke dan ambisinya yang mirip dengannya.
Tap...tap...tap...
Terdengar suara langkah kaki di sepanjang ruangan tempat Naruto di tahan. Ya, Orochimaru, Sasuke, dan Kabuto sedang berjalan ke ruangan Naruto. Mereka mau melakukan percobaan itu.
" Uzumaki Naruto, siapkan chakra kuat klan Uzumaki dan Kyuubi agar kau bisa membantu kami menghancurkan desamu. " ucap Orochimaru sambil menatap Naruto dengan seringainya yang mengerikan.
" Kabuto, buka tabungnya! " perintah Orochimaru kepada Kabuto asisten setianya dan di jawab anggukan oleh Kabuto.
Kabuto pun membuka tabung yang mengurung Naruto dan bersiap-siap akan membawanya.
Saat Kabuto akan membawa Naruto tiba-tiba...
Set...
Naruto melompat ke belakang Kabuto dan mengambil sebuah serum lalu menyuntikkannya ke Kabuto.
" Arrrggghh...ini serum perusak saraf! " teriak Kabuto kesakitan dan darah mulai keluar dari mulutnya dan Kabuto pun terjatuh namun masih ada kesadaran di dalamnya.
" Mundur atau serum ini akan mengenai kalian semua seperti nasib orang ini! " Naruto berkata dengan nada mengancam pada Orochimaru dan Sasuke.
" Khu...Khu...Khu...ini dapat terselesaikan dengan mudah. " kata Orochimaru sambil menyeringai dan melirik pada Sasuke. " Lakukan, Sasuke... " perintah Orochimaru pada Sasuke. Sasuke yang merupakan type orang yang mengerti situasi dan kondisi dapat memahami komando dari Orochimaru.
Tap...
Tiba-tiba dengan cepatnya dan tiba-tibanya, Sasuke sudah ada di hadapan Naruto.
" Serahkan serum itu dan menyerahlah kepada kami atau bunuh aku sekarang juga yang sudah ada di hadapanmu! " Sasuke berkata pada Naruto dan memberikan pilihan yang terlihat sulit bagi Naruto.
Mendekat...
Sasuke mendekat ke arah Naruto dan terus berjalan, namun Naruto semakin mundur.
" Cepat bunuh aku dengan serummu itu! " Naruto semakin gugup dan bingung. Kabuto saja terkapar seperti itu dan Naruto tidak ingin sesuatu terjadi pada Sasuke. Di sisi lain, Naruto juga tidak bisa mengeluarkan chakranya karna ada kalung pengikat chakra pada tubuhnya.
Naruto sudah terhimpit dinding dan Sasuke yang ada di depannya. Naruto tidak melakukan perlawanan apapun dan hanya bisa pasrah, karna dia tidak bisa menyakiti Sasuke. Naruto berjanji akan menyelamatkan Sasuke dan itu adalah jalan ninjanya.
Sasuke semakin dekat dan mendekat dan menghimpit Naruto, secara tiba-tiba Sasuke mendekat dan memeluk Naruto. Naruto tertegun dengan perlakuan Sasuke padanya dan sangat senang berada di pelukan Sasuke.
' Teme, terima kasih. Inilah yang aku inginkan, Teme. Sungguh hangat sekali pelukanmu ini, Teme. Aku ingin menghentikan waktu agar tetap berada di posisi seperti ini hingga aku mati, Teme. ' itulah isi hati Naruto saat di peluk oleh Sasuke.
Sejurus kemudian, tak hanya pelukan yang di berikan oleh Sasuke, tapi Sasuke semakin mendekat ke wajah Naruto yang sudah merona. Sasuke mendekat ke wajah Naruto dan mengelus pipi sang dobe, kemudian meniup telinganya secara lembut.
" A-apa yang kau lakukan? " tanya Naruto pada Sasuke. Sasuke tidak menjawab dan tetap diam.
' Teme, apa yang kau lakukan? Kau tau, hembusan nafasmu di telingaku dan sentuhan tanganmu di wajahku, membuatku semakin lemah terhadapmu, Teme. ' lagi, Naruto merasa senang dan berpikir seperti itu lagi.
Sasuke kembali meniup pelan telinga Naruto dan mengelus wajahnya, lalu berbisik di telinga Naruto.
" Kemarikan serumnya, Dobe. " bisik Sasuke di telinga Naruto. Sasuke pun mengelus dan meraba tangan Naruto dari atas hingga bawah dan mengambil serum yang ada di tangan Naruto secara lembut dan perlahan.
" terimakasih Dobe, sudah mau menyerahkannya. " Ucap Sasuke lagi sambil mengelus leher Naruto.
Naruto semakin merona dengan perlakuan Sasuke hingga membuatnya lupa dengan situasi yang Naruto hadapi sekarang.
" Maafkan aku Dobe. " lagi, Sasuke berkata seperti itu dan mundur melepaskan pelukannya pada Naruto. Setelah berkata maaf kepada Naruto, Sasuke merasa mengalami De javu saat melawan kakaknya, Itachi.
Mundur...
Sasuke mundur dari jaraknya kepada Naruto.
Tatap...
Sasuke menatap datar Naruto, dan Naruto merona melihat Sasuke. Namun sejurus kemudian, Sasuke menyeringai dan...
Buaaagggghhhh...
.
.
.
- End Normal Pov -
.
.
.
0o0 === Naruto's Pov === 0o0
.
.
.
Buaagghh...
" Arggghhh... " Hanya rintihan itu yang aku katakan dan aku pun terlempar membentur tembok hingga kepalaku berdarah.
Sasuke, Sasuke memukulku. Aku tau, aku tidak berharga bagimu. Tapi Teme, kau menganggapku seperti orang lain.
Sakit...
Itu yang aku rasakan Teme. Orang lain boleh memukul ku hingga hancur. Tapi pukulanmu melebihi kehancuran apapun, Teme.
Kau tau, aku sudah senang merasakan sentuhan hangatmu, hembusan nafasmu di telingaku. Tapi, aku lupa berada di posisi apa, dan tadi itu pastinya kau hanya membunuh perasaanku dan mengambil kembali serum itu.
Setega ini kah kau padaku hingga membunuh perasaanku seperti ini?
" Aku membutuhkan kekuatan dan chakramu itu. Maka untuk membunuh perasaanmu dan melukaimu pun tak masalah bagiku. " ucap Sasuke dengan nada yang datar dan dingin.
" Hiks...walaupun kau membunuhku dan menganggapku tidak berharga bagimu, aku akan tetap membawamu kembali ke konoha, Teme. " aku berucap sembari terisak. Kepalaku terasa sakit beserta hatiku juga.
Aku merasa lemah, aku merasa hancur, aku melihatmu berjalan ke arahku, mau apalagi kau, Teme?
Aku merasa Sasuke sedang menggendongku ala Bridal style. Andai gendongan ini, adalah gendonganmu untuk menyelamatkanku. Tapi tidak, aku ingat kau akan membawaku untuk percobaan.
.
.
.
- End Naruto's Pov -
.
.
.
=000= Normal Pov =000=
.
.
.
" Sasuke, cepat bawa Naruto ke ruang percobaan dan aku akan mengurus Kabuto ! " perintah Orochimaru pada Sasuke dan di jawab anggukan oleh Sasuke lalu membawa Naruto yang sedang lemah ka ruang percobaan.
Tap...tap...tap...
Sasuke membawa Naruto menuju ruang percobaan dan menidurkannya di tempat tidur.
Sasuke merasa ada yang kurang dengan percobaan ini. Ya, luka Naruto masih terbuka dan darahnya masih keluar bekas pukulannya tersebut.
Sasuke pun berjalan menuju almari dan mengambil kotak obat untuk mengobati kepala Naruto yang terluka karena ulahnya.
Sasuke pun duduk di samping Naruto hendak meneteskan obat merah ke kepalanya. Namun, sebelum hal itu di lakukan, Naruto berkata sesuatu. " Jangan mengobati luka yang kau ciptakan ini dengan tanganmu, Sasuke. Aku tidak sudi! " balas Naruto secara ketus. Memang perbuatan Sasuke tadi telah melukainya. Setelah memberi kehangatan lalu memberikan luka fisik yang berimbas ke dalam hati.
Naruto tidak mempermasalahkan pukulannya, tapi Naruto berharap yang tadi itu tulus. Betapa menyakitkan baginya bahwa yang tadi itu untuk membunuh perasaannya.
" Kau harus di obati agar percobaan ini lancar. " balas Sasuke dengan datar.
Ulu hati Naruto serasa tertusuk dan berharap Sasuke mengobatinya karena khawatir. Naruto pun memalingkan mukanya untuk tidak perlu di obati. Sasuke pun jengkel dengan reaksi Naruto, Sasuke pun menggerakkan tangannya memegang wajah Naruto dan mengarahkannya menghadap kearahnya.
" Lebih baik kau diam dan aku akan mengobatimu. " ancam Sasuke pada Naruto.
Naruto merasa gugup melihat Sasuke dan reflek menutupi wajahnya agar tidak di obati oleh Sasuke dan tidak menatap Sasuke.
" Aku tidak akan mau di obati olehmu! " jawab Naruto secara ketus dan tetap menutupi mukanya.
Sasuke semakin jengkel dengan ulah Naruto dan akhirnya membuka tangan Naruto secara paksa dan menuncinya di atas kepala Naruto lalu mencium dan melumat bibir Naruto. Naruto yang kaget dengan perlakuan Sasuke, hanya bisa diam dan tidak bergerak sementara satu tangan Sasuke mengunci tangan Naruto, dan satu tangannya lagi meneteskan obat merah pada kepala Naruto sambil terus menciumnya.
Naruto semakin cengo dengan perlakuan Sasuke kepadanya. ' Menciumku sambil mengobatiku, apa-apaan ini? ' batin Naruto memproses semuanya.
Setelah Sasuke selesai memberi obat merah, Sasuke pun mengakhiri ciumannya pada Naruto. Dan memberikan perban pada dahi Naruto.
Naruto masih terperangah dengan perlakuan Sasuke. " A-apa yang ka-kau lak-lakukan. Ap-apa maksudmu? " tanya Naruto dengan gugup.
" Aku sudah bilang, aku akan membunuh perasaanmu jika itu demi menambah kekuatanku. " kata Sasuke dingin.
Jleb...
Naruto bagai tertusuk ulu hatinya oleh perkataan Sasuke. ' Apakah Sasuke rela menciumku atau bahkan memperkosaku demi membunuh perasaanku dan menambah kekuatannya? Kenapa, kenapa aku selalu lemah jika kau perlakukan seperti ini, Teme? Hiks...kenapa aku tidak bisa sekuat Sakura saat kau perlakukan seperti ini? '
Plak...
Terdengar suara tamparan mendarat di pipi Sasuke. Ya, yang menamparnya barusan adalah Naruto. Naruto merasa sakit sekali dengan perlakuan dan perkataan Sasuke.
" Lebih baik kau bunuh aku, Teme. Atau lebih baik aku yang mati. " ucap Naruto dingin. Sasuke masih menatap datar ke arah Naruto dan Naruto pun sama, tapi sejurus kemudian Naruto berkata...
" Obat merah ini kau gunakan untuk mengobati luka ku, maka aku akan minum obat merah ini untuk mengobati luka hati ini juga. " kata Naruto telak. Sasuke terperangah dengan apa yang Naruto katakan. Mengobati luka hati dengan obat merah dan meminumnya, sama saja dengan membunuh dirinya sendiri. Tanpa aba-aba lagi, Naruto mengambil dan membuka obat merah tersebut lalu hendak meminumnya. Namun gerakan tangan Naruto di hentikan oleh Sasuke.
" Hentikan ulah bodohmu, Dobe! " cegah Sasuke pada Naruto. " Ini jalan hidupku dan pilihan hidupku, buat apa kau mencegah dan mengurusiku. Toh, kau juga tidak peduli padaku. Lepaskan tangan ku! " Naruto berkata dengan keras kepada Sasuke. Sakit, memang sakit rasanya di perlakukan seperti itu oleh Sasuke. Sasuke yang mendengar Naruto meronta dan berteriak segera membungkam mulut Naruto dan mendekat ke wajahnya. " Tutup mulutmu, Dobe. Kalau kau mati, maka kita tidak akan bisa bertarung. Aku ingin bertarung denganmu. Jika kau mau bunuh diri, maka kau hanya Kunoichi yang sesumbar saja di hadapanku. " kata Sasuke dan menjauh dari wajah Naruto. Mendengar kata-kata Sasuke, Naruto tertegun dan kembali menunduk.
Naruto baru ingat kata-katanya pada Sasuke, ' Hiks...walaupun kau membunuhku dan menganggapku tidak berharga bagimu, aku akan tetap membawamu kembali ke konoha, Teme. '
Naruto terlalu kalut dengan perasaannyayang terus-menerus di sakiti oleh Sasuke hingga membuatnya ingin mengakhiri hidupnya.
Klek...
Beberapa saat setelah kejadian tadi, pintu pun terbuka dan datanglah Orochimaru beserta Kabuto yang sudah di obati dan sudah sadar dari kesakitannya akibat ulah Naruto yang memberontak tadi.
" Sudah puas di sakiti Sasuke, bocah rubah? khu...khu...khu...dia bukan Sasuke dari Konoha. Dia adalah pembalas dendam. " kata Orochimaru dengan nada meremehkan.
" Kabuto, bawa dan baringkan Naruto dan Sasuke dengan benar. Pasang kabelnya dan taruh kertas mantra ini untuk menutupi wajahnya. " perintah Orochimaru dan di jawab anggukan oleh Kabuto.
Naruto dan Sasuke pun di baringkan di tempat tidur. Di tengah-tengah tempat tidur Sasuke dan Naruto, terdapat tabung besar yang di dalamnya ada tubuh manusia asing.
" Percobaan ini memerlukan jasad manusia asing yang sudah mati dan menggabungkan sel Yondaime Minato dengan tubuh asing ini. Tinggal kita menggabungkan sel Uchiha Sasuke dengan chakra Naruto dan Kyuubi, hahhahaha..." jelas Orochimaru sambil tertawa penuh dengan kejahatan.
Setelah itu, Orochimaru melakukan segel untuk melancarkan percobaannya dan voila, perlahan-lahan makhluk kloningan itu mulai muncul dan membentuk. Rambutnya mirip gaya rambut Naruto laki-laki dan juga Sasuke dan Mempunyai 3 garis di pipinya. Ketika makhluk itu sudah membuka matanya, terdapat Sharingan di mata itu, dan makhluk itu pun tersenyum, oh god...senyumnya mirip dengan senyum kejam milik Sasuke.
" Hahahah...ini aku sebut percobaan atau menghasilkan bayi darimu dan Naruto, Sasuke? " Orochimaru berkata dengan puas dan tertawa mengerikan kembali.
Tabung pun di buka dan makhluk itu pun keluar.
Sasuke sudah sadar kembali, tapi Naruto belum sadarkan diri.
" Namamu, adalah Menma! " kata Orochimaru memberikan nama kepada makhluk baru tersebut.
Menma hanya hanya menyeringai lalu melirik Sasuke. " hay, kembaran! " sapa Menma kepada Sasuke dengan senyum mengejek. Sasuke yang di sapa seperti itu hanya bisa mendecih dan memalingkan wajah. Sejurus kemudian, Menma menoleh dan melihat Naruto yang terbaring. Menma menghampiri Naruto dan memegang dagunya. " Mmm...nona yang harum! " kata Menma lalu mencium rambut Naruto.
Orochimaru dan Kabuto terperangah. Sudah di jelaskan tadi bahwa sifat Menma adalah perasaan terdalam dari Sasuke karna menggunakan sel Sasuke. Tapi Orochimaru dan Kabuto tidak menyangka bahwa perasaan terdalam Sasuke adalah bernafsu kepada Naruto. Padahal dari luar Sasuke keliatan sangat lengket dengan yang namanya kekuatan dan kekejaman. Sasuke yang mengerti situasi dan mengerti reaksi Kabuto dan Orochimaru segera berkata " jangan banyak tingkah, yang penting saat ini, aku menginginkan kekuatan! " ucap Sasuke memperjelas kepada Orochimaru.
" Pffffttt...rupanya sifat terdalammu adalah bernafsu kepada nona rubah transgender ini! " kata Kabuto mengejek kepada Sasuke. Sasuke hanya mendecih dan mengubah arah pandangnya kembali ke menma.
" Mau kah kau jadi permaisuriku nanti, nona cantik? " kata Menma sambil berbicara kepada Naruto yang masih tidak sadar.
Sasuke yang melihat tingkah laku Menma hanya bisa memicing tajam kepada Menma.
Entah jealous ataupun apa, yang penting Orochimaru dan Kabuto masih cengo.
.
.
.
===== TBC =====
.
Akhirnya selesai juga!
Gomen, jadi telat banget updatenya di karenakan dua bulan ini ulangan harian, tugas, dan UTS terus. Ini pun juga tidak istirahat, malah harus menghadapi ulangan ke dua : (
Gomen juga buat Kabuto yang menunggu lama. Terima kasih juga tas review dari kalian semua!
.
.
.
MIND TO REVIEW !
