PAIRING:ChanBaek

MainCast:Park Chanyeol
Byun Baekhyun

Other Cast:Find it yourself

Genre:Romantic,
Hurt/Comfort
Family

DISCLAIMER:STORY MILIK AUTHOR,EXO CUMAN MILIK SM

WARNING BOYXBOY Not Like?
DON'T READ!

Let's Enjoy And Read My
Story
.
.
.
.
.
.

'Apa aku melakukan kesalahan terhadapmu? Apa tuhan menghukumku? Kenapa cinta kita serumit ini?'

.

.

.

.

.

Setanricarica Present...

Sesosok namja tengah terdiam menatap kedepannya, masih terkejut mengingat kelakuan sang suami terhadapnya,apa salahnya? kenapa ia dituduh berselingkuh dibelakang suaminya?

"Seharusnya aku yang berkata seperti itu kepada kau yang telah menghianati janji suci pernikahan kita dihadapan tuhan,kau yang telah melupakan apa yang pernah kita jalani,kau yang tak mencintaiku lagi sama cintamu berkurang terhadapku hanya seseorang yang memasuki keluarga kita?"Baekhyun hanya bisa bergumam sendiri didalam gudang dengan rantai yang membelenggu kakinya.

Chanhyun hanya bisa menatap datar daddynya yang tengah sibuk dengan makanan yang disediakan ? Ia tengah menatap kosong kearah piring yang merasa dipandang langsung menoleh kearah Chanhyun.

"Kenapa Chanhyun tak memakan makanannya? Apakah kurang enak?"Chanhyun berdecih dan tertawa pelan.

"Daddy harus tau bahwa masakan appa adalah yang paling lagi,kami tidak ingin makan dengan pikiran senang karena ada appa yang masih belum menyentuh sedikit makanannya dari pagi tadi."Chanyeol yang mendengar itu hanya bisa terpaku.

Chanhyun mengangkat piring miliknya diikuti Hyunlie menuju gudang yang tengah ditempati appanya itu.

Clek

Baekhyun menatap pintu yang terbuka menampilkan kedua semakin ingin menangis melihat anaknya tengah membawa sebuah piring ditangan merentangkan tangannya dan langsung memeluk kedua tubuh mungil itu.

"Appa Gwenchana?"Tanya Hyunlie.

"Your Appa is okay."Baekhyun tersenyum lebar kearah kedua anaknya itu.

"You lie appa."Kata Chanhyun datar.

"Aigooo~ Appamu ini tidak akan berbohong dengan anak-anak appa yang imut ini."Baekhyun mencubit kedua pipi Chanhyun&Hyunlie dengan gemas.

"Appa it's Hurt!"-Chanhyun.

"It's fun~ But,why daddy did this to appa?"Pertanyaan Hyunlie membuat pikiran Baekhyun Blank Baekhyun kembali menampilkan senyumnya kearah kedua anaknya itu.

"Your daddy doing this,because he loved me."Baekhyun tersenyum tipis mendengarnya.

"Benarkah?! Tapi kenapa hanya appa yang daddy sayangi?! Hyunlie juga ingin."Baekhyun tertawa pelan mendengar tanggapan sang buah hati.

Tanpa menyadari sosok Chanyeol tengah terduduk didepan pintu dengan perasaan yang bercampur bingung,disatu sisi ia sangat marah karena mengetahui perselingkuhan yang Baekhyun perbuat dibelakangnya,dan disisi lain ia juga merasa bersalah karena ia sangat keterlaluan dengan kau tak sadar dengan diri kau Park Chanyeol?!

Clek

Chanyeol membuka pintu itu dengan cepat dan menatap kearah 3 orang yang tengah asyik bercanda langsung menoleh kearah Chanyeol yang tengah menatapnya dengan gerakan cepat,ia langsung memeluk tubuh kedua anaknya.

"Biarkan mereka ada disini kau istirahat."Ujar Baekhyun.

"Ck,istri macam apa kau menyuruh suaminya istirahat namun kau hanya berdiam disini?"Chanyeol merutuki apa yang ia ucapkan.

Baekhyun terkejut mendengar penuturan itukah ia? Apakah ia terlihat buruk dimata Chanyeol? Dengan tenang,Baekhyun mendongakkan kepalanya dan tersenyum tipis.

"Baiklah,aku harus bagaimana agar menjadi istri yang baik bagi kau?"Chanyeol menarik tangan Baekhyun untuk berdiri dan menariknya keluar dari gudang itu(Rantai yang ada dikaki Baekhyun sangat panjang ya'^')

Chanyeol mendorong tubuh Baekhyun kedalam kamar mandi.

"Siapkan air panas untukku bereskan meja makan yang sangat kotor itu."Ujar Chanyeol dan pergi menjauh dari Baekhyun yang masih terpaku.

Baekhyun tengah mencerna apa yang tengah terjadi dan langsung mengerjakan apa yang disuruh Chanyeol yang melihat itu hanya bisa terdiam,appanya terlihat seperti pembantu.

"Appa,kami bantu nde?"

"No."Ujar Baekhyun lembut.

Chanhyun tengah berpikir keras dan menarik tangan adiknya itu menuju meja makan yang tengah cekatan,kedua adik itu membersihkan meja makan dilanda nasib,Chanhyun yang tengah memegang gelas yang basah langsung terhempas kelantai membuat jarinya tergores sedikit oleh pecahan kaca.

Baekhyun&Chanyeol yang tengah asyik dengan kegiatannya masing-masing langsung berlari kearah sumber suara dengan membelalakkan matanya melihat tangan anaknya mengeluarkan darah.

"Astaga kenapa jarimu berdarah Chanhyun?!"Baekhyun bertanya dengan nada cemas.

"A-aku tengah membersihkan m-meja dengan Hyunlie."Ujar Chanhyun gagap.

" kau menyuruh anak kecil membersihkannya? Kenapa kau tidak pernah becus melakukan sesuatu?! Dan aku muak dengan itu!"Chanyeol berteriak keras dan menjauh dari ruang makan itu.

Chanhyun memandang tubuh tegap sang daddy yang semakin tak percaya melihat daddynya membentak appanya.

"Hiks...Appa...Sorry hiks- This is my fa-ult hiks..."Baekhyun yang awalnya tengah memandang tubuh Chanyeol kemali menatap sang anak.

"Anio,This is not your fault honey.This accident is not?"Baekhyun membersihkan luka dijari Chanhyun dengan lembut.

"Maafkan aku app-

" untuk tidak menangis melihat appa ne? Berjanjilah menjaga adikmu,jaga dia dengan terpengaruh oleh orang-orang yang menurut kau jahat,walaupun daddymu seperti pernah kau menaruh dendam kepadanya karena dia masih daddy kau lah dia,anggaplah ini adalah permainan ne?"Baekhyun mengelus pipi Chanhyun dengan lembut untuk menghantarkan kehangatan kepada sang anak.

"Ne berjanji."Chanhyun menggenggam tangan Baekhyun dipipinya.

'Andai ini mimpi,kuharap aku tidak pernah terbangun untuk melihat bagaimana kelanjutan cerita menyedihkan yang sudah ditentukan tuhan kepadaku.'

Baekhyun tengah sibuk dengan masakan yang ia olah sembari menatap kearah kedua anaknya yang tengah sibuk membuat susu dan teh,tunggu? Teh?

"Teh untuk siapa itu Hyunlie?"

"Untuk daddy~"Baekhyun terkekeh pelan ini seperti tidak terjadi apa-apa,tapi jika ia melihat kearah kakinya yang masih terikat dengan rantai.

Chanyeol keluar dari kamar dengan setelan jas rapi ditubuh Baekhyun yang sudah sering melihat tubuh atletis sang suami masih tersipu tersenyum lebar kearah daddynya disaat sang daddy meminum teh buatannya.

"Daddy."

"Heum?"

"Bisakah hari ini daddy mengantarkan kami kesekolah?"Tanya Hyunlie dengan pelan.

"Maafkan tidak bisa."Hyunlie yang awalnya tersenyum langsung memudarkan senyumnya.

"Tapi daddy,daddy belum pernah mengantar kami kesekolah."

"Daddy ada rapat pagi ini."Chanyeol memakan masakan yang ada didepannya.

"But dad-

"Hyunlie,be is busy you know.Hyunlie pergi bersama oppa saja ya? Nanti oppa belikan ice cream stawberry you favorite."Perkataan Chanhyun membuat Hyunlie berjengit kesenangan.

"Thank you oppa! Daddy,hyunlie pergi bersama oppa oppa!"Hyunlie menarik tangan Chanhyun dengan semangat.

Baekhyun tersenyum miris melihat kedua anaknya dan Chanhyun menjadi pintar seperti melupakan sesuatu,dengan cepat ia melangkahkan kakinya mendekati kedua anaknya yang tengah sibuk dengan sepatunya.

"Chanhyun&Hyunlie ini makan si-AKKH!"

BRUK

"APPA!"Chanhyun dan Hyunlie langsung mendekati sang appa yang tengah meringis memegang pergelangan kakinya yang memerah yang membelenggu kaki Baekhyun ternyata kurang panjang untuk menuju pintu apartementnya dan membuat kakinya tertarik.

"Appa gwenchana?"Tanya Hyunlie khawatir.

"Gwenchana,hurry up.Kalian akan terlambat kesekolah."Baekhyun mencoba megalihkan pembicaraannya dengan kedua anaknya itu.

Chanhyun&Hyunlie buru-buru memasukkan kotak bekalnya kedalam tas.

"Where my kiss?"Ujar Baekhyun menahan tawanya.

Hyunlie langsung mencium seluruh permukaan wajah Chanhyun,ia hanya mengecup bibir appanya singkat.

"I love you appa!"Ujar Hyunlie

"I love you too honey."Baekhyun kembali menatap Chanhyun yang tengah megernyit.

"Wae?"

"Dimana salam perpisahannya heum?"

"Ugh- I love you Appa."

Setelah mereka keluar dari apartement mereka,Baekhyun melangkahkan kearah wastafel didapur untuk membersihkan bekas-bekas piring makanan tanpa menyadari sosok Chanyeol tengah menatapnya dalam diam,Baekhyun membersihkan piring-piringnya dengan telaten.

Baekhyun mengibaskan tangannya dan menatap kearah Chanyeol yang tengah bersusah payah memasang terkekeh geli melihat suaminya yang tak pernah bisa-bisa memakai dasi sendiri.

Dengan pelan,Baekhyun berdiri dihadapan Chanyeol dan menarik dasi yang tersampir dikerah baju suaminya susah memang karena Baekhyun harua berjinjit untuk yang melihatnya hanya bisa terdiam,sudah lama mungkin ia tak menatap lekat istrinya ini.

Tubuh yang mungil,kulit berwarna pucat dengan kulit yang mulus,mata berbentuk bulan sabit jika sedang tersenyum,bibir plum yang bagaikan rasa Chanyeol sangat mengagumi sang istri,namun hati egoisnya berkata jangan terhasut wajah cantiknya.

"Chanyeol? Ada apa dengan kau?"Chanyeol tersadar akan lamunannya dan menatap manik Baekhyun yang tersirat akan kesedihan.

"Ehem,aku pergi."Chanyeol pergi meninggalkan Baekhyun yang masih terpaku ditempatnya.

Baekhyun menghela napas berat,lalu melangkahkan kakinya menuju kamar ia dan Chan-Srekkk

Baekhyun meringis kembali,rantai yang membelenggu kakinya tidak sampai sangat ingin membersihkannya tubuhnya lalu mengganti bajunya dengan baju yang berat hati,ia kembali melangkahkan kakinya keruang tamu dan baru saja ia mendudukkan bokongnya kekursi,seseorang memencet bel apartementnya.

Baekhyun melangkahkan kakinya dengan berlari tanpa mengingat bahwa kakinya tengah terbelenggu oleh rantai-

BRUK!

Baekhyun terjatuh,namun lain dari yang terantup ujung meja membuatnya tak sadarkan diri dengan kepala yang mengeluarkan terus berbunyi menandakan ada tamu,namun Baekhyun tak sadarkan diri.

15 minute ago

"Appa! Annyeong hasimnika~"Sikembar a.k.a Chanhyun&Hyunlie tengha memasuki pintu depan apartement mereka.

Chanhyun yang tengah sibuk melepas sepatunya langsung teralihkan karena mendengar teriakan terbelalak melihat appanya tak sadarkan diri dengan lantai yang bersimbah darah,Hyunlie langsung berlari kearah appanya mencoba membangunkan sang appa.

"Appa! Wake up?! Please! Irreona! Hiks... appa!"Chanhyun langsung mengangkat kepala Baekhyun dan menciumnya.

Chanhyun mengambil handphonenya dan menelpon sang daddy dengan nomor sang daddy.

'Yebse-

"Daddy!"

'Chanhyun? Ada apa? Daddy sedang bekerja.'

"Dad hiks- Appa..."Chanhyun memandang wajah Baekhyun yang semakim memucat.

'Ada apa dengan appa? Kau tahu daddy sedang rap-

"Kumohon selamat-hiks kan appaku... Aku berjan-hiks ji tidak akan nakal huks... Tapi kumohon selamatkan appaku... huks"

'Chanhyun?'

"Tuhan tolong selamatkan appa hiks... Aku akan menjadi huks anak yang ba-baik huks...jangan ambil appa dariku seperti kau mengambil Luhan samchon halmeoni dan halbeoji..."

Handphone itu terjatuh dari tangan hendak menyerah,ia sangat menyayangi appanya ini.

_Dilain tempat_

Chanyeol terdiam mendengar perkataan sang terkejut mendengar Chanhyun menangis menelponnya,dan sambungan telponnya masih tersambung ia masih mendengar percakapan sang anak.

'Oppa dimana daddy?! Kenapa dia tidak datang dari tadi?!'Itu suara Hyunlie.

'Daddy sedang sibuk hiks... Bagaimana ini..."

'Kenapa daddy tidak kesini?! Huweeee!'Chanyeol semakin terpaku mendengarnya tanpa menghiraukan Kyungsoo yang semenjak tadi memanggilnya.

'Hyunlie jangan said,don't daddy akan da-TING TONG

Chanyeol menajamkan pendengarannya disaat ia mendengar ada suara bel berbunyi.

'Kai Ajusshi!'Mata Chanyeol terbelalak dan langsung meraih mantelhya dan berlari keluar dari ruangan itu menuju mobilnya yang masih mendengarkan percakapan mereka.

'Astaga Apa yang terjadi dengan Baekhyun?! Chanhyun kenapa bajumu ada noda darah?!'

'Kepala appa berdarah huks...'

'Ommo,kenapa kaki Baekhyun dirantai? Chanhyun,ambil tank segera.'Terdengar derap langkah kaki disana.

'Kita akan membawa Baekhyun kerumah sakit oke? Chanhyun dan Hyunlie jangan menangis.'Chanyeol mendengar suara derap kaki yang samar lalu bunyi Chanhyun yang memasukkan handphonenya kedalam saku tanpa melihatnya.

Chanyeol menajamkan telinganya kembali ketika Kai bertanya sesuatu kepada Chanhyun.

'Dimana daddy kalian? Apa dia tidak mengetahui appa kau seperti ini?'

'Daddy...dia sedang berada diperjalanan disaat kami memberi daddy akan kerumah sakit sekarang.'Hati Chanyeol tertohok mendengar perkataan Chanhyun yang berbohong itu.

Ia terkejut mendengar Chanhyun yang berbohong mematikan handphonenya dan melajukan mobilnya menuju Rumah Sakit Seoul dengan pikiran yang berkecamuk.

_Ditempat Baekhyun berada_

Sosok Kai tengah menggendong tubuh mungil yang tak sadarkan diri takut,kejadian dulu terulang kembali kepada sosok melangkahkan kakinya dengan cepat dan langsung membawa tubuh mungil itu kearah dokter yang tengah berbicara kepada suster disampingnya.

"Tolong...hosh dia hosh..."Dokter itu menolehkan kepalanya lalu membolakkan matanya.

"Baekhyun?!"Ujar dokter itu yang ternyata Joonmyeon.

"Suster cepat bawa dia."Para suster itu mengangguk dan langsung membawa Baekhyun menuju UGD.

"Apa yang terjadi Kai? Kenapa Baekhyun seperti itu? Dan lagi,mengapa ada bekas merah di pergelangan kaki Baekhyun?"Kai tidak mungkin mengatakan bahwa kaki baekhyun dirantai oleh chanyeol-mungkin.

Kai hanya bisa menggelengkan kepalanya lemah dan terduduk dikursi lorong itu.

"Kai Ajusshi,apakah appa baik-baik saja?"ujar Chanhyun bertanya.

Dengan pelan,Kai memeluk tubuh kedua anak dari orang yang ia cintai itu dengan tulus."Appa kalian orang yang pasti bisa melewati ini."Ujar Kai.

Trap trap trap

Terdengar langkah kaki yang tergesa-gesa mengarah ke Kai dan itu membuat Kai menolehkan kepalanya kesumber membolakkan matanya mendapati sosok chanyeol tengah memasang wajah geram,Kai langsung melayangkan pukulan ke wajah Chanyeol.

BUGH

Chanyeol terdorong kebelakang dengan wajah yang oleng ke meggeram emosi dan langsung meninju rahang Kai dengan keras.

"BRENGSEK! APA YANG KAU LAKUKAN DENGAN BAEKHYUN HAH?! KENAPA KAU MERANTAI KAKINYA BRENGSEK?!"Kai menarik kerah baju Chanyeol.

"Ck,seharusnya aku yang APA YANG KAU LAKUKAN DIBELAKANGKU HAH?! INGIN MEREBUT ISTRIKU DISAAT AKU TAK ADA HAH?! DAN AKU TENGAH MENGHUKUMNYA AGAR IA TAU BAHWA KESALAHANNYA ADALAH BERSELINGKUH DENGAN SAHABATKU SENDIRI,ANI TAPI MANTAN SAHABATKU!"Kai mengernyit heran mendengar penuturan Chanyeol.

Siapa yang ia maksud berselingkuh? Apakah Baekhyun berselingkuh? Tapi dengan siapa? Mungkinkah...

"Kau menuduhku Chanyeol?"

"Cih,terus kau kira siapa hah?"Terdengar nada mengejek dari suara Chanyeol.

"Apakah kau ada bukti? Demi tuhan Chanyeol aku tidak pernah berniat mengambil Baekhyun darimu! Dan aku paham bahwa Baekhyun hanya mencintai satu orang yaitu kau!"Chanyeol mendecih dan melempar sebuah amplop berwarna coklat kearah Kai.

Hal pertama yang Kai lakukan adalah membulatkan kedua bola ,Chanyeol sepertinya salah paham gambar ia dengan Baekhyun tengah berpelukan karena Kai mencoba meghentikan tangisan Baekhyun.

"Chanyeol? Apakah kau belum tau? Mengapa aku memeluk Baekhyun?"

"Yap aku tengah berselingkuh dengannya."

"Grrr,SEHARUSNYA KAU YANG SADAR DIRI! KAU SEHARUSNYA BERTANYA DENGAN DIRI KAU BAHWA KAU JUGA BERSE-

Perkataan Kai terhenti disaat ia mendengar suara pintu cepat Kai dan Chanyeol bersama dengan kedua anaknya langsung menghampiri sosok dokter itu.

"Bagaimana dengan Baekhyun?"

"Luka yang ada dikepalanya sudah kami pergelangan kakinya yang berdarah juga sudah kami obati,dia memang kehilangan banyak darah dan beruntung ia dengan cepat kau bawa kerumah sakit."Ujar dokter itu dan mengundurkan diri dari hadapan Chanyeol dan Kai.

Dengan langkah tergesa-gesa,Chanyeol langsung memasuki ruangan itu dan mendapati sosok tubuh mungil tengah terbaring dikasur itu.

"Appa!"Chanhyun&Hyunlie langsung berlari kearah Baekhyun yang masih setia mentup matanya.

"Apakah kau puas dengan perlakuanmu dengan Baekhyun? Apakah kau tak pernah merasakan perasaan yang ditanggung baekhyun sendirian? Apakah kau tidak melihat bagaimana tatapan sendu dan kecewanya dia terhadap kau yang berubah?"Chanyeol terdiam mendengar perkataan Kai.

"Maafkan aku sudah berjanji kepada keluarga Baekhyun dan bersumpah untuk melindungi Baekhyun dan aku tidak akan segan-segan merebut Baekhyun dari lingkaran hitam yang kau buat."

.

.

.
'Aku akan mencoba mengikhlaskan kau sekarang,bersamanya mungkin akan membuat kau lebih baik...'

.
.

Bersambung

Mulai masuk konflik gaje dah ini:v CB berpisah itu bikin hati gue juga nyut2an

Jangan lupa review and follow ya

Loph yu All