Changmin sempat kaget atas perubahan sikap kyuhyun yang dulunya terlihat ketakutan kini menatapnya menantang.
Walaupun ia sempat kaget tapi changming tetap tak memperlihatkan tatapan terkejutnya itu.
"wae" seru changmin sinis.
"jika kau tetap tidak ingin melepaskanku, ku pastikan kau akan ku masukkan ke dalam penjara" seru kyuhyun dengan nada menantang.
"kau berani menantangku?"
"aku tidak takut kepada mu" ucapan kyuhyun barusan membuat kemarahannya telah sampai ke ubun – ubun.
Telapak tangan kanannya terkepal dan tak lama kemudian tangan itu pun melayang ke arah kyuhyun.
Buggg.
Brakkk.
Kyuhyun jatuh ke belakan dan membentur meja yang ada di belakannya, kyuhyun nengerang kesakitan, ia berusaha untuk bangkit tapi changmin terlebih dahulu mengcengkram kerah bajunya dan memaksanya untuk berdiri.
Dengan mata setengah tertutup kyuhyun tetap berusaha untuk tetap memperthankan kesadarannnya yang mulai hilang, ia dengan tangan lemahnya ia memengang tangan changmin yang memegang kerah bajunya berusaha untuk melepaskan cengkraman namja yang tak di kenalnnya.
"le.. pas.. kan. aku" ujar kyuhyun lemah sebelum kedua mata itu tertutup sempurna.
Changmin yang melihat kedua mata kyuhyun tertutup mulai panik sungguh ia tak bermaksud untuk membuat orang yang ada di depannya itu pingsang ia hanya ingin memberinya pelajaran.
"kau memukulnya terlalu kuat" ujar salah satu temannya, ia hanya derdecik.
"bawa dia ke kamar yang ada di di sana" ujar changmin dan dengan patuh temannya pun mengangkat tubuh lemah kyuhyun di atas ranjang yang ada di dekat sana.
^^changmin pov^^
Ku pandangi wajah pucatya yang seputih salju itu, dengan perlahan ku ulurkan tangan ku untuk menyingkirkan helaian rambut yang menutupi sebagian wajahnya, ku usap lembut pipinya yang bagaikan kapas, entah mengapa sejak pertama kali melihatnya, ia merasa nyaman berada di dekatnya.
"aku ingin terus berada di sampingnya" batinnya.
^^author pov^^
#changkyu
"eung" tak lama kemudian sebuah erangan kecil terucap di bibir manis kyuhyun, membuat changmin segera memutuskan arah pandangannya dari wajah kyuhyun kearah lain.
Kyuhyun mengerjapkan kedua matanya saat cahaya terang serasa menusuk matanya, ia mengusap matanya dengan tangan kanannya.
Saat kesadarannya telah muncul sepenuhnya barulah ia sadar jika ia tidak sendirian melainkan bersama dengan seseorang yang telah membuat ia pingsang.
Kyuhyun memundurkan dirinya berusaha menjauhi namja itu, bagaimanapun juga namja itu orang jahat pikirnya.
Hening sesaat, kibum hanya menatap changmin menuntut agar namja itu mengucapkan sesuatu, bosan juga sihh! jika hanya diam saja, dan lagi jika ia yang mulai gensi donk^.^
"mianhae" kalimat pendek itu membuat kyuhyun kaget dan menatap namja itu.
"ehh?" seru kyuhyun kikuk.
"mianhae soal yang tadi, saat itu saya khilaf" ujar changmin tulus.
"lupakan saja" seru kyuhyun cepat.
Suasana menjadi hening kembali saat tak ada yang ingin membuka suara, mereka berdua asyik dengan pemikiran mereka sendiri.
Tok tok
Sebuah ketukan membuat changmin dan kyuhyun mengalihkan pandangannya ke arh pintu kamar.
"masuk" seru changmin, dan tak lama kemudian seorang namja tampan masuk dengan membawa sebuah kantongan pelastik yang teransparan membuat siapa saja yang melihat kantongan plastik itu akan langsung dapat mengetahui apa yang ada di dalamnya.
"aku bawakan makanan untuk kalian" seru namja itu singkat dan sesegera mungkin mengeluarkan isi kantongan plastik itu, yang ternyata berisi makanan yang telah di bungkus namja itu menaruhnya di atas meja yang tak jauh dari tempat kyuhyun dan changmin duduk.
Setelah menaruh makanan di atas meja namja itu melangkahkan kakinya bermaksud ingin keluar dari ruangan tiu hingga sebuah suara membuatnya berhenti.
"gomawo, donghae-ah" seru changmin tampa menatap namja itu.
"ne?" seru namja itu –donghae lalu lekas keluar dari ruangan itu.
Changmin mengambil satu bungkus makanan dan mengulurkan tangannya bermaksud ingin memberikan makanan itu kepada namja manis yang ada di depannya.
"nihh!, makanlah kau pasti kelaparan" ucap changmin.
"ghamshamida" ujar kyuhyun dan mengulurkan tangannya mengambil makanan itu dan tersenyum kearah changmin sehingga membuat sang empedu jadi salah tingkah.
"jangan menatap ku seperti itu" seru changmin cepat dan langsung mengambil makannya yang ada di meja dan lekas melangkahkan kakinya keluar dari ruangan itu sesegera mungkin sebelum pipinya memerah bagaikan kepiting rebuas siap saji hanya gara – gara terpesona dengan ke manisan namja manis itu.
Bukk
Changmin menutup pintu ruangan itu dan menyandarkan tubuhnya di pintu itu sambil memegan dadanya yang berdebar-debar tak karuan.
Dug dug
"ada apa dengan ku, aku pasti sudah gila" batinnya.
"haisss, jinjja, aku pasti benar – benar gila" seru changmin sambil mengacak rambutnya pelan dan berlalu pergi dari sana.
Sedangkan kyuhyun yang ada di dalam ruangan itu juga memengang dadanya yang sedari tadi berdebar – debar.
"ada apa dengan dadaku?" batin kyuhyun.
Sehabis makan kyuhyun kembali menidurkan tubuhnya pasalnya tubuhnya lelah butuh istirahat hingga akhirnya ia kembali tertidur.
Brugg
Pang
"dimana kibum"
"cepat katakana?"
Sebuah suara rubut dari luar membuat kyuhyun risih dan akhirnya ia terbangun dari tidurnya.
"ada apa sih! Di luar kok rebut – rebut?" batin kyuhyun.
Kyuhyun menurunkan kakinya turun dari ranjang dan melangkah kan kakinya menuju kea rah pintu.
Krek
"kenapa tidak bias di buka?" batin kyuhyun, sambil berusaha membuka pintu tapi tetap tak dapat di buka karena pintu itu di kunci dari luar.
Bukk
Bukk
"apakah ada orang di luar?" seru kyuhyun keras.
"buka pintunya, aku ingin keluar" seru kyuhyun lagi sambil meninggikan suaranya.
"kibum-ah,apakah kau di dalam?" seru sebuah suara tiba-tiba dari luar pintu.
"kibum" batin kyuhyun.
"kibum-ah, apa kau mendengar ku?"Tanya orang yang ada di luar sana.
"n e" jawab kyuhyun walaupun ia tak tahu siapa itu kibum yang jelas ia ingin keluar.
"menjauhlah dari pintu, aku akan mendobrak pintu ini dan akan membawamu dari sini"
"ne" jawab kyuhyun lalu melangkahkan kakinya menjauh dari pintu.
Buggg
Bugg
Bug pang
Saat pintu terbuka terlihat seorang namja berwajah bagaikan malaikat yang kini tengah menatapnya dan tersenyum.
"gwenchana?" Tanya namja itu dengan wajah cemas.
"eoh?"
"kibum-ah, gwenchana?"
"ne" jawab kyuhyun.
"hyung?, kita harus pergi" tiba-tiba muncul namja lain.
"kajja kita keluar"
Tampa meminta ijin namja yang berwajah malaikat itu lalu menggenggam tangannya dan membawanya keluar dari kamar.
Di luar ia dapat meliahat tiga orang terkapar dengan wajah babak belur di wajahnya membuat ia jagi bergidik takut.
"sebenarnya mereka siapa?" batin kyuhyun.
Setelah mereka telah berlari jauh dari tempat itu, kyuhyun menghentikan langkahnya membuat ketiga namja yang membawa ia keluar dari sana ikut menghentikan langkahnya.
"wae" Tanya lee teuk.
"nugu?" Tanya kyuhyun.
"mwo?" seru ketiga namja itu serempak.
"nuguya?"
"yak, apa kau bercanda?" seru donghae.
"ani"
"kau tidak mengenalku?, seru si namja berpipi tembem-henry.
"aku tidak mengenal kalian, dan terima kasih telah mengeluarkanku dari sana, dan sepertinya kita harus berpisah aku harus pulang" seru kyuhyun dan melangkah kan kakinya meninggalkan ketiga namja yang kini menatapnya aneh.
#sibum
Di pagi hari yang cerah dengan awan – awan yang mengiasi langit yang berwana biru dan tak lupa pulah dengan kicauan burung – burung dan bunyi ayam di pagi itu. *emangnya ada ayam di sana?*
Cahaya sinar matahari mulai masuk ke celah - celah di sebuah kamar yang luas, hingga cahaya matahari menerpa wajah seorang namja yang lagi asyik tidur di sebuah ranjang king size, dan tak lupa seorang namja berbadan atletis tertidur dengan sangat pulas di sebuah kursi dengan berbantalkan kedua tangannya yang kini tengan menggenggam erat tangan namja yang ada di sampingnya.
"engh" erang sebuah suara yang terucap dari bibir namja manis yang ada di atas ranjang.
Namja itu mengerjapkan matanya dan mengucek matanya dengan tangan kirinya dan saat namja itu ingin menggerakkan tangan kanannya ia merasa sangat aneh sebab tangan kanannya tak dapat di gerakkan.
Namja itu mengalihkan pandangannya kearah tangannya dan mendapati seorang namja tampan tertidur pulas di sampingnya sambil memegang erat tangan kanannya.
Kibum menatap wajah siwon dalam diam, dan ia baru menyadari jika lelaki itu sangat sangat tampan membuat ia tak bias mengalihkan pandangannya.
"apakah aku sangat tampan sehingga kau terus menatapku" ujar siwon membuat kibum langsung mengalihkan pandangannya dari lain.
Siwon membuka matanya lalu menguap dan merantangkan kedua tangannya untuk merenggangkan otot – ototnya.
Siwon mengulurkan telapak tagannya menyentuh dahi kibum yang sampai sekarang ia masih berpikir jika orang yang ada di hadapannya adalah kyuhyun.
"sepertinya kau sudah sembuh" seru siwon.
"lekaslah mandi dan turun kebawah utuk serapan pagi" tambah siwon dan bergegas pergi meningalkan kyuhyun alias kibum di kamar itu.
Dengan teliti kibum mengamati kamar yang ia tempati, ia menurungkan kakinya dan melangkah menuju lemari yang tak jauh dari sana.
Kibum membuka lemari itu dan mendapati banyak baju yang bagus-bagus di dalam lemari itu, ia mengamati baju itu dan berganti mengamati pakaian yang ia pakai, sangat lusuh dan kotor berbeda sekali dengan pakaian yang ada di dalam lemari itu.
Kibum menutup lemari, dan kembali mengamati kamar luas itu, di kamar itu terdapat banyak barang-barang elektronik yang canggih – canggih, ada banyak boneka, dan lain lain sebagainya.
Kibum terus memperhatikan kamar itu hingga mataya tertuju pada sebuah figura foto kecil yang di dalamnya terdapat tiga orang yang tersenyum.
Kibum tercengang saat mendapati seorang namja manis yang jika di lihat namja itu sama persis dengan wajahnya berada di dalam foto itu.
"mungkin kah kami berdua kembar" batin kibum.
"hemm, kau belum mandi? Tuan dan nyonya sudah menunggumu di bawah" ujar seseorang tiba-tiba membuat lamunan kibum buyar dan segera meletakkan figura foto itu ke tempat semula.
"baiklah aku akan mandi" seru kibum yang di anggapi dengan anggukan kepala dari siwon dan melangkah pergi meninggalkan kibum di kamar itu sendiri.
Setelah siwon pergi kibum bergegas untuk mandi.
Setelah tiga puluh menit berlalu kibum keluar dari kamar mandi dengan sebuah handuk kecil yang melingkar di pinggangnya menutupi sesuatu yang ada di selengkangnnya^.^
Kibum membuka lemari yang ada di dekatnya dan memilih baju yang sesuai untuk ia pakai, setelah mendapati pakaian yang cocok ia mulai memakainya dan berdandan sejenak lalu melangkahkan kakinya keluar dari kamar.
Sesamainya ia di ruang makan di sana telah ada dua orang paruh baya yang kini tersenyum kepadanya.
"kemarilah, ayo makan" seru sambil tersenyum kepadanya membuat mau tak mau kibum juga tersenyum, entah mengapa ia merasa sangat tersentuh saat yeoja paruh baya itu tersenyum kepadanya.
kibum melangkah kan kakinya mendekati meja makan, lau mendudukkan dirinya di sebuah kursi yang berseblahan dengan .
"yak, kyu kenapa jadi canggung begitu?, kau tak seperti biasanya, saat pagi kau selalu mencium kami tapi kenapa hari ini kau tak melakukannya?" seru yang merasa aneh dengan tingkah anaknya yang tak seperti biasanya.
"eoh?"
"sudahlah yeobo ngk usah pikirin" seru cepat.
Suasana menjadi hening saat acara makan bersama di mulai, sesekali kibum menatap wajah dan secara bergantian.
"beginikah rasanya makan bersama dengan keluarga" batin kibum.
Tes
Tes
Setetas demi setetas air mata mengalir dari ujung mata kibum dan tak lama kemudian tergantikan dengan isakan tangis.
"hiskk.."
"wae, kyunie, apakah ada yang sakit? Dadamu sakit lagi" seru cemas melihat kyuhyun menangis.
Kibum membekap mulutnya dengan tangan kanannya agar tangisannya tak kedengaran, melihat anaknya menangis membuat yeoja paruh baya itu makin cemas.
"ania, nan gwenchana" seru kibum meyakinkan walau pun air matanya terus mengalir karena terharu mendapat perlakuan dari mereka.
"beginikah rasanya saat di perhatikan, dan di sayang oleh keluarga?, ya tuhan aku rasa aku ingin bisa tinggal di sini bersama mereka, menjadi anak mereka sepertinya tidak buruk juga" batin kibum dengan bibir melengkung ke atas membentuk sebuah senyuman manis.
TBC
Anyong yeorobun, sepertinya ada yang sudah lupa dengan ff ini, mian jika baru bias lanjut soalnya banyak tugar di sekolah, dan maaf juga tak memberitahukan kalian jika saya hiatus dan baru kembali sekaran setelah 4 bulan tak nongol-nongol saya hanya memberikan pengumuman di ff ku yang berjudul "mianhae kyuhyun-ah", Mianhae jika masih banya typo dan ceritanya sangat pendek.
Untuk chap selanjutnya akan ku usahain akan update secepatnya, itu sih jika tak ada tugas, author ngk bias janji takut ngk bias tepatin jadi kuharap kalian dapat bersabar menunggu^.^
Author punya pertanyaan untuk kalian jadi kalian harus jawab ne?
Benarkah FFN akan di tutup?
Kutunggu jawaban kalian semua.
Jangan lupa refiew oke
Ghamshamida
Anyyong
^.^
