GAME lOVE

Sword Vampire Lover

Kai Room..

'nal annaehaejwo.. yeah, geudega salgo inneun gose nado hamkke deryeogajwo..' Kai terbangun setelah mendengar ringtone handphonenya (EXO-Don't Go). Lalu segera melihat nama pemanggil dilayar yang tertera. 'Sehunnie..'. lalu ia mengangkatnya dengan senyum senang.

-sword vampire lover-

"Kai?" Kai mendengar jelas suara berat Sehun.

"ne, ada apa Sehun?" Kai benar-benar senang. Tumben sekali Sehun menelfonnya malam-malam.

"Ah.. tidak apa-apa. hanya ingin mendengar suaramu saja, hehe" perkataan Sehun membuat Kai memerah malu sekarang.

Lama sekali mereka sama-sama terdiam sebelum akhirnya Kai membuka percakapan.

"Sehun, kau masih disana?" Kai berkata dengan lembut.

"Tentu" Sehun menjawabnya dengan singkat. Kedua jantung itu berdegub tak normal.

"Sehun, Luhan gege pulang dari Cina.." Kai entah mengapa terdengar seperti melapor.

Yah.. sebenarnya Luhan adalah mantan Sehun. Saat Luhan masih SMA dan tinggal di Korea, dan HunKai masih SMP kelas 1.

Karena sejak kecil bermain bersama dan sering bertemu Luhan, akhirnya Sehun dan Luhan berpacaran meski terpaut umur agak jauh. Kailah yang terluka secara sepihak. Kai tak pernah mengungkapkan bahwa sejak kecil ia mencintai Sehun.

Luhan sudah tahu Kai mencintai Sehun sejak dulu, tapi Luhan sendiri juga mempunyai rasa yang sama.

Kai mengerti perasaan kakaknya itu dan ia juga merelakan Sehun. Karena Sehun sendiri yang memilih Luhan. Tapi, hubungan mereka kandas sejak Luhan memutuskan Sehun dan bertunangan dengan pacar simpanannya bernama Xiumin.

Kai sempat marah dan berkelahi dengan Luhan karena menurut Kai, Luhan sangat keparat karena telah menduakan Sehun sejak hari kedua Sehun resmi menjadi kekasih Luhan. Setelah itu Luhan memutuskan untuk melanjutkan kuliahnya di Cina bersama Xiumin. Sehun tenang-tenang saja mengantar mantannya saat itu bersama Kai di bandara. Padahal Kai bisa lihat dengan jelas, Sehun menangis dalam diam. Matanya tergenang air mata.

"Oh.." Sehun hanya menanggapi datar.

Setelah itu mereka sama-sama diam kembali.

"Jonginnie.." kini Sehun yang memulai pembicaraan.

"Ne?" Kai terkesiap dari lamunannya. Luka hati Kai terbuka kembali mengingat kejadian itu.

"Kenapa diam?" terdengar sekali kenyataannya suara Sehun jadi tak semangat lagi.

"Tidak apa-apa kok.." Kai kini menyesal mengangkat nama Luhan.

"Oh.." Sehun menanggapi datar lagi.

"Hunnie. Aku dapat kado dari Appa" Kai mengalihkan topik pembicaraan.

"Hm? Apa isinya?" Sehun terdengar penasaran.

"Biar kubuka dulu.." Kai membuka bungkus kado berwarna merah hati itu. Dibukanya perlahan kotak biru itu dan didalamnya.. mata Kai terbelalak.. melihat..

"WOAH KAI! GAME TERBARU LIMITED EDITION dari !" Kai berteriak kencang sekali. Untunglah kamar Kai kedap suara. Tapi Sehun..

"Astaga Jonginnie! Jangan berteriak! Telingaku sakit tahu! Untung kamarku kedap suara! Kalau tidak umma dan appa bisa terbangun!" Sehun balas meneriaki Kai meski tak sekeras suara Kai tadi.

"Hehe.. mian.." Kai tertawa garing.

"Itu game 'Sword Vampire Lover' kan?" Sehun mencoba mencocokkan dengan disc game dari Kris pamannya itu.

"Tentu saja!" Kai disana terdengar gembira.

"Ini game online, sama seperti keluaran tahun-tahun sebelumnya jadi grafisnya bagus dan kita selalu dipantau scornya! Kalau kita dapat juara kita bisa dapat uang banyak Jonginnie! Lihat pada halaman awal buku panduan!" Sehun berkata senang.

"Ah iya! Pantas aku lihat di majalah game terbaru katanya akan mengeluarkan game online terbaru dengan grafis dan sound super hebat dengan harga 15 juta.." Kai membaca detail rinci game ditangannya lalu melihat-lihat beberapa gambar yang akan ada dalam game. Gambarnya benar-benar hebat.

"Ya, paman Kris memang hebat, ia selalu bisa menyeleksi lulusan universitas grafis terbaik di Jepang" Sehun menambahi.

"Jangan lupakan Tao gege, dia adalah istri paman Kris yang paling hebat. Ia memiliki banyak penghargaan karena desain gamenya. Kali ini Tao gege jugalah yang menjadi penata utamanya" Kai berujar sambil melihat bagian bawah license.

"Aku kemarin sudah mengkonfirgurasi karakterku. Namaku Sehun Vineo Erald. Dan kau tahu? Aku sangat beruntung sekali karena terpilih menjadi anak King of Hell! Aku pangeran Vampire! Tokoh utama evil! Dengan begini aku mudah menyelesaikan game ini! Hanya tinggal membunuh anak King of Heaven saja! Hehe" Sehun bercerita bangga.

"Mwo!? Kau jadi prince vampire nya? Tidak adil! Berarti nanti aku hanya jadi iblis biasa.. atau malah jadi angel? Hii.. aku tidak mau jadi angel! Nanti selalu dikejar bangsamu dan game over cepat!" Kai pikirannya sudah kemana-mana, membayangkan betapa menyedihkannya jadi angel di game ini.

"Jangan pesimis begitu, kalau kau jadi angel pun aku akan melindungimu" Sehun bicara lembut.

"Aku akan berdoa supaya tidak jadi malaikat di game ini!" Kai berkata dengan semangat menggebu.

"Ayo mainkan gamenya sekarang Jonginnie! Aku tidak sabar! Mungkin kita akan bertemu nanti! Kalau kita bertemu akan kujadikan kau partnerku" Sehun berujar ceria.

"Ne!" Kai mengangguk semangat dan senang meski Sehun tak dapat melihatnya.

"Ayo!" Sehun mengajak Kai meski hanya lewat telepon.

"Tapi.. Hunnie, aku belum mengerjakan tugas tambahan Yunho Seongsaengnim, kau duluan sajalah.. nanti aku menyusul" Kai terlihat cemberut.

"Ara, jangan lama-lama ya?" nada suara Sehun terdengar tidak rela.

"Akan kupercepat Sehun-ah" Kai segera berjalan menuju meja belajarnya dengan tangan kanan menempelkan smartphone di telinganya, menunggu suara Sehun menyapa indra pendengarannya lagi.

"Yasudah kerjakan sana! Salah sendiri tadi kau berisik dengan Zelo!" Sehun terdengar marah karena dikelas tadi dicuekin dan cemburu (?)

"Yak! Kau ini bukannya menyemangati malah bikin tambah kesal!" Kai ikutan marah.

"Cepat kerjakan! Palli! Kujadikan istri kau nanti!" Sehun nadanya marah tapi yang diajak bicara lewat telepon..

KAI WAJAHNYA MEMERAH MALU! Cie! Cie! Ehm, ehm..

"Se.. Sehun-ah.. maksudmu tadi ap-" Sehun belum sempat melanjutkan pertanyaannya, tapi..

TUUUT.. TUUUT.. TUUT..

"Heh?" Kai menjauhkan smartphone dari telinganya dan melihat layarnya tertulis:

'panggilan terputus'

"HIKS! HIKS! Kenapa diputus teleponnya?!" Kai beringsut guling-guling di karpet kamarnya. Ngenes..

Sementara itu.. Sehun..

"AAARRGGHH..knapa gua panic banget habis keceplosan bilang itu? Sampe aku putus segala teleponnya! Sehun! Pabboya!" Sehun guling-guling dikasur.

10.45 pm,,

Sehun Room

"Uugh.. aku mengantuk.. Jonginnie-ku mana? Dia belum masuk juga.. aku sudah sampai level5, di Ballroom of Vampire 1.. sms ku sedari tadi belum dijawabnya.." Sehun sudah benar-benar mengantuk. Wajahnya imut sekali.

Kai Room..

"zzz,,, Sehun,," Kai tertidur dimejanya sambil memegang CD gamenya, memimpikan Sehun. Smartphonenya sedaritadi berbunyi tanda pesan masuk dari Sehun tidak didengarnya sama sekali! Kasihan kau Sehun.. tak mendapat balasan satupun pesan dari Kai.

CKLEK!

Pintu kamar Kai terbuka, dibuka seseorang.. dan kepala berambut pink orange terlihat jelas, Luhan mengendap masuk kekamar Kai.

"Astaga.. ck, ck, ck.. tak patut sama sekali.. anak ini.." Luhan memandangi cara tidur Kai yang tak elit sama sekali. Kai tertidur di meja belajarnya.

Kemudian matanya memandang kearah CD Game ditangan Kai.

"Oh, aku diberi game , sedang Kai diberi game , ayah pilih kasih sama sekali!" Luhan mengambil CD game tersebut dengan perlahan.

"Ku coba ah! Kumainkan ya Jonginnie?" Luhan tersenyum jahil pada Kai yang masih tertidur lelap.

Luhan lalu berjalan menuju computer Kai. dimasukkannya CD tersebut. Lalu layar computer Kai langsung tersambung pada situs resmi . lalu berpindah menuju halaman khusus game online terbaru tersebut.

Luhan menekan 'play'.

'take your photo here' dihalaman awal merupakan pembentukan karakter.

"hm, coba kucari foto Kai di data computer." Luhan memilah milah foto Kai.

"AAH..! INI MANIS SEKALI!" Luhan berbinar-binar melihat foto adiknya yang sedang terpaksa beraegyo, ini pasti karena kalah taruhan dengan Sehun.

Jika dilihat, itu foto lima bulan yang lalu ketika rambut Kai masih berwarna merah. Sungguh imut dongsaengnya itu.

Setelah Luhan memasukkan fotonya, Luhan menempatkan mouse kearah 'male'.

GRUBRAK!

"AH!" Luhan memekik kaget. Kai terjatuh dari tempat duduknya!

Luhan yang tadi terkejut secara reflek tanpa sengaja mouse nya meng'klik' sesuatu.

Luhan memandangi adiknya yang masih setia untuk tertidur disana meki terjatuh dari kursi kelantai yang pasti amat sakit. Dasar tukang tidur..

"Dasar adik ku ini aneh sekali. Jatuh begitu apa tidak sakit.. malah lanjutin tidur.. ck ck.." Luhan memandang malas Kai yang tidur tengkurap di karpet.

Posisi tidur Kai tidak elit sama sekali!

Luhan kemudian kembali fokus kedalam game milik Kai itu.

Saat ia melihat apa yang tertera di layar monitor..

"ASTAGA!" Luhan memandangi hasil karakter yang tergambar dilayar computer Kai.

"MENGENASKAN!" Luhan kejer-kejer..

"YEOJA!? KENAPA GAMBARNYA YEOJA?" histeris mau mati..

Ternyata tadi saat Kai jatuh dan Luhan kaget, mousenya yang harusnya mengklik 'male' malah tergeser ke opsi 'female' dan tanpa sengaja meng'klik'nya.

'Poor Kai..' settingan game ini tak bisa di ubah. Sudah terlanjur..

Lalu Luhan menscroll halamannya, dan terdapat gambar karakter anime Kai versi yeoja yang dihasilkan dari game tersebut.

"AIGO! NEOMU.. KAWAIII!" Luhan mengelus-elus gambar anime Kai versi yeoja.

Dengan rok putih tipis 10 cm dari pinggang yang membentuk lipatan-lipatan merekah, sangat cocok dengan kaki mulus nan jenjang Kai. mengenakan baju yang seperti atasan gaun, warnanya juga putih, ketat menempel pada tubuh seksi Kai, pinggang Kai sangat ramping dan sepertinya dada Kai itu terlalu besar dan agak kesesakan seperti akan keluar dari bajunya.

Rambut Kai berwarna merah sangat manis dengan wajah cantik yepponya. Secara keseluruhan wajah Kai anime tak jauh berbeda dengan wajah aslinya.

Mungkin kalau Kai berambut panjang, Kai pasti akan lebih cantik!

Di atas rambut Kai terdapat mahkota indah berwarna silver. Sangat mewah dan anggun.

Mata Kai berwarna merah seperti rambutnya. Bibir Kai yang penuh itu berwarna pink soft mengundang siapapun untuk mengecupnya. Dan kaki jenjangnya ditutupi oleh sepatu kaca hak tinggi berwarna merah.

Tangannya terdapat gelang-gelang silver yang mewah. Kukunya berwarna merah maroon. Sangat cantik sekali Kai disini.

'ENTER YOUR TRUE NAME' Luhan lalu mengisinya 'Kim Jong In' lalu mengklik 'OK'

Your avatar name is: Jonginnie Scarlet Wolf Love

Your power: Teleport

Luhan lalu membaca pengenalan karakter yang akan dimainkan dalam game itu.

Jonginnie Scarlet Wolf Love, daughter of King Heaven. She everybody always happy and love her. After King World throw away her from the heaven to the earth, she must still alive and avoid vampire who want to suck her blood. Her blood color is pink. Her blood can make vampire eternal and strong.

She must find Prince Vineo Erald and kill him with her Heaven Half Better Knight. She must kill him before he kill her first.. Prince Vineo Erald is son of the King Hell. He wanted to suck Jonginnie Sarlet Wolf blood. He want to be the king of the world and change the world to be whatever his want.

GLUP! Luhan terlalu tegang sekarang. Ini kesalahan besarnya.

-TBC-

*Game Love*

Ini sudah mulai pengenalan konsep game yang akan dimainkan HunKai nanti.. dan aku ketawa iblis ketika Luhan menjadikan Kai seorang yeoja yeppo sexy di game ini, hahaha..

Aku yakin Sehun akan terikat oleh Kai di game itu!

Dan sialnya, Kai malah kepilih jadi tokoh Princess Heaven, itu artinya dia bakal jadi target utama semua pemain. Kai bakal dikejar-kejar mau dibunuh.

Sialnya lagi, tadi dibagian atas Sehun bilang dia adalah Prince Vineo Erald, Prince Hell, itu berarti, Sehun ditakdirin buat bunuh Kai! O_O

Berharap saja Sehun tidak membunuh Kai di game nanti..

Review please