Innoncent?!

Author : Kim_YunAe / UAndAe27

Main Cast:

Luhan x Xiumin

Sehun x Kai

Kris x Lay

Suho x D.O

Tao x BaekHyun

ChanYeol x Chen

Warning : typo bertebaran, cerita enggak nyambung, NC kurang hot (?) dll.

Summary : Penjualan namja-namja yang cantik, manis serta sexy untuk menjadi maid pribadi, tetapi jangan tertipu dengan wajah-wajah innocent mereka karena dapat menjadi sangat "nakal" jika diminta.

.

.

.

Sudah hampir 2 bulan para maid-maid cantik, manis dan juga sexy ini bekerja pada majikan mereka yang tampan, kaya raya dan juga ekhem... mesum (Yun dihajar para seme | T^T ampun appa). Sering kali nasip maid-maid ini harus dipertanyakan, untung saja hari ini mereka berjanji untuk bertemu satu sama lain di sebuah cafe tentu dengan persyaratan dari para majikan yang bisa dibilang eugh... sangat ribet.

.

.

-At Cafe-

Beberapa namja cantik, manis dan juga ekhem... sexy bagi ukuran namja, sedang mengobrol ria yang terkadang seperti ibu-ibu arisan yang sedang menggosip tentang tetangga mereka yang tampan juga masih single #Yun dicakar sama para uke ( Yun : mati nih lama-lama Yun | Seme : Eh jangan donk Yun nanti siapa yang lanjutin FF | Yun : oh iya ya...).

"kau tahu hyung/gege rasanya aku ingin kabur huwe..." rengek namja berbibir tipis dengan suara menglingking khasnya.

"waeyo Chennie?" tanya namja manis dengan dimple di pipinya.

"majikanku sangat mesum... kalau aku salah memanggil namanya pasti aku akan di hajar habis-habisan" kata Chen.

BRAK...

"APA KAU DIHAJAR? SIAPA DIA? BERANI-BERANINYA MENGHAJAR SAENG KU" bentak namja berpipi chubby sambil menggebrak meja.

"sudahlah Xiumin hyung... santai..." kata namja bermata bulat sambil menepuk-nepuk pundak hyung nya itu.

"tetapi kau dihajar dimananya Chennie? Perasaan tidak ada luka memar di tubuhmu" tanya namja bermata sipit dengan eyeliner cukup tebal dimatanya.

"ah... atau mungkin Chen hyung di'hajar' ne?" tanya maknae dengan nada menggoda nan mesum.

Blush...

Pipi Chen pun mendadak memerah dan Chen pun menundukan kepalanya.

"sepertinya memang Chen hyung sudah pernah di'hajar' oleh majikannya" seru maknae yang melihat hyung nya yang sedang menutupi rasa malunya.

"jinjayo Chennie?" tanya namja manis dengan dimple di pipinya.

"Lay ge apakah kau tidak pernah di'sentuh' oleh Kris ge?" tanya Chen sambil menatap namja manis dengan dimple di pipinya.

"aish... Chennie, gege tanya padamu malah kamu berbalik tanya pada gege" kata Lay si namja manis dengan dimple di pipinya.

"jawab saja gege pertanyaanku" kata Chen memelas.

"belum sama sekali..." jawab Lay dengan polosnya.

"AH JINJA?!" seru semua 4 namja minus Lay dan juga namja bermata bulat alias D.O.

"aku juga belum di apa-apakan oleh majikanku" kata D.O dengan tatapan polosnya.

"MWO?!" koor 4 namja itu semakin keras mendengar omongan failed maknae mereka.

"Chennie, ceritakan apa saja yang dilakukan Chanyeol sampai-sampai kau di'hajar' olehnya" pinta Lay.

"eugh... aku malu gege" kata Chen.

"sudah ceritakan saja Chen" desak namja bereyeliner.

"ne... ne... ne... aku cerita" kata Chen.

"awal mulanya itu terjadi saat aku keliru mengambil minuman yang ada di kulkas untuk majikanku"

-FLASHBACK-

-Chen POV-

"AKU PULANG..." seru namja jangkung yang menjadi majikanku itu sambil melepaskan sepatunya.

"selamat datang tuan..." sambutku sambil berjalan menghampirinya.

"Chennie sudah kubilang berkali-kali jangan memanggilku tuan bukan?!" tanya namja jangkung itu.

"eugh... Chennie minta maaf tu..euh...Chanyeollie" jawab ku sambil menunduk.

"Sudahlah, Chennie... tolong ambilkan minuman dingin untukku ne?!" perintah Chanyeol sambil membelai rambutku.

"baiklah Tu..eh... Yeollie" kataku sambil berjalan menuju dapur.

Kulihat banyak sekali minuman sehingga aku bingung untuk mengambil yang mana.

"emp...? Beer? Wine? Whisky?Vodka? aish... kenapa semuanya beralkohol?" keluhku sambil terus melihat-lihat isi kulkas milik majikanku itu.

"ini saja lah..." kata ku sambil mengambil botol ukuran minuman energi tetapi tidak ada lebelnya.

Akupun bergegas berjalan ke arah majikanku.

"ini Yeollie..." kataku sambil menyerahkan botol minuman itu.

"gumawo Chennie..." kata Chanyeol sambil membuka tutup botol minuman itu.

Chanyeol pun meminumnya hingga tersisa setengah.

"minumlah juga Chennie.." perintah Chanyeol.

"ini bukan alkohol kan?" tanyaku.

"aniya... rasanya seperti jeruk kok" jawab Chanyeol.

Tanpa pikir panjang aku pun meminum minuman itu dan duduk disebelah Chanyeol.

-Chen POV End-

"siapa yang menyuruhmu duduk di sebelahku Chennie?" tanya Chanyeol.

"terus aku duduk dimana yeollie?" tanya balik Chen sambil memanyunkan bibirnya.

"duduklah dipangkuanku dan menghadap kearahku" perintah Chanyeol sambil menepuk-nepuk pahanya.

Mau tidak mau dia harus menuruti perintah sang majikan, Chen pun duduk dipangkuan Chanyeol. Terpampang jelas paha mulus milik Chen yang tadinya tertutupi oleh rok, hei... Chen menggunakan rok? Ya itu adalah salah satu ide gila sang majikan, Chanyeol. Dia menyuruh Chen tiap hari menggunakan baju khas maid, berserta accecories nya. Tanpa sengaja saat Chen menyamankan posisi duduknya, jr Chen dan Chanyeol bersentuhan dan menimbulkan dampak.

"ye-yeollie..." kata Chen dengan nada terbata-bata.

"ne Chennie?" sahut Chanyeol sambil melihat Chen.

"ke-kenapa panas sekali?" tanya Chen sambil membuka beberapa celemek yang dia pakai.

"Yeollie~hhh..." panggil Chen dengan nada mendesah.

'damn...' batin Chanyeol mendengar desahan yang sangat sexy dari Chen membuat 'adik kecil'nya terbangun

"please... touch~hhh... me~hhhh... eughhh..." keluh Chen sambil mendesah dan berusaha melepaskan baju maid-nya.

Chanyeol menelan air ludahnya dengan kasar melihat, tanpa butuh hitungan menit Chen sudah bertelanjang dada dengan Chanyeol yang sedang menindihinya dan mulai memainkan kedua nipple milik Chen.

"eeughh... Yeollie~hhh..."

Desahan yang keluar dari mulut Chen semakin membuat Chanyeol bernapsu untuk menyentuh tubuh indah Chen, kaki Chen pun tidak bisa diam dan tidak sengaja menyentuh tonjolan yang ada permukaan celana kerja milik Chanyeol.

"kau nakal sekali Chennie..." kata Chanyeol sambil menyingkap rok yang digunakan oleh Chen.

"Chennie~hhhh tidak eeugh... nakal Yeollie~hhhh" kata Chen sambil mendesah.

Tangan Chanyeol pun tidak mau diam, Chanyeol pun melepaskan underware milik Chen. Ternyata 'adik kecil' milik Chen telah tegang dan Chanyeol mulai mem-blowjob

"eeeugh... Yeollie~hhh... aaaahh..." desahan Chen semakin menggila.

"teruslah mendesah chagia" kata Chanyeol sambil menjilati 'adik kecil' milik Chen.

"sssshh... aaahhh..."

Mulut Chanyeol dengan lihai mem-blowjob 'adik kecil' Chen sehingga sang pemilik hanya dapat mengerang dan mendesah tidak karuan.

"Yeolli~hhh... aku mauhhhh aaahh.."

Crotttt...

Chen mengeluarkan sperma-nya dan di lahap habis oleh Chanyeol.

'sweet...' batin Chanyeol.

"menungginglah Chennie.." perintah Chanyeol dan Chen pun menurut.

Chanyeol pun membuka semua pakaiannya dan berlutut dibelakang Chen. Chanyeol menyingkap rok yang masih digunakan oleh Chen dan memperlihatkan hole sempit yang sangat menggiurkan.

"kita langsung keintinya saja ne..." kata Chanyeol dengan penuh napsu.

Tanpa aba-aba Chanyeol pun memasukkan'adik kecil'nya yang tidak kecil sama sekali itu ke hole Chen.

"aaaakh... appo..." erang Chen sambil meremas bantal sofa.

JLEB...

"AAAAKH..." Chen berteriak karena Yeollie mendorong 'adik kecil'nya sekali hentak masuk kedalam hole milik Chen.

"hiks... appo..." air mata Chen menetes karena sakit yang teramat didalam hole nya.

"mianhae Chennie..." sesal Chanyeol sambil menghapus air mataku.

"move Yeollie..." perintah Chen.

Chanyeol pun menuruti perintah Chen, Chanyeol menggerakan keluar masuk 'adik kecil'nya di hole Chen.

"eeeughh... aaahh..."

Mendengar desahan Chen, Chanyeol pun bersemangat hingga tanpa sadar kepala 'adik kecil'nya menyentuh prostat milik Chen.

"aaaahh... yes... yeollie... there... aaahhh..."

"so tight your hole Chennie eeugh..."

"aaah... i~hh... want... come~hh Yeollie~hh.."

"together baby..."

"AAAHHHH..." desah keduanya merasakan climax mereka.

"gumawo Chennie..." kata Chanyeol sambil mengecup pipi Chen.

-FLASHBACK END-

"OOOOO..." koor para uke minus Chen.

"ternyata Chen kita sudah ternodai oleh Dobi mesum itu..." kata Xiumin sambil memeluk Chen.

"semenjak itu aku sering dihajar kalau dia ada waktu hyung huwe..." rengek Chen.

"kau masih mending hyung daripada aku..." kata Kai.

"memang kau kenapa Kai?" tanya Lay.

"aku..."

.

.

.

TBC

-_- maafin Yun ya nge-postnya kelamaan

Lagi kehabisan ide hehehehe

xDD #ketawa tanpa dosa