Yo minna~
Flaesy bawakan chap 4 You Are My Prince .. gomenna kalau chap ini hancur atau apalah TT_TT ,
pokoknya .. hiks TT-TT , yah begitulah...
semoga chap 4 ini bisa menghibur para readers sekalian ^-^... langsung saja. chap 4 You are My Prince~ ^^
Disclaimer: Kamichama Karin © Koge Donbo
Story: You are My Prince © Flaesy Kujyou
Rated: T
Genre: Romance
Pairing: KazuRin
Peringatan : Ancur, Gaje, OOC, de es be.
~Selamat Membaca~
.
.
~ You are My Prince ~
Sudah hampir 1 minggu ini, Miyon dan Kazune bersama, itu membuat Karin kesal dan cemburu. Entah bagaimana bisa mereka berdua terus bersama seperti pasangan kekasih, padahal mereka baru saja mengenal.
Karin terus mengikuti mereka, sampai pada akhirnya dia lelah. Dia sudah menyerah untuk mengelak bahwa Kazune dan Miyon telah berpacaran.
Inilah karma yang didapat oleh Karin karena tidak menyadari perasaannya sebelumnya. Sebenarnya sejak dulu dia merasa nyaman dan tak mau jauh dari Kazune, tapi Karin tidak pernah memikirkan bahwa perasaannya itu seperti rasa cinta.
Karin menghela nafas. Kini dia berada dikelas. Sendiri, tanpa Kazune maupun Miyon. "Menyebalkan," gumam Karin sambil meletakkan kepalanya dimeja.
"Kaaaarriiin-chan!" panggil seseorang yang kini tak ingin Karin temui. Yang tak lain adalah Miyon.
Dengan berat hati Karin mengangkat kepalanya yang sudah sedikit nyaman dimeja. "Ada apa?" tanya Karin dengan ekspresi kesal dan datar.
Miyon yang sudah berada disamping Karin pun meloncat-loncat kegirangan. "Ne.. aku sedang bahagiaaa," ucap Miyon tanpa menghentikan loncatannya.
Karin menatap wajah Miyon yang bahagia itu. "Ya, aku sudah mengetahuinya dari wajahmu" ucap Karin.
"Ah? Benarkah?" tanya Miyon sambil memegang kedua pipinya.
"Hn... lalu kenapa?" tanya Karin to the point.
"Begini.. tadi Kazune—" ucapan Miyon dipotong oleh Karin.
"Ah! Aku harus ke toilet," ucap Karin cepat sambil meninggalkan Miyon yang bertanya-tanya tentang Karin.
Karin kesal saat Miyon mengatakan 'Kazune' . Karin yakin Miyon akan mengatakan tentang kebersamaannya dengan Kazune.
Jika dipikir-pikir, sebelumnya Karin juga melakukan hal yang sama. Karin selalu menceritakan kebersamaannya dengan Jin tanpa mempedulikan perasaan Kazune. perasaan Kazune yang sudah lama bersama Karin.
"Karin"panggil seseorang.
Karin berbalik untuk mengetahui siapa yang telah memanggil namanya dan dia melihat Jin sedang melambai-lambaikan tangannya.
"Jin-kun?"
Jin tersenyum, tapi senyuman itu memudar saat melihat ekspresi Karin. "Ada apa?"
Karin mengalihkan pandangannya. "Bukan masalah serius,"
"Bagaimana kalau kita bercerita di Taman Belakang?"
.
.
.
Karin duduk dibawah pohon sakura, sedangkan Jin hanya berdiri sambil menyenderkan pundaknya dipohon sakura.
Beberapa menit hanya kesunyian yang meyelimuti mereka. Tak ada yang ingin mengatakan apapun, sampai pada akhirnya Karin membuka pembicaraan.
"Jin-kun, apakah salah jika aku cemburu?"tanya Karin.
Jin yang sedari tadi sedang asyik memandangi langit pun mengalihkan pandangannya pada Karin. "Cemburu? Tentu saja tidak!" ucap Jin sambil tersenyum.
"Kau cemburu pada Kazune?" tanya Jin.
Karin diam tak ingin menjawab atau lebih tepatnya tidak tahu harus menjawab apa.
"Perasaan itu memang rumit," ucap Jin.
Karin menatap Jin. "Sangatlah rumit sampai kau tak tahu yang mana perasaan yang nyata," ucap Jin sambil tersenyum kearah Karin.
Karin mengalihkan pandangannya kedepan. 'Perasaan nyata?'. Karin menghela nafas.
Jin mengelus kepala Karin dengan pelan. "Aku yakin masalahmu akan segera selesai," ucap Jin sambil tersenyum. "Baiklah, sepertinya aku harus pergi. bye"ucap Jin sambil berjalan menjauhi Karin yang masih tetap duduk.
Karin menunduk. Serumit inikah perasaan?. Sebelumnya Kazune terus memarahi Karin karena perasaan yang tiba-tiba muncul saat melihat laki-laki tampan dan keren. Kazune terus mengatakan itu hanyalah perasaan kagum dan sejenisnya. Tapi Karin sama sekali tak mendengarkannya.
Perasaan yang nyata? Perasaan yang nyata yang selalu Karin lupakan, yang kini Karin pilih. Ya, benar. Perasaan nyata. Tapi, apakah Kazune akan menerimanya? Bukankah Kazune sudah memiliki Miyon?.
"Hiks.." air mata Karin mulai menetes dari mata emeraldnya itu. dia tidak tahu harus mengatakan apa dan apa yang harus dilakukannya.
"Kau kenapa?"tanya seseorang.
Karin tersentak kaget dan dengan cepat dia mengusap bekas air matanya yang sudah membasahi pipinya.
Karin menatap orang yang tiba-tiba muncul itu. lagi-lagi Karin dibuat terkejut, karena orang itu adalah Kazune.
Karin langsung memalingkan wajahnya. "Kenapa kau ada disini?"tanya Karin seperti tidak menginginkan keberadaan Kazune.
"Aku hanya sedang ingin berjalan-jalan disini," ucap Kazune santai tanpa mempedulikan nada bicara Karin.
"Kenapa tidak bersama kekasihmu?" tanya Karin.
Kazune menatap bingung kearah Karin. "Kekasih?" tanya balik Kazune.
Karin menatap kesal kearah Kazune. "Jangan pura-pura! Kekasihmu itu Mi—"ucapan Karin terpotong karena ada suara melengking dari lantai 2 yang memanggil namanya dan Kazune.
"Itu mereka! Karin-chan! Kazune-kun!"panggil seseorang yang tak lain adalah Miyon.
Karin menatap ke jendela di lantai 2 yang memperlihatkan Miyon dan seorang laki-laki yang tidak dikenal oleh Karin.
"Arigatou ne! Kazune-kun! Akhirnya aku mendapakan Yuuki-kun" ucap Miyon sambil memeluk laki-laki bersurai gelap itu.
"Hn" ucap Kazune.
Karin mengalihkan pandangannya ke arah Kazune. "Dia siapa?"
Kazune menatap Karin. "Oh, dia itu teman dekatku di club. Sakurai Yuuki" ucap Kazune. "Dan.. Miyon menyukainya,"
"Ja-jadi? Selama 1 minggu ini kalian bersama.. karena?" tanya Karin.
"Karena aku membantunya untuk dekat dengan Yuuki, kau ingatkan saat aku mengatakan tidak bisa pergi bersamamu karena sudah memiliki janji dengan Miyon?"
Flashback
Pukul 11.15
Kazune sudah berada ditaman, tetapi dia tidak melihat keberadaan Miyon. Apakah Miyon ada urusan lain?. Ini sudah lewat dari jam yang dijanjikan.
Kazune kembali mengedarkan pandangannya dan menemukan Miyon sedang berjalan ke tempatnya berada.
"Gomennasai Kazune-kun,"ucap Miyon yang baru saja datang.
"Tak masalah, hal apa yang ingin kau katakan padaku?"tanya Kazune to the point.
Wajah Miyon tiba-tiba saja memerah, "Etto.."
"Apa?"
"Aku.. aku.. aku menyukai... Sakurai Yuuki!" ucap Miyon dengan wajah yang memerah.
"Lalu? Apa urusannya denganku?"
Miyon menunduk. "Ano.. maukah kau membantuku? Bukankah kau teman dekatnya di club? Aku selalu melihat kalian bersama. Aku sudah menyukainya sejak lama, tapi aku malu,"
Hening. Tak ada yang berbicara.
"Ba-bagaimana? Apakah kau mau?"tanya Miyon.
Kazune terdiam, mencerna kata-kata yang dikatakan Miyon tadi. "Hmn.. baiklah"ucap Kazune.
Dengan semangat Miyon mengangkat wajahnya agar dapat melihat wajah Kazune yang serius akan kata-katanya. Dan Miyon melihat keseriusan disana. "Arigatou ne!" pekik Miyon sambil memeluk Kazune.
Flahshback Off
"Phfft.. hahaha" Karin tertawa.
"Kenapa tertawa?" tanya Kazune bingung.
"Hahaha.. aku sudah salah paham rupanya. Hahaha...tapi, hiks.. aku senang" ucap Karin dengan air mata yang sudah menetes.
"Hei! Kenapa menangis?" tanya Kazune sambil mengusap air mata Karin.
Karin memeluk Kazune. "Aku senang kau tidak berpacaran dengan Miyon-chan,"ucap Karin.
Kazune terkejut dengan pelukan Karin. "Memang kenapa?" tanya Kazune yang belum mengerti.
Karin melepas pelukannya dan mulai memukul dada Kazune dengan pelan. "Baka! Apakah aku harus mengatakannya?! Aku menyukaimu Kazune-kun" ucap Karin dengan wajah yang memerah.
Kazune tersenyum saat mendengar perkataan Karin. "Aku juga menyukaimu," ucap Kazune sambil memeluk Karin.
"Akhirnya aku mendapatkan pangeranku,"gumam Karin dalam pelukan Kazune.
"Apa?" tanya Kazune yang ingin tahu gumaman Karin.
Karin tersenyum, "Tidak,"
"Ayolah, katakan. Jika tidak..." Kazune menggantungkan kalimatnya.
"Jika tidak?"
"Aku akan menciummu," ucap Kazune sambil menyeringai.
"Aku yakin kau tak kan ber—" ucapan Karin terhenti karena Kazune telah menutup mulut Karin dengan mulutnya.
.
.
.
FIN
Balasan Review :
Rin-chan 2930 : Arigato ne Rin-chan ^^ .. gomenna kalau Flaesy lama banget updatenya T-T , mohon reviewnya lagi ya~
Chie : Arigatou chie-chan .. benarkah seru? hwaa.. arigatou ^^ . gomenna kalau Flaesy lama updatenya, mohon review lagi ya~
Yumi Azura : betul.. betul.. betul.. Karin nggak peka #ditendang Karin# . gomenna kalau Flaesy lama update *sujud* , review lagi ne~
achan. toujou : Hwaa.. sepertinya a-chan tertipu ^w^ , gomenna kalau Flaesy lama update ya.. mohon review ya~
Okelah.. pada akhirnya Fic ini tamat juga, hahaha XD #mulut kemasukan lalat# uhuk.. uhuk.. .. gomennasai kalau akhirnya tidak memuaskan TT-TT , dan Flaesy rasa akhirnya sedikit menggantung ._.
yaudahlah, kalau ada pendapat ataupun saran untuk memperbaikinya. Flaesy akan menerimanya dan Flaesy usahakan untuk melaksanakannya ^-^
oke, Jaa~ sampai jumpa di Fic Flaesy yang lain ^-^ dan terimakasih telah membaca Fic gaje Flaesy ini ._.
