The Resurrection of Darkness

Disclaimer : Naruto Belongs Masashi Kishimooto

Genre : Adventure

Pair : Naruto x ?

Warning : Don't Like Don't Read, OOC, AU semi Canon atau sebaliknya, Dark!Naru, Smart!Naru,

Summary : Ketika Cahaya meninggalkan nya Kegelapan datang menghampirinya. Hati yang di telan kegelapan sejati membuatnya menjadi seorang yang akan bangkit .Seseorang yang bangkit dari dasar jurang kegelapan...Aku seseorang yang akan melawan takdir kejam Dunia ini!...

Note :

"ABCD" Manusia Berbicara.

'ABCD' Manusia Batin.

"ABCD" Manusia Telepati.

"ABCD" Bijuu / Kuchiose Berbicara.

'ABCD' Bijuu / Kuchiose Batin.

"ABCD" Bijuu / Kuchiose Telepati.

Special Thanks For : emilia chika, anakambigu, Ootsutsuki Rey'su, The Gembel Man, manggalairawanputra0, xthunder,, UzumakiIchie, Eka Awan372, satemuyee, ksatriabima38, Etrama Raizel, Ryuu703, Kidz-Boy, Shiromaki Uzuto, rodiyatulrofiah, Masamune Shin, Kurogane Hizashi, Jinpachi-sama, Annur Azure Fang, Loray 29 Alus, NoName, Guest, azhariarashi, baz, Jeanne Dhie Arc, mrheza26, Adhi Arisqian, Adhi Arisqian, Abd Salam, Ghost Specter, Nara sigembor, LordOfVermilion, Naruto no Ramen, Neon-BlueSapphire, adlof hitler, Kurokeshi nokami, MLPLAYER, Kds601,name, Alpin DireoZz, Ghost Specter, Your Hatersss.

Balasan Review

"Saya ucapkan terima kasih bagi para reader-san yang telah read,follow,favorite terlebih lagi yang mereview cerita gaje ini."

Adhi Arisqian : Saya usahakan semaksimal mungkin : )

Abd Salam : Nanti setelah cerita ini tamat yaa, pasti saya buat yang lain nyaa.

Ghost Specter : Arigatou, saya pun suka darknaru hehe.

manggalairawanputra0 : Iyaaa, saya usahakan agar tidak mudah down hehe,,

Nara sigembor : Tenang saja, saya usahakan lanjut terus : )

LordOfVermilion : ini sudah lanjut hehe..

: iya semangat kok, saya usahakan agar tidak terpengaruh review negatif.

Masamune Shin : Iya saya usahakan tidak hiatus, terima kasih dukungan nya : )

rodiyatulrofiah : engga lama kok insyallah hehe..

Naruto no Ramen : Arigatou! Ini sudah semangat :D

Neon-BlueSapphire : Hahaha iya Neon-BlueSapphire-san saya usahakan, arigatou dukungan nya.

Guest : Update nya diusahain 2x seminggu : )

Guest : Yup tentu saja! Hehe.

MLPLAYER : Di lihat saja nanti kedepan nya seperti apa : )

Kds601 : : Di lihat saja nanti kedepan nya seperti apa : )

name : Iya terinspirasi hehe, tentu saya tidak akan meninggalkan nya dan diusahakan update secepat mungkin.

Alpin DireoZz : Saya usahakan Alpin DireoZz-san hehe..

emilia chika : Nanti saya buatkan flashback nya emilia-san tapi sedang fokus di cerita perjalanan Naruto, nanti saya flashback ketika alur nya sedang santai, terimakasih masukan nya hehe..

Adhi Arisqian : diusahakan 2x seminggu Adhi-san : )

Jinpachi-sama : iya saya sudah banyakin, nanti jika cerita ini sudah memasuki 5 chapter keatas wordnya akan lebih dari ini hehe.

Masamune Shin : wah seperti nya itu susah hahaha.. tentu Naru nya dark kok..

Guest : Iyaa,dibaca terus yaa hehe.

Your Hatersss : Hehehe biar sedikit penasaran :D

Kurogane Hizashi : Kita lihat saja nanti akan seperti apa jadi nya hehe, di nantikan saja yaa..

" Terimakasih untuk anda yang membaca cerita gaje ini hehehe."


Di Chapter Sebelum nya.

Naruto yang melihat Zabuza pingsan pun yang mengendikkan bahu seolah tidak mau tahu apa yang telah terjadi. Kakashi yang kelelahan akibat pertarungan nya dengan Zabuza membuat Naruto menyeringai.

" Hm dasar lemah." Ujar Naruto dengan datar melihat kearah Zabuza yang sudah pingsan kehabisan Chakra. Memasukan Zabuza ke dalam dimensinya

Kakashi yang melihat Naruto turun dari pohon diikuti Shisui pun mulai bersiaga. Naruto menyadari nya langsung hilang dengan kilatan merah kehitaman muncul disamping kakashi dan memukul tengkuknya membuat Kakashi pingsan.

SHUUUT

DHUARR!


~ Chapter 4 : New Power ~

Terlihat setelah ledakan membuat lubang yang cukup besar. Pelakunya adalah Sakura,dia melemparkan beberapa kunai peledak ke Naruto. Tapi seperti nya Naruto tidak tergores sedikitpun karena dia menggunakan kemampuan nya yang sama seperti Obito Namun berbeda dimensi.

Sakura yang melihatnya sangat terkejut seharusnya Naruto sudah mengalami luka parah akibat terkena kunai peledak miliknya tapi yang mengejutkan nya adalah Naruto tidak tergores sedikitpun. Naruto pun melihat ke arah Sakura dengan datar.

SHRING!

Naruto menghilang dengan kilatan merah kehitaman dan muncul disamping Sakura dan menendangnya hingga tersungkur beberapa meter, Naruto memandangi Sakura dengan tapapan datar sembari mendekatinya dengan hawa membunuh yang kental. Tubuh Sakura bergemetar hebat melihat Naruto menghampirinya.

"Berani juga kau bocah melempar mainan seperti itu." ujar Naruto datar memandang Sakura dengan Sharinganya. Naruto menjambak rambut Sakura dengan kasar membuat Sakura tampak tidak berdaya. Seperti se ekor kelinci siap dimakan oleh predator. Sedangkan Sasuke yang melihat itu hanya tidak peduli dan lebih baik menjaga Tazuna dari pada ikut campur masalah Sakura yang mengantarkan nyawanya ke Naruto. Dia tahu bahwa Naruto lebih kuat dari Itachi.

"NII-SAN! Hentikan itu!" bentak Menma ke Naruto yang sedang menjambak rambut Sakura.

Naruto yang mendengar itu pun segera melihat ke arah Menma dengan pandangan benci. Naruto melemparkan beberapa kunai namun dapat di tangkis Menma dengan mudah. Naruto menyeringai melihat Mantan keluarganya sudah berkembang.

"Sharingan." Bisik yang melihat mata Naruto pun kesadaranya menghilang, dang terjatuh ketanah.

MINDSCAPE Menma On

Terlihat Naruto dan Menma yang sudah pingsan berada di sebuah saluran pembuangan air yang memperlihatkan sebuah jeruji besar dengan kanji bertuliskan segel. Di dalam jeruji itu terdapat makhluk rubah dengan ekor sembilan yang melambai-lambai. Ya dia adalah Bijuu dengan julukan Kyubi No Yokou.

"Grrgh mau apa kau datang kesini Ningen!?" Tanya Kyubi menggeram marah karena kesadaran Jinchuriki nya bisa ditembus dengan mudah. Ia tahu betul manusia sekaliber Madara lah yang bisa menembus kesadaran Bijuu dengan mudah.

"Hn Jadi ini wujud Kyubi." Gumamnya memperhatikan Kyubi dengan teliti.

"GRAAARGH Jawab aku Manusia rendahan!." Bentak Kyubi dengan memukul Jeriji besi tersebut.

"Kyubi kau yang sekarang hanyalah wujud gumpalan energi sementara, Cuma sebagian kecil Kekuatan yang." Ujar Naruto dengan datar.

"GRRRGH Kemari kau akan kucabik-cabik tubuh kecilmu itu!" Bentak Kyubi marah karena pernah mendengar kata-kata itu.

"Yang bisa membimbingmu yang tidak lebih dari kekuatan tak stabil dan tanpa akal budi adalah Uchiha... kalian, para Bijuu, Cuma bisa jadi hewan peliharaan milik uchiha." Ujar Naruto melanjutkan perkataanya yang sempat di potong oleh Kyubi.

"KEMARI KAU NINGEN!" Teriak Kyubi murka karena dirinya dianggap peliharaan Manusia. Dengan terus memukul dan mencakar jeruji besi namun semua itu hanya sia-sia karena segel ciptaan Minato.

"Patuhi-lah Aku!" ujar Naruto menyelesaikan perkataanya.

"Genjutsu Sharinggan." Gumam Naruto dengan mata yang tadinya hanya Sharinggan tiga tomoe berubah menjadi Fumetsu Mangekyou Sharinggan.

"Ha'i Master." ujar Kyubi yang sudah dikendalikan Genjutsu Naruto.

"aku ingin kau memaksa Chakra-mu keluar sampai batas tertentu tapi jangan sampai membunuh Menma karena aku ingin dia merasakan penderitaan khukhukhu." Perintah Naruto kepada Kyubi.

"Ha'i Master." ujar Kyubi.

Perlahan namun pasti Kyubi mengeluarkan Chakra-nya dan mengeluarkan paksa dari tubuh Menma hingga membuat Menma yang sudah tidak sadarkan diri menghancurkan apa saja didunia Nyata. Naruto pun sudah menghilang dari mindscape milik Menma.

MINDSCAPE Menma Off

Naruto yang melihat Menma mengamuk menghancurkan apa saja membuat dirinya menyeringai puas akan kendalinya mengontrol Bijuu sekelas Kyubi. Dan nampaknya Kakashi sudah sadar dari acara pingsanya karena dibangunkan Sasuke dan Tazuna. Naruto dan Shisui pun pergi meningalkan mereka dengan tekhnik mereka masing-masing.

Setelah meninggalkan team 7, Naruto dan Shisui yang sudah terus pergi sejauh mungkin dari tempat team 7 pun berhenti. Naruto mengeluarkan Zabuza Dan Haku dari dimensi miliknya.

Zabuza dan Haku yang sudah sadar melihat kearah Naruto dan Shisui dengan tatapan yang sulit diartikan. Naruto yang melihatnya hanya menyeringai puas bahwa dia setidaknya akan memiliki dua prajurit yang akan siap mati untuknya. Namun fikiran Naruto sangat salah karena Zabuza ingin memberontak dari kesepakatan yang telah mereka buat.

"Aku akan membunuhmu!" ujar Zabuza dengan niat membunuh yang pekat.

"Shisui sebaiknya kau pakai itu, karena aku melihat mereka sangat berpotensi menjadi bidak lumayan penting di rencanaku yang mendatang." Perintah Naruto ke Shisui. Shisui yang mengetahui maksud Naruto mengangguk paham.

"Haku berhati-hatilah mereka sangat berbahaya!" Perintah Zabuza tegas. Dan Haku mengangguk paham apa yang dimaksud Zabuza.

Shisui pun melesat maju dengan kecepatan kasat mata, Zabuza yang melihatnya terkejut ternyata Shisui menyerang langsung dari depan menebaskan tantonya menyebabkan Zabuza terkena serangan Shisui di bagian lengan kanan-nya.

ZRASH!

Haku yang menyadarinya membantu Zabuza dengan menarik Zabuza secara paksa kebelakang agar tidak terkena satu tebasan lagi dari Shisui. Shisui yang sudah terlatih menjadi shinobi pun membuat serangan selanjutnya.

"Katon : Hoesenka No Jutsu." Gumam Shisui menembakan beberapa peluru api ke arah mereka. Haku yang tidak sempat membuat jutsu pun hanya menyilangkan kedua tanganya didepan.

"Suiton : Suijinheki No Jutsu." Seru Zabuza menyemburkan dinding air menahan beberapa peluru api milik Shisui.

CSSSH!

Serangan yang merupakan api dan air jika saling membenturkan akan membuat asap tebal. Zabuza yang tahu ini adalah kesempatan emas mereka untuk kabur dari Shisui dan Naruto.

TAP!

"Mau kemana kalian?" ujar Shisui dengan nada dingin karena tidak suka Shinobi yang kabur dari medan petarungan. Mereka berdua-pun reflek melihat kearah Shisui namun salahnya mereka melihat bagian matanya.

"Kotoamatsukami." Bisik Shisui mengubah matanya menjadi Mangekyou Sharinggan dan menjebak mereka dalam salah satu Genjutsu terkuat di dunia shinobi.

"Akhirnya selesai juga." Gumam Shisui lega.

Naruto yang sedari tadi mengawasi rencana Shisui menjebak Zabuza dan Haku masuk kedalam Genjutsu Kotoamatsukami berhasil pun senang walaupun memakan waktu sedikit lama.

"Tekhnik yang mengerikan bukan?" tanya Naruto ambigu. Shisui pun mengangguk menandakan bahwa ia setuju pada pertanyaan Naruto.

"Ya tekhnik ini membuat ku tidak bisa menggunakan nya dalam jangka waktu satu tahun." Ujar Shisui.

"Hn berapa lama lagi mereka akan sadar?" tanya Naruto yang sudah tidak sabar menunggu mereka sadar dari genjutsu milik Shisui.

"Beberapa menit lagi." Ujarnya singkat. Setelah menunggu beberapa menit Zabuza dan Haku pun sadar dari Genjutsu Shisui memegangi kepala mereka yang sakit. Naruto melihat mereka dengan tatapan datar menunggu reaksi apa yang akan terjadi pada diri mereka.

"Ugh apa yang terjadi?" tanya Haku yang membuka pembicaraan.

"Ugh seingatku tadi kita diselamatkan Naruto-sama." Jawab Zabuza. Naruto menyeringai mendengar perkataan Zabuza.

"Ya aku tadi menyelamatkan kalian dari Hunter-nin Kirigakure." Ujar Naruto. Zabuza dan Haku yang sedari tadi hanya memikirkan apa yang terjadi pun sadar karena tidak mengetahui ada Naruto di hadapannya.

"Na-Naruto-sama!.." Ujar Haku terkejut.

"Maafkan kami yang merepotkan anda Naruto-Sama." Ujar Zabuza hormat dihadapan Naruto. Shisui senang karena rencana nya berhasil mengontrol ingatan mereka dengan ingatan yang baru.

"Ya, lain kali jangan diulangi Zabuza-san Haku-san."ujar Shisui menasehati mereka berdua dan yang dinasehati mengangguk.

Setelah Shisui menasihati mereka, Naruto yang sedari tadi diam memikirkan apa rencana selanjutnya untuk bidak barunya tersebut pun akhirnya mendapat ide dan mulai angkat bicara.

"Zabuza, Haku,kuperintahkan kalian untuk memata-matai Negara Mizu dan berikan informasi yang menarik ketika aku memanggilmu." Ujar Naruto kepada mereka. Zabuza dan Haku mengerti akan yang dimaksud master nya hanya mengangguk.

"Kalian berdua kemarilah." Ujar Naruto. Mereka yang dipanggil segera mendekat ke hadapan Naruto.

"Akan kukunci ingatan kalian agar tidak ada yan bisa mengambil informasi dengan mudah." Ujar Naruto. Sedangkan mereka mengangguk setuju. Dan dimulailah pemasangan penghalang ingatan dan segel lidah untuk membuat mereka tidak membocorkan sedikit pun informasi yang mereka dapat ketika terangkap.

"Ugh." Lenguh mereka menahan sakit dikepala mereka akibat segel ingatan yang ditempelkan Naruto. Mereka merasakan otak mereka seperti di pegang secara langsung oleh Naruto.

Naruto menyudahi pemasangan segel karena sudah selesai membuat Zabuza dan Haku terjatuh karena mereka sudah kelelahan dan tidak sanggup menahan rasa sakit yang ditimbulkan Segel tersebut. Naruto kemudian menghela nafas dia tidak menyangkan hanya memasang segel ingatan saja menghabiskan waktu 2 menit dan menguras sedikit Chakra dan Staminanya.

"Hn baiklah aku akan melanjutkan perjalanan ku menuju reruntuhan Uzushiogakure dan satu tambahan untukmu Zabuza.. Rebutlah semua pedang legendaris Kiri untukku." Ujar Naruto datar

"Ha'i Naruto-sama!" jawab Zabuza.

"Hn/ Jaa-ne Zabuza-san Haku-san" ujar Naruto dan Shisui meninggalkan mereka. Setelah kepergian mereka Zabuza dan Haku saling bertatapan dan mereka akhirnya menghilang dengan shunsin milik mereka.


SEMENTARA DI TEMPAT MENMA.

Menma yang sudah mulai berubah menjadi ekor 3 pun menghancurkan apa saja yang dilihatnya. Kakashi dan team 7 hanya bisa melawan sebisa mereka. Ketika menma menumbuhkan satu ekor lagi cahaya kehijauan pun mengingat Menma dan membuat menma yang mengamuk menghempaskan angin yang begitu kencang. Namun sepertinya menma sudah mulai membaik karena kalung Hokage pertama pemberian Tsunade berhasil menghentikan aliran Chakra Kyubi yang ingin keluar.

Kakashi yang melihatnya hanya bisa terus mengawasi Menma dari kejauhan untuk melindungi Sasuke dan Sakura dari amukan Menma yang diluar kendali. Beberapa saat kemudian Chakra Kyubi menghilang memperlihatkan Menma yang ingi terjatuh akibat tidak sadarkan diri.

GREP

"Maafkan aku Menma, aku memang guru yang tidak berguna." Gumam Kakashi menangkap Menma dan menaikan Menma ke punggungnya untuk dibawa ke rumah Tazuna. Kakashi melangkahkan kaki menghampiri Tazuna serta Teamnya.

"Kakashi-sensei apa Menma adalah monster?" Tanya Sakura to the point. Dan ditambahkan Trademark khas Sasuke.

"Maaf Tazuna-san bisa kau antar kami secepatnya ke rumah anda? Dan Sakura akan kujelaskan nanti dirumah Tazuna-san" Tanya Kakashi kepada Tazuna dan sekaligus menjawab pertanyaan salah satu muridnya.

.

.

Setelah sampai dirumah Tazuna mereka pun segera membaringkan Menma di Futton milik Tazuna. Mereka terus menunggu Menma sadar, Namun sepertinya Menma tidak akan sadar dalam waktu beberapa jam.

"Sensei apa boleh aku bertanya?" tanya Sakura. Kakashi yang mendengarnya mengangguk membolehkan Sakura bertanya.

"Anoo.. siapa sebenarnya orang berambut Merah tadi?" tanya Sakura. Dirinya merasa heran karena wajah orang tersebut mirip dengan Yondaime Hokage dan heran karena Menma memanggilnya kakak.

"Hn dia adalah Uzumaki Naruto mantan Ketua Anbu di Konoha."Potong Sasuke dengan cepat sebelum Kakashi memberikan jawaban. Dan Kakashi yang mendengarnya pun sedikit terkejut karena Sasuke tahu bahwa Naruto mantan Ketua Anbu Konoha.

"Hmm.. dari mana kau tahu itu Sasuke?" tanya Kakashi.

"Hn aku cukup dekat denganya sewaktu dia sering menginap di rumah Shisui-Nii dan dia sudah seperti Kakak bagiku, Dan dia yang telah merebut jabatan ketua Anbu dari dia." Jawab Sasuke dengan nada sendu dan berganti menjadi dingin di kata Dia

"Bisa kau ceritakan awal pertemuanmu denganya secara detail, Sasuke?" Tanya Kakashi penasaran. Kenapa Naruto lebih memilih tinggal di tempat Clan Uchiha.

"Pertama kali aku bertemu denganya di Training Ground Uchiha disaat dia sedang berlatih tanding dengan Shisui-Nii dan mengalahkanya dalam duel tersebut dan aku mulai kagum akan dirinya yang bisa mengalahkan prodigy Clan Uchiha dengan Mudah. Namun dia menyadari keberadaan ku yang sedang mengintip mereka berlatih, Naruto-Nii sangat baik padaku dan waktu terus berlalu aku sering mendatangi tempat latihan Naruto-Nii, dan tanpa kuduga dia adalah Ketua Anbu karena aku melihat dari topengnya. Aku yang melihat topeng Anbu nya teringat bahwa aku pernah diselamatkan olehnya dari Babi liar yang mengamuk.. Naruto-Nii juga sering berpartner dengan Shisui-Nii dan 'dia'..." Cerita Sasuke Panjang lebar dengan diakhiri meminum air karena merasa haus karena bercerita cukup panjang.

Kakashi terdiam memikirkan hubungan Naruto dan Sasuke cukup baik dan tergolong masuk akal. Namun yang Kakashi bingungkan adalah dari mana Naruto mempunyai Sharingan. Kakashi menduga bahwa Naruto mengambil mata salah satu anggota Clan Uchiha akan tetapi Kakashi membuang fikiran buruk nya tentang Naruto.

"Baiklah akan kuceritakan tentang Naruto kalian dengarkan lah baik-baik." Ujar Kakashi mulai serius.

"Baiklah Nama lengkap aslinya adalah Namikaze Uzumaki Naruto, dia adalah putra pertama dari Yondaime Hokage dan Kakak dari Menma.. Dirinya merebut kursi jabatan Ketua ANBU Konoha dengan cara meminta pertandingan merebut Kursi Ketua ANBU yang diawasi secara langsung oleh Sandaime dan Yondaime Hokage serta tetua Konoha dan dua sanin legendaris secara langsung.. yang kuketahui tentangnya sewaktu menjadi anbu dia melaksanakan 9 rank SS dengan sempurna, 24 rank S tanpa kegagalan, 27 rank A 100% berhasil dengan sempurna... dan tidak pernah menjalankan misi rank A ke bawah, dan juga tidak pernah mengikuti akademi ninja.. dirinya sangat misterius ada kemungkinan dia dilatih langsung Yondaime Hokage secara khusus namun dibantah denganya." Ujar Kakashi panjang lebar dan sedikit berbohong diakhir cerita karena tidak ingin membeberkan rahasia yang terjadi pada keluarga Hokage yang sebenarnya walaupun Sasuke sudah tahu.

"Tapi Kenapa tadi dia menyerang kita sensei?" tanya Sakura. Membuat Kakashi berkeringat dingin karena pertanyaan Sakura. Namun karena tidak bisa membiarkan Sakura tambah penasaran Kakashi menghela nafas lalu menjawabnya. Tapi mengurungkan niat nya karena Sasuke ingin pergi keluar dari ruangan.

"Mau kemana kau Sasuke?" Tanya Kakashi kepada Sasuke yang sudah ingin keluar dari ruangan. Dan Sasuke hanya menjawab.

"Hn mencari angin." Ujar Sasuke datar. Membuat Kakashi terdiam karena muridnya yang satu ini sangat lah dingin dan bertindak seenaknya saja. Kakashi menghela nafas panjang dan membiarkan Sasuke pergi dari ruangan menyisakan Kakashi, Sakura, dan Menma yang masih belum sadar.

"Baiklah Sakura akan kujelaskan pertanyaan mu, apa kau tahu mengenai insiden pembantaian anggota Clan Namikaze tiga tahun yang lalu?" tanya Kakashi kepada Sakura yang mulai fokus lagi pada jawaban atas pertanyaan nya.

"Ya aku tahu tentang insiden itu yang membuat Konoha mengalami tekanan berat karena dua Clan ternama sudah di bantai dihari yang sama yaitu pembantaian Clan Uchiha dan Clan Namikaze. Rumor yang aku dengar seseorang membantai Clan Namikaze menjadi Missing-Nin rank S kalau tidak salah dia juga membuat team Anbu di bawahan Yondaime Hokage-sama tewas dan menyisakan satu anbu, bukan begitu Sensei?" Ujar Sakura yang mencoba mengingat insiden Clan Namikaze yang ia tahu.

"Ya kau tepat sekali Sakura, dan apa kau tahu siapa orang yang mampu membantai Clan Namikaze dalam waktu satu jam sendirian?" Tanya Kakashi ke Sakura. Sakura hanya menggelang pertanda dia tidak tahu siapa orang tersebut.

"Namikaze Uzumaki Naruto lah orang yang membantai Clan Namikaze dan dia juga yang meledakan Desa Konoha dalam sekali serang, dan juga shinobi yang membuat anbu bawahan Yondaime Hokage tewas.. dan apa kau tahu siapa anbu yang masih hidup dari pertarungan melawan Naruto?" Tanya Kakashi kepada Sakura.

"Anoo.. aku tidak tahu sensei yang jelas dia pasti kuat karena masih bisa bertahan dalam pertarungan dengan orang yang bernama Naruto itu , iya kan?" Tanya Sakura ke Kakashi dan Kakashi hanya menggelengkan kepala nya pertanda bahwa anggapan Sakura tidaklah benar.

"Kau salah anbu tersebut tidaklah kuat karena bertahan,Namun Anbu tersebut sengaja disisakan untuk memberikan ultimatum kepada Hokage-Sama Sakura." Jawab Kakashi membetulkan.

"Kenapa Sensei beranggapan kalau Anbu yang tersisa itu tidaklah kuat?.. padahal anbu tersebut adalah bawahan dari Hokage-Sama langsung." tanya Sakura heran karena Kakashi beranggapan begitu. Kakashi terdiam sebentar lalu meminum minumanya.

"Karena Anbu yang tersisa tersebut adalah Aku Sakura." Gumam Kakashi dan bisa didengarkan Sakura. Setelah mendengar jawaban Kakashi dia terkejut bukan main.

"Apa benar itu sensei?!" ujar sakura sedikit histeris. Dan Kakashi yang melihat reaksi muridnya terlalu berlebihan hanya mengusap pelan kepala Sakura lalu berujar.

"Sebaiknya kita segera ke bawah makan malam dengan keluarga Tazuna-san Sakura. Lain kali saja kita bahas ini." Ujar Kakashi dengan eye smile nya.

Kemudian mereka turun kebawah meninggalkan Menma yang masih belum sadar dari pingsanya. Dan malam hari itupun depenuhi bintangyang indah.

MINDSCAPE MENMA ON.

Didalam alam bawah sadar Menma pun sepertinya Kyubi sedang marah karena dia sekali lagi di kendali kan oleh seorang Uchiha. Kyubi sedari selesainya dia lepas dari kendali Genjutsu hanya mengumpatkan kata-kata akan membunuh uchiha dan akan membunuh Naruto. Menma yang mendengar nya pun sadar dari acara lamunan nya mengenai pertemuan yang tidak sengaja dengan kakaknya.

Menma pun terbangun dan dia kelihatanya dia sedikit ketakutan karena baru pertama kali melihat Bijuu nya sendiri, Kyubi melihat Menma sudah sadar memukul Jeruji besi membuat Menma terkaget.

BRAK!

"Kemari Kau manusia rendahan." Ujar Kyubi menggeram marah dengan Menma dan memperlihatkan mata mengerikan miliknya kearah Menma.

"K..kau Kyu..Kyubi?" Ujar Menma dengan nada terbata-bata karena takut baru pertama kali melihat wujud asli Bijuu dari dekat.

"Grrgh YA Aku Adalah Kyubi No Yokou Bijuu terkuat dari semua Bijuu! Apa kau TAKUT!." ujar Kyubi dengan sombong kearah Menma dengan memberikan hawa intimidasi dengan menekan kata takut diakhir perkataan nya.

Menma terdiam mendengarkanya kenapa Monster ini begitu sombong karena kekuatan dan gelarnya. Namun Menma menatap tajam kearah Kyubi dan sepertinya Menma sedang berfikir keras dia merutuki otak bodoh nya tidak seperti ayahnya dan kakaknya yang dikaruniai otak yang cerdas. Setelah lama berfikir akhirnya Menma mendapatkan ide membalas perkataan Kyubi.

"Kau tinggal didiri ku kan?.. jika benar kau tinggal didiriku maka kau harus membayar dengan Chakra milikmu jika terjadi sesuatu padaku." Tanya Menma sekaligus memerintah ke Kyubi.

"GRAAGH kau kira kau siapa!? beraninya kau memerintahku Bijuu terkuat!." Raung Kyubi marah karena tidak suka di perintah oleh Manusia rendahan seperti Menma.

"Jika kau tidak menuruti permintaan ku seperti yang dibilang oleh Tou-san ku jika aku mati kau pun mati juga." Ucapan Menma membuat Kyubi bungkam karena itulah faktanya. Kyubi yang mendengarnya pun hanya menatap Tajam Menma.

"Grrr Apa kau ingin-ku cabik-cabik Ningen." ujar Kyubi dengan geram karena perkataan Menma.

"Kau tidak akan bisa membunuh ku Kyubi karena semasih adanya segel ini kau tidak akan bisa menyakiti siapapun termasuk aku!" ujar Menma dengan tegas. Perlahan namun pasti pandangan Menma mulai menggelap itu berarti dia akan sadar sebentar lagi.

'Semua Manusia sama saja.. Selalu menganggap kami para Bijuu sebagai peliharaan mereka!.. kakek tua sepertinya tidak akan ada yang bisa sejalan dengan pengajaran mu kheh!.' Batin Kyubi menutup matanya untuk kembali tidur.

MINDSCAPE MENMA OFF.

Menma membuka matanya hal yang pertama kali ia lihat adalah atap rumah berwarna cokelat terang dia menggerakan tubuhnya namun sepertinya tubuhnya tidak bisa digerakkan karena ada beberapa uratnya yang putus. Menma pun menyerah karena sekuat apapun dia mencoba bangun dirinya merasakan sakit yang luar biasa. Leih baik hari ini dia beristirahat sejenak, Menma kefikiran tengtang pertemuanya dengan kakaknya yang luar biasa kuat itu, Namun beberapa menit kemudia Menma tertidur pulas karena kelelahan.

With Naruto..

Puing-puing reruntuhan desa Uzushiogakure dengan pemandangan indah walauun desa itu sudah rata dengan tanah dan sudah dihapus dari peta dunia shinobi, Naruto yang melihat desa tempat Clan aslinya yang sudah hancur diserang aliansi shinobi dan di selamatkan oleh celah waktu dari kakeknya Uchiha Madara dengan menurunkan dua meteor yang besar untuk mengulur waktu menyelamatkan beberapa anggota dari Clan Uzumaki melarikan diri ke berbagai penjuru dunia. Dia seperti dirumah sendiri ketika sampai di desa ini.

Tidak sulit bagi Naruto untuk menemukan desa ini karena hanya EMS sampai tahap Doujutsu Rinnegan lah yang bisa menenemukan kekkai dan genjutsu tingkat tinggi milik Sandaime Uzu yang menyembunyikan desa ini agar ilmu pengetahuanya serta berbagai jutsu dan fuinjutsu tidak diambil oleh dunia luar ketika desa ini hancur. Kemudian Naruto dan Shisui mulai berjalan ke arah lambang Uzumaki yang sangat besar. Tujuan Naruto datang ke Uzushio untuk mengambil semua gulungan Jutsu yang tertinggal di Uzu serta Naruto diberi tahu bahwa kata kakeknya disini terdapat dua pedang terkuat di zaman nya dulu. Disegel dengan darah uzumaki dan memilih langsung pemiliknya karena terdapat sesuatu yang mengisi pedang tersebut.

"Kagebunshin No Jutsu." Gumam Naruto menciptakan seribu cloning dirinya dan mulai menyebar ke berbagai penjuru desa untuk mencari pedang dan Scrol Jutsu apapun yang tersisa di desa ini.

Kemudian Naruto yang asli bersama Shisui ikut mencari juga. Setelah beberapa jam Naruto mencari, akhirnya membuahkan hasil yang cukup bagus karena sudah banyak Scrol Jutsu tingkat tinggi dan sangat langka. Tapi satu yang disayangkan Naruto belum juga mendapatkan Pedang legenda tersebut.

"Naruto sebenarnya pedang macam apa yang kita cari ini?" Tanya Shisui mennghela nafas panjang karena pencarian pedang tersebut belum membuahkan hasil sedikitpun.

"Hn Pedang Legenda Masamune dan Muramasa." Jawab Naruto singkat ke Shisui. Kemudia Shisui menghela nafas karena Naruto tidak spesifik dalam menjawab pertanyaan nya.

"Huft ceritakan lah tentang pedang itu karena aku bosan dengan suasana yang sunyi ini!" Ujar Shisui marah-marah kepada Naruto yang sedari tadi memainkan Api ditanganya. Ya Naruto sekarang mampu mengendalikan semua elemen dasar dengan sangat handal.

"Hn kau sangat cerewet Shisui-Nii tapi baiklah aku akan menceritakan yang aku tahu tentang pedang ini... Jiji pernah memberi tahuku jika di Uzushiogakure ada sepasang pedang yang sangat lah melegenda.. dua pedang tersebut dinamakan Masamune dan Murmasa, pedang ini mempunyai keunikan tersendiri, seperti ada jiwa didalam pedang tersebut dan mereka akan memilih penggunanya dilihat dari kekuatan calon penggunanya.. Pedang Masamune melambangkan Kedamaian disebut juga Pedang Dewa, Namun ada juga yang bilang pedang Masamune juga memilih penggunanya dari tingginya kekuatan penggunanya.. sedangkan Pedang Muramasa melambangkan Kehancuran dan Haus akan darah ,pedang ini disebut juga pedang iblis. Namun karena mereka adalah pedang yang saling bertolak belakang jika ada pengguna Muramasa pasti ada pengguna Masamune. Jika Muramasa bangkit Masamune sudah pasti bangkit, dan aku akan membuktikan bahwa legenda itu benar atau tidak dan rencanaku aku akan mengambil Muramasa dahulu." Cerita Naruto menceritakan asal usul pedang ini dan sejarahnya yang dia ketahui.

"Hahaha Kau sungguh cerdas Naruto, apa rencana-mu setelah kau mengambil Muramasa setelah itu baru kau mengambil Masamune?" Tanya Shisui Menebak rencana Naruto.

"Hn tentu saja." Jawab Naruto singkat. Shisui mendengar jawaban Naruto hanya terkekeh pelan karena otak Naruto sangatlah cerdas.

.

Setelah mencari begitu lama Naruto terus saja mencari dan mendeteksi hawa asing namun sepertinya dia yang tidak mendapatkan apa-apa tetap terus berjuang tidak seperti Shisui yang sedari tadi hanya marah-marah tidak jelas karena pencarian mereka tidak menghasilkan apapun.

'Master! Muramasa ada disini!' Ujar Kagebunshin Naruto melalui telepati. Naruto yang mendengar laporang dari cloning nya pun menyeringai akhirnya pencarian Naruto akan terselesaikan.

'Kalian semua tetap cari Masamune hingga aku selesai mengambil Muramasa!" perintah Naruto kepada semua Cloning miliknya.

'Ha'i Master.' Jawab mereka semua serempak.

Naruto, dirinya sangat senang karena pedang impian nya akhirnya ketemu juga, Sepertinya Shisui menyadari Naruto sudah mendapatkan Kontak dari Kagebunshin nya pun menghela nafas berat karena pencarian mereka akan selesai juga. Dia ingin segera memakan Dango dan segera mandi di onsen.

Kemudian Naruto mengalihkan pandanganya kearah Shisui dan menghampiri Shisui lalu menyentuh pundaknya Shisui dan mereka menghilang dalam sekejap mata meninggalkan warna merah kehitaman.

SHRING!

Kemudian sampailah mereka didepan salah satu reruntuhan Kuil Uzumaki, Cloning Naruto yang sudah menunggu dirinya yang asli sudah datang langsung menunjukan tempat Pedang Muramasa disembunyikan. Dan Tempatnya ada di ruang bawah tanah kuil uzumaki dan mereka melihat pedang yang di pajang berwarna hitam pekat dengan aksen garis berwarna keunguan di sarung pedangnya dan pedang tersebut ada didalam sebuah peti yang seukuran dengan pedangnya.

Shisui mencoba mendekati pedang Muramasa akan tetapi Pedang Muramasa mengeluarkan auranya yang kehitaman membuat auranya memenuhi ruangan bawah tanah tersebut membuat Shisui gemetaran akibat aura kegelapan, kebencian, balas dendam keluar membuat Shisui sampai harus jatuh terduduk karena tidak sanggup menahan aura tersebut.

"Ugh!" Lenguh Shisui yang sudah menundukan kepalanya di tanah karena aura kelam tersebut membuat Shisui ingin pingsan. Akan tetapi entah kenapa aura tersebut tidak berpengaruh pada Naruto dan Naruto terlihat begitu tenang dan melihat Aura tersebut menyatu dan menciptakan seseorang dengan model rambut seperti Orochimaru tapi warna rambutnya sebelah kanan dengan Warna ungu gelap dan sebelah kirinya berwarna hitam pekat .Dengan pakaian khas Samurai dengan warna pada bajunya ungu dan celana khas edo nya berwarna hitam memakai sendal samurai.

"Apa Tujuan kalian kemari?" ujar dingin Samurai tersebut kepada Naruto, Shisui dan cloning Naruto. Naruto sudah mengaktifkan FMS miliknya dan dengan tatapan tajam Naruto melihat orang itu.

"Hn tujuanku datang kesini untuk mengambil pedang itu.. dan siapa kau?." Ujar Naruto dengan dingin kepada samurai tersebut. Samurai tersebut terkekeh lalu menyeringai di ikuti dengan Auranya yang sudah meledak sampai menghancurkan kuil.

"Huh sepertinya rekan mu sudah tertidur lelap akibat aura ku yang indah ini dan sepertinya kau tidak terpengaruh aura ku ya?" Tanya samurai tersebut dengan naa humoris dan mengalihkan perhatianya kepada Shisui yang sudah terkapar tidak berdaya hanya dengan Aura.

"Hn." Gumam Naruto.

"Huh Kau sungguh tidak bisa diajak bercanda ya." Ujar samurai tersebut dengan nada Konyol membuat alis Naruto naik sebelah menandakan Naruto sedang bingung.

"Kau tidak mempunyai selera humoris yang bagus Nak." Ujar Samurai tersebut dengan santai membuat perempatan urat di dahi Naruto, Namun karena emosi nya sudah dilatih oleh Madara membuat Naruto tidak punya selera Humoris sama sekali.

"Hn Siapa kau sebenarnya?" Tanya Naruto kepada Samurai tersebut. Dan pertanyaan Naruto hanya dibalas kekehan oleh Samurai tersebut membuat nya bingung.

"Baiklah akan kuperkenalkan diri ku pada mu, Nama ku adalah Muramasa." Jawab nya dengan sedikit meyeringai dan tingkah konyol berpose layaknya Samurai dengan pose tubuh seperti ingin menebas leher seseorang. Naruto melihatnya hanya menampilkan wajah dengan ekspresi bingung.

Muramasa yang melihat pemuda didepan-nya tidak ada respond sama sekali hanya murung disertai aura hitam yang mengelilinginya karena pose terbagus miliknya tidak berhasil membuat pemuda didepanya terkagum-kagum atau respond takut padanya.

"Baiklah sekarang apa alasan mu menginginkan Kekuatan ku?" Tanya Muramasa penasaran karena ada manusia yang sanggup menahan Auranya selain penciptanya nya sendiri.

"Bukankah kau sudah pasti bisa merasakan nya?" Tanya Naruto kepada Muramasa.

"Ya aku merasakan Kekuatan Kegelapan dan kegelapan yang menutupi seluruh Hati mu bahkan kekuatan mu lebih kelam dari milik ku... aku berani berkata jika kekuatan mu lebih terkutuk dari pada milikku." Jelas Muramasa merasakan kegelapan yang besar.

"Kekuatan yang aku sembunyikan ini memanglah yang terkutuk didunia Shinobi dan membuatnya bangkit dan memilihku. Karena aku sudah menjadi reinkarnasi darinya." Ujar Naruto dengan kalimat yang tidak akan dimengerti karena apa yang mereka bahas sudah lama hilang dari sejarah dan kepercayaan Dunia Shinobi.

"Hmm karena kau reinkarnasinya, Aku sudah tidak perlu meragukan kekuatan mu karena aku juga bagian dari kekuatanya yang tercipta darinya dan digunakan untuk menciptakan diriku dan si putih aku akan mengabdikan diriku dan kekuatan ini pada mu Tuan." Ujar Muramasa berlutut dengan hormat dan mengerahkan wujud pedangnya pada Naruto.

"lakukanlah kontrak denganku dan darah mu akan menjadi milik ku dan kekuatan ku akan menjadi darah mu yang akan membuat dirimu Abadi dan tidak bisa dilenyapkan." Ujar Muramasa.

Kemudian setelah Naruto memegang Pedang tersebut dan Muramasa masuk kedalam Pedang tersebut. Setelah aura Muramasa masuk Tubuh Naruto mengeluarkan darah dan darah itu dihisap oleh Pedang Muramasa. Naruto yang darahnya disedot habis. Setelah tubuh Naruto kosong tidak mempunyai darah dirinya diisi oleh aura Muramasa yang Hitam pekat dan ritual pun selesai membuat Naruto Abadi.

"Khukhukhu Muramasa Kekuatan yang mengalir ini sungguh menarik kheh" Ujar Naruto seorang diri dengan muka yang sadis memperlihatkan sifat asli Naruto keluar.

'Naruto-Sama boleh kupanggil begitu?' Telepati Muramasa kepada Naruto. ' Tentu saja.' Telepati Naruto menjawab Muramasa.

'Naruto-Sama dalam waktu setengah jam link kita akan sempurna.' Ujar Muramasa dengan nada senang membuat Naruto menyeringai mendengernya.

Beberapa menit pun sudah terlewati karena Naruto menunggu Link telepatinya sempurna dan menunggu Shisui sadar, Shisui pun yang baru sadar langsung terbatuk batuk karena sesak yang dia rasa sampai membuat dirinya menahan sedikit oksigen keluar masuk. Dia membuka mata yang dilihat pertama kali adalah bintang bintang yang berhamburan di angkasa membuat suasana di malam hari begitu indah.

Kemudian dirinya tersadar bahwa dia pingsan lumayan lama dan membuat dirinya langsung berdiri mengedarkan pandanganya tapi pandangan nya tertuju pada Naruto yang sedang berlatih menggunakan pedang Muramasa. Tunggu Muramasa? Berarti Naruto berhasil Muramasa memilihnya. Namun dari pandangan nya yang memerhatikan Naruto seperti ada yang berbeda tubuh Naruto nampak lebih berotot dan ada tato berwarna ungu yang menghiasi tubuhnya ( Seperti tato jin saat berubah menjadi devil) dan wajah Naruto nampak sedikit arogan dan sadis.

"Hn sudah sadar kau Shisui." Ujar Naruto menyapa Shisui dan nampaknya Shisui terkejut karena Naruto memanggilnya dengan nama saja tidak memanggilnya Shisui-Nii.

SHRET

Naruto menyarungkan kembali pedang Muramasa nya membuat penampilan Naruto berubah seperti semula Shisui terkejut karena melihat Naruto bisa berubah drastis seperti itu. Naruto tersenyum tipis akan reaksi Shisui karena melihatnya melepaskan mode Muramasa.

"Tidak usah seperti itu Shisui-Nii, Perubahan ku ini karena Kekuatan pedang Muramasa." Ujar Naruto yang sudah kembali seperti semula.

"Oo-ooh jadi begitu kau sempat membuatku takut Naru Hahahaha." Jawab Shisui dengan gelagapan disertai tertawa renyah.

"Hn jadi apa kita bisa ke tempat pedang Masamune Shisui-Nii ?" Tanya Naruto to the point ke Shisui lalu dia melihat ke arah Bukit teratas Uzushiogakure.

"Hmm baiklah jika itu mau mu." Jawab Shisui antusias seraya mulai berdiri menghadap Naruto.

SHRING!

Setelah Naruto menyentuh pundak Shisui mereka menghilang dengan tekhnik Naruto menyisakan kilatan Merah kehitaman.

SHRING!

Setelah Mereka Sampai di suatu tempat dengan latar reruntuhan Uzushiogakure mereka melihat Kuil dengan warna merah dan putih dan patung dewa Matahari dan Bulan dengan ke enam tanganya. Lalu mereka memasuki Kuil tersebut dengan hati-hati. Aura menghangatkan menguar dari Kuil tersebut. Mereka mengedarkan pandanganya ke semua sudut Kuil itu. Dan akhirnya mereka menemukan sesuatu yang menarik didalam kaca ada sebuah pedang berwarna Putih dengan Corak Emas.

Shisui melihat ke Naruto lalu memberikan isyarat gelengan kepala pertanda dia tidak mau mendekati pedang tersebut Naruto mengangguk menyetujui Shisui, Naruto menghela nafas rasa hasrat miliknya untuk memiliki Pedang Masamune sangatlah besar karena dia tipe Shinobi yang menginginkan Kekuatan lebih walaupu dirinya yang sekarang sanggup meratakan satu desa jika dia mau. Diri nya berbeda dengan obito dia tidak akan terburu-buru dalam rencana nya.

'Naruto-Sama gunakan diriku untuk memancing si putih keluar.' Saran Muramasa

CLINGG

Suara pedang yang dikeluarkan dari sarungnya memecahkan suanasa ruangan yang hening. Tangan Naruto menggenggam erat Muramasa dan mulai mengeluarkan Aura gelapnya. Naruto melihat kearah Shisui memberi kode untuk menunggu diluar, Shisui mengangguk setuju karena tidak tahan akan Aura yang kental saling mencoba mendominasi satu sama lain.

"Kenapa kau bisa bangkit kembali Hitam?" Tanya pedang tersebut yang mulai menampakan seorang Pria dengan pakaian sama dengan milik Muramasa namun berbeda warna. Jika Muramasa Ungu dan Hitam milik Masamune Cokelat dan Putih keemasan dengan rambut menutupi mata sebelah kiri berwarna Putih.

Aura Hitam gelap keluar dari pedang muramasa menampilkan Muramasa dengan ekspresi datar menatap Masamune dengan mengeluarkan Aura yang sudah mendominasi hitam dan putih.

"Bukankah tidak sopan jika kau tidak menghormati terlebih dahulu tuan mu yang sudah kembali dari eksitensi yang pernah dilupakan di dunia ini?" Tanya Muramas ambigu. Masamune masih mengangkat sebelah alisya karena tidak mengerti maksud Rival nya.

"Huh otak kerdil dia ini reinkarnasi dari inti kekuatan kita!" Bentak Muramasa disertai urat-urat di dahinya karena merasa rivalnya sangatlah bodoh karena tidak mengingat tuanya.

"Apa maksudmu dengan otak kerdil hah! Baka Kuro!" balas Masamune tidak kalah sengit dari Muramasa.

"Tentu saja kau shiro idiot!" ejek Muramasa dengat sengit karena merasa direndahkan oleh Masamune.

Dan pertikaian konyol adu mulut terus berlanjut membuat Naruto bosan menunggu pertikaian itu selesai. Namun Naruto tidak sabar lagi dengan aksi kekanak-kanakan mereka segera mengeluarkan Aura hitam membuat temperatur disuasana itu dingin dan retak akibat ulah Naruto.

"Apa kalian sudah selesai?" Tanya Naruto dengan nada dingin. Mereka yang melihatnya segera sadar dan mengalihkan pandanganya ke arah Naruto yang sedang menahan kesalnya. Masamune yang tidak tahu siapa sebenarnya Naruto hanya waspada karena yang sudah membangkitkan Muramasa pasti kegelapanya dan kekuatanya sudah sangatlah besar.

Karena Naruto tidak mau berlama-lama disini dan ingin segera melanjutkan perjalananya ke desa terdekat untuk istirahat langsung mengaktifkan FMS nya dan menatap Masamune dengan datar.

"Mugen : Atzui." Bisik Naruto

Masamune yang tidak sadar akan rencana Naruto langsung terjebak Genjutsu Naruto. Naruto memperlihatkan semua Ingatan tengtang kehidupanya hingga sekarang hanya dalam kurun waktu satu menit Masamune sadar.

"Maafkan hamba yang lancang ini Master." Ujar hormat Masamune, Muramasa melihat itupun tersenyum tipis karena rencana Masternya berhasil dengan baik.

"Jika engkau izinkan hamba akan memulai ritual sebenarnya dan Susunan nya sama sewaktu Master bergabung dengan Kuro... Namun yang akan ku miliki bukan darah Master tapi Jiwa Master." Ujar Masamune dengan sopan.

"Cepatlah aku sudah tidak mempunyai banyak waktu dan tolong panggil aku seperti Muramasa memanggilku." Jawab Naruto sedikit risih dengan panggilan Masamune

Setelah menyiapkan ritualnya Masamune dan Naruto memulai penggabungan seperti Naruto dengan Muramasa Namun ritual Masamune lebih rumit lagi dari Muramasa.

"Bersiaplah Naruto-Sama." Ujar Masamune memperingati Naruto. Dan dijawab dengan anggukan singkat.

SHINGGGG!

Cahaya Putih disertai auranya meledak menciptakan kawah yang sangat besar. Shisui yang diluar kuil pun bersiaga takut akan terjadi hal yang di luar nalarnya lagi. Setelah aura putih mengecil Shisui segera menghampiri asal aura tersebut. Setelah sampai dia melihat Naruto dengan keadaan bertelanjang dada dengan mata berubah warna dari Hitam legam milik uchiha sekarang berwarna abu-abu gelap.

Setelah memperhatikan sedikit lama Shisui tersenyum tipis sepertinya ini perubahan dari wujud Masamune yang sudah dikendalikan Naruto. Shisui sangat penasaran dengan api putih yang berkibar di dekat Naruto tidak seperti Ameterasu api ini sungguh membuat Shisui merinding.

SHRING

Naruto menendang Shisui hingga terlempar sangat jauh membuat Shisui kesakitan dan sedikit merasakan retakan pada tulangnya. Shisui sudah mengaktivkan MS melihat Naruto seperti diluar kendali. Shisui berdiri mengeluarkan Tanto nya dengan melapisi Chakra Api. Naruto sedikit menyeringai melihat Shisui memasuki mode sangat serius dia menghilang dengan meninggalkan kilatan Kehitaman dengan sedikit merah.

"Masamune No Ken : Hi No Masamune." Bisik Naruto.

Setelah mengucapkan jutsu nya keluar lah Api Putih dari sabetan Pedang Masamune, Shisui yang sudah mengaktifkan MS terkejut atas kecepatan Naruto yang tidak bisa dibaca matanya dan setelah jutsu Naruto melaju kearahnya dengan kecepatan tinggi Shisui yang belum siap hanya bisa membelalakan matanya.

DHUARR!

Setelah Shisui terkena jutsu Naruto terciptalah Ledakan yang besar dan membuat ledakan api putih milik Naruto disegala penjuru tempat dan menghanguskan apa saja yang ada. Asap mulai menipis menampilkan Shisui yang dilindungi Monster Hijau diselimuti ameterasu dan api putih yang mulai melahap ameterasu serta mosnter hijau tersebut akibat api putih Naruto.

"Hosh... hosh.. jika tidak menggunakan Susano'o aku pasti mati terbakar api itu." Gumam Shisui melihat takut api putih tersebut yang sudah mengikis pertahanan Susano'o nya.

"Hei Naruto! Sadarlah!" Teriak Shisui.

Ucapan Shisui tidak digubris Naruto, Kemudian Naruto menyiapkan kuda-kuda ingin menyerang dengan pedangnya lalu keluarlah Aura Putih dari pedangnya. Shisui yang kelelahan karena membangkitkan Susano'o melihat Naruto siap menyerang segera merangkai handseal Jutsu nya. Naruto melesat dengan cepat karena tidak ingin sampai Shisui mengeluarkan Jutsu nya.

"Katon : Hosenka No Jutsu." Seru Shisui mengeluarkan api dengan bentuk burung phoenix dengan ukuran yang sangat besar.

"Masamune No Ken : Hi No Masamune." Bisik Naruto mengeluarkan Jutsu yang sama seperti sebelumnya.

DHUARR!

Jutsu milik Shisui dan milik Naruto berbenturan dan menghasilkan asap api yang menyebar disekitarnya, Namun berbeda dengan Api milik Shisui, Api Naruto membelah api Shisui dan tetap melesat ke arah Shisui. Shisui membelalakan matanya terkejut karena tidak bisa menghindar dari Jutsu milik Naruto.

BLARR!

Api Putih menghantam Susano'o Shisui dan mengikis sebagian besar tubuh bagian depan Susano'o. Shisui yang melihatnya segera menonaktifkan Susano'o dan menjauh dari api putih Naruto.

"Hosh.. hosh.. si.. sial aku sudah tidak kuat lagi." Ujarnya dengan terbata-bata karena kelelahan.

TAP!

Naruto kini sudah di depan Shisui dengan jarak tujuh meter yang menyisakan mereka. Shisui terjatuh karena kehabisan Stamina dan melihat Naruto dengan mata yang memburam.

GREB

Namun sebelum Shisui menyentuh tanah Naruto menangkap tubuh Shisui dan menggendongnya, dan melihat Shisui masih setengah sadar.

"Hn maaf tadi aku hanya mencoba kekuatan baru ku Nii-san." Ujar Naruto santai. Shisui yang kesal karena ucapan Naruto pun tidak bisa apa-apa karena kondisi nya yang lemah.

"Da-dasar.. Idiot ka-u terlalu berlebih.. an." Gumamnya.

Naruto yang mendengar ucapan Shisui hanya terkekeh pelan lalu menghilang dengan tekhnik nya meninggalkan kehancuran di wilayah salah satu Kuil Uzumaki dengan suasana tenang seperti sesaat mereka datang ke desa legendaris ini.

Other Place..

Seseorang pria bersurai Orange dengan mata ungu menyala dengan jubah hitam serta aksen awan merah sedang menikmati setiap tetes hujan yang jatuh. Dia melihat ke langit yang di tutupi awan gelap beserta gemuruh petir berkali-kali.

Dibelakang pria tersebut munculah lubang vorteks lalu mengeluarkan sesuatu dari lubang tersebut seseorang berambut hitam dengan wajah yang ditutupi Topeng orange dengan satu lubang mata untuk melihat. Dia menatap pria berambut orange yang sedang diguyur hujan tersebut lalu datanglah seorang wanita cantik dengan rambut sebahu berwarna biru dengan jubah yang sama seperti jubah pria orange.

"Ada gerangan apa hingga kau mau jauh-jauh datang ke sini?" Tanya Wanita tersebut kepada pria bertopeng.

"Mulai saat ini Akatsuki harus mulai bergerak secara perlahan." Ujar Pria bertopeng singkat.

Pria dengan iris mata berwarna ungu memejamkan matanya mengangguk setuju. Dia bangkit dari acara duduknya diatas Pipa besar tersebut dan melihat ke arah pria bertopeng dengan tatapan datar.

"Baiklah akan kumulai pergerakan kecil-kecilan." Ujarnya singkat.

"Sebaiknya kalian siapkan dua jubah untuk mereka yang akan bergabung sebentar lagi." Ujarnya memberi perintah kepada Mereka.

"Bukankah terlalu cepat mereka bergabung? tidak sesuai dari perkataan mu." Tanya wanita tersebut. Pria bertopeng tidak menjawab pertanyaan dan hanya memberikan kekehan nya. lalu terhisap lubang vorteks sebelum meninggalkan mereka dia berujar sesuatu.

"Nantikan saja kedatanganya dan sambut dia dengan baik." Ujar nya sebelum pergi sepenuhnya meninggalkan mereka berdua yang masih menatap kepergia pria bertopeng tersebut.

"Apa rencana mu sekarang?" tanya wanita itu.

"Akan kukirim mereka semua untuk memata-matai semua Jinchuriki yang tersebar, dan mengumpulkan dana sebanyak-banyak nya." Jawab Pria tersebut dengan melihat Hujan yang bertambah deras.

"langit ini selalu menangis. sama seperti diriku yang dulu..." ujar nya. Dan wanita tersebut hanya menyimak kata-kata yang terlontarkan dari pria tersebut.

.

.

.

.

~To Be Continue~


"Masamune No Ken : Hi No Masamune." = tekhnik salah satu kekuatan dari pedang dari Masamune dengan elemen api. Dan Api tersebut tidak akan padam jika tidak dihilangkan dengan keinginan pemiliknya.

Author : Yuhuuuuu, akhirnya publish lagi ahahahaha, maaf kan hamba yang membuat para reader-san menunggu atau tidak menunggu sama sekali tapi ini sudah sesuai jadwal yang saya buat kok. Sudah sedikit terungkap jika identitas kekuatan Naruto diepisode ini… dimohon untuk review yang banyak minna, author ini membutuhkan review yang banyak hehehe.

~Author menerima saran dan masukan yang dapat mengembangkan cerita ini hehehe~

See you next chapter