Untuk menemani Malam Minggu-nya para JOMBLO(maap, CAPS LOCK kepencet)*emang situ bukan jomblo?*, maka Shin persembahkan o(^_^)o

~XXX~

The Real Love Chapter : 4

Chapter : 4/6

Disclaimer: NARUTO © MASASHI KISHIMOTO

Pairing:Hyuuga Hinata & Uzumaki Naruto

Rate:T

Genre:Romance,Friendship,Family,Humor(sedikit)

Warning inside…AU,Typo,OOC,Alur Maju-Mundur,akhir maksa,DLL,DSB,DST,ETC…BLA…BLA…BLA…

Story original by=me,Shinji ShiShi Ri

Happy reading minna….o(^_^)o

~XXX~

Srsssh...

Dingin...ya, dingin, hanya itu yang bisa aku rasakan. Mungikn itu adalah pengaruh mandi malam-malam

"Hinata-nee, mandinya masih lama nggak? Mau pipis nih..."Teriak Hanabi. Tadi bukannya dia tadi sudah tidur?

"I-iya, sebentar lagi. Tunggu ya, Neechan sedang mengeringkan tubuh..."Jawabku dari dalam toilet

"Halah, kelamaan, mengeringkan tubuh atau memikirkan Naruto-senpai?"

"He-eh? A-ano...etto..."Dia tahu apa yang aku pikirkan "Iya neechan keluar sekarang..."Sambungku

Sreettt...

"Gitu dong dari tadi. Tungguin ya, Hinata-nee, aku takut nih..."Kata Hanabi

"Kenapa nggak minta tungguin Konohamaru?"Tanyaku,mencoba membalas kejahilannya tadi

"Konohamaru sudah tidur, sekarang 'kan sudah jam duabelas malam...Week..."Jawabnya sambil menjulurkan lidah

"Hhh~ terserah kau, ya sudah...cepatlah,neechan mulai kedinginan dan mengantuk"Jawabku. Dan aku baru sadar kalau aku hanya berbalut handuk tipis, apalagi ini sudah malam, dan kulitku tidak tahan kena dingin

"Iya...iya, tunggu sebentar ya, Hinata-nee"Kata Hanabi sambil memasuki toilet

~XXX~

"Hinata!"Tou-san...kenapa pagi-pagi begini sih?

"Nee, Tou-san, nan desuka?"Tanyaku sambil menuruni tangga

"Apa ini?"Tanya tou-san yang sukses membuat ku membuka mataku lebar-lebar

Ya...itu foto yang entah diambil oleh siapa, foto saat aku, Menma, dan Naruto saat belajar bersama kemarin

"Jelaskan pada tou-san!"Kata tou-san lagi "Apa maksudnya ini?Kapan kau kerumah bocah itu?"Sambungnya

"Naruto-kun bukan bocah!"Bantahku yang tidak sudi kalau orang yang aku sukai di ejek oleh ayahku sendiri

"Apapun katamu, kapan kau kerumahnya?"Tanya tousan

"Euu...itu..."Aku mencoba mencari alasan

"Dan apa yang kau lakukan disana?"Tanya tou-san lagi

"Itu baru terjadi kemarin...tapi aku kesana hanya untuk belajar sejarah untuk ujian nanti"Jawabku, hanya itu yang bisa aku katakan pada tou-san sekarang

"Belajar ya...kalau begiu, mulai besok, kau tidak boleh keluar rumah setelah sepulang sekolah, dan kau akan di jemput oleh pengawal tou-san, jadi tidak ada alasan untuk kau ke rumah bocah aneh itu. Sekarang masuk ke kamarmu!"Kata tou-san "Neji, Bawa Hinata kekamarnya!"Sambung tou-san, dan dalam sekejap, Neji-nii sudah ada di samping kanannya

"Baik, tou-san"Jawab Neji-nii

~XXX~

"Neji-nii..."Panggilku pada Neji-nii yang berjalan di depanku

"Hn, ada apa Hinata?"Tanya Neji-nii

"Ano...apa neji-nii setuju kalau aku menjadi kekasih Naruto-kun?"Tanyaku. Wajahku memanas, aku rasa wajahku memerah

"Hn, Naruto...kurasa itu bagus"Kata Neji-nii yang lalu menghentikan langkah kakinya

"Benarkah?"Tanyaku

"Ya...aku bahkan sangat mendukungmu"Kata Neji-nii

"Benarkan?"Tanyaku lagi "Neji-nii sedang apasih,nampaknya serius sekali memperhatikan Aqua, handphone-mu itu?"tanyaku penasaran "Sedang BBM-an sama Ten Ten-senpai ya?"Sambung ku

"Enak aja, BB-nya Ten Ten off tauk..."Bantahnya

"Jadi,sama siapa?"Tanyaku

"Calon adik iparku..."Jawabnya dengan nada penuh kebanggaan sambil memasuki kamarku

"Eh?Konohamaru?"Tanyaku, makin penasaran

"Bukan, tapi Naruto"Jawabnya santai

"Eh?Memang siapa yang mau menukahi Naruto-kun?"Tanyaku. Terkejut

"Bukannya kau menyukainya?"Tanya Neji-nii

"I-iya sih, Tapi kan...tou-san tidak mengizinkan aku dekat dengan Naruto-kun"Jawabku

"Aku jamin kau pasti akan mendapatkannya cepat atau lambat..."Kata Neji-nii dengan penuh kepastian

"Musahil. It's imposible"Jawabku

"Pasti bisa...tidak ada yang tidak mungkin. Satu-satunya hal yang tidak mungkin adalah ketidak mungkinan"Kata Neji-nii, kata-katanya memang bisa membangkitkan semangatku

"Neji-nii dapat kalimat terakhr tadi dari mana?"Tanyaku

"Dari kartun unik 'pineas en ferb', itu loh, kartun yang sering di tonton anak-anak jaman sekarang..."Jawabnya dengan wajah berseri-seri

"Ooh, begitunya. Tapi..apa mungkin aku dan Naruto-kun..."

"Pasti bisa..."Potong Neji-nii "Aku yang jamin, kalau kau tidak menikah dengannya, kau boleh bunuh aku. Tapi kalau kau menikah degannya, Aku yang akan membunuhmu"Sambungnya kemudian

"He-eh, Kenapa aku harus berkorban nyawa juga?!"

"Bercanda...aku keluar dulu ya, sebaiknya kau belajar dulu. Nanti kalau nilaimu bagus, aku beri kau pin-nya Naruto"Jawab Neji-nii sambil melangkahkan kaki meninggalkan aku

"Tidak butuh,Nanti juga aku dapat sendiri"kataku

"Ya sudah, Sampai jumpa lagi nanti, aku masih punya urusan...jaa, Hinata..."

Blaamm...

Pintu tertutup

"Jaa ne, Neji-nii"Bisik ku

Dan disinilah aku sekarang, Didepan meja belajarku dengan banyaknya tumpukan buku yang harus aku baca setiap hari, tanpa teman di sampingku, tanpa candaan, dan tanpa Naruto juga...hari-hari ku mugkin akan terasa sepi...

"Pokoknya aku harus dapat nilai bagus agar aku bisa dapat pin Naruto-kun dari Neji-nii...pokoknya aku bertekad mendapat hasil yang terbaik...GANBATTE NE, HINATA!"Teriakku mencoba menyemangati diriku sendiri...

Dan perlahan aku mulai mengambil buku, membukanya, membaca dan memahaminya, selembar demi selambar sambil berharap aku akan mendapatkan hasil yang aku impikan, begitu juga dengan hadiah yang akan aku peroleh dari Neji-nii nanti

~XXX~

Hari yang aku tunggu telah tiba, waktunya berjuang dalam ujian...

"Hinata-hime...ohayou gozaimasu"Panggil seseorang

"Ohayou Menma"Jawabku

"Sudah siap untuk ujian hari ini?"Tanyanya

"Yup...bahkan Neji-nii akan memberiku hadiah kalau aku bisa dapat nilai yang bagus"Jawabku

"Wah...wah...nanti kalau sudah dapat hadiahnya, kau mau berbagi kebahagiaan padaku kan?"Tanyanya lagi

"Kalau hadiahnya, aku yakin kau sudah punya,bahkan sudah lebih dulu dariku"Jawabku

"Memangnya apa hadiahnya?kelihatannya menarik"kata Menma

"Makanya do'a-kan aku bisa mendapatkan hasil yang baik, maka nanti kau akan tau..."Jawabku "Sebaiknya sekarang kita masuk ke kelas dan persiapkan diri untuk mengikuti ujian"Sambungku

"Hn, ayo..."

~XXX~

Ujian tengah berlangsung, sejauh ini semua baik-baik saja, dan soalnya juga tidak terlalu sulit, aku harap aku bisa dapat apa yang aku ingin, nilai yang baik. Ya...hanya itu dulu harapanku

"Waktu pengerjaan soal ujian hanya tinggal sepuluh menit lagi"Kata Kakashi-sensei mengingatkan kami "Sebelum di kumpulkan, periksalah terlebih dahulu jawaban kalian..."Sambungnya kemudian

Akpun mulai memeriksa jawabanku kembali, dan dengan penuh keyakinan, aku pun mengumpulkan lembar jawabanku di meja guru di depa kelas...

"Ujian hari pertama, sukses..."Gumamku "Pokoknya aku harus dapat nilai yang tinggi, agar aku bisa mendapatkan hadiah itu..."Aku mencoba menyemangati diri sendiri

To Be Continue...

Curhatan sang author...

Taraaaa...Chap 4 udah update...ada yang nunggu?*kayaknya nggak deh-_-*

Heuuh...jujur, Shin nggak nyangka ini akan memakan wakti semalaman, selain buku tulis FanFicnya nggak keliatan dan baru ketemu tadi dan Shin sedang sibuk menonton anime prince of tennis yang ceritanya bikin penasaran, jadi Shin agak lama baru ngerjainnya...hehe~

Mungkin ada yang agak membingungkan kenapa Neji manggil Hiashi dengan sebutan 'tou-san', itu semua karena sebenarnya Hiashi yang minta, karena Neji sudah di anggap anaknya sendiri. Terus kenapa nama HP-nya Neji itu 'Aqua', itu di karenakan nama HP Shin juga namanya 'Aqua', alasannya...Shin suka Aqua Timez...makanya namanya 'Aqua'...*nggak kreatif-_-*

Buat Hinata, sukses ya ujiannya...biar ganbatte, nih...minum mirai ocha dulu*kasih mirai ocha sisa minggu lalu* *Kemudian di bacok Naruto*

Ok lah...sampai sini dulu ya...sampai jumpa minggu depaaan...(^o^)/