DISCLAIMER : NARUTO DAN HIGHSCHOOL DXD BUKAN MILIK KU
WARNING : MUNGKIN ANEH, HANCUR, TANDA BACA TIDAK BERATURAN, DAN EYD TIDAK SESUAI
Maaf karna menelantarkan fanfic ini sangat lama, tapi percayalah dua bulan ini aku mengalami masalah yang cukup rumit
Pertama, kontrakan ku dibobol orang alias ada maling masuk kedalam kontrakan. Maling ini mengambil smartphon yang sekaligus jadi alat menulis ku. Walau pun tidak lah mahal tapi HP itu kudapatkan selama 6 bulan lamanya dengan hasil kerja keras ku.
Kedua, uang ku juga diambil habis dan sekali lagi tidak terlalu banyak. Untung ATM ku tidak diambil juga padahal pin nya juga jadi satu di ATM tersebut dan sekali lagi jumlahnya tidak terlalu banyak
Ketiga, minggu lalu uang sudah kekumpul tapi kakakku juga butuh karna aku bukang manusia yang menjunjung ego tinggi-tinggi jadi kukasih saja ( bilang saja aku ini malas debat, dari pada debat lama - lama mending kukasih saja ) dan aku harus mengumpulkan uang lagi dari awal. Dan ini adalah hari keberuntungan ku diatas kesialan yang kualami, ada teman yang meng gadai smartphon nya dengan murah selama seminggu jadi dalam waktu satu minggu ini aku akan menyeleaaikan prolog nya dan chap depan mulai perjalannya naruto sakura ... dan ...
Jadi selamat membaca minna
Dulu dia selalu ingin menjadi hokage agar penduduk desa konoha mengakuinya, menjadi hokage terkuat yang selalu ia gadang - gadangkan agar penduduk desa mengakui kekuatan pemimpinnya kelak, mengagungkan namanya, percaya bahwa dia akan melindungi sumuanya dari marabahaya yang mengancam mereka, itulah yang berada dalam benak uzumaki naruto dulu
Bocah yang berada dalam ramalan yang akan mengakhiri pertumpahan darah ditanah shinobi ini. Itulah yang diharapkan tetua katak, jiraiya dan masih banyak lagi yang percaya pada ramalan konyol itu tanpa berfikir manusia adalah mahluk yang paling serakah, egois, dan gila akan sesuatu yang menguntungkan diri sendiri
Semua yang diimpikan uzumaki pirang yang satu ini meleset dari apa yang dia harapkan dulu. Jangankan jadi hokage diakui saja tidak malah mereka menatapnya dengan pandangan takut, kenapa? Karna naruto semakin hari semakin kuat bahkan melampoi sang uchiha itu sendir, dan pada akhirnya dia dihianati oleh sahabat dan desanya
Dia sadar seberapa jauh dia berusaha tetap tidak akan merubah pikiran mereka semua, semuanya akan mengangap dia sebagai jelmaan iblis, jika diperlukan dia akan diagungkan tapi jika tidak diperlukan dia akan ditendang bagai sampah yang mengotori lingkungan
Tapi saat ini dia bertarung untuk dirinya sendiri melampiasakan semua yang berada dalam hatinya pada musuh yang sepadan
" Ayo kita mulai " Triak mereka berdua dalam mode terkuat masing - masing melesat dengan cepat memotong jarak yang ada
Whusssss... kacing...kabooooommmm
Bertemunya dua serangang yang cukup besar sampai - sampai terdengar bunyi ledakan yang menciptakan kawah lima meter sedalam satu meter. Mereka masih bertahan dalam posisi awal yang dimana hollow naruto mengayunkan zanpakutonya secara vertikal dan toneri menciptakan lima gedo dama sebesar bola kasti
" lumayan untuk manusia sepertimu yang mampu menahan serangan ku " ucap naruto sedikit memuji toneri karna bisa menahan serangan seper cepat dan kuat miliknya
" jangan samakan aku dengan manusia lemah seperti mereka " ucap sombong keluar dari mulut toneri dan itu sukses membuat naruto tersenyum mengerikan
" kalau begitu- " ucapan naruto mengantung saat ia menghilang dari hadapan toneri. Mata toneri melebar saat naruto melakukan gerakan secepat itu, dia tidak menyangka mata evolusi byakugan miliknya tidak bisa melihat pergerakan musuhnya. Apakah benar musuh yang dihadapinya ini adalah mahluk hidup yang dinamakan manusia? Untuk kesekian kalinya toneri mengelengkan kepalanya tapi kali ini lebih keras dari sebelumnya, dan momen itu dimangfaatkan oleh naruto. Dengan cepat naruto muncul disamping toneri dengan zanpakutonya yang diayunkan kuat secara horizontal siap untuk membelah toneri ditempat, tapi detik - detik terakhir sebelum zanpakuto naruto menyentuh toneri, toneri menciptakan kubah pelindung yang terbuat dari gedo dama karna instingnya berteriak serangan kali ini bukan serangan yang seperti sebelumnya
Sringgggg. . . . . . drrrrrttttttt. . . . . Blarrrrrr
Guncanga terjadi saat zanpakuto naruto bersentuhan dengan kubah yang diciptakan toneri, dataran disekitar mereka tidak kuat menahan serangan seper naruto dan pada akhirnya hancur menciptakan kawah yang mengelilingi mereka yang tersisa hanya tempat pijakan mereka saja. Saat seranganya berhasil ditahan naruto kembali menebaskan zanpakutonya secara membabibuta tapi kali ini dia juga tidak menahan sama sekali laju zanpakutonya
Trang. . . Bommm. . . Trang. . . Bommm. . . Trang. . . Bommm. . . Krak. . .
Saat naruto mendengar suara retakan dari kubah yang melindungi toneri naruto kembali mengayunkan zanpakutonya tapi kali ini ia menambahkan tenaga dalam ayunan menjadi full power
Whussss. . . Singggg. . . Kaboooommmmmm
Kubah yang melindungi toneri hancur beserta batu bulan yang berada dibelakang toneri, kawah yang diciptakan kali ini tidak main - main begitu luas dan dalam tapi saat naruto memokuskan pandanganya untuk mencari toneri dia tidak mendapatkan apa - apa selain kawah yang diciptakanya. Seakan instingnya berteriak naruto memiringkan kepalanya kekiri dan benar saja bola sebesar bola voly melewati kepala bagian kirinya yang berjarak beberap ceti saja
Toneri benar - benar tidak tau siapa lawan yang dia hadapi kali ini bukankah dia reingkarnasi dari ashura? Tapi kenapa dia tidak memiliki sistem chakra atau hawa dari ashura? Dan kenapa manusia yang dia angap rengkarnasi ashura ini malah memiliki kekuatan aneh yang tidak dia ketahui sebelumnya dan - apaan manusia di depannya ini? Kenapa dia bisa berubah menjadi moster yang memiliki lubang didadanya dan kali ini kekuatanya jauh berbeda semakin besar dan besar. Dan masih banyak lagi apa yang dia pikirkan tentang dari mana naruto dapat kekuatan itu
Jujur saja saat toneri menahan zanpakuto naruto diawal tadi dia bisa merasakan perbedaan kekuatan diantara mereka kekuatan penghancur yang begitu menherikan itulah apa yang dirasakan toneri saat ini. Apa lagi saat dia menciptakan kubah untuk melindungi dirinya, dia seperti berada dineraka dibombardir dengan serangan yang luar biasa kuat. Toneri belum pernah merasa seperti ini dia seperti tikus yang bersembunyi dari seekor singa yang siap menerkamnya saat dia keluar dari lubang persembunyianya. Saat dia mencoba bertahan dari kubah gedo dama miliknya toneri merasakan kubahnya retak dengan cepat dia pergi dari kubah gedo dama miliknya dengan cara menciptakan lubang dipijakannya dan terbang menjauh menciptakan satu gedo dama yang paling kuat dan diarahkan pada kepala sang uzumaki berharap dapat mengenainya, tapi apa yang dia harap kan meleset dari apa yang dia rencanakan karna serangannya gagal toneri menciptakan ratusan gedo dama sekaligus dan semuanya diarahkan kepada naruto berharap kali ini dapat membunuhnya
Naruto berbalik kearah belakang dimana sang pelaku penyerangan, dia mendongakan kepalanya keatas dan melihat banyak sekali gedo dama yang meluncur kearahnya, senyum mengerikan tercipta di wajah sang kehampaan meremehkan semua serangan yang menuju kearahnya. Dengan gerakan cepan nan gesit naruto terbang melewati satu persatu gedo dama yang ingin mengenainya tidak hanya itu dia juga memukul dan menebas gedo dama yang hampir mengenainya jarak kian menipis dan menipis sampai akhirnya jarak mereka hanya satu meter naruto mengayunkan zanpakutonya secara horizontal dan toneri menciptakan gedo dama untuk menahan laju zanpakuto naruto
Booommmmm
Angin berhembus kencang dengan terbenturnya dua serangan tingkat atas itu. Seakan seranganya gagal kembali naruto menyiapkan kepalan tangan kirinya diarahkan kewajah toneri
Bugh. . . Whussss. . .
Toneri terpental kebawah karna terkena bogem mentah dari naruto, tidak mau hanya dia yang terkena serangan saat ini toneri menciptakan ratusan gedo dama disekeliling naruto tidak membuang waktu toneri menjepit naruto dengan gedo dama yang dia ciptakan saat naruto menebaskan zanpakutonya tadi. Tidak bisa menghindar naruto hanya menerima serangan tersebut, tidak menyangka serangannya mengenai target toneri menciptakan lebih banyak lagi gedo dama dan kali ini gedo dama yang dia ciptakan sebanyak 1000 gedo dama yang siap menghancurkan sang uzumaki, tidak membuang waktu toneri kembali megarahkan semua gedo dama miliknya pada sang uzumaki
Blarr. . . Blarr. . . Blarr. . . Dhuarrrrr
Sakura, shikamaru, sai, ino, sasuke, dan hinata pada awalnya percaya bahwa naruto akan menang karna mereka merasakan perbedaan kekuatan diantara mereka, tapi saat mereka menyaksikan ribuan gedo dama yang menghujani naruto tanpa memberi jeda mereka kembali menelan pil pahit, tapi diantara mereka sakura lah yang paling terpukul dengan keadaan naruto. Kembali? Kenapa takdir selalu mempermainkannya? Padahal dia baru saja bertemu dan naruto nya telah berjanji tidak akan meninggalkannya lagi, tunggu janji? Naruto tidak pernah mengingkari janji yang dia buat dia harus percaya naruto pasti akan selamat membawa kemenangan seperti yang dia lalui dulu. Dia menarik nafas dalam dalam
" Aku percaya padamu naruto-kun. . . . . Kau akan menang seperti apa yang kau lalui dulu, tekatmu, keberanian yang kau miliki, PANTANG BAGI MU MENYERAH HANYA KARNA RINTANGAN SEKECIL INI, TUNJUKAN PADANYA SIAPA ITU UZUMAKI NARUTO YANG SESUNGGUHNYA " triakan sakura mengejutkan mereka semua, mereka berfikir dulu naruto yang mengejar sakura tapi sekarang sebaliknya, tapi mereka setuju uzumaki naruto tidak akan kalah hanya dalam pertempuran ini
Toneri tersenyum dengan usahanya kali ini, kali ini dapat dipastikan musuhnya pasti hancur tak tersisa walau pun harus mengorbankan 60% chakranya, saat ini chakranya tinggal 20% dia tidak menyangka lawannya mampu menguras chakranya dengan cepat tapi tak apalah yang terpenting dia meraih kemenangan dalam pertarungan antara mereka, nafasnya benar benar tidak teratur kali ini tidak hanya chakra yang terkuras staminanya juga ikut terkuras. Saat tiba-tiba dia mendengar teriakan perempuan yang berada dibawahnya yang ditunjukan untuk lawannya yang dia kira sudah mati hanya tertawa terbahak-bahak, ternyata perempuan yang berada dibawahnya juga ingin menyusul sang pangeran eh? Dengan senang hati dia akan mengabulkannya, tapi sebelum dia memulai rencananya kepalan tangan kiri sudah bersarang dipipi kirinya matanya terbelak lebar mengetahui siapa yang melakukan serangan pada dirinya, tangan kiri yang bersarang pada pipinya memberi tenaga dan tekanan lebih menyebabkan dia terpental cukup jauh
" Kau tau tadi itu sangat menyakitkan sampai membuatku kacau seperti ini " suara berat dapat didengar oleh toneri, toneri memokuskan pandangannya kedepan memastikan sekali lagi apakah musuhnya tadi benar -benar masih hidup, didepan sana dia bisa melihat sosok naruto yang sudah lehilangan sebagian besar kulit luar hollownya yang tersisa hanya tanduk bagian kiri, gigi rahang bagian kiri, tangan kanan dan ke dua pergelangan kaki beserta bulu merahnya saja, tidak lupa luka - luka yang berada dalam seluruh tubuhnya luka yang diderita lawannya tidak main - main semuanya mengeluarkan darah. Tapi lama kelamaan semua luka yang dialami naruto kembali pulih tentu mata toneri terbelak lebar - lebar
" Terkejut? Jangan terkejut tapi bersiaplah untuk rasa sakit " setelah mengucapkan kata itu naruto menerjang toneri tapi aura hitam merah mengelilingi tubuh naruto
tranggg. . . Bommm. . . Whusssss
Dengan sigap toneri menahan serangan naruto menciptakan ledakan dan kejutan udara yang lebih kuat, ternyata naruto sudah berhenti main -main karna toneri melihat kembali naruto sudah dalam bentuk full hollownya. Tiba - tiba didepan kedua tanduk naruto toneri melihat ada energi asing yang berputar membentuk bola seukuran bola voly, dapat toneri rasakan kekuatan pengahancur yang sangat mengerikan dari bola itu dengan cepat toneri terbang menjauh sejauh dia bisa
" CERO " ucap naruto dengan pelan diarahkannya cero miliknya kearah toneri yang terbang menjauh
srassss. . . boommmm. . .
Toneri hanya bisa bernafas lega karna serangan penghancur milik naruto hanya mengenai bagian kanan tubuhnya, walau begitu sebagian tubuhnya yang terkena memiliki luka yang tidak main - main. Baru saja dia selamat dari kematian dia harus mendongakan kepalanya untuk melihat musuhnya sudah menyiapkan serangan keduanya
" CORO " ucap naruto, toneri sudah tidak bisa menghindari serangan yang satu ini jadi dia hanya pasrah dengan keadaan
KABOOOMMMM. . . . . . .
Ledakan kali ini jauh lebih besar dibandingkan yang sebelum - sebelumnya yang menciptakan kawah sebesar 100 meter dan sedalam 30 meter, asap tebal membumbung tinggi mengepul kemana - mana, beberapa saat kemudian asap mulai menghilang sedikit demi sedikit sampai menghilang sepenuhnya dan terlihatlah toneri yang terkapar didalam kawah tersebut. naruto turun kebawah saat telapak kaki menyentuh batu bulan naruto berjalan santai mendekati toneri, toneri sendiri hanya bergerak - gerak kecil matanya membuyar mengerakan kepalanya keasal suara kaki yang mendekat memokuskan penglihatannya dia dapat melihat sosok monster yang berjalan mendekat kearahnya. apakah ini akhir darinya? mati sebelum menjalankan rencana yang dia susun? begitu menyedihkannya dirinya saat ini
TAP
Telapak kaki berhenti didepan matanya mendongak sedikit untuk melihat wajah mengerikan yang terpampang di pengelihatanya
" Kau begitu menyedihkan otsutsuki, kau membangakan sesuatu kosong dalam hidup mu " ucap naruto saat melihat keadaan toneri
" Apa maksudmu? " toneri bertanya apa yang dimaksud naruto
" Kau terlalu meremehkan semua lawan mu berfikir bahwa kaulah yang terkuat diantara yang terkuat kau tidak sadar bahwa masih ada yang lebih kuat dari pada dirimu dan salah satunya adalah aku. Kau membangakan mata terkutuk yang saat ini jadi indra penglihataan mu, apakah dengan mata itu kau merasa sudah berada diatas langit? walau pun kau berada dilangit masih ada langit diatas langit ingat itu otsutsuki " dengan perkataan itu naruto berjalan menjauh setelah langkah kelima dia menghilang dari pandangan toneri
Toneri hanya bisa teltelungkup dengan lemah, saat ini dia tidak mungkin bisa menjalankan rencananya untuk menghancurkan bumi dengan keadaan seperti ini, chakranya juga tinggal sedikit
" Jika aku tidak bisa mengalahkan mu maka aku akan membawa bulan pada bumi menghancurkan kita bersama - sama dan mati bersama - sama " gumanan toneri untuk terakhir kalinya
SINGGGGG. . . . .
WHUSSSS. . . TAP. . .
Naruto mucul didepan mereka dengan bentuk manusianya memandang mereka satu persatu dan pandangan mereka bertemu merah darah dan emerald, sakura berjalan mendekat dan tanpa aba - aba dia munubruk tubuh naruto sehinga naruto terhuyung kebelakang karnanya. Dapat naruto rasakan tubuh sakura bergetar menahan sesuatau, dia juga mendegar isak kan kecil keluar dari mulut mungil sakura. Dengan perlahan naruto mengangkat tanggan kananya mengelus surai merah jambu sang haruno juga tangan kirinya mengelus pungung ringkih yang saat ini sedang rapuh
" ssstttt, jangan menangis! Sudah kubilang bukan aku benci saat melihatmu menangis " Kata itu begitu lembut dan menenangkan dipendengaran sakura bagaikan dipantai yang sepi dan disuguhi pemandangan indah matahari yang perlahan tengelam
" aku k,,ki,,ra hiks. . aku kira . . . kau- " sebelum sakura menyelesaikan ucapannya naruto mengangakat dagu sakura perlahan untuk mempertemukan iris berbeda mereka, tanda membuang waktu naruto mencium bibir mungil sakura dengan lembut. pada awalnya sakura terkejut dengan apa yang baru saja terjadi tapi lama kelamaan menutup matanya dan membalas ciuman yang dilakukan naruto
Mereka yang melihat adegan didepan mata mereka hanya tersenyum tapi ada satu diantara mereka yang tidak suka dengan apa yang dilakukan oleh naruto dan sakura, ya dia adalah hinata. Andai saja hinata berada diposisi sakura dia pasti sangat bahagia, tapi dia sudah dimiliki oleh orang lain dan tidak mungkin kembali pada naruto saat dia sudah tidak suci lagi apa lagi dia sudah punya anak jadi dia hanya bisa tersenyum dan mendoakan yang terbaik untuk mereka agar hubungan mereka bisa sampai akhir perjalanan mereka
Saat bibir mereka terpisah naruto bisa melihat rona merah yang muncul dikedua pipi sakura, manis. Pikir naruto, saat mereka berdua sudah selesai dengan urusan mereka naruto mengalihkan perhatianya pada mantan teman mereka
" Sebaiknya kita cepat pergi dari sini! aku akan membukakan portal untuk kita semua " ucap naruto pada mereka semua, mereka hanya menganguk menangapi ucapan sahabat mereka walau pun naruto sudah memutuskan hubungan yang dinamakan pertemanan
Naruto mengangkat tangan kananya kedepan jari telunjuknya mengacung dan menembakan laser kecil dan terciptalah lingkaran portal sebesar dua meter, tanpa membuang waktu naruto dan mereka semua memasuki portal tersebut
Dikonoha semua shinobi menunggu kedatangan para shinobi yang sedang berjuang melawan keturunan terakhir otsutsuki, mereka menunggu dengan tegang mereka juga tidak bisa melakukan apa- apa membantu juga akan menjadi beban untuk mereka yang telah berjuang, yang bisa mereka lakukan hanya berdoa agar mereka semua selamat dan mereka juga mendoakan keselamatan uzumaki naruto. Mereka sunguh menyesal dengan apa yang mereka lakukan pada pahlawan tanpa jasa seperti naruto, mereka juga telah dibutakan oleh omong kosong sang uchiha dan ketakutan mereka pada naruto yang semakin kuat dan kuat yang nantinya akan berbalik menyerang mereka menuntut balas karna masa lalu kelam yang dialami naruto dulu, tapi mereka salah naruto hanya menginginkan pengakuan mereka bahwa dia membuktikan keberhasilanya melindungi dan menyatukan lima negara besar ditanah penuh darah ini. Begitu bodohhnya mereka selama ini kenapa mereka tidak bisa melihat ketulusan yang dipancarkan oleh kedua bola mata seindah lautan itu, tapi mereka semua sepakat jika naruto berhasil kembali mereka akan membuat monumen penuh sejarah dan kepahlawanan naruto dan hanya untuk naruto seorang, jika tidak cukup mereka akan membangun patung raksaksa yang terbuat dari emas untuk naruto dan jika belum cukup juga mereka siap menerima hukuman yang setimpal untuk menebus kesalahan mereka dimasa lalu walau pun naruto meminta nyawa mereka, mereka akan tulus memberikannya
Saat mereka sibuk dengan pikiran - pikiran mereka tiba - tiba muncul lubang portal yang sebesar dua meter, mereka siap untuk apa pun yang terjadi jika itu musuh. Tangan putih pucat keluar dari portal dan selanjutnya yang mereka lihat adalah rambut mereh dan rambut mereh muda diikuti oleh rambut biru gelap, ungu, hitam, dan pirang. mereka bersorak sorai akhirnya sang pejuang telah kembali, shinobi yang menunggu kedatangan sang pejuang berlarian mendekali mereka merayakan kemenangan yang mereka raih, sekali lagi sirambut merah dilupakan, naruto berjalan menjauh dan melihat keatas seperti menunggu sesuatu
Sakura yang pertama menyadari ketidak hadiran naruto mengarahkan pandanganya pada segala arah, dan saat sakura melihat mahkota bersurai merah dia langsung berlari kearah sang merah darah dan menubruknya dari belakang, semua yang menyaksikan sakura berlari dan memeluk seseorang yang tidak asing hanya mampu membulatkan mata mereka, mereka hanya membulatkan mata mereka tadi mereka memikirkan naruto tapi saat mereka menyaksikan mereka berhasil membawa kemenangan mereka segera melupakanya, sunguh apakah dipikiran mereka hanya memikirkan kesenangan mereka saja tanpa memikirkan perasaan seseorang yang sudah berkorban banyak untuk mereka semua? mereka semua mendekati naruto dan sakura saat jarak mereka hanya tersisa dua meter mereka berhenti
Saat naruto merasakan seseorang memeluknya naruto hanya tersentak kaget tapi sesaat naruto tenang sendiri, dia tau siapa yang berani memeluk tubuhnya dan suara lembut yang menjanjikan kebahagiaan keluar dari bibir mungilnya
" Kau ingin pergi lagi? Kau berjanji tidak akan meninggalkan ku kan? tapi kenapa kau menjauh saat kita akan merayakan kemenangan kita? " ucapan itu keluar dari bibir mungil sakura pura - pura merajuk. naruto yang menyadari nada suara yang dibuat - buat oleh sakura hanya tertawa kecil dan berbalik mengecup kening sakura saat bibirnya melepas kening sakura naruto langsung menatap sepasang mata emerald sakura
" Apa kau selalu meragukan ku setiap waktu, hm? " tanya naruto dengan main - main, saat sakura ingin menjawab mereka berdua merasakan banyak langkah kaki mendekat, melihat banyak shinobi yang mendekat naruto hanya memandang mereka dengan pandangan bingung, saat jaraknya tinggal dua meter mereka berhenti tapi salah satu diantara mereka maju selangkah
" Uzumaki naruto aku mewakili semua shinobi ditanah elemen untuk meminta maaf secara langsung pada mu, kami tekah dibutakan oleh rasa takut dalam diri kami " ucap shinobi yang ternyata adalah shikamaru, dia menunduk
" Hukumlah kami karna telah menghianati kepercayaan dan loyalitas mu pada konohagakure, kami rela bahkan jika itu membunuh kami " ucap shikamaru dengan tegas, semua shinobi yang berada dibelakang shikamaru ikut menunduk
" Bangunlah minna! Aku memang tidak bisa memaafkan kalian, tapi jika membalas kelakuan kalian dimasa lalu aku akan lebih buruk dari pada kalian. Aku hanya minta satu hal dari kalian " ucap naruto menjawab perkataan shikamaru
" Apa itu naruto? " shikamaru bertanya dengan nada bingung sekaligus takut, dia merasa dia akan kehilangan sahabat pirangnya lagi kali ini
" Jangan pernah menganggu atau mengusik ku! Itu yang ku inginkan " jawab naruto singkat. sebelum shikamaru memprotes perkataan naruto sesuatu benda besar bergerak dengan cepat menuju kebumi. mereka semua mendongakkan kepalanya keatas dan raut wajah mereka menunjukan keputus asaan, saat naruto mendongakan kepalanya keatas juga neruto dapat melihat batu bulan jatuh menuju bumi. Tubuh naruto sudah diselimuti aura hitam merah siap berubah jadi hollow tapi sepasang tangan putih yang mungil menangkup di kedua pipinya
" Kumohon jangan membahayakan keselamatan mu lagi! Sudah cukup kau mengorbankan dirimu! Aku benar - benar tidak kuat melihat mu terluka karna kami selalu mengandalkan mu, biarkan bulan membentur bumi dan kita mati bersama - sama! " ucap sakura mulai gila, dia benar - benar tidak bisa berfikir dengan jernih jika naruto mengoarbankan dirinya lagi, jika naruto mati maka hidupnya juga tidak akan berguna tapi jika dia mati dia juga tidak bisa melihat naruto, jika dia dan naruto mati maka ada kesempatan mereka akan bersatu untuk selamanya
" Dengar! Aku tidak akan mati dan aku berjanji akan kembali padamu, percayalah pada ku bahwa aku mampu " ucap naruto meyakinkan sakura untuk kesekian kalinya, naruto berfikir kenapa sakura seperti ini? apakah sakura benar - benar tulus memberikan hati nya untuk seseorang seperti dia?
" Kau janji kan? " tanya sakura minta kepastian dan dijawab anggukan oleh naruto, mau tidak mau sakura melepaskan naruto berat bagi sakura melepaskan naruto tapi apa mau dikata dia tidak ingin meragukan naruto, cintanya. saat sakura melepas pegangannya naruto perlahan terbang sambil melihat kebawah, tapi saat jaraknya sudah lumayan jauh naruto menghadap keatas dan melesat dengan cepat dari tubuhnya keluar aura hitam merah dengan insensitas yang sangat besar. saat jarak bulan sudah dekat naruto menabrak bulan itu menahan agar tidak menjatuhi bumi. aura ditubuhnya meningakat dengan cepat lebih besar dan lebih besar sampai menjadi hitam kelam tanpa warna apa pun yang menutupi bulan disetiap sudut. sedikit demi sedikit bulan kembali menjauh dan menjauh sampai kembali ketempat asalnya tidak sampai disitu naruto juga mengunci pergerakan bulan dengan kekuatanya agar tidak kembali menjatuhi bumi. dirasa sudah selesai naruto terbang dengan kecepatan maksimal tapi saat sudah memasuki atmosfer naruto merasakan efek samping dari mengunakan kekuatannya secara berlebihan apa lagi panasnya atmosfer yang membakar tubuhnya sehingga dia mengunakan energi extra untuk melapisi tubuhnya dari panasnya atmosfer yang panasnya bukan main
Shinobi yang menyaksikan adegan gila yang dilakukan naruto hanya memandang langit dengan khawatir apakah naruto berhasil atau malah gagal, tapi saat mereka melihat bulan telah kembali ketempatnya mereka bersorak sorai karna sekali lagi bumi tidak jadi hancur, tapi kesenangan mereka pupus karna naruto belum kembali mereka kembali berdoa untuk keselamatan naruto
Diatas langit mereka bisa melihat sesuatu seperti komet yang terbakar jatuh dari angkasa, semakin mendekat sampai akhirnya menjatuhi bumi yang mencipakan ledakan yang kuat, asap mengepul kemana - mana saat asap mulai menghilang mereka bisa melihat sesuatu yang bergerak dari kawah yang cukup besar dan dalam, sosok itu berdiri memperlihatkan monster yang mengeriakan sosok itu melayang mendarat beberapa meter dihadapan mereka
krakkk. . . krak. . . pyarrr. . .
Kulit luar itu pecah bagai kaca memperlihatkan sosok naruto yang terluka parah akibat atmosfer yang dia terjang, tubuh naruto hampir limbung seperti ingin jatuh sakura yang melihat keadaan belahan jiwanya yang memprihatinkan hanya bisa berlari berlinang air mata, saat tubuh itu tidak mampu menahan berat badanya lagi
greebbb
" Hiks. . . Kenapa kau selalu saja memaksa kan diri mu, hah? " sakura benar - benar tidak tau, kenapa naruto selalu memaksakan dirinya?
" Sudahlah! Aku sudah lelah, biarkan aku tidur dengan tenang. Kau tau disetiap perjalanan ku mengelilingi dunia ini aku selalu tidak tenang hidup ditanah shinobi ini, aku hanya ingin ketenangan tapi kenangan itu terbuka kembali berputar bagai kaset rusak yang selalu berputar dalam otak ku, aku takut kalian memburuku, memberikan ku tatapan kebencian kalian yang hanya terarah pada ku, kesendirian yang berujung kehampaan. aku hanya ingin diterima bahwa aku adalah uzumaki naruto bukan siiblis, aku juga ingin merasakan apa itu dicintai dan apa itu kasih sayang hal - hal sepele yang berujung jurang neraka. hal - hal sepele seperti itu tidak pernah kudapatkan seumur hidup ku, dari ribuan manusia didunia ini hanya beberapa saja yang benar - benar peduli pada ku, bahkan orang itu bisa kuhitung dengan jari " ucap naruto mengatakan keluh kesahnya, semua yang mendengar hanya menundukan kepalanya dengan perasaan bersalah dan menyesal
" hiks. . . hiks. . . kau. . . hiks. . . tidak bo. . boleh. . .hiks. . . per. . pergi! hiks. . . naruto " sakura menangis tersendu - sendu terus meneriakan nama naruto, naruto tidak bisa diselamatkan bahkan sangat mustahil bagi naruto bisa selamat dari keadaannya saat ini, energinya habis, lukanya juga sangat parah yang bisa mereka lakukan hanya meratapi kepergian naruto
whuuussss. . . tap
Seseorang mendarat dihadapan sakura dan mayat naruto, mereka semua menyiapkan posisi bertempur
" Si. . si. . siapa kkk. . kau " tanya sakura yang masih menangis memeluk kepala naruto dipangkuanya
" Kenapa kau memaksakan diri mu naruto? " ucap sasok itu dengan nada sedih, sakura terkejut kenapa pria ini bisa tau naruto?
" Kau siapa tuan " sakura bertanya sekali lagi berharap mendapatkan jawaban dari pria yang dia ajak bicara, pria ini mengalihkan pandanganya dari sakura
" Dante uzumaki " ucap pria ini yang ternyata dante, sakura dan shinobi yang lain tentu saja terkejut, uzumaki dante adalah legenda leluhur uzumaki yang konon dikatakan mitos. sebelum sakura bertanya dante terlebih dahulu menyela
" Apakah kau mencintainya? " tanya dante tanpa basa - basi, dengan mantap sakura menjawab ' YA '
" Jika aku menyatukan kalian dan ku kirim kedunia yang tidak kalian kenal, apakah kau mau menjaga dia untuk ku? mencintainya setiap waktu? dan membahagiakan dia dengan cinta mu? " tanya dante meminta kepastian
" Aku berjanji akan menjaganya, membahagiakanya dengan cinta yang ku miliki, dan akan kuberikan cintaku disetiap detik yang kumiliki walau maut menjemput kami aku akan tetap mencintainya " jawab sakura dengan mantab, dante benar - benar bisa melihat kesungguhan dimata sakura dan dia hanya tersenyum melihat keseriusan sakura
" Baiklah kalau begitu. Aku dante uzumaki mengorbankan keabadianku demi hidup cucuku uzumaki naruto, dan aku mengorbankan kehidupan ku untuk mengirim naruto uzumaki dan sakura uzumaki kedunia yang telah aku siapkan " ucap dante, seketika tubuh dante bersinar sedikit demi sedikit kakinya menghilang diikuti lutut dan terus keatas
" kutitipkan dia pada mu " ucap dante untuk terakhir kalinya sebelum menghilang, setelah kepergian dante tubuh naruto dan sakura juga bersinar sama seperti dante sedikit demi sedikit bagian tubuh naruto dan sakura mengurai sampai menghilang sepenuhnya
Kali ini dunia shinobi berduka perginya pahlawan mereka, mereka menciptakan monumen sejarah untuk naruto dan sakura, patung emas mereka berdua yang dimana naruto mencium kening sakura, buku sejarah juga mereka tulis khusus untuk mengenang kisah mereka berdua
Ditempat yang sangat indah tanpa tau nama tempat itu dante berdiri didepan kerumunan banyak orang, dante melangkah mendekat salah satu wanita juga mendekati dante diikuti dua pria dan satu wanita, sampai akhirnya mereka berpelukan
" Selamat datang anata/otou-san " ucap takumiya, tamao, shinji, dan tatsuki anak dan istri dante menyambut kedatangan nya
" Aku pulang minna " dante hanya bisa tersenyum menangapi ucapan mereka, dante sampai tidak sadar mereka sudah dikelilingi banyak sekali manusia mereka seperti laut
" Maaf menganggu uzumaki - sama! " ucap wanita berambut merah maroon menyita perhatian dante, dante kenal wanita ini dia adalah ***** kekasih naruto yang menemaninya selama satu tahun perjalananya mengelilingi dunia sampai akhirnya dia ditemukan tewas tanpa sebab
" Ada apa *****? " tanya dante, sebenarnya dante sudah tau apa yang ingin ***** tanyakan tapi dia ingin ***** mengucapkanya secara langsung
" Apakah naruto baik - baik saja? " tanya ***** dengan nada khawatir apakah naruto baik - baik saja atau dia semakin menderita
" Dia baik - baik saja, kau tenang saja. Apakah kau juga ingin menyusulnya? " ucap dante meyakinkan *****
" Apakah tidak apa - apa? aku takut akan mengacaukan sejarah? " ***** tidak mau jika dia nantinya merepotkan naruto dan menjadi beban saja
" *****, yang terpenting adalah kau memberikan hatimu untuknya tulus bahwa kau benar - benar mencintainya seperti halnya aku mencintai dante " bukan dante yang menjawab tapi takumiya istri dante
" Baiklah aku bersedia " ***** benar - benar senang akhirnya dia akan bersama -sama lagi denagn naruto
" baiklah hanya ini yang bisa kulakukan untuk kebahagiaan kalian walau pun aku kehilangan segalanya. Aku dante otsutsuki mengorbankan kekuatan yang diwariskan oleh sang kehampaan mengirim ***** ******* ketempat naruto uzumaki berada " setelah mengucapkan kata itu tubuh ***** mulai menghilang
Saat pandangan mereka bertemu dante seolah berkata 'tolong jaga dia' dan seolah ***** menjawab 'serahkan saja pada ku'
TBC...
Yo bagaimana dengan chapter kali ini? Baguskah? Pas - pasan? Jelek? Atau hancur? maaf kali ini aku tidak punya waktu mengecek cerita ini karena aku sudah lelah dan mengantuk berat, sekali lagi aku minta maaf
Jujur saja aku ini manusia yang pemalas memikirkan diri sendiri tidak ingin punya masalah yang merepotkan, aku akan bergerak jika itu adalah kewajiban ku dan aku akan bergerak jika itu memang tangung jawab ku. Ketahuilah aku ini hanya sekali mereview fanfic author lain selama aku kenal fanfiction dan itu pun sudah sangat lama sekali, karya milik drak - senpai yang judulnya daywalkers
Umur ku ini sudah hampir menginjak 21 thn tidak mungkin aku mencari sensasi seperti anak sekolah yang alay. Satu hal dalam pengalaman ku selama ini, tahun 2013 bulan oktober tanggal 24 saat umurku hampir menginjak 19 tahun aku berfikir, tidak ada gunanya aku berfikir dan berperilaku seperti bocah yang selalu mencampuri urusan orang lain apa lagi menghujat orang itu tanpa tau sebabnya. Maka dari itu aku masa bodoh dengan sekitarku, aku akan bicara jika itu adalah lawakan yang kita buat untuk mencairkan suasana, dan aku akan diam jika itu menyangkut masalah pribadi orang yang bersangkutan
Sekarang aku akan bertanya, apakah jika aku mereview fanfic author lain akan mendapatkan penghargaan? apa aku dapat pekerjaan yang lebih baik dari yang ku jalani saat ini? apa aku akan bisa mengejar ketertingalan ku dari para sahabat ku? jawabannya hanya satu, TIDAK. Jika itu hanya mencari sensasi maaf saja aku bukan manusia yang gila akan populeritas, aku lebih suka jadi apa diriku saat ini
Jika kalian ingin menghancurkan ku sebaiknya kalian urungkan niat kalian, aku pernah merasakan susuatu yang lebih mengerikan dari apa apa yang kalian bayangkan, selama dua bulan full aku mendapatkan lebih dari 3000 kata - kata kasar dan kejam, hanya karna satu orang mental ku benar - benar merasa ditekan seperti kucing yang berada di samudra, mulai dari sms, i-mail, inbox fb, dan bbm waktu awal 2014 bulan januari tanggal 9 pas sekali dengan ulang tahun ku sampai bulan maret tanggal 18 baru penyiksaan batin itu berakhir. Dan kalian tau kata - kata itu seperti apa? semuanya mengandung bahasa kotor dan tidak berpendidikan
' anjing, bajingan, ngetot, kontol, jancuk, setan, iblis ' dan masih banyak lagi kata - kata seperti itu mengarah pada ku, bahkan tidak jarang setiap habis maghrib aku selalu diteror dimana pun aku berada. hanya karna satu orang dan aku mendapatkan penyiksaan itu. percaya tidak percaya itu bukan urusan ku, tapi itu hak kalian.
Jika tidak suka tinggal flame sepedas dan sekejam kalian, aku ma freee, dan untuk chapter depan adalah perjalanan sesunguhnya dan mungkin updetenya agak terlambat karna smartphonya diambil besok jadi sampai jumpa, minna
LEON AGSAN OUT
