Koleksi cerita-cerita setelah bangun tidur.
Momen-momen Chanbaek.
-oOo-
Title:
The Little Baekhyun
Genre:
Drama, Komedi
Rate:
All
Author:
Hyun Ji Soo
-oOo-
Baekhyun berdiri di atas kasur sambil berkacak pinggang. Dia menggeleng-gelengkan kepalanya heran melihat teman besarnya belum juga bangun padahal matahari sudah sangat tinggi.
Baekhyun menendang punggung temannya agar temannya itu bangun. Dia sudah mencoba sekuat tenaga tapi tubuh itu tidak juga bergerak. Kemudian dia mencoba mendorong tubuh temannya dengan kedua tangannya. Sepertinya itu juga percuma. Dia sudah banyak berkeringat tapi usahanya tidak membuahkan hasil.
Baekhyun kembali berkacak pinggang sambil mempoutkan bibirnya. Otaknya sedang berpikir keras hingga kedua bola hitam yang menghiasi matanya berputar-putar. Bagaimana dia bisa membangunkan makhluk besar ini?
Akhirnya senyum tersungging di bibir merah muda Baekhyun. Dia mendekat ke arah telinga temannya yang bentuknya seperti telinga peri itu. Dia memegang telinga itu dengan kedua tangannya dan mendekatkan mulutnya tepat ke lubang telinga itu.
"CHANYEOL-AHHHH, BANGUUUUUNNNNNNNN!"
Berhasil. Tubuh Chanyeol terlihat bergerak. Tangan itu dengan reflek menggaruk-garuk telinganya yang terasa gatal akibat teriakan Baekhyun.
Baekhyun segera menghindar karena takut tangan itu mengenai dirinya. Bibir mungilnya kembali dia poutkan saat melihat Chanyeol kembali memeluk guling dan melanjutkan tidurnya. Dia menghembuskan napasnya keras karena kecewa.
Tapi bukan Baekhyun namanya jika kehabisan akal. Melihat smartphone Chanyeol tergeletak di atas kasur, idepun seketika muncul. Dia melangkah menuju smartphone itu dan menekan tombol on. Dengan susah payah dia memasukkan kata sandi, mengatur alarm dan menaikkan volume sampai paling tinggi.
"Siap."
Baekhyun mendorong smartphone itu dengan sisa tenaganya ke arah telinga Chanyeol. Kemudian dia menjauh dari tubuh itu dengan seulas senyum. Dia lalu berjongkok dan memandang Chanyeol sambil menopangkan kedua tangannya di dagu. Diapun mulai menghitung pelan.
"Satu, dua, tiga."
Tepat pada saat hitungan ketiga, alarm itu berbunyi dengan sangat keras hingga suara itu memenuhi seluruh kamar Chanyeol. Baekhyun menutup kedua telinganya dengan keras. Dia takut akan tuli karena suara keras itu.
Tubuh Chanyeol kembali bergerak. Mulutnya meracau pelan.
"Baekhyun-ah. Matikan alarmnya. Berisik."
Samar, Baekhyun masih bisa mendengar suara Chanyeol yang menyuruhnya mematikan alarm. Diapun cekikikan karena usahanya kali ini benar-benar berhasil.
Karena terus merasa terganggu dengan suara alarm itu, Chanyeol meraba-raba kasurnya untuk mencari smartphonenya.
Namun sial sekali bagi Baekhyun, dia tidak sempat menghindar saat tangan itu mengarah padanya hingga tubuhnya terjungkal dan terjatuh dari kasur.
"Ahhh sakit, dasar brengsek."
Baekhyun meringis kesakitan saat bokongnya menghantam lantai yang dingin. Diapun berdiri dan mengusap-usap bokongnya untuk mengurangi rasa sakit itu.
Setelah berhasil meraih smartphonenya, Chanyeolpun mengambil posisi duduk dan mematikan alarm smartphonenya. Dia lalu menolah-noleh untuk mencari keberadaan Baekhyun. Kemana sahabatnya itu? Biasanya sahabat kecilnya itu selalu ada di sampingnya.
"Baekhyun-ah, kau di mana?"
Chanyeol menoleh ke belakang. Dia membuka selimutnya dan mengangkat bantalnya. Tapi dia tidak menemukan apapun.
"Chanyeol-ah. Aku di bawah."
Chanyeol mendengar suara Baekhyun yang sangat pelan. Diapun melongo ke bawah dan mendapati Baekhyun meringis kesakitan sambil memegangi bokongnya. Dia tertawa sangat keras melihat kondisi sahabatnya itu.
Chanyeolpun menarik kaos Baekhyun dengan jari telunjuk dan jempolnya hingga membuat tubuh Baekhyun terangkat tinggi-tinggi. Dia lalu mendekatkan tubuh kecil itu ke wajahnya.
Baekhyun terus menggerak-gerakkan kedua tangan dan kakinya yang kini menggantung di udara. Dia berharap dapat terlepas dari cengkeraman pria tinggi itu. Dia juga berteriak-teriak pada Chanyeol.
"CHANYEOL-AH, TURUNKAN AKU! TURUNKAN AKU BRENGSEK!"
Tapi Chanyeol tidak memperdulikan teriakan Baekhyun. Dia tersenyum dengan menampakkan smirk di wajahnya.
"Siapa suruh makluk setinggi 20 cm sepertimu berani menganggu tidurku. Ini hukumanmu Baekhyun-ah."
-oOo-
Aku pernah membayangkan Baekhyun benar-benar sangat kecil. Seperti kurcaci. Hahaha. Cerita singkat ini hanya berasal dari mimpi. Mungkin saja mirip dengan kejadian di dunia nyata atau sebuah adegan dalam film/drama yang pernah saya tonton dan malamnya saya memimpikannya.
Terimakasih sudah membaca. Mohon tinggalkan review.
