Lost in Shinobi World: chapter 4
Mereka pun melanjutkan pergi ke Ichiraku ramen
"Jadi begitu ya? Apa mungkin ada keluargaku dizaman ini?" Ucap Nara
"Mungkin saja. Memangnya apa nama belakangmu?" Tanya kakashi
"Aku tidak tahu. Aku juga telah bertanya pada ibu di panti asuhanku dulu, dia juga tidak mengetahuinya. Dia hanya bilang, saat dia menemukanku, dikeranjang bayiku hanya ada kertas bertuliskan namaku, Nara. 3 bajuku dan kalung..Hah? kalungku mana?!" Nara memeriksa lehernya, dan ternyata kalungnya tidak ada.
"Kalung apa? Sejak aku pertama melihatmu, aku tidak melihat kau memakai kalung" ucap Kakashi
"b-bagaimana ini?! K-Kalungku h-hilang" tidak disangka, Nara pun menangis.
"K-Kalungku… satu-satunya peninggalan dari k-keluargaku"
"shh..tenang.." Kakashi ingat. Dia memiliki kalung dengan tali berwarna hitam dan liontin lambang konoha, yang tadinya akan diberikan kepada guy sebagai hadiah ulang tahunnya. Model kalungnya, untuk laki-laki.
"Ini untukmu. Meskipun terlihat seperti kalung laki-laki, ini memiliki lambang konoha. Jadi kuharap kau suka" ucap kakashi sambil memakaikan kalung ke Nara.
"i-ini untukku?" ucap Nara sambil memegang liontin dikalung barunya, "t-terima kasih"
"Ia..sekarang, kita makan siang dulu." Ucap kakashi
Nara menghapus Air matanya, "Ayo! Kita makan Ramen, aku sudah tau jalannya"
"Aku ikut!" Teriak seseorang dari belakang.
Nara pun mengenali suara itu, "Naruto!" Teriak Nara sambil membalikan badannya.
Kakashi menghela nafas, "Aku hanya akan membayarkan 2 mangkuk saja, Naruto!"
"Memangnya dia makan berapa mangkuk?" tanya Nara
"Paling sedikit 9 mangkuk" Ucap kakashi
"Aku sangat suka ramen, jadi aku tidak bisa menahannya hehe" Ucap Naruto
"ayo kita pergi.." Nara pun berlari, "yang terakhir sampai disana, yang harus membayar semuanya"
"Kau curang, kau mulai duluan Nara!" teriak Naruto sambil mengejar Nara
"Oi! Tunggu aku" kakashi pun mengejar mereka berdua
Skip Time…
"Haha kau menghabiskan 9 mangkuk, Naruto!" Ucap Nara sambil tertawa
"dan kau yang harus membayarnya, Kakashi-sensei!" Lanjutnya.
"aku akan bayarkan 2 mangkuk milik Naruto, dan 2 mangkuk milik kita saja. Sisanya kau bayar sendiri Naruto!" Ucap Kakashi sambil menaruh uang dimeja.
"Baiklah sensei, aku punya kupon makan Hehe" Naruto juga menaruh uang dan kuponnya dimeja
Mereka bertiga keluar dari kedai ramen. Tidak terasa, hari sudah sore. Langit pun berubah berwarna orange..
"Kakashi sensei! Nara-chan! aku duluan ya! Aku ada janji dengan Ero-sannin. Jaa ne!" Naruto pun pergi
"ayo Nara kita pulang! Kurasa latihan jutsumu akan dilanjutkan besok saja" Ucap Kakashi
"Baiklah. Emangnya tidak boleh ya latihan malam hari?"
"Boleh saja, tapi apa kau tidak lelah sedikitpun?" Tanya Kakashi
"Tidak. Aku ingin cepat-cepat mempelajari jutsuku. Aku ingin menjadi ninja yang hebat dan bisa melindungi semua orang" ucap Nara
"Seorang ninja juga butuh istirahat, Nara! Jadi kita istirahat dulu ya?"
"Baiklah. Besok berjanji ya harus latihan sampai aku bisa menggunakan jutsuku?" Ucap Nara
"Iya iya…" Ucap Kakashi sambil mengacak-acak rambut Nara.
Lalu Kakashi dan Nara pun pulang. Sesampainya dirumah, Nara pergi untuk mandi. Setelah itu Nara memutuskan untuk membaca gulungan-gulungan kertas yang diberikan Kakashi.
"ya tuhan Nara, kau belum lelah juga membaca semua itu?" Ucap kakashi sambil memasuki ruang tengah
"hanya membaca saja tidak akan membuatku lelah kan? Daripada hanya berdiam diri saja, membosankan.." Ucap Nara sambil membaca gulungan itu lagi
"baiklah. Aku akan tidur duluan.." Kakashi pun merebahkan dirinya disofa yang ada didepan tempat Nara duduk sekarang
"Dasar pemalas.."
1 jam kemudian, Nara pun mengantuk dan ia pun membereskan gulungan kertas yang telah dibacanya. Setelah menaruhnya dilemari, Nara memutuskan untuk pergi ke kamar untuk tidur.
Disofa, Kakashi tidur dengan menggunakan selimut yang tipis. Melihat ini Nara pun pergi ke kamar untuk mengambil selimutnya, yang jauh lebih tebal dibanding selimut yang dipakai kakashi.
karna udara malam itu sangat dingin , Nara pun menukarkan selimutnya dengan selimut kakashi. Dan ia masuk ke kamar untuk tidur.
Keesokan Harinya. Nara pun bangun. Jam menunjukkan pukul 7 pagi.
'Aku telat bangun' Nara pun cepat-cepat masuk ke kamar mandi untuk mandi. Beberapa menit kemudian Nara pun sudah selesai. 'Aku juga belum menyiapkan sarapan untuk kakashi sensei'
Nara pun langsung pergi ke ruang tengah. Saat memasuki ruang tengah, ia melihat ruangannya kosong. Sofa yang dipakai Kakashi tidur, sudah rapi dan selimutnya juga sudah dilipat kembali.
"Kemana ya Kakashi sensei? Kakashi sensei!" Nara pun memeriksa dapur. Di dapur juga kosong. jadi ia mengambil minum, dan mengambil apel untuk dimakannya. Saat setelah mengambil minum, ia melihat selembar kertas di bawah keranjang buah. Lalu Nara pun mengambilnya dan membacanya.
'Maaf Nara. Hari ini aku tidak bisa melatihmu, aku ada misi, tadi jam 5 pagi. Kemungkinan aku akan pulang di sore hari, jadi kau harus latihan sendiri, atau kau akan latihan bersama Naruto dan Sakura saja? Itu terserah padamu. Jika ingin berlatih bersama mereka, biasanya hari ini mereka ada di tempat latihan kemarin. Maaf ya Nara, aku mengingkari janjiku, dan terima kasih untuk selimutnya –Kakashi-'
"yahh.. Kakashi sensei bohong.."
Lalu Nara pun menghabiskan apelnya terlebih dahulu. Setelah itu ia pun pergi ke tempat latihan.
Sesampainya disana, ternyata di tempat latihan itu ada Naruto dan Sakura. 'Ternyata Kakashi sensei benar'
"Naruto! Sakura!" Nara berlari ke arah mereka
"Hei Nara chan!" Teriak Naruto.
"Hei Nara!" Ucap sakura
"Hai! Apa boleh aku berlatih bersama kalian? Hari ini Kakashi sensei sedang ada misi, jadi tidak bisa melatihku" ucap Nara
"tentu saja boleh, Nara. Memangnya kau sudah tau apa elemen chakramu?" Tanya sakura
"Ia.. Elemenku, air dan angin. Oh Iya, aku ingin meminta maaf atas kejadian saat itu, maaf telah melukaimu." Ucap Nara
"Tidak apa-apa..itu sudah lama"
"Kau kan saat itu mengeluarkan Naga api.. bagaimana bisa? Kan elemen chakramu itu adalah angin dan air" Naruto pun baru menyadari itu.
"ehehe aku juga tidak tahu. Sudah, ayo kita mulai latihannya.." Ucap Nara
"Memangnya kau sudah diajari jutsu? Atau bagaimana jika latihan menggunakan Kunai dan shuriken saja?" ucap Naruto sambil mengeluarkan sesuatu
"Kunai dan Shuriken apa?" Tanya Nara
"Itu adalah senjata yang biasa dipakai oleh Ninja. Bentuknya seperti yang dipegang Naruto itu!" Jelas sakura, sambil menunjuk ke tangan Naruto yang sedang memegang sesuatu
"Ini Namanya Kunai, dan ini Shuriken" Ucap Naruto sambil menunjukkan mana Shuriken dan mana Kunai..
"Cara menggunakannya, pertama, Shuriken dulu.." Sakura pun pergi ke tengah lapangan dengan tiga batang pohon tanpa daun ditengahnya, Nara dan Naruto pun mengikuti sakura
"Caranya, lemparkan shuriken ini ke target kita, targetku sekarang adalah batang pohon itu.." Kemudian Sakura melemparkan 3 shuriken ke arah batang pohon tersebut. Shuriken-shuriken itu berhasil menancap di batang pohon itu.
"Nah, Nara. Sekarang kau coba. Cara memegangnya seperti ini.."
Nara pun diajari oleh Naruto dan sakura cara menggunakan shuriken dan kunai. Kurang dari 2 jam, Nara sudah mampu menguasainya.
Naruto pun menghela nafas, "Sakura-chan, Nara-chan! Kita makan dulu ya! Perutku sudah lapar.." Ucap Naruto
"Baiklah" ucap Nara dan Sakura.
Mereka pun pergi ke ichiraku ramen. Dan memesan ramen.
Kali ini Naruto menghabiskan 10 mangkuk. Setelah itu, mereka bertiga keluar dari kedai.
"sayangnya hari ini harus berakhir, besok kita latihan bersama lagi ya Nara?!" Ucap Sakura
"Iya Nara! Aku akan mengajarimu jutsuku" Lanjut Naruto
"Tentu saja! Kurasa Kakashi sensei juga akan ikut.. Aku harus pulang sekarang, sampai jumpa!" Nara pun pulang
Sesampainya Dirumah, Nara pun langsung duduk disofa, sambil membawa minuman dan snack..
"Kakashi sensei Bohong. Katanya pulang sore hari, sekarang sudah hampir malam.. apa yang terjadi ya?" Ucap Nara sambil memainkan botol yang ada ditangannya
'Tok Tok Tok' seseorang Mengetuk pintu.
'Kakashi sensei!' Pikir Nara. Nara pun membukakan pintunya dan berteriak, "kakashi Sensei! Eh..Bukan kakashi sensei?" Nara pun melihat orang didepannya, bukan Kakashi.
"Kau siapa?" tanya laki-laki itu.
"Aku Nara, Kau siapa?" "Shikamaru.. Kakashi sensei mana?" Ucap Shikamaru
"Dia sedang dalam misi. Dan belum pulang.."
"kalau begitu berikan ini padanya! Beritahu padanya, ini adalah data tentang Naga Yin dan Yang. Dokumen ini yang ingin kakashi sensei ketahui. Ini dari Nona Hokage. Tolong berikan padanya.." Ucap Shikamaru
"baiklah, terima kasih ya!"
Nara pun pergi ke ruang tengah, menaruh Gulungan yang diberikan shikamaru tadi ke lemari dan mengambil sisa gulungan yang sebelumnya belum terbaca. Lalu Nara duduk di sofa.
Beberapa menit kemudian Nara sudah selesai membaca gulungan. Nara pun mengeluarkan Kunai dan Shuriken yang diberikan oleh Sakura dan Naruto dari kantong kunai barunya.
Lalu Nara pun membersihkan Kunai dan Shuriken nya.
Waktu pun sudah menunjukkan pukul 9 malam. Nara memutuskan untuk tidur. Saat ia akan memasuki kamar. Terdengar suara orang mengetuk pintu.
Nara pun membukakan pintunya.
"Aku pulang Nara.." ucap Kakashi
Nara menjawab dengan nada kecewa, "Selamat datang. Aku mau tidur dulu. Selamat malam" Lalu Nara masuk Kamar untuk tidur
"Tunggu Nara! Bagaimana hari ini?" Tanya Kakashi sambil menutup pintu
"hari ini aku lelah sekali. Aku ingin tidur" Tanpa kata-kata lagi Nara pun masuk ke kamar dan tidur.
Kakashi mengeluarkan sesuatu dari kantungnya, "Maafkan aku Nara. Aku mengingkari janjiku… sebenarnya Aku mencari-cari ini dalam misiku"
Flashback
Kakashi masih tertidur. namun, seseorang membuatnya terbangun.
"bos! Bangun!" Ucap Pakkun sambil mencoba membangunkan Kakashi
Kakashi pun membuka matanya dan duduk, "iya, iya. Ada apa?"
"Nona Tsunade mengatakan bahwa ada cara untuk mencegah Naga Yin dan Yang menjadi bangkit dan mengamuk. Yaitu dengan mencari jimat. Jimat ini berada di selatan gunung Yamaru yang berada di dekat Desa Oto. Jadi kita akan mencarinya." Ucap Pakkun
"Jadi ada cara untuk mencegah Naga Yin dan Yang itu bangkit ya? Ayo kita pergi. Ini masih jam 5." Ucap Kakashi sambil mengganti bajunya dan ia pun menyiapkan perlengkapannya. Ia pun menulis Surat untuk Nara dan meletakannya di bawah keranjang buah. Lalu Kakashi dan Pakkun pun pergi ke Gunung Yamaru.
Diperjalanan memakan waktu 4 jam, karena banyak ninja yang menghalangi jalan mereka.
Sesampainya di gunung Yamaru. Kakashi pun mengikuti petunjuk di gulungan yang diberikan Nona Tsunade. Digulungan itu tertulis, bahwa jimat untuk mencegah Naga Yin dan Yang berada di gua dilembah gunung Yamaru.
Lantas, Kakashi langsung menuju tempat tersebut.
Dijalan, Ada banyak jebakan yang dipasang. Karna lengah, kakashi pun terkena salah satu dari jebakan tersebut.
Kakashi telah sampai di Lembah gunung Yamaru, Dan memasuki sebuah gua.
DIdalam gua tersebut pun banyak jebakan yang dipasang. Tapi tidak ada yang mengenai mereka.
Menelusuri jauh kedalam gua tersebut, Kakashi menemukan sebuah kuil yang dikelilingi oleh jebakan yang terlihat jelas oleh mata.
Kakashi membuka kembali gulungan tersebut dan membaca petunjuknya.
Di gulungan tertulis, Bahwa Kuil tersebut akan terbuka pintunya pada sore hari. Tepat saat matahari telah tenggelam.
Kakashi pun memutuskan untuk menunggu di gua tersebut, menyalakan api unggun dan menyuruh pakkun pergi ke luar, agar saat matahari tenggelam, pakkun bisa memberitahunya. Karna dari dalam gua tersebut tidak bisa terlihat pemandangan diluar.
Beberapa jam kemudian, Pakkun kembali dan memberitahukan kalau matahari sudah tenggelam. Kakashi pun bergegas pergi ke kuil.
Pintu kuil tersebut sudah bisa dibuka. Dan jebakan disekitarnya sudah berkurang.
Didalam kuil itu. Kakashi dengan mudah mengambil jimat tersebut. Ternyata jimat tersebut adalah selembar kertas dengan tulisan dikertas tersebut.
Kakashi pun memasukan kertas tersebut ke kantung/tas kecil. Dan kakashi pun pulang kembali ke konoha. Perjalanan hanya memakan waktu 3 jam.
Sesampainya di Konoha, kakashi melaporkan misinya yang telah selesai ke Nona Tsunade.
Setelah itu, Kakashi pulang. Saat setelah mengetuk pintu, Nara membukakannya.
"Aku pulang Nara.." ucap Kakashi
Nara menjawab namun dengan nada kecewa, "Selamat datang. Aku mau tidur dulu. Selamat malam" Lalu Nara masuk Kamar untuk tidur
Kakashi pun menutup pintu, "Tunggu Nara! Bagaimana hari ini?"
"hari ini aku lelah sekali. Aku ingin tidur" Tanpa kata-kata lagi Nara pun masuk ke kamar dan tidur.
"Maafkan aku Nara. Aku mengingkari janjiku… sebenarnya Aku mencari-cari ini dalam misiku" Ucap Kakashi sambil memegang jimat yang telah ia cari.
Flashback Off.
"baiklah aku akan tidur saja" Lalu Kakashi langsung tidur diSofa.
Keesokan Harinya. Kakashi bangun dan langsung melakukan aktifitas paginya seperti biasa.
Saat akan membangunkan Nara, ternyata Nara sudah tidak ada di kamarnya. Kakashi pergi ke dapur.
Didapur ternyata sudah ada makanan. 'Sepertinya Nara sudah makan duluan' pikir kakashi. Ia langsung makan dan pergi mencari Nara.
Diperjalanan, Kakashi baru ingat kalau ia belum memberi tahu Nara tentang Naga Yin dan Yang, Yang berada di tubuhnya. Kakashi pun mempercepat langkahnya.
"Kakashi sensei!" Didepan Kakashi, ia melihat Naruto dan Sakura menghampirinya.
"Mana Nara? Kemarin ia bilang Katanya ia ingin berlatih bersama kita?" Ucap sakura
"Memangnya ia tidak ada di Tempat latihan? Tadi pagi Nara sudah tidak ada dirumah."
"Kami tidak melihatnya. Sebaiknya kita mencari Nara. Ayo!" Ucap Naruto sambil berlari kearah ia datang tadi
"Naruto! Memangnya kau tahu Nara ada dimana?" Teriak Sakura
Naruto pun langsung berhenti dan berbalik, "ehehe iya aku tidak tahu"
"aku akan minta bantuan anjing anjingku" Ucap Kakashi
Sementara itu…
Nara tidak tahu harus pergi kemana. Saat Nara sampai di tempat latihan, ternyata Naruto dan Sakura belum datang. Jadi Nara memutuskan untuk melihat-lihat hutan didekat tempat latihan.
Nara pun menandai pohon2 yang ia lewati agar tidak tersesat. Semakin jauh ia pergi kedalam hutan, semakin jarang ada pepohonan. Diganti dengan rumput yang hijau.
"Udaranya segar sekali. Meskipun begitu, aku merindukan rumahku" Ucap Nara sambil menundukkan wajahnya.
Nara tidak menyadari kemana ia berjalan.
Tiba-tiba Nara berjalan ke arah jurang dan terpeleset.
"AAAAA! TOLONG!" untungnya Tangan Nara sigap memegang pinggiran jurang. Tangan Nara mengeluarkan darah, karna menahan tubuhnya.
'Bodoh.. bagaimana bisa menjadi Ninja jika aku ini ceroboh' Nara pun mencoba menaikkan tubuhnya. Namun sangat sulit rasanya.
'bagaimana ini? bagaimana jika aku terjatuh kejurang? Apa jika aku mati, aku bisa kembali ke duniaku? Kezamanku? Kerumahku?'
Tangan Nara pun mulai terasa lemas. Nara pun menyerah dan menutup matanya.
Namun, saat tangannya terlepas dari tepian jurang, ada seseorang yang memegang tangannya.
"Nara!Apa yang kau pikirkan? Sadarlah! Buka Matamu! " Ternyata tangan itu adalah tangan Kakashi.
"Lepaskan saja aku! Kalau tidak, Kau juga bisa terjatuh!" Ucap Nara
"Tidak akan!" Kakashi pun berhasil menarik Nara kembali keatas
"Nara! Apa yang kau lakukan hah! Kau tahu itu sangat berbahaya!" Ucap Kakashi dengan Nada tinggi
"Kenapa kau tidak lepaskan aku saja?!" Nara pun tidak bisa menahan air matanya
"apa?.." "mungkin jika aku jatuh kejurang lagi aku akan kembali ke rumahku!" Teriak Nara
"Kau bodoh! Mana mungkin itu bisa terjadi, kau bisa.." ucap kakashi dengan Nada yang tidak kalah keras
"aku tidak peduli jika aku mati sekalipun. Aku ini tidak dibutuhkan dan.." 'PLAK'
Tangan kanan Kakashi berhasil mendarat di pipi Nara.
Naruto dan Sakura yang melihat ini sangat terkejut.
"apa kau tidak sadar. Banyak orang yang membutuhkanmu! Kau juga disini Hidup! Kau bisa mati Nara!" Kakashi pun baru menyadari apa yang ia lakukan.
"N-Nara maafkan.." Belum selesai dengan ucapannya, Nara berlari kembali kedesa sambil menangis.
"a-apa yang telah kulakukan?" Bisik kakashi sambil melihat tangan kanannya
