BRAK

"YAK! KYU! CEPAT BANGUN! Kita ke kantor sekarang. Ada masalah." Teriak siwon langsung menarik kyuhyun sampai terduduk.

Kyuhyun masih belum sepenuhnya sadar dari tidurnya, hanya melihat siwon dengan tatapan aneh.

"siwon hyung? Apa yang kau lakukan di kamarku." Tanya kyuhyun dengan suara seraknya.

Siwon mendesah. Tanpa menjawab pertanyaan kyuhyun langsung menyeret kyuhyun dan mendorongnya masuk ke dalam kamar mandi.

"cepatlah. Ini masalah serius."

.

I Think I Love you

.

Cast :

Kyumin

And the other

.

Warning :

GS, Gaje , Typo (s) pasti, freak,

.

~DLDR~

Seriusan lohh, kalo nggak suka jangan baca ya. Tapi kalo udah terlanjur baca dan tetep nggak suka ya udah diem aja. Kkkk

.

Chapter 3

Happy Reading~

.

Saat ini kyuhyun sedang menuju kantor agensi nya bersama siwon. Saat baru bangun tadi tiba-tiba siwon sudah ada di depannya dan menyuruh nya untuk segera bersiap. Bahkan siwon tidak membiarkannya sarapan. Siwon tidak pernah ugal-ugalan saat menyetir tapi kali ini kecepatan mobil siwon sudah di atas rata-rata.

"hyung apa yang terjadi?"

"Tanya saja pada manager hyung. Aku sedang berkonsentrasi. Apa kau mau kita kecelakaan." Kata siwon tanpa memandang kyuhyun. Pandangannya masih tertuju ke arah jalan.

"aish." Kyuhyun mendengus kesal. Kyuhyun mengeluarkan smartphone nya dan menghubungi sang manager.

"yeoboseyo?"

"hyung, kenapa kita harus kekantor pagi-pagi begini? Bukankah jadwal kita masih siang nanti."

"jadwal kalian sudah dibatalkan. Sekarang cepatlah kesini." Kyuhyun mengernyitkan keningnya.

"wae? Kenapa dibatalkan?"

"tidak usah banyak Tanya dan cepatlah kesini."

Kyuhyun bukanlah tipe orang yang bisa menahan rasa penasarannya. "hyung~ jawab dulu pertanyaanku."

"aish, kyu tidak ada waktu. Katakan pada siwon agar cepat."

kyuhyun mengernyitkan keningnya. "bagaimana kau tahu aku bersama siwon."

"tentu saja. Bukankah siwon menginap dirumah mu semalam."

"Mwo!" Kyuhyun menatap siwon dengan tajam.

"sudahlah cepat kesini. Aku akan ke rumah eunhyuk karena dari tadi dia tidak mengangkat panggilanku."

Klik~

Kyuhyun memandang smartphone nya dengan kesal. lalu kyuhyun beralih memandangi siwon tajam dengan tatapan penuh ancaman.

"jadi kau menginap dirumahku semalam? hyung ingat, kau harus menjelaskannya nanti."

Siwon tidak menghiraukan kyuhyun dan masih focus pada jalan. Tapi dalam hatinya mendengus kesal karena kata-kata kyuhyun. Padahal bukan sekali ini siwon menginap di rumah kyuhyun. Tapi kenapa kyuhyun semarah itu.

oOo I.T.I.L.Y oOo

SM Senior High School

Sungmin melangkah dengan gugup. Hari ini adalah hari pertama di sekolah barunya. Sungmin baru saja dari ruang kepala sekolah dan saat ini sungmin berjalan dengan kim seonsaengnim menuju kelas barunya.

Kim seonsaengnim masuk kedalam kelas terlebih dahulu. Beberapa saat kemudian kim seonsaengnim memanggil sungmin dan menyuruhnya berkenalan didepan kelas.

"Anyeonghaseyo, lee sungmin ibnida. Bankabseubnida."

Setelah berkenalan, kim seonsaengnim menyuru sungmin duduk. Sungmin memilih duduk di bangku kosong yang paling belakang, di SM Senior high school setiap siswa memang duduk satu-satu tanpa chairmate.

Setelah sungmin duduk kim seonsaengnim segera memulai pelajarannya. Sungmin tidak terlalu kesulitan mengikuti pelajaran disini karena dasarnya memang sama, selain itu kemarin sungmin juga sudah sempat mempelajarinya sendiri.

.

Baru saja seonsaengnim meninggalkan kelas karena saat ini sudah jam istirahat. Sungmin hanya diam di tempat duduk nya dan membaca buku. Sungmin ingin berkenalan dengan teman-teman sekelasnya tapi segera mengurungkan niatnya saat mendengar topik yang mereka bicarakan.

Kebanyakan dari mereka sudah membentuk grup grup sendiri. Lalu mereka menggosip atau membicarakan hal-hal yang berhubungan dengan fashion dan sebagainya. Sungmin bukanlah orang yang tertarik pada dunia gossip atau fashion, jadi kalau sungmin bergabung dengan mereka sungmin tidak mungkin mengerti apa yang mereka bicarakan.

"Anyeong sungmin-ssi. Aku kim ryeowook." Sungmin menoleh ke arah suara di depannya. Terlihatlah seorang gadis mungil yang berwajah imut.

"Anyeong ryeowook-ssi." Kata sungmin sambil tersenyum.

"apa kau mau ikut denganku? Aku akan mengajakmu berkeliling sekolah ini."

Sungmin tersenyum senang. "tentu saja aku mau." Sebenarnya sungmin cukup bosan dikelas membaca buku saja. Karena kemarin sungmin sudah membaca bukunya. Sungmin menutup bukunya dan memasukannya ke dalam tas. Setelah itu dia mengikuti ryeowook.

.

Ryewook sudah mengajak sungmin berkeliling sekolah. Istirahat makan siang memang cukup lama, sehingga masih banyak waktu yang tersisa. Kini Sungmin dan Ryeowook berada di taman belakang SM High school. Taman SM High school cukup luas, terdapat danau kecil dan beberapa tempat duduk di tepi danaunya. Tempat ini benar-benar nyaman untuk disinggahi, karena disini tidak terlalu ramai dan hanya ada beberapa siswa. Kebanyakan siswa akan memilih pergi ke kantin atau bermain di lapangan.

"sungmin-ssi? panggilan ini terlalu formal. Bisakah aku memanggilmu dengan sungmin saja." Kata ryeowook memecah keheningan mereka.

Sungmin terkekeh. "tentu saja, wookie-ah."

"wookie? Kalau begitu aku akan memanggilmu Minnie." Dan kemudian mereka tertawa bersama.

"wookie-ah, apa tidak apa kau menemaniku disini? Bagaimana dengan temanmu di kelas tadi?" sungmin merasa tidak enak pada ryeowook.

"teman? Mereka bukan temanku Minnie-ah." Sungmin memandang ryeowook dengan tatapan bingung. "aku tidak suka berteman dengan mereka. Mereka hanya kumpulan yeoja tukang gossip yang sombong dan suka membandingkan kekayaan."

Sungmin terkejut mendengar jawaban ryeowook, yah walaupun sebenarnya sungmin juga setuju. "lalu kenapa kau mau berteman denganku? Bagaimana kalau aku sama seperti mereka?"

"kalau kau sama seperti mereka pasti sudah dari tadi kau bergabung dengan para penggosip itu bukannya diam di bangkumu dan membaca buku." sungmin tertawa mendengar jawaban ryeowook.

"Minnie-ah. di kelas khusus. Sangat jarang ada murid baru. Saat aku melihatmu tadi, aku hanya merasa harus segera menyelamatkanmu, sebelum kau ikut dan terpengaruh dengan mereka." Ryeowook membuat sungmin penasaran.

" Jadi kalau tadi aku sudah bergabung dengan mereka, bagaimana?"

"tentu saja aku akan menjauhimu juga."

Pletak

"yah! Mana bisa begitu." Sungmin memukul bahu ryeowook pelan.

"yak! Kenapa memukulku, kau belum tahu saja kelakuan mereka saat membully siswa kelas biasa."

Sungmin mengernyit. Apalagi kali ini, membully kelas biasa? "wookie-ah, Sebenarnya aku tidak tahu maksudmu. Kelas khusus? Kelas biasa?" Tentu saja, banyak hal yang belum diketahui sungmin.

Ryeowook memandang tidak percaya. "kau tidak tahu?" sungmin menggeleng dengan imut.

"begini, kelas khusus berisi anak dari para pendonatur dan pemilik yayasan. Fasilitas kelas khusus berbeda dari kelas biasa. Yang pasti lebih lengkap dan gurunya pun berbeda. Awalnya kelas kita itu adalah kelas khusus. Tapi sekarang pemilik yayasan ini menghapusnya dan menurunkan siswa kelas khusus ke kelas biasa." Sungmin mengangguk mengerti.

Ryeowook membuka kotak bekal yang dibawanya tadi. Tadi sungmin dan ryeowook memang sempat kembali kekelas sebentar sebelum ketaman. Ada dua kotak yang satu, makanan dan yang satunya lagi berisi beberapa macam buah yang sudah dikupas. Ryeowook menawarkannya pada sungmin.

"wookie-ah, kau membawa bekal sendiri?"

"saat istirahat makan siang aku memang selalu kesini dan memakan bekalku sendiri."

"wae? Bukankah lebih mudah jika makan dikantin. Lagi pula dikantin kita tidak perlu membayar bukan?"

"aku benci jika harus satu ruangan dengan mereka. Kelas biasa atau kelas khusus kelakuan anaknya sama saja. Sama-sama sombong karena mereka kaya. Bedanya, kelas khusus lebih di takuti dan dihormati."

Sungmin yang sedikit tidak paham hanya mengangguk-angguk saja. Sungmin sudah tau kalau disekolahnya ini memang berisi orang-orang kaya saja.

Shin ahjumma sempat menceritakan sedikit tentang sekolahnya kemarin saat melihat sekolah ini. tapi shin ahjumma tidak menceritakan adanya kelas khusus atau kelas biasa. Dan sungmin juga tidak tahu kalau heechul akan menempatkannya di kelas khusus yang berisi para anak pendonatur.

"wookie-ah, jadi kau juga salah satu dari anak pendonatur ya?"

"uhuk." Ryeowook tiba-tiba saja tersedak.

"omo! wookie-ah. Gwenchana?" Sungmin yang kaget jadi panic. Tangannya menepuk-nepuk pelan punggung ryeowook, dan memberikan botol minuman yang tadi di bawa ryeowook.

"kenapa kau tiba-tiba tersedak begitu. Apa ada yang salah dengan pertanyaanku." Tanya sungmin sesaat setelah ryeowook tenang.

"ani. Hanya kaget saja. Aku tidak suka disamakan dengan mereka. Dan lagi aku bukan anak pendonatur."

Sungmin memiringkan kepalanya memandang ryeowook dengan bingung, dia sangat penasaran pada ryeowook. Bukan pendonatur? Lalu kenapa ryeowook ada di kelas itu? dan Kenapa sepertinya ryeowook sangat membenci teman sekelasnya?

Ryeowook memang tampak berbeda. Dia sederhana, berbeda dengan kebayakan yeoja dikelasnya tadi. Dandanan mereka sangat mencolok dengan aksesoris yang sedikit berlebihan. Di saat teman-temannya makan di kantin ryeowook malah menjauh, memilih disini dan memakan bekalnya sendiri. Sungmin cukup penasaran pada ryeowook.

Apa mungkin ryeowook adalah siswa beasiswa? Tapi itu tidak mungkin. Kalaupun beasiswa, tidak mungkin dimasukan ke kelas khusus. Kelas khusus berisi para anak pendonatur dan pemilk yayasan ini. sungmin juga bisa masuk kelas ini kare heechul adalah pemilik yayasan ini. lalu bagaimana dengan ryeowook?

"jadi… kau… emm… anak pemilik yayasan?" Sungmin tau pasti bukan. Mana mungkin ryeowook adalah anak heechul ahujumma. Sungmin hanya tidak tahu harus bertanya bagaimana.

Ryeowook menunduk. "aku tidak ingin menceritakan soal itu."

Sungmin jadi merasa bersalah karena ryeowook tampak sedih. "aniyo, kau tidak harus menceritakan itu. bagaimana kalau kau menceritakan hal-hal yang belum ku ketahui tentang sekolah ini.

Ryeowook menghela nafasnya. "maaf. Aku benar-benar tidak bisa menceritakannya. Aku jaji suatu hari saat aku sudah siap, Akan ku ceritakan. Sebagai gantinya akan kuceritakan dari awal."

Sungmin tersenyum saat melihat ryeowook sudah kembali seperti semula.

"Kau tau super junior kan?" sungmin mengangguk

"mereka juga bersekolah disini dan menempati kelas khusus seperti kita. Beberapa bulan yang lalu ada seseorang yang membocorkan absent mereka disekolah. Yah, mereka memang sering tidak hadir. Dan akhirnya timbulah banyak scandal."

sungmin sedikit terkejut. Super junior. Cho kyuhyun. Sungmin sempat lupa kalau kyuhyun adalah anak heechul ahjumma. Tentu saja dia juga berada di kelas khusus. Itu berarti akan sekelas dengannya.

" Salah satu scandal itu adalah fasilitas kelas khusus super junior. Masayarat luar berfikir kelas itu dikususkan untuk Suju saja, karena itulah banyak kritikan yang ditujukan pada Suju. Mungkin kau belum tau karena selama ini kau tinggal di jepang, tapi netizen di korea sangat kritis. Mereka akan mengkritik apapun yang menurut mereka buruk."

Sungmin merinding mendengar perkataan ryeowook. Sepertinya hidup di korea memang sulit.

" karena itu akhirnya pihak managemen Suju menurunkan mereka ke kelas biasa. Mungkin karena itu, pemilik yayasan ini menghapus kelas khusus. Sehingga semua murid kelas khusus juga menempati kelas biasa. Walaupun aku membenci mereka tapi aku cukup berterima kasih karena ini. berkat mereka kelas itu dihapus. aku sangat tidak betah berada di kelas khusus itu."

Sungmin sudah tidak tertarik mengenai masalah scandal dan semacamnya karena dia memang tidak menyukai mereka. Sungmin lebih tertarik pada alasan ryeowook membenci mereka.

"memangnya kenapa kau membenci mereka?"

ryeowook memandang sungmin dengan tatapan aneh. "apa kau fans nya?" tuduh ryeowook. Sungmin langsung menggeleng dengan cepat.

"aku baru saja pindah kesini wookie-ah. Walaupun di jepang mereka sangat terkenal, tapi tetap saja aku tidak tertarik. Aku hanya tau sedikit, yah sangat sedikit."

"baiklah kalau begitu. Kalau kau salah satu fans mereka, kau pasti langsung menerkamku kalau mendengar cerita ini." sungmin semakin memandang ryeowook dengan penasaran.

"karena mereka seenaknya sendiri. kau tahu? Sudah hampir dua bulan mereka tidak masuk sekolah."

"mungkin saja mereka memang sibuk wookie'ah. Bukankah mereka artis"

"tetap saja. Bahkan setelah scandal tentang absent mereka, mereka masih juga belum hadir. kudengar mereka akan masuk lagi setelah konser itupun hanya seminggu sekali. Yang benar saja!"

"kau membenci mereka hanya karena itu?"

"bukan itu, alasan utamanya adalah karena mereka itu sama saja dengan siswa kelas khusus lainnya. Suka membully, sombong dan sebagainya, bahkan lebih kejam karena cho kyuhyun salah satu member Suju adalah anak pemilik sekolah ini."

"cho kyuhyun?" teriak sungmin reflek. Sedetik kemudian sungmin menutup mulutnya sendiri.

"kenapa kau kaget begitu? Apa kau mengenalnya. kau yakin kau bukan fans nya?" ryeowook sedikit curiga dengan respon sungmin yang berlebihan.

"bukan begitu, emm… karena diantara member Suju aku hanya tau orang itu saja. Teman-temanku di jepang sangat menyukai orang itu." jawab sungmin sedikit gugup. Akan terjadi masalah besar kalau sampai ryeowook tau yang sebenarnya.

"jadi kau hanya tahu cho kyuhyun saja? Walaupun begitu kau pasti belum tau seperti apa kelakuan aslinya." sungmin mengangguk.

"sepertinya aku memang harus menceritakannya dari awal.

oOo I.T.I.L.Y oOo

Pagi ini semua member super junior dikumpulkan di kantor. Saat ini mereka berada di ruangan lee sooman atasan mereka.

"sebenarnya apa yang terjadi tadi malam!? Bukankah aku sudah menyuruh kalian untuk berhati-hati eoh? Artis baru yang sukses adalah sasaran empuk bagi para pencari berita!" Teriak sooman marah. Lalu dengan sabar dia menghela nafasnya dalam-dalam.

"aku tidak ingin marah-marah seperti ini, tapi—"

"lalu apa masalahnya?" belum sempat sooman menyelesaikan kata-katanya kyuhyun sudah memotongnya.

Sooman sempat menggeram, tapi sedetik kemudian wajahnya kembali tersenyum. "masalahnya? Masalahnya scandal yang kalian buat itu sangat banyak. Dan kami sangat pusing dibuatnya. Baiklah akan kusebutkan satu-satu."

Keempat namja tampan itu mengernyit memandang sooman. Sangat tidak penting, siapa yang meminta sooman untuk menyebutkan scandalnya satu-satu? tanpa harus disebut lagi, mereka juga sudah tau scandal apa saja yang mereka perbuat.

"pertama, rumor kyuhyun dengan seohyun. Yang satu i—"

"sajangnim, aku sudah katakan kalau aku tidak mengenalnya. Apa hanya karena yeoja itu mengatakan kalau dia menyukaiku saat di wawancara, itu berarti kami berhubungan."

"Yak! kyuhyun-ah. Dengarkan dulu penjelasanku! jangan selalu memotong perkataanku!" sooman yang kesal karena dari tadi kyuhyun selalu memotong perkataannya. sedangkan kyuhyun memandang sooman dengan death glare nya.

"ah maaf. Ehm. Untuk yang itu para wartawan percaya kata-kata mu, karena memang tidak ada bukti kedekatan kalian. Scandal itu sudah selesai. Baiklah, yang kedua absen kalian disekolah."

Walaupun sooman adalah CEO di agensi ini, tapi jika sudah berhadapan dengan para member super junior dia akan langsung berubah menjadi kutu. Padahal agensinya ini lepas dari perusahaan orang tua member super junior. Tapi dia sadar, sedikit melakukan kesalahan mungkin usahanya ini bisa hancur ditangan anak asuhnya ini.

Sooman mencoba untuk tersenyum. "ingat, itu scandal tiga bulan yang lalu karena kalian terlalu banyak absen disekolah. Aku tidak tau bagaimana hal itu bisa bocor ke media. Karena scandal itu para wartawan jadi tahu kalau kalian menempati kelas khusus di sekolah.—"

"—Mereka juga tahu kalau kalian suka sekali membully para siswa disana. Dan juga! banyak siswi sekolah itu yang mengaku pernah berkencan bersama eunhyuk. Karena satu scandal itulah kita harus bekerja ekstra untuk menyelesaikannya."

Para member super junior hanya mengangguk acuh.

"kami sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi kami tidak bisa memberi alasan lain karena buktinya sangat kuat. Kalian pasti tau akibat dari scandal itu? kalian harus keluar dari kelas khusus."

Tidak ada balasan, para member masih mendengarkannya walaupun mereka menatap sooman dengan malas.

"ya kami sudah tahu. Jadi apa lagi? Bukankah kami menerima kalau kami ditempatkan di kelas biasa asal tidak ada fans yang mengganggu. Lagi pula hanya perlu bersekolah selama seminggu sekali bukan." kyuhyun merasa kesal karena orang tua di depannya ini terlalu bertele-tele.

oOo I.T.I.L.Y oOo

Sungmin dan ryeowook masih berada di taman belakang. Ryeowook ingin menjelaskan segala sesuatu tentang sekolah ini pada sungmin. Dari awal sungmin masuk tadi, ryeowook memang sudah memperhatikan sungmin. Ryeowook tau sungmin berbeda dan dia merasa harus melindungi sungmin.

" Jadi, super junior itu terdiri dari empat member. Kyuhyun dan eunhyuk sekelas dengan kita kemudian siwon dan yesung mereka adalah sunbae kita. Mereka ada di kelas khusus untuk kelas tiga… dulunya. Yah sekarang kelas itu sudah tidak ada." Jelas ryeowook.

"kyuhyun adalah anak pemilik yayasan ini, dia sangat kejam. karena kekuasaannya, dia bisa saja mengeluarkan siapa saja yang mengganggunya disini. Kyuhyun juga sering melakukan kekerasan pada anak yang melawannya."

Sungmin mengangguk setuju. Persis seperti yang diceritakan hankyung ahjussi dan heechul ahjumma.

"eunhyuk, dia adalah playboy kelas kakap. Gossip nya, hampir semua yeoja disini pernah berkencan dengannya. Bahkan dia juga sering merebut kekasih orang. Dulu pernah ada satu namja yang mencoba melawan nya karena eunhyuk merebut kekasihnya. Kau tahu apa yang terjadi?"

Sungmin menggeleng. "namja itu masuk rumah sakit dan harus dirawat disana selama dua minggu. Bukan hanya itu saja, namja itu juga dikeluarkan dari sekolah. Yah, sepertinya eunhyuk mengadu pada kyuhyun."

" kalau yesung, entahlah orang itu sangat aneh, sikapnya juga misterius. Sedangkan siwon, diantara mereka berempat siwon terlihat paling normal."

"sepertinya yesung dan siwon sunbae tidak pernah berbuat macam-macam seperti kyuhyun dan eunhyuk?" Tanya sungmin, dan langsung dijawab dengan gelengan oleh ryeowook.

" Mungkin karena mereka berdua lebih dewasa, yesung dan siwon selalu menjaga image. Padahal sebenarnya keempat namja itu sama saja." Ryeowook mengambil botol dan meminumnya.

"maksudmu?"

" seharusnya yesung dan siwon sebagai hyung harus bisa menasehati kelakuan dongsaengnya tapi kenyataannya mereka hanya diam dan membiarkan. Bahkan aku pernah melihat langsung mereka berdua juga ikut membully. Lagipula mereka sudah bersahabat dari kecil, pasti kelakuan mereka sama saja."

Sungmin hanya bisa mengangguk. Sedikit bingung karena sungmin juga tidak tahu rupa mereka. Kemarin malam sungmin ingat bertemu dengan salah satu sahabat kyuhyun tapi sungmin juga tidak yakin siapa yang ditemuinya kemarin.

"min jangan sampai membuat masalah dengan mereka. Kalau perlu jangan dekat-dekat dengan mereka. Bukan hanya keempat namja aneh itu tapi juga anak kelas khusus lainnya."

"kelas khusus lainnya? Tapi mereka teman sekelas kita wookie. Akan sangat sulit jika tidak dekat dekat dengan mereka."

Ryeowook medengus kesal. "minnie-ah aku sudah bersekolah disini sejak empat tahun lalu saat masih kelas dua junior high school. Dan selama itu aku bisa menjaga diriku agar tidak berinteraksi dengan mereka. Tahun pertama saat aku belum tau apa-apa aku masih bisa sedikit berinteraksi dengan mereka tapi setelah aku tahu semuanya, aku segera menjauh."

Sungmin membulatkan matanya kaget. "empat tahun berada di kelas khusus? apa kau tidak bosan wookie-ah?" sungmin merasa ryewook sangat mengagumkan. bagaimana mungkin ryeowook bisa bertaha selama itu.

"tidak juga, memang ada beberapa orang yang sudah dari junior high school disitu, tapi juga ada beberapa anak baru dan beberapa anak yang pindah ke luar negeri." Kata ryeowook. "oh ya, apa kau ingat kumpulan yeoja yang ada di pojok dekat pintu? Jangan pernah sekalipun berurusan dengan mereka. Apalagi dengan Victoria, dia itu sangat ganas."

"ganas?"

"yeoja itu sangat menyukai kyuhyun, saat ada seseorang mendekati kyuhyun dia tidak akan segan-segan melakukan apapun pada orang itu agar dia menjauhi kyuhyun. bahkan sampai ada yang sampai masuk rumah sakit."

"mwo! Apa tidak ada guru yang menegurnya?"

sungmin sedikit kalau sungmin tidak sengaja berbicara dengan kyuhyun. Bagaimanapun sungmin tinggal serumah dengan kyuhyun, walaupun sungmin juga masih tidak yakin apakah kyuhyun mau berbicara dengannya mengingat sepertinya kyuhyun sangat membencinya.

"ck, di SM siswa kelas khusus sangat berkuasa. Walaupun kelas itu sudah tidak ada sekarang. tapi tetap saja kedudukan mereka sebagai pendonatur tidak berubah. Asal kau tidak mendekati cho kyuhyun, kau akan aman dari yeoja itu. tapi sebaiknya jangan pernah mendekati semua member Suju."

"Walaupun mereka kejam, tapi tidak sedikit fans nya. kalau kau membuat masalah dengan suju. Bukan siswa kelas khusus saja yang membully mu, tapi seluruh fans mereka yang bersekolah disini juga."

"aku rasa aku bisa melakukannya. Bukankah mereka jarang masuk sekolah."

"eii, jangan salah. walaupun mereka berempat jarang masuk tapi saat mereka tidak ada, para siswa kelas khusus lainnya yang menggantikan tugas mereka untuk membully dan sebagainya."

"begitukah?" sungmin menunduk kecewa. Sepertinya terlalu bahaya kalau dia mendekati kyuhyun. Kalau saja sungmin tidak dibebani oleh permintaan Hankyung dan heechul, tanpa berpikir dua kali, sungmin akan langsung manjauhi kyuhyun. Tapi ini berbeda. Apa yang harus ia lakukan.

Ryeowook mengernyitkan keningnya. "kenapa kau kecewa?"

Sungmin sedikit salah tingkah. "ah! Aku bukan kecewa. Aku hanya merasa sepertinya akan sulit bersekolah disini." Jawab sungmin segera. Entah dari mana alasan itu datang.

"tenanglah ada aku disini. Mulai sekarang kau adalah sahabatku. Sejak awal aku melihatmu aku tahu kalau kau berbeda dari mereka minnie-ah." Ryewook tersenyum tulus pada sungmin.

"gomawo wookie-ah. Lebih baik kita kembali kekelas sekarang." Sungmin membalas senyum ryeowook dan menggandeng tangannya.

Walaupun sungmin tersenyum otaknya masih berpikir. Bagaimana sungmin bisa merubah kyuhyun kalau mendekat saja tidak bisa. Kata shin ahjumma kyuhyun jarang pulang karena kesibukannya. Kalau pun tidak sibuk, kyuhyun lebih sering menginap di rumah sahabatnya.

Kesempatan sungmin hanya tinggal disekolah karena kyuhyun sudah dipastikan ada disekolah walupun hanya seminggu sekali. Tapi mengingat peringatan ryeowook tadi. Sepertinya di sekolah juga tidak bisa. Lalu apa yang harus dia lakukan.

oOo I.T.I.L.Y oOo

"aku tahu sekolah itu milik orang tuamu kyu. Tapi memukuli memaki dan sebagainya, perbuatan kalian itu sangat berbahaya untuk image yang telah kalian bangun. Kalian itu adalah idol!"

"jadi kau memanggil kami pagi-pagi dan bercerita panjang lebar dan intinya hanya soal image? Cih, Tenang saja, mulai saat ini kami akan berusaha menjaganya. Aku akan mengawasi mereka." Jawab yesung selaku leader super junior. Sedangkan member yang lain hanya mengangguk setuju.

Sooman menghela nafasnya dengan berat.

"yesung-ah. Kalian sudah terbiasa melakukan hal itu dari junior high school. Kau yakin bisa berhenti? Dan lagi inti permasalahan pagi ini adalah scandal baru yang kalian buat ."

" scandal? lagi? apa maksud sajangnim." Kali ini eunhyuk lah yang menimpali.

"lihat ini." sooman mengangkat tangannya. asisten sooman dengan sigap memberikan sebuah tab, dan di dalam tab tersebut ada beberapa foto kemarin malam saat para member keluar dari club dengan keadaan mabuk.

lee sooman memijit kepalanya yang berdenyut. Sedangkan para member super junior yang duduk di depannya hanya menatap tak peduli. Karena mereka pikir ini bukanlah hal besar. Memangnya kenapa jika mereka mabuk?

"Untuk saat ini, liburan 1 bulan kalian akan ku batalkan. Dan kembalilah bersekolah."

"Mwo!" teriak eunhyuk dengan heboh.

"tapi sajangnim—"

"tidak ada tapi-tapian. Kontrak CF dan drama serta persiapan album baru kalian akan kutunda sampai scandal ini mereda. Untuk saat ini kalian harus pergi kesekolah SETIAP HARI." Omongan siwon langsung di potong oleh sooman.

"ya! Kenapa jadi setiap hari. kita bisa habis oleh fans-fans gila itu."

"aku tahu khyuhyun-ah. Tapi bagaimana lagi. sekolah itu adalah kewajiban kalian. Dan apa yang kalian lakukan kemarin itu sangat melanggar status kalian sebagai pelajar, Kalian itu masih dibawah umur. ada beberapa foto juga saat kalian memasuki club itu, sekitar jam lima. bahkan itu masih jam sekolah."

"tapi—"

"saat ini tidak ada yang bisa kalian lakukan. Foto itu telah menyebar. Kali ini uang kalian juga tidak bisa berbicara. Scandal kalian beruntun dan semua itu tidak jauh dari masalah sekolah. Kita tidak bisa memberi penyangkalan seperti sebelumnya. Mereka akan berpikir kalau kita selalu beralasan. Jika saat ini kalian tidak pergi ke sekolah mungkin akan muncul berita baru lagi entah apa itu."

"tapi tidak perlu berlebihan sampai harus bersekolah setiap hari dan menghentikan semua kegiatan mereka sajangnim." Sang manager hyung ikut angkat bicara.

"kalau mereka tidak sekolah setiap hari dan tetap mengikuti jadwal bukankah itu sama seperti yang sebelumnya? Bahkan idol lain juga banyak yang tetap sekolah di tengah jadwal. Tapi kalian tidak. Aku menyetujuinya karena itu mau kalian. Tapi saat ini hal itu bukanlah hal yang bijak."

"sajangnim."

"ini semua juga tidak lepas dari latar belakang kalian. Kalian ini keluarga terpandang. Kalian memang seharusnya tidak berbuat seperti ini. dari awal ini memang salahku yang membiarkan kalian sering tidak masuk. Harusnya aku bisa membagi jadwal kalian dengan jadwal sekolah."

"kau ti—"

"lagi pula ini permintaan orang tua kalian. Apa yang bisa kulakukan? Kalau saja kalian tidak tertangkap kamera kemarin malam. Hal ini tidak akan terjadi. Sekarang apapun protesanmu aku juga tidak bisa berbuat apa-apa." ucap sooman final.

Kyuhyun sudah akan protes lagi kalau saja manager hyung tidak menariknya keluar dari ruang itu. Sedang member Super Junior lainnya mengikutinya dari belakang.

.

Saat ini para member dan manager berada di van.

"yang benar saja satu ruangan dengan semua yeoja itu. hyung, apa benar harus setiap hari kesekolah? Sampai kapan? Bagaimana mungkin kita membagi jadwal dan sekolah?" Tanya eunhyuk bertubi-tubi.

"Kalian tidak ada jadwal untuk saat ini? kau lupa, sumuanya akan ditunda. Ini lah akibat kalian tidak mau mendengarkanku. Aku sudah menyuruh kalian berhenti bermain ke tempat itu bukan. Untuk saat ini kalian harus bersekolah setiap hari."

"ck, menyebalkan."

"turuti saja. Itu adalah keputusan yang paling baik saat ini. lagipula apa yang dikatakan sajangnim tadi benar. Selama ini dia memang terlihat konyol didepan kalian. Tapi itulah dia yang sebenarnya. Kalian tidak usah membantah, dia lebih berpengalaman dalam mengurusi scandal.—"

"dan juga, tadi pagi sekali sajangnim sudah menghubungi orang tua kalian."

"Mwo? apa saja yang mereka bicarakan?"

"entahlah. jika aku bertanya dia akan memarahiku. aku sudah terlalu lelah untuk di marahi oleh sajangnim. Setiap kali kalian mendapat masalah, akulah korban nya karena dia tidak berani pada kalian."

Sang manager memang terlihat sangat lelah. Dibawah matanya ada lingkaran hitam tanda kurang tidur.

" aku sudah tau cepat atau lambat masalah seperti ini akan muncul mengingat kelakuan kalian yang sangat seenanknya sendiri. tanpa menjadi artis pun kehidupan kalian sudah disorot. Semakin tinggi posisi seseorang maka akan makin banyak pula musuh yang mencari kesalahannya."

"arasso hyung. Lagi pula kami hanyalah seorang remaja. wajar jika kami membutuhkan perhatian. Kau tahu sendiri bagaimana orang tua kami. Jadi begitulah cara kami menarik perhatian."

Sang manager mendengus kesal. "tapi jika hal seperti ini sudah terjadi kau mau bagaimana? jangan berbuat onar saat di sekolah. Walaupun kalian sangat berkuasa tapi tetaplah jaga image." Kata manager hyung.

"hyung, sekalipun kami tidak berbuat onar, semua siswa disitu juga sudah tau kelakuan kami."

"ya! Ku mohon untuk sekali ini saja turuti kata-kataku. Kau tau kan kenapa sajangnim menyuruh kalian menjaga image? Itu karena fans kalian. fans lah yang membuat kalian masih berdiri di panggung itu. Sekalipun sajangnim tunduk pada kalian, tapi jika fans kalian sudah menjauhi kalian, apa yang bisa kau lakukan. Jadi bersekolah lah dengan tenang dan jangan membuat onar."

"terserahlah, setidaknya masih ada satu hal baik tentang ini." kata siwon tidak peduli.

Eunhyuk tidak setuju dengan kata-kata siwon. "ya hyung, apa hal baiknya? Ini seratus persen hal buruk."

"setidaknya aku bisa focus pada misi ku kali ini?"

Para member menatap siwon dengan wajah bertanya. "misi? Apa yang kau bicarakan"

"misi mencari…" siwon terdiam sebentar. "mencari?" Tanya eunhyuk

"misi mencari…k-kekasih?" jawab siwon pada akhirnya.

Siwon lega karena otak nya bisa berpikir dengan cepat. Walaupun nadanya sedikit aneh tadi. Mana mungkin dia menjawab misi mencari saudara kyuhyun.

Selama ini ketika kyuhyun menceritakan saudaranya siwon selalu tampak tidak peduli, apa kata para member lainnya kalau tiba-tiba dia ingin mencarinya. Dan lagi kalau sampai tadi kelepasan, siwon tidak tau apa yang akan kyuhyun padanya nanti.

"kekasih? Sejak kapan kau ingin mencari kekasih? Kalau eunhyuk yang mengatakannya aku bisa percaya. Tapi dirimu? Bahkan aku sempat meragukan orientasimu." Kata yesung dengan nada meremehkan.

PLAK

Siwon memukul kepala yesung dengan keras.

"yak! Apa yang kau lakukan!"

"salah sendiri! jadi kau bilang aku gay? Memangnya salah kalau aku mau mencari kekasih. Lihat saja nanti."

"Yak! Siwon-ah! Jangan berbuat macam-macam. Apa kau mencoba membuat scandal lagi eoh?" Teriak sang manager.

"hyung, tenanglah aku masih baru mau mencari. Kalaupun ketemu nanti akan kusembunyikan dengan baik hubungan kami."

Sang manager hanya bisa menunduk pasrah. Anak-anak ini sungguh sulit diatur. Tapi mau bagaimana lagi. Bahkan sajangnim pun tidak berani membuat masalah dengan mereka.

oOo I.T.I.L.Y oOo

Sungmin baru saja tiba di rumah. Jam enam sore. Saat akan membuka pintu kamarnya tangannya ditarik kasar oleh seseorang. Sungmin berbalik dan sudah akan memaki orang itu tapi niatnya ia urungkan saat melihat siapa yang menarik pergelangan tangannya.

"cho kyuhyun-ssi?"

Namja didepannya ini hanya diam saja dan memandangnya dengan tajam.

"mm… a-anyeonghaseyo." Jawab sungmin sedikit gugup. Siapa yang tidak gugup jika di pandang dengan tajam begitu.

"a-ada apa? Kyuhyun-ssi." Sungmin makin gugup karena kyuhyun tidak menjawabnya.

"Kita tidak saling mengenal jadi jangan sok akrab denganku." Kyuhyun semakin mencengkram pergelangan tangan sungmin.

Sungmin mengernyit sakit. Mungkin pergelangan tangannya sudah merah sekarang. "cho kyuhyun-ssi. Sebenarnya apa yang ingin kau bicarakan?"

"aku hanya ingin mengingatkanmu sesuatu. Kau boleh mengambil appa dan eomma, tapi kau bukanlah siapa-siapa disini. Akulah yang berkuasa disini."

"apa maksudmu?" Tanya sungmin bingung. Kyuhyun tidak menjawab dan malah menghempas tangan sungmin yang digenggapnya dengan keras.

"Appo," sungmin memegangi pergelangan tangannya yang memerah.

Kyuhyun menyeringai dan melangkah maju mendesak sungmin.

"k-kyuhyun-ssi." Sungmin terus mundur sampai punggung nya sudah menempel pada pintu.

Wajah kyuhyun sangat dekat dengan sungmin. Sungmin sempat kaget beberapa saat. Walaupun sudah beberapa kali melihat wajah kyuhyun di foto maupun poster dan kemarin juga sempat bertemu dengannya, tapi sungmin tidak pernah melihat wajah kyuhyun sedekat ini. Wajah kyuhyun sangat…

"dengar! jangan kau pikir kau bisa hidup tenang disini. Aku akan membuatmu menderita."

Sungmin tampak terkejut mendengar kata kyuhyun. "w-wae? Apa salahku? Kenapa kau melakukannya padaku?" Tanya sungmin dengan gemetar.

BRAK

Kyuhyun memukul pintu disamping sungmin dengan keras, membuat sungmin kaget dan memejamkan matanya.

"karena aku sangat membencimu!" Setelah mengatakan itu kyuhyun pergi menuju kamarnya sendiri dan menutupnya dengan keras sehingga membuat sungmin kaget lagi.

Sungmin masih berdiri di depan pintu kamarnya. Perlahan mata indahnya meneteskan air mata.

"oppa… hiks."

Sungmin terlalu kaget saat ini. ini adalah pertama kali dalam hidupnya diperlakukan sekasar ini.

"nona sungmin, gwenchana?" shin ahjumma yang mendengar suara keras itu langsung menuju keatas bersama beberapa maid.

Saat melihat keadaan sungmin, seakan mengerti apa yang baru terjadi pada sungmin, shin ahjumma menyuruh salah satu maid membawa air putih dan menyuruh maid lainnya untuk meneruskan pekerjaannya.

Shin ahjumma menuntun sungmin kedalam kamarnya. Sungmin hanya bisa menurut saja.

"nona, gwenchana?" Tanya shin ahjumma khawatir.

"hiks." Sungmin terisak. Shin ahjumma hanya bisa memeluk sungmin dan mencoba menenangkannya.

Shin ahjumma terus mengelus punggung sungmin. hal seperti ini bukanlah yang pertama. Kyuhyun memang sering marah-marah pada maid, tapi shin ahjumma tau kyuhyun melakukannya karena memang mereka bersalah. Yah walaupun kesalahan itu sangat kecil.

Kyuhyun memang sedikit keterlaluan kali ini. "nona, tenanglah. Tuan muda memang selalu berbuat kasar."

Sungmin menggeleng dan melepaskan pelukannya. Isakannya mulai berhenti. "aku menangis bukan karena perbuatan kyuhyun ahjumma. Aku memang kaget tadi tapi bukan itu masalahnya."

Shin ahjumma mengangguk sesekali mengusap air mata sungmin yang masih terus menetes walaupun isakannya sudah berhenti.

"kata-katanya memang menyakitkan. Tapi itu memang kenyataan. Aku memang bukan siapa-siapa disini. Aku tidak pantas berada disini. Dan dia pantas membenciku karena aku masuk kesini. Dan yang membuatku menangis tadi…" Sungmin diam, dia bingung haruskah menceritakan hal ini pada shin ahjumma.

"saat melihat wajah kyuhyun dari dekat tadi, entah mengapa aku melihat bayangan seseorang yang sangat kusayangi di wajah kyuhyun. Saat kyuhyun membentaku tadi, bukan kyuhyun yang kulihat tapi orang itu. Karena itulah aku menangis."

Shin ahjumma tersenyum, mengerti siapa orang yang dimaksud sungmin. "jadi nona menangis karena membayangkan orang yang sangat nona sayangi membentak nona? Bukan karena perbuatan kasar tuan muda?" sungmin mengangguk.

Sungmin memang bukan orang yang cengeng. Tapi saat menyangkut orang yang di sayanginya, itu akan berbeda lagi kasusnya.

"sebenarnya saya tidak berhak untuk menceritakan ini, tapi saya juga tidak ingin nona terlalu sedih jika suatu saat nanti tuan muda melakukan yang lebih dari ini." sungmin mendongak menatap shin ahjumma.

.

Kyuhyun memasuki kamarnya dengan kesal. Terlalu banyak masalah hari ini. apalagi saat melihat sungmin tadi. Entah kenapa amarahnya langsung meningkat. Kyuhyun tau tadi dia sedikit keterlaluan.

Disekolah kyuhyun memang sering membully siapa saja yang mengganggunya, sekalipun itu perempuan. Tapi entah kenapa kyuhyun sangat merasa bersalah pada sungmin saat ini. sepertinya sungmin tidak tahu apa-apa.

Kyuhyun bukanlah orang yang bodoh, dia tahu semua ini bukan salah sungmin. Kalau ada yang harus disalahkan mungkin itu adalah orangtuanya. Merekalah yang tidak adil.

Mereka selalu pergi ke jepang untuk menemui sungmin tapi mereka tidak pernah mau mengajak kyuhyun dan meninggalkannya sendiri disini. Wajar bukan kalau kyuhyun merasa iri pada sungmin.

Wajar kalau kyuhyun merasa marah dan membenci sungmin maupun orang tuanya.

Apalagi saat orang tuanya mengatakan akan membawa sungmin kesini. Kenapa baru sekarang setelah kyuhyun terlanjur membenci mereka? Kenapa baru sekarang setelah kyuhyun sudah terbiasa ditinggalkan?

Bahkan setelah sungmin masuk ke rumah ini orangtuanya tetap tidak memperhatikannya, saat eommanya menelpon kemarin yang di tanyakan adalah sungmin bukan dirinya.

Itulah pemikiran kyuhyun selama ini. itulah yang membuat kyuhyun sangat membenci orangtuanya dan sungmin. Dia merasa ditinggalkan.

.

Sungmin sudah berhenti menangis. Sungmin dan shin ahjumma duduk di sofa yang ada di kamar sungmin.

" tuan muda berbuat seperti itu pada nona hanya karena salah paham saja."

"salah paham? Padaku?" Tanya sungmin bingung.

"cerita ini memang sedikit rumit." Shin ahjumma menatap sungmin dalam.

" Jadi, selama ini tuan muda tidak mau percaya kalau tuan dan nyonya cho menjalankan bisnis di jepang, karena tuan muda berfikir itu hanya alasan mereka untuk menemui seseorang."

"seseorang? Siapa?"

" Saya tidak bisa menjelaskan siapa orang itu pada nona karena tuan dan nyonya melarang saya. Mereka bilang nona akan mengetahui sendiri nanti. Yang jelas karena itulah tuan muda sangat membenci orang itu."

"membenci orang itu? hanya karena ahjussi dan ahjumma menemuinya?"

"bukan karena menemuinya. Selama ini tuan dan nyonya memang selalu meninggalkan tuan muda karena bisnis nya di Jepang. mereka hanya pulang sebulan sekali, itupun hanya beberapa hari saja. Sehingga mereka jarang bertemu dengan tuan muda. Saat mendengar kalau sebenarnya di jepang ada 'seseorang' itu, tuan muda jadi marah besar—"

"—tuan muda berpikir selama ini tuan dan nyonya membohonginya. Karena itu dia tidak percaya lagi pada tuan dan nyonya. karena sifat tuan muda yang keras kepala, dia tidak pernah mau mendengar penjelasan tuan dan nyonya. Hingga pada akhirnya mereka menyerah. Lagi pula saat itu tuan muda masih berusia sepuluh tahun, nyonya berpikir mungkin saat tuan muda lebih besar lagi dia akan mengerti."

"kenapa ahjussi dan ahjumma melakukan itu? kenapa mereka tidak membawa kyuhyun saja agar dia tidak salah paham?"

"karena tuduhan tuan muda memang salah. Selama ini tuan dan nyonya memang bekerja disana. Bahkan yang saya dengar tuan dan nyonya baru tiga kali menemui orang itu. tuan muda juga masih harus bersekolah, jadi tidak mungkin membawanya."

Sungmin masih diam menunggu shin ahjumma menjelaskan lebih.

"Saya juga sudah mencoba untuk menjelaskannya tapi tuan muda tidak pernah mau mendengarkannya."

"sangat kekanakan. Jangan bilang karena aku datang dari jepang dia jadi berfikir kalau orang itu aku."

Shin ahjumma tersenyum.

"aku bisa gila jika begini. lalu bagaimana caraku merubah sikapnya jika dia saja membenciku. Padahal aku sudah berjanji pada ahjussi."

shin ahjumma terlihat sedkit penasaran.

"sebenarnya, saat Hankyung ahjussi mengajaku ke korea dulu. Dia sedikit menceritakan bagaimana sikap cho kyuhyun. Dan Hankyung ahjussi ingin aku merubah sikap-sikap jelek itu." Jelasku pada shin ahjumma.

"Saya juga berharap nona bisa merubah sikap tuan muda. Tapi sepertinya sedikit sulit. Bahkan sahabat-sahabatnya saja tidak bisa. Nona harus berusaha."

"kalau orang tua dan sahabatnya saja tidak bisa, Bahkan shin ahjumma yang dekat dengannya. bagaimana denganku? Dia sangat membenciku, ini mustahil."

"saya yakin nona bisa. Nyonya pernah bercerita pada saya bila nona sungmin adalah orang yang kuat dan selalu bekerja keras." Shin ahjumma menggenggam tangan sungmin dengan erat. "Jangan pernah takut pada tuan muda. Selama ini semua orang selalu saja tunduk padanya. Mungkin karena itulah tuan muda menjadi keras kepala, tidak mau di perintah. Dan tidak mau mendengarkan siapa-siapa."

"jadi aku harus melawannya? Tapi kenapa heechul ahjumma dan hankyung ahjussi menyerah begitu saja saat kyuhyun tidak mau mendengar? Harusnya mereka memaksa kyuhyun agar mendengar penjelasan mereka agar kyuhyun tidak sampai salah paham seperti ini."

"nyonya hanya tidak ingin tuan muda semakin membencinya. Lagi pula saat itu nyonya sudah berencana membawa tuan muda pada 'orang itu'. nyonya ingin tuan muda mendengar penjelasan langsung dari 'orang itu' tapi hal tak terduga terjadi."

Hal tak terduga? Sungmin inginn bertanya, tapi sungmin yakin shin ahjumma pasti tidak mau menjelaskannya.

"ahjumma, apa 'orang itu' tidak punya nama sehingga harus disebut 'orang itu'? aku tidak ingin tahu bagaimana orangnya, hanya beritahu namanya saja. Kata 'orang itu' sangat tidak enak didengar."

"tentu saja punya. Tapi saya dilarang memberi tahu nona. Lebih baik nona segara mandi sekarang, saya tunggu di ruang makan." Sungmin sudah tidak bertanya lagi. dan langsung menuju kamar mandi.

oOo I.T.I.L.Y oOo

Kyuhyun baru saja memasuki ruang makan. Kyuhyun melihat sungmin sedang membantu shin ahjuma.

"ck. Jadi yeoja itu tidak menghiraukan ancamanku tadi?" kyuhyun menyeringai.

Sepertinya dia telah merencanakan sesuatu. Kyuhyun meneruskan langkahnya dan duduk di kursi yang paling ujung.

Sungmin baru saja kembali dari dapur setelah membantu shin ahjumma. Saat ia memasuki ruang makan yang luas itu, sungmin melihat kyuhyun sudah duduk dengan tenang disana. Tubuh sungmin menegang.

Sungmin menarik nafas dalam-dalam. "rileks…" bisiknya pada dirinya sendiri.

Sungmin masih berdiri di depan pintu antara ruang makan dan dapur. Sungmin sempat bingung harus melakukan apa, masih teringat jelas bagaimana kyuhyun membentaknya tadi. Shin ahjumma yang menyadari kegugupan sungmin langsung mendorong sungmin agar duduk diruang makan.

Shin ahjumma mencoba memberi sungmin semangat dengan meremas lengan sungmin pelan. Sungmin hanya bisa pasrah saat akhirnya tinggal dia dan kyuhyun saja di ruangan itu.

Sungmin memang sudah mengingatkan dirinya sendiri agar tidak takut pada kyuhyun, tapi aura mengancam kyuhyun terlalu kuat sampai membuat sungmin merinding sendiri.

"ehm." Kyuhyun berdeham.

Sungmin langsung tersentak kaget dan mengelus dadanya. Padahal kyuhyun hanya berdeham, tapi sungmin sudah sekaget ini.

"kau cukup berani juga ya?" sungmin mendongak mencoba menatap kyuhyun. Lagi-lagi, bayangan itu muncul, hingga membuat sungmin mengalihkan tatapannya.

"masih ingat bukan aku akan membuat mu menderita." sungmin menatap bingung pada kyuhyun. Kyuhyun menyeringai.

PRANG

.

.

.

TBC

Hai hai hai…

Saya balik lagi nihhh… ^^ *emang ada yang nunggu… (-_-")

Maaf yah,, update nya lama… iya nih… awal-awal puasa nggak dapet mood nulis… ihihi…

Pasti banyak typo yaah…. Ceritanya makin aneh juga yaah….?

Soal yang dunia ke artisan diatas,,, itu bener-bener ngarang… saya kan nggak pernah jadi artis… jadi mana tau gimana… ihihihi… jadi kalo ada hal yang ganjal maklumin aja yah…

Review lagi yaah… saya selalu menanti review kalian…..

.

Big thanks to My Lovely Reader…

Allea1186, PaboGirl, kyuxmine, Cho Hyun Ah Sparkins 137, Whey.K, abilhikmah, chominhyun, danactebh, dewi. , heldamagnae, Fariny, shin, , fishyelf

Adakah yang belum tertulis…?

.

Allea1186

Waah,, makasih udah mau baca... iya kemaren ternyata udah review dan reviewnya baru muncul. Alur kelamaan ya? Maaf, saya pengennya biar jelas. Mklum, belum pengalaman. Saya akan coba perbaikin yah. Makasih udah Review… maaf kemaren nggak ketulis,, baru muncul chingu… review lagi yaah.. :)

PaboGirl

Maaf ya chingu kemaren nggak ketulis, baru muncul nih. Dan waktu liat tanggal nya ternyata udah lama. Iya nih,, kyu kayaknya salah paham dan benci sama min. soalnya kyu keras kepala sih… ^^ kkk… makasih review nya… review lagi yahh… :)

Kyuxmine

Masalahnya apa? Udah ke jawab kan… ^^ makasih udah review, review lagi yahh…:)

Cho Hyun Ah Sparkins 137

Haha, iya kasian banget siwon… saya juga berharap semoga kyu cepet cinta ama ming… makasih review nya, review lagi yaah… :)

Whey.K

Hehe… makasih… padahal saya nggak yakin kalo cerita nya bagus. Yang begini kan udah pasaran. Tenang aja, saya bakal bikin kyu cemburu, biar nggak benci sama min terus… makasih review nya… review lagi yah… :)

Abilhikmah

Ada apa dengan kyu ya? Ada apa ya? ^^ makasih review nya, review lagi yaah… :)

Chominhyun

Masalahnya udah tau kan. Iya nih, sekolah nya cuma seminggu sekali, maklum sibuk. Nggak sekolah aja mereka udah pinter… ihihi… ^^ makasih review nya, review lagi yahh… :)

Danactebh

Nah udah kejawab kan… kyumin disekolah? Baca terus yahh… makasih udah review, review lagi yahh… :)

Dewi.

Ming sodaranya kyu bukan sih? Ihhi… rahasia… ^^ kenapa ming bisa bahasa korea? Nah ini pertanyaan yang saya tunggu2 nih. Kenapa bisa padahal ga inget pernah kekorea apa belum. Soalnya kan appa eomma nya orang korea, dirumah kan bisa aja di ajarin… ^^ ihihi…

sebenernya sempet pengen saya jelasin di dalem ff nya. tapi takut nya malah kepanjangan dan nge bosenin… terus kan juga udah banyak ff yg semacem ini nih, jadi pasti bisa nebak deh… wkwkwk… ^^ makasih review nya,, review lagi yaah…. :)

heldamagnae

makasih udah baca ff yang nggak jelas ini, pake muji lagi… makasih review nya… review lagi yah… :)

Fariny

Iya ini udah di lanjut. Makasih udah review, review lagi yaah… :)

Shin

iya nih… biar nanti kyu kemakan omongannya sendiri. makasih udah review, review lagi yahh… :)

kyumin moment? Tunjuk atas. Yah walaupun Cuma begitu tapi kyumin udah ketemu kan… ihihi… makasih udah review, review lagi yah… :)

fishyelf

ini udah dilanjuttt… ^^ makasih udah review, review lagi yah… :)

.

Aduh chingu maaf ya, kayaknya kemarin ada yang nggak kesebut yah? Maaf banget, waktu buka kolom review kemaren ternyata ada yang udah review di chap 2 tapi baru muncul… saya nggak tau kenapa kok begitu. Maaf banget…

Kalo nanti ada yang nggak kesebut lagi,, bilang yahh… lewat PM juga bisa… soalnya saya merasa bersalah banget… sekali lagi maaf yaah…

Jangan marah ya soalnya update nya lamaa… review lagi…. ^^

Fighting!