A/N :Dari Terselubung =w= gemblek ni~~~

Disclaimer :Hidekaz Himaruya FTW !

Warning :OOC, GAJENESS,GILAKNESS,SARAPNESS,CAMPURADUKNESS,TYPO,DE EL EL (sama kayak FF gila gue yang lainnya #dilemparswallow)


Arthur Kirkland masuk restoran mewah dan memesan lengkap dari teh hangat, appetizer,dessert dan bandrek temulawak hangat.

Teh datang, tapi Arthur kaget melihat jempol kanan si pelayan masuk ke tehnya.

'Wah ajegile… tapi nggak sengaja kali ?' Kata Arthur dalam hatinya

Dengan tenang dihirupnya tehnya, tiga menit kemudian sup jamurnya diantar, astaga jempolnya juga masuk!

Walau sudah kesal, tapi ini kan restoran mewah jadi nggak bisa marah sembarangan
seperti di warteg milik Scotland langganannya.

'Sabar toh Mas' dalam hati si Arthur. Lalu sup diangkat mangkoknya, datanglah spaghetti.

'Kampret...! jempolnya masuk juga. Wah, ini sih ude kelewatan...' Kata Arthur dalam hati.

Tapi karena lapar, ditahannya amarahnya dengan niat nanti mau memanggil manager restoran...

Dilahaplah spaghetti dan matanya mulai mencari sang spaghetti, dinantikannya bandrek dan..'Geblek ini pelayan. Jempolnya ikut juga masuk ke bandrek hangat !

Naik pitamlah si Arthur. Wong resto mahal kok pelayanan ora bener.

"WOI, LU ! MANAGER SINI !" Teriak Arthur.

Tergopoh-gopoh si manager datang.

"Ada apa Pak ?" Tanya si manager

"Itu anak buahmu edan !Masa jempol tangan kanannya masuk ke semua makanan dan minuman yang ane pesan !" Kata Arthur marah-marah ke si manager resto.

Dengan terkejut si manager bertanya, "Ah masa pak? Alfred, sini kamu, apa benar jempolmu kamu masukkan ke pesanan tamu?"

"Ya, Pak!" Jawab si Alfred. Ya jadilah si manager marah.

"Edan kamu..!, kenapa begitu? Kan kamu sudah diajari nggak boleh!" Kata si manager ngomel-ngomel ke Alfred.

Senang karena diperhatikan,... Arthur berpikir 'Aseek ! Makan geratis ayam kaming~~!'

Alfred menjawab, "Jempol saya keseleo pak, kata dokter mesti dihangatkan terus, makanan kan hangat, jadi saya taruh saja di situ."

Mendengar itu, marahlah Arthur dan akhirnya malah ngemeng seenak jidat die.

"Kurang ajar! You git ! , mau hangat ya? Kalau mau hangat saya ajari, masukkan tuh jempolmu ke lubang pantat..!, hangatkan di sono..!" Kata Arthur naek darah.

Alfred yang tampangnya lugu ini menjawab tenang, "Iya pak..., saya tahu, kalau lagi menunggu makanan di dapur, biasanya SAYA MASUKKAN JUGA jempol saya di situ dulu..."

-FIN-


Author Notes : Ndhableg teing ! well..mungkin segini untuk tahun ini..karena sahabat tercintaku, alias Ojan, leptiku...mau disita karena tahun depan gue UN ! :(( ok..RnR ?