Eunhyuk yang tak jauh dari sungmin dan ryeowook, menghela nafasnya lelah saat mendengar percakapan mereka. Bukannya sungmin tadi bilang mau melabraknya? Kenapa malah jadi menyemangatinya? Hh~

-my first time?-

Pairing :

-lee sungmin-

-cho kyuhyun-

-lee hyukjae-

And other cast

-chapter 4 of (?)-

Rated : T+ s/d M

Warning(!) : genderswitch (GS), typo(s), pervert!min, innocent!kyu, etc

Desclaimer : mereka semua milik Tuhan, keluarga, dan diri mereka sendiri

-Fic ini merupakan remake dari serial anime BgataHkei ^^. 90% akan sesuai dengan ceitanya dan 10% ada perubahan terutama pada ending ceritanya-

Chapter 4

Seoul high school, 10-B

"sebentar lagi akan ada festival sekolah. Apa ada yang punya rencana?" tanya mrs. Haneul ke anak muridnya.

Tanggapan semua murid cukup beragam, ada yang menawarkan membuka stand makanan, membuka sebuah cafe, yang jelas kelas saat ini cukup ribut mengungkapkan apa yang mereka pikirkan

Tapi hanya satu orang yang tidak bersuara dan hanya termenung, siapa lagi kalau bukan lee sungmin

'hh~ aku penasaran apa yang kyuhyun lihat dari ryeowook' pikir sungmin melirik kyuhyun yang menjadi pendengar baik teman-temannya bicara

'kamera? Kenapa kyuhyun bawa kamera?' heran sungmin menyadari ada kamera tergantung di kursi kyuhyun

Sungmin pov

Aku mulai berpikir, untuk apa kyuhyun bawa kamera?

OMO! Jangan-jangan.. dia mau memfoto tubuh ryeowook dalam keadaan telanjang, apa mungkin kyuhyun sedang mengumpulkan foto-foto syur ryeowook!?

"ANDWAE!" teriakku histeris

Semua orang sontak memandangku heran, sepertinya tadi aku sempat mendengar ada yang mengusulkan membuka cafe maid sebelum aku berteriak TIDAK.

"ibu setuju dengan sungmin, ibu juga tidak terlalu tertarik dengan cafe maid" ujar mrs. Haneul. Sepertinya dia sudah salah paham, dia pikir aku menanggap usulan cafe maid itu, padahal aku teriak 'tidak' karena pemikiran liarku

"apakah ada usulan lain?" tanya mrs. Haneul kembali membuat suasana kelas ribut memikirkan apa yang akan mereka tampilkan saat festival sekolah

Tapi sekali lagi hanya aku yang diam. Aku menatap tajam kyuhyun yang sedang bicara dengan temannya. Aku harus mencari tahu untuk apa kamera itu!

.

.

Sepulang sekolah

'sebenarnya kyuhyun mau kemana bawa-bawa kamera?' pikirku gelisah melihat kyuhyun yang sudah keluar kelas

Apa dia benar-benar mau mengabadikan foto-foto telanjang ryeowook? Aku harus mengikutinya.

Aku terus mengikuti kyuhyun secara sembunyi. Aku tahu kalian berpikir aku adalah penguntit, tapi aku ini bukan penguntit! Aku hanya ingin tahu, catat! Ingin tahu!

Acara mengikuti kyuhyun terhenti saat ia memasuki sebuah ruangan yang ada di ujung koridor. Untuk apa kyuhyun kesana?

Dengan perlahan aku menuju ruangan yang sudah ditutup kembali oleh kyuhyun. dengan gerak perlahan aku berusaha membuka sedikit pintu itu.

Sungmin pov end

Kyuhyun yang baru saja duduk sedikit mengernyitkan dahinya saat mendengar ada suara pintu terbuka tapi sangat pelan. Karena penasaran dia menoleh ke arah pintu

"lee sungmin?" heran kyuhyun, melihat sosok sungmin dari celah pintu yang terbuka. Kyuhyun sempat berpikir sungmin sedang mengintip, tapi untuk apa sungmin mengintip? Begitulah pikirnya

Lee sungmin yang sudah ketahuan akhirnya membuka pintu itu lebar-lebar dan memasuki ruangan yang hanya ada kyuhyun disana

"apa yang sedang kau lakukan?" tanya kyuhyun

"a-a-aku.. Cuma kebetulan lewat kok" jawab sungmin gugup, mana mungkin sungmin bilang ia mengikuti kyuhyun sampai kesini. "kau sendiri sedang apa disini? Mana ryeowook-ssi?" tanya sungmin mengalihkan pembicaraan, tapi sungmin bingung, bukannya kyuhyun mau memfoto syur ryeowook tapi ryeowooknya tidak ada

"huh? Ryeowook?"

"kudengar kalian teman sejak kecil"

"itu benar, tapi..." kyuhyun bingung untuk apa sungmin menanyakan ryeowook ditambah lagi ekspresinya terlihat jutek begitu.

'apa dia cemburu' pikir kyuhyun menyimpulkan ekspresi sungmin yang membicarakan ryeowook terlihat kesal. Jika benar, dia tidak ingin sungmin salah paham kalau dia ada hubungan dengan ryeowook.

"kami berdua tidak ada apa-apa kok! Sungguh! Percayalah padaku, lagipula sepertinya dia menyukai orang lain bukan aku. sungguh!" seru kyuhyun panik berusaha meyakinkan sungmin. ia takut sungmin marah padanya

"terus sedang apa kau disini?" tanya sungmin ekspresinya sedikit melunak

"ini kan ruangan klub"

"klub?"

"aku kan masuk klub fotografi"

"kau masuk klub fotografi!?" kaget sungmin akan info yang baru ia terima. Dia memang tidak pernah mencari tahu tentang kyuhyun,yang dia tahu kyuhyun itu perjaka dan dia tidak mempedulikan hal lain.

"coba kau lihat foto yang dipanjang di dinding itu. Itu adalah foto yang kuambil waktu SMP" seru kyuhyun tersenyum menunjuk salah satu foto yang tergantung di dinding

Sungmin hanya menatap foto pegunungan yang sangat indah itu, dia bingung harus berkomentar seperti apa, jadi dia hanya menatap foto itu tanpa bilang apa-apa

"mmh.. i-itu.. sungmin-ah aku mau ambil foto untuk festival sekolah nanti. Apa kau mau ikut denganku?"tawar kyuhyun dengan segenap keberanian pada sungmin yang langsung menatapnya dengan berbinar.

"kita hunting foto?" girang sungmin

Berbagai imajinasi mulai muncul di pikiran sungmin. jika hunting foto, biasanya akan ke pegunungan terus mereka akan sewa villa buat menginap dan akan diakhiri dengan malam yang HOT!

Sungmin mulai tersenyum-senyum tidak jelas hanya karena memikirkannya. Kyuhyun di sampingnya hanya menatap sungmin polos, dengan tanggapan sungmin yang girang tadi artinya perempuan itu bersedia ikut dengannya kan?

.

.

Sungai han

Sungmin menekuk wajahnya setekuk-tekuknya(?) saat sadar ternyata kyuhyun malah mengajaknya ambil foto di sungai han. Sungmin pikir, kyuhyun akan mengajaknya ke pegunungan. Hh~ pupus sudah harapan sungmin akan melewati malam yang HOT di pegunungan dengan kyuhyun

Kyuhyun yang sedang ambil foto sesekali menatap sungmin yang terlihat cemberut dan menendang-nendang batu.

'dia pasti bosan. Dari tadi aku Cuma ambil foto' pikir kyuhyun murung padahal kenyataannya bukan seperti itu

Kyuhyun harus segera menyelesaikan acara ambil foto di sungai han, dia tidak mau sungmin bertambah bosan. Kyuhyun harus segera mendapatkan foto yang bagus

Sementara itu, sungmin hanya mempoutkan bibirnya menatap kyuhyun yang sibuk dengan kameranya

'lebih bagus kau foto aku daripada sungai itu. Fotoku telanjang juga tidak masalah' pikir sungmin tersenyum mesum berusaha berpose menggoda ke kyuhyun

Tapi Sungmin malah tertegun dan terpesona pada kyuhyun yang terlihat serius mengambil foto. Kyuhyun terlihat sangat keren dengan kamera polaroidnya, dia juga sangat tampan di mata sungmin sekarang

Sungmin pada akhirnya hanya menatap kyuhyun yang masih sibuk mengambil foto dengan senyum penuh arti. Sepertinya sungmin sudah melupakan kekesalannya karena tidak bisa melakukan hal mesum dengan kyuhyun. melihat kyuhyun seperti ini, sungmin sudah sangat senang

"kau tidak memfoto orang?" tanya sungmin berusaha membuka pembicaraan

"aku lebih suka memfoto pemandangan. Tidak seperti manusia atau hewan, pemandangan itu punya pergerakan yang bagus" jawab kyuhyun tersenyum tipis melihat pemandangan sekitar. Sungmin yang mendengar jawaban kyuhyun, ikut tersenyum tipis

"eh.. maaf yah, pasti kau bosan" sesal kyuhyun

"t-tidak juga" seru sungmin sangat pelan, menundukkan kepalanya malu.

.

.

.

Esoknya..

Seoul high school. Class 10-B

Sungmin memandang keluar jendela dengan bertopang dagu, entah apa yang sedang dipikirkan perempuan bermarga lee ini

"s-selamat pagi" sapa kyuhyun yang baru datang pada sungmin

"selamat pagi" sapa sungmin juga yang sekarang sudah beralih menatap kyuhyun

"aku mau cuci foto yang kuambil kemarin. Apa kau mau membantuku?" tanya kyuhyun, dia sangat ingin bersama sungmin sedikit lebih lama. Tidak hanya di dalam kelas

"dimana?" tanya sungmin sedikit tertarik

"di kamar gelap ruang klub fotografi"

"kamar gelap!"

Oke, kali ini sungmin sangat super-super tertarik saat mendengar dimana mereka akan mencuci foto. di kamar gelap, sekali lagi.. KAMAR GELAP!

"aku mau, aku mau, aku mau, aku mau!" seru sungmin senang dan terlihat sangat excited bahkan saking excited-nya dia sampai berdiri

'syukurlah dia tertarik' pikir kyuhyun dan menampilkan senyumnya pada sungmin yang mulai tersenyum misterius

.

.

Sungmin pov

Aku akan ke kamar gelap dengan kyuhyun. itu artinya kamarnya gelap.

Fufufu.. seks memang seharusnya dilakukan di tempat gelap ani? Aku selalu gugup dan gagal, tapi kalau di tempat gelap, aku pasti bisa tenang dan menyerangnya!

"Cho kyuhyun bersiaplah mendapat seranganku!" seruku tertawa mesum

Sungmin pov end

Eunhyuk yang duduk di samping sungmin hanya bisa menatapnya datar. Eunhyuk yakin sungmin pasti sedang memikirkan hal mesum

"YA LEE SUNGMIN! bisakah kau tidak memikirkan seks saat kita sedang makan!" kesal eunhyuk melempar telur gulung ke dalam mulut sungmin yang tertawa mesum

.

.

Klub fotografi

"klubnya libur ya hari ini?" tanya sungmin lagi memasuki ruangan klub

"iya" jawab kyuhyun yang sedang menutup pintu ruangan klub

'bagus, itu berarti ruangan ini sepi dan tidak akan dimasuki orang' pikir sungmin senang, rencananya melakukan seks di kamar gelap pasti akan berhasil

"kalau kau ingin tahu sesuatu tentang hal fotografi, tanyakan saja, aku akan berusaha menjawabnya" seru kyuhyun berjalan ke suatu ruangan diikuti sungmin di belakangnya, sungmin tidak berniat sama sekali untuk bertanya

CKLEK

"nah ini kamar gelapnya" seru kyuhyun membuka pintu ruangan dan menyalakan lampu ruangan itu.

Sungmin memasuki ruangan dan meneliti isi ruangan itu dengan seksama. Banyak benda yang tidak sungmin kenal ada di ruangan ini

Kyuhyun menutup pintunya dan mematikan lampunya setelah meletakkan tas-nya dan tas sungmin di lantai. Kemudian kyuhyun menyalakan sebuah lampu yang khusus saat sedang mencetak foto agar bisa melihat foto yang akan dicetak

"disini.. gelap dan seram" seru sungmin tersenyum mengggoda ke kyuhyun yang sibuk dengan kertas-kertas foto yang akan dipakai. Tentu saja sungmin berbohong, disini tidak seram sama sekali, berharap kyuhyun akan memeluknya

"hmm.. sepertinya memang begitu" jawab kyuhyun kemudian kembali sibuk dengan kegiatannya tadi

Sungmin menatap punggung kyuhyun yang sedang sibuk mencuci foto.

"kita sedang berduaan.. jantungku berdegub dengan cepat" seru sungmin tersenyum misterius yang tentu saja tidak akan bisa dilihat kyuhyun

Kyuhyun sontak kaget mendengar penuturan sungmin.

'sungmin.. dia kenapa? Aish aku tidak mengerti jalan pemikiran perempuan' batin kyuhyun frustasi sendiri dan kembali sibuk mencuci foto. Sebenarnya kyuhyun tidak perlu sefrustasi itu, memang sungmin yang sangat sulit dimengerti maunya apa

'gawat kenapa aku jadi nafsu menyadari kami sedang berdua. Ani! Ani! Alasan sungmin kesini bukan untuk itu!' pikir kyuhyun malah makin frustasi dan tidak bisa konsen dengan pekerjaannya

'aku harus tenang' pikir sungmin mengatur nafasnya pelan.

Setelah tenang, sungmin mulai membuka blazer pink-nya kemudian membuka satu persatu kancing kemejanya, menampakkan payudaranya yang hanya berukuran B, sungmin juga dengan berani membuka bra-nya yang kancingnya ada di depan dengan begitu kyuhyun akan lebih mudah menjamahnya

Sungmin mulai secara perlahan mendekati kyuhyun tapi dia juga gugup dan akhirnya sungmin hanya bisa berdiri mematung, tidak terlalu berani memeluk kyuhyun dengan kondisi tubuh depannya yang terekspos sempurna ini

'aish kenapa aku malah jadi gelisah begini!' pikir sungmin frustasi, kalau terus begini kapan dia bisa melakukan seks!

'aku tidak boleh takut!' batin sungmin kembali bertekad untuk menyerang kyuhyun, dia tidak boleh terus gugup dan akan berakhir dengan gagalnya ia melakukan seks

"eh?! Kenapa pintunya tidak dikunci?" seru seseorang dari luar kamar gelap

"omo.. itu kakak kelasku" kaget dan panik kyuhyun menyadari ada kakak kelas di klub fotografi masuk, kyuhyun pikir tidak akan ada yang datang makanya ia berani mengajak sungmin mengingat selain anggota tidak ada yang boleh masuk

Sungmin yang akan menyerang kyuhyun ikut kaget saat ada orang yang masuk. Sungmin mulai panik, dia sedang dalam kondisi tidak berpakaian lengkap apalagi rapi bahkan dadanya sudah terekspos

Karena panik, tidak sengaja sungmin menyenggol kabel dan membuat lampu khusus untuk mencetak foto itu padam

"apa ada orang di dalam?" tanya kakak kelas dari luar saar mendengar ada ribut-ribut dari kamar gelap

"ini aku, cho kyuhyun. jangan buka pintunya, aku sedang cuci foto!" jawab kyuhyun sedikit berteriak, bisa gawat kalau sungmin ketahuan masuk ke ruang klub

"ooh.. ternyata kau kyuhyun" seru kakak kelas itu

"apa ada yang kau butuhkan hyung?" tanya kyuhyun bersikap sopan

"aku Cuma ketinggalan sesuatu. Tapi aku lupa dimana" jawabnya dari luar

"sungmin-ah jangan berisik yah. Aku akan menanganinya" bisik kyuhyun pada sungmin yang sekarang masih panik

Entah kenapa sungmin merasa seperti sedang selingkuh saat ini. aigoo

"aku akan membantumu" seru kyuhyun ke kakak kelasnya, dia harus bersikap sopan dengan menemui seniornya itu, dia akan menyuruh sungmin untuk tetap tinggal di kamar gelap. "tapi aku tidak bisa melihat apa-apa, dimana ya tombol lampunya" gumam kyuhyun berbisik dan mulai meraba-raba, siapa tahu dia bisa menemukan saklar lampunya

'apa aku akan gagal lagi, kupikir ini akan berjalan mulus' pikir sungmin sedih, padahal dia sudah mengumpulkan keberaniannya tapi ternyata malah gagal lagi, dia juga meraba-raba untuk menemukan blazernya. Tidak seperti kyuhyun yang kepayahan dalam mencari tombol lampu, sungmin langsung menemukan blazer yang ia cari

'apa aku memang ditakdirkan bercinta dengannya' pikir sungmin kembali bersedih, wajah manisnya terlihat sangat sedih dan kecewa

PUK

Sungmin kaget saat tiba-tiba tangan kyuhyun mendarat di salah satu payudaranya. Sepertinya karena sedang serius meraba-raba mencari tombol lampu, tangan kyuhyun malah mendarat di tempat yang tidak seharusnya.

BLUSH

Wajah sungmin merona hebat menyadari tangan kyuhyun ada di atas payudaranya, jika bukan kyuhyun siapa lagi, mereka kan hanya berdua. Sungmin bahkan sampai tidak bisa berkata-kata, ini.. untuk pertama kalinya, payudaranya disentuh laki-laki! Suatu kemajuan yang pesat!

GYUT(?)

"apa ini?" heran kyuhyun merasa tangannya menyentuh sesuatu yang lembut, karena penasaran kyuhyun menekan-nekan sesuatu yang lembut itu dengan telunjuknya karena masih penasaran karena ia tidak bisa melihat apa itu, kyuhyun meremas-remasnya dengan intens

Sungmin semakin memerah dan ingin mendesah saat kyuhyun malah meremas-remas payudaranya setelah ditekan-tekan oleh telunjuknya. Tangan kyuhyun yang meremas-remas payudaranya itu terasa sangatlah nyaman dan sangat nikmat untuk sungmin. sungmin tidak mau kyuhyun berhenti meremas payudaranya, walau sungmin tahu kyuhyun melakukannya karena tidak sengaja

Sementara itu diluar kakak kelasnya sudah berhasil menemukan benda yang ia cari

"aku sudah menemukannya kyuhyun. aku keluar yah! Jangan lupa kunci pintunya!" teriak kakak kelas dan berjalan keluar ruang klub

"b-baik hyung!" balas kyuhyun sedikit berteriak. Ia melepas tangannya dari sesuatu yang lembut itu dan kembali fokus mencari tombol lampu

Sungmin yang payudaranya tidak diremas kyuhyun lagi mendesah kecewa, dia merasa kehilangan. Dengan wajah yang merona hebat, sungmin mengancingi bra dan kemejanya kemudian memakai blazernya.

KLIK

Kyuhyun menghela nafas lega setelah berhasil menemukan tombol lampu ditambah kakak kelasnya juga sudah pergi

"fyuh~ hampir saja. Sebenarnya selain anggota dilarang masuk ke ruangan ini" seru kyuhyun tersenyum lega pada sungmin yang memunggunginya.

Sungmin yang sudah tidak bisa menahan rasa malunya lagi segera berlari keluar meninggalkan kyuhyun yang kebingungan

"eh? Sungmin-ah!"

.

.

Sungmin berjalan pelan di jalan menuju rumahnya. Rumahnya tidak terlalu jauh dari sekolah, makanya sungmin lebih memilih berjalan kaki daripada naik bis

'rasanya hangat dan nyaman sekali saat kyuhyun menyentuhnya' pikir sungmin tersenyum penuh arti dan memegang payudara yang tadi disentuh kyuhyun

"SUNGMIN-AH!" sungmin segera menoleh ke belakang saat ada seseorang yang memanggilnya dan menemukan kyuhyun sedang naik motor matic menuju ke arahnya

"aku akan mengantarmu pulang" seru kyuhyun memberikan helm yang ia pakai ke sungmin, dia hanya punya helm satu dan lebih baik sungmin yang memakainya. Berharap saja tidak ada polisi

"eh? B-baiklah" gugup sungmin, sepertinya sungmin belum bisa melupakan moment saat kyuhyun menyentuh bagian pribadinya

"tapi, jika aku memakai helm ini, bagaimana denganmu?" tanya sungmin cemas menerima helm yang disodorkan kyuhyun

"jangan pikirkan aku, keselamatanmu jauh lebih penting" jawab kyuhyun tersenyum yang sukses membuat sungmin kembali merona

Sungmin segera memakai helm kyuhyun dan naik ke motor kyuhyun dengan posisi menyamping tak lupa memeluk pinggang kyuhyun. pipi kyuhyun sedikit merona saat sungmin memeluk pinggangnya erat, tapi kyuhyun harus fokus, naik motor dengan memeluk pinggang itu wajar kan. Merasa sungmin sudah siap, kyuhyun kembali melajukan motornya

Selama perjalanan ada sesuatu hal yang mengganjal pikiran kyuhyun. dia masih memikirkan sesuatu yang lembut yang tadi ia remas. Kyuhyun sempat berpikir kalau itu adalah dada sungmin, tapi sepertinya itu tidak mungkin. Jika iya kenapa sungmin tidak berteriak saat ia menyentuh dadanya

Sementara itu, sungmin di belakang mempoutkan bibirnya lucu. Dia merasa kesal karena kyuhyun bersikap seperti tidak terjadi apa-apa, yaah~ sungmin mengerti kalau kyuhyun tadi tidak melihat dan tidak mengetahui apa yang ia pegang karena lampunya mati. Tapi tetap saja..

Yasudahlah.. toh sungmin sedang merasa senang sekarang, jadi biarkan saja. Ini hanya akan menjadi rahasia sungmin, author, Tuhan dan para readers sekalian oke? Biarkan kyuhyun memikirkan sendiri apa yang tadi ia pegang. Hohoho

.

.

.

Esoknya..

Seoul high school, class 10-B

"untuk festival kali ini kelas kita akan mengadakan rumah hantu" jelas sang ketua kelas di depan kelas saat tidak ada guru yang masuk. "baiklah.. siapa yang mau jadi setannya?" tanyanya

"rumah hantu yaaa" gumam sungmin tapi bukankah di rumah hantu itu gelap dan sungmin bisa berpeluang menyerang sungmin. tanpa sadar sungmin mengeluarkan senyum licik-nya

"aku aku aku aku aku! aku mau jadi hantunya" teriak sungmin mengacungkan tangannya tinggi-tinggi dengan penuh semangat

"baik.. baru sungmin yang mau jadi hantu. Apa ada yang lain?" tanya ketua kelas lagi dan satu-persatu banyak anak yang bersedia menjadi hantu

"aku rasa kita tidak punya masalah tentah peran hantu. Sekarang siapa yang akan mendokumentasikannya?" tanya sang ketua kelas lagi ke semua yang hadir di kelas

Kyuhyun yang mendengar tentang dokumentasi segera mengangkat tangannya untuk mengajukan diri

"aku saja yang mendokumentasikannya. Lagipula aku juga dari klub fotografi" seru kyuhyun

"baiklah. Kami serahkan padamu kyuhyun-ah"

.

.

Sungmin memandang kesal kyuhyun yang terus mondar-mandir memotret kegiatan kelas yang sedang menyiapkan properti untuk rumah hantu. Semua orang sangat bersemangat dan karena kyuhyun bertugas untuk mendokumentasikannya, semua anak yang memang dasarnya sangat suka difoto terus meminta kyuhyun memotret mereka saat sedang mengerjakan tugas mereka

Karena hal itulah sungmin merasa kesal, kyuhyun terus memotret orang lain kenapa dia tidak difoto

"ish.. kenapa sih si kyuhyun itu, kenapa juga dia mau mondar-mandir foto orang-orang yang bahkan tidak pernah mempedulikan dia" sungut sungmin memandang kyuhyun yang masih setia memotret orang-orang yang ingin difoto. Sepertinya ada yang cemburu disini.. XD

.

.

.

.

Festival sekolah..

Rumah hantu class 10-B

"semuanya! Kalian harus berjuang yah!" teriak tao menyemangati semua teman-temannya yang berperan menjadi hantu

"BAIK!" teriak para hantu dengan penuh semangat

Setelah itu para hantu segera pergi ke posisi mereka masing-masing, termasuk sungmin yang menuju sumur buatan anak kelas 10-B, sumur ini dibuat khusus untuk sungmin yang berperan jadi sadako. Sadako kan identik dengan sumur

Sungmin pov

Aku bersembunyi di dalam sumur buatan ini yang bahkan tingginya hanya selututku, jadinya aku harus berjongkok

Aku terus menunggu orang yang akan lewat dan mengagetinya tapi yang paling ku tunggu adalah cho kyuhyun yang akan datang

Fufufufu.. come to me cho kyuhyun, your lips is mine!

Aku mendengar ada langkah kaki yang datang. Aku mulai memasang wajah yang menyeramkan seperti sadako dan perlahan-lahan mulai muncul dari balik sumur.

"kau berjuang sekali yah"

"hyukkie.. donghae" kagetku ternyata yang datang itu dua pasangan yang sedang kasmaran

"sungmin-ah.. apa tidak masalah mengambil kesempatan untuk ciuman di tempat seperti ini?" bisik eunhyuk ke telingaku. Donghae di sampingnya hanya memandang kami berdua dengan heran, dia berpikir kalau dua sahabat ini sedang butuh privasi dan karena donghae itu tahu diri dan tidak suka ikut campur jadinya dia sedikit menjauh dari hyukmin supaya mereka bebas berbicara.

"tenang saja.. tidak apa-apa. Aku yakin dia belum pernah ciuman, jika aku menciumnya pasti dia akan klepek-klepek(?) dan tidak akan mempedulikan dimana ia berciuman" seruku percaya diri

"bukannya kau juga belum pernah ciuman" celetuk eunhyuk. "sudahlah.. terserah padamu, aku akan menyuruh kyuhyun kesini, mungkin dia sedang menyambut tamu di klub fotografi" seru eunhyuk tersenyum dan mulai menggandeng donghae menyusuri rumah hantu kelas 10-B yang menurutku tak ada seram-seramnya ini

Hyukkie. Kuserahkan semua padamu! Bawalah kyuhyun padaku!

.

.

Aku terus berjongkok di dalam sumur yang gelap dan hanya diterangi dari cahaya lilin yang bahkan tidak menerangi seluruhnya.

Disini sangat gelap, kalau segelap ini mungkin aku dan kyuhyun bisa lebih dari sekedar ciuman.

TAP TAP TAP

Sedang asyik-asyiknya memikirkan apa yang akan kulakukan dengan kyuhyun di tempat segelap ini. aku mendengar langkah yang berjalan mendekatiku

"itu pasti kyuhyun" gumamku senang

Aku mulai melompat senang keluar dari sumur dan mulai memeluk erat orang yang ada di hadapanku, dengan menutup mata aku mulai memonyongkan bibirku ke arah orang yang kuyakini adalah kyuhyun

"YA! INI AKU" teriak seorang perempuan yang sangat kukenali. Tunggu dulu, kenapa kyuhyun suaranya mirip eunhyuk?

"HYUKKIE!" kagetku segera melepas pelukan eratku dari dia. "YA! Kenapa kau mau mencuri first kiss ku!"

"YA! Bukannya kau yang nyosor duluan!" balas eunhyuk tidak terima. Iya juga sih.. aku yang nyerang duluan tanpa lihat-lihat siapa orangnya

"mianhe.. hyukkie~ kyuhyun mana? Bukannya kau menyuruhnya kesini" seruku

"dia tidak ada di ruang klub"

"terus dia kemana?"

aku mulai tertunduk sedih dan kecewa. Gagal sudah menyerang kyuhyun di kegelapan-lagi-.

sungmin pov end

.

.

"ish. Pada akhirnya kyuhyun tidak datang" gerutu sungmin kesal. Seandainya kyuhyun tadi datang, sungmin tidak akan sekesal ini.

"ah itu dia. Sungmin-ah!" seru tao saat menemukan sungmin sedang duduk-duduk di belakang rumah hantu yang memang dikhususkan untuk tempat istirahat para pemeran hantu

"eh? Tao-ah.. D.O"

"hey.. apa kau mau ikut kontes miss seoul high school ke 89 setelah ini?" tanya D.O langsung ke intinya kenapa mereka berdua mencari sungmin

"kontes?" beo sungmin.

"iya.. hadiahnya bisa makan di kantin gratis selama sebulan. Kalau menang kita bisa bagi dua!" seru tao senang. Dia sangat ingin ikut, tapi dia cukup tahu diri kalau dia tidak akan bisa menang. Makanya dia menawari sungmin yang punya kesempatan besar untuk menang. Jika sungmin menang, dia kan bisa meminta sungmin untuk berbagi makanan gratisnya

'kalau aku menang, mungkin kyuhyun juga akan sadar betapa cantiknya aku' pikir sungmin

"baiklah! Aku pasti akan menang" seru sungmin penuh semangat. dia tidak terlalu jadi masalah kalau hadiahnya harus dibagi dua dengan tao, dia tidak tertarik dengan hadiahnya. Sungmin hanya ingin membuktikan ke kyuhyun kalau dia itu sangat cantik dan kyuhyun beruntung bisa mendekatinya

"kau pasti menang sungmin-ah!" dukung tao.

"semoga berhasil yah" dukung D.O juga

.

.

Kontes miss seoul high school

"semuanya! Mari kita beri tepuk tangan meriah! Ini lah 10 perempuan cantik yang menjadi kontestan miss seoul high school ke 89!" seru MC heboh menunjuk 10 siswi seoul high school yang sudah berdiri di atas panggung, salah satunya adalah lee sungmin yang berdiri dengan sok keren

"saat kalian akan masuk ke aula ini. kami sudah memberikan kertas pada kalian, kontestan mana yang kalian pilih dan tanpa banyak basa-basi! Mari kita lihat hasil votingnya!" seru MC lagi mulai beralih menatap ke layar yang dipajang di dinding.

"WAAAH! Lee sungmin dari kelas 10-B langsung naik dengan pesat mengalahkan para kontestan lainnya" jerit MC kembali heboh melihat hasil votingnya terus menaik

Sungmin tersenyum lebar dan senang mendengar kalau hasil votingnya sangat besar mengalahkan kontestan lain. Sungmin bahkan bisa merasakan pandangan seluruh laki-laki di aula ini memandangnya dengan penuh nafsu

"WAAAH! Sepertinya pemenangnya sudah bisa terlihat sekarang! Dan pemenangnya tentu dan sangat pasti adalah lee sungmin dari kelas 10-B!" teriak MC mengumumkan hasil yang sangat tidak adil itu, lihat saja hasil votingnya 99% di aula ini memilih dia.

Semua orang bertepuk tangan dengan meriah menyambut kemenangan sungmin, eunhyuk dan donghae yang ikut menonton juga senang dengan kemenangan sungmin

Sungmin menerima piala yang diberikan sang MC dengan senang hati, dia mengangkat piala itu menunjukkan betapa senangnya dia menjadi pemenang

'kemenangan yang sangat mudah. Kyuhyun-ah aku hebat kan?' pikir sungmin memeluk erat piala yang ia terima

Kyuhyun yang juga ikut menonton itu hanya bisa menatap sungmin sendu. Saat mendengar kalau sungmin menjadi salah satu kontestan, kyuhyun sudah yakin kalau sungmin pasti akan menjadi pemenang telak dan ternyata dugaan kyuhyun benar tapi kyuhyun bukannya senang malah sedih

'dia menang kontes dengan sangat mudah, dia sangat cantik dan populer. Aku rasa, aku tidak pantas untuknya' pikir kyuhyun menunduk sedih berbanding terbalik dengan sungmin yang bahagia

Sesosok laki-laki tinggi atletis berdiri di ambang pintu aula, dia tersenyum melihat ekspresi manis sungmin yang sangat bahagia tanpa sadar dia juga ikut tersenyum manis.

'lee sungmin yah?'

.

.

.

at night

Cho's house, kyuhyun's bedroom

Kyuhyun memandang sendu keluar jendela kamarnya, pada akhirnya hari ini ia tidak bertemu dengan sungmin atau sekedar menyapa perempuan itu. Setelah kontes miss seoul high school itu kyuhyun segera pulang tidak ikut merayakan kemenangan sungmin

Kyuhyun mengeluarkan sebuah foto yang ia ambil waktu di sungai han. Foto yang bisa dibilang tidak sengaja terfoto. Dia niatnya ingin memfoto pemandangan tapi sungmin ikut terbawa di foto itu. Kyuhyun tidak bilang ke sungmin, dia hanya menyimpan foto itu untuk dirinya sendiri

"sungmin-ah..." gumam kyuhyun menatap foto sungmin yang sedang melihat ke arah sungai han

Kyuhyun bingung, dia sadar kalau ia mulai jatuh cinta dengan sungmin tapi ia merasa tidak pantas untuk sungmin yang cantik itu bahkan masih ada yang jauh lebih baik dari dia.

Apakah dia harus menyerah akan perasaannya?

Kyuhyun mulai galau. Tapi.. dia sangat mencintai sungmin. dia tidak akan tahan kalau harus menjauhi sungmin, tidak melihat senyum manisnya, tidak bisa terus berada dekat dengannya. mungkin dia dan sungmin baru mengenal dan kyuhyun belum benar-benar tahu seperti apa lee sungmin itu. Tapi yang ia tahu. dia mencintai sungmin tidak peduli seperti apa sifat perempuan yang suka menggoda imannya itu

"tidak bisa! aku tidak peduli mau cocok atau tidak. Aku tetap akan mencintai dia dan akan memperjuangkan cintaku ini!" seru kyuhyun mulai bersemangat, tidak peduli seberapa besar rintangan yang harus ia lewati ia akan terus mengejar cinta sungmin!

.

.

.

T.B.C

.

.

Fyuh~ chapter 4 datang!

Mianhe nee.. kalau di chapter ini feel-nya ga berasa, author juga ga ngerti sebenernya author ini lagi kenapa!

Special big thanks to :)

dhinarizki, gwansim84, 1307, vitaminsparkyu1123, Kim RyeoChan, whey.K, AmyKyuMinElf, shflynie, Heldamagnae, Lilin Sarang Kyumin, minnalee1, 143 is 137, ShinJiWoo920202, sandrimayy88, dewi. , wereyeolves, KikyWP16, .vikink, ajid kyumin, wuhan, Ciachunyoo, .1, Elf hana sujuCouple, hanna, PaboGirl, , gyumingracle, SiwonAhjussi407, kmshipper, bunnykyu, shin sae yeon, ChoiGirl, riesty137, kim hyun nie, carolinesp, Cho Jisun, nera, KMalways89

last words, review pleasee.. :)