Title : Destiny_Chapter 4

.

.

Main Cast :

Do Kyungsoo (yeoja 22 tahun)

Kim Jongin (namja 25 tahun)

Byun Baekhyun (yeoja 25 tahun)

Oh Sehun (namja 25 tahun)

Other cast : menyusul sesuai berjalannya cerita

Gendre : Romance, Drama, marry life but rate masih aman kok ^_^

Author : Lale Uti

NB :

Cerita murni dari pikiran author, cast minjem dari Om Sooman :D,, THIS IS KAISOO,,, IT IS GS !, typo bertebaran,,like and comment if you love this FF okay ^_^

.

.

^^HAPPY READING^^

.

.

.

"mwo ?" kanget jongin

tiba-tiba bomi datang kembali menghampiri tiga namja yang tengah berdiskusi itu..

"permisi tuan, para tetua desa datang,,"

seketika tuan Do langsung memijat keningnya..

.

.

.

Chapter 4

"sayang, tolong bu—"

belum selesai nyonya Do berucap. pintu kamar kyungsoo terbuka dan menampakkan kyungsoo dengan wajah kusut serta mata sembamnya..

"hikz eomoni.." tutur kyungsoo lalu langsung berhambur kepelukan sang eomma,,

"sabar sayang, eomma akan selalu dipihakmu apa pun yang terjadi, jangan menangis nak" ujar eomma kyungsoo seraya mengelus surai anaknya yang tengah berada dipelukannya saat ini..

"nyonya.."

Bomi tiba-tiba menghampiri kyungsoo dan eommanya..

"waegure bomi-ah ?" tanya nyonya Do, kini kyungsoo dan nyonya Do telah melepaskan pelukan mereka..

"nyonya nona,, para tetua desa ada diruang tamu sekarang, dan mereka ingin bertemu dengan nona kyungsoo"

Seketika wajah kyungsoo memucat,,

"eomoni aku takut.." tutur kyungsoo, nyonya do langsung menggenggam tangan putrinya,,

"tenang saja, eomma ada bersamamu" tutur nyonya Do menyemangati..

"cha, sekarang cucilah mukamu dan ganti bajumu nak, eomma tunggu" tutur nyonya Do kembali,

kyungsoo pun mengangguk mengerti dan segera melangkah mempersiapkan dirinya

.

.

.

"Bagaimana bisa ini terjadi Do Minjun !, kenapa kau tak menjaga putrimu dengan baik !" salah seorang tetua dengan rambut uban putihnya berucap membuka pembicaraan kala itu..

"Jusungeyo abeoji, jongmal jusungeyo" tuan Do sama sekali tak berusaha membela diri ia hanya menunduk sambil meminta maaf

Jongin dan chanyeol yang duduk di samping kiri tuan Do ikut menunduk,,,

"Siapa mereka ?" kini seorang wanita tua bertanya ketika menyadari terdapat sosok lain di antara mereka..

jantung jongin yang sedari tadi berdetak kencang kini membuat jongin gugup setengah mati..

"sa-saya,, saya—"

"dia tamuku eomoni" tutur tuan Do memotong ucapan gugup jongin

Jongin menatap tuan Do sendu, ia tak menyangka tuan Do akan melindunginya...

"permisi, abeoji eomini..."

tiba-tiba suara lembut nyonya Do menyapa, membuat seluruh perhatian tertuju pada sumbersuara yang kini berjalan bersama sang putri..

kyungsoo kini terlihat lebih rapi dibanding keadaannya tadi saat baru keluar dari kamarnya, namun tetap saja mata sembamnya memperlihatkan bahwa ia sudah menangis sepanjang malam...

Kyungsoo dan eommanya sudah menduduki dirinya di samping kanan tuan Do, sedangkan para tetua yang berjumlah 4 orang itu duduk di depan mereka..

Kyungsoo terus saja menunduk, jongin secara diam-diam mencuri pandang ke arah kyungsoo

.

Kai POV

Aku melihatnya datang dengan mata sembam yang tak dapat ditutupinya, sungguh aku sangat merasa bersalah padanya,

Secara diam-diam kulirik sosoknya yang duduk di sebelah kanan,,

wajahnya memancarkan kesedihan dan ketakutan,, astaga aku ingat sekarang, dia adalah yeoja yang kutanyai alamat kemarin..

Wajahnya saat itu memancarkan kebahagiaan tidak seperti sekarang, tapi ada satu hal yang tak berubah dari wajahnya..

Ia tetap terlihat cantik

Kai POV end

.

.

.

Keadaan sepi tampak dikediaman keluarga Oh,, sepi itu tercipta karena nyonya Oh yang biasanya selalu meramaikan suasana mendadak menjadi tak nafsu melakukan apa pun, ia kini hanya berbaring di kasur lipatnya..

"ahjuma~~"

tiba-tiba suara keras mendayu-dayu ditelinga nyonya Oh membuat tidur nyonya Oh terusik..

nyonya Oh bangkit dari tidurnya dan keluar dari kamarnya mencari sumber suara cempreng yang menurutnya sangat menganggu itu..

"ahjuma~~, aku mencarimu kemana-mana" ujar sosok itu seletah menemukan nyonya Oh di depannya..

"hei ! siapa kau berani masuk tanpa ijin kerumahku !?" seru nyonya Oh ketika melihat sosok yeoja dengan mini dress dan mantel bulu di depannya..

"aaiihh ahjuma bagaimana bisa kau melupakanku ?, kita kan sudah bertemu pagi tadi, aku Byun Baekhyun teman Oh Sehun" ujar yeoja yang ternyata adalah baekhyun itu..

"lalu apa karena kau teman Oh Sehun kau bisa seenak hatimu masuk kerumahku ?, cepat keluar !, aku tak ingin melihat yeoja sepertimu berkeliaran dirumahku !" tutur nyonya Oh sinis

"Eomoni ! eomoni !" sehun tiba-tiba datang seraya memanggil eommanya..

"eh ? baekhyun-ah ? sedang apa kau dirumahku ?" kaget sehun ketika melihat sosok baekhyun berdiri di depan eommanya, namun belum sempat baekhyun menjawab eomma sehun sudah berbicara terlebih dahulu..

"waegure ?, apa apa hun-ah ?" ujar eomma sehun..

sehun kembali terfokus pada tujuan awalnya..

" kyungsoo sekarang tengah disidang oleh para tetua eomoni" ujar sehun..

"jongmalyo ?, aduhhh anakku kasiahan sekali nasibmu nak ?" tutur nyonya Oh seraya mengelus dadanya dan mendudukkan diri...

"dan kudengar orang yang menciumnya juga ada disana"

perkataan sehun itu membuat nyonya Oh menatap langsung ke arah sehun

"benarkah ?, siapa orang itu ?" tanya nyonya Oh..

"dia,," sehun menggantungkan ucapannya sambil sedikit melirik ke arah baekhyun..

"dia adalah seorang namja Seoul namanya Kim Jongin"

"mwo !? nugu ?! Kim Jongin ?" kini baekhyun ikut berbicara..

"ne Kim Jongin" balas sehun dengan nada sedikit dingin..

"apa yang telah jongin lakukan ?" tanya baekhyun kini dengan wajah khawatirnya, nyonya Oh hanya terdiam melihat ekspresi yeoja tadi yang tiba-tiba berubah dari ceria menjadi khawatir seperti sekarang..

"Dia sudah mencium calon istriku, membuat aku dan calon istriku tak bisa melajutkan pernikahan kami.." ujar sehun dengan wajah datarnya entah kenapa ia merasa sedikit kesal pada baekhyun mengingat Kim Jongin adalah teman dari baekhyun..

"mow ?,, lalu, lalu apa yang akan terjadi pada jonginku ?" wajah baekhyun kini memucat

.

.

.

.

~ Di kediaman Keluarga Do

"Do Kyungsoo cepat maju !" ujar salah seorang tetua meminta kyungsoo untuk duduk lebih mendekat padanya,

Kyungsoo pun mendudukkan tubuhnya lebih mendekat pada tetua, ia masih saja menunduk, jongin menatap kyungsoo nanar

"Kau sudah tau kesalahanmu bukan ?" tanya salah seorang wanita tua disamping tetua yang meminta kyungsoo untuk maju..

"ne halmoni.." ujar kyungsoo dengan suara paraunya..

"bagaimana bisa seorang gadis yang belum menikah keluyuran ditengah malam ?" ucap seorang tetua..

"jusungeyo harabeoji" tutur kyungsoo kembali, kyungsoo masih saja menunduk..

"Kau sudah membuat nama Keluarga bangsawan tercemar dengan sikapmu itu !, kau tahu seluruh penduduk desa sedang membicarakanmu sekarang ?! kau tahu betapa malunya kami ?!" ujar tetua itu lagi dengan nada meninggi..

"hikz ju-jusungeyo.." balas kyungsoo lagi, namun kali ini terdengar sedikit suara tangisan mengiringinya..

"bahkan keluarga Oh membatalkan pernikahan, astaga sungguh memalukan !" tambah tetua yang lainnya..

"hikz hikz..." kyungsoo masih tertunduk sambil menahan suara tangisannya agar tidak pecah..

"kau tahu kan apa akibat dari perbuatanmu ini ?" tanya salah seorang tetua itu lagi..

"hikz aku mohon harabeoji jangan asingkan aku ke kuil aku mohon" ujar kyungsoo memelas kini mulai mengangkat wajahnya melihat 4 tetua di depannya..

"kau harusnya berterima kasih karena setidaknya kami masih mau membawamu ke kuil, daripada kau terus berdiam disini dan jadi perawan tua" tambah seorang tetua..

"dia tidak akan menjadi perawan tua !"

tiba-tiba dengan berani Jongin yang sedari tadi menatap sendu ke arah kyungsoo yang tengah dimarahi membuka suaranya

kyungsoo yang baru menyadari ada sosok lain selain keluarganya dirumah itu segera menatap sumber suara, dan betapa kagetnya kyungsoo ketika mengetahui sang pemilik suara adalah namja yang menciumnya tempo hari..

"hey ! siapa kau tak sopan sekali berbicara keras didepan kami !" seru salah seorang tetua,,

"aku adalah namja yang mencium nona kyungsoo, aku akan memastikan nono kyungsoo tidak akan menjadi perawan tua..." jongin menjeda ucapannya

" karena aku akan menikahinya.." lanjut jongin

Seketika seluruh penghuni yang berada di kediaman keluarga Do membulatkan matanya kaget...

.

.

.

~ At Seoul

Di salah satu rumah megah nan mewah, terlihat seorang yeoja cantik tengah memotong-motong tangkai bunga mawar dan menatanya ke dalam sebuah pot..

"pak Han, sejak semalam aku tak melihat jongin, kemana anak itu ?" tanya seorang wanita paruh baya namun masih terlihat cantik pada seorang namja yang diketahui merupakan asisten anaknya Kim Jongin...

"Tuan Jongin, ia memang tak pulang dari semalam nyonya" ujar pak Han..

"dia kemana ?, apa dia tak tahu eommanya akan pulang kemarin" sahut nyonya Kim lagi..

"sepertinya tuan jongin tak tahu nyonya, beliau mengatakan sedang mengurus sesuatu saat ini" balas pak Han kembali..

nyonya Kim lalu mengambil smartphonenya dan mencoba menelpon sang putra tercinta, namun telponnya tak diangkat,,,

"ckk Jongin-ah kau sedang melakukan apa nak ? sesibuk itukah sampai tak menjawab telepon eomma" tutur nyonya Kim bermonolog..

nyonya Kim lalu kembali menyelesaikan rangkaian bunganya..

.

.

.

.

~Back to Bukchon

Para tetua sudah meninggalkan kediaman keluarga Do beberapa menit yang lalu,

setelah jongin mengatakan bahwa ia akan menikahi kyungsoo dan membuat para tetua tak mampu mengelak lagi, memang beginilah yang harusnya dilakukan dalam hukum adat mereka, jadi suka tidak suka mereka harus menikahkan Kyungsoo dengan namja Seoul yan bernama Kin Jongin itu..

"Jongin-ssi, terima kasih" ujar tuan Do, jongin tersentak dengan penuturan tuan Do

"anniyo tuan Do, anda tak perlu mengucapkan itu, ini memang kewajibanku, jusungeyo" ujar jongin lalu memberikan penghormatan, membuat tuan dan nyonya Do, kyungsoo, chanyeol dan beberapa pelayan menatapnya..

"kau tahu cara memberi hormat ?" tanya nyonya Do..

Jongin tersenyum,,

"tentu nyonya, di seuol kami juga mempelajari budaya tradisional" tutur jongin..

nyonya dan tuan Do membalas dengan anggukan dan senyuman

"hmm tuan Do, bolehkah saya berbicara berdua dengan nona Kyungsoo ?" ujar jongin hati-hati..

"tentu, kalian dapat mengobrol, kalian harus tahu satu sama lain" balas tuan Do di dukung anggukan dan senyum dari nyonya Do..

tiba-tiba smarthphone jongin berbunyi

"jusungeyo.." tutur jongin lalu mengecek smarthphone nya, setelah mengetik sesuatu pada smartphonenya jongin pun kembali memasukkan smartphone nya pada kantung sweeter yang digunakannya

.

.

.

~At Seoul

smarthphone nyonya Kim berbunyi menampakkan sebuah pesan masuk, dibacanya pesan yang ternyata dari putranya Kim Jongin,,

Setelah membaca pesan itu senyum di bibir nyonya Kim merekah indah...

"pak Han ! anakku akan menikah !" seru nyonya kim setelah menerima pesan dari sang anak,,

dengan segera ia ia menekan tombol nomor pada smartphonenya lalu menelpon seseorang diseberang sana..

"yeobo !, anak kita akan menikah !, cepatlah pulang, kita jemput jongin dan calon istrinya" seru nyonya kim girang pada seseorang diseberang sana yang pastinya adalah appa jongin..

.

.

.

.

~At Bukchon, Oh's house

"hei yeoja aneh !, apa kau mengenal Kim Jongin itu ?" nyonya Oh kini bertanya karena melihat ekspresi berlebih dari baekhyun..

baekhyun yang di panggil yeoja aneh seketika mempotkan bibirnya, sehun tersenyum dibuatnya..

"ahjuma~~ aku tidak aneh" ujar baekhyun dengan nada manjanya..

"aiiss aku tidak peduli, cepat jawab saja pertanyaanku, apa kau kenal kim jongin itu ?" tanya nyonya Oh lagi

baekhyun mengangguk..

"ne.. dia adalah sahabatku" jawabnya polos,,

"ckck,, kenapa orang-orang seperti kalian selalu membuat masalah !" ketus nyonya Oh lagi sambil melirik sinis ke arah baekhyun..

"maksud ahjuma apa ? siapa yang membuat masalah ?" tanya baekhyun namun tak dihiraukan oleh nyonya Oh, nyonya Oh dengan santainya berjalan meninggalkan baekhyun dan sehun namun baru saja ia mulai berjalan, ia membalikkan tubuhnya dan berkata,

"oh iya jangan lama-lama dirumahku, segeralah kembali ke planetmu"

kata-kata nyonya Oh tadi membuat baekhyun gondok, namun tak mungkin ia berteriak saat ini, jika ia melakukannya maka rencananya untuk kembali bersama sehun akan pupus..

setelah nyonya Oh meninggalkan mereka, baekhyun langsung menatap sehun..

"hun-ah, apa yang akan terjadi pada uri Jonginie ?" tanya baekhyun lagi

"aku tak tahu baekhyun-ah, tapi kalau secara adat di daerah kami, jongin harus menikahi kyungoo" sehun berucap dengan nada sedikit sedih, entahlah sehun seperti tak rela jika kyungsoo nantinya menikah dengan jongin

Disisi lain baekhyun tercengang dengan penuturan sehun,,

'menikah ?, jongin akan menikah ?, lalu apa jongin akan memiliki istri ?, lalu aku ? apa jongin akan berhenti memperhatikanku ?, siapa yang akan menjagaku jika nanti ia menikah ?' tutur baekhyun dalam hati, ia terdiam dengan fikiran kalutnya..

.

.

.

.

~Back to Kaisoo

Kyungsoo dan Jongin kini tengah terduduk di teras belakang kediaman keluarga Do..

Selama beberapa waktu keheningan menyertai mereka sampai akhirnya jongin membuka suara

"nona Kyungsoo, hmm ani bisakah aku memanggilmu Kyungsoo-ssi saja ?" tanya jongin yang dibalas anggukan kyungsoo

"arraso kyungsoo-ssi, pertama-tama aku ingin minta maaf padamu, aku benar-benar sedang mabuk saat itu, sungguh aku minta maaf" ujar jongin penuh dengan nada penyesalan

"jadi apakah anda sekarang akan mengatakan bahwa anda kasihan pada saya sehingga anda dengan terpaksa menikahi saya yang hina ini ?" ujar kyungsoo sarkatik membuat jongin tertegun..

"aniyo,, aku tidak berfikir seperti itu, hmm baiklah jujur saja aku memang tak tega melihatmu diperlakukan seperti tadi oleh para tetua, namun keputusanku menikahimu bukan semata-mata karena itu" tutur jongin menjeda sebentar ucapannya, kyungsoo menatap jongin lekat, sedangkan jongin masih menatap ke arah halaman di depannya

"aku merasa ini memang sudah takdir kita, kita memang baru bertemu, tapi suatu keadaan unik membuat kita harus menikah, mau tak mau ini harus dilakukan bukan, maka aku sebut ini adalah takdir kita, kau mengerti maksudku ?" tanya jongin seraya memalingkan arah pandangannya kepada kyungsoo, yang dibalas gelengan kepala dari kyungsoo

"maksudku, mari kita jalani takdir ini, kita tak akan tahu bagaimana akhir dari kisah kita ini, jadi mulai sekarang mari kita lewati semua ini bersama"

Seketika kyungsoo merasa kehangatan merengkuh hatinya, ia tak tau perasaan apa yang ia rasakan saat ini

.

.

.

.

.

TBC

Chap 4 coming~

Sesuai janji, aku update chap 4 hari ini, Thanks so much for like my FF and review nya, gimana masih menarikkah ?,, jangan lupa review lagi ya :^_^