Yo minna-san, sesuai perkataan kemarin, aku mau kupas tuntas soal Shisui di Chapter ini, alias Shisui jadi main view disini. Wah wah, gak ada yang nanya kenapa aku milih Shisui, padahal sahabat Kisame dari Uchiha itu kan Itachi. Itachi muncul juga kok disini, buat perannya nanti kalian tahu juga. Alasan aku milih Shisui itu simple, namanya mirip ama Sam Tsui #Gubrak. Tapi, aku tidak akan membongkar rahasia Shisui secara blak – blakan alias Cuma sebagian kecil aja :p. Aku rasa bukan saat yang tepat untuk membuka itu sekarang.
Buat yang protes kenapa Naruto-Tayuya tak akan aku perduliin :p, bukannya gimana, aku cuman pengen keluar dari jalur mainstream. Ingat dong perkataanku dulu, aku takkan peduliin kalau flame berbau ke masalah pairingnya wkwk. Aslinya Tayuya cantik lohh, gak percaya search aja google.
Oh iya, padahal awal Author nulis cerita ini Author kira cerita ini tak akan menarik, pas lihat reviews ama views jadi semangat. Dan ternyata menarik juga ceritanya lol. Yosh, Happy Reading.
.
.
.
Naruto pun sedang berada di kamarnya, Tayuya terbaring disampingnya memeluk dada Naruto yang bidang itu. Ya, memang Orochimaru member kebebasan kepada mereka berdua untuk tidur bersama. Orochimaru Cuma member 1 persyaratan kepada mereka, jika ingin berhubungan intim bolehnya di Tokyo. Artinya, mereka tidak boleh berhubungan intim disini, toh Naruto tidak minat juga. Naruto Cuma ingin menjadikan Tayuya pelarian, agar dia tidak dicurigai orang di Tokyo nanti.
Sementara itu, Shisui asik menyanyikan sebuah lagu dengan gitarnya, dia sangat menyukai hal - hal tersebut setiap malam, menyanyikan lagu untuk yang terkasih. Shisui memiliki suara yang cukup merdu. Shisui ini terbiasa menjadi backing vocal semenjak dia bergabung di Tokyo Band, atau sebelum dia bertemu dengan duet dan orang yang dicintainya, yang menghancurkan kehidupan Shisui itu sendiri….
Snake the Band
.
.
.
A fanfic by Anak Singkong
Rated : T (untuk saat ini)
Genre : Hurt/Comfort , Friendship
Sequel of 'Stay With Me , Please'
Pairing : NaruSaku
Alert : Alternate Universe aka AU,Typo(s),OOC (maybe),Abal-abal,EYD gagal,Romance tak berkualitas,gak ada feels yang berkualitas , alur agak cepat , dll .
.
.
.
You can't hate my fan fiction , but don't hate the pairing or the character
Anyway, Naruto itu punya Mr. Masashi Kishimoto, tapi fanfic ini milik saya
.
.
.
DLDR
Shisui menyanyikan sebuah lagu yang lumayan lama tak didengar di telinga banyak orang, lagu yang berjudul 'Kenangan Terindah' sukses membuat hati Shisui menjadi sangat galau, setiap lantunan lirik membuat Shisui semakin terpendam dalam khayalannya,
"Aku yang lemah tanpamu, aku yang rentan karena, cinta yang telah hilang darimu yang mampu menyanjungku,"
Shisui menutup matanya, suara lembut dari mulutnya itu menjadi tanda mulai khayalannya. Semua bayangan yang dia buka akan masa lalunya terpampang nyata (bukan ala mbok Syahrini -_-) di pikirannya. Betapa lemah dirinya semenjak kehilangan sang wanita yang dia cintai, kerentanan mentalnya mampu memaksanya untuk bunuh diri. Cinta yang dia rasakan menyanjungnya saat dia kesulitan hilang..
"Selama nafas terbuka, sampai jantung tak berdetak. Selama itupun aku mampu untuk mengenangmu. Darimu.. Kutemukan hidupku, Bagiku… Kaulah cinta sejati."
Shisui tak bisa move on dari sang wanita, dan Shisui pun menyadarinya. Kenangan manis itu selalu dia kenang. Dirinya yang sempat kacau karena narkoba selamat Karena wanita ini, dialah candu bagi Shisui hingga sekarang. Cinta pertamanya, cinta sejatinya, dan akan menjadi cinta terakhirnya. Tanpa disadarinya, jauh di Tokyo sana…
"Bila yang tertulis untukku adalah yang terbaik untukmu, kan kujadikan kau kenangan yang terindah dalam hidupku. Namun, takkan mudah bagiku, meninggalkan jejak hidupku. Yang telah terukir abadi, sebagai kenangan yang terindah,"
Ino bersenandung kecil, matanya yang berair menatap sebuah foto lelaki berambut hitam yang ia tatap. Ia menyesal meninggalkan lelaki ini, berubah karena karir palsu yang dijanjikan Akasuna bajingan itu. Matanya tak sanggup lagi menangis, ketika ingatan yang tertulis dihatinya tentang lelaki itu tereka kembali. Dia harus relakan lelaki itu, yang mati bunuh diri karena dirinya. Kenangan terindahnya ini, Uchiha Shisui, akan berada terus dihatinya. Shisui dan Ino tanpa sadar saling terhubung, benang yang putus itu tersambung kembali…
"Bila, yang tertulis untukku, adalah yang terbaik untukmu. Kan kujadikan kau kenangan, yang terindah dalam hidupku.."
Ino dan Shisui menangis seketika, nada slow lagu di part ini cukup menggugah hai mereka, mereka hanya ingin saling bertemu kembali. Mereka telah terpisah oleh takdir, meskipun mereka merasa sangat terhubung sekarang. Mungkin kenangan terindah ini, akan menjadi yang terakhir…
Ino mengambil pisau di dapurnya, dia tidak kuat lagi. Dia mengambil pisau di dapur, sudah bersiap memotong tangannya. Tangisan ini meledak – ledak, dia tak sanggup lagi. Ino mencurahkan seluruh air mata terakhirnya, lalu memotong tangan kirinya…
.
.
.
Esok harinya, Shisui merasa ada mengganjal hatinya saat ia terbangun. Shisui merasa ada terjadi sesuatu dengan Ino, namun dia tidak tahu apa. Namun dia tetap mencoba rileks lalu datang ke salah satu studio kepunyaan Orochimaru di Korea, Oro Studio. Disana Shisui disambut oleh Naruto, Tayuya, Jirobou, dan Kidoumaru. Shisui memang sedikit telat bangunnya, jadi dia terlambat berangkat ke studio. Kisame lalu keluar bersama Orochimaru dan seseorang, "Yosh, semuanya perkenalkan dia Itachi. Dia adalah pelatih band kita untuk hari ini,". Itachi membungkukan badan, walau dia sedikit kaget melihat seseorang di depannya.
"Kenapa Uchiha-san? Kau kaget aku masih hidup?" Pernyataan sinis keluar dari mulut Shisui, tentu saja membuat Itachi sedikit bergidik. Namun Itachi hanya bisa mengangguk, lalu duduk di kursi. Semua orang terlihat serius dengan memegang alatnya masing – masing, mereka harus siap mengaransemen sebuah lagu dalam waktu Cuma 20 hari. Lalu Naruto berbicara, "untuk penyisihan, kita nyanyikan lagu rasa ini dari The Titans. Gimana?". Semua Nampak berpikir, sebelum Orochimaru buka suara, "alangkah lebih baik jika lagu 'Bila' dari The Titans. Aku rasa lagu itu lebih mudah untuk dikuasai, Namikaze-san,". Naruto hanya sedikit mengerutkand dahi, namun perkataan Orochimaru ada benarnya juga. Semua anggota pun bermusyawarah dan setuju atas keputusan dari Orochimaru.
.
.
.
Sementara itu, Sakura masih asik menjadi model untuk sampul album terbarunya, "Symphony of life,judul yang bagus juga," Perkataan pertama dari mulut Tenten membuat Sakura tersenyum. Sakura sangat menyukai lagu – lagu di albumnya ini, dan dia berencana memasarkannya setelah kontes band oleh Jiraiya itu. Sakura hanya sedikit kesal saja dibagian itu, dia ingin cepat – cepat menyanyikan lagu – lagunya yang baru.
Sakura kembali menunjukkan pesonanya di depan lensa kamera, sebelum akhirnya dia mendapat telepon dari ibunya, dan seketika kaget dan menjatuhkan hapenya. Tenten yang kebingungan pun menanyakan hal itu ke Sakura, "Ada apa Sakura?", Sakura hanya menjawab, "Ino…. Dia… Ayo kita harus ke Jepang, sekarang!". Tenten menolaknya, "Kau masih perhatian kepada Ino setelah apa yang ia lakukan padamu?", "Dia sahabatku sejak kecil Tenten! Aku gak peduli apapun itu, kita harus kembali sekarang! Setidaknya jika ia dimakamkan aku bisa hadir," Ucapan bernada keras dari Sakura membuat nyali Tenten ciut. Mereka pun langsung mengepakkan barang dan berangkat balik ke Tokyo.
.
.
.
Shisui sedang asik mencari minuman di sudut – sudut kota Seoul, dan dia tiba di Starbucks (ada Starbucks di Seoul kan?). Saat dia asik memesan minuman untuk anggota bandnya, dia mulai mengingat saat – saat pertama dia berkencan dengan Ino, di sini tepatnya. Seoul adalah kota tempat mereka bertemu, tempat mereka berkencan, dan tempat mereka meresmikan hubungan mereka.
-Flashback—
Seorang lelaki berambut hitam sedang asik membaca komik di Starbucks saat seorang wanita berambut pirang datang dan duduk di depannya,"Anda Shisui Uchiha,bukan?". Lelaki yang dimaksud hanya mengangguk, sambil menengok. Shisui Uchiha, nama lelaki ini, lalu melihat lekuk tubuh sang wanita, gebetannya di dunia maya. Wanita yang ia ketahui namanya sebagai Sylvianna Blonde itu menjawab, "etto, namaku adalah Yamanaka Ino, aku adalah wanita yang kamu sebut Sylvia-chan itu,".
Shisui terperangah, dia tak percaya betapa cantiknya wanita di depannya. Dia tak percaya sang wanita jauh lebih cantik dari fotonya, membuat dia jatuh cinta pada pandangan pertama.
-End Of Flashback—
Shisui pun memandangi tempat mereka berbicara saat itu, di tempat bagian ujung dari bangunan ini. Lalu sebuah pelayan memanggilnya, "Permisi tuan, minumannya sudah siap,", Shisui sadar dari lamunannya lalu mengambil minuman itu, sebelum berangkat ke Oro Studio.
.
.
.
Sementara Shisui membeli minuman untuk para anggota, Naruto sedang duduk sendirian karena Tayuya sedang asik membersihkan sulingnya di ruangan lain. Naruto tiba – tiba dikagetkan dengan kedatangan Kidomaru, yang langsung meninju wajahnya. Naruto tercengang, lalu Kidoumaru langsung menjelaskan melihat keanehan wajah Naruto, "Namikaze-san, kau tak pantas dengan Tayuya," Bugh, sebuah tendangan tepat di perut Naruto membuat Naruto sadar. Naruto pun membalas dengan tinjuan tepat di wajah Kidomaru, "Tapi buktinya sekarang Yuya-chan adalah pacarku,". Perkelahian tidak dapat terhindarkan lagi.
Shisui yang baru datang langsung menaruh minumannya di meja dan memisahkan pertarungan yang terjadi tepat di ruang tamu itu, dan tentu saja Shisui pun langsung memisahkan mereka. Keributan yang ditimbulkan membuat sleuruh orang disana keluar, dan menanyakan pada Shisui apa yang terjadi. Shisui yang ditanyai hanya menjawab, "Aku tidak tau juga. Aku baru pulang sudah melihat Namikaze – san dan Kidomaru - san ribut," lalu Kidomaru memotong, "Kami hanya berantam biasa kok, bercanda saja,". Naruto hanya tersenyum palsu dan mengiyakan hal tersebut, padahal ia tahu Kidomaru berbohong. Naruto tahu, ini baru awalnya saja…
.
.
.
Sakura tiba di bandara, dengan buru – buru dia mengambil kopernya lalu menaiki taksi terdekat untuk ke rumahnya. Tenten sendiri pesawatnya mengalami penundaan selama 30 menit, sehingga dia baru tiba 1 jam lagi. Sakura merasa sangat panic, meski dia membenci Ino. Dia merasa ada link antara dia dan Ino, sahabat kecilnya.
Sakura hanya ingin segera menemui Ino, tak peduli dia sudah menjadi mayat atau belum…..
.
.
.
Malamnya, Shisui gelisah, dia merasa ada yang salah, seperti ada yang hilang dari dirinya. Dia merasa sangat gelisah, badannya seperti tidak bisa kompromi dengan dirinya. Dia mencoba tidur namun tak bisa, dia merasa ada yang terjadi pada Ino. Shisui merasa ada yang salah….
.
.
.
-To Be Continued—
Minna, sudah selesai episode 4nya hahaha . Aku ngerjainnya waktu jam IPS, jadi agak pendek :p. gomen kalau gak semuanya membahas soal Shisui, tpai ketahuan kan beberapa hal tentang Shisui wkwkwk. Yosh cukup dulu yaa, jaa :p
Review?
