.:oO~You Sure You Can Do It, Hoobae?~Oo:.
.
.: Starring :.
Super Junior's Donghae as 19 years old Lee Donghae (Main)
Super Junior's Eunhyuk as 20 years old Lee Hyukjae (Main)
Super Junior's Siwon as 20 years old Choi Siwon (Cameo)
Super Junior's Kibum as 20 years old Kim Kibum (Cameo)
Super Junior's Kyuhyun as 19 years old Cho Kyuhyun (Cameo)
Super Junior's Sungmin as 20 years old Lee Sungmin (Cameo)
Super Junior's Kangin as 21 years old Kim Youngwoon (Cameo)
Super Junior's Leeteuk as 21 years old Park Jungsoo (Cameo)
.
.: With Main Pair :.
Donghae x Hyukjae
.
.: Disclaimer :.
Max Hyera own this story. God owns everything in this story.
.
.: Genres :.
Romance, Fluff, Friendship, Sexy and Smooth (LATER)
.
.: Rated :.
Around K, K+, T, and M... later.
.
.: Warn :.
Boys love / Yaoi, UniversityLife, Smut Scene (LATER)
.
.: Summary :.
Donghae gak suka kalo cuma dianggap kayak adek sama Hyukjae. Ia pengen lebih. Yah, lebih.
.
.: Author's Note :.
Tengneneneneneeeeeng~ Beribu kata makasih Max ucapkan kepada yang sudah mau membaca dan mengcomment maupun mereview fic ini! ^w^
Mianhae Max terlalu sibuk dengan sekolah jadi sulit sekali untuk mengetik lanjutan fic ini DX Mohon maafkan Max m(_ _)m
Sebagai permintaan maaf Max, chap ini udah Max panjangin walaupun dikit sih ._. hehe ^w^
Oiya kayaknya ada yang salah paham. Maksud Max, fic ini akan tamat dalam jangka sekitar 3-4 chapter lagi, bukan tamat di chapter 3 maupun 4~
Nah ini kelanjutannyaa. Silakan silakan monggo dibaca XD
.
.: Let the story... BEGIN! :.
Review from last chapter...
"Omo omo omo Hyukkie-chagi, neomu kwiyeopta~" Yang ini dari sang 'eomma'
"Kyu aja dipeluk, aku juga pingin~" Yang ini Kibum.
"Aku juga aku jugaa~!" Sekarang Sungmin. Mereka-pun berpelukan dengan Hyukjae sebagai objek utama yang mereka peluk.
Hyukjae sih seneng-seneng aja kalo dipeluk gini. Kan badannya jadi anget.
"Kaliaaaan. Aish kalian ini malah melamakan kita tahu! Sebaiknya kita berangkat sekarang..." Kembali Youngwoon perlu memisahkan mereka semua.
Sungmin yang sudah puas memeluk Hyukjae-pun melepaskan pelukannya dan berseru senang, "Baiklaah. Ayo kita berangkat, kawan-kawaan~"
You Sure You Can Do It, Hoobae?
Max Hyera
:: Chapter 4 - Summer Vacation, Here We Go! ::
Dasar pasangan yang serasi, Youngwoon dan Jungsoo menawarkan diri memasukkan koper-koper mereka semua ke dalam mobil saat itu. Katanya sih gak perlu dibantu, gak pengen ngerepotin katanya. Padahal paling mereka cuma pengen nyari-nyari kesempatan buat berduaan. Dan bocah-bocah sisanya mendapat tugas untuk memasukkan perbekalan yang akan mereka makan selama di perjalanan.
"KYUUU dasar perusak dapur! Jangan memasukkan ikan hias dalam sandwich bodooooh!" Teriakan dari Sungmin terdengar.
"Memangnya tidak boleh yah Minnie? Kan jadi lebih enak kalau pake ikan..."
"Astaga Kyuhyun ini kenapa bau susunya jadi kayak kecap asin? Jangan bilang kau mencampurkan kecap asin dalam susu ini? GYAAA KYUHYUUUUN! Aish Kyuhyun bodoh bodoh bodoh bodooooh!" Sekarang Kibum.
"Tapi 'kan Hyung, tadi susunya kemanisan. Kata eomma kalo makanan itu gakboleh manis-manis, biar gurih jadinya harus ditambahin kecap asin, 'kan?"
"Kyuhyuuuuuun apa maksudmu memasukkan irisan bawang putih ke dalam roti-roti ini?" Sekarang Siwon yang menyembur Kyuhyun.
"'Kan bosan Hyung kalo isi rotinya cuma selai-selai doang..."
"Kyuhyun kau ini aish dasar bodoh,"
"Betul itu dasar Kyuhyun kau bukannya membantu malah merepotkan tahu!"
"Dengar itu 'kan, Kyu? Semuanya mengataimu bodoh dan aku setuju akan hal itu,"
Keributan kecil ternyata terjadi di dapur saat itu. Tapi ternyata ada satu orang yang dengan tenang mengolesi roti-roti baru -yang belum tercemar dengan bau bawang putih- dan mengolesinya dengan berbagai macam selai. Ialah sang malaikat kita, sang malaikat kekanakan bernama Hyukjae. Oh sungguh ia adalah malaikat yang diutus Tuhan untuk Kyuhyun yang babo ini dalam masalah dapur.
"Sudahlah Min, Kibum, Wonnie. Kyu 'kan masih kecil... Mungkin dia masih pengen bermain sama kita," Kata Hyukjae tenang sambil terus mengolesi roti-roti itu.
"Hyuuuuuuung~ Aku sayang padamuuu~~" Seruan kebebasan dari seorang Cho Kyuhyun-pun terlantunkan dari bibirnya. Dengan segera Kyuhyun memeluk Hyukjae dan menggesek-gesekkan pipi kanannya dengan pipi kiri Hyukjae.
"Hyung memang baik! Maafkan atas kejailanku selama ini Hyung aku sungguh menyesaaal. Sangaaat menyesaaaaal," mendengar permintaan maaf dari Kyuhyun, Hyukjae pun menghentikan kegiatannya sebentar dan beralih pada Kyuhyun. Iapun balas memeluk laki-laki yang lebih muda sekitar satu tahun lebih itu.
"Aih Kyu memang anak pintaaar~ Kalian memang jahat sudah memarahi anak sepolos Kyu!" Perkataan yang juga polos dilantunkan oleh seorang Lee Hyukjae kepada teman-temannya yang lain.
Sedangkan Kyuhyun dan Hyukjae sibuk dengan aksi polos mereka -tepatnya sok polos bagi Kyuhyun-, Sungmin, Kibum dan Siwon menatap aksi di depan dengan tatapan 'what-the-hell-with-Kyu-is-an-innocent-kid?' Yah bagi mereka yang otaknya masih berjalan dengan lancar, mereka sama sekali tidak menemukan secuilpun bagian polos dalam diri Kyuhyun.
"Hei kalian~ Bekalnya sudah siap belum? Koper sudah masuk semua ke dalam bagasi," Terdengar sautan dari laki-laki yang paling tua di sana.
"Ah iya tunggu sebentar Jungsoo-hyung! Semuanya kacau gara-gara Kyu~" Sungmin mengadu kepada Jungsoo.
Jungsoo yang memang sudah mengerti sifat Kyuhyun tentang masalah perdapuran hanya menggeleng pelan, pening. Oh Kyuhyun, betapa merepotkannya dirimu.
Youngwoon menatap prihatin namjachingu-nya. Dan beralih kesal kepada Kyuhyun.
"Kyu... Bereskan semua atau mati!"
"Hyuuuuung!" Terdengar rajukan permintaan tolong lagi dari sang sumber masalah kepada Hyukjae.
.:oOo:.
"Fiuh... Akhirnya kita bisa berangkat. Jadi capek duluan nih sebelum acaranya gara-gara yang tadi..." Ucap Youngwoon setelah mereka mulai berangkat ke villa Sungmin diantar oleh supirnya.
"Kau menyindirku, Hyung?" Balas Kyuhyun tidak suka.
"Kau memang pantas untuk disindir, Kyu..." Sahutan dari Siwon terdengar, membuat Kyuhyun mendelik padanya.
Saat yang lain mempeributkan masalah Kyuhyun, Hyukjae yang duduk di dekat jendela memasang earphone-nya dan mulai memutar salah satu lagi dari playlist yang terdapat dalam iPhone-nya.
Dari luarnya memang Hyukjae terlihat tenang, tapi tidak di dalam. Lama-lama berdiam diri dengan Donghae ternyata membuatnya kepikiran yah...
Padahal dia 'kan waktu itu niatnya gak serius-serius amat ngusir Donghae dari rumahnya. Ia hanya kesal sementara saat itu. Tapi Donghae ngiranya Hyukjae masih marah sampe sekarang. Duh susah ya...
'Haah jadi kangen sama Hae-ah...'
. . .
Suasana di mobil itu hening mendadak. Merasa tidak mendengar kericuhan lagi, Hyukjae melepaskan pandangannya dari luar jendela menjadi ke teman-temannya. Terlihatlah semuanya sedang menatapnya dengan tatapan oh my godness. Aish, jangan bilang Hyukjae tadi menyuarakan pikirannya?
"Kau bilang apa, Hyukkie-ah?"
"Kau kangen sama..."
"Hae? Lee Donghae..."
"Yang menyukaimu itu, Hyung?"
Entah itu pernyataan atau pertanyaan yang dilontarkan orang-orang sekitarnya itu semua membuat Hyukjae menundukkan kepalanya malu. Yaah Hyukjae ketahuan deh hihi.
"Oi Hyukkie, kau suka dia ya? Kalau memang suka, kenapa gak tembak saja dia? Lagipula sepertinya dia juga suka padamu loh,"
"Betul itu Hyuk-ah, sayang orang kayak Lee Donghae dilewatkan,"
"Walaupun rada cupu tapi dia cakep kok, Hyuk..."
"Walaupun badannya terlihat lenje tapi ia lumayan kok,"
Yang terakhir sudah bisa dikira itu pernyataan yang dilontarkan oleh seorang Kim Youngwoon. Dasar, membanding-bandingkan badan aja sih dia...
Hyukjae hanya menggeleng-geleng. "Aku malu~"
"Kau mau menunggunya sampai ia menyatakannya sendiri kepadamu?" Pertanyaan lembut dari sosok 'eomma', terlihat sekali ia seperti seorang ibu yang sedang menasehati masalah cinta kepada anak semata wayangnya.
Perlahan Hyukjae menangguk.
"Kita taruhan aja yuk, Hyung. Apa Hae-hyung berani menyatakan perasaannya kepadamu atau tidak! Aku berada di pihak yang tidak yakin," Kyuhyun mengusulkan sebuah ide sambil menyeringai, yang membuat Hyukjae cemberut.
"Kau jahat Kyu..." Lirih Hyukjae yang dibalas cengengesan super berdosa dari Kyuhyun.
"Yah Kyu tidak boleh begitu! Baiklah aku berada di pihak yang yakin!" Yang ini Sungmin.
"Aku juga deh, aku di pihak yang yakin!" Siwon ikut-ikutan.
"Baiklah, berarti ini battle antara kita bertiga. Satu lawan dua. Pihakku melawan pihak Minnie dan Won-hyung. Kalian sebagai juri, oke," Perintah Kyuhyun seenaknya kepada Youngwoon dan Jungsoo.
Mereka menentukannya dengan bermain... Bingo.
Kalian tau Bingo kan? Tapi Bingo ini beda, yang mereka mainkan adalah Bingo Super! Dimana angka yang tertera bukan satu sampai dua puluh lima, melainkan satu sampai seratus dengan ukuran kotak 10x10. Menantang adrenalin, bukan?
Yang tidak ikut bermain hanya menyemangati, walaupun tidak ada yang mendukung Kyuhyun sih... Duh sepertinya di fanfic ini julukan Kyuhyun bertambah satu... PoorKyu...
Sedangkan yang lain seru-serunya saling menyemangati, Hyukjae malah deg-degan menanti hasil permainan mereka.
'Apa hasil permainan ini akan berpengaruh ya?'
Setelah saling sorak menyorak, tiba-tiba Kyuhyun menyerukan, "BINGO SUPER! Yay aku menang~ Susah sih kalo harus melawan GameKyu yang super ini, muwahahahaha," Kyuhyun berkata dengan sombongnya.
Begitulah cara permainannya. Jika sudah ada salah satu yang berhasil membuat sepuluh deretan angka yang dicoret, maka ia harus meneriakkan "Bingo Super!", dan permainanpun berakhir.
Hati Hyukjae mencelos, badannya membatu. Semuanya menatap prihatin kepadanya -kecuali Kyuhyun yang masih menikmati saat-saat menghirup segarnya udara kemenangan.
"Tenang Hyukkie, pasti Hae mau menyatakan perasaannya padamu, kok... Kyuhyun memang jahat..." Ucap Kibum menenangkan Hyukjae.
"Maafkan kami, Hyukkie..." Yang ini pernyataan sesal dari Sungmin dan Siwon.
"Ah tidak apa-apa kok, kenapa kalian merasa bersalah? Lagipula Hae memang masih kecil kok. Hehe tidak usah dipedulikan~" Hyukjae berkata dengan berusaha membuatnya agar terdengar biasa saja. "Sudah ya, aku tidur dulu. Kalau aku kebablasan, tolong bangunkan aku, ya, Minnie." Hyukjae mulai menyamankan dirinya dan memaksakan tubuhnya sendiri untuk tidur.
"Baiklah..." Terdengar sahutan samar dari Sungmin seiring dengan Hyukjae yang mulai mengosongkan pikirannya -bersiap untuk tidur.
"Kau sih, Kyu..."
"Harusnya kau kalah saja, Kyu,"
"Bagaimanapun kita 'kan tau kalau Hyukkie dan Hae sudah saling menunggu dari dulu. Kau jahat Kyu,"
"Kau kejam,"
"Tak berperasaan,"
SuperPoorKyu.
.:oOo:.
Hyukjae terbangun ketika merasa matanya terusik oleh matahari musim panas dari luar jendela. Ia menguap sesaat dan melepaskan earphone yang masih terpasang di telinganya ketika ia tidur tadi. Sambil menggaruk-garuk belakang kepalanya, ia membuka kunci iPhone-nya dan melihat jam yang tertera di layar ponselnya itu. Sudah jam 14:40. Mereka berangkat sekitar jam 09:50. Berarti perjalanan mereka dari Seoul ke sini memakan waktu sekitar lima jam lebih. Mungkin memang tempat ini berada jauh dari Seoul.
Hyukjae tersenyum ketika melihat teman-temannya yang lain tertidur juga. Diperhatikannya satu-satu wajah mereka. Yang duduk di belakang adalah Youngwoon, Kyuhyun dan Siwon. Youngwoon dan Siwon tertidur dengan menyenderkan kepala mereka ke jendela, sedangkan Kyuhyun menyenderkan kepalanya ke belakang, menyebabkan kepalanya agak mendongak dengan suatu cairan yang hampir jatuh dari sudut mulutnya yang terbuka.
Lalu ia melihat Kibum dan Jungsoo -yang duduk bersamanya di bagian tengah. Jungsoo menyenderkan kepalanya ke jendela. Dan di sampingnya ada Kibum yang memeluk pinggang Jungsoo dan menyenderkan kepalanya di pundak Jungsoo.
Ketika ia melihat ke depan, ada pak supir yang terus menyetir dengan setia dan Sungmin di tempat duduk yang satunya. Dari belakang terlihat Sungmin menggunakan tangannya sebagai penyangga kepalanya.
Hyukjae tersenyum kecil memperhatikan mereka semua. Teman-temannya memang unyu.
Tiba-tiba mobil berhenti, Pak Supir-pun menengok ke belakang. "Ah anu, ini sudah sampai," ucap Pak Supir kepada Hyukjae, satu-satunya makhluk yang sedang terbangun saat itu.
Hyukjae buru-buru menolehkan pandangannya ke luar jendela.
"WAAH LAUUUT!" Hyukjae berteriak dengan senang. Ia segera membereskan ponselnya dan segala sesuatu yang ia pakai tadi. Ia memasukkan ponsel dan earphone yang tadi ia pakai ke dalam saku celana denimnya.
Mendengar teriakan dan gerakan heboh yang diciptakan oleh Hyukjae, Kibum-pun terbangun. Hyukjae yang melihat Kibum terbangun langsung menarik tangannya dan membuka pintu mobil, "Ayo, Kibummie!" Ajaknya semangat sambil memakai topi yang memang sengaja ia bawa.
Kibum yang ditarik paksa oleh Hyukjae segera melihat ke sekelilingnya. "Waah sudah sampai yaa,"
Hyukjae segera melompat turun sambil menarik tangan Kibum. Sebelum tertarik keluar dari mobil, Kibum sempat menepuk-nepuk lengan Jungsoo, "Hyung, bangun! Kita sudah sampai!" Dan Kibum-pun mengikuti arah tarikan Hyukjae.
Hyukjae dan Kibum berlari sambil melompat-lompat ke arah laut yang dibatasi dengan pantai berpasir putih. Terlihat banyak karang-karang dengan berbagai macam bentuk di sana. Sinar matahari yang cukup terikpun terpantul di jernihnya air laut. Sungguh pemandangan yang indah.
Sedangkan di dalam mobil yang pintunya terbuka sebelah, terlihat Jungsoo yang baru terbangun dan melihat ke sekeliling. "Ah sudah sampaaaaai! Sungmin! Sudah sampai nih! Youngwoon juga! Siwon! Kyuhyun! Bangun! Kita sudah sampai!" Seru Jungsoo sambil keluar dari mobil dan berjalan ke arah pintu depan.
Sungmin yang merasa namanya dipanggil mulai mengerjapkan matanya. Tiba-tiba pintu yang dijadikannya tempat untuk bersender terbuka dan menampilkan sosok Jungsoo yang nyengir senang.
"Ayo! Kita sudah sampai!" Kata Jungsoo sambil menarik lengan Sungmin. Dengan terpaksa Sungmin bangkit dari duduknya dan menyamai langkah Jungsoo.
Jungsoo yang melihat Hyukjae dan Kibum yang sedang bermain dengan semangatnya -atau lebih tepat, norak?- segera berlari sambil menarik tangan Sungmin.
"Itu Hyukkie dan Kibummie!"
Alhasil berkumpulah empat orang laki-laki yang memekik kecil selayaknya segerombol gadis yang sedang bergosip heboh.
Sedangkan laki-laki sisanya...
Mari kita lihat lagi keadaan di dalam mobil.
Terlihat mobil Sungmin yang ketiga pintunya terbuka. Pak Supir hanya menghela nafas maklum, "Dasar anak muda..."
Ia-pun segera turun dari tempat duduknya dan menutup pintu mobil yang depan. Lalu ia beranjak ke pintu mobil yang tengah, dan menurunkan salah satu kursi agar manusia-manusia di bagian belakang bisa turun dengan mudah.
"Siwon-sshi, Kyuhyun-sshi, Youngwoon-sshi, ireona! Ini sudah sampai," Katanya sambil mengguncang-guncang kaki Siwon. Siwon yang merasa terguncang-guncangpun bangun.
"Sudah sampai, Siwon-sshi," Ucap Pak Supir itu sambil tersenyum.
"Ah iya! Gomawo, Ajusshi!" Ucap Siwon ramah sambil tersenyum balik.
Pak Supir itupun beranjak dari situ dan menuju tempat duduknya lagi. Sedangkan Siwon, langsung membangunkan Kyuhyun dan Youngwoon.
"Oy Kyu, Hyung! Sudah sampai nih! Yang lainnya sudah keluar!" Kata Siwon semangat.
Sayangnya kobaran semangat itu hanya dibalas dengkuran dan erangan kecil dari kedua manusia yang lainnya.
"Aish dasar pemalas. Woooy Kyu, Hyung, banguuuuuuun!" Siwon berkata sambil menepuk-nepuk kencang pipi Kyuhyun dan Youngwoon.
Akhirnya mereka berdua terbangun.
"Ayo cepat, Kyuuu," Siwon menarik lengan laki-laki yang lebih muda darinya itu. Kyuhyun menguap lebar, baru melihat sekeliling dengan malas. Ia menggaruk-garuk belakang kepalanya dan menepuk perut Youngwoon keras.
"Cepat bangun, Youngwoon-ah!" Ucap Kyuhyun tak sopan. Youngwoon yang masih setengah sadar langsung mendelik tajam ke Kyuhyun.
Sebelum sempat melihat pertempuran lebih lanjut, Siwon langsung turun dari mobil. Ia meregangkan tangannya di depan pintu mobil sambil menghirup udara sebanyak-banyaknya. Segar sekali rasanya bisa di tempat yang tidak ada polusi seperti ini.
Untuk membuat lebih seperti cerita dalam film kebanyakan, Siwon menutup mata kanannya, menaikkan tangan kanannya, guna menahan silaunya sinar matahari yang berebutan masuk ke kedua bola matanya sambil tersenyum, memperlihatkan lesung pipinya yang menawan.
Siwon yang lagi asyik-asyiknya membuat cerita ini agar terlihat seperti drama langsung didorong kasar oleh Kyuhyun di belakangnya. Membuatnya hampir tersuruk jatuh. Untungnya hanya hampir.
"Yah Kyu kurang ajar kau!" Siwon menatap Kyuhyun dengan tidak terima.
Kyuhyun mendengus meremehkan, "Cih, siapa suruh berdiri tepat di depan pintu. Menghalangi jalan tahu!" Ucapnya cuek lalu berjalan dengan angkuh.
"Hash bocah itu, selalu saja," Siwon lalu menolehkan kepalanya ke belakang ketika mendengar suara lain selain dirinya dan Kyuhyun. Ternyata Youngwoon yang baru turun dari mobil.
"Naaah Hyung! Ayo kita susul mereka!" Kata Siwon sambil menunjuk keempat laki-laki lainnya yang sedang asyik bermain di pasir. "Ayo!"
Siwon berlari diikuti Youngwoon. Mereka berdua membalap Kyuhyun yang masih dengan santainya berjalan. Tidak terima menjadi yang paling terakhir, akhirnya Kyuhyun ikutan berlari.
"Yah tunggu aku Hyuuung!"
.:oOo:.
Brak!
Seluruh koper dijatuhkan oleh pemiliknya masing-masing secara serempak. Mereka langsung menjatuhkan diri di sofa-sofa yang tersedia di villa itu. Villa yang nyaman dengan warna putih gading serta coklat muda sebagai dominasinya. Warnanya dibuat seakan seperti bangunan yang mewah tapi tidak lebay, melainkan menumbuhkan perasaan hangat dan betah untuk tinggal di situ.
"Aish lelahnyaa~~" Yang ini lenguhan dari seorang laki-laki manis bernama Lee Hyukjae.
"Lagian tadi kau semangat banget sih, Hyukkie... Tapi emang tempatnya bagus sih! Pas banget villanya Sungmin bisa disini,"
Mendengar kata-kata semacam pujian yang dilontarkan oleh Kibum membuat Sungmin nyengir senang.
"Kalian tunggu di sini ya. Kibum, bantu aku memasak makanan!" Perintah Jungsoo.
"Ayay captain!" Dengan itu, Jungsoo dan Kibum berjalan ke dapur.
"Dapurnya di arah sebaliknya, Hyung!" Sungmin berteriak ngasih tau dan Jungsoo serta Kibum langsung mengubah haluannya ke arah sebaliknya. Keduanya cengengesan gak jelas.
"Nah baiklah manusia-manusia tepar yang berada di sini, di villa ini ada tiga kamar. Semuanya ada di lantai atas, aku sudah merancang dengan siapa kalian akan tidur,"
Pandangan Hyukjae, Siwon, Kyuhyun dan Youngwoon segera beralih ke Sungmin.
"Kamar yang paling besar, ditempati oleh kalian bertiga," Ucap Sungmin sambil menunjuk ke arah Siwon, Kyuhyun dan Youngwoon yang sedang duduk dengan lelah. Sungmin melanjutkan ucapannya, "Disitu ada dua single bed dan sofa yang bisa dijadikan kasur. Kalian bisa gantian menggunakannya selama di sini. Mereka mengangguk pelan.
"Lalu nanti Kibummie akan bersama Jungsoo-hyung di kamar depannya. Sedangkan aku akan bersama Hyukkie-chagiiii~" ucap Sungmin senang, membuat Kyuhyun cemberut mendengarnya.
"Sana, sana. Kalian berberes dulu di kamar kalian masing-masing. Aku akan meminta Jungsoo-hyung dan Kibummie untuk memanggil kita ketika mereka sudah selesai," Terdengar desahan malas menanggapi ucapan Sungmin, dan semuanya beranjak mengambil koper mereka ke kamar yang sudah ditunjukkan Sungmin tadi.
"Ohiya, ada kamar mandi di masing-masing kamar, jadi kalian tidak perlu repot kalau ingin menggunakan kamar mandi. Mandi dulu sana! Bau keringet habis kejar-kejaran di pantai," Lanjut Sungmin lagi memberi informasi kepada semuanya dan hanya diacungi jempol oleh yang lain.
"Ayo, Hyukkie!" Ajak Sungmin kepada Hyukjae. Hyukjae mengangguk dan mengambil kopernya sendiri, menyisakan koper Jungsoo dan Kibum yang sedang memasak di dapur.
Mereka berdua meniti satu demi satu tangga yang menghubungkan dengan lantai atas.
Sesampainya di atas, Hyukjae melihat ada empat buah pintu. Bukannya tadi katanya hanya ada tiga kamar di atas?
"Hyung, itu satu lagi ruangan apa?" Tanyanya sambil menunjuk salah satu pintu.
"Pintu yan gmana? 'Kan yang pintu yang di sebelah kiri itu pintu kamar yang paling besar -yang ditempati oleh Kyu, Siwon dan Youngwoon-hyung, lalu di sebelahnya kamar kita. Depan kamar yang paling besar itu kamar Kibummie dan Jungsoo-hyung, sedangkan sebelahnya itu... Apa ya? Bisa disebut ruang santai. Di dalamnya ada beberapa rak buku dan beberapa sofa bulet pendek yang kayak bantal itu loh. Kau tahu, 'kan? Ada TV juga kok. Jadi kita kalo mau ngumpul-ngumpul bisa disitu,"
Mendengar penjelasan Sungmin yang panjang Hyukjae hanya mengangguk-ngangguk mengerti.
Mereka berdua masuk ke kamar mereka.
Cklek.
Pintu kamar mereka dibuka oleh Sungmin dan menampakkan kamar tidur yang terlihat sangat nyaman. Berbeda dengan ruangan selain kamar -yang menggunakan dominasi putih gading dan coklat muda, kamar-kamar memang menggunakan warna dominasi kuning dan biru muda. Warna yang unyu. Di dalamnya ada satu buah kasur king size, lemari dan tentu saja meja rias. Ada juga dua single sofa yang berhadapan, dipisahkan oleh meja kecil di samping jendela. Jendelanya berukuran lebar, memperlihatkan pemandangan di halaman belakang yang indah villa itu.
"Hyuk, aku mandi duluan, yah? Kau berbereslah dulu," Ucap Sungmin sambil memasuki kamar mandi. Hyukjae menangguk sebagai balasan.
Mau apa ya Hyukjae sekarang? Ia masih terlalu malas untuk berberes... Masih banyak waktu kok, nanti malam juga bisa...
Hyukjae akhirnya merebahkan tubuhnya di atas kasur itu, dan mengambil ponselnya yang tadi ia simpan di saku celananya.
Ia mengecek kalau-kalau ada pesan atau telefon. Menemukan tidak ada satupun pesan maupun missed call, Hyukjae membuka aplikasi twitternya. Ia memutuskan untuk mempost satu tweet.
AllRiseSilver: Thanks imSMl hyung for invited us to your villa! It's very awesome here :D
Tweeted.
Setelah melihat timelinenya sebentar, Hyukjae beralih melihat mention yang ia dapatkan.
1 new mention.
donghae861015: AllRiseSilver Hyuuung kau sudah sampai di villa Sungmin-hyung? Baik-baik di sana :-D Maafkan aku :-) Aku punya alasan yang kuat untuk tidak ikut, aku sedang mencoba menjadi seperti yang Hyung mau ;-)
'Menjadi yang ku mau?' Pikir Hyukjae heran. Apa maksud Donghae? Untuk mengobati rasa penasarannya, Hyukjae langsung mereplynya.
AllRiseSilver: Maksudmu, Hae-ah? Aku sudah tidak marah padamu RT donghae861015: AllRiseSilver Hyuuung kau sudah sampai di villa Sungmin-hyung? Baik-baik di sana :-D Maafkan aku :-) Aku punya alasan yang kuat untuk tidak ikut, aku sedang mencoba menjadi seperti yang Hyung mau ;-)
Cklek.
Sungmin keluar dari kamar mandi.
"Mandi dulu sana, Hyuk!" Ucap Sungmin sambil mengeringkan rambutnya.
"Yayaya sabar, Min-ah," Balas Hyukjae sambil menutup aplikasi twitternya, "Turunnya tunggu aku ya, Min!"
Sungmin hanya mengangguk sebagai balasan.
.: To be Continue :.
Max's VVIP Area
Hyaaaah maafkan Maaax. Max bener-bener gakpunya waktu dari terakhir kali ngetik ;;A;;
Mian lamaa. Ini sebagai pernyataan maaf udah Max panjangin DIKIT hehe._.
Naah mungkin habis chap depan, chap depannya lagi, chap depannya lagi baru tamat._.
Maaf ya chingudeul, sepertinya ceritanya semakin gakjelas dan membosankan... tetap dibaca yah... :')
Btw, ada yang nebak Hae gak bisa ikut karena dia lagi pengen ninggiin badan. Kalo Max mau bocorin nihya, tebakan itu hampir benar muehuehaehehauhehue.
Review Reply
1. choisky13: Yang jelas Hae punya alasan kuat untuk tidak ikut~ ;-) Percaya saja sama max, itu yang terbaik untuk mereka ;-) Masalah siwon dan kibum, hehe silakan ucapkan selamatnya, jangan lupa masukin amplopnya di kotak sebelah sana ya hehehe *dikira kondangan*
2. mayahahaha: Yaah maya ikutan peluk peluk hyukkie. Bubar deeh bubaar /plakk plakk plakkkkkk. Nah hampir bener tuh tebakannya! Dicoba lagi yaa *kayak ikut kuis* Ini diaaa lanjutannyaaa
3. kangkyumi: Terima kasiiiiih pujiannyaaaa ^w^ Wooow tebakannya sangat ilmiah! Max aja gak pernah kepikiran si hae pake baju apa._. Nanti juga tau sendiri kok hehe sabar yah menunggu kelanjutannyaaaa :D
4. Lee HyoJoon: Miaan updatenya gak ada asap-asapnya sama sekali TTATT tapi terimakasiiih pujiannya :-] ini hyukkie udah gak marah kok sama hae hehe. Fye mau diceritain ya liburan musim panasnya kayak gimana? Miaan max gakbisa nyeritain banyak-banyak, soalnya itu bukan inti dari cerita ini D;
5. HaEHyuk: Nyuu~ kok Max yang dicubit? *pout* Iyah hyukkie kan unyu kayak max :3 /buagh ini sudah lanjuuut. mian gakbisa cepeet TTATT Fighting untuk kita nyaa~
6. Meong: Yang jelas hae lagi sibuk tuh sama kegiatannya sendiri hehehe. Masih rahasia sih. Warna rambut hyuk? ._. Entahlah max juga gak ngerti dia sebenernya sekarang warna wambutnya kayak apa, terkesan beda-beda gitu sih .-.
7. KimHanKyu: *ikutan geplakin hankyu* *dibacok* Ayo kita melayang bersama, hankyu. kita tinggalkan saja semuanya di bawah sana, kita buat dunia kita sendiri ;) update petir? nanti gosong dong kesamber samber ._.
8. Choi Chinatsu: tidak apa-apa kok Natsu :3 Max tidak terlalu mengharapkan review, asal ceritanya mau dibaca dan ditunggu tunggu aja max udah seneng x3 ini diaaa lanjutannyaaa. Makasih udah ditungguuuu :3 hwaiting untuk kitaaa xD
9. Akari Sato II: Kyaaa akaa *bales cium* gak papa dong kan cemuanya cayang eomma :3 aka mau ikutan peyuk? Cini cini x) ini dia lanjutannyaaaa! Onegai itu apa? ._. /plakk *dasar gaktau apaapa*
10. vitaminielf: Kurang kerasa yah? Mianhaee. Emang mereka lagi gak bareng bareng, jadi susah juga mau munculin gimana ._. Tapi nanti ada saatnya koook. hehe^^ pokoknya rencananya amat penting, jangan diganggu dulu~~ ini diaaa max sudah lanjut ^w^
11. nyukkunyuk: Ih si unyuk toel toel. Geyii~ :3 dongek kaga kemana manaaa. disitu situ doang kok._. liburan dari kampusnya memang dikasih segitu :3 itu diaa tebakannya udah hampir bener tapi belum tepat x3
12. AllRiseShipper: Annyeong jugaaa kharisma^^ Woh terimakasih atas keantusiasannya x3 terimakasiiiih pujiannyaaaa x) Tapi miaan. mamih dan papih belum jadian disini D: Ditunggu saja okeeeee
13. rizkyeonhae: Hihi hampir bener tuh tapi kurang tepaaat xD waduh si rizky malah promosi ._. mending dancow aja biar tetep unyu kayak max x3 /plakk eiit hyukkie udah ada yang punya. jangan mendekat! cini cini max aja yang peyuk :3
14. Black: black ini sebenernya siapa toh? tentu saja black itu penting! Mau berkenalan dengan max? :3 hae mau kemana itu masih jadi rahasia perusahaan x3
15. Chwyn: emang papi hae rada cupu sih susah jadinya :/ *ditabok hae* omo tukang kebun? kirin tukang ledeng ._.v *ikutan kabur*
16. Clemmie Everett: Omo chingu nunggu NCnya ternyata XD ngeh rated sama genrenya yah? Hehehe hyuk emang manis kayak max :3 /plakk. Tidaak chingu salah pengertian. Maksud max, chapnya bakal tamat sekitar 3-4 chapter lagi, bukan di chap 4._. nae hwaiting untuk semuanyaa
17. kribohyuk: kok cuma hyuk yang dipeluk? max juga pengen~ :3 naah hampir bener tuh jawabannya, tapi kurang tepaaat xD miaaaaaan gakbisa asaaaaaap ;;A;;
18. Kim Raena: Salam kenal raenaa :3 hehe terimakasiiih pujiannyaaaaaa x3 ini diaa chap 4nyaaa
19. Kamiyama Kaoru: eeeeh max tidak yadoooong . / . nah okedeh apakah chap ini kepajangan? Haha hampir bener itu jawabannya XD Kurang tepat tapinyaaa. maaaaf gakbisa kilat. Max sibuuuk ;;A;; max juga belom sempet baca forbidden love X( Tunggu ya! Pasti akan max bacaaa!
20. Eunhyukkie's: Tidak papa kok udah untung chingu mau review x3 Mian tidak bisa update cepat cepat DX lama banget yah updatenya? miaaaan TTATT
TERIMA KASIH REVIEWNYA, KAWAN KAWAAAAN~~! X3
