AN: makasih buat yang udah baca., aku g bisa nulis panjang-panjang soalnya nyari waktu nulisnya susah, hampir tiap hati ada les PR sama ulangan. Terus tpyo itu apa ya?

Chapter 4.

Padahal aku baru mau kesal karenasempat terganagu oleh Naruto dan pacar sialannya tapi sasuke benarbenar tahu bagaimana membuatku senang lagi. Bayangkan di taman dia memberiku bunga yang paling indah yang ditemuinya di taman lalu disnagkut di rambut kuningku yang panjang (AN: kalau penasaran wajah Mika, aku udah posting gambarnya yang jadi avarat XD). Kusentuh pipinya yang putih (AN: kulit Mika sedikit kehijauan karena dari ras khusus, ada ceritanya nanti.) lalu membiarkan sasuke menciumku. Kami berciuman lama sekali tiba-tiba tangan ssasuke berada di dadaku, aku kaget. Untung saja taman yang dipilih sasuke benar-benar sepi! Tdiak ada yang akan tahu kalau kami berpelukan dan berciuman disini.

"Sasuke kau nakal!" kataku.

"Tidak apa-apa kan aku menyukaimu mikarin." Kata sasuke.

Astaga. Setelah sekian lama akhirnya sasuke menyatakan perasaannya padaku! Aku sungguh bahagia dan mencium bibirnnya lagi dengan semangat. Aku tahu dia menginginkanku tapi tidak akan semudah itu. Siapa suruh membuatku menunggu begitu lama, Sasuke harus sedikit dihukum. Baru bersenang-senang sebentr, lagi-lagi muncul pengganggu.

"KALIAN SEDANG APA DISITU!"

aku dan sasuke langsung panik melihat ada…Iruka Sensei!