Dengan langkah geram Ichigo mendekati Rukia, "Hei kau monyet perempuan!!!!" Ichigo menarik bahu Rukia. Rukia yang kaget kehilangan keseimbangan dan jatuh.

"BRUAGH!!! GEDEBUGH!!!" Terdengar suara beruntun.

Tapi rasanya ko ga sakit ya? Tanya Rukia dalam hati. "HOI! Berat tau!!! Cepetan berdiri!!" Rukia mendengar suara Ichigo. Rukia langsung membuka matanya lebar-lebar, "HYYYAAAAHH!!" Dia melompat. Reaksinya gitu amat sih…Ichigo agak tersinggung. "A…apa yang kau lakukan sih?!" Rona merah mulai terlihat di wajah Rukia. "Aku kan Cuma memanggilmu!!! Kau tidak merespon!!!" Balas Ichigo. Ya kau harus berlutut minta maaf padaku, gara-gara kau aku dihukum Pak Ukitake kemaren….geram Ichigo dalam hatinya.

"Di mana-mana kalau panggil itu ya namanya!! Memang tadi kau panggil namaku?" Rukia menatap Ichigo. "Ka ga sih, aku tidak tau namamu." Ichigo memalingkan wajahnya. "Lalu kenapa kau panggil aku?"

"Kalau bertemu denganku…jangan pura-pura ga kenal…"Ichigo menunjukan rona merah di wajahnya. Sejenak suasana hening.

"Tapi emang ga kenal kahan." Ucap Rukia ketus membuat Ichigo shock. Ni cewek ga pernah ngerti juga….Ichigo rasanya pingin banget nyubit Rukia.

"TENG!!TENG!!TENG!!"

"Sudah dulu ya…" Rukia buru-buru lari. "HEI SIAPA NAMAMU???" Teriak Ichigo. Rukia menoleh, "Kuchiki!!! Kuchiki Rukia!!!" Katanya.

Ichigo terdenyum. Jantungnya berdetak, duh!!! Kan ini pelajaranyana si Ukitake itu lagi??? Kenapa aku sampai melongo di sini dan melupakanya? Aku juga lupa minta dia berlutut!!! Ahhhh aku ini kenapa???

***

"WHATS UP MAN!!!" Renji mengejutkan Ichigo. "Dhieeg!!!" jantung Ichigo melompat. " Gila lu? Kalo aku mati gimana hah?" Tanyanya marah. "Tumben kaget biasanya kan kaga pake ekspredi.." Toushirou pengiisan. "Cerewet ah!!!" Ichigo memalingkan wajahnya.

"Paling juga lagi mikirin cewek yang kemarin."Renji. "Cewek yang mana?' Tanya toushirou penasaran.

"Jangan ngawur!!! Kalian piker aku ini seperti kalian? Aku ini orang berwibawa yang masih punya banyak kerjaan laen…"Ichigo datar. "Hei Ichigo cewek yang kemarin nyariin tuh." Kata Renji. Cewek yang kemarin? Maksudnya Rukia? Ichigo buru-buru noleh.

Matanya terbuka lebar saat dia tau bahwa yang dilihatnya bukanlah Rukia, melainkan hantu nenek yang berlumuran darah. " Hallo cuu.. gimana kabarnya." Sapa nenek itu. "Ngapoain lagi?" Tanya Ichigo. "nenek kan Cuma mau Tanya Rumah nenek.." Nenek itu tersenyum. "Mana kutau?!!! Aku tidak pernah mengenalmu!! Jadi aku pasti tidak tau rumahmu!!" Ichigo menyipitkan matanya. "Kalao gitu ya sudah, dasar ganteng-gsnteng kok galak!!" Nenek itu mengumpat. Dia ngelonyor pergi sambil menggrumel.

"SIAL KALIAN!!! Menipuku!!!" Ichigo menjitak Renji dan Toushirou.

"Hei siapa yang bohong!!! Kau kira cewek yang kemaren itu Cuma anak pemanjat itu?!" Renji tertawa. "Lain kali perhatikan sekelilingmu, kau kan popular di dunia hantu." Toushirou ikutan mengejek. "Baru kali ini ku lihat kau peduli ppada cewek laen." Renji menyenggol Ichigo." Siapa bilang?" Tanya Ichigo. "Kau kira berapa banyak cewek yang melihat dari jendela itu? Memang kau pernah perhatiin mereka?" Tanya Renji. "AHHH sudahlah jangan ganggu aku lagi.!!!" Ichigo meraung. "HAHAHAHAH!!! Ayo Toushirou jangan ganggu orng yang sedang jatuh cinta. Kita ke kantin saja~" Rernji cekikikan. "Jangan menyerah temanku." Toushirou berbisik. Memangnya siapa yang jatuh cinta? Piker Ichigo sebal.