Disclaimer : naruto milik Masashi Kisimoto
Summary : Naruto Anak yang memiliki sedikit Chakra dibuang oleh keluarganya di sebuah pulau tak berpenghuni, dan disana Naruto mendapatkan kekuatan dari seorang Kakek yang bisa melayang dari alam bawah sadarnya, dan dia akan membuat perdamaian Dunia
Naruto : Power Of Kami Shinobi.
Pair : Naruto X Hinata
Genre : Adventure, Fantasy Dll.
Rate : M
Warning : Typo, OC, OOC, Multichap, jutsu buatan sendiri, alur berantakan dan lain-lain
" Halo " berebicara
' Halo ' batin
" Halo " Biju
' Halo ' batin biju
Note : Awaaaaasss! ' Blaaar! Boom! Duar! Cklek! Dor! Dor! Dor! Dor! '
" ... "
" ... "
Readers : Woy! Cepetan.
Author : Ugghh! Sakit sekali, hey kalian sabarlah kau tidak lihat orang datang dari langit menabrak tiga gedung, langsung di tembak karena dikirain Ufo.
Readers : Ya Syukurin.
Author : ' Dong! ' ( pundung di pojokkan ).
.
Yo semua, apa kabar kalian hari ini? Yang pasti sibuk ( sibuk tiduran hahaha ), yosh! Sampai di Chapter 3 saja sudah banyak yang Review, Hohoho Arigato Na Minna!.
Ekhem! Baiklah saya akan memberi sedikit bocoran dalam Chapter ini. Disini Naruto akan melawan Menma karena Menma marah ayahnya dihajar sampai babak belur tapi Naruto juga akan melawan 20 Anbu Ne Elitte dari Danzo, hoho seperti apakah nanti kita akan melihatnya bersama!
Uuuww! Sepertinya banyak yang meminta Keluarga Namikaze tersiksa ckckck, baiklah saya akan membuat mereka tersiksa tapi jangan terlalu, saya juga akan membuat Naruto agak baik kepada mereka tapi sedikit.
Hhmm perbedaan Rasengan biasa dan Kinjutsu ya. Perbedaannya pada kekuatan jika Rasengan biasa itu daya serangnya masih normal hanya membuat sampai luka, pada chapter sebelumnya Menma menambah daya serang pada Rasengan dan menyebabkan Kekuatan Rasengan sangat mematikan, untuk Kinjutsu Rasengan Naruto itu lebih mematikan dari daya serang Rasengan Menma, Daya serang rasengan ini bisa membunuh 50 pasukan dalam sekali penggunaan karena jurus ini digabungkan dengan 5 element jadi jika pada satu titik jurus ini terkena maka daya ledak jurus ini akan menyebar menjadi luas. Pada waktu itu Naruto mengecilkan daya ledak jurus itu dia hanya mengambil daya ledak angin dan menghilangkan daya ledak 4 element lainnya.
Perbedaan Hiraisin Minato dan Naruto. Jika Hiraisin Minato kalian pasti sudah mengetahuinya, untuk Naruto, Naruto bisa menggunakan Kunai Hiraisinnya dan Juga Bisa tanpa Kunai Hiraisin jadi Naruto bisa berteleport kemana saja tanpa Kunai layaknya Jumper.
Dan disini juga saya akan menceritakan kejadian Naruto mendapatkan Sharingan jadi ayo kita Baca. Let's Go
Lagu Opening : One Ok Rock-The Beginning
.
Chapter 4 : Before four day at One Week, Two Mate Battle & Secret Of Clan Hyuga.
.
Flasback : On. Kejadian sebelum satu minggu pada hari ke 4.
.
Traning Ground 21.
.
Terlihat sebuah lapangan luas dengan beberapa pohon rindang yang menari karena hembusan angin disana.
Tap! Tap! Tap!
Terlihat seorang remaja berambut Kuning jambrik, memiliki Kumis Kucing pada kedua pipinya, memiliki mata Blue Shapphire, Memakai jaket hitam polos dengan warna merah pada lengannya, memakai jelana Hitam polos dan jubah putih polos dengan jilatan api abu-abu paa bagian bawah, ya dialah tokoh utama kita, Naruto.
" Hm, sebaiknya aku mulai melatih jutsu Rinenggan disini " ucap Naruto entah kepada siapa. Lalu Narutopun menutup matanya setelah beberapa detik Narutopun kembali membuka matanya dan terlihat sekarang mata Naruto berubah menjadi mata berbentuk pola Riak Air dan berwarna Ungu.
Narutopun mengabungkan tangannya dan setelah itu diapun menyebutkan Jutsunya.
" Shinra Tensei " Gumam Naruto.
Blaaar!
5 pohon yang berada di depan Narutopun tumbang dan metal beberapa meter dari Naruto.
Puk!
" Hah Hah Hah ternyata Hah Hah Jutsu itu banyak menghabiskan tenaga Hah Hah " ucap Naruto dengan Nafas tersenggal dan dalam keadaan berlutut.
' jangan memaksakan dirimu Naruto, jutsu pada mata Rineggan memang banyak menghabiskan chakra ' ucap Son Goku.
' Tapi aku harus melatih kemampuan mata ini jika aku mau menyelamatkan dunia ' balas Naruto melewati telepati.
' Jangan Khawatir Gaki kami akan membantumu ' balas Kurama.
" Terima Kasih Minna " ucap Naruto sambil berdiri.
Cleb! Cleb!
Naruto yang mendengar sesuatupun mencari sumber suara dan setelah menemukan sumber suara Naruto melebarkan matanya ketika melihat Seseorang Sedang terluka dekat aliran sungai tempat dia berlatih.
Tap! Tap! Tap!
Narutopun berlari untuk menolong orang itu, setelah sampai di dekat orang itu Narutopun memopong orang itu menuju bawah pohon.
Setelah sampai disana Narutopun membaringkan tubuh orang itu dan seketika Naruto melebarkan matanya ketika melihat lambang clan pada lengan orang itu berlambangkan sebuah kipas dengan warna Merah pada bagian atas dan putih pada bagian bawah.
' I-itu lambang Clan Uchiha, kukira Clan Uchiha sudah di bantai semua dan yang tersisa hanya Teme ' batin Naruto terkejut.
" Cough! Cough! " batuk orang itu Naruto yang melihat itupun berjongkong didekat orang itu.
" Oi, kau tidak apa? " tanya Naruto.
Grep!
Orang itu tidak menjawab melainkan menggengam erat tangan Naruto.
" Cough! Cough! Anak muda Cough! Tolong ambilah kekuatanku " ucap Orang itu dengan mata setengah terbuka.
" Apa yang kau bicarakan? " tanya Naruto tidak mengerti.
" Cough! Cough! Ambillah kekuatanku sebelum dia mengambilnya, kalau dia mengambilnya Konoha akan Hancur " ucap Orang itu.
" Apa yang kau bicarakan? Siapa dia? Dan kenapa harus aku? " tanya Naruto beruntun
" Karena Kau adalah orang yang cocok untuk menghentikannya, Cough! Cough! Cepatlah aku sudah tidak punya banyak waktu " ucap Orang itu.
' Naruto sebaiknya kau menerimanya, aku merasakan orang itu bukanlah orang jahat, dan jika Konoha benar-benar dalam kehancuran akan kekuatan orang ini sebaiknya kau mengambilnya sebelum orang lain menggunakannya ' ucap Kurama melalui telepati dan di balas anggukan oleh Naruto.
" Baiklah aku menerimanya " jawab Naruto.
" mendekatlah " ucap Orang itu, Narutopun mendekati orang itu.
" Tatap Mataku " ucap Orang itu dan langsung di ikuti Naruto.
" Tensō kyōdo No Jutsu " ucap Orang itu dengan mata sharingan yang berputar cepat.
Deg!
Seketika Naruto tidak bisa bergerak terlihat mata Birunya berubah menjadi Sharingan satu tomoe, dan setelah itu bertambah menjadi dua, dan lagi bertambah menjadi tiga dan setelah itu matanyapun berubah menjadi berbentuk Fuma Shuriken Mangenkyou Sharingan.
Bugh!
Seketika Narutopun pingsan disana sementara orang yang mentransferkan kekuatannya hanya tersenyum.
" Aku percayakan kekuatanku padamu Nak " ucap Orang itu dan setelah itu tubuh orang itupun pecah menjadi cahaya.
Tap! Tap! Tap!
Terlihat seorang Gadis sedang melihat kanan dan kiri seperti mencari sesuatu, Ya dialah pasangan tokoh utama kita Hinata.
" Naru-kun kemana, kalau tidak salah dia pasti di sekitar sini " ucap Hinata sambil menoleh ke Kanan dan Kekiri, seketika diapun berhenti melangkah setelah melihat objek yang dia cari tengah pingsan didekat aliran sungai.
" Naru-kun! " teriak Hinata ketika melihat Naruto dan langsung berlari ke arah tubuh Naruto.
Setelah sampai disana Hinatapun mengecek detak jantung Naruto, dan setelah itu diapun menghela nafas lega ' ternyata dia hanya pingsan ' batin Hinata lega.
Hinatapun membawa tubuh Naruto mendekat pada pohon yang berada di sebelahnya setelah itu diapun menidurkan tubuh Naruto. Setelah itu Hinatapun ikut berbaring di samping Naruto entah setan apa yang merasukinya, diapun memeluk tubuh Naruto dan tanpa diduga diapun tertidur disana.
Skip
" Ugh! " lenguh Naruto bangun dari pingsannya diapun berusaha bangun dari berbaringnya tetapi Naruto merasakan badannya berat, Narutopun menengok ketika dia melihat Hinata tidur sambil memeluk tubuhnya di sebelah dan lengannya yang digunakan bantalan, Naruto yang melihat itupun tersenyum, Narutopun mengelus pipi Hinata lembut dan mendekatkan wajahnya pada telinga Hinata dan membisikkan sesuatu
" Bangunlah Hime " bisik Naruto, seolah bisikkan Naruto sebuah Mantra Hinatapun membuka matanya perlahan dan setelah terbuka dia melihat Naruto sedang berhadapan dengannya dengan wajah tersenyum
Grep!
Hinata yang melihat Naruto sudah sadarpun langsung memeluk tubuh Naruto dengan erat dan menangis sesegukan
" Syukurlah Hiks kau Hiks baik-baik saja Hiks Naru-kun " tangis Hinata sambil memeluk Naruto
" Sstt, aku tidak apa-apa Hime, kau tenang saja " ucap Naruto sambil mengelus rambut Hinata, " Ne, Hime ayo kita pulang ini sudah sore, Aku takut Tou-san akan marah pada Kita " ucap Naruto dan di balas Anggukan oleh Hinata
Merekapun bangun dari acara tidur mereka dan kembali ke Kediaman Hyuga dengan bergandengan tangan dan wajah senang.
.
Flasback Off : Kejadian sebelum satu minggu pada hari ke 4.
.
Rumah Sakit Konoha.
.
Terlihat seorang pria berambut kuning jambrik sedang tertidur di sebuah ranjang dan di temani seorang kakek tua dan seorang wanita berambut merah.
Brak!
Pintu ruangan itupun terbuka dengan keras dan menampakkan seorang berambut Merah Jambrik dan seorang gadis berambut kuning di ikat Pony Tail.
" Tou-san! " teriak Remaja berambut merah melihat ayahnya terbaring dirumah sakit, sementara sang gadis hanya terlihat tenang seperti tidak mengawatirkan ayahnya.
" Menma tenanglah Ayahmu hanya pingsan setelah bertarung " ucap Wanita berambut merah a.k.a Kushina dengan wajah sendu.
" Siapa lawannya Kaa-chan, biar Menma beri dia pelajaran! " ucap Menma menatap tajam ibunya meminta informasi.
" Uzumaki Naruto " ucap Kushina lirih
Deg!
Seketika Menma tersentak ketika mendengar nama itu dan terlihat sekarang wajahnya terlihat dengan padangan membunuh pada targetnya
Tap! Tap! Tap!
Menmapun keluar ruangan dengan berlari untuk mencari Naruto sementara Naruko terlihat menatap ayahnya dengan padangan datar.
.
.
Naruto Side
.
Tap! Tap! Tap!
Terlihat sekarang Naruto sedang berpakaian seperti biasanya, sedang keluar berjalan menuju tempat biasa dia berlatih jutsu-jutsunya
Tap! Tap!
Seketika Naruto berhenti melangkah didekat kerumbunan beberapa orang yang berlalu lalang, setelah itu Narutopun tersenyum sendiri layaknya psikoplat.
Tap! Tap! Tap!
Narutopun kembali berjalan tapi langkahnya dia percepat, setelah puggung Naruto tak terlihat terlihat di balik tembok seseorang sedang mengintipnya.
.
Traning Ground 7
.
Terlihat seorang kuning jambrik sedang berjalan ketengah lapangan tersebut.
" Berhenti kau Brengsek! " teriak seseorang dari belakang Naruto
Naruto mendengar ada yang memanggilnyapun membalikan badannya dan dia melihat Menma menatapnya dengan padangan membunuh.
" Apa yang kau lakukan pada ayahku Brengsek! " teriak Menma kesal.
" Memberinya Hukuman " jawab Naruto santai.
" Kau! Kau pikir apa yang sudah kau lakukan? " Tanya Menma geram dan terus menaikan KInya tapi Naruto seolah tidak terpengaruh sama sekali.
" Sudah Kubilang itu adalah Hukuman " ucap Naruto lagi.
" Grr! kau! Mati kau Siaalan! " teriak Menma menerjang Naruto, Naruto yang melihat itupun hanya tenang
Wush!
Menmapun melayangkan pukulannya ke arah wajah Naruto, Naruto yang melihat itupun mengankat tangan kirinya.
Tap!
Pukulan Menmapun dapat ditahan oleh Naruto dengan sangat mudah bahkan Naruto tidak berpindah dari tempatnya berdiri.
" Fuuton : Nami kudō " gumam Naruto
Blaar! Wush!
Seketika gelombang angin muncul dari tangan Naruto yang sedang menahan tangan Menma dan langsung mementalkan Menma ke belakang.
Wush! Blaaar!
Menmapun menabrak beberapa pohon di belakangnya Naruto yang melihat itupun hanya menatap Menma datar.
" Cough! Cough! " Menmapun keluar dari kumpulan asap dengan terbatuk.
" sebaiknya kau pulang Menma, aku malas bertarung denganmu " ucap Naruto.
" Jangan sombong kau brengsek! Jangan kira bahwa kau itu kuat, aku jauh lebih kuat darimu! " ucap Menma marah.
" Oh begitukah? Kalau begitu tunjukan padaku " ucap Naruto
" Taju Kage Bunshin No Jutsu " ucap Menma
Boft! Boft! Boft!
Setelah mengucapkan jutsunya munculah seribu bayangan Menma mengelilingi Naruto, Naruto yang melihat itupun hanya diam tak bergerak.
" serang dia! " perintah Menma
" Hyaaa! " teriak semua bunshin Menma menerjang Naruto, Naruto yang melihat itupun tersenyum.
Buagh! Buagh! Buagh!
Boft! Boft! Boft!
Narutopun memukul wajah tiga Bunshin Menma yang berada didepannya dengan cepat.
Sreet!
Buagh! Duak! Krak!
Boft! Boft! Boft!
Narutopun memutar tubuhnya dan memukul dua bunshin Menma dan mematahkan leher bunshi Menma yang akan menyerangnya dari belakang.
" Hyaa! " teriak sepuluh Bunshin Menma menerjang Naruto, Naruto yang melihat itupun menarik pedang Ryuusei No Tsugurinya lalu menancapkan pedangnya di tanah.
Sring!
Jleb!
Wush!
Buagh! Buagh! Buagh! Buagh!
Boft! Boft! Boft!
Narutopun melompat dan menendang wajah kesepuluh bunshin Naruto mengunakan Kakinya.
Tap! Sring! Syut! Syut! Cklek!
Narutopun mendaratkan kakinya lalu mencabut pedangnya yang menancap dan memutar pedangnya dan setelah posisi pedang sudah pas Narutopun langsung memegang Gagang pedang.
" Hyaaa! " Bunshin Menmapun semakin banyak yang menyerang Naruto, Naruto yang melihat itupun mengalirkan Chakranya pada pedangnya lalu memutar tubuhnya sebesar 360 derajat.
Sreet!
Sring!
Selama memutar tubuhnya Naruto juga menebaskan pedangnya pada udara kosong dan setelah itu keluar gelombang tak kasap mata melewati Bunshin Menma.
" Kenjutsu : Dansuraundo Shoshin " gumam Naruto.
Crash! Crash! Crash!
Boft! Boft! Boft!
Beberapa Bunshin Menma yang terkena gelombang jutsu pedang Narutopun terbelah menjadi dua dan setalah itu menghilang menjadi asap.
" Hm, sepertinya ini akan lama lebih baik aku menyelesaikannya saja " gumam Naruto, Narutopun merangkai segel dengan sangat cepat bahkan belum dua detik segel itupun selesai Narutopun mengangkat kedua tangannya keatas dan setelah itu jutsunyapun di ucapkan
Doton : Tajuu Ryuusei No Jutsu
Tak!
Narutopun mengehentakkan tangannya ketanah, semua bunshin Menma yang melihat itupun bersiaga.
Wush! Wush! Wush! Wush! Wush! Wush!
Tiba-tiba sekumpulan Meteor turun dan menerjang kumpulan Bunshin Menma, Semua Bunshin Menma yang melihat itupun melebarkan matanya. Sementara Naruto yang melihat itu hanya tersenyum lalu Narutopun mengumamkan sesuatu " shine "
Blaar! Blaar! Blaar! Blaar!
Semua kumpulan Menmapun lenyap terkena serangan beruntun dari meteor dan menyebabkan semua bunshin Menma lenyap. Naruto yang melihat itupun tersenyum.
Wush!
Tiba-tiba muncul Menma di belakang Naruto sambil membawa Rasengan besar di tangannya
" Matilah kau! Cho Oodama Rasengan " ucap Menma mengarahkan Rasengannya kepada Naruto
Bziit!
Seketika Narutopun menghilang dan menyisakan Kilatan putih, Menma yang melihat itupun melebarkan matanya ' i-itu jutsu milik tou-san ' batin Menma.
" sayang sekali tapi cukup sampai disini " ucap Naruto di atas tubuh Menma membawa Rasenngan berwarna biru dan terlihat juga terdapat aliran listrik pada rasengan Naruto.
Rasengan Furai
Blaaar!
Tubuh Menmapun terkena Rasengan Naruto dan menyebabkan daya ledak besar.
Blaaaar!
Daya ledak rasengan Narutopun semakin membesar dan menyebabkan terbentuknya sebuah kawah besar dan menyisakan tubuh Menma didalam Kawah.
Tap!
Narutopun mendarat diatas ketika dia sudah melepaskan Rasengannya Narutopun melompat agar tidak terkena serangan.
Naruto yang melihat tubuh Menma tidak bergerakpun langsung berbalik dan pergi begitu saja.
.
.
Naruto Side di waktu yang Sama Naruto Vs Menma
.
Traning Ground 21
.
Terlihat Naruto sedang duduk bersila di dekat sungai dengan mata terpejam.
Tap! Tap!
" seperti dugaanku, ada yang mengikutiku dan ternyata kalian, apa yang kalian inginkan " ucap Naruto sambil membuka matanya perlahan dan tanpa menoleh kebelakang
" Danzo ingin kau bergabung dalam Organisasi Anbu Ne " ucap Salah satu Anbu Ne dan terlihat 20 Anbu Ne-lah yang mengikuti Naruto.
" Apa untungnya bagiku " tanya Naruto tanpa Menoleh.
" banyak " ucap Anbu Ne singkat.
" Kalau aku menolak? " tanya Naruto lagi.
" Kami terpaksa memaksamu " ucap Anbu Ne 2.
" Baiklah, Jawabanku adalah tidak " ucap Naruto dengan seringai dan terlihat mata Naruto telah berubah menjadi Rineggan.
" Kau! Serang dia " ucap Anbu Ne 3.
Katon : Goukakyuu no Jutsu
Fuuton : Daitoppa
Dua jurus Anbu Ne itupun melesat ke arah Naruto, Naruto yang merasakan ada serangan yang datang hanya terlihat tenang saja.
Blaaaar!
Dua serangan itupun meledak di tempat Naruto duduk, Semua Anbu Ne yang melihat itupun menyeringai di balik topeng mereka
Krak! Krak! Krak! Krak!
Bugh! Bugh! Bugh! Bugh!
Semua Anbu Ne yang mendengar suara patah tulangpun menoleh kebelakang dan mereka melihat empat teman mereka terbaring dengan kepala terbalik.
Raiton : Gian
Bziiit!
Tiba-tiba muncul petir diatas Semua Anbu Ne, Semua Anbu Ne yang melihat itupun melebarkan matanya
" Menyebar " ucap Anbu Ne 1
Wush! Wush! Wush!
Blaaar!
Semua Anbu Nepun menyebar dan menyebabkan petir diatas mereka mengenai tanah.
Katon : Zukokku
Suiton : Tajuu Suiryuudan no Jutsu
Raiton : Raitoningusupia
Doton : Ryuusei No Jutsu
Fuuton : Ryuuka No Fukiba.
Wush! Wush! Wush! Wush! Wush!
Kelima jutsu yang datang dari manapun keluar dan melesat ke arah beberapa Anbu Ne, Semua Anbu Ne yang melihat itupun melebarkan matanya
Blaaaaaaaar!
" AARRRRGGGGGHHH! " Tiga Anbu Nepun berteriak kesakitan ketiak terkena Api yang muncul dan membakar mereka sampai Hangus
Duak! Duak! Duak! Duak!
" Arrgghh! " tiga Anbu Ne lainnya pun ikut Berteriak karena terus terkena serangan Beruntun dari Naga Air layaknya daging yang harus di Cincang.
Bziiit! Crash! Bziiit! Crash!
" Aarrrggghh! " dua Anbu Ne lainnyapun juga ikut berteriak terkena terkena tombak petir pada dada mereka.
Wuush! Blaaaar!
Lima Anbu lainnyapun terkena Sebuah Meteor besar dan langsung menghantam Tubuh Anbu Ne hingga remuk.
Crash! Crash!
" Arrgghhh! " dua tubuh Anbu Lainnyapun kembali berteriak karena terkena serangan Naga Angin dan menyebabkan tubuh mereka terpotong
Tap!
Sementara Anbu Ne yang tersisa lagi satu, melihat teman-temannya mati dengan sadis terlihat pucat basi di balik topengnya dan terlihat badannya sudah bergetar ketakutan.
" Kau takut? Itulah yang aku senang, dengarkan perkataanku baik-baik " suara seseorang entah dari mana terdengar menyeramkan untuk Anbu Ne yang tersisa.
" Jangan pernah membangunkan seekor Naga, karena jika Sang Naga mengamuk maka tidak ada yang bisa mengentikannya " Ucap Seseorang yang ternyata Naruto di belakang Anbu Ne sambil membawa Rasengan berwarna Biru Muda
" Matilah Kau, Hyoton : Rasengan " ucap Naruto.
Blaaar!
Setelah mengenai target Rasengan itupun meledak tetapi meledakkan Es Hingga membentuk Kristal Es besar yang meluas.
.
.
Tap!
Terlihat Naruto berdiri didekat Sungai tadi dia duduk dan hanya menatap datar mayat-mayat Anbu Ne yang terjebak Es.
Tap!
Lalu muncul lagi sosok Naruto yang berdiri di samping Naruto.
" Jadi kau sudah menyelesaikan latihanmu? " tanya Naruto pada sosok dirinya yang berada di samping.
" Tidak Bos, tapi aku sempat melawan Menma disana karena ingin membalaskan dendam terhadap ayahnya " jawab Naruto kepada Bosnya.
" Hah~ Baiklah kau boleh pergi " ucap Naruto sambil pergi dari tempat itu sebelum ada yang menemuinya.
" Ok Bos! " jawab Naruto
Boft!
Naruto yang bertarung dengan Menma hanyalah sebuah Bunshin yang di kirim Naruto untuk berlatih disana dan sekarang Bunshin Narutopun menghilang dan menyisakan Naruto yang Asli sedang berjalan dengan santai meninggalkan tempat itu
Bziit!
Seketika tubuh Narutopun menghilang dan meninggalkan kilat putih disana.
.
Kediaman Hyuga
.
Tap! Tap! Tap!
Terlihat Naruto sedang berjalan di kediaman Hyuga dengan senyumannya. Diapun naik ke lantai dua untuk beristirahat di kamarnya tapi sebelum masuk dia dihentikan karena pandangannya terhenti sesuatu
" Ne, Naru-kun kau dari mana saja? " tanya seseorang yang menutup mata Naruto.
Naruto yang mendengar orang yang menutup matanyapun tersenyum perlahan Narutopun melepaskan tangan yang menutup matanya lalu membalikan badanya dan tersenyum kepada orang yang menutup matanya.
" Aku hanya mencari udara segar Hime " ucap Naruto sambil mengengam tangan orang yang menutup matanya a.k.a Hinata. " dan kau kemana saja selama ini aku kesepian disini tau " rengek Naruto manja.
" Mou, Naru-kun aku hanya berlatih di suatu tempat jadi Naruto tidak perlu merasa kesepian " ucap Hinata malu " Dan Naruto tidak perpacaran dengan wanita lainkan selama aku latihan " ucap Hinata sambil mengembungkan pipinya.
" tentu saja tidak Hime karena yangku cintai hanyalah kau Hime " ucap Naruto gombal " Ne Hime aku merindukan ciumanmu itu " ucap Naruto sambil memeluk pinggang Hinata.
" Mou~ Naru-kun Mesum! " ucap Hinata sambil memukul dada Naruto pelan.
" tapi kau suka bukan " ucap Naruto menggoda Hinata, Narutopun mendekatkan wajahnya kepada Hinata, sementara Hinata sudah memejamkan matanya menanti apa yang terjadi.
" Ehem! "
Seketika Naruto dan Hinata yang mendengar suara yang familiar bagi merekapun langsung saling menjauhkan badan dengan wajah memerah.
" T-Tou-San! H-Hehehehe " Gugup Naruto sambil menggaruk belakang kepalannya dengan wajah memerah, sementara Hinata dia bersembunyi di belakang Naruto karena malu.
" apa aku mengganggu reuni kalian? " tanya Hiashi mengoda Naruto dan Hinata.
" T-Tou-san bicara apa, H-Hahaha " jawab Naruto gelagapan.
" jika tidak kalian ikutlah denganku, kita akan melakukan rapat, kau juga ikutlah Naruto kurasa kau juga harus tau akan hal ini " ucap Hiashi sambil membalikan badannya dan pergi meninggalkan NaruHina, dan dapat dilihat tercetak senyum tipis dibibirnya ' Dasar anak jaman sekarang ' Batin Hiashi
" Tuhkan Kita ketahuan, Ini semua gara-gara kamu Naru-kun, Hmp! " ucap Hinata gambek dengan mengembungkan pipinya dan membalikkan badanya tidak mau melihat wajah Naruto, Gambek rupanya.
Naruto yang melihat itupun terkekeh " Ayo kita kesana nanti Tou-san marah nanti " ucap Naruto sambil mengikuti Hiashi diikuti Hinata di belakang.
.
Rumah Sakit Konoha
.
Terlihat seorang berambut merah tengah terbaring dengan luka cukup parah dan di ruangan itu terdapat Minato( sudah sadar dari pingsan ), Kushina, Hiruzen, dan Naruko sedang menunggu Menma sadar.
" Anata bagaimana ini, bagaimana jika Menma mati, Anata kau harus bertindak terhadap Anak itu sebelum dia membuat masalah " ucap Kushina kepada Minato.
" Sabarlah Kushina aku sudah mengaturnya jadi kau tidak perlu khawatir " ucap Minato.
" Ayah kau tidak akan bisa menghentikan Naruto, dia bahkan mengalahkan ayah dengan sangat cepat jika ayah ingin melukai Naru-chan, Maka Ayah harus membunuhku dulu " ucap Naruko menatap Datar Ayahnya.
" Apa yang kau bicarakan Ruko-chan! Apa kau memihak kepada orang yang telah melukai ayahmu! " ucap Kushina tidak percaya.
" Ayahku? benarkah dia Ayahku? Aku merasa dia bukanlah Ayahku " ucap Naruko tajam.
Deg!
Seketika Minato yang mendengar perkataan Narukopun tersentak, Minatopun menundukkan kepalanya diapun sekarang merasakan sakit pada dadanya ketika mendengar itu.
" Hah~ lebih baik aku keluar dari sini " ucap Naruko sambil keluar Ruangan dan sekarang yang tersisa hanya Minato, Kushina, Hiruzen dan Menma yang sedang terbaring.
.
.
Kediaman Hyuga
.
Terlihat di sebuah Ruangan terdapat semua clan Hyuga sedang berkumpul untuk mendiskusikan sesuatu, Naruto yang duduk di sebelah Hiashipun terlihat Grogi, sementara Hinata yang berada di samping Narutopun hanya terkikih melihat tingkah Naruto, sementara orang yang disebelah Hinata, memiliki ciri berambut coklat panjang, berjenis kelamin Laki, dan memakai baju putih melihat Naruto dengan pandangan tajam.
" Hinata-sama siapa orang yang disebelahmu " tanya orang itu kepada Hinata
" Ah, Neji-Niisan dia adalah Naruto-kun, d-dia adalah.. " " Calon Suami Hinata " ucapan Hinatapun terpotong karena ucapan Hiashi.
Pria berambut cokelat a.k.a Neji menatap Hiashi dengan padangan tidak percaya.
" Baiklah kita mulai rapat kali ini " ucap Hiashi. " apa di antara kalian sudah ada yang memilih apa yang akan kalian lakukan jika kudeta itu terjadi " tanya Hiashi kepada semuanya, Semua yang mendengar hal itupun menunduk, lain halnya Naruto dia bingung ini membicarakan apa ' Kudeta Hyuga ' batin Naruto.
Naruto yang penasaranpun bertanya kepada Hiashi " Tou-san kenapa Hyuga ingin melakukan kudeta " tanya Naruto.
" karena kami Clan Hyuga ingin diserahkan begitu saja kepada desa Kumo karena kepentingan desa, kami sudah mengetahui akan terjadi sesuatu yang buruk disana, bahkan aku sempat meminta Hokage untuk membatalkan Hal itu tapi dia menolak, jadi kami lebih baik melakukan Kudeta daripada Clan kami direndahkan " ucap Hiashi panjang lebar.
Tap!
Tiba-tiba muncul sosok Naruto di belakang Naruto yang berada di samping Hiashi, Naruto yang melihat itupun tersenyum.
" Apa kau sudah menyelesaikan pekerjaanmu? " tanya Naruto tanpa menoleh, dan di balas anggukan oleh sang Naruto yang berada di belakang " baiklah kau boleh menghilang " ucap Naruto dan setelah itu Naruto yang ada di belakang Narutopun berubah menjadi darah.
" Tou-san jangan khawatir, aku akan membawa kalian ke suatu tempat untuk tempat baru kalian " ucap Naruto sambil tersenyum.
" Apa maksudmu anak muda? " tanya salah satu petinggi Hyuga
" Kalian akanku bawa ke sebuah Desa dimana tempat itu diserang oleh Iwa-Kumo-kiri karena tempat terkenal akan jutsu Fuinnya " ucap Naruto seketika semua orang yang disana melebarkan matanya, kecuali Hinata dan Neji
.
.
.
.
.
.
.
.
" Uzuhiogakure "
.
.
.
.
.
Rumah Sakit Konoha.
.
Terlihat Minato duduk di sebuah kursi dengan padangan kosong seperti tidak memiliki semangat hidup, Kushina yang melihat itupun khawatir terhadap suaminya, sementara Hiruzen menatap Minato tajam
" Minato sudah saatnya kau menceritakan kenapa kau membuang Naruto? " tanya Hiruzen
" Aku membuang Naruto karena aku takut nama keluarga kami tercemar karena kami memiliki anak yang sedikit memiliki Chakra jadi aku memerintahkan Anbu untuk membuang Naruto di sebuah pulau jauh dari Konoha " ucap Minato.
Buagh!
Bugh!
Hiruzenpun memukul pipi Minato hingga membuat Minato terjatuh. " Kau! Kenapa kau melakukan hal seperti itu hanya karena hal sepele Hah! " ucap Hiruzen marah
" ... " Minato yang mendengar itupun hanya diam.
" Sa-Sandaime-sama ke-kenapa Kau.. " " Diam kau wanita tidak tau diri " ucapan Kushinapun terpotong karena bentakan dari Hiruzen.
" Kau sebagai ibu dari Naruto, membiarkan saja anakmu terbuang dan lebih menyanyangi dua anakmu, Ibu macam apa itu Hah! Seharusnya seorang Ibu itu tidak memandang Anak mereka itu seperti benda tidak berguna, Anak itu adalah Darah dan Daging kalian tapi kalian menyianyiakannya " ucap Hiruzen marah.
Minato dan Kushina yang mendengar itupun hanya terdiam.
" lebih baik aku pergi dari sini, Minato mungkin Kau Hokage yang sangat di takuti tapi kau adalah Ayah terburuk yang pernah berada di dunia Shinobi " ucap Hiruzen menatap tajam Minato
Tap! Tap! Tap!
Hiruzenpun meninggalkan ruangan Menma terbaring dan menyisakan tiga orang di ruangan itu.
.
Keesokan Harinya
.
Traning Ground 21
.
.
Tap! Tap! Tap!
Terlihat Naruto sedang berjalan ketengah lapangan luas Traning Ground 21 dan di tengah lapangan masih terlihat sebuah kristal Es besar berdiri disana, Naruto mendekati Es itu entah apa yang ingin dia lakukan.
Wush! Blaar!
Setelah dekat Naruto langsung menghantamkan tinjunya kepada Es yang ada didepannya.
Krek! Krek! Krek! Pyaar!
Es itupun hancur menjadi cristal-cristal es kecil dan bertebaran kemana-mana dan juga mengancurkan tubuh-tubuh Anbu Ne yang waktu itu dilawan.
" Gaki, kemarilah " ucap Kurama pada Naruto.
" Ada apa Kurama? " tanya Naruto.
" ada yang harus kami beritahu " ucap Kurama. Naruto yang mendengar itupun menutup matanya
Mind Scape : On
" Ada apa? " tanya Naruto
" Naruto apa kau masih mengingat orang Uchiha yang memberikanmu kekuatan " ucap Kurama
" kejadian yang itu tentu saja aku ingat " jawab Naruto, " Memang ada yang salah akan kejadian itu " tanya Naruto penasaran
" Naruto apa kau merasakan sesuatu akan matamu? " tanya Kokuo.
" Hmm, tidak aku tidak merasakan sesuatu akan mataku, mataku terasa biasa saja " jawab Naruto.
" Naruto apa kau tahu kalau matamu itu sekarang memiliki Sharingan " tanya Son Goku.
Naruto yang mendengar itupun syok, memiliki Sharingan yang benar saja bukanya itu hanya di miliki Clan Uchiha pikir Naruto
" Dari Mana kalian mengetahuinya " tanya Naruto
" Coba Kau tutup matamu lalu Konsentrasi dan alirkan Chakramu pada matamu " ucap Choemei
Narutopun menuruti perintah Choemei, Narutopun menutup matanya lalu diapun mengalirkan Chakranya pada mata, setelah merasa cukup Narutopun membuka matanya dan terlihat Sharingan dengan tiga tomoe berputar cepat.
" sekarang coba kau lihat kebawah " ucap Matatabi
Narutopun menoleh kebawah dan setelah itu diapun melebarkan matanya ketika melihat matanya berubah menjadi Sharingan dari air di bawahnya.
" I-Ini tidak mungkin " ucap Naruto tidak percaya
" orang yang waktu itu memberikan kekuatan kepadamu dia memberikan semua kekuatan yang dia punya kepadamu, Chakra, Jutsu, kecepatan, kekuatan, kecerdasan, kekuatan mata semuanya dia berikan kepadamu " Ucap Kurama
Tink!
" Minna aku harus keluar aku merasakan ada yang mendekat " ucap Naruto, setelah itu Narutopun menghilang dari hadapan Kesembilan Bijuu
Mind Scape : Off
.
Narutopun membuka matanya dan diapun menoleh kebelakang dan ternyata 50 Anbu Ne kembali datang.
" Hah~ sepertinya Danzo tidak mau menyerah untuk merekrutku " gumam Naruto
" Uzumaki Naruto kau di perintahkan untuk mengikuti organisasi Anbu Ne oleh Danzo " ucap Anbu Ne 1
" Sudah aku bilang kalau aku menolak " ucap Naruto sambil merangkai segel
Katon : Gouryuuka no Jutsu
Narutopun menyemburkan Naga Api ke arah Para Anbu Ne, salah satu Anbu Ne yang melihat itupun merangkai segel.
Doton : Doryuhekki
Lalu muncul dinding tanah di depan para Anbu Ne.
Blaar!
Jutsu api Narutopun bertabrakan dengan dinding Anbu Ne. Naruto yang melihat kesempatan untuk membuat Kekaipun langsung merangkai segelnya
Fuinjutsu : Menimienai kekkai
Setelah itu muncul Kekkai tak kasap mata menutupi daerah pertarungan Naruto antara Anggota Anbu Ne.
Tap! Tap! Tap!
Terlihat Tiga Anbu Ne menyerang Naruto dari berbagai Arah Naruto yang melihat itu membuat mini Rasengan ditangannya lalu menghilang dengan Hiraishinya
Bziit!
Tiga Anbu Ne yang akan menyerang Naruto melebarkan mata mereka ketika mereka melihat Naruto bisa menggunakan jutsu Hokage.
Duak! Duak!
Ketiga Anbu Ne itupun saling bertabrakan hingga membuat kepala mereka menyatu Setelah ada kesepatan Naruto yang entah bersembunyi dimana muncul dia atas ketiga Anbu Ne yang bertabrakan
Bziiit!
Narutopun muncul dia atas dengan membawa Rasengan besar di tangannya
Cho Oodama Rasengan
Narutopun langsung mengarahkan Rasengannya kepada Kepala ketiga Anbu Ne.
Blaaaaar!
Ledakan Akibat Rasengan Narutopun membuat gelombang angin menerbangkan debu-debu dan menyababkan Anggota Anbu Ne harus menyilangkan tangan mereka.
Naruto yang melayang di udarapun kembali membuat segel tangan lalu dia menghirup nafas banyak-banyak lalu diapun menyebutkan Jutsunya
Katon : Goukka Mekkyaku
Lalu keluar Api berskala besar dari mulut Naruto mengarah kepada pasukan Anbu Ne, Anbu Ne yang melihat itupun melebarkan matanya.
" Semua Menghindar " ucap salah satu Anbu Ne.
Wush! Wush! Wush!
Semua Anbu Ne pun menghidar dari serangan Naruto. Naruto yang melihat itupun tersenyum
Blaaar!
Api Narutopun membentur tanah dan menimbulkan Asap besar dan langsung menutupi pengelihatan Anbu Ne.
Tap! Tap! Tap!
Semua Anbu Nepun langsung berkumpul untuk saling melindungi.
Raiton : Fuma Raishuriken
Wush!
Tiba-tiba keluar fuma Shuriken terbuat dari petir menuju Anggota Anbu Ne, salah satu yang melihat itupun membuat segelnya
Fuuton : Daitoppa
Wush!
Lalu keluar Gelombang Angin yang mengarah pada Shuriken Naruto.
Blaar!
Benturan juruspun kembali terjadi akibat Petir dan Angin.
Semua Anbu Nepun langsung melesat maju menerjang Naruto, Naruto yang melihat itupun langsung mencabut Pedang Ryuuseinya lalu mengalirkannya Chakra.
5 Anbu Ne yang melihat itupun mencabut Tanto mereka untuk bertarung Kenjutsu dengan Naruto
Trink!
Lima Anbu Nepun langsung menebas Pedang mereka secara Vertikal ke arah Naruto, Naruto yang melihat itupun menahan laju Tanto dengan satu tangan.
Wush! Wush! Wush!
Tiba-Tiba muncul lima Anbu Ne di belakang Naruto dan langsung menyerang Naruto dan menyiapkan Tantonya untuk menusuk jantung Naruto, Naruto yang melihat itupun sesegera mungkin mengambil dua Kunai Hiraishinnya lalu dia melembar Satu Kunainya di tempat dan lagi satunya dia Gigit.
Bziit!
Setelah Naruto mengigit Kunainya Naruto langsung menghilang dari sana lima Orang yang akan menyerang Naruto dari belakang yang melihat itupun melebarkan mata mereka, sementara lima orang lagi yang menyerang Naruto mengunakan Tanto harus melebarkan matanya karena teman mereka yang akan menyerang dari belakang Naruto berlari kearah mereka dengan Tanto di arahkan kepada mereka.
Crash! Crash! Crash!
Kelima kepala Anbu Ne yang menyerang mengunakan Tantopun tertusuk Tanto dari teman mereka sendiri.
Bziiit!
Lalu muncul Naruto di bekang Tiga Anbu Ne yang menusuk kepala mereka sendiri dengan memegang Kunai Hiraishin yang dia lempar ditempat tadi.
Crash! Crash! Crash!
" Arrggghhh! " teriak Ketiga Anbu Ne yang terkena serangan Naruto dari belakang, sementara Sisa dari para Anbu Ne yang melihat itupun geram karena mereka tidak bisa mengenai Naruto.
Tap!
Narutopun berdiri tidak jauh dari kumpulan Anbu Ne dan menatap mereka datar.
' Naruto, Gunakanlah Sharinganmu anggap saja ini sebagai latihanmu ' ucap Saiken.
Naruto yang mendengar itupun menutup Matanya dan setelah itu dia membuka kembali Matanya dan sekarang matanya telah berubah menjadi Sharingan.
Tap! Tap! Tap! Tap!
Dua puluh Anbu Nepun langsung menerjang Naruto, Naruto yang melihat itupun langsung merangkai segelnya
Osoi jikan No Jutsu
Deg!
Setelah mengucapkan jutsunya semua langsung menjadi lambat Naruto yang tidak terkena efeknyapun langsung menerjang dua puluh Anbu Ne itu
Buagh! Buagh! Buagh! Buagh!
Dua puluh Anbu Ne itupun dipukul Naruto hingga membuat tubuh mereka kembali kebelakang dengan lambat Naruto yang melihat itupun langsung menonaktifkan jutsunya
Osoi jikan No Jutsu, Kai!
.
Wush! Wush! Wush! Wush!
Kedua puluh Anbu Ne yang dipukul Naruto tadipun langsung terpental cepat setelah melepaskan Jutsunya.
Duak! Duak! Duak! Duak!
Kedua puluh Anbu Ne yang terpental itupun Menabrak teman-teman Mereka hingga membuat mereka terjatuh.
' Naruto gunakan teknik Sharingan untuk memasukkan mereka ke dunia Genjutsu ' ucap Kurama
Tap! Tap! Tap!
Naruto yang mendengar itupun sesegera mungkin menerjang Para Anbu Ne.
Para Anbu Ne yang baru saja bangun harus di kejutkan melihat Naruto sudah didepan mereka
" Sharingan " gumam Naruto sambil menatap Mata para Anbu Ne
Deg!
Seketika semua tersentak ketika melihat mata Naruto.
" Gyaaahh! " " Arrrggghh! " teriak Anbu Ne terkena Genjutsu Naruto. Naruto yang tidak menyianyiakan waktupun langsung membuat segel dan langsung menghentakkannya ke tanah
Mokuton : Jukai Ryuu Koaton
Blar! Blar! Blar!
Setelah itu keluar banyak akar pohon berbentuk Naga langsung menyerang Anggota Anbu Ne yang terkena Genjutsu dan langsung melilit tubuh Anggota Anbu Ne
Sring!
Naruto yang melihat itu langsung mencabut pedang Ryuuseinya dan mengarahkannya keatas.
Kenjutsu : Ryuusei No Jutsu
Setelah itu Naruto mengarahkan pedangnya ke arah Anggota Anbu Ne yang terlilit Naga pohon.
Wush!
Tiba-tiba Muncul meteor besar mengarah kepada anggota Anbu Ne yang terkena Genjutsu
Blaaaaaar!
Semua tubuh Anggota Anbu Ne yang terlilit pohonpun langsung lenyap ketika terkena Meteor dari Naruto.
Katon : Goukakyuu no Jutsu
Fuuton : Kamikaze
Wush!
Tiba-tiba muncul lima tornado api di belakang Naruto, Naruto yang melihat itupun melebarkan matanya karena ada jutsu di belakangnya
Blaar!
Kelima tornado api itupun mengenai Naruto dan membuat api lumayan besar.
Tap! Tap! Tap!
Tiba-tiba muncul 10 Anbu Ne yang mengeluarkan Jutsu tadi.
" Untung kita sempat menggunakan Kage Bunshin jadi kita bisa selamat " ucap Anbu Ne 1
" ternyata dia bukanlah orang biasa, pantas saja Danzo ingin merekrutnya " ucap Anbu Ne 2.
Blaaar!
Tiba-tiba Api yang tadinya besar sekarang menghilang akibat ledakan chakra, dan setelah semua Api menghilang terlihat sosok besar berwarna biru muda membungkus tubuh Naruto didalamnya dan sosok tersebut memiliki 4 tangan Dua tangannya membawa Dua tongkat ditangannya dan Dua tangannya lagi membawa 10 Uchiha Magatana diatasnya dan Sosok tersebut memiliki kepala seperti Naruto
" Hah Hah kalian rupanya Hah Hah " ucap Naruto sambil Ngos-ngosan dan terlihat mata Naruto sudah berubah menjadi Mangenkyou Sharingan.
" K-Kau " ucap Anbu Ne 3
" Kalian tidak akanku biarkan " ucap Naruto menatap sepuluh Anbu Ne yang didepannya
Seketika Sosok yang menyelumbungi Naruto bergerak dan memutar kedua tongkat yang dia bawa lalu di hunuskan kedua tongkat itu secara Horisontal.
Crash! Crash! Crash!
Swiing!
Kesepuluh Anbu Ne itupun terbelah dua karena tidak sempat menghindar dari serangan Naruto, dan setelah itu tubuh-tubuh Anbu Ne itupun terbakar oleh Api Putih.
Wush!
Setelah itu sosok yang menyelumbungi Narutopun menghilang dan menyisakan Naruto dengan Nafas Ngos-ngosan dan terlihat di kedua matanya mengeluarkan darah.
Bugh!
" Hah Hah baga- Hah Bagaimana caranya aku mengeluarkan sosok itu Hah Hah " ucap Naruto dengan Nafas Ngos-ngosan dan terbaring di tanah.
' Sosok yang tadi keluar itu bernama Susano'o, itu adalah jutsu terkuat Mangenkyou Sharingan, sosok itu tidak akan bisa di hancurkan dengan jutsu biasa, Sosok itu harus dihancurkan dengan jutsu tingkat tinggi ' ucap Kurama.
" Hah Hah sebaiknya aku kembali ke rumah " ucap Naruto berusaha bangun, setelah berhasil bangun diapun menghilang dengan Hiraishinnya.
Setelah Naruto menghilang tiba-tiba muncul sesosok seperti tanaman dari tanah yang dari tadi melihat pertarungan Naruto
' dia lumayan juga, aku harus memberitaukan hal ini ' batin Sosok itu dan langsung kembali masuk ketanah
.
.
Kediaman Hyuga
.
.
Terlihat di sebuah Kamar terdapat Gadis berambut Indigo sedang duduk di kursi sambil membuat sebuah Syal Merah dan terlihat wajahnya sangat ceria.
.
.
" Ah, Akhirnya selesai juga aku tidak sabar melihat Naruto menjadi Uzukage hihihi " ucap gadis itu dengan wajah merona.
Bruk!
Seketika gadis itu mendengar suara jatuhpun mengalihkan pandangannya kearah sumber suara dan dia melihat Naruto tidur dikasurnya dengan pakaian robek-robek dan beberapa luka. Gadis berambut Indigo yang melihat itupun berlari ke arah kasur.
" Naru-kun! " teriak Gadis itu sambil mengobati Naruto dengan Ninjutsu medisnya
" Hah Hah Hime kau tidak usah khawatir " ucap Naruto sambil melihat melihat gadis bernama Hime a.k.a Hinata.
" Naru-kun kenapa kau bisa seperti ini, dan aku mohon kau jangan bohong padaku? " ucap Hinata sambil mengeluarkan Air Mata.
" Tidak apa Hime, aku hanya kelelahan melawan Anbu Ne dari Danzo, dan berhentilah menangis kau terlihat jelek " ucap Naruto menggoda Hinata dan menghapus air mata Hinata.
" Mou~ Naru-kun! " rengek Hinata.
Naruto yang mendengar itupun terkekeh lalu dia alihkan pandangannya ke kursi yang di duduki Hinata dan Naruto dapat melihat Jubah dan Syal yang dimintanya sudah jadi.
" Jadi kau sudah menyelesaikannya, kau pasti capek sekali " ucap Naruto sambil tersenyum, Hinata yang mendengar itupun merona.
Narutopun bangun dari tidurnya dan mengusap kepala Hinata pelan " terima kasih kau mau mengabulkan permintaanku " ucap Naruto sambil tersenyum " Hime, jika kita sampai di Uzuhiogakure kita akan menikah disana dan siap-siap saja untuk malam pertamanya " Bisik Naruto ke telinga Hinata, Hinata yang mendengar itupun Memerah diapun memukul-mukul lengan Naruto pelan.
" M-Mesum! Naru-kun Mesum! " cicit Hinata dengan wajah memerah.
" Aw Aw Aw Ampun Hime Iya, Iya Hime Aw " ucap Naruto pura-pura sakit.
Grep!
Narutopun memeluk tubuh Hinata untuk lebih dekat dengan Hinata, Sementara Hinata mengalungkan lengannya di leher Naruto agar wajah Naruto mendekati dirinya, merekapun saling menempelkan kening, lalu saling menempelkn hidung, merekapun saling menatap, mencari keindahan dari mata pasangan lalu merekapun menutup mata mereka
Cup!
Naruto dan Hinatapun berciuman, tidak memperdulikan mereka dimana. Merekapun saling bersilat lidah, dan menukar Saliva masing-masing awalnya Naruto terkejut karena Hinata sekarang lebih Agresif menciumnya, Naruto yang mengetahui hali itupun tidak mau kalah.
Cup!
Setelah beberapa menit merekapun melepaskan ciuman panas mereka, dan terlihat wajah mereka sudah sangat merah dan terlihat benang saliva menghubungi kedua bibir itu.
" Aku tidak tahu kalau calon Istriku sudah Agresif " ucap Naruto sambil mengusap pipi Hinata.
" itu Karena aku tidak mau kehilanganmu Naru-kun " ucap Hinata dan terkandung sedikit rasa sedih disana
Naruto yang melihat itupun memeluk Hinata erat dan mengajak Hinata berbaring " Sstt, jangan Khawatir, aku akan selalu bersamamu " ucap Naruto menenangkan Hinata yang berada di sampingnya dan hinata membalasnya dengan mengeratkan pelukannya pada leher Naruto
" lebih Baik kita beristirahat lebih dulu ya Hime " ucap Naruto dan di balas anggukan oleh Hinata.
Merekapun memejamkan mata mereka untuk mengistirahatkan badan mereka supaya tidak terlalu lelah.
.
.
.
Danzo Place
.
" Sial dia tidak mudah untuk dibujuk " ucap Danzo geram setelah itu diapun tersenyum sendiri.
" baiklah Uzumaki Naruto jika kau tidak mau ikut maka kau akan merasakan akibatnya dariku " ucap Danzo.
.
.
.
Other Place
.
Terlihat seseorang sedang berdiri di sebuah gedung-gedung tinggi, lalu muncul sesosok tanaman dari dalam tanah.
" Uzumaki Naruto, dia memiliki kekuatan yang hebat sekarang, jadi bagaimana sekarang? " tanya sang Tanaman.
" kita tetap sesuai rencana, Zetzu tetap awasi orang itu " ucap orang yang sedang berdiri di gedung.
" Baiklah leader-sama " ucap Tanaman a.k.a Zetzu, Zetzupun kembali masuk kedalam tanah dan menyisakan orang yang sedang berdiri di gedung itu.
" Pain " panggil Wanita berambut biru di belakang orang yang bediri di gedung a.k.a Pain
" Konan persiapkan dirimu, kita akan menyerang Konoha dalam 3 hari " Ucap Pain sambil menoleh kebelakang dan menjawab panggilan dari wanita berambut biru alias Konan.
" Konoha akan merasakan sakitnya dunia ini " ucap Pain sambil menyeringai
.
.
.
.
.
.
.
TBC
.
NOTE : Yo semua! Bagaimana fightnya serukah? Jelekkah? Gomen-gomen.
Untuk disini sang Susano'o milik Naruto berwujud seperti Naruto, untuk Susano'o Level 1 wujudnya tengkorak bertanduk, level 2 sudah berubah menjadi wujud Naruto wujud ke 3 Nanti pakai Jubah Nanti dan sudah memiliki kaki, Level 4 nanti baru berubah menjadi iblis Tenju dan memiliki 6 tangan.
Untuk Senjata Naruto Ryuusei No Tsuguri, pedang ini juga bisa menggunakan jutsu seperti Ryuusei No Jutsu dan pedang ini juga bisa menggunakan element Doton. Senjata Susano'o Naruto dua tongkat, tongkat pertama berbentuk seperti senjata Lucifer ( lost Saga ), Tongkat kedua memiliki bentuk Tongkat Rikkudo. Nanti juga Susano'o sempurna Naruto akan membawa dua Tongkat, dan dua pedangnya nanti wujud Susano'o Naruto bisa bertambah dengan 10 Goudama di belakangnya.
Untuk Kudeta Hyuga sudah terungkap disini jadi tinggal menunggu keberangkatan Clan Hyuga ke Uzuhiogakure.
Dan untuk cerita berikutnya adalah kebangkitan Uzuhiogakure dan juga Naruto akan melawan anggota akatsuki yaitu Two Immortals dan Yondaime Raikage-A
Yap sampai disini dulu ya jika ada kesalahan Gomenne, Saya Dedek Undur Diri
Please Review
