Tittle : Pillow Talk – Locked
Author : Kim Joungwook
Pairing : KyuWook
Length : Drabble
Genre : Romance
Summary :
Warning : Shounen-ai, BoyXBoy. Typo(s). Don't Like Don't Read!
.
.
.
KyuWook
.
Kyuhyun memasuki dorm itu dengan langkah sedikit terseret. Ia baru saja menyelesaikan schedulenya tepat jam 1 tadi, dan sekarang sudah jam setengah 2. Ia ingin segera masuk ke dalam kamar dan merebahkan tubuhnya, ia sangat lelah.
Tanpa menyalakan lampu ruang tengah, ia berjalan menuju kamar Ryeowook. Ia memutar kneop pintunya, dan dahinya langsung mengernyit heran saat mengetahui bahwa pintu itu terkunci dari dalam.
"Ryeong?" panggilnya pelan. ia mengetuk beberapa kali pintu didepannya itu.
"hey, babe. Kau masih marah karena tadi?" Tanya Kyuhyun. dan hening, tak ada jawaban dari dalam.
Kyuhyun menghela nafasnya lelah. Ia sudah sangat ingin beristirahat sekarang. Dan tanpa mencoba mengetuk ataupun membuka pintu kamar Ryeowook, ia berjalan menuju sofa didepan TV. Ia meletakkan tas dan juga mantelnya dilantai begitu saja.
"ah~" ia mendesah lega saat punggungnya menyentuh sofa saat ia membaringkan tubuh diatasnya. Sofa itu cukup panjang dan juga lebar untuk tubuhnya. Dan setidaknya, ia cukup nyaman dengan posisi telentang dengan salah satu tangannya ia letakkan diatas dahinya.
Jika kau bertanya pada Kyuhyun kenapa Ryeowook mengunci kamarnya dan tidak membiarkan Kyuhyun masuk, mungkin namja tampan itu hanya tertawa kecil sembari menggeleng geli. Semua ini hanya karena salah seorang staff radio star – yang tentu saja mengtahui hubungan keduanya – mengirim sebuah foto ke ponsel Ryeowook. Dalam foto itu terlihat Kyuhyun yang sedang memeluk pinggang seorang yeoja dan tertawa berdua.
Oke, mungkin jika keadaan hati Ryeowook sedang biasa saja ataupun dalam keadaan baik, semua foto itu tidak menyebabkan masalah apapun. Tapi sialnya, pagi tadi Kyuhyun sudah membuat Ryeowook kesal dengan sebuah make out season yang membuat namja manis itu terlambat memulai schedulenya.
Dan mungkin kau akan berfikir, kenapa Kyuhyun tidak tidur dikamarnya saja daripada tidur di sofa? jawabannya akan kau ketahui sendiri nanti.
.
.
.
Sudah lebih dari 15 menit sejak Kyuhyun merebahkan tubuhnya di sofa, dan dia belum terlelap. Meski sofa itu cukup nyaman, tapi tetap saja, tubuhnya menjerit meminta kasurnya kembali. Yah, memang hanya beberapa kali Kyuhyun tidur disini, bahkan dalam beberapa tahun terakhir, ia bisa menghitungnya dengan jari. Ryeowook tidak akan tega membuat Kyuhyun sering tidur di luar.
Cklek
suara kunci yang diputar dan diikuti dengan pintu terbuka itu membuat Kyuhyun memejamkan matanya erat. Sejujurnya, ia menunggu saat-saat ini.
Bruk
Dapat Kyuhyun rasakan hangatnya selimut yang baru saja menutupi kakinya. Lalu disusul dengan lengannya yang tertimpa beban lumayan berat. Tiba-tiba sepasang lengan melingkari pinggangnya erat, membuatnya sedikit berjengit kaget. Dan sebuah senyum tipis tak bisa ia tahan, tercipta begitu saja dibibirnya.
Itu Ryeowook. Namja manis itu ikut berbaring disampingnya yang kini menyamping dengan menjadikan lengannya sebagai bantal. Kekasihnya itu memeluk tubuhnya erat, mencegah tubuhnya sendiri jatuh dari sofa yang sebenarnya terlalu kecil bagi mereka berdua.
Yah, karena Ryeowook selalu akan ikut tidur dengannya di sofa.
Ryeowook menarik selimut yang ia bawa hingga menutupi tubuh mereka. Ia menyamankan tubuhnya dan semakin mengeratkan pelukannya, membuat tubuh keduanya hampir tak berjarak.
"kau sudah tak marah?" pertanyaan pelan dari Kyuhyun itu membuat Ryeowook tersentak. Apalagi lengan Kyuhyun kini balas memeluk tubuhnya erat.
"kau belum tidur?" Ryeowook justru balik bertanya, tetap menempelkan wajahnya didada Kyuhyun.
Namja tampan itu menghela nafasnya, menarik lalu membalik tubuh Ryeowook cepat, menimbulkan pekikan kaget dari namja manis itu. Kini, Ryeowook terperangkap diantara tubuh Kyuhyun dan juga sandaran sofa. Mereka saling berhadapan dengan wajah yang berjarak kurang dari 10 senti.
"hey, maafkan aku." Ucap Kyuhyun pelan.
Ryeowook hanya diam dan menundukkan wajahnya, menghindari tatapan Kyuhyun, "tak usah membahasnya lagi. Aku lelah mau tidur." Balasnya lirih.
Kyuhyun dengan cepat menahan wajah Ryeowook dan memaksanya untuk mendongak, bersitatap dengannya.
"kau percaya padaku?" Tanya Kyuhyun serius. pandangannya mengunci mata Ryeowook, membuat namja manis itu merona. Dalam hati Ryeowook merutuki jantung dan juga tubuhnya yang selalu merespon dengan baik kehadiran Kyuhyun.
"kita sudah menjalin hubungan ini bertahun-tahun, dan kau tahu aku selalu mempercayaimu. Aku hanya membencimu saja saat ini. Sekarang, biarkan aku tidur." Jawab Ryeowook. Ia menyingkirkan tangan Kyuhyun yang menangkup pipinya, mencoba untuk kembali mengalihkan pandangannya dari wajah Kyuhyun.
Tapi, sebelum ia sempat melakukan pergerakan apapun, Kyuhyun sudah lebih dulu menempelkan bibirnya diatas miliknya. Namja tampan itu menciumnya tanpa menutup matanya sama sekali, membuat mereka kini saling bertatapan dengan bibir yang menempel.
Ryeowook tak tahu apakah wajahnya bisa lebih memerah lagi dari ini. Bahkan kedua telinganya terasa panas. Dan dapat ia rasakan bibir Kyuhyun tersenyum dalam ciuman itu. Perlahan, Kyuhyun menutup matanya dan mulai menggerakkan bibirnya. Ia mengulum lembut bibir Ryeowook.
Namja manis itu cepat-cepat ikut menutup matanya. Ia tak mau berlama-lama menatap wajah Kyuhyun yang terlihat sangat menikmati kegiatan mereka. Dan ciuman itu hanya berupa lumatan-lumatan lembut yang dilakukan Kyuhyun pada bibirnya. Sedangkan ia sendiri hanya diam dan sesekali membalas pergerakan bibir Kyuhyun.
Entah sudah berapa lama mereka saling melumat seperti ini. Bahkan beberapa kali Kyuhyun hanya diam dan menempelkan bibirnya diatas bibir Ryeowook. Akhirnya, Ryeowook yang pertama kali memisahkan bibir mereka. Dapat ia rasakan bibirnya sedikit panas dan lembab. Bahkan ia yakin warnanya lebih merah dan bengkak.
Kyuhyun tersenyum lalu mengusapkan ibu jarinya sepanjang garis bibir Ryeowook, membuat namja manis itu sedikit berjengit.
"aku tak mempermasalahkannya jika kau cemburu." Ucap Kyuhyun, tangnnya menangkup lembut sebelah pipi Ryeowook.
Ryeowook menghela nafasnya panjang. Ia memejamkan matanya dan menikmati belaian tangan Kyuhyun dipipinya, "kuakui, aku sedikit cemburu. Tapi sungguh Kyuhyun, aku hanya sedang kesal padamu. Apa artinya hubungan kita selama ini jika hanya sebuah foto seperti itu sudah membuatku mengusirmu dari kamar?!" akhirnya Ryeowook menyerah dan menjelaskan semuanya.
Kyuhyun terkekeh pelan, ia sedikit memajukan wajahnya dan menyatukan dahi mereka, "aku tahu, aku yang salah disini. Maaf atas kejadian pagi tadi. Aku hanya tidak bisa menahan diri untuk memakanmu."
Wajah Ryeowook kembali memerah mendengar kalimat itu. Ia memukul pelan dada Kyuhyun, "lain kali lihat-lihat kalau mau melakukannya. Bukan saat aku ada jadwal satu jam setelahnya. Kau tak tahu aku menahan sakit sepanjang hari. Untung tadi tidak ada dance practice." Gerutunya kesal.
"baiklah, maafkan aku. Tapi aku tak janji untuk tidak tiba-tiba menyerangmu. Aku kan tak tahu kapan kau terlihat sangat seksi dan seperti minta disentuh seperti tadi. Lagipula sudah lebih dari sebulan kita tak melakukannya, wajar saja aku merasa sangat ingin tadi." Balas Kyuhyun dengan seringainya.
Ryeowook hanya berdecak dan mendorong tubuh Kyuhyun, ia mengeratkan pelukannya di tubuh kekasihnya itu dan menempelkan wajahnya didada Kyuhyun.
"lebih baik sekarang kita tidur. Aku sudah sangat lelah." Gumam Ryeowook. Kyuhyun terkekeh pelan dan memberikan sebuah ciuman lama pada kepala Ryeowook.
"kau tak ingin pindah ke kamar?" Tanya Kyuhyun begitu ia balik memeluk Ryeowook.
Namja manis itu menggeleng, "ini hukumanmu."
Kyuhyun menghela nafas, "bukankah jika kau ikut tidur disini denganku sama saja kau juga ikut dihukum?" tanyanya geli.
"tidak. Pokoknya yang dihukum itu dirimu. Aku tidak dihukum." Kekeh Ryeowook. Ia tidak bergerak sedikitpun dari dekapan Kyuhyun.
Kyuhyun hanya menggelengkan kepalanya geli, "terserah dirimu saja." ucapnya sebelum memejamkan matanya nyaman.
"selamat malam, Kyu~"
"Selamat malam, Ryeonggu~"
.
.
.
END
Aloha~ akhirnya bisa kembali. Maafkan yak arena tidak update minggu kemarin. Ternyata ospek nya cukup melelahkan~ kkkkk
Aku resmi jadi mahasiswa! Hooray~ tetap saja, bakalan sibuk kedepannya. Jadi maaf jika tidak bisa sering-sering update. Tapi tetep usaha kok. Wkwkwkwk
Dan oh my~ apa kalian udah liat foto yang di post Ryeong di twitter nya? Auh~ manis sekali KyuWook disitu~ pelukannya itu lho~ hahahahha
Akhir kata, cieeeee, review ne~ Gomawo~
