Cast : Choi Siwon , Cho Kyuhyun , dll

Rated : M

Warning : HARD NC , INCEST , TYPO , GAJE , ABAL

Disclaimer : WonKyu saling memiliki

Note : Banyak yang bilang Kyuhyun jelek? No , itu cuma pandangan Kyuhyun aja. Tapi aslinya Kyuhyun cantik , cuma cupu-cupu dan kampungan gitulah istilahnya. Hehe

vanboyyy

present

"Slave of Sex"

Chapter 3

Kyuhyun POV

Hais.. Appa demam dan itu berarti dia akan berada di rumah seharian. Bisa di siksa aku , apalagi kemarin dia sedang dalam mood yang buruk. Lagipula kejadian kemarin juga bukan salahku , itu salah appa yang menciumku dengan lembut kan? Memang salah jika aku menikmatinya?

"KYUHYUN!"

Suara itu berhasil membuatku terlonjak kaget. Aku segera berlari ke kaamr sambil membawa sarapan yang ada di tanganku. Sarapan sederhana , hanya bubur ayam dan susu hangat. Tak mungkin kan orang sakit makan tunderloin steak?

"Ada apa master? Tadi Kyuhyun ke bawah sebentar untuk membuatkan master sarapan"

"Kemari. Taruh sarapan itu di meja" perintahnya.

Aku berjalan mendekatinya. Mau apa lagi dia? Tak mungkin kan dia ingin melakukan seks , padahal tubuhnya masih sakit begitu.

Dia menarikku agar duduk di pangkuannya. Posisi yang cukup nyaman mengingat dia sedang duduk di atas ranjang. Di kecupnya bibirku , hanya mengecup , sungguh mengherankan. Aku hanya diam dan menerima perlakuannya.

"Cium aku , agresif. Aku sedang ingin di layani" perintahnya lagi. Aigoo.. Hanya ciuman kan? Kalau lebih , aku tak mengerti caranya.

Aku mendekatkan bibirku ke bibirnya , menempelkannya lalu ku lumat bibirnya pelan. Merasa kurang agresif , aku mempercepat lumatanku dan sedikit menjambak rambutnya. Ciumannya sedikit lebih lemah dari biasanya , namun tetap lebih kuat dariku. Mungkin karena dia sedang sakit.

"Nghh.."

Tak sengaja aku sedikit mendesah. Bodoh , aku yang memulai dan aku yang mendesah. Cho Kyuhyun kau benar-benar bodoh.

Aku menatap wajahnya , mukanya merah dan sedikit pucat. Sedikit sedih melihat wajah appaku yang biasanya tampan dan segar sekarang menjadi pucat.

"Dasar bodoh , beruntung aku sedang sakit" katanya. Aku bernafas lega dan tersenyum tipis , aku sedang beruntung hari ini.

"Mianhae.." sesalku.

"Sudahlah , aku ingin istirahat. Daripada kau menggangguku dan merusak moodku , lebih baik kau bersihkan gudang saja. Pembantu ku suruh libur hari ini karena aku di rumah. Akan ku panggil kalau aku membutuhkanmu" perintah appa. Aku terdiam , tak biasanya.

"Pergi sebelum aku berubah pikiran dan memasang 3 vibrator di vaginamu" katanya melihat aku terdiam.

"Ne appa .. mi.. mianhae" kataku gugup dan kemudian segera turun ke bawah untuk membersihkan gudang.

"Ah , appa , jangan lupa makan buburnya dan minum obat yang sudah aku siapkan ne. Emm.. Cepat sembuh" ucapku tepat sebelum aku keluar kamar. Ucapanku hanya dib alas gumaman kecil olehnya.

Aku turun dan pergi membersihkan gudang. Aku belum pernah membersihkan gudang sebelumnya , pasti sangat kotor. Aish , padahal selama liburan musim panas yang di berikan home schoolingku aku ingin bersantai atau jalan-jalan , tetapi malah membersihkan gudang dan melayani appa.

KLEK

Aku membuka pintu gudang. Aku langsung terbatuk-batuk terkena debu yang begitu banyak dan tebal. Aww.. Gudang ini benar-enar kotor. Lebih baik aku segera membersihkannya dan segera beristirahat.

VAN

Apakah perempuan itu yang bernama Jino? Dia tidak seberapa cantik , tapi kenapa bisa membuat appaku jatuh cinta ya?

Saat aku sedang membersihkan gudang , aku melihat album-album milik appa. Kebetulan di sana terdapat foto dengan tulisan 'Jino and Siwon'. Appa sedang merangkul perempuan bernama Jino itu dan wajahnya tersenyum sumringah. Demi apapun , aku tak pernah melihat appa tersenyum sebahagia dan selebar itu. Perempuan ini benar-benar dahsyat menurutku.

"Ya! Aku tak menyuruhmu melamun" bentak appaku yang berhasil mengagetkanku. Aish , bagaimana aku bisa melamun saat sedang membersihkan tubuh appaku. Salah mengelap kan aku jadinya.

"Mi.. mianhae" kataku.

Aku melanjutkannya , ku buka bajunya dan ku seka tubuhnya. Tubuhnya kekar dan tegap. Juga terdapat kotak-kotak di perutnya. Aku meneguk ludahku susah payah , mungkin aku baru saatnya puber , jadi hal-hal begini terlihat sangat 'wow'.

"Kau terangsang eoh?" tanyanya.

"A.. aniyo" ucapku gugup. Bodohnya kau Cho Kyuhyun.

"Aish , bilang saja kalau kau terangsang" katanya sembari memegang tanganku. Lalu appa bangkit dari posisi tidurnya dan duduk menghadapku. Di angkatnya tanganku dan dia memasukkan 2 jariku ke mulutnya , lalu di kulumnya.

"Ap..appa.. Apa yang appa lakukan.." kataku. Dia sedang sakit kenapa malah melakukan ini?

Dia tak menjawab pertanyaanku dan terus mengulum jariku. Pikiranku sudah melayang kemana-mana. Bagaimana jika yang dia kulum itu.. payudaraku? Atau vaginaku? Ah , Cho Kyuhyun kau mesum!

Ah , aku benar-benar sudah terangsang dan membutuhkan sentuhan appaku.. SEKARANG.

"Wae? Kau benar-benar terangsang emm?" tanya appa seolah mengerti pikiranku.

"Perfect timing , akan ku coba sekalian vibrator baru yang waktu itu kita beli" tambahnya.

Dia membuka laci sebelah ranjang dan mengambil sebuah vibrator yang besar , namun tetap tidak sebesar penis appaku.

"Bermastubrasilah di depan appa. Sekarang! Ah , dan jangan lupa sebut nama appamu ini Kyunnie baby" katanya sambil menyerahkan vibrator yang ada di tangannya. Di lain sisi aku malu dan tidak mau , tapi.. di lain sisi aku benar-benar sudah terangsang dan membutuhkan sesuatu untuk melepaskan hasratku.

Tanpa pikir panjang aku mengambil vibrator dan melepas rok serta celana dalamku. Aku duduk di atas ranjang dengan kaki tertutup , masih belum berani membukanya. Appa duduk di depanku sambil melipat tangannya , menunggu aku untuk bermastubrasi.

Aku masih belum berani membuka kakiku , aku malu.

"Buka , atau kau mau ku hukum?" ancam appaku.

"Emm.. Ne , ne appa"

"Kau lupa harus memanggilku apa?"

"Ah , mianhae master.." kataku.

Aku segera membuka kakiku lebar-lebar , mempertontonkan vaginaku yang memerah di hadapannya. Kulihat apaku tersenyum licik dan menatap vaginaku dalam. Aku meng-on-kan vibrator yang ada di tanganku , lalu dengan ragu ku masukkan ke vaginaku.

DRRT DRRT

Bunyi vibrator yang ku keluar masukkan ke vaginaku menggema di kamar ini. Aku mengeluar masukkan dalam tempo pelan dan menikmatinya.

"Ahhh..nghh.. Siwonn.. Ah , Siwonnie.." desahku. Kulihat appa di depanku yang tetap memandangku penuh arti dan menyeringai iblis.

"Terus BabyKyu , lebih cepat. Kau menyukainya kan?" katanya kotor. Aku mempercepat gerakan tanganku dan menyodok-nyodokkannya lebih keras.

"Nghh.. Masterhh… ahhh.. Choi Siwonn.. ahhh" desahku lagi. Ini benar-benar nikmat. Entah kenapa aku merasa tidak rugi menerima tawaran ini. Em , mungkin tidak 100% benar , tapi juga tidak 100% salah. Iya kan?

Appa berpindah tempat ke sebelahku , tangan kirinya memeluk pinggangku sedangkan tangannya menggantikan tanganku yang sedang memegang vibrator. Dia menciumku dan melumat bibirku , aku yang sudah terangsang langsung menyambut senang ciuman appaku.

" Call my name" katanya.

"Siwon. Nghh.. Choi Siwon..Masterrr.. ahhh.." kataku. Dia menggerak-gerakkan vibrator dengan sangat cepat dan membuatku merasakan nikmat luar biasa. Namun desahanku tertahan dengan mulut appaku yang asik memakan mulutku. Aku menyalurkan hasratku dengan menjambak dan meremas rambut appaku. Aku begitu menikmati sentuhannya.

"Choi Siwon.. ahhh.. Siwonnie appa.. AHHH" desahku keras saat aku orgasme.

"HAH.. HAH.. HAH.." nafasku terengah-engah.

"Enak em? Buka bajumu Kyu , appa ingin melihat payudaramu yang kenyal itu. Dan lagi-lagi tanpa pikir panjang , aku membuka bajuku sekaligus dengan braku.

"Wow.. Kau tak ingin menawarkannya pada Siwon appamu ini kah?" tanyanya kotor. Dirty talk appaku ini memang benar-benar membuatku terangsang lagi.

Aku mengambil tangannya yang ada di pinggangku lalu ku naikkan sehingga ke payudaraku. Ku remas tangan appaku sehingga otomatis payudaraku ikut teremas. Tangan kanan appaku masih asik mengelus-elus vaginaku.

"Appahh… Apakah master.. emm.. mau susu?" ucapku sambil tertunduk. Aku malu.

"Well.. Tentu sayang , dengan senang hati" jawabnya. Dia langsung memakan habis payudaraku. Di emutnya dengan lapar payudaraku dan di mainkannya payudaraku satunya dengan tangan kirinya.

"Masterrhh.. emm.. more.. nghhh…" desahku.

Nippleku di tarik-tarik kasar dengan tangan kirinya. Sedang tangan kanannya sudah masuk dan menyodok-nyodok vaginaku dengan ganasnya. Aku meremas sprei dan mendesah untuk menyalurkan rasa nikmat ini.

TING TONG TING TONG

Terdengar bunyi bel pintu rumah yang mengganggu aktivitas kami.

"F*CK! SIAPA YANG BERANI MENGGANGGUKU , BUKANKAH SUDAH KUBILANG AKU LIBUR HARI INI!" makinya. Dia segera berdiri dan berpakaian lengkap.

"Cepat pakai bajumu , aku akan membuka pintu" katanya. Sedikit kecewa sih , aku bahkan belum orgasme yang kedua.

Setelah appa turun , aku segera memakai bajuku dan merapikan ranjang. Aku keluar dan mengintip , siapa yang berani bertamu ke rumah appaku? Jarang sekali rekan kerja yang sampai di rumah appaku , biasanya mereka akan bertemu di kantor atau tempat lain.

Donghae oppa?

Apa yang dia lakukan di sini?

Aku turun dan memberanikan diri. Aku bisa beralasan ingin mengambil minum dan tidak sengaja melihat lalu menghampiri mereka kan? Namun pasti aku akan di hukum . Tak apalah , aku hanya ingin sejenak melihat Donghae oppa.

Saat sudah berada di depan ruang tamu, aku melihat Donghae oppa yang menghadapku dan appaku , Siwon yang sedang membelakangiku.

"Sudah saya katakan Donghae-ssi , kita akan mengurus ini di kantor. Lagipula saya sedang sakit hari ini jadi tidak bisa mengurus urusan kantor" kata appaku.

"Em , baiklah Siwon-ssi. Temui saja saya di Lee Corp. di Seoul Utara , kau tahu kan?" kata Donghae oppa , namun matanya melihat ke arahku dan seolah-olah berbicara denganku.

"Arra , lagipula kita bisa membicarakan lewat telepon. Tak perlu kau susah-susah datang masalah ini" kata appaku lagi.

"Baiklah , kalau begitu saya permisi" pamit Donghae oppa lalu berdiri meninggalkan rumah ini. Sayang sekali , padahal aku ingin lebih lagi melihatnya.

Appaku menoleh ke belakang dan melihatku. Aku serasa di tusuk oleh ribuan panah dan di awasi oleh beribu-ribu kamera begitu melihat tatapannya. Dia berjalan mendekatiku.

"Lagi-lagi kau ingin menggoda namja Lee Donghae itu. Jih , dia tak akan sudi Kyunnieku sayang" katanya dingin.

"Ti..tidak appa. Aku hanya ingin mengambil minum.. tapi.. tidak sengaja melihat kalian. Jadi aku melihat sebentar" kataku bohong.

"Jinjja? Tapi kau tetap harus di hukum. Kau harus tidur telanjang dan menggunakan vibrator malam ini. Arra?!" bentak appaku. Aku hanya mengangguk pasrah , appaku tidak bisa di bantah. Beruntung aku tidak di sekap di kamar terkutuk itu. Setidaknya dia berhati 'mulia' untuk kali ini.

VAN

"Ahh.. Nggg.. ohhh.. ahhh" racauku. Aku tak bisa tidur karena kedinginan dan karena vibrator yang terus menerus bergetar di dalam vaginaku. Sedangkan appa? Dia sudah terlelap di sampingku sedari tadi.

Aku berpikir.. Apakah aku pergi ke perusahaan Donghae oppa saja lalu meminta bantuannya ya? Tapi.. Belum tentu dia akan mengingatku ,apalagi akan membantuku. Appa adalah orang yang kejam , bisa bisa Donghae oppa di siksa atau lebih parahnya di bunuh jika ketahuan membantuku. Tapi.. tak mungkin selamanya aku akan berada di sini kan?

Lee Corp.. Lebih baik aku mencoba ke sana besok. Semoga aku beruntung..

Good Luck Cho Kyuhyun!

-TBC-

Hai! Duh sorry banget ya updatenya lama bangett. Author sibuk kerja , serius. Author sempet-sempetin update. Oia , kalo ada yang kasih ide alur atau adegan nc atau apa bisa PM saya n_n

Nantikan ff-ff WonKyu Van yang lainnya ya.

So , please insert the Review Box :*

LOVE , VAN