''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
- Couple Competition -
Chapter 4
Pairing : YeWook (RyeoSung) & KyuMin (MinKyu) plus SiBum (?)
Genre : Romance
Disclaimer : Tokoh dalam FF ini sepenuhnya milik diri mereka sendiri.
Thanks for YeWook & KyuMin
Warning : Switch Gender
Yesung and Kyuhyun as yeoja
Ryeowook and Sungmin as namja
etc
''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
"DAN BABAK KETIGA ADALAH…"
'Mengapa Wookie menggenggam tanganku?'
"BERAKTING!"
'…'
Satu menit telah berlalu, namun keduanya masih saling berpandangan dan tak bergeming.
"Ah, maaf," ucap Ryeowook spontan setelah menyadari genggamannya yang tak kunjung ia lepaskan sejak tadi. "Ayo, kita ke panggung untuk melihat hasil pengumuman." Segera Ryeowook menarik tangan sang yeoja dan membawanya menuju panggung.
"KEPADA PARA PESERTA, DIUMUMKAN BAHWA HASIL PENILAIAN PADA BABAK KEDUA SUDAH KELUAR DAN 20 PASANG PESERTA YANG AKAN LOLOS KE BABAK BERIKUTNYA JUGA BISA DILIHAT DI LAYAR YANG ADA DI ATAS PANGGUNG."
Diliputi oleh keheningan keduanya terus berjalan menuju panggung. Dan…
TADAAAA! Setelah sampai di depan panggung, keduanya hanya menutupi wajah mereka dengan tangan masing-masing.
"Yesungie…" panggil Ryeowook lemas sambil tetap menutupi wajahnya. "Tolong kau saja yang lihat hasilnya ya… Aku gak berani lihat." Ia pun mulai menundukkan kepalanya.
"Aku sendiri juga takut Wookie …" kata Yesung dengan nada yang terdengar sama lemasnya. Tanpa melepas tangan yang menutupi wajahnya, ia juga mulai menundukkan kepalanya. Sama persis seperti yang Ryeowook lakukan.
SING! Suasana hening pun tampak meliputi keduanya.
"Yesung! Ryeowook!" panggil Kibum yang berada tak jauh dari Ryeowook dan Yesung, segera menghampiri keduanya. "Apa yang kalian berdua lakukan? Kenapa kalian menutup wajah kalian?" tanya Kibum dikuti dengan pandangan heran yang tertuju pada keduanya.
"Kami gak berani lihat hasil pengumuman," lirih Yesung yang sukses membuat Kibum tertawa.
"Kalian berhasil lolos kok. Buka mata kalian dan lihat hasilnya!" tegas Kibum.
"Benarkah?" tanya Ryeowook ragu masih sambil menutup wajahnya. "Benarkah kami berhasil?"
Kibum mulai merasa gemas dan geregetan dengan tingkah Ryeowook dan Yesung yang masih menutup wajah masing-masing. "Aissh! Kalian ini. Cepat lihat!"
Ryeowook dan Yesung pun akhirnya mengangkat wajah yang semula mereka tundukkan dan mulai melepas tangan yang menutupi wajah mereka secara perlahan juga. Lalu…
"HOREEEEE! KITA MENANG!" pekik Yesung girang sambil berjingkrak-jingkrak.
"Wow! Kita benar-benar menang!" ucap Ryeowook dengan wajah seakan tak percaya dengan apa yang dilihatnya.
"Kalau aku tidak datang, pasti kalian berdua hanya akan menghabiskan waktu seharian di sini hanya karena tak berani melihat hasil penilaian!" omel Kibum yang diikuti dengan senyuman. "Selamat ya, kalian berhasil!"
"Your welcome. Untukmu dan Siwon juga, selamat ya! Kalian kan juga berhasil lolos." Ryeowook memberi ucapan selamat pada Kibum diikuti dengan senyum. Setelahnya, namja itu segera mengedarkan pandangan pada sesosok yeoja yang daritadi masih asyik senyam senyum kegirangan.
"Yesung. Mau begitu terus sampai kapan?" tanya Ryeowook yang langsung membuat Yesung tersadar dari tindakannya. "Tapi senyumanmu sangat manis..." puji Ryeowook sambil menatap kedua bola mata Yesung seperti yang biasa ia lakukan.
BLUSH! Wajah Yesung langsung bersemu merah akibat pujian yang Ryeowook berikan padanya. Kibum yang menyadari suasana yang meliputi Ryeowook dan Yesung, langsung melangkah mundur meninggalkan keduanya.
"KALIAN SEMUA PASTI SUDAH MELIHAT HASIL PENGUMUMAN. BAGI PARA PESERTA YANG GAGAL, MOHON JANGAN BERKECIL HATI. SEDANGKAN BAGI PESERTA YANG BERHASIL LOLOS, AKTING YANG HARUS KALIAN PERANKAN NANTINYA BETEMA 'PERTENGKARAN SEPASANG KEKASIH'."
"Kalian dengar itu?" tanya Kibum yang muncul kembali di hadapan Ryeowook dan Yesung, kali ini bersama Siwon tentunya. "Berakting dengan tema pertengkaran sepasang kekasih? How can we do that?"
Baik Ryeowook maupun Yesung, keduanya tak merespon. Wajah mereka terlihat pucat, persis seperti setiap kali diumumkannya tantangan pada tiap babak.
"PERTENGKARAN SEPASANG KEKASIH YANG HARUS KALIAN PERANKAN NANTINYA MEMILIKI KONFLIK DIMANA SALAH SATU DARI KALIAN KETAHUAN TELAH BERSELINGKUH. NAH, BAGAIMANA KALIAN MENGEMBANGKAN KONFLIK KALIAN NANTINYA? ITU SEMUA TERSERAH PADA KALIAN. PENGHAYATAN KALIAN DALAM BERAKTING SERTA CARA KALIAN MENGEMBANGKAN KONFLIKLAH YANG AKAN DINILAI."
"Hmmmm, mereka mulai lesu lagi," ucap Siwon, menyimpulkan pemandangan yang tampak jelas di depannya. "Sudahlah… Kalian harus semangat! Fighting!" Siwon memberi semangat, namun Ryeowook dan Yesung masih tetap lesu tak bergeming.
"Di babak-babak sebelumnya kalian selalu berhasil kan? Babak ini pun kalian pasti berhasil!"
Dalam sekejab, Kibum sukses membuat Ryeowook dan Yesung kembali tampak bersemangat. Mereka pun saling berpandangan. Sepertinya secercah harapan mulai merasuki keduanya.
''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
"Menurutmu, kita harus berakting seperti apa?" tanya Ryeowook, bermaksud meminta pendapat Yesung, yeoja yang menjadi partnernya itu. "Apa kau punya ide? Konflik seperti apa yang akan kita gunakan?"
Yesung menghela napas sejenak. "Aku juga bingung… Bagaimana kalau kita tanyakan pada Kyuhyun?"
"Oh yeah!" respon sang namja dengan tampang berbinar. "Cepat tanyakan padanya!"
Setelah mendengar komando Ryeowook, Yesung pun langsung mengeluarkan HP dari dalam tasnya. "Wah! Ternyata Kyuhyun menelepon."
"Cepat angkat!"
"Ne." Segera Yesung menjawab panggilan dari Kyuhyun. "Yeoboseyo?"
"Bagaimana? Apa kalian berhasil?" tanya suara yang berasal dari ujung telepon.
"Tentu," jawab Yesung girang. "Sekarang kami akan memasuki babak keempat."
"Omooo! Hebat! Selamat ya!"
"Menurutmu aku harus bagaimana? Aku butuh pendapatmu untuk babak ketiga," Yesung sedang mencoba meminta saran pada Kyuhyun saat ini. "Babak ketiganya…"
Pembicaraan antara Yesung dan Kyuhyun pun terus berlanjut sementara Ryeowook memilih untuk tetap duduk tenang, mencari ide mengenai akting seperti apa yang akan ia dan Yesung perankan nantinya.
Tak lama kemudian, Yesung mengakhiri panggilannya dan segera menengok pada Ryeowook dengan wajah gusar. "Wookie… Aku telah mendapatkan sebuah ide bagus. Mungkin kau tidak akan menyukainya. Tapi… Kurasa… Lebih baik kita menggunakan ide ini saja."
Ryeowook langsung membulatkan matanya. Ia sangat kaget akan kalimat yang dilontarkan oleh yeoja yang menjadi partnernya itu. "Memangnya ide seperti apa yang kau dapatkan?"
Yesung langsung mendekatkan bibirnya ke telinga Ryeowook, bermaksud membisikkan idenya ke telinga sang namja.
DEG! Tak mampu dipungkiri lagi. Saat itu Ryeowook merasa deg-degan atas perlakukan yang diberikan Yesung padanya. Ryeowook pun tersadar akan apa yang ia rasakan dan mempertanyakan sebuah pertanyaan pada dirinya sendiri.
Mengapa ia bisa jatuh cinta pada seseorang yang baru saja dikenalnya seperti ini?
''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
"Dugaanku benar… Selama ini kau telah berselingkuh…" ucap Ryeowook frustasi. "Bagaimana mungkin kau selama ini melakukannya di belakangku? Kenapa kau selingkuh?"
"…" Yesung tampak gugup sekaligus takut pada akting yang Ryeowook lakukan.
Ya, seperti yang bisa diduga. Saat ini keduanya sedang menghadapi babak ketiga. Keduanya sedang berakting sesuai dengan ide yang mereka peroleh dari Kyuhyun, tentunya dengan bantuan ide dari mereka juga.
"Jadi?! Pembelaan apa yang mau kau lakukan mengenai bukti yang kudapatkan atas foto-foto dalam HP ini?" Ryeowook bertanya dengan wajah kesal sembari menunjukkan HP-nya yang sebenarnya tidak memperlihatkan foto apapun. Toh ini hanya akting, right?
"…" Yesung tetap tak menjawab. Ia pun menundukkan wajahnya tuk menyembunyikan segela kegelisahannya.
"Apa kau sudah tak mencintaiku lagi?!" Ryeowook menuduh dengan nada yang mulai meninggi, napasnya mulai terengah-engah.
Lima detik kemudian, wajah Ryeowook mulai memerah karena kesal, air mata pun mulai mengalir perlahan dari pelupuk matanya. "Apa kau sudah bosan denganku? Apa kau tak merasa bahagia berpacaran denganku?"
Yesung yang semula menunduk, mulai mengangkat wajahnya untuk melihat namja yang kini berdiri di hadapannya dengan emosi yang terukir jelas. Betapa terkejutnya ia ketika mendapati namja tersebut menangis. Benar-benar seorang namja yang terlihat sangat menyedihkan.
DEG! Hati Yesung pun mulai teriris sakit akibat melihat pemandangan miris itu. Namun, ia harus tetap melanjutkan akting mereka sesuai dengan apa yang sudah mereka diskusikan sebelumnya. 'Tenanglah… Tenang… Ini hanyalah akting,' batinnya dalam hati.
Tapi… Mengapa Wookie bisa berakting sehebat itu? Sungguh, pertanyaan yang Yesung tanyakan di dalam hatinya itu harus ia tepiskan sekarang. Karena sekarang ia harus kembali menghayati perannya!
"Aku…" Yesung merasa tak sanggup untuk berkata-kata hingga suaranya terdengar kecil, namun ia harus tetap membuat suaranya sampai ke telinga para dewan juri. Ia pun kembali menundukkan kepalanya. "Lebih baik… Kita… Putus saja…" ucapnya terbata-bata.
Ryeowook terlihat kaget akan kalimat yang baru saja diucapkan oleh Yesung. Dengan masih berdiri terpaku di tempatnya, ia segera menatap sang yeoja dengan tatapan kesal berikut air mata yang masih berlinang di kedua matanya. "Kau memang tidak mencintaiku lagi kan?!" ucapnya dengan suara yang meninggi. "Kalau begitu, sekarang juga…pergi!"
DEG! Yesung tersentak kaget dan jatungnya bedetak cepat. Kini ia terlihat sangat gelisah, tidak bergerak, sama sekali tak beranjak dari tempatnya berpijak.
"Tunggu apa lagi?!" Ryeowook bertanya dengan suara yang penuh emosi, emosi dari kesedihan. Kesedihan karena merasa dikhianati. Amat sangat terkhianati. "Kalau kau memang sudah tak mencintaiku, cepat pergi!"
Yesung hanya diam, tetap tak bergeming. 'Duh! Aku lupa harus mengatakan apa? Aku harus berakting seperti apa? Apa yang harus kulakukan sekarang?...' batinnya.
''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
'Yesung! Kenapa kau tak kunjung meresponku? Apa ia lupa dengan bagiannya?' batin Ryeowook yang mulai khawatir dengan kelanjutan pertunjukkan yang sedang mereka perlihatkan di depan dewan juri.
"Tunggu apa lagi?!" Ryeowook mulai melakukan improvisasi karena Yesung tak kunjung melakukan bagiannya. "Cepat pergi!" pekik Ryeowook dengan perasaan bersalah. Ia merasa bersalah karena ia harus meneriaki yeoja yang disukainya, meski ini hanya akting. Bayangkan betapa sakit hatinya karena harus meneriaki yeoja itu berulang kali.
GREB! Seketika Ryeowook terbelalak kaget karena mendapatkan suatu perlakukan yang tak terduga dari Yesung. Yesung MEMELUKNYA?!
"Maafkan aku Wookie… Hiks hiks… Maafkan aku..." ucap Yesung sambil menangis terisak-isak. Ia membenamkan wajahnya di dada Ryeowook yang saat ini sedang bergetar hebat akibat tindakan yeoja itu.
'Bagaimana ini? Dia melakukan improvisasi? Apa detak jantungku terdengar olehnya?'
Pelukan itu tidak berlangsung lama. Yesung segera melepaskan dekapannya. Ia pun kemudian memegang telapak tangan kanan sang namja dan mulai menaikkan telapak tangan tersebut secara perlahan. Sang yeoja mulai menundukkan kepalanya, mendekatkan wajahnya ke telapak tangan tersebut dan…
CUP! Mencium punggung telapak tangan milik sang namja dengan lembut.
Kemudian yeoja itu pun melepaskan tangan sang namja secara perlahan. Lalu sang yeoja cantik yang bernama Yesung itu mulai mengangkat wajahnya dan menatap namja yang ada di hadapannya dengan mata yang sudah basah akibat air mata.
"…" Ryeowook terpaku tak percaya melihat apa yang terjadi dengan Yesung saat ini.
"Maafkan aku…" ucap Yesung terisak-isak. "Aku berjanji tidak akan mengulangi kesalahanku lagi.
DEG! Ryeowook tak merespon, membisu sambil memandang tepat ke mata Yesung. Yesung sang yeoja pun hanya balik menatap kedua mata sang namja yang ada di hadapannya itu.
"CUT! CUKUP SAMPAI DI SITU!"
PROK PROK PROK PROK!
Sesaat setelahnya, terdengar suara tepuk tangan meriah yang bergemuruh di dalam ruangan tersebut. Tepuk tangan meriah yang tentunya diperuntukkan bagi Ryeowook dan Yesung, pasangan yang baru saja menyelesaikan akting mereka dengan sangat baik.
''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
Dalam ruang khusus dewan juri…
"Ryeowook dan Yesung… Pasangan yang sangat menarik ya."
"Yup…" Juri tesebut kembali teringat memori yang tersimpan di kepalanya. "Kurasa juga begitu."
Juri yang lain pun tiba-tiba tersenyum sumringah, seperti mendapatkan sebuah ide. "Tapi belum tentu kan mereka bisa melalui babak berikutnya dengan baik."
"Babak berikutnya?" respon salah satu juri yang lainnya lagi. "Kau sudah menentukkan babak berikutnya?"
"Huh!" Juri lainnya yang sedari tadi diam pun ikut angkat bicara. "Mana ada lomba yang hanya menentukkan tantangannya hingga babak ketiga saja! Harusnya semua tantangan sampai babak terakhir pun sudah ditentukan! Kenapa tidak ditentukan oleh panitia saja?!"
"Sudah. Jangan mengeluh…" ucap seorang juri yang mulai kesal. "Aku berani bertaruh pasangan tadi mungkin akan gagal karena babak keempat."
Hening pun melingkupi suasana dalam ruangan tersebut, sebelum akhirnya juri yang terakhir kali berbicara itu melanjutkan perkataannya…
"Karena babak keempat adalah…"
-_TBC_-
Akhirnya terbitin juga nih chapter… XD Baik kan author udah mau terbitin? *plaak!
Author tidak tahu harus bagaimana… Apakah harus dibuat tamat di chapter selanjutnya ataukah tamat di 2 chapter setelah yang ini… Menurut kalian…bagaimana? Gimana ya baiknya? Wkwk
Dulu author hanya menerbitkan sampai chapter 4 ini, berarti…author harus mulai membuat lanjutannya lagi donk…
OK deh, sekian dulu basa-basi author. Semoga ff ini tidak mengecewakan… Meskipun sekarang peminatnya minim.
Mohon komentar alias reviewnya ya…
Yaah, kalau berkenan, silakan mampir dan baca ff author yang lainnya ya…
Thanks for reading all, Review please? Jangan segan-segan untuk memberikan komentar ya *LOL
