Title : Falling Star Chapter 4
Genre : Brothership
Rating : Fiction T
Cast : Kyuhyun, Leeteuk, Heechul, Hankyung, Yesung, Kangin, Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Donghae, Siwon, Ryeowook, dan Kibum.
Disclaimer : All them belong to themselves and GOD.I own only the plot.
Warning : Typos, Geje , Don't like it? Don't read it please.
Summary : "Kau tidak boleh menari." / Kau mau tenda? Untuk apa?" / Fans kita sedang berdemo meminta Kyuhyun dibatalkan sebagai anggota member. /
.
"YA! CHO KYUHYUN! CEPAT MASUK KE KAMARMU!"
Kyuhyun berdiri mematung dengan mimik bingung.
"KAU MAU MELAWAN?! CEPAT MASUK KE KAMARMU! CEPAAAAAAAAAAAAT!"
.
.
Chapter 4
.
Begitu Kyuhyun berlari ke kamar dan menutup pintu, suara tawa pecah di ruang tengah.
"Aigooo…aku pikir aku akan mati karena sakit perut."
"Tariannya mengerikan!"
"Terlalu imut!"
"Kangin, kau hebat! Lebih lama sedikit saja, aku bisa tertawa di depannya."
"Aish! Mendadak, aku merasa sangat tua."
"Ne. Itu tarian anak 4 tahun. Dan ia sangat pantas menarikannya."
"YA! Kalian ini berpikir apa? Kita cuma punya 2 minggu dipotong rekaman dan vocal, tetapi anak itu tak bisa menari sedikit pun!" Eunhyuk menghentakkan kakinya kesal.
"Hei, Hyukkie, jangan bingung begitu. Besok latihan vocal saja selama Kyuhyun dan aku kuliah. Sorenya, aku akan membantumu melatihnya. Arra?"
Eunhyuk sedikit merajuk, namun Donghae dengan sabar terus tersenyum sambil memijat pundaknya. "Gomawo, Donghae." Eunhyuk akhirnya mencoba tersenyum. Member yang lain menepuk pundak Dancing Machine mereka itu untuk memberi semangat. Semuanya masuk ke kamar masing-masing untuk beristirahat.
Sungmin melihat Kyuhyun belum tertidur. Namun namja itu memejamkan mata seakan sedang tidur. Dilihatnya ransel di kepala Kyuhyun yang tampak sangat tidak nyaman untuk dijadikan bantal. Diraihnya sebuah coverbad warna pink dan sebuah bantal berbentuk kelinci dari dalam lemarinya, lalu dilemparkannya kepada Kyuhyun.
Kyuhyun terkejut dan membuka matanya. Ia melihat kedua benda yang menindihnya tadi dengan pandangan bertanya.
"Pakai itu untuk alas tidurmu. Kata Teuki hyung, tidak boleh ada yang sakit sampai tanggal 26 nanti. Setelah itu, kau harus mengembalikannya. Arra?"
"Arraseo, gomawo, hyung." Kyuhyun tampak gembira sekali. Dihamparkannya bed cover tadi, lalu membaringkan kepalanya di bantal. Wajahnya tampak sangat berbahagia membuat Sungmin merasa malu.
"Kau tidak risih dengan warna pink itu?"
Kyuhyun menoleh dengan heran. "Untuk apa? Hyung sudah berbaik hati, itu saja sudah membuatku senang." Namja itu kembali membenamkan kepalanya ke bantal, dan tertidur dengan cepat.
Sepertinya hari ini dia sangat lelah. Aish! Apa yang aku lakukan? Kenapa aku jadi lunak begini padanya? Sungmin menggelengkan kepala dengan kesal. Ia menoleh ketika Donghae masuk dan mengamati Kyuhyun yang tertidur dengan barang serba pink yang jelas-jelas milik Sungmin. Namun Donghae tidak berkata apa-apa selain tersenyum. Mereka berdua pun menyusul sang magnae ke alam mimpi.
.
Suara teriakan histeris terdengar sampai ke ruang kuliah di lantai tiga. Kyuhyun yang baru saja membereskan bukunya, tampak tidak perduli melihat teman-temannya yang lain berlari ke arah jendela untuk melihat ada apa di bawah.
Namun ketika ia tiba di lantai dasar, mata namja itu terbeliak lebar. Donghae berdiri di pintu gerbang, tampak kesulitan karena dikerubungi oleh para yeoja. Aish! Dasar pabo! Kyuhyun berdecak gemas. Tak perlu waktu lama untuk mengetahui sifat Donghae yang perasa, baik hati, namun polos seperti anak kecil. Ia sungguh tak sadar siapa dirinya sehingga dengan santainya datang ke tempat umum seperti ini.
Sebaiknya aku pura-pura tidak mengenalnya. Kyuhyun berjalan melewati gerombolan itu dengan langkah cepat. Tetapi Donghae yang sedari tadi mencari sosoknya, tidak melewatkan hal itu.
"YA! Kyuhyunnie! Aku datang untuk menjemputmu! Kenapa kau bertingkah seperti itu?!" Protes Donghae membuat semua yeoja yang mengerubunginya mulai melirik ke arah Kyuhyun dengan pandangan cemburu maupun penasaran.
Kyuhyunnie? Dia memanggilku Kyuhyunnie di depan orang banyak? Aish! Besok statusku akan berubah menjadi tukang pos. Pasti banyak yeoja memaksaku memberikan surat kepada Donghae hyung. Kyuhyun menggelengkan kepalanya dengan kesal.
Ia hendak meninggalkan hyungnya itu ketika melihat para yeoja kembali mendesak Donghae. Ada yang mengulurkan pulpen, buku, bahkan ada yang mulai meraba-raba hyungnya itu yang hanya bisa tersenyum memelas. Diputarnya langkahnya kembali.
"Minggir! Aku mau pulang!" hardikan itu membuat semua terdiam. Kyuhyun menyeruak kerumunan dan menarik Donghae. Ia berbalik kembali ke arah para yeoja yang masih tertegun karena hardikannya. Tiba-tiba Kyuhyun tersenyum manis, menampakkan wajah memelas yang sangat imut. "Ah, Mianhe… Hari ini aku sangat capek dan ingin berdua saja dengan hyungku. Kalian bisa maklum kan?"
Kyuhyun meninggalkan kedipan mata untuk serangan terakhir. Sebelum mereka tersadar dari shocknya, Kyuhyun bergegas menarik Donghae meninggalkan tempat itu. Donghae menjajari langkah cepat Kyuhyun sambil mengenakan topi untuk menyembunyikan wajahnya. Kyuhyun sendiri tidak perlu melakukan penyamaran. Belum ada orang yang mengenalnya sebagai anggota SUJU.
"Itu…kau tadi meniru gaya Sungmin hyung, bukan?"
Kyuhyun menghentikan langkahnya. Tangannya menyibakkan anak rambutnya dan mengedip genit. "Kau ini memang pabo!"
"Ah! Kau meniru Heechul hyung!" Donghae terbelalak takjub.
"Hyung! Ini bukan saatnya terpesona begitu!" Kyuhyun kembali ke wajah aslinya sambil menghentakkan kaki dengan gemas. "Kau ini bodoh sekali! Meski SUJU belum terlalu terkenal, tapi tidak aman buatmu berkeliaran tanpa penyamaran!"
"Mianhe…aku tak berpikir ke arah sana."
Melihat mimik Donghae yang polos, Kyuhyun menjadi menyesal sudah menghardiknya. "Ada perlu apa hyung menjemputku?"
"Aku ingin mengajarmu menari." Donghae tersenyum lebar. "Kita ke tempat latihan sekarang."
"Di mana? Tempat latihan SM satu jam jaraknya dari sini. Itu pun jika kita memakai kendaraan, hyung."
"Sst…tenang saja. Ikuti aku." Donghae memandu Kyuhyun ke sebuah tempat karaoke. Sebelumnya, namja itu mengenakan kacamata untuk melengkapi penyamarannya. Kyuhyun sampai tersenyum geli melihat kacamata berbentuk bundar itu. Wajah Donghae tampak sangat lucu.
Donghae memesan sebuah ruangan yang paling besar dan memesan beberapa botol air minum sekaligus. Setibanya di ruangan, mereka memilih beberapa lagu.
"Ah, aku hafal tarian ini," kata Kyuhyun sambil mulai menirukan tarian yang tampak di layar lebar. Ia bisa mengikutinya dengan lancar.
Donghae menunggu dan mengamati Kyuhyun hingga air minum yang ia pesan datang. Setelah itu ia mematikan musik. Kyuhyun hendak protes, namun melihat Donghae melakukan beberapa gerakan pemanasan, ia tahu bahwa pelajarannya akan segera di mulai.
"Saat Eunhyuk dan Shindong menyusun koreo nanti, mungkin gerakanmu akan sedikit berbeda. Tapi ini tarian dasar yang kami pilih untuk lagu U. Coba kau ikuti, arra?"
"Arraseo, hyung."
Apa yang dikuatirkan Donghae terjadi. Kyuhyun sama sekali tidak lentur apalagi luwes. Gerakan yang ia ajarkan selalu menjadi aneh, bahkan terkadang Kyuhyun berhenti karena tidak tahu harus bagaimana menggerakkan tubuhnya.
"Aigoo… Aku pasti habis dimarahi hyungdeul kalau begini… Hiks." Kyuhyun terduduk sambil menutup wajah dengan kedua tangannya.
Donghae tertegun sejenak menatap dongsaengnya yang tiba-tiba menangis. Saat malam itu saja dia tidak menangis…kenapa sekarang…. Tiba-tiba Donghae tersadar. Ia merasa pernah melihat adegan itu sebelumnya. Bahkan suara dan cara menangisnya itu sama.
"Ya! Kyuhyun-ah! Berhenti berpura-pura sebagai Wookie!"
Detik itu juga Kyuhyun mengangkat wajahnya sambil tersenyum. Senyum jahil yang baru kali ini dilihat Donghae. "Kalau kau berani menirukan Kangin, kau bisa dia habisi."
"Aku baru mau menirunya, hyung." Kyuhyun kembali menampakkan senyum jahilnya.
TIba-tiba Donghae menarik dongsaengnya itu bangun. "Aku tahu bagaimana cara mengajarimu menari."
"Bagaimana caranya?"
"Kau tidak boleh menari."
"Eee?"
"Ne. Kau jangan menari. Kau meniru saja. Hafalkan gerakannya dengan baik. Anggap saja kau sedang meniru seperti tadi."
"Wah! Hyung hebat!" Kyuhyun segera memeluk Donghae saking senangnya. Membuat wajah Donghae memerah mendengar pujian itu. "Tapi itu tidak bisa seterusnya kan, hyung?"
"Untuk sementara ini begitu dulu. Kau bisa belajar menyusul pelan-pelan."
Ternyata ide Donghae berhasil. Begitu berpikir dia hanya meniru dan bukan menari, Kyuhyun dengan cepat menghafal semua yang diajarkan Donghae.
"Kau ini ternyata pandai ya," kata Donghae saat mereka berjalan pulang.
"Ani. Aku itu jenius."
"Aish! Apa buktinya?"
"Nilaiku dan IQ ku. IQ ku di atas 130."
Donghae menghentikan langkahnya, hendak menanggapi kalimat tadi. Namun Kyuhyun tidak berada di sebelahnya. Panik karena kehilangan dongsaengnya, namja itu mengedarkan pandangan. Ternyata Kyuhyun berhenti beberapa langkah di belakangnya.
"Kau sedang apa, Kyuhyunnie?" Donghae ikut melihat brosur besar yang menjadi perhatian Kyuhyun. "Jika mengumpulkan kupon…akan mendapat sebuah tenda. Kau mau tenda? Untuk apa?"
Kyuhyun tidak menjawab. Ia melangkah masuk ke toko donut itu. Dibelinya 2 lusin donut. Wajahnya tampak ceria saat mendapat 2 lembar kupon. Disimpannya kupon itu dengan hati-hati. Mereka berdua pun berjalan kembali ke dorm.
.
Keesokan paginya, semua member SUJU kecuali Leeteuk dan Kyuhyun tengah duduk-duduk di sofa setelah sarapan. Hari ini mereka melatih lagu kedua yang berjudul Endless Love. Sebuah lagu yang manis dan lembut, tidak memerlukan tarian untuk itu, karena bukan menjadi lagu utama mereka.
Siwon, Kibum dan Kangin menginap semalam karena mereka melatih dance untuk lagu U. Kyuhyun pun tidak mengalami banyak kesulitan karena ia hanya meniru. Tetapi Eunhyuk menyadarinya. Kyuhyun akan langsung gugup jika komposisi tarian dirubah. Karena itu, ia menaruh Kyuhyun di bagian belakang, sehingga tidak terlalu kelihatan jika gerakannya kaku. Setidaknya Kyuhyun bisa tampil dengan baik saat ia maju untuk part menyanyinya.
BRAK
Lagi-lagi dibanting. Kyuhyun mengerutkan kening ketika Leeteuk masuk dengan wajah kusut. Sang leader memberi isyarat agar mereka semua berkumpul. Kyuhyun yang sedang membersihkan lantai, menangguhkan pekerjaannya dan ikut berkumpul di sofa.
Leeteuk menaruh surat kabar yang dibawanya ke atas meja. Juga beberapa surat kabar lain dan majalah. Di sana jelas terpampang foto Donghae dan Kyuhyun saat di gerbang kampus. Tertulis besar-besar di tiap halaman muka tentang keberadaan anggota ke-13 Super Junior.
"Donghae, Kyuhyun, apa yang kalian lakukan kemarin?" tanya Leeteuk mencoba berkepala dingin.
"Mianhe, hyung, aku belajar dance dengan Donghae hyung."
"Itu bukan salah Kyuhyun. Aku yang ceroboh karena menjemputnya dan memanggilnya di depan orang lain, padahal Kyuhyun sudah berusaha menghindariku." Donghae tidak mau Kyuhyun membelanya. Dia yang tidak berpikir panjang kemarin.
"Tapi, bukankah kita akan memperkenalkannya juga, hyung? Itu pasti terjadi cepat atau lambat." Sungmin ikut membuka suara.
"Pabo! Kita ini sudah cukup terkenal. Kau pikir mudah mengubah jumlah anggota? Aku saja masih tidak mau menerima anak ini," kata Heechul sambil melotot ke arah Kyuhyun.
"Benar yang dikatakan Heechul. Fans SUJU 05 tidak menerima perubahan ini." Leeteuk mengucak rambutnya dengan frustasi. "Kalian tidak mendengar suara keributan di luar? Fans kita sedang berdemo meminta Kyuhyun dibatalkan sebagai anggota member."
Serempak semua bergerak ke arah jendela. Mereka memang tidak tinggal di lantai paling bawah. Apalagi kemarin mereka sibuk seharian jadi tidak terlalu peka dengan keributan di bawah sana. Mereka tidak memperhatikan wajah Kyuhyun yang berubah.
Aish! Bertambah lagi orang-orang yang tidak mengakuiku di sini.
Kyuhyun terkejut saat sebuah tangan menepuk bahunya. Hankyung tersenyum. "Tenang saja, aku juga mengalami yang sama karena kewarganegaraanku yang berbeda. Seiring waktu, mereka mulai bisa menerimaku."
Heechul yang mendengar hal itu langsung menarik Hankyung. "Jangan samakan dirimu dengan dia, Beijing Fried Rice. Kau adalah member kami, sedangkan anak ini bukan."
Kyuhyun sedang tidak berminat melawan. Ia kembali dengan alat pelnya dan mulai melanjutkan bersih-bersih. Sementara itu pikiran dan perasaannya bercampur aduk. Apalagi suara di luar semakin keras dan mengganggu.
Tak berapa lama, beberapa tetangga datang sambil mengomel. Leeteuk hanya bisa meminta maaf atas keributan yang dibuat oleh para fans nya. Ia mengerti apa yang dirasakan oleh para fans, sama seperti yang ia dan member lain rasakan. Tapi ia juga mengerti perasaan penghuni lain apartemen kecil itu.
Untunglah keributan mereda ketika perwakilan SM datang dan menemui para fans. Mereka berjanji akan memperkenalkan format baru Super Junior secara resmi tanggal 23 nanti. Mereka juga menemui semua member SUJU di dorm. Donghae dan Kyuhyun mendapat teguran karena berita yang terekspos sebelum waktunya. Untuk sementara, Kyuhyun dilarang masuk kampus sampai pengumuman resmi dimunculkan.
.
Member SUJU sangat sibuk dan berada pada tekanan penuh menjelang tanggal 23 Mei. Mereka mengadakan rekaman, pembuatan MV, pengepasan baju dan juga pemotretan. Semua dilakukan dalam waktu singkat. Belum lagi para wartawan yang mencoba mengorek keberadaan Kyuhyun maupun sikap member lain dengan masuknya anggota baru.
Kyuhyun juga berada pada kondisi tertekan. Dengan semua kesibukan dan tekanan yang semakin berat, ia sama sekali tidak mendapat keringanan tugas di dorm. Belum lagi ia harus menyembunyikan keadaannya ketika manager hyung mengomel karena ia selalu kelihatan lelah dan mengantuk. Komputer yang dibawanya sejak awal training untuk bermain game, menjadi kambing hitam. Padahal ia sudah tidak punya tenaga untuk bermain game dua minggu ini.
Hari yang ditentukan pun tiba. Kyuhyun nyaris tidak bisa bangun kalau Donghae tidak menariknya. Wajah hyungnya itu tampak cemas. "Kau sakit, Kyu? Badanmu sedikit demam."
"Aniyo." Kyuhyun menggeleng sambil berjalan ke arah luar. Tetapi Donghae menahannya. "Aku baik-baik saja, hyung. Cuma di sini yang sakit."
Donghae tertegun melihat Kyu menepuk dadanya. "Kau tidak usah bersih-bersih hari ini. Aku akan meminta ajumma melakukannya. Bertahanlah, saeng. Semua pasti berjalan ke arah yang lebih baik."
"Aku tidak akan ikut!" Suara Heechul terdengar di seantero dorm. "Aku tidak mau mengakui dia sebagai member Super Junior! Hankyung dan Kibum juga tidak akan ikut!"
"Chullie, jangan bertingkah seperti anak kecil."
"Siapa yang seperti anak kecil? Bukankah Teuki hyung bilang, sampai kapan pun tidak akan menerima Kyuhyun? Kenapa hyung berubah?"
"Aniyo. Aku tidak berubah. Aku hanya ingin menundanya. Hari ini kita harus tampil dan berlaku professional. Urusan yang lain kita urus nanti."
Ucapan Leeteuk membuat Kyuhyun terdiam. Ia memandang Donghae yang tersenyum putus asa. Ketika Leeteuk menyadari kehadiran Kyuhyun, ia pun jadi tak tahu harus bersikap dan berbicara apa.
Donghae mendekati Leeteuk. "Hyung, aku akan membujuk Heechul hyung. Supaya marahnya tidak semakin jadi, ijinkan Hankyung dan Kibum menemaninya."
"Ne." Leeteuk mengangguk. Ia memberi kode kepada yang lain untuk mengikutinya.
Saat Kyuhyun berjalan berselisihan dengan Donghae, sebuah tepukan mendarat di bahu Kyuhyun. Ketika ia menoleh, Donghae, Kibum dan Hankyung mengangguk sambil tersenyum kepadanya. Kyuhyun mencoba tersenyum. Setidaknya ia tahu, hanya satu orang yang benar-benar membencinya secara frontal, meski yang lain juga tidak sepenuhnya menerimanya.
Mereka bersembilan berkumpul di tempat yang ditentukan untuk rekaman televisi Semua sudah berpakaian dengan nuansa hitam dan putih, pakaian yang akan mereka kenakan untuk perform lagu U. Mereka membentuk barisan dari kiri ke kanan yaitu Ryeowook, Kyuhyun, Kangin, Sungmin, Shindong, Siwon, Leeteuk, Yesung, dan Eunhyuk.
Shindong yang berada paling tengah memegang microphone. Ketika kameramen memberi kode, mereka bersembilan menunduk hormat bersama.
"Annyeonghaseyo." Shindong membuka percakapan dengan lancar. "Super Junior 05 mulai hari ini berubah menjadi SUPER JUNIOR. Dari 12 anggota, kami juga berubah menjadi 13 anggota. Personil baru kami akan memperkenalkan dirinya."
Shindong memberikan mic kepada ke Kyuhyun. ""Annyeonghaseyo. Saya personil baru Super Junior, Kyuhyun imnida." Kyuhyun mencoba tersenyum. Ia bersyukur stylist mereka bisa menyembunyikan bibir dan wajahnya yang pucat. Meski begitu ia tidak dapat menahan rasa gugupnya yang mulai menyelinap.
Tiba-tiba Kangin menarik ujung mic nya pelan, memberi kode agar Kyuhyun mendekatkan mic itu kepadanya. "Dia tidak hanya pandai bernyanyi tapi juga cukup pandai berakting."
Aish…Apa yang Kangin hyung katakan?
"Dia juga terlihat tampan, bukan?" Kangin memandang ke arah Kyuhyun.
Kyuhyun tertegun untuk sepersekian detik sebelum tertawa kecil. "Gomawo."
"Dia seorang yang ambisius." Kangin melanjutkan. "Jadi jangan lepaskan pandangan kalian darinya. Super Junior telah merilis sebuah album baru dan dia memainkan peran penting di dalamnya. Jadi kirimkan perhatian dan dukungan kalian untuk uri- Kyuhyun."
Liputan itu berakhir. Kyuhyun mencoba menjajari langkah Kangin yang menuju mobil. Mereka akan segera kembali ke dorm. "Kangin hyung, gomawo sudah menolongku," kata Kyuhyun ketika sudah berada di sebelah Kangin.
"Aku bukan menolongmu. Aku menolong Super Junior. Kalau kau merasa berhutang, tampillah sebaik mungkin tanggal 26 Mei nanti. Itu live. Kau tidak bisa mengulang jika terjadi kesalahan." Kangin berlalu tanpa menoleh ke arahnya.
.
25 Mei 2006
Kyuhyun yang masih dikarantina, hari itu bangun jauh lebih pagi. Dengan cepat ia mandi dan berkutat dengan laptopnya di ruang tengah. Setiap kali ia dipanggil untuk mengerjakan sesuatu, ia tak membantah, mengerjakan semuanya dengan cepat, dan kembali ke laptopnya.
"YA! CHO KYUHYUN! Singkirkan benda ini dari meja!" Teriak Kangin yang baru saja datang. Kyuhyun bergegas mendekat, mencegah namja itu mencabut stop kontaknya.
"Andwae! Aku sedang memantau single kita, Kangin hyung."
"Memantau? Apa maksudmu?"
"Hari ini, sejak jam 8 pagi, single U bisa di download secara gratis di website SUPER JUNIOR. Ini dilakukan untuk memeriksa tanggapan pasar sebelum peluncuran album. Aku mendengarnya dari manager hyung kemarin."
Mendengar hal itu, satu persatu member mendekat, memperhatikan layar laptop. Tetapi sebagian besar dari mereka tidak mengerti. Kibum duduk di sebelah Kyuhyun dan memperhatikan dengan seksama. Kedua namja ber-label genius itu bercakap-cakap dengan antusias, sementara yang lain hanya saling pandang sambil menggidikkan bahu.
Tiba-tiba Kibum dan Kyuhyun bersorak gembira sambil melakukan toss. Menyadari hyungdeul nya hanya memperhatikan dengan wajah menyedihkan, keduanya menoleh. Senyum lebar tampak di wajah mereka.
"Hyungdeul, tepat 5 jam sejak peluncuran, lagu U sudah didownload 400.000 kali!" terang Kibum dengan bersemangat.
"Kau tidak bohong?"
Ketika Kibum menggeleng, semua langsung memeluk namja itu dengan gembira. Mereka berteriak-teriak dengan hebohnya. Eunhyuk dan Ryeowook menangis terharu. Kyuhyun hanya bisa tersenyum melihat kegembiraan itu. Cuma Donghae yang akhirnya menepuk bahunya, berbagi senyum lebar.
Kyuhyun menoleh ke arah laptopnya, diam-diam membuka jendela layar yang tadi ia sembunyikan. Senyumnya terasa getir ketika membaca berita-berita penolakan kehadirannya. Bahkan account yang baru ia buat dan dengan bangganya ia password dengan kata-kata 'super junior' langsung dihacker. Ditutupnya laptopnya diam-diam, mencabut stop kontak, lalu beranjak masuk ke kamar.
.
26 Mei 2006
I-Concert SBS
Hari ini Super Junior akan diperkenalkan pertama kalinya sebagai grup tetap, juga merupakan debut untuk Kyuhyun. Wajah Kyuhyun memucat melihat begitu banyaknya fans yang datang. Ada juga di antara mereka yangmembawa banner penolakan terhadap dirinya. Beberapa bahkan meneriakkan kata-kata 'silent treatment'.
"Hankyung hyung, silent treatment itu apa?" tanya Kyuhyun saat Hankyung mendekatinya. "Aku mengerti artinya, tetapi aku tak mengerti apa kaitannya dengan acara ini."
"Oh, itu artinya mereka akan berhenti berteriak saat giliranmu bernyanyi." Hankyung menjawab sambil melirik ke luar. "Itu untuk memberitahumu bahwa mereka tidak menyukai kehadiranmu."
Kyuhyun mengedip takjub. Ia tak menyadari Hankyung dan Siwon yang berada di dekatnya merasa gemas dengan kedipan mata yang polos itu. Mendadak Kyuhyun jadi gemetar. Semakin ia melihat keluar, semakin rasa takutnya memuncak. Beberapa member menepuk pundaknya memberi semangat, namun rasa gemetar itu tak juga hilang.
"Lihat aku, Cho Kyuhyun!" Namja itu menoleh. Hangeng tersenyum lembut sambil memegang kedua pundaknya. "Aku tahu apa yang kau rasakan saat ini. Dan kau perlu tahu, aku pernah mengalami penolakan yang sama."
Kata-kata Hankyung mulai meresap ke dalam hatinya. Hankyung melanjutkan. "Kau lihat mereka? Saat ini bukan saatnya untuk takut. Keluarlah dan tunjukkan kemampuanmu, suaramu, impianmu. Bernyanyilah sambil mengingat untuk apa kau berada di sini. Arraseo?"
Sebenarnya sulit untuk Kyuhyun mencerna kata-kata Hankyung yang sedikit aneh dalam pengucapan koreanya. Tapi ia mengerti apa yang ingin disampaikan oleh hyungnya. Sebuah senyum mulai terukir di wajah namja itu.
Ketika nama SUPER JUNIOR dipanggil, mereka segera bersiap di panggung. Kyuhyun menarik nafas panjang sambil memejamkan matanya sejenak untuk menenangkan diri. Begitu lagu diputar, ia langsung bergerak sesuai lagu. Seperti yang disusun oleh Yesung hyung, mereka semua bernyanyi bergantian.
Aku di sini untuk memperkenalkan lagu indah ini. Aku akan memberikan yang terbaik.
Begitu Heechul menyelesaikan partnya dan Kyuhyun sedang melangkah maju, suara di sekitarnya langsung senyap. Silent treatment. Tapi Kyuhyun tidak memperdulikannya. Ia tetap bernyanyi semaksimal mungkin.
Tiba-tiba suara riuh para fans bergema sebelum setengah part nya selesai. Sekali lagi ia mencoba tidak memperdulikannya, menyelesaikan bagiannya hingga akhir. Namun ketika bergerak ke barisan belakang, Kyuhyun mengerjapkan mata mencoba menahan rasa harunya.
Mereka menerimaku…. Mereka menerimaku! Bisa ia rasakan beberapa member mencuri pandang ke arahnya untuk memberi senyuman selamat.
.
Lagu U di download lebih dari 1,7 juta kali sehingga server website mengalami kerusakan. Tanggal 6 Juni bentuk CD nya yang berisi 3 lagu pun diluncurkan dan mencapai penjualan lebih dari 80.000 keping. U juga menduduki peringkat teratas K-POP selama 5 minggu berturut-turut. Keberadaan Kyuhyun pun mulai diakui, dan jadi perbincangan di banyak media.
Meski fans sudah menerimanya, dalam SUJU sendiri belum terdapat banyak perubahan. Ia masih saja sering dikerjai oleh Kangin hyung dan Heechul hyung. Member yang lain juga tidak terlalu ramah padanya kecuali Donghae.
Bahkan di ulang tahun Ryeowook 21 Juni kemarin, saat diminta mengucapkan harapannya sebelum meniup kue, Ryeowook berkata begini, "Aku benar-benar ingin menjadi eternal magnae."
Namja yang mengenakan mahkota pangeran saat pesta ulang tahunnya itu mencari-cari sosok Kyuhyun yang segera bersembunyi begitu mendengar kalimat Ryeowook. Namun tentu saja ia tak bisa benar-benar bersembunyi. Pesta ini diliput media.
Alhasil, Ryeowook yang menemukannya tertawa sambil menunjuk ke arahnya di depan para fans. "Tetapi karena Kyuhyun-ah, aku bukan magnae lagi." Donghae, Yesung dan Shindong yang duduk di dekat Ryeowook tertawa. Begitu pula para fans.
Kyuhyun menghela nafas panjang. Ia sering mencoba mendekati hyungdeulnya, namun mereka tetap menjaga jarak. Donut yang ia beli seminggu sekali pun tidak terlalu membawa perubahan. Kyuhyun menghitung kupon yang dia selipkan di tengah-tengah jurnalnya. Sebentar lagi aku bisa mendapat tenda. Namja itu tersenyum senang.
Hari ini mereka akan tampil di acara award. SUJU diminta melakukan performance U. Semua sudah bersiap, begitu pula dirinya. Namun Kyuhyun merasa tak bisa ikut menunggu manager hyung di tengah orang-orang yang menganggapnya seakan tidak ada. Kadang ia merasa ingin pulang ketika kondisinya sedang tidak baik. Tetapi jika teringat appanya, ia mengurungkan niat itu.
"Kyuhyun-ah, kau sudah siap?"
"Ne. Teuki hyung." Kyuhyun beranjak ke luar. Bersama yang lain mereka dengan 2 van menuju ke acara award.
.
Setelah melakukan perform lagu U yang disambut teriakan penonton, mereka kembali duduk di belakang panggung. Tiba-tiba nama SUPER JUNIOR kembali berkumandang. Manager hyung datang dengan tergesa-gesa.
"Hei! Apa yang kalian lakukan? Cepat naik ke atas panggung! Kita menang!"
Semua member naik kembali ke panggung, masih dengan wajah tak percaya. Namun ketika award diberikan ke tangan Leeteuk, namja itu menangis, begitu pun member lain. Semua berpelukan dengan senang. Lagi-lagi hanya Donghae yang kemudian menghampiri Kyuhyun yang masih berdiri mematung dan memeluknya sambil menangis bahagia.
Kyuhyun hanya tersenyum. Ia tak berani menangis. Jika ia menangis, mungkin hyungdeul akan memarahinya. Jadi ia menahan air matanya mati-matian.
Semua member SUJU kembali ke ruang ganti. Mereka masih berteriak-teriak kegirangan. Ini merupakan award pertama buat mereka sejak debut. Bahkan saat SUJU 05, mereka belum pernah meraih award.
Sepasang mata Kyuhyun menatap kegembiraan itu dengan sedikit sedih. Ia duduk sedikit memojok, jauh dari yang lain. Tiba-tiba Leeteuk yang masih menangis mendekatinya. Kyuhyun terkejut saat Leeteuk menariknya berdiri dan memeluknya. "Kyuhyunnie, kamu juga telah bekerja keras."
Saat itu Kyuhyun tidak dapat menahan perasaannya lagi. Ia balas memeluk Leeteuk dan menangis dipelukan sang leader. Baru sekaranglah ia merasa diterima sebagai member SUJU.
.
Heechul tengah duduk di ruang tengah sambil merengut. Seiiring dengan kepopuleran Super Junior, anti fans mereka juga menjadi banyak, entah karena apa. Dan kali ini ia yang diserang karena kemampuan vokalnya yang dianggap parah.
Aku tidak apa jika dibilang begitu. Tetapi kenapa semua dibilang tidak bisa bernyanyi? Apakah mereka tuli? Sunggie, Wookie, bahkan si jelek Kyuhyun itu sangat pandai bernyanyi. Begitu pula Leeteuk hyung, Kangin, Minnie dan Donghae.
Sebelum di SUJU, aku juga seorang penyanyi solo. Suaraku tidak pernah dikomentari negatif saat itu. Kenapa sekarang malah dipermasalahkan?!
Tangannya mengganti-ganti channel televisi dengan tidak sabar. Tak ada acara yang menarik untuknya. Semua sedang pergi dengan jadwal masing-masing sementara ia terpaksa duduk di sini sendirian.
Bunyi pintu terbuka membuatnya menoleh. Orang yang paling tidak ia harapkan muncul. Si jelek. Heechul mendengus membuat sosok yang baru datang itu menoleh.
"Aku pulang, hyung."
Heechul tidak menjawab. Kyuhyun sudah terbiasa dengan situasi ini. Jadi ia hanya diam dan masuk ke kamarnya. Menaruh tas ransel dan diktat kuliahnya. Namun ketika ia keluar, Heechul masih saja mengganti saluran televisi setiap 1 menit.
"Hyung, bagaimana kalau kita main PS?"
Heechul menoleh. Tapi tak ada kata-kata bantahan dari mulutnya. Kyuhyun segera masuk ke kamar lagi dan mengambil PS dari dalam koper. Dongsaengnya itu mengulurkan stik sambil tersenyum ketika PS sudah terhubung dengan televisi.
.
.
Heechul tersenyum lebar saat tiba di dorm sepulang syuting drama. Ia mencari sosok Kyuhyun untuk mengajaknya bermain game lagi. Sudah seminggu ini mereka sering bermain game bersama. Bahkan kadang Kibum dan Donghae ikut bergabung. Begitu pula Eunhyuk dan Yesung.
Mereka juga mengadakan taruhan. Yang kalah harus dipukul. Heechul tersenyum karena yang selalu kena pukul adalah Eunhyuk. Kyuhyun sendiri sangat tangguh. Belum ada yang bisa mengalahkannya. Bahkan mereka kalah dalam waktu kurang dari 10 menit.
Saat menemukan sekotak donut di meja makan, ia kembali tersenyum dan mengambil salah satunya. Pasti Kyuhyun yang membeli. Dia suka sekali donut ya? Mata Heechul tertarik pada sebuah jurnal kecil yang tergeletak di samping dus donut.
"Aish! Dia sedang belajar apa lagi? Apa dia kurang pintar?" Iseng-iseng Heechul membuka-buka buku itu. Di bagian tengah terselip setumpukan kupon donut. Heechul tertawa. "Benar-benar anak kecil."
Namun paras cantik itu berubah saat ia membalik halaman. Apa yang tertulis di sana membuat wajahnya menjadi keruh. Matanya yang semula lembut berubah menjadi tajam. Saat itulah Kyuhyun, dan member SUJU yang lain masuk. Mereka baru selesai berbelanja untuk keperluan sehari-hari.
"Ah, Heechul hyung!" Wajah Kyuhyun terlihat gembira. "Ayo kita lanjutkan yang tadi malam. Kau ingin mengalahkanku, bukan?"
Tiba-tiba Heechul melempar donut yang ada di tangannya ke arah Kyuhyun. Belum sempat Kyuhyun hilang dari rasa terkejutnya, Heechul meraih kotak yang masih penuh berisi donut dan menuangkan isinya ke atas kepala Kyuhyun.
TBC
.
.
Hubungan Heechul dan Kyuhyun kembali bermasalah.
Apa yang tertulis di dalam jurnal itu?
.
Gomawo buat semua yang sudah membaca.
Sekali lagi, author minta tolong di review ya
Meski review itu bikin author senyum-senyum sendiri,
Tetapi author sangat senang.
Kalau tidak ada review masuk,
author jadi kehilangan semangat untuk menulis.
Jadi, jangan ragu untuk menulis review untuk author.
Kamsahamnida
Balasan Reviews Chapter 3
Hikari tsuky 9/28/12 . Kyuppa belum jadi evil. Dia masih dalam masa pendidikan selama 8 bulan hehehe
ciderellaevil 9/27/12 . Gomawo sudah me-review
shizuku M 9/27/12 . Iya, Kyu masih polos di chapter ini. Aish…jangan ngancurin dorm SUJU, kasihan oppadeul kudu tinggal di mana. Gomawo review-nya
Guest 9/27/12 . Gomawo sudah baca dan kasih review
violin diaz 9/27/12 . Dari wawancara yang aku lihat, kira-kira begitu.
lalalala 9/27/12 . Gomawo sudah mereview
wenny 9/27/12 Iya ha ha ha. Aku pun kalau nonton Kyuhyun dance bebas suka senyum sendiri
dinikyu 9/27/12 . Gomawo sudah kasih review. Ikuti terus ff ini ya
Ahjumma Namja 9/27/12 Dance nya terlalu imut hehehe. Gomawo reviewnya
pinKYU 9/27/12 Iya, Kyuhyun sedikit demi sedikit mulai tersenyum, asal oppadeul mengijinkan
GaemRa Kyu-Uke 9/27/12 Gomawo reviewnya. Jangan sungkan ngasih review lagi ya
kyuzi 9/27/12 Yang nulis aja nggak tega… Tapi kira-kira seperti itulah Kyuppa di awal-awal masuk SUJU. Untung semuanya berubah seperti saat ini. Love oppadeul
Yuli Sagitharia 9/27/12 . Kyumin baru dekat di dorm baru. Sebelum itu belum dekat. Author mencoba mengikuti berita aslinya sebagai rangka dasar
Kadera 9/27/12 Evilnya belum keluar. Masih dalam didikan evil senior alias Heechul oppa hehehe
dewdew90 9/27/12 Yup, sampai sekarang juga masih lucu kalau Kyuppa diminta ngarang gerakan sendiri. Ancur habis hehehe. Tapi suka banget lihatnya
Blackyuline 9/27/12 . Kangin yang masih sanggup bicara setelah kena dancekyu attach hehehe
Gomawo reviewnya
Gyurievil 9/27/12 Iya, akan ke sana chingu, sesuai judulnya… Gomawo sudah mereview. Masih panjang, tapi semoga review yang masuk bisa membuat saya bertahan menyelesaikan hingga akhir.
Shin Min Hwa 9/26/12 . Nggak bakal nyesel suka ama SUJU. Gomawo reviewnya.
riyuri 9/26/12 Hmm, kalau lihat sejarahnya, masih agak lama, chingu. Ikuti terus ff ini, dan ditunggu reviewnya. Biar author kagak kena penyakit males hehehe. Kyaaaa Kyu emang imut banget meski gerakannya amburadul begitu. Gomawo reviewnya
terunobozu 9/26/12 Gomawo sudah meluangkan waktu untuk membaca ff yang geje ini. Ditunggu masukannya, chingu. Saya suka cerita yang chingu buat hehehe
