Black Star !

cast :

- Lee Hyuk Jae a.k.a Eunhyuk

- Lee Donghae

- Lee Sungmin

- Cho kyuhyun

- Goo Hara

- Choi Sulli

- Other Cast Member Super Junior

Genre : yaoi, mungkin romance, BUKAN NC ! hanya sedikit mengandung unsur NC

Chapter 4

Malam ini asrama terasa lebih panas bagi sulli, sulli yang merasa tidak nyaman berada di dalam asrama mencoba keluar mencari kesejukan angin malam kota seoul.

Tidak sulit untuknya mengelabui satpam yang selalu berjaga didepan asrama agar bisa keluar dari sana.

Tidak butuh waktu lama ia pun bisa keluar, sulli mulai menelusuri jalanan ramai kota seoul sesekali saling menggosokan kedua telapak tangannya, bola matanya bergerilya menelusuri setiap sudut kota seoul sampai arah matanya terhenti di ujung sebuah gang gelap, ia mengerutkan keningnya memperjelas sosok yang sepertinya sudah ia kenal.

"donghae, eunhyuk!" ucapnya yang kemudian menghampiri 2 sosok itu, dilihatnya ke dua namja itu berlumuran dengan darah sedang terduduk lemas disana.

"apa yang kalian lakukan?" tanya sulli kaget.

"bekerja!" ujar eunhyuk terengah mengatur napasnya, tangannya menutupi bahunya yang berdarah.

"apa setiap malam kalian membunuh para pamvire diam diam?" ujar sulli membungkuk mensejajarkan badannya ke dua namja di hadapannya.

"beberapa dari mereka yang memancing kami kemari!" ujar donghae menghampiri eunhyuk dan mengikatkan sehelai kain di daerah bahu eunhyuk donghae yang juga berlumuran darah membantu eunhyuk untuk bangun karna pergelangan kakinya terkilir dan membengkak di bantu oleh sulli.

"apa yang kalian lakukan?" terdengar suara lain dari arah ujung gang itu, terlihat sesosok namja tinggi mulai menghampiri mereka.

"ah anak baru ini lagi!" keluh eunhyuk.

"kenapa kau bisa disini?" tanya sulli menyelidik,

"aku membeli ini" ujar kyuhyun menunjukan kantong plastik yang ia bawa,

Donghae mulai memapah eunhyuk menuju mobilnya, sulli dan kyuhyun mengikutinya dari belakang memasuki mobil.

"aku akan ke rumah sakit mengobati lukanya" ujar donghae mulai mengemudikan mobilnya.

Donghae mulai melajukan mobilnya menuju rumah sakit terdekat disekitar asrama mereka,

SKIP

Donghae membantu eunhyuk turun dari ranjang rawat di salah satu ruangan di rumah sakit itu,

"jangan terlalu banyak memakai tenaga pada kakimu! Tunggu sampai tulang kakimu benar benar pulih!" ujar seorang dokter paruh baya yang membantu membukakan pintu ruangan itu, eunhyuk hanya mengangguk dan membungkukan badannya dibantu oleh donghae yang menahannya.

Sulli dan kyuhyun yang terduduk di kursi tunggu di luar ruangan itupun berdiri melihat eunhyuk dan donghae yang sudah keluar dari ruangan itu, kyuhyun menghampiri eunhyuk dan mencoba membantu donghae memapah eunhyuk berjalan, namun eunhyuk menepis tangan kyuhyun

"cukup 1 orang saja! Hanya donghae saja!" ujar eunhyuk sinis

Asrama SM Hight school (namja)

Donghae membukakan pintu mobil untuk eunhyuk, eunhyuk menjulurkan tangannya manja mengisyaratkan agar donghae membantunya keluar, donghae menatapnya kesal namun eunhyuk hanya tersenyum bagai seorang putri negri dongeng eh? Pangeran negri dongeng,

"aku ini ringan jadi kau jangan protes!" ujar eunhyuk yang merangkulkan sebelah tangannya pada bahu donghae,

"aku tau kau ringan!" balas donghae, mereka semuapun masuk ke dalam asrama, kecuali sulli yang sudah diturunkan didepan asrama yeoja.

"kau tidak apa apa?" terdengar suara seseorang menghampiri mereka saat mereka sudah sampai didepan kamar mereka,

"sungmin hyung! Ah aku tidak apa apa! balutan perban ini memang berlebihan" sahut eunhyuk menatap pergelangan kaki kanannya yang terbalut perban, sungmin menatapnya sekilas dan mengalihkan pandangan pada namja di belakang eunhyuk dan donghae.

"kau dari mana saja? Aku mencarimu dari tadi!" ujar sungmin pada namja jangkung itu

"aku membeli ini!" balasnya tersenyum menunjukan plastik putih ditangannya.

"ah kalian satu kamar?" tanya donghae menatap hyung dihadapannya itu, sungmin hanya mengangguk singkat.

"bukankah asrama kelas Xl dan Xll terpisah?" lanjut donghae mengernyitkan dahinya.

"itu karna kamar kelas Xl sudah penuh dan,,"

"akuu lelah!" ujar eunhyuk kesal memotong pembicaraan sungmin, donghae mulai menatap raut wajah namja yang ia rangkul itu, donghae melemparkan senyuman dan membungkukan kepalanya pada sungmin menandakan iya harus segera masuk.

Sungmin dan kyuhyunpun mulai beranjak dari tempat itu menuju kamar mereka.

~~~~~~~~~~~~~~~~~Black Star~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Donghae dan eunhyuk mulai memasuki ruang kelasnya, kaki eunhyuk yang sudah mulai membaik meskipun baru satu hari kejadian itu terjadi, membuat ia mampu berjalan sendiri meskipun tidak bisa di pungkiri ekspresi nyeri masih terlihat di raut wajah tampannya.

Donghae yang mencoba membantunya di tolak mentah mentah oleh eunhyuk, donghae hanya bisa mengawasi sahabatnya itu dari belakang.

Donghae menggeser kursi tempat duduk eunhyuk dan membantu eunhyuk duduk disana,

"gomawo!" ujarnya sambil membenarkan posisi duduknya.

Donghae beranjak ke kursinya yang berada disamping kursi eunhyuk yang terhalang oleh kursi kyuhyun, ia melemparkan tasnya dan langsung duduk di atas kursinya itu, donghae menghela napas panjang, menyandarkan kepalanya pada sandaran kursinya yang telah ia sanggah dengan kedua lipatan tangannya, ia memejamkan matanya mencoba beristirahat membayar tidurnya yang terganggu karna entah kenapa semalaman ia terjaga mengawasi eunhyuk yang tertidur lelap.

"berhenti menatapku seperti itu!" lirih donghae masih dengan posisi semula tanpa membuka matanya.

"kau itu manusia yang peka yah!" ujar kyuhyun yang entah sejak kapan sudah datang dan duduk di tempatnya itu.

Suasana kelas tiba tiba saja tenang sesaat setelah seorang namja berpakaian mencolok memasuki ruang kelas itu.

"kim jong woon imnida! Aku adalah guru vokal baru kalian! Pendeknya panggil saja aku yesung!" ujarnya memamerkan senyumnya yang menawan

"aku bisa bertaruh usianya tidak jauh dari usia kita!" ujar yeoja yang duduk dihadapan donghae.

Donghae yang menyadari sudah ada seonsaengnim di kelasnya mulai membuka matanya, ia menatap sekilas seonsaengnim yang tengah memperhatikan seluruh murid di kelasnya, donghae mengernyitkan dahinya merasakan aura aneh yang muncul dari tubuh namja yang berdiri didepan kelas itu,

Braak_ buku yang kyuhyun pegang tiba tiba saja terjatuh begitu saja atau memang sengaja kyuhyun jatuhkan, donghae mengalihkan pandangannya kearah namja disampingnya yang tengaah menatapnya lekat memfokuskan tatapannya tepat kearah mata donghae dalam, kyuhyun mengalihkan pandangannya dan mulai mengambil beberapa buku yang terjatuh, donghae mulai kembali memperhatikan seonsaengnim baru itu, namun kali ini ia tidak lagi merasakan aura aneh yang muncul

"aneh!" lirih donghae, kyuhyun hanya tersenyum simpul melihatnya.

Skip

Pelajaran hari ini sudah berakhir, seonsaengnim vokal baru itupun keluar diikuti oleh seluruh siswa terkecuali eunhyuk dan donghae,

"aaah kau ini! hei banguun!" teriak eunhyuk menggembrak meja tempat dimana sahabatnya itu tengah tertidur lelap.

"aaah! Apa ini sudah pagi?" ujar donghae menggeliatkan badannya.

"ini sudah sore bukan pagi! Dasar bodoh!" ujar eunhyuk datar

"ah? Ah benarkah! Kajja pulang!" ujar donghae mengucek kedua matanya yang terlihat memerah, donghae mulai memasukan buku buku yang tergeletak begitu saja diatas meja dihadapannya kedalam tasnya.

Mereka berduapun keluar, eunhyuk mencoba berjalan sendiri tanpa bantuan donghae meski raut wajahnya tidak bisa berbohong bahwa ia menahan sakit pada kakinya namun ia tetap menolak bantuan doanghae.

"jika tidak begini kakiku tidak akan sembuh!" itulah yang eunhyuk katakan pada donghae yang terus memasang raut wajah khawatir dengan keadaannya, ia terus mencoba melontarkan senyuman pada donghae meminta agar donghae berhenti mengkhawatirkannya. Meskipun donghae tau eunhyuk menutupi sakitnya namun ia hanya bisa diam mengikuti langkah eunhyuk dari belakang.

"aah!" rintih eunhyuk menghentikan langkahnya, dengan cepat donghae menghampiri eunhyuk yang menundukan wajahnya,

"apa yang aku makan tadi?" tanya eunhyuk masih menundukan wajahnya.

"ramyun dan kimchi? Waeyo?" donghae mengernyitkan dahinya bingung,

"ah aku harus kekamar mandi!" ujar eunhyuk memegangi perutnya.

Donghaemendengus mendengar percakapan sahabatnya itu, eunhyuk mulai melepas genggaman tangan donghae di bahunya, dengan kaki yang sedikit pincang ia mulai melangkah menjauhi donghae menuju kamar mandi, donghae mengikutinya ia takut tiba tiba eunhyuk yang cengeng itu meringis karna sakit dikakinya lagi seperti semalam,

Eunhyuk mulai membuka pintu kamar mandi di hadapannya, ia muli memasuki salah satu wc didalam kamar mandi itu,

"haaah perutku lega!" lirihnya.

"kita harus berhati hati dengan vampire itu!" terdengar samar suara seseorang dari wc sebelah tempat hyuk berada,

"bukankah kau yang mengurusnya! Biarkan aku yg akan menangani orang yang satunya!" terdengar suara yang berbeda.

percakapan itu.

"kita harus menghancurkan mereka sebelum mereka menghancurkan kita!" terdengar suara itu semakin samar bersamaan dengan suara pintu yang terbuka, eunhyuk segera menghentikan aktifitasnya di dalam kamar mandi ia pun segera keluar dari kamar mandi itu, ia membuka pintu kamar mandi itu dengan cepat tidak ada siapa siapa disana kecuali donghae yang tengah bersandar di tembok yang bersebrangan dengan kamar mandi itu.

"apa kau lihat ada yang keluar dari sini?" tanya hyuk pada donghae,

"iya, kau!" ujar donghae menunjuk eunhyuk dengan wajahnya.

"hey donghae aku serius!" ujar eunhyuk kesal.

"kau pikir aku bercanda? Tidak ada yang keluar kamar mandi itu selain kau!" bentak donghae, eunhyuk mulai memikirkan siapa 2 orang yang berbicara barusan,

'apa ada 2 pintu keluar' batin eunhyuk

~~~~~~~~~~~~~~~Black Star~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Eunhyuk memanyunkan bibirnya saat melihat donghae tengah asik bercanda dengan kyuhyun di sampingnya, kali ini seluruh murid di kelasnya berkumpul di ruang dance karna mereka akan melakukan pemilihan dancer untuk penampilan bakat di sekolah mereka,

"hey eunhyuk kenapa denganmu?" tanya sulli mengagetkan eunhyuk yang sedang memperhatikan donghae dan kyuhyun.

"ah tidak!" eunhyuk memalingkan wajahnya kearah sulli, sulli sekilas melirik kearah yang eunhyuk lihat sebelumnya, sulli tersenyum simpul melihat pemandangan apa yang sampai membuat eunhyuk terlihat kesal.

"apa kamar mandi di sekolah ini mempunyai 2 pintu keluar?" tanya eunhyuk menatap sulli,

"setauku tidak ada? Waeyo?" tanya sulli bingung, eunhyuk hanya diam menengadahkan wajahnya ke langit langit ruangan itu, ia masih penasaran dengan suara yang ia dengar kemarin, suara yang sepertinya ia kenal.

"annyeong haseyo!" seorang namja tiba tiba saja masuk keruangan itu,

"Park Jung Soo imnida! Pelatih dance baru kalian selama satu bulan ini! panggil saja aku leeteuk!" ujarnya dengan senyumnya yang memamerkan lesung pipinya.

Semua murid pun mulai melakukan tarian sesuai dengan lgu yang ia pilih,

"baiklah latihan kali ini cukup sampai disini! Pertemuan satu minggu selanjutnya aku ingin melihat gerakan dance ciptaan kalian sendiri! Annyeong!" ujar leeteuk dan mulai meninggalkan ruangan itu, semua murid pun ikut keluar.

Eunhyuk berjalan malas mengikuti donghae dan kyuhyun yang tengah asik bercanda dari belakang, sesekali ia mengumpat kesal,

'kenapa aku selalu seperti ini saat melihat donghae bersama orang lain, aarrgghtt' umpat eunhyuk dalam batinnya.

"kyuhyun-shi!" terdengar suara dari ujung koridor itu, saat ke 3 namja tersebut mulai keluar dari ruangan itu.

"yesung seonsaeng?" ujar kyuhyun saat menoleh kearah sumber suara tersebut.

"kita mulai pelatihan grup vokal besok siang!" ujar yesung

"aku juga ingin kau ikut!" lanjut yesung menepuk pundak eunhyuk pelan,

"aku?" eunhyuk terkejut dengan pernyataan seonsaeng di hadapannya itu.

Yesung hanya tersenyum dan kemudian melanjutkan langkahnya kembali melewati eunhyuk.

'kenapa aku mengikuti pelatihan grup vokal?' pikir eunhyuk menatap kepergian yesung

"sepertinya kau naik pangkat dari mulai dancer menjadi seorang penyanyi, hahahaha!" ejek donghae tertawa lepas saat melihat tingkah bingung eunhyuk, eunhyuk hanya memanyunkan bibirnya melihat tawa donghae yang benar benar sangat keras.

Eunhyuk terus saja berjalan menelusuri setiap lorong di sekolahnya, matanya mengedarkan pandangannya mencari ruangan yang sudah hampir 30menit ia cari namun belum menemukannya.

"aaarrrggghh dimana ruangan vokal itu sebenarnya!" keluhnya kesal.

Ia terus saja berjalan sampai akhirnya kakinya terhenti tepat didepan jendela kecil sebuah ruangan 'Dance Room' itulah nama yang terpampang di pintu ruangan itu.

Eunhyuk terus memperhatikan seorang namja yang tengah asik menari didalam.

"shit kau harusnya disini sekarang! Bukan di ruangan vokal bodoh entah dimana tempatnya!" umpat eunhyuk pada dirinya sendiri.

Namja yang tengah asik menari itu tiba tiba berhenti, ia mulai mengeluarkan botol kecil ia menyemprotkan air dari dalam botol tersebut selayaknya memberi pengharum kepada ruangan itu.

'itu seperti bawang putih' lirih eunhyuk

"heh monkey apa yang kau lakukan disini?" tepukan ringan mendarat dipundak eunhyuk dari belakang, eunhyuk yang terkejut pun membalikan badannya ke belakang,

"ah kau! Kenapa kau disini?" ujar eunhyuk pada namja yang berada di hadapannya sekarang.

"aku akan menjadi salah satu grup dance disini!" ujarnya kemudian membuka pintu ruangan besar dihadapannya.

"aaah!" ringisnya tertunduk saat pintu ruangan itu muai terbuka.

"kau kenapa?" dengan cepat eunhyuk menghampiri namja yang sekarang tengah terduduk di lantai memegangi kepalanya.

"aku benci bau ini!" ujar namja itu masih dengan menundukan kepalanya, eunhyuk mulai mencoba mencium bau disekitar ruangan itu, namun eunhyuk tidak mencium bau apapun, eunhyuk.

"hey kalian ada apa?" terdengar suara seseorang dari dalam ruangan itu menghampiri mereka,

"ah leeteuk seonsaeng! Ini donghae,,!"

"flu, aku flu kepala ku hanya terasa sakit!" ujar donghae tepatnya namja yang tadi tengah duduk menunduk memegangi kepalanya dilantai segera bangun dan memotong perkataan eunhyuk, eunhyuk mengernyitkan dahinya bingung melihat tingkah donghae yang seakan tidak terjadi apa apa, donghae mulai mengeluarkan masker dari dalam saku jaket tebalnya dan mulai mengenakannya,

"kita harus latihankan kajja!" ujar donghae menarik tangan leeteuk masuk kedalam, sedangkan eunhyuk masih saja mematung, ia mulai memutar otaknya mengenai bau yang donghae maksud beberapa waktu lalu,

Ddrrrtt_ handphone disaku celananya bergetar membuyarkan segala lamunannya, ia mulai merogoh saku celananya terdapat satu pesan yang ia terima tertulis jelas nama 'evil pabo' di layar handphonenya itu

From : Evil babo (14.00)

Hey baboya! Kau sudah terlambat satu jam! Cepat ke ruang vokal di lantai 3 bukan dilantai 2!

"shiit makhluk ini!" umpat eunhyuk setelah membaca pesan singkat dari kyuhyun tepatnya 'evil babo' eunhyukpun mulai meninggalkan ruangan dance itu dengan kesal.

Vocal Room 3

Eunhyuk mulai membuka pintu ruangan itu dengan malas ia kembali menutupnya setelah ia sudah berada tepat diruangan itu.

Kosong, itulah suasana didalam ruangan itu.

"setan itu bilang aku terlambat tapi mengapa tidak ada seorangpun disini!" ujar eunhyuk mendudukan tubuhnya dilantai, dipikirannya mulai terlintas kejadian donghae yang tiba tiba saja terjatuh dan semprotan bawang putih milik leeteuk seonsaeng.

"bau? Bawang putih?" lirih eunhyuk menatap kosong langit langit ruangan itu.

"kau sudah datang!" terdengar sapaan ramah tertuju pada eunhyuk, eunhyuk yang mendengar itu segera bangun dan membungkukan setengah badannya.

"mengapa tidak ada yang lain?" ujar eunhyuk menatap sekeliling ruangan itu.

"tidak apa hanya ada kau dan aku! Kajja!" ujar yesung menuju sebuah tape berukura sedang yang terletak diatas meja kecil diruangan itu, ia mulai memutar lagu dari tape tersebut.

Terdengar sebuah alunan piano dan biola yang begitu menusuk suasana dingin menjadi semakin dingin.

"sebelum kau harus melatih vokalmu dengarkan lagu ku dulu!" ujar yesung tersenyum pada eunhyuk yang hanya terdiam,

'mianhaeseo haneun mariya niga ulgo isseo haneun mariya

sumi makhyeo samkideut han mariya meongcheonghan gaseumi seodureuneun mal'

yesung mulai bernyanyi sebuah lagu balad yang begitu khas dengan jenis suaranya, eunhyuk terdiam mendengarkan suara yesung kagum,

'chamgo chamabogo mageuryeo haedo du soneuro nae ibeul magabwado

nae maeumeul sseonaeryeogandeutan hanmadi saranghae'

lirik selanjutnya mulai terdengar,

"ah!" eunhyuk terjatuh kelantai, tiba tiba saja kakinya menjadi lemas tidak mampu menopang berat tubuhnya.

'cheoncheonhi georeogalkke hanbal dubal naege iksukhan ne balgeoreum hanbal dubal

jogeumssik meoreojyeogada sarajyeoganda jeobeokjeobeok

jiwojideut ichyeojilkkabwa boiji annneundeut sarajilkkabwa

ilchoedo sumanbeoneun doenaeineun mal meolligajima'

"aaaah kepalaku!" eunhyuk mulai meringis ia merasakan telinga dan kepalanya begitu sakit, yesung terus melanjutkan lagu ballad yang terdengar begitu merdu namun tidak untuk eunhyuk, entah mengapa ia begitu tersiksa dengan lagu itu.

cheoncheonhi georeogalkke hanbal dubal naege iksukhan ne balgeoreum hanbal dubal

jogeumssik meoreojyeogada sarajyeoganda jeobeokjeobeok

ige majimagirago hanbeon dubeon jikiji mot hal yaksokdeuldo hanbeon dubeon

dachyeoya haneungeon ireon narago jebal jebal

eunhyuk terus meringis sekarang tubuhnya dipenuhi dengan keringat keringat dingin yang terus keluar dari tubuhnya, detak jantungnyapun semakin melambat kulit putihnya semakin memucat.

ige majimagirago hanbeon dubeon jikiji mot hal yaksokdeul hanbeon dubeon

jogeumssik meoreojyeo sarajyeoganda jeobeokjeobeok

beberapa kalimat lagi lagu itu selesai, yesung tersenyum entah kenapa senyum itu disertai dengan sebuah tatapan kemenangan, ia menghentikan sejenak lagunya dan mulai menghampiri eunhyuk, tangannya menempel pada kening eunhyuk kukunya yang semula pendek tiba tiba saja memanjang dengan sendirinya, tangannya mengelus wajah eunhyuk yang terlihat tengah kesakitan tangan mungil dengan kuku srigala itu mencoba meremas wajah mulus yang digenggamnya.

Ia tekankan sedikit lagi saja tangannya itu membuat kukunya menancap sempurna diwajah mulus eunhyuk,

Eunhyuk terus meringis mempererat kapalan tangan di kepalanya, matanya terpejam keringat terus mengalir di keningnya, kuku tajam yesung menghapus keringat eunhyuk yang menjadikan kening eunhyuk mulai mengucurkan darah segar.

Tangan kanan yesung sudah menempel di wajah eunhyuk tangan kirinya menarik rambut eunhyuk membuat eunhyuk semakin meringis, satu gerakan genggaman di tangan kanan yesung membuat eunhyuk akan kehilangan kulit mulus di wajahnya..

TBC...

Mohon reviewnya
yang reviewnya belum dibalas mianhe ne
nanti akan ada sesi balasannya