The Return Of Tsundere Beautiful Angel

Naruto © Masashi Kishimoto

Pairing : SasuSaku,

Warming : OOC, AU, Gaje { Maybe }

Rated : T

Genre : Romance, Fantasy and Comedy

SUMMARY : Sakura merupakan satu-satunya dewi sekaligus putri pewaris kerajaan Senju milik bibinya yaitu Tsunade Senju, memiliki wajah yang cantik dan bakat diatas rata-rata, seorang putri dengan energi kehidupan yang mampu menyembuhkan luka parah sekali pun dan daya tahan tubuhnya yang luar biasa. Sehingga membuat putri kerajaan lainnya menjadi iri dan mampu menarik pangeran berlomba untuk mengantri mendapatkannya. Sayangnya sakura mempunyai sifat jelek yaitu ketus, sinis, dingin, angkuh, jago berkelahi dan tidak pernah memperdulikan sekitarnya, tapi sikapnya berubah jika dekat dengan kakaknya, sehingga bibi kandungnya yaitu Tsunade Senju berniat akan menjodohkannya dengan seorang pangeran tampan dengan harapan dapat menghilangkan sifat buruk sakura. Sayangnya sakura tidak terima rencana bibinya, sehingga dia pergi turun ke bumi dan ditemani oleh kakaknya yaitu Sasori untuk lari dari perjodohan gila bibinya tersebut, dan dia belajar arti dari kehidupan yang sesungguhnya dibumi, dan dibumi juga dia mendapatkan cintanya yang membuat dia bingung antara tinggal dibumi atau pulang ke langit yang manakah yang harus dipilihnya...

LET'S READING, IF YOU NOT LIKE DON'T READING

PLEASE REVIEW AND VIEW MINNA...

Last Chapter

"ITTAI..." teriak sakura dan sasuke bersamaan

~x~x~x~x~x~x~x~x~x~x~x~x~x~x~x Return Of Tsundere Beautiful Angel ~x~x~x~x~x~x~x~x~x~x~x~x~x~x~x

Chapter 4

"Hey kau, apa kau tidak mempunyai mata, kalau jalan itu lihat-lihat. Cepat minta maaf sekarang juga, Dasar pantat ayam" dan keluarlah sifat asliku selama ini

"seharusnya aku yang marah padamu nona jidat lebar, dan jangan mengganti namaku dengan seenakmu saja" teriak Sasuke tak mau kalah

Tak lama kemudian datanglah Sasori membawa dua buah es krim yang baru saja dibelinya "sSakura aku sudah membawa es krimmu..."

"Cepat minta maaf sekarang juga pantat ayam" teriakku sehingga kami berdua menjadi pusat perhatian orang sekitar

"tidak mau, kau duluan yang menabrakku jidat" jawab Sasuke dingin

"hey-hey kalian berdua berhentilah berkelahi, apa kalian tidak malu dilihat orang banyak. Maafkan adikku ya mungkin dia tidak melihat anda, cepat minta maaf sakura" kata sasori tegas

"tapi nii-san,.. dia duluan yang menabrakku" kataku ketus

"CEPAT SAKURA..., atau kau akan berurusan dengan bibi. Kau tinggal pilih saja" kata saso-nii memberikan pilihan yang sulit bagiku

"tidak niisan, aku tidak salah" teriakku yang langsung lari dari tempat itu

"sakura, cotto matte.., maafkan adikku ya, dia memang seperti itu keras kepala" jawab sasori merasa bersalah

"hn.., tidak apa-apa" kata sasuke

"baiklah aku pergi dulu, aku harus mencari adikku ja-ne" kata sasori pamit

"hn.."

.

.

.

.

"dasar pantat ayam, aku tidak menabraknya dia duluan dan juga kenapa sasori tidak membelaku aku kan adiknya" gerutuku sambil menendang-nendang kesal kerikil di jalanan

"Sebaiknya kau tidak menggrutu dijalan seperti ini, Hime no Tensi Sakura," kata salah seorang laki-laki berambut merah dengan tato Ai dijidatnya

"bukan urusanmu,.. sepertinya aku mengenal suara itu kau..." Langsung saja aku berhenti dan berbalik badan untuk melihat orang berbicara tersebut "GAARA... Kenapa kau bisa disini dan kenapa kau bisa menemukanku" tanyaku bingung

"apa seorang teman tidak boleh menemui teman baiknya" tanya gaara

Gaara merupakan teman dekat sakura dari kecil dan sudah dianggap sebagai kakak kedua bagi sakura, maka mereka sudah tidak canggung lagi. Sakura memiliki julukan di seluruh penjuru Langit sebagai Hime no Tensi Sakura, karena dia seorang dewi dan putri dengan kekuatan energi kehidupan yang mampu menyembuhkan luka parah sekali pun dan daya tahan tubuhnya yang luar biasa.

"tidak aku hanya bingung saja, bagaimana kau bisa menemukanku aku kan lari dari istana..."

"dan seluruh istana mencarimu sakura,,.. itu gampang saja bagiku sakura. Aku melacak energi kehidupanmu sehingga aku bisa menemukanmu disini sakura" jawab gaara santai

"oh ya, aku lupa jika mempunyai kekuatan seperti itu selain saso-nii" jawabku kaget

"baiklah lupakan persoalan tadi, ada hal yang ingin kutanyakan padamu... bagaimana kau bisa ada disini sakura, aku mendengar kau lari dari istana karena ingin dijodohkan dengan pangeran dari kerajaan uchiha. Sifat pemberontakmu tidak berubah ya. Kau disini tinggal dengan siapa sakura" tanya gaara penasaran

"aku tinggal dengan sasori-niisan, oh ya kau sekolah dimana gaara" tanyaku

"aku bersekolah di Konoha Internasional High School" jawab gaara

"oh benarkah aku akan masuk sekolah itu juga, aku harap aku satu kelas dengan mu" harapku

"aku berharap sama sakura, sepertinya hari sudah senja sebaiknya aku mengantarmu sakura sekalian aku ingin bertemu dengan sasori-niisama juga, sudah lama aku tidak bertemu padanya" kata gaara

"baiklah, aku yakin sasori pasti akan kaget melihatmu,"

~x~x~x~x~x~x~x~x~x~x~x~x~x~x~x Return Of Tsundere Beautifull Angel ~x~x~x~x~x~x~x~x~x~x~x~~x~x~x

"Tadaima, Aniki"

"Okaeri sasuke, kenapa tampilanmu berantakan sekali sasuke ?" tanya itachi bingung

"bisakah kau tidak menanyaiku dulu, aku lelah ingin tidur" jawab sasuke dingin

"baiklah, tapi ada apa dengan anak itu ya ?" tanya itachi bingung

Setelah berbicara dengan itachi, sasuke langsung menuju kamar untuk merebahkan badannya diatas kasur kesayangannya dan pastinya pikirannya melayang-melayang tidak jelas

Sasuke POV

Tch... sial bagaimana aku bisa bertabrakan dengan si jidat lebar itu, tunggu dulu sepertinya laki-laki tadi menyebut namanya dengan Sakura, ah tidak mungkin... hanya nama saja yang mirip, argh repot sekali hanya untuk mencari satu orang putri, lebih baik aku tidur

End Sasuke POV

.

.

TOK-TOK

"Ya siapa, oh sakura dan... wah ada gaara juga bagaimana kalian bisa bertemu" tanya sasori penasaran

"bisakah kau tidak bertanya terlebih dahulu saso-nii, diluar dingin" jawabku ketus karena masih kesal atas kejadian tadi sore

"oh gomen.., silahkan masuk gaara" tawar sasori

"ah tidak perlu Nii-sama aku hanya mengantar sakura saja, lain kali saja" tolak gaara halus

"hm.., baiklah kalau begitu arigatou sudah mau mengantar sakura" jawab sasori

"hai'k Nii-sama sampaikan salamku padanya" kata gaara berpamitan kepada sasori

"ja-ne gaara hati-hati dijalan"

"lho gaara mana saso-nii ?" tanyaku bingung karena aku sudah membuatkan teh untuknya

"dia sudah pulang," jawab saso-nii santai

"tapi.., aku sudah membuatkan ocha untuknya bagaimana ini ?!" kataku histeris

"ah tidak usah berlebihan sakura.., sini ochamu biar aku saja yang minum, aku lagi haus.." jawab saso-nii langsung mengambil ocha yang ada ditanganku dan langsung menegaknya sampai habis

"hei-hei... saso-nii pelan-pelan nanti kau bisa mati tersedak jika kau meminumnya seperti itu" jawabku panik

"hah... segarnya, ocha buatanmu selalu enak sakura. Oh ya ada dua hal penting yang ingin kuberitahukan padamu" kata Saso-nii tiba-tiba pembicaraan dan atmosfir di sekelilinngku berubah menjadi dingin dan itu membuatku tegang

"apa itu saso-nii" tanyaku serius dan penasaran

"yang pertama besok kau sudah mulai bersekolah, kau harus menyamar sakura agar tidak dikenali oleh orang-orang. Ini masalah mendesak ingat sakura jangan membuat masalah selama kau berada disekolah barumu atau aku akan memberitahukan bibi jika kau ada disini" ucap sasori

"aku sudah tau itu saso-nii, yang masalah kedua tentang apa ?" tanyaku lagi

"yang kedua mungkin agak sedikit membuatmu kaget,.. aku merasakan energi kehidupan dari salah satu anggota kerajaan uchiha mungkin mereka mengirim salah satu pangerannya untuk mencarimu. Jadi kau harus bisa menghilangkan sedikit energi kehidupanmu agar mereka tidak bisa melacak keberadaanmu, apa kau mengerti sakura apa yang kuucapkan barusan" ucap sasori-niisan tegas

FLASHBACK

"Sepertinya aku merasakan energi uchiha yang sama dengan milik itachi di sekitar taman tadi, mungkin mereka sudah bertindak untuk mengutus salah satu pangeran untuk mencari keberadaan sakura. Aku harus memberitahu sakura agar dia berhati-hati" ucap sasori dalam hati

END FLASHBACK

"Oh benarkah saso-nii.., berarti aku harus berhati-hati. Arigatou sudah memberitahuku tentang ini saso-nii" jawabku kaget

"tentu saja, aku akan melindungimu semampuku sakura jadi jangan khawatir, sekarang sudah malam cepatlah tidur besok kau harus sekolah"

"Hoam.. baiklah saso-nii aku juga sudah mengantuk, oyasuminasai saso-nii" pamitku dan langsung pergi menuju kamar

"oyasumi sakura semoga mimpi indah,"

Sasori POV

Aku harap yang aku lakukan ini benar, semoga saja adikku mendapat yang terbaik untuknya

END Sasori POV

~x~x~x~x~x~x~x~x~x~x~x~x~x~x~x Return Of Tsundere Beautifull Angel ~x~x~x~x~x~x~x~x~x~x~x~~x~x~x

KRRRIINGG

"hooam.. sudah pagi rupanya. Waktunya untuk mandi" ucap sakura riang

5 Menit Kemudian...

"Ohayou saso-nii" sapa sakura

"ohayou sakura, hari ini kau sedikit berubah dengan menggunakan kacamata setahuku matamu tidak minus" tanya sasori bingung

"ini penyamaran saso-nii,.. agar tidak ketahuan oleh orang lain. Bagaimana apa aku terlihat berbeda ?" tanyaku penasaran

"ya bisa dibilang begitu... cepatlah makan aku akan mengantarmu kesekolah" jawab sasori sambil mengambil roti selai stroberi untuk diberikan kepada sakura

"arigatou rotinya saso-nii, hm saso-nii apa kau tidak pergi kuliah hari ini ?" tanyaku bingung

"tentu saja aku akan mengantarmu terlebih dahulu,,. khusus untuk imoutoku tersayang" goda sasori

"hah terserah kau saja saso-nii" acara makan adik kakak tersebut berjalan sangat khidmat mengingat anggota kerajaan dilarang berbicara ketika sedang makan

"aku sudah selesai, ayo kita pergi saso-nii" ajakku sambil menenteng tas bahuku

"baiklah, aku akan mengambil mobilku dulu kau tunggu didepan saja sakura" ucap saso-nii sambil mengambil kunci mobilnya diatas meja

TIN-TIN

"ayo cepat naik sakura, nanti kau bisa terlambat" teriak sasori dari dalam mobil

"berisik saso-nii tanpa kau beritahu pun aku sudah tau, sepertinya kau beru beli mobil ya saso-nii. Setahuku mobilmu yang kemaren warna merahsekarang warna hitam?!" tanyaku bingung

"oh itu kalau yang merah itu aku belikan khusus untukmu satu bulan yang lalu untuk hadiah ultahmu yang ke-125 kemarin" jawab saso-nii menjelaskan kepadaku

"oh kukira kau tidak ingat mau memberikanku hadiah ultah" sidirku

"sebagai kakak yang baik, aku akan membelikan apa saja untuk imoutoku tersayang" goda sasori

"jangan menggodaku lagi saso-nii, apa kau ingin kuhajar sampai babak belur" kataku ketus

.

.

.

"ayo kuantar sekalian aku ada mata kuliah hari ini, bukannya mobilmu lagi dibengkel nanti kau bisa terlambat masuk sekolah sasuke" teriak itachi dari dalam mobil

"urusai baka aniki, baiklah tapi sampai mobilku keluar dari bengkel" jawab sasuke dingin

"baiklah jika itu keinginanmu Prince Ice uchiha" goda itachi

.

.

"Kita sudah sampai sakura, aku akan mengantarmu keruang kepala sekolah" kata sasori sambil membukakan pintu mobil untuk sakura

"Kyaa laki-laki itu tampan sekali"

"hei-hei, bukankah itu sasori senpai ada apa dia kesini ya ?" tanya salah seorang murid siswi yang ada di sana

"entahlah aku juga tidak tahu"

"hah.. suara fans dadakanmu itu membuat telingaku menjadi pecah saso-nii" omelku sambil menutupi telinga dengan kedua tangan rapat-rapat

"apa aku terlihat seperti anak umur 20 tahun sakura.., tidak ada yang menyangka bahwa umurku sudah 150 tahun" jawab sasori dengan PeDenya

"kau membuatku mual saso-nii, hentikanlah membagakan dirimu sendiri dan cepat antar aku ke ruang kepala sekolah" jawabku ketus

"baiklah-baiklah, aku akan segera mengantarmu ke ruang kapsek ikuti aku saku-chan" .

.

.

.

KRRRIIIIINGGG

"Argh sial, aku sudah telat, ini gara-gara itachi yang mampir dulu untuk membeli minum" rutuk sasuke

"hoy.. teme, tumben kau telat. Biasa kau yang pertama datang pagi-pagi" tanya naruto bingung

"urusai dobe kau membuat telingaku pecah...,salahkan itachi yang mengantarku" jawab sasuke ketus, setelah mendengar jawaban sasuke naruto hanya bisa ber'oh' ria dan untuk mencairkan suasana naruto memulai pembicaran yang tak kalah heboh dari sebelumnya

"oh ya sasuke, aku dengar ada seorang murid baru tapi tampilannya culun sekali dan juga rambutnya berwarna pink dan juga sepertinya dia akan masuk kelas kita." kata naruto heboh, setelah mendengar rambut pink sasuke tiba-tiba berhenti untuk mengingat sesuatu

"ittei.. jalan jangan berhenti tiba-tiba sasuke" rintih naruto sambil memegang kepalanya yang berbenturan dengan punggung sasuke

"kita harus segera kekelas, dobe jika tidak kita bisa dihukum" jawab sasuke

.

.

"konichiwa, sarutobi-san. Boleh saya masuk" tanya sasori

"konichiwa sasori, silahkan masuk. Apa ini adikmu yang kau ceritakan itu" tanya sarutobi

"hai'k" jawab sasori

"perkenalkan namamu nona"

"baiklah.., namaku sakura senju" jawabku singkat

"jangan-jangan kau... Hime no Tensi Sakura. Aku tidak menyangka ini adalah anda Sakura-sama, Anda persis seperti apa yang sering dibicarakan orang-orang...?!" tanya sarutobi kaget

"Oh benarkah... anda tidak perlu berlebihan jii-san. Kau cukup memanggil sakura selama aku tinggal disini" jawabku santai

"baiklah, tapi aku sangat terkejut karena baru mengetahui jika kau adalah adiknya Sasori. Karena dia tidak pernah membicarakanmu Sakura-sama" kata sarutobi menjelaskan

"itu aku lakukan agar tidak ada yang mengganggu sakura, Jii-san... Jii-san aku mohon kau sembunyikan identitas sakura" pinta sasori

"tentu saja, yang mengetahuinya hanya guru-guru yang ada disini saja,"

"arigatou sensei" jawab sasori dan sakura bersamamaan

"baiklah kau akan masuk kelas 2-A dan yang akan mengantarmu kekelas adalah kakashi. Kakashi bisa kau keruanganku sekarang" panggil sarutobi kepada kakashi

"nah, sakura karena aku sudah mengatarmu aku harus segera pergi kuliah nanti aku akan menjemputmu lagi sakura" pamit sasori

"hai'k saso-nii, hati-hati" jawabku

"sensei aku pergi dulu, tolong jaga sakura ya" ucap Saso-nii pamit kepada Sarutobi-Jiisan

"tentu saja pangeran" jawab sarutobi

"sumimasen, anda memanggil saya sarutobi-sama" kata kakashi

"oh ya, antarkan tamu istimewa kita kekelas 2-A, bukankah kau juga akan pergi kesana untuk mengajar" tanya Sarutobi

"Hai'k sarutobi-sama, bukankah kau... Hime no Tensi Sakura," jawab kakashi kaget

"Kau benar sekali sensei, tapi aku harap kau dapat memanggilku dengan Sakura saja" jawabku merendah

"tentu sakura-san"

.

.

.

"huft.. untung saja kakashi sensei belum datang, jadi kita tidak terkena hukuman lagi benarkan sasuke" kata naruto

"hn"

"bisakah kau tidak menggunakan 'hn' itu membuatku bingung sasuke" tanya naruto

"urusai dobe"

"minna kakashi-sensei datang, dia membawa seorang murid baru" teriak kiba heboh

"aku harap itu sakura" batin gaara dalam hati

"ohayou minna" sapa kakashi

"ohayou sensei"

"baiklah sebelum kita memulai pelajaran, sensei akan memperkenalkan seorang murid baru. Silahkan masuk sakura-san" panggil kakashi

"hai'k sensei"

To Be Continoned...

Author Note's :

Bagaiman-bagaimana minna-san, di chapter ke-empat ini dapat Gregetnya gak.., saya sudah usahakan untuk lebih bagus lagi. Tolong Review and Viewnya ya...