Disclaimer : These characters belong to Yamaha, Zero-G, Crypton Future Media, PowerFX, INTERNET Co.,Ltd, AH Software, Ecapsule, Sony Music Entertainment,Bplats

gomenne baru update ._.v


"Ohayou Len", ucap Lenka seraya turun ke dapur.

"Ohayou Lenka-nee."

"Kau sudah sarapan?"

"Ah sudah. Aku juga sudah membuatkan sarapan untukmu Lenka-nee."

"Ah.. gomenne, harusnya kali ini giliranku yang menyiapkan sarapan."

"Daijoubu. Kau kan sudah lelah sepulang kerja. Ah ya aku sudah hampir terlambat nih."

"Eh? Kau tidak menunggu Rin menjemputmu? Ku lihat belakangan ini kalian tidak pernah lagi berangkat bersama."

"Ah ya... begitulah.." Len menjawab seraya menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

"Ne Len, apa kau bertengkar dengannya?"

"Tidak Lenka-nee. Hanya saja..."

"Hanya saja?"

"Ah lupakanlah. Huaaa aku sudah hampir berangkat. Ittekimasu." Ujar Len setengah berlari seraya menutup pintu.

"I..itterashai." Jawab Lenka setengah terkejut. Dan jangan bermusuhan dengannya Len.


"Ohayou Len-kun."

"Ah, Ohayou Miku-chan. Oh iya, apa kau sudah melihat Rin hari ini?"

Rin lagi... "Belum. Aku baru saja sampai. Memangnya kenapa?"

"Bukan apa-apa. Hanya saja dia menjadi aneh sejak seminggu lalu, sejak aku memberitaunya kalau kita pacaran. Malah sejak 3 hari yang lalu dia tak lagi menjemputku. Apa dia marah?"

"Apa maksudmu dia marah? Apakah kau melakukan kesalahan."

"Tidak...maksudku...ah entahlah aku tak tau."

"Ah sudahlah, kurasa kau terlalu banyak berpikir. Mana mungkin Rin marah, dia kan tak pernah marah. Ayo kita masuk kelas." Miku langsung mengamit tangan Len.

Miku dan Rin memang sekelas, di kelas 2-B. Sedangkan Len sendiri di kelas 2-A. Inilah pertama kalinya mereka pisah kelas sejak bertemu di SMP di awal MOS.

*flashbck mode on*

"Ne Len, lihat kantinnya sudah penuh."

"Ah kau benar Rin. Bagaimana kalau kita makan di taman belakang saja? Kemarin saat aku sedang mencari toilet aku kesasar ke taman belakang. Tamannya indah sekali."

"Baiklah, tidak masalah." Rin dan Len pun bergegas ke taman belakang. Sesampainya disana mereka melihat seorang gadis berkucir dua sedang duduk sendirian.

"Hei, apa kau sendirian?" Sapa Rin.

"U..Um.."

"Bagaimana kalau kita makan bersama?" Ajak Len.

"B..baiklah."

"Hei tak usah malu-malu begitu. Aku Kahime Rin, a-ah maksudku Kagamine Rin." Rin segera membetulkan saat Len memelototinya.

"Dan aku Kagamine Len. Panggil saja aku Len dan dia Rin."

"Aku Hatsune Miku."

"Yoroshiku Hatsune-san."

"Panggil saja aku Miku."

"Baiklah, Miku." Ujar Rin seraya tersenyum.

"A..ano... apakah kalian kembar?"

"Ti.."

"Begitulah." Potong Len cepat.

*flashback mode off*

"Miku. Miku. Hei, Hatsune Miku!"

"A..ah ada apa Len?"

"Kau kenapa? Melamun? Apa kau juga memikirkan Rin?"

"Yah.. begitulah."

"Aku juga sama, aku sangat merindukan Rin.."

Oh Len, sampai kapan aku terlepas dari bayang-bayang Rin?